24 C
Medan
Sunday, February 1, 2026

Gunung Sinabung Bentuk Aliran Baru

Lebih jauh disampaikan, kubah lava dengan volume mencapai 2,6 juta kubik akan digugurkan atau dilongsorkan secara bertahap. Menurutnya, jika kubah lava itu dilongsorkan secara keseluruhan, dikhawatirkan akan menimbulkan awan panas guguran yang cukup besar.

“Volume kubah lava yang sangat besar di puncak kawah Gunung Sinabung telah menutupi jalur luncuran awan panas yang sebelumnya mengarah ke Desa Gamber. Jalur awan panas kini mulai membentuk aliran baru yang mengarah ke Desa Sukanalu sekitarnya. Dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada,” imbaunya.

Sementara, Dandim 0205/TK Letkol (Inf) Agustatius Sitepu selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tanggap Darurat Erupsi Sinabung, saat pelaksanaan rapat koordinasi mengatakan, rapat tersebut digelar dalam rangka mengantisipasi adanya peningkatan aktivitas gunung Sinabung.

Dijelaskan, berdasarkan rekomendasi Badan Vulkanologi, kepada seluruh masyarakat dilarang keras memasuki kawasan zona merah. Sebab, kata dia, masih ada warga yang keluar masuk secara tertutup atau sembunyi-sembunyi di zona merah yang sudah direkomendasi tidak bisa dimasuki.

“Hari ini kita akan turunkan lagi tim untuk bersama-sama melakukan sosialisasi, patroli dan memberi himbauan agar masyarakat tidak masuk ke zona merah dan kembali ke posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah,” ujar Agustatius.

Hingga saat ini terdapat 2.592 Kepala Keluarga (KK) atau 9.318 jiwa yang mengungsi di 9 posko penampungan. Pengungsi berasal dari 9 desa yang berada di sekitar kawasan zona merah Gunung Sinabung. (cr9/yaa)

Lebih jauh disampaikan, kubah lava dengan volume mencapai 2,6 juta kubik akan digugurkan atau dilongsorkan secara bertahap. Menurutnya, jika kubah lava itu dilongsorkan secara keseluruhan, dikhawatirkan akan menimbulkan awan panas guguran yang cukup besar.

“Volume kubah lava yang sangat besar di puncak kawah Gunung Sinabung telah menutupi jalur luncuran awan panas yang sebelumnya mengarah ke Desa Gamber. Jalur awan panas kini mulai membentuk aliran baru yang mengarah ke Desa Sukanalu sekitarnya. Dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada,” imbaunya.

Sementara, Dandim 0205/TK Letkol (Inf) Agustatius Sitepu selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Tanggap Darurat Erupsi Sinabung, saat pelaksanaan rapat koordinasi mengatakan, rapat tersebut digelar dalam rangka mengantisipasi adanya peningkatan aktivitas gunung Sinabung.

Dijelaskan, berdasarkan rekomendasi Badan Vulkanologi, kepada seluruh masyarakat dilarang keras memasuki kawasan zona merah. Sebab, kata dia, masih ada warga yang keluar masuk secara tertutup atau sembunyi-sembunyi di zona merah yang sudah direkomendasi tidak bisa dimasuki.

“Hari ini kita akan turunkan lagi tim untuk bersama-sama melakukan sosialisasi, patroli dan memberi himbauan agar masyarakat tidak masuk ke zona merah dan kembali ke posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah,” ujar Agustatius.

Hingga saat ini terdapat 2.592 Kepala Keluarga (KK) atau 9.318 jiwa yang mengungsi di 9 posko penampungan. Pengungsi berasal dari 9 desa yang berada di sekitar kawasan zona merah Gunung Sinabung. (cr9/yaa)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru