BATUBARA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Batubara/Anggota DPRD Batubara yang juga Anggota DPRD Batubara, Alpon Sirait ST mengapresiasi langkah Bupati Batubara Dr H Baharuddin Siagian SH MSi dan Wakil Bupati Syafrizal syafrizal, SE MAP yang menyalurkan insentif Tahap II kepada 540 Guru Sekolah Minggu se-Kabupaten Batubara.
Menurut Alpon, penyaluran insentif yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batubarau, Kamis (24/9) tersebut merupakan bukti nyata Bupati Batubara menepati janji politiknya sesuai visi-misi BAHAGIA Periode 2025-2030.
“Kita lihat sendiri di visi-misi bupati, ada Misi HARMONIS dan Misi GIAT yaitu masyarakat yang giat berbudaya religius. Serta Misi ADIL yaitu pembangunan tanpa diskriminasi. Hari ini dibuktikan, 540 Guru Sekolah Minggu dapat perhatian. Ini toleransi yang nyata,” tegas Alpon Sirait kepada Sumutpos, Sabtu, (25/9) malam.
Alpon menilai, apa yang dilakukan Bupati Baharuddin sejalan dengan semangat Perindo Batubara yang mengedepankan ini persatuan dan kesejahteraan.
“Setelah insentif guru ngaji, bilal mayit, kini guru Sekolah Minggu. Ini bukan pencitraan, ini bukti Misi Amanah dan Berorientasi Pelayanan itu jalan,” tambah Alpon.
Menurut Alpon, selain itu sejumlah janji politiknya juga digenapi dan sedang berjalan sesuai visi-misi BAHAGIA Periode 2025-2030. Di antaranya, Mal Pelayanan Publik, Pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu, perhatian tentang irigasi pertanian di Batubara.
Tidak hanya itu, dalam hal kesehatan masyarakat Batubara, bupati, lewat program Universe Health Corporate (UHC), BPJS memberi Layanan
Jaminan kesehatan masyarakat BPJS dengan membawa KTP saja dilayani berobat di Puskesmas dan rumah sakit.
Alpon juga mendukung program One Village One Product (OVOP) berupa pemberian bibit gratis Oada masyarakat yang digagas Bupati sebagai implementasi Misi Inovasi untuk menggerakkan ekonomi keluarga.
“Sebagai mitra DPRD, kami di DPRD akan terus kawal 7 Misi BAHAGIA ini agar benar-benar dirasakan masyarakat Batubara,” tandas Alpon.
Penyaluran insentif tersebut diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Batubara dan dihadiri langsung Bupati Batubara.(lib/azw).

