STABAT – Duka menyelimuti Dusun Tempel, Desa Balai Kasih, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Dua anak perempuan ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di sebuah kolam ikan setelah sempat dinyatakan hilang saat bermain, akhir pekan lalu.
Kedua korban diketahui berinisial MR (6) dan DA (7), warga setempat. Peristiwa tragis itu mengundang keprihatinan warga yang ikut melakukan pencarian setelah kedua bocah tersebut tak kunjung pulang ke rumah hingga menjelang malam.
Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Ghulam Yanuar Lutfi, mengatakan kedua korban biasanya sudah kembali ke rumah sekitar pukul 17.00 WIB. Namun pada hari kejadian, hingga sore berlalu keduanya tidak juga terlihat pulang.
Merasa khawatir, keluarga bersama warga kemudian menyisir sejumlah lokasi di sekitar permukiman untuk mencari keberadaan kedua anak tersebut.
Pencarian membuahkan petunjuk sekitar pukul 19.30 WIB ketika seorang warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban di tepi kolam ikan milik seorang warga bernama Hadi, yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban.
“Warga melihat sandal korban di pinggir kolam. Saat diperhatikan, tanaman eceng gondok di permukaan kolam terlihat sudah berserakan,” ujar Ghulam, Senin (3/8).
Curiga dengan kondisi tersebut, warga kemudian menyorotkan senter ke arah kolam. Saat itulah kedua korban terlihat mengapung dalam posisi telungkup.”Saat dilihat ke situ, masyarakat melihat kedua korban sudah mengapung dalam keadaan telungkup,” katanya.
Warga segera mengevakuasi kedua bocah tersebut dan membawa mereka ke rumah masing-masing. Namun nahas, keduanya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi, kedua korban memang diketahui bermain bersama pada hari itu. Namun, tidak ada yang mengetahui mereka pergi menuju kolam ikan.
Petugas Puskesmas Kecamatan Kuala kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jasad kedua korban yang disaksikan pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kuala disaksikan oleh masing-masing keluarga korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada seluruh tubuh korban,” jelas Ghulam.
Usai pemeriksaan, jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari kediaman mereka.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai, kolam, maupun lokasi perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan. (ted/ila)

