UMN Al-Washliyah Wisuda 983 Lulusan: Jadilah Pribadi yang Adaptif, Inovatif dan Pegang Teguh Integritas

Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah mewisuda 983 lulusan magister, profesi dan sarjana di Gedung Selecta Medan, Sabtu (31/10). Wisuda dipimpin Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Firmansyah, M.Si bersama senat universitas.

Dalam kesempatan ini turut diwisuda Kapten TNI Purnawirawan H. Mahmud Efendi Lubis, S.H (wakil bupati Tapanuli Tengah) yang menamatkan pendidikan sarjana hukum UMN Al-Washliyah. Terdapat juga para lulusan program afirmasi UMN Al-Washliyah yang turut diwisuda.

Selain itu dibacakan doa bersama ditujukan kepada Abdollah Thaib Nasution beserta keluarga yang dirawat pada salah satu rumah sakit di Pematangsiantar. Wisudawan dari program studi magister pendidikan Bahasa Indonesia ini mengalami kecelakaan di Siborong-borong saat berangkat dari Panyabungan menuju Medan untuk ikut acara wisuda.

Wisuda lulusan angkatan ke-58 ini dihadiri Sekjen PB Al Washliyah Prof. Dr. H. Saifuddin Herlambang, M.A, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H, M.H, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D dan Ketua Aptisi Sumut Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, M.M.

Empat tokoh ini didaulat menyampaikan sambutan kepada para peserta wisuda. Para tokoh menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Disampaikan juga apresiasi atas berbagai prestasi sivitas akademika dan keunggulan UMN Al-Washliyah.

Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si mengingatkan para lulusan agar terus mengembangkan kemampuan diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif dalam menciptakan peluang serta menjunjung tinggi integritas dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Ia meminta lulusan UMN Al-Washliyah harus mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Disampaikan juga tiga pesan penting kepada peserta wisuda untuk terus belajar, menjadi pribadi yang adaptif dan inovatif, serta memegang teguh integritas.

Diingatkan juga bahwa ijazah saja tidak cukup untuk menjamin masa depan. Untuk itu, kata rektor, lulusan perguruan tinggi dituntut mampu menciptakan peluang, melahirkan gagasan, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan.

Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si juga memaparkan sejumlah capaian UMN Al-Washliyah selama periode April hingga Oktober 2026. Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan UMN Al-Washliyah memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Diktisaintek Pendidikan Tinggi dengan dana Rp1.029.670.500.

Prestasi membanggakan juga diraih Guru Besar UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Nelvitia Purba, M.Hum, Ph.D yang memperoleh pendanaan Riset Kemitraan Internasional tahun 2026 dari Ditjen Risbang Hilirisasi untuk penelitian di Timor Leste. Capaian tersebut memiliki arti penting karena dari seluruh usulan penelitian yang berasal Sumut, hanya satu judul penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut.

“Keberhasilan itu dinilai menjadi bukti kapasitas sumber daya manusia, kualitas riset serta daya saing akademik dosen UMN Al-Washliyah dalam membangun kolaborasi penelitian berskala internasional. Pencapaian tersebut diharapkan dapat memperkuat reputasi institusi, memperluas jejaring kemitraan global sekaligus mendorong produktivitas penelitian dosen,” sebut Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si.

Mahasiswa UMN Al-Washliyah juga mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat nasional maupun internasional sepanjang 2026.
Diantaranya, berhasil meraih terbaik 1 cabang seni kaligrafi Al-Quran golongan putra pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Sumut. Prestasi lainnya adalah medali emas dalam Olimpiade Kemerdekaan Indonesia (OKI) tingkat nasional yang diselenggarakan CV Alberta Nusa Education.

Dibidang inovasi akuntansi, lanjut rektor, mahasiswa UMN Al-Washliyah meraih bronze award dan gold award dalam 2nd Global Accounting Innovation Showcase (GAIS) yang diselenggarakan Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Penghargaan Bronze Award diraih melalui karya bertajuk: Predictive Accounting Innovation with AI. Sedangkan Gold Award diperoleh melalui inovasi: Smart UMKM: An Intelligent OCR & NLP Powered Accounting Application for SME’s Digital.

Mahasiswa UMN Al-Washliyah juga meraih juara 1 sub kategori BUD Obat Racikan dalam Lomba Pamflet Nasional Obat Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman. Prestasi mahasiswa lainnya adalah sebagai penulis esai dalam program Krida Bahasa Kreatif Menulis Esai bagi Generasi Muda yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumut.

Rektor berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa dan dosen UMN Al-Washliyah untuk terus meningkatkan kualitas akademik, kreativitas, penelitian dan daya saing ditingkat nasional maupun internasional.

Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si mengajak seluruh elemen kampus untuk terus bersinergi dan memberikan kontribusi terbaik demi mewujudkan UMN Al-Washliyah sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam penyelenggaraan pendidikan dan menghasilkan lulusan berkualitas.

“Terakhir, saya mengajak kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik sehingga ke depan UMN Al-Washliyah menjadi universitas yang terdepan dalam proses pendidikan dan terbaik dalam menghasilkan lulusan yang siap mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam wisuda ini antara lain Ketua BPH UMN Al-Washliyah Assoc. Prof. Dr. KRT. H. Hardi Mulyono K. Surbakti, M.AP, Ketua PW Al-Washliyah Sumut yang juga Anggota DPD RI Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, M.SP, M.H, pimpinan perguruan tinggi dilingkungan Al-Washliyah serta sivitas akademika dan keluarga wisudawan UMN Al-Washliyah. (dmp)

Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah mewisuda 983 lulusan magister, profesi dan sarjana di Gedung Selecta Medan, Sabtu (31/10). Wisuda dipimpin Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Firmansyah, M.Si bersama senat universitas.

Dalam kesempatan ini turut diwisuda Kapten TNI Purnawirawan H. Mahmud Efendi Lubis, S.H (wakil bupati Tapanuli Tengah) yang menamatkan pendidikan sarjana hukum UMN Al-Washliyah. Terdapat juga para lulusan program afirmasi UMN Al-Washliyah yang turut diwisuda.

Selain itu dibacakan doa bersama ditujukan kepada Abdollah Thaib Nasution beserta keluarga yang dirawat pada salah satu rumah sakit di Pematangsiantar. Wisudawan dari program studi magister pendidikan Bahasa Indonesia ini mengalami kecelakaan di Siborong-borong saat berangkat dari Panyabungan menuju Medan untuk ikut acara wisuda.

Wisuda lulusan angkatan ke-58 ini dihadiri Sekjen PB Al Washliyah Prof. Dr. H. Saifuddin Herlambang, M.A, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H, M.H, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D dan Ketua Aptisi Sumut Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, M.M.

Empat tokoh ini didaulat menyampaikan sambutan kepada para peserta wisuda. Para tokoh menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Disampaikan juga apresiasi atas berbagai prestasi sivitas akademika dan keunggulan UMN Al-Washliyah.

Rektor UMN Al-Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si mengingatkan para lulusan agar terus mengembangkan kemampuan diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif dalam menciptakan peluang serta menjunjung tinggi integritas dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Ia meminta lulusan UMN Al-Washliyah harus mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Disampaikan juga tiga pesan penting kepada peserta wisuda untuk terus belajar, menjadi pribadi yang adaptif dan inovatif, serta memegang teguh integritas.

Diingatkan juga bahwa ijazah saja tidak cukup untuk menjamin masa depan. Untuk itu, kata rektor, lulusan perguruan tinggi dituntut mampu menciptakan peluang, melahirkan gagasan, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan.

Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si juga memaparkan sejumlah capaian UMN Al-Washliyah selama periode April hingga Oktober 2026. Salah satu capaian tersebut adalah keberhasilan UMN Al-Washliyah memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kementerian Diktisaintek Pendidikan Tinggi dengan dana Rp1.029.670.500.

Prestasi membanggakan juga diraih Guru Besar UMN Al-Washliyah Prof. Dr. Nelvitia Purba, M.Hum, Ph.D yang memperoleh pendanaan Riset Kemitraan Internasional tahun 2026 dari Ditjen Risbang Hilirisasi untuk penelitian di Timor Leste. Capaian tersebut memiliki arti penting karena dari seluruh usulan penelitian yang berasal Sumut, hanya satu judul penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut.

“Keberhasilan itu dinilai menjadi bukti kapasitas sumber daya manusia, kualitas riset serta daya saing akademik dosen UMN Al-Washliyah dalam membangun kolaborasi penelitian berskala internasional. Pencapaian tersebut diharapkan dapat memperkuat reputasi institusi, memperluas jejaring kemitraan global sekaligus mendorong produktivitas penelitian dosen,” sebut Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si.

Mahasiswa UMN Al-Washliyah juga mencatatkan sejumlah prestasi di tingkat nasional maupun internasional sepanjang 2026.
Diantaranya, berhasil meraih terbaik 1 cabang seni kaligrafi Al-Quran golongan putra pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Sumut. Prestasi lainnya adalah medali emas dalam Olimpiade Kemerdekaan Indonesia (OKI) tingkat nasional yang diselenggarakan CV Alberta Nusa Education.

Dibidang inovasi akuntansi, lanjut rektor, mahasiswa UMN Al-Washliyah meraih bronze award dan gold award dalam 2nd Global Accounting Innovation Showcase (GAIS) yang diselenggarakan Faculty of Accountancy, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Penghargaan Bronze Award diraih melalui karya bertajuk: Predictive Accounting Innovation with AI. Sedangkan Gold Award diperoleh melalui inovasi: Smart UMKM: An Intelligent OCR & NLP Powered Accounting Application for SME’s Digital.

Mahasiswa UMN Al-Washliyah juga meraih juara 1 sub kategori BUD Obat Racikan dalam Lomba Pamflet Nasional Obat Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman. Prestasi mahasiswa lainnya adalah sebagai penulis esai dalam program Krida Bahasa Kreatif Menulis Esai bagi Generasi Muda yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumut.

Rektor berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa dan dosen UMN Al-Washliyah untuk terus meningkatkan kualitas akademik, kreativitas, penelitian dan daya saing ditingkat nasional maupun internasional.

Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si mengajak seluruh elemen kampus untuk terus bersinergi dan memberikan kontribusi terbaik demi mewujudkan UMN Al-Washliyah sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam penyelenggaraan pendidikan dan menghasilkan lulusan berkualitas.

“Terakhir, saya mengajak kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik sehingga ke depan UMN Al-Washliyah menjadi universitas yang terdepan dalam proses pendidikan dan terbaik dalam menghasilkan lulusan yang siap mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam wisuda ini antara lain Ketua BPH UMN Al-Washliyah Assoc. Prof. Dr. KRT. H. Hardi Mulyono K. Surbakti, M.AP, Ketua PW Al-Washliyah Sumut yang juga Anggota DPD RI Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, M.SP, M.H, pimpinan perguruan tinggi dilingkungan Al-Washliyah serta sivitas akademika dan keluarga wisudawan UMN Al-Washliyah. (dmp)

Artikel Terkait


Terpopuler

Artikel Terbaru