27 C
Medan
Wednesday, July 24, 2024

Perjuangan Tak Terbendung di Petanque Porkot Medan 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontingen Kecamatan Perjuangan tak terbendung pada cabang petanque Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2024 di Lapangan Petanque Kampus STOK Bina Guna, Jalan Alumunium Raya Medan, yang berakhir Kamis (20/6/2024)

Medan Perjuangan tampil sebagai juara umum usai meraih 3 emas dan 3 perunggu. Raihan emas diperoleh Medan Perjuangan dari nomor single man, double mix dan triple mix woman.

Sedangkan runner up ditempati Medan Ampas atas 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Selayang amankan posisi ketiga dengan perolehan 1 emas dan 2 perunggu, Timur posisi keempat atas 1 emas dan 1 perunggu serta Marelan melengkapi lima besar memperoleh 2 medali perak.

Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani hadir menyaksikan pertandingan mengapresiasi para peserta yang meningkat cukup signifikan. Hal ini memang dialami sebagian besar cabor pada Porkot Medan 2024.

“Saya bangga, event seperti Porkot ini kalian serius. Secara umum pelaksanaan Porkot cabor-cabor itu jumlah atlet bertambah, kedua pelaksana lebih berkelas. Perangkat-perangkat antusias,” kata Eddy.

Eddy mendorong atlet untuk serius menekuni cabor yang ditekuni. Katanya, akan menjadi kebanggaan bagi saat mewakili daerahnya bertanding ditingkat nasional. Seperti 18 atlet petanque Sumut saat ini menjalani Pelatda untuk memperkuat Sumut di PON 2024.

“Saat ini 18 atlet petanque dipersiapkan untuk PON. Kalau menang bonus sudah menunggu, kampus memberikan beasiswa, kan jelas. Jadi, kerjakan tugas kalian sebagai atlet. Pasti manfaatnya bagi kalian sendiri,” kaya Eddy.

Turut hadir, Ketua PB Porkot Medan 2024, Dr dr Hj Liliana Puspa Sari dan Ketua FOPI Kota Medan, Abdul Latief. Eddy pun mengapresiasi perkembangan pendidikan yang mulai digemari pelajar.

“Mulai adanya cabor petanque di Sumatera Utara dibidani Bu Lili dan teman-teman, saya ikut mendorong dari belakang. Beruntung petanque, Bu Lili pengurus Sumut juga di pusat dan pengurus KONI Medan. Jadi bisa dikolaborasikan,” sebut Eddy.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Medan, Abdul Latief menuturkan, caboe ini diikuti 116 atlet dari 14 kecamatan. Yakni, Amplas, Area, Barat, Belawan, Denai, Deli, Helvetia, Johor, Labuhan, Marelan, Perjuangan, Polonia, Selayang dan Timur.

Sedangkan nomor yang diperbandingkan 7 nomor. Yakni, Single man, single woman, double man, double woman, double mix. Kemudian, triple mix woman (2 putri, 1 putra), dan triple mix man (2 putra, 1 putri). (dek)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kontingen Kecamatan Perjuangan tak terbendung pada cabang petanque Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2024 di Lapangan Petanque Kampus STOK Bina Guna, Jalan Alumunium Raya Medan, yang berakhir Kamis (20/6/2024)

Medan Perjuangan tampil sebagai juara umum usai meraih 3 emas dan 3 perunggu. Raihan emas diperoleh Medan Perjuangan dari nomor single man, double mix dan triple mix woman.

Sedangkan runner up ditempati Medan Ampas atas 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Selayang amankan posisi ketiga dengan perolehan 1 emas dan 2 perunggu, Timur posisi keempat atas 1 emas dan 1 perunggu serta Marelan melengkapi lima besar memperoleh 2 medali perak.

Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani hadir menyaksikan pertandingan mengapresiasi para peserta yang meningkat cukup signifikan. Hal ini memang dialami sebagian besar cabor pada Porkot Medan 2024.

“Saya bangga, event seperti Porkot ini kalian serius. Secara umum pelaksanaan Porkot cabor-cabor itu jumlah atlet bertambah, kedua pelaksana lebih berkelas. Perangkat-perangkat antusias,” kata Eddy.

Eddy mendorong atlet untuk serius menekuni cabor yang ditekuni. Katanya, akan menjadi kebanggaan bagi saat mewakili daerahnya bertanding ditingkat nasional. Seperti 18 atlet petanque Sumut saat ini menjalani Pelatda untuk memperkuat Sumut di PON 2024.

“Saat ini 18 atlet petanque dipersiapkan untuk PON. Kalau menang bonus sudah menunggu, kampus memberikan beasiswa, kan jelas. Jadi, kerjakan tugas kalian sebagai atlet. Pasti manfaatnya bagi kalian sendiri,” kaya Eddy.

Turut hadir, Ketua PB Porkot Medan 2024, Dr dr Hj Liliana Puspa Sari dan Ketua FOPI Kota Medan, Abdul Latief. Eddy pun mengapresiasi perkembangan pendidikan yang mulai digemari pelajar.

“Mulai adanya cabor petanque di Sumatera Utara dibidani Bu Lili dan teman-teman, saya ikut mendorong dari belakang. Beruntung petanque, Bu Lili pengurus Sumut juga di pusat dan pengurus KONI Medan. Jadi bisa dikolaborasikan,” sebut Eddy.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Medan, Abdul Latief menuturkan, caboe ini diikuti 116 atlet dari 14 kecamatan. Yakni, Amplas, Area, Barat, Belawan, Denai, Deli, Helvetia, Johor, Labuhan, Marelan, Perjuangan, Polonia, Selayang dan Timur.

Sedangkan nomor yang diperbandingkan 7 nomor. Yakni, Single man, single woman, double man, double woman, double mix. Kemudian, triple mix woman (2 putri, 1 putra), dan triple mix man (2 putra, 1 putri). (dek)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/