MEDAN, SUMUTPOS.CO– Suasana khidmat dan penuh rasa kebersamaan mewarnai jalannya Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Quatul Muslimin, Kecamatan Medan Area, Jumat (18/9) malam. Kegiatan religius ini menjadi momentum penting bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Pantauan di lokasi, acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BKM Masjid Quatul Muslimin Rivai Nasution, Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Area M. Fitrah Josa Ritonga S.STP MAP yang hadir mewakili Camat Medan Area, jajaran Polsek Medan Area, Danramil 04/MK, para kepala seksi, jajaran lurah se-Kecamatan Medan Area, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang memadati ruang utama masjid.
Peringatan Maulid kali ini mengangkat tema strategis, yakni “Maulid Nabi sebagai Momentum Menumbuhkan Persatuan dan Kepedulian Sosial”. Melalui tema ini, pesan-pesan persaudaraan dan pentingnya menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat menjadi gaung utama sepanjang acara.
Kegiatan diselingi dengan penampilan Tim Sholawat ibu-ibu Masjid Quatul Muslimin serta pemberian piagam bagi beberapa tokoh masyarakat, camat, Danramil, Kapolsek dan KUA setempat.
Ketua BKM Quatul Muslimin, Rivai Nasution menegaskan, peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW ini jangan hanya dijadikan sebagai seremoni tahunan belaka.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW. Terutama dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Rivai kepada Sumut Pos.
Rivai juga menambahkan, masjid memiliki peran sentral yang tidak hanya sebatas tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat peradaban untuk membangun kebersamaan masyarakat. “Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan antara jamaah, tokoh masyarakat, pemerintah, serta seluruh elemen di Kecamatan Medan Area,” harapnya.
Sementara itu, bertindak sebagai penceramah adalah Ustadz Ramadhan Ariga S.HI MH. Dalam tausiyahnya, dai kondang Kota Medan ini mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk membumikan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia memaparkan bahwa nilai kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan yang diajarkan Nabi sangat relevan untuk menyikapi dinamika sosial saat ini. Peringatan Maulid, lanjutnya, harus mampu mengetuk kesadaran warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Di sisi lain, kehadiran unsur tiga pilar—mulai dari Pemerintah Kecamatan, TNI, hingga Polri—bersama tokoh agama dan warga di acara ini menunjukkan potret sinergitas yang solid. Kolaborasi ini dinilai menjadi modal utama dalam menjaga kerukunan dan kondusivitas di wilayah hukum Kecamatan Medan Area. (adz)

