BINJAI – Setelah sekitar 20 tahun tak tersentuh perbaikan, Jalan Gaharu di Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, akhirnya mendapat pengaspalan. Ruas jalan tersebut merupakan akses penting menuju sarana pendidikan sekaligus penghubung empat kelurahan.
Pemerintah Kota Binjai terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kali ini, pengerjaan dipusatkan di Jalan Gaharu dengan melibatkan empat unit alat berat dan sejumlah petugas.
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, kembali turun langsung meninjau progres pengaspalan tersebut. Dia mengakui, perbaikan infrastruktur di kawasan itu telah lama dinantikan warga.
Wakil wali kota yang akrab disapa Jiji itu pun menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penanganan jalan tersebut.
“Sebelumnya kami dari pemerintah meminta maaf atas keterlambatan proses perbaikan,” kata Jiji saat meninjau pekerjaan di lokasi.
Namun, dia memastikan pembenahan infrastruktur jalan di Kota Binjai terus dilakukan secara bertahap. Sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan mulai mendapat penanganan agar masyarakat dapat menikmati akses yang lebih layak.
“Namun alhamdulillah, saat ini satu per satu jalan rusak di Kota Binjai mulai kita perbaiki dan aspal,” sambung pria berkacamata tersebut.
Jalan Gaharu memiliki peran strategis bagi aktivitas warga. Selain menjadi akses menuju fasilitas pendidikan, ruas jalan ini menghubungkan Kelurahan Pahlawan, Jati Makmur, Damai, dan Kebun Lada di Kecamatan Binjai Utara.
Dalam proyek tersebut, pengaspalan menggunakan aspal hotmix dengan panjang sekitar 830 meter dan lebar lima meter. Pekerjaan ini dibiayai melalui APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp994 juta dan ditargetkan selesai dalam 85 hari kerja.
Pejabat Pembuat Komitmen Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Binjai, Frans Armenda Ginting, mengatakan perbaikan Jalan Gaharu merupakan bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti kebutuhan infrastruktur yang telah lama disampaikan masyarakat.
Sebelumnya, Pemko Binjai juga merampungkan perbaikan Jalan Rambutan Ujung di Kecamatan Binjai Barat dengan anggaran lebih dari Rp671 juta dari APBD 2026.“Sama seperti di Jalan Rambutan Ujung yang sudah puluhan tahun diusulkan warga, hari ini juga sudah kita kerjakan pengaspalan di Jalan Gaharu,” ujar Frans.
Dia berharap pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga akses masyarakat kembali lancar dan aktivitas sehari-hari tidak lagi terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.
Perbaikan Jalan Gaharu mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Meski demikian, warga turut menyampaikan masukan agar pembenahan infrastruktur tidak berhenti pada pengaspalan semata.
Masyarakat berharap pemerintah juga memperhatikan sistem drainase di sekitar lokasi. Sebab, kawasan tersebut kerap tergenang, bahkan mengalami banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Binjai.
Dengan demikian, perbaikan jalan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga diikuti penanganan drainase agar infrastruktur yang telah dibenahi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang. (ted/ila)

