Bupati Lepas Mahasiswa KKN UMN Al-Washliyah di Sergai

SEI RAMPAH – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya menerima sekaligus melepas 480 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian di 48 desa se-Kabupaten Sergai. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Sergai menyampaikan apresiasi kepada UMN Al-Washliyah Medan atas kepercayaan menjadikan Tanah Bertuah Negeri Beradat sebagai lokasi pelaksanaan KKN. KKN ini sendiri akan dilaksanakan mulai 13 Juli-2 Agustus 2026 dan diikuti oleh 480 mahasiswa.

Menurut Darma Wijaya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat selain bisa menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa, terutama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan.

“Kami merasa bangga dan bersyukur karena melalui KKN ini mahasiswa dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat serta ikut mencerdaskan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan,” ujar Bang Wiwik, sapaan akrabnya.

Ia berharap para peserta KKN mampu mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat selama berada di lokasi penugasan. Temuan-temuan tersebut dinilai dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah perbaikan dan pengembangan program pembangunan ke depan.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk menggali potensi desa serta memberdayakan masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Pelaksanaan KKN diharapkan berjalan selaras dengan program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai.

Bang Wiwik menegaskan, sebagai kalangan intelektual, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru yang dapat mendukung mewujudkan visi pembangunan daerah. Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan KKN diharapkan menjadi sarana menyiapkan mahasiswa sebagai pendamping masyarakat dalam proses pemberdayaan desa.

Mahasiswa yang memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi, kreativitas, serta inovasi masyarakat melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi desa masing-masing.

Di akhir sambutannya, Darma Wijaya berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan KKN untuk mengembangkan ilmu sekaligus memberikan kontribusi positif bagi percepatan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di pedesaan. Ia berharap semangat pengabdian tersebut dapat mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Sergai sebagai daerah yang Mantab: “Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.”

“Saya mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa sebagai bekal pengalaman pengabdian di tengah kehidupan sosial,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Akmal AP MSi, Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian SSTP MSi, Kaban Kesbangpol Sergai Drs Zulkikar, jajaran camat, perwakilan organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait, Rektor UMN Al-Washliyah Medan Prof Dr H Firmansyah, MSi, para dekan dan dosen pembimbing, serta para mahasiswa/mahasiswi peserta KKN. (fad/azw)

SEI RAMPAH – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya menerima sekaligus melepas 480 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian di 48 desa se-Kabupaten Sergai. Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Sergai menyampaikan apresiasi kepada UMN Al-Washliyah Medan atas kepercayaan menjadikan Tanah Bertuah Negeri Beradat sebagai lokasi pelaksanaan KKN. KKN ini sendiri akan dilaksanakan mulai 13 Juli-2 Agustus 2026 dan diikuti oleh 480 mahasiswa.

Menurut Darma Wijaya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat selain bisa menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa, terutama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan.

“Kami merasa bangga dan bersyukur karena melalui KKN ini mahasiswa dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat serta ikut mencerdaskan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan,” ujar Bang Wiwik, sapaan akrabnya.

Ia berharap para peserta KKN mampu mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat selama berada di lokasi penugasan. Temuan-temuan tersebut dinilai dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah perbaikan dan pengembangan program pembangunan ke depan.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk menggali potensi desa serta memberdayakan masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. Pelaksanaan KKN diharapkan berjalan selaras dengan program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai.

Bang Wiwik menegaskan, sebagai kalangan intelektual, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru yang dapat mendukung mewujudkan visi pembangunan daerah. Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan KKN diharapkan menjadi sarana menyiapkan mahasiswa sebagai pendamping masyarakat dalam proses pemberdayaan desa.

Mahasiswa yang memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi, kreativitas, serta inovasi masyarakat melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi desa masing-masing.

Di akhir sambutannya, Darma Wijaya berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan KKN untuk mengembangkan ilmu sekaligus memberikan kontribusi positif bagi percepatan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di pedesaan. Ia berharap semangat pengabdian tersebut dapat mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Sergai sebagai daerah yang Mantab: “Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.”

“Saya mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa sebagai bekal pengalaman pengabdian di tengah kehidupan sosial,” tandasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Akmal AP MSi, Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian SSTP MSi, Kaban Kesbangpol Sergai Drs Zulkikar, jajaran camat, perwakilan organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait, Rektor UMN Al-Washliyah Medan Prof Dr H Firmansyah, MSi, para dekan dan dosen pembimbing, serta para mahasiswa/mahasiswi peserta KKN. (fad/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru