25.6 C
Medan
Sunday, May 19, 2024

3.619 Anggota KPPS Kota Tebingtinggi Dikukuhkan

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebingtinggi, Emil Sofyan mengatakan, sebanyak 3.619 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Kota Tebingtinggi di kukuhkan di setiap kelurahan oleh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Pelantikan dilaksanakan di Kantor Lurah masing-masing tempat KPPS bertugas. Pelantikan dilakukan secara nasional serentak seluruh Indonesia, dilanjutkan dengan penanaman pohon.

Dijelaskannya, penerimaan KPPS ini dilakukan secara transparan. Seleksi terbuka ini hanya seleksi administrasi dan tidak dilakukan wawancara.

“Dalam proses rekrutmen beberapa waktu yang lalu terdapat calon pelamar yang tercatut namanya dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), maka aturan KPU menjelaskan bahwa yang tercatut cukup membuat surat penyataan bermaterai bahwa yang bersangkutan tidak pernah mendaftar sebagai anggota partai politik yang ditujukan kepada partai politik yang mencatut nama yang bersangkutan,” jelasnya, Kamis (25/1/12024).

3.619 orang KPPS yang dilantik akan mengikuti bimtek terpadu yang diselenggarakan sejak tanggal 26 sampai dengan taggal 30 Januari 2024 di setiap kecamatan. Adapun jadwal bimtek sudah disusun oleh sub bagian SDM.

“Pesan tertulis KPU RI, Bapak Hasyim Asyari, bahwa kesiapan untuk pelaksanaan pelantikan KPPS yaitu melakukan kegiatan penanaman pohon dan bimbingan teknis,” paparnya.

Pesan tertulis tersebut adalah pelantikan dan Bimtek KPPS, tercatat di Indonesia jumlah TPS sebanyak 820.161, jumlah KPPS yang dilantik sebanyak 5.741.127 orang, jumlah titik pelantikan: sebanyak 71.000 tempat dan jumlah titik Bimtek KPPS sebanyak 39.143 lokasi.

Emil Sofyan berharap pada pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Kota Tebingtinggi dapat berjalan lancar dan aman. Kepada petugas KPPS yang baru dikukuhkan di setiap PPS Kelurahan masing-masing dapat menjaga pelaksanaan pemilu dengan jujur dan adil.

“Diharapkan kepada petugas KPPS di Kota Tebingtinggi yang sudah dikukuhkan untuk tetap menjaga kesehatan. Laksanakan tugas dengan baik dan harus mengikuti bimbingan teknis agar nantinya saat pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari, tidak ada kendala di lapangan,” jelas Emil. (ian/ram)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebingtinggi, Emil Sofyan mengatakan, sebanyak 3.619 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Kota Tebingtinggi di kukuhkan di setiap kelurahan oleh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Pelantikan dilaksanakan di Kantor Lurah masing-masing tempat KPPS bertugas. Pelantikan dilakukan secara nasional serentak seluruh Indonesia, dilanjutkan dengan penanaman pohon.

Dijelaskannya, penerimaan KPPS ini dilakukan secara transparan. Seleksi terbuka ini hanya seleksi administrasi dan tidak dilakukan wawancara.

“Dalam proses rekrutmen beberapa waktu yang lalu terdapat calon pelamar yang tercatut namanya dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), maka aturan KPU menjelaskan bahwa yang tercatut cukup membuat surat penyataan bermaterai bahwa yang bersangkutan tidak pernah mendaftar sebagai anggota partai politik yang ditujukan kepada partai politik yang mencatut nama yang bersangkutan,” jelasnya, Kamis (25/1/12024).

3.619 orang KPPS yang dilantik akan mengikuti bimtek terpadu yang diselenggarakan sejak tanggal 26 sampai dengan taggal 30 Januari 2024 di setiap kecamatan. Adapun jadwal bimtek sudah disusun oleh sub bagian SDM.

“Pesan tertulis KPU RI, Bapak Hasyim Asyari, bahwa kesiapan untuk pelaksanaan pelantikan KPPS yaitu melakukan kegiatan penanaman pohon dan bimbingan teknis,” paparnya.

Pesan tertulis tersebut adalah pelantikan dan Bimtek KPPS, tercatat di Indonesia jumlah TPS sebanyak 820.161, jumlah KPPS yang dilantik sebanyak 5.741.127 orang, jumlah titik pelantikan: sebanyak 71.000 tempat dan jumlah titik Bimtek KPPS sebanyak 39.143 lokasi.

Emil Sofyan berharap pada pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Kota Tebingtinggi dapat berjalan lancar dan aman. Kepada petugas KPPS yang baru dikukuhkan di setiap PPS Kelurahan masing-masing dapat menjaga pelaksanaan pemilu dengan jujur dan adil.

“Diharapkan kepada petugas KPPS di Kota Tebingtinggi yang sudah dikukuhkan untuk tetap menjaga kesehatan. Laksanakan tugas dengan baik dan harus mengikuti bimbingan teknis agar nantinya saat pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari, tidak ada kendala di lapangan,” jelas Emil. (ian/ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/