BINJAI – Penyegaran organisasi kembali dilakukan di lingkungan Polres Binjai. Sebanyak tujuh pejabat utama resmi berganti menyusul mutasi dan rotasi yang dilakukan Polda Sumatera Utara. Pergantian itu ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Binjai, AKBP Raden Bimo Moernanda, Selasa (11/8/2026).
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari kepala bagian, kepala satuan, kepala seksi hingga kepala kepolisian sektor. Bagi Polri, pergantian pejabat bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya menjaga ritme organisasi agar tetap dinamis dalam menghadapi tantangan tugas.
Dalam sambutannya, AKBP Raden Bimo Moernanda menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Binjai. Menurutnya, kontribusi mereka telah membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif di Kota Binjai.
Ia menegaskan, mutasi merupakan hal yang lumrah di tubuh Polri sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi. “Mutasi bertujuan menjaga kesinambungan organisasi, memberikan penyegaran, mengembangkan kemampuan manajerial personel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bimo.
Dalam prosesi sertijab tersebut, jabatan Kabag Ops diserahterimakan dari AKBP Kusnadi kepada Kompol Henry David Bintang Tobing. Jabatan Kabag SDM beralih dari Kompol Haris kepada Kompol Muhammad Hasan, sementara posisi Kasat Intelkam kini dijabat AKP Heri Suhartono menggantikan AKP Madya Putra.
Pergantian juga terjadi pada jabatan Kasat Samapta yang kini diemban Iptu Herman Sentosa menggantikan AKP Surahman. Di tingkat kewilayahan, jabatan Kapolsek Sei Bingai resmi diserahterimakan dari AKP Endramawan Sitepu kepada Iptu Welman H. Sitompul. Sementara posisi Kasi Humas kini dipercayakan kepada Iptu Mimpin Ginting menggantikan Iptu Hartono.
Kepada para pejabat baru, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing. Ia mengingatkan pentingnya memahami karakteristik wilayah, mengenali dinamika masyarakat, serta membangun sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, komunikasi yang baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Selain itu, Bimo juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian. Pelayanan kepada masyarakat, katanya, harus dilakukan secara humanis dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.
Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara humanis, hindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik, jaga soliditas internal, dan terus tingkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.
Melalui rotasi ini, Polres Binjai diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat Kota Binjai. (ted/ila)

