Harlah Pancasila: Komarudin Watubun dan Rapidin Simbolon Buka Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 di Sergai

SERDANG BEDAGAI, SUMUT POS – Turnamen sepak bola Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara (Sumut) 2026 resmi bergulir di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Kompetisi ini memperebutkan hadiah pembinaan total sebesar Rp50 juta sekaligus menjadi ajang seleksi bagi tim pemenang untuk mewakili Provinsi Sumut ke tingkat nasional di Jawa Timur pada Agustus 2026 mendatang.

Pembukaan turnamen skala regional ini ditandai lewat tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun. Seremonial pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh ratusan penonton, jajaran ofisial tim, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon, serta Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.

Dalam pengarahannya, Komarudin Watubun menegaskan, esensi utama dari penyelenggaraan Soekarno Cup tidak hanya berfokus pada hasil akhir pertandingan. Turnamen ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat juang, dan rasa nasionalisme generasi muda melalui medium olahraga sepak bola.

“Pertandingan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan tim terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada Soekarno Cup tingkat nasional di Jawa Timur nanti. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita membangun karakter generasi muda yang kuat, berjiwa pejuang, dan mencintai bangsanya,” ujar Komarudin saat membuka acara.

Komarudin juga merefleksikan kembali visi historis Presiden pertama RI, Bung Karno, yang menempatkan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa dan simbol martabat negara di kancah internasional. Semangat sejarah itulah yang ingin dihidupkan kembali agar kompetisi di tingkat akar rumput ini mampu melahirkan talenta profesional yang kelak memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mengumumkan pemberian stimulus finansial senilai Rp50 juta dari pihak DPD sebagai dana pembinaan bagi tim peraih podium juara pertama. Tak hanya itu, mantan Bupati Samosir ini memastikan kesiapan struktur partainya untuk menggalang aksi gotong royong guna memfasilitasi kebutuhan logistik dan akomodasi keberangkatan tim perwakilan menuju putaran final di Jawa Timur.

“Kami menyiapkan hadiah Rp50 juta sebagai bentuk penghargaan sekaligus penyemangat. Jika rezeki ada, kita akan gotong royong mempersiapkan keberangkatan delegasi Sumut dengan sebaik-baiknya agar mereka bisa tampil maksimal di level nasional,” kata Rapidin. Ia juga mengimbau seluruh atlet untuk memprioritaskan nilai sportivitas, kepatuhan pada regulasi, serta menjaga kedisiplinan sebagai modal fundamental seorang olahragawan.

Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyampaikan apresiasi atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah. Menurut Darma, kehadiran turnamen ini membuktikan bahwa kantong-kantong potensi sepak bola tidak hanya terpusat di kawasan metropolitan, melainkan tumbuh subur di wilayah pedesaan dan daerah perkebunan. Kesiapan Serdang Bedagai menjadi representasi dukungan daerah terhadap iklim pembinaan usia dini yang kompetitif dan aman.

Berdasarkan laporan teknis Ketua Panitia Pelaksana, Darma Sutra, turnamen Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 ini diikuti delapan tim delegasi dari berbagai kabupaten/kota. Delapan daerah yang mengirimkan timnya meliputi Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Kedelapan tim tersebut dibagi dalam dua grup, yakni Grup A yang dihuni, Serdang Bedagai, Deliserdang, Medan, dan Batubara. Sedangkan Grup B terdiri dari, Tebing Tinggi, Tapanuli Utara, Binjai, dan Langkat

Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 1 hingga 10 Juni 2026 di Lapangan PT Fajar Agung. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi jembatan awal bagi para pesepak bola muda di wilayah Sumatera Utara untuk meniti karier ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional. (adz)

SERDANG BEDAGAI, SUMUT POS – Turnamen sepak bola Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumatera Utara (Sumut) 2026 resmi bergulir di Lapangan PT Fajar Agung, Desa Bengabing, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (1/6/2026). Kompetisi ini memperebutkan hadiah pembinaan total sebesar Rp50 juta sekaligus menjadi ajang seleksi bagi tim pemenang untuk mewakili Provinsi Sumut ke tingkat nasional di Jawa Timur pada Agustus 2026 mendatang.

Pembukaan turnamen skala regional ini ditandai lewat tendangan pertama (kick-off) yang dilakukan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun. Seremonial pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh ratusan penonton, jajaran ofisial tim, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon, serta Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya.

Dalam pengarahannya, Komarudin Watubun menegaskan, esensi utama dari penyelenggaraan Soekarno Cup tidak hanya berfokus pada hasil akhir pertandingan. Turnamen ini dirancang sebagai instrumen strategis untuk pembentukan karakter, kedisiplinan, semangat juang, dan rasa nasionalisme generasi muda melalui medium olahraga sepak bola.

“Pertandingan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menentukan tim terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara pada Soekarno Cup tingkat nasional di Jawa Timur nanti. Namun yang paling penting adalah bagaimana kita membangun karakter generasi muda yang kuat, berjiwa pejuang, dan mencintai bangsanya,” ujar Komarudin saat membuka acara.

Komarudin juga merefleksikan kembali visi historis Presiden pertama RI, Bung Karno, yang menempatkan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa dan simbol martabat negara di kancah internasional. Semangat sejarah itulah yang ingin dihidupkan kembali agar kompetisi di tingkat akar rumput ini mampu melahirkan talenta profesional yang kelak memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, mengumumkan pemberian stimulus finansial senilai Rp50 juta dari pihak DPD sebagai dana pembinaan bagi tim peraih podium juara pertama. Tak hanya itu, mantan Bupati Samosir ini memastikan kesiapan struktur partainya untuk menggalang aksi gotong royong guna memfasilitasi kebutuhan logistik dan akomodasi keberangkatan tim perwakilan menuju putaran final di Jawa Timur.

“Kami menyiapkan hadiah Rp50 juta sebagai bentuk penghargaan sekaligus penyemangat. Jika rezeki ada, kita akan gotong royong mempersiapkan keberangkatan delegasi Sumut dengan sebaik-baiknya agar mereka bisa tampil maksimal di level nasional,” kata Rapidin. Ia juga mengimbau seluruh atlet untuk memprioritaskan nilai sportivitas, kepatuhan pada regulasi, serta menjaga kedisiplinan sebagai modal fundamental seorang olahragawan.

Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyampaikan apresiasi atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah. Menurut Darma, kehadiran turnamen ini membuktikan bahwa kantong-kantong potensi sepak bola tidak hanya terpusat di kawasan metropolitan, melainkan tumbuh subur di wilayah pedesaan dan daerah perkebunan. Kesiapan Serdang Bedagai menjadi representasi dukungan daerah terhadap iklim pembinaan usia dini yang kompetitif dan aman.

Berdasarkan laporan teknis Ketua Panitia Pelaksana, Darma Sutra, turnamen Liga Kampung Soekarno Cup U-17 Sumut 2026 ini diikuti delapan tim delegasi dari berbagai kabupaten/kota. Delapan daerah yang mengirimkan timnya meliputi Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Kedelapan tim tersebut dibagi dalam dua grup, yakni Grup A yang dihuni, Serdang Bedagai, Deliserdang, Medan, dan Batubara. Sedangkan Grup B terdiri dari, Tebing Tinggi, Tapanuli Utara, Binjai, dan Langkat

Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 1 hingga 10 Juni 2026 di Lapangan PT Fajar Agung. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi jembatan awal bagi para pesepak bola muda di wilayah Sumatera Utara untuk meniti karier ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru