25.6 C
Medan
Sunday, June 16, 2024

Djarot dan Istri Belanja di Pasar Petisah

Cagubsu Djarot Saiful Hidayat saat berbelanja bersama istri di Pasar Petisah, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat mengisi masa kampanye dengan berbelanja. Cagubsu nomor urut dua itu mengajak istrinya Happy Farida mengunjungi Pasar Petisah Medan, untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga.

Di pusat perbelanjaan semi modern tersebut, Djarot membeli sayur-sayuran, ikan, dan buah-buahan. Djarot mengatakan, kedatangannya ke pasar untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga, termasuk oleh-oleh yang akan diberikan kepada tetangganya di Jakarta.

Selain sayuran dan buah, Cagubsu yang didukung PDIP dan PPP tersebut juga membeli terasi, ikan asin, termasuk ikan teri. Djarot mengaku tertarik untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Petisah karena komoditas yang dijual masih segar dan berkualitas bagus.

“Ini tadi beli jambu biji, ikan teri, beli jeruk, ikan asin, belacan, banyak nih. Kita pilih karena masih-masih segar-segar semua,” ujar Djarot, Selasa (20/2).

Kehadiran Djarot dan istrinya tersebut menuai sambutan dari para pedagang yang berjualan di Pasar Petisah. Banyak pedagang di Pasar Petisah yang meneriakkan nama Djarot saat mendatangi kios masing-masing.

Tak sedikit juga pedagang yang meninggalkan kiosnya untuk mendatangi Djarot dan isterinya agar bisa bersalaman dan berfoto.

Nur, pedagang ikan teri mengaku kaget, sekaligus tidak percaya Djarot mau berbelanja di pasar tersebut. “Mimpi apa aku semalam Pak Djarot bisa belanja di tempatku. Biasanya cuma bisa lihat di televisi,” katanya.

Selain berbelanja, Djarot juga berbincang dengan pedagang, sekaligus mendengarkan keluh kesah pedagang mengenai kondisi daerah.

Usai berbelanja, Djarot menyebut kualitas buah, sayur, dan ikan yang diperdagangkan di Pasar Petisah sangat bagus, sekaligus memuji karakter pedagang yang cukup jujur.

Meski mengetahui ia dan istrinya berasal dari Jakarta, tetapi tidak menaikkan harga. “Jujur mereka, meski tahu kami dari Jakarta, harga yang ditawarkan masih normal. Karakter seperti itu bagus sekali,” ucap Djarot.

Namun Djarot juga mengaku diperlukan perbaikan infrastruktur bangunan di Pasar Petisah agar pedagang nyaman berjualan, dan masyarakat nyaman untuk berbelanja. (bbs/azw)

 

Cagubsu Djarot Saiful Hidayat saat berbelanja bersama istri di Pasar Petisah, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Djarot Saiful Hidayat mengisi masa kampanye dengan berbelanja. Cagubsu nomor urut dua itu mengajak istrinya Happy Farida mengunjungi Pasar Petisah Medan, untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga.

Di pusat perbelanjaan semi modern tersebut, Djarot membeli sayur-sayuran, ikan, dan buah-buahan. Djarot mengatakan, kedatangannya ke pasar untuk membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga, termasuk oleh-oleh yang akan diberikan kepada tetangganya di Jakarta.

Selain sayuran dan buah, Cagubsu yang didukung PDIP dan PPP tersebut juga membeli terasi, ikan asin, termasuk ikan teri. Djarot mengaku tertarik untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Petisah karena komoditas yang dijual masih segar dan berkualitas bagus.

“Ini tadi beli jambu biji, ikan teri, beli jeruk, ikan asin, belacan, banyak nih. Kita pilih karena masih-masih segar-segar semua,” ujar Djarot, Selasa (20/2).

Kehadiran Djarot dan istrinya tersebut menuai sambutan dari para pedagang yang berjualan di Pasar Petisah. Banyak pedagang di Pasar Petisah yang meneriakkan nama Djarot saat mendatangi kios masing-masing.

Tak sedikit juga pedagang yang meninggalkan kiosnya untuk mendatangi Djarot dan isterinya agar bisa bersalaman dan berfoto.

Nur, pedagang ikan teri mengaku kaget, sekaligus tidak percaya Djarot mau berbelanja di pasar tersebut. “Mimpi apa aku semalam Pak Djarot bisa belanja di tempatku. Biasanya cuma bisa lihat di televisi,” katanya.

Selain berbelanja, Djarot juga berbincang dengan pedagang, sekaligus mendengarkan keluh kesah pedagang mengenai kondisi daerah.

Usai berbelanja, Djarot menyebut kualitas buah, sayur, dan ikan yang diperdagangkan di Pasar Petisah sangat bagus, sekaligus memuji karakter pedagang yang cukup jujur.

Meski mengetahui ia dan istrinya berasal dari Jakarta, tetapi tidak menaikkan harga. “Jujur mereka, meski tahu kami dari Jakarta, harga yang ditawarkan masih normal. Karakter seperti itu bagus sekali,” ucap Djarot.

Namun Djarot juga mengaku diperlukan perbaikan infrastruktur bangunan di Pasar Petisah agar pedagang nyaman berjualan, dan masyarakat nyaman untuk berbelanja. (bbs/azw)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/