Penandatangan bersama ini yang dilakukan ini merupakan sejarah bagi dunia perburuhan di Kota Medan, termasuk Indonesia. Sebab, baru kali ini perayaan Mayday di Tanah Air berhasil membuahkan kesepakatan bersama antara pemerintah dengan buruh yang bertujuan untuk melindungi para pekerja di Kota Medan.
Usai penandatanganan nota kesepakatan bersama, Wali Kota selanjutnya menyerahkan nota kesepakatan bersama itu kepada Antoni Pasaribu selaku ketua panitia pelaksanaan Mayday 2018 di Kota Medan. Setelah itu Wali Kota juga memberikan paket sembako secara simbolis kepada sejumlah pekerja.
Ada sekitar 1.500 paket sembako yang diserahkan Pemko Medan kepada para buruh. Pemberian paket itu sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih karena para buruh di Kota Medan selama ini selalu menjaga kekondusifan dan iklim investasi. Diharapkan hubungan yang baik dan harmonis antara Pemko Medan dan unsur Forkopimda Kota Medan bersama seluruh buruh dapat terus dipertahankan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin lebih dulu menyampaikan ucapan Selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja. Bagi Wali kota, buruh maupun pekerja . Bagi Wali kota, buruh maupun pekerja merupakan pahlawan pendukung pembangunan di Kota Medan, sebab tanpa kehadiran buruh pembangunan tidak bapat berjalan dengan baik dan lancar.
Oleh karenanya tegas Wali Kota, Pemko Medan akan selalu mendukung dan memberikan perhatian kepada kepentingan buruh. Di samping itu selalu terbuka untuk berdialog dan berdiskusi dengana para buruh sebagai upaya peningakatan kesejahteraan para buruh di Kota Medan. “Pemko Medan adalah sahabat buruh yang siap mendengarkan keluhan dan mencarikan solusi terbaik,” kata Eldin.
Di samping itu, Eldin juga berharap agar perayaan buruh ke depannya akan diisi dengan berbagai kegiatan yang jauh lebih bermanfaat kepada para buruh maupun masyarakat luas. Dengan begitu kesejahteraan buruh pun semakin terjamin sehingga mereka lebih semangat bekerja dalam membangun Kota Medan tercinta. “Jangan pernah takut karena saya bersama jajaran Pemko Medan dan unsur Forkopimda Kota Medan selalu pada barisan yang sama dengan saudara-saudara sekalian,” pungkasnya.
Sebagai ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi karena Perayaan May Day 2018 di Kota Medan berjalam aman dan kondusif, Wali Kota bersama Kapolreestabes, Dandim, unsur Forkopimda selanjutnya menyanyi bersama dengan buruh melantunkan tembang Rumah Kita, Anak Medan serta Maumere.
Penandatangan bersama ini yang dilakukan ini merupakan sejarah bagi dunia perburuhan di Kota Medan, termasuk Indonesia. Sebab, baru kali ini perayaan Mayday di Tanah Air berhasil membuahkan kesepakatan bersama antara pemerintah dengan buruh yang bertujuan untuk melindungi para pekerja di Kota Medan.
Usai penandatanganan nota kesepakatan bersama, Wali Kota selanjutnya menyerahkan nota kesepakatan bersama itu kepada Antoni Pasaribu selaku ketua panitia pelaksanaan Mayday 2018 di Kota Medan. Setelah itu Wali Kota juga memberikan paket sembako secara simbolis kepada sejumlah pekerja.
Ada sekitar 1.500 paket sembako yang diserahkan Pemko Medan kepada para buruh. Pemberian paket itu sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih karena para buruh di Kota Medan selama ini selalu menjaga kekondusifan dan iklim investasi. Diharapkan hubungan yang baik dan harmonis antara Pemko Medan dan unsur Forkopimda Kota Medan bersama seluruh buruh dapat terus dipertahankan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin lebih dulu menyampaikan ucapan Selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja. Bagi Wali kota, buruh maupun pekerja . Bagi Wali kota, buruh maupun pekerja merupakan pahlawan pendukung pembangunan di Kota Medan, sebab tanpa kehadiran buruh pembangunan tidak bapat berjalan dengan baik dan lancar.
Oleh karenanya tegas Wali Kota, Pemko Medan akan selalu mendukung dan memberikan perhatian kepada kepentingan buruh. Di samping itu selalu terbuka untuk berdialog dan berdiskusi dengana para buruh sebagai upaya peningakatan kesejahteraan para buruh di Kota Medan. “Pemko Medan adalah sahabat buruh yang siap mendengarkan keluhan dan mencarikan solusi terbaik,” kata Eldin.
Di samping itu, Eldin juga berharap agar perayaan buruh ke depannya akan diisi dengan berbagai kegiatan yang jauh lebih bermanfaat kepada para buruh maupun masyarakat luas. Dengan begitu kesejahteraan buruh pun semakin terjamin sehingga mereka lebih semangat bekerja dalam membangun Kota Medan tercinta. “Jangan pernah takut karena saya bersama jajaran Pemko Medan dan unsur Forkopimda Kota Medan selalu pada barisan yang sama dengan saudara-saudara sekalian,” pungkasnya.
Sebagai ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi karena Perayaan May Day 2018 di Kota Medan berjalam aman dan kondusif, Wali Kota bersama Kapolreestabes, Dandim, unsur Forkopimda selanjutnya menyanyi bersama dengan buruh melantunkan tembang Rumah Kita, Anak Medan serta Maumere.