25.6 C
Medan
Friday, May 17, 2024

Mulut Bau saat Puasa? Ini Tips Menghilangkannya

sikat_gigiBAU mulut saat puasa memang sudah biasa, apalagi di bulan Ramadan. Namun andai itu menjadi masalah dan membuat orang lain tidak nyaman, naaah ini ada pembahasannya.

Pada saat Anda berpuasa maka Anda ada makanan maupun minuman yang masuk sehingga membuat mulut kering karena kurangnya cairan ludah atau saliva. Ya iyalaah..

Nah, kurangnya cairan ludah di dalam mulut ini bisa membuat bakteri berkembang lebih cepat sehingga bisa menimbulkan bau mulut.

Jadi apa yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi atau menghilangkan bau mulut sementara berpuasa? Berikut adalah beberapa tips praktis, seperti dilansir laman islamgreatreligion, Senin (6/6). (fny/jpnn)

1. Bersihkan lidah Anda
Bukan dengan kuas kaleeei. Tetapi dengan pengikis lidah khusus. Membersihkan lidah dua kali sehari dengan lembut adalah cara yang paling efektif untuk menjaga bau mulut tetap terkontrol, menyeka mereka dari bakteri biofilm dan lendir. Meminta dokter gigi Anda untuk merekomendasikan scraper cocok untuk lidah Anda.

2. Sikat gigi secara teratur
Sikat gigi secara teratur setidaknya empat menit dua kali sehari. Ketika menyikat, Anda harus membersihkan gigi dan gusi, membersihkan bahkan lebih teliti setelah makan atau minum produk susu, ikan dan daging terutama saat sahur.

3. Floss
Flossing harus dilaksanakan setiap hari dan memilih benang yang diberi wewangian sehingga Anda bisa mendeteksi daerah-daerah antara gigi Anda yang memberikan bau dan membersihkan mereka lebih hati-hati.

4. Miswak
Orang yang berpuasa harus menggunakan miswak sepanjang hari. The miswak (Miswaak, siwak, Sewak) adalah ranting yang membersihkan gigi yang terbuat dari ranting dari pohon Salvadora persic, juga dikenal sebagai pohon arak (atau pohon Peelu).

Sejumlah penelitian internasional telah membuktikan efektivitas miswak untuk kebersihan mulut dan telah sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad (SAW).

Dia mengatakan: ‘Buatlah latihan yang teratur dari Miswaak, karena sesungguhnya, itu adalah sehat bagi mulut dan itu adalah kesenangan untuk Sang Pencipta (yaitu Allah senang dengan Muslim yang menggunakan Miswaak) “[Bukhari].

5. Banyak minum air (sebelum dan sesudah puasa)
Bau mulut tampaknya lebih kuat ketika berpuasa karena kekeringan mulut. Untuk mengurangi ini Anda harus banyak minum cairan selama malam dan sahur waktu. Jika Anda seorang pemakai gigi tiruan, akan dianjurkan bagi Anda untuk merendam gigi tiruan di obat kumur antiseptik semalam. (jpnn)

sikat_gigiBAU mulut saat puasa memang sudah biasa, apalagi di bulan Ramadan. Namun andai itu menjadi masalah dan membuat orang lain tidak nyaman, naaah ini ada pembahasannya.

Pada saat Anda berpuasa maka Anda ada makanan maupun minuman yang masuk sehingga membuat mulut kering karena kurangnya cairan ludah atau saliva. Ya iyalaah..

Nah, kurangnya cairan ludah di dalam mulut ini bisa membuat bakteri berkembang lebih cepat sehingga bisa menimbulkan bau mulut.

Jadi apa yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi atau menghilangkan bau mulut sementara berpuasa? Berikut adalah beberapa tips praktis, seperti dilansir laman islamgreatreligion, Senin (6/6). (fny/jpnn)

1. Bersihkan lidah Anda
Bukan dengan kuas kaleeei. Tetapi dengan pengikis lidah khusus. Membersihkan lidah dua kali sehari dengan lembut adalah cara yang paling efektif untuk menjaga bau mulut tetap terkontrol, menyeka mereka dari bakteri biofilm dan lendir. Meminta dokter gigi Anda untuk merekomendasikan scraper cocok untuk lidah Anda.

2. Sikat gigi secara teratur
Sikat gigi secara teratur setidaknya empat menit dua kali sehari. Ketika menyikat, Anda harus membersihkan gigi dan gusi, membersihkan bahkan lebih teliti setelah makan atau minum produk susu, ikan dan daging terutama saat sahur.

3. Floss
Flossing harus dilaksanakan setiap hari dan memilih benang yang diberi wewangian sehingga Anda bisa mendeteksi daerah-daerah antara gigi Anda yang memberikan bau dan membersihkan mereka lebih hati-hati.

4. Miswak
Orang yang berpuasa harus menggunakan miswak sepanjang hari. The miswak (Miswaak, siwak, Sewak) adalah ranting yang membersihkan gigi yang terbuat dari ranting dari pohon Salvadora persic, juga dikenal sebagai pohon arak (atau pohon Peelu).

Sejumlah penelitian internasional telah membuktikan efektivitas miswak untuk kebersihan mulut dan telah sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad (SAW).

Dia mengatakan: ‘Buatlah latihan yang teratur dari Miswaak, karena sesungguhnya, itu adalah sehat bagi mulut dan itu adalah kesenangan untuk Sang Pencipta (yaitu Allah senang dengan Muslim yang menggunakan Miswaak) “[Bukhari].

5. Banyak minum air (sebelum dan sesudah puasa)
Bau mulut tampaknya lebih kuat ketika berpuasa karena kekeringan mulut. Untuk mengurangi ini Anda harus banyak minum cairan selama malam dan sahur waktu. Jika Anda seorang pemakai gigi tiruan, akan dianjurkan bagi Anda untuk merendam gigi tiruan di obat kumur antiseptik semalam. (jpnn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/