29 C
Medan
Sunday, June 23, 2024

Vettel Langgar Team Order

SEPANG-Red Bull-Renault berhasil finis 2-1 pada Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang kemarin (24/3). Namun, itu tidak membuat suasana garasi juara konstruktor tiga musim terakhir tersebut penuh kegembiraan. Sikap Sebastian Vettel yang tidak mematuhi team order menjadi penyebabnya.
Pada pit stop keempat, Vettel meminta pit stop lebih dulu pada lap ke-42. Itu mem buatnya kembali tepat di belakang Webber yang mengganti ban pada lap ke-43.

Saat itu, untuk mengamankan hasil maksimal, Red Bull meminta Vettel tidak menyalip Webber. Bukannya mematuhi keputusan tim, Vettel dengan agresif malah menyalip Webber. Setidaknya mereka lima kali wheel to wheel pada dua lap terakhir. Akhirnya, Vettel, sang juara dunia tiga musim terakhir, mengalahkan Webber.

“Bukannya saya sengaja tidak mematuhi (team order), namun saya tidak mampu memenuhinya dalam kondisi itu. Saya minta maaf kepada Mark,” kata Vettel dalam sesi konferensi pers.

“Biarlah saya yang akan menyelesaikan berdua dengan Mark, tanpa ada pihak ketiga. Saya yakin bisa memperbaiki hubungan saya dengan Mark,” lanjutnya.
Webber yang ada di sebelah Vettel terlihat cuek dengan permintaan maaf itu. Bahkan, begitu selesai sesi tanya jawab, Webber membanting mikrofon di depan seluruh wartawan. Sesuatu yang membuat semua wartawan ternganga tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Sudah sepantasnya Webber sulit menerima permintaan maaf itu. Sebab, dalam puluhan lomba sebelumnya, Webber sudah sering memenuhi team order demi mengamankan kemenangan Vettel. Eh, giliran Vettel yang punya kewajiban mengamankan kemenangan Webber, hal itu tidak dilakukan.
Perselisihan pembalap setim juga terjadi di Marcedes. Beberapa lap menjelang finis, Hamilton dan Rosberg beberapa kali saling menyalip di DRS zones selama beberapa lap. Duel dua pembalap yang sudah bersahabat 12 tahun sejak di go kart itu baru berakhir setelah dari pit wall Mercedes ada instruksi agar mereka menghemat ban dan bahan bakar. Perintah yang membuat Rosberg tidak senang.

“Saya meminta maaf karena menyalip Nico. Dia seharusnya naik podium karena lebih cerdik dan taktis di race ini,” aku Hamilton. (*/c2/ang)

SEPANG-Red Bull-Renault berhasil finis 2-1 pada Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang kemarin (24/3). Namun, itu tidak membuat suasana garasi juara konstruktor tiga musim terakhir tersebut penuh kegembiraan. Sikap Sebastian Vettel yang tidak mematuhi team order menjadi penyebabnya.
Pada pit stop keempat, Vettel meminta pit stop lebih dulu pada lap ke-42. Itu mem buatnya kembali tepat di belakang Webber yang mengganti ban pada lap ke-43.

Saat itu, untuk mengamankan hasil maksimal, Red Bull meminta Vettel tidak menyalip Webber. Bukannya mematuhi keputusan tim, Vettel dengan agresif malah menyalip Webber. Setidaknya mereka lima kali wheel to wheel pada dua lap terakhir. Akhirnya, Vettel, sang juara dunia tiga musim terakhir, mengalahkan Webber.

“Bukannya saya sengaja tidak mematuhi (team order), namun saya tidak mampu memenuhinya dalam kondisi itu. Saya minta maaf kepada Mark,” kata Vettel dalam sesi konferensi pers.

“Biarlah saya yang akan menyelesaikan berdua dengan Mark, tanpa ada pihak ketiga. Saya yakin bisa memperbaiki hubungan saya dengan Mark,” lanjutnya.
Webber yang ada di sebelah Vettel terlihat cuek dengan permintaan maaf itu. Bahkan, begitu selesai sesi tanya jawab, Webber membanting mikrofon di depan seluruh wartawan. Sesuatu yang membuat semua wartawan ternganga tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Sudah sepantasnya Webber sulit menerima permintaan maaf itu. Sebab, dalam puluhan lomba sebelumnya, Webber sudah sering memenuhi team order demi mengamankan kemenangan Vettel. Eh, giliran Vettel yang punya kewajiban mengamankan kemenangan Webber, hal itu tidak dilakukan.
Perselisihan pembalap setim juga terjadi di Marcedes. Beberapa lap menjelang finis, Hamilton dan Rosberg beberapa kali saling menyalip di DRS zones selama beberapa lap. Duel dua pembalap yang sudah bersahabat 12 tahun sejak di go kart itu baru berakhir setelah dari pit wall Mercedes ada instruksi agar mereka menghemat ban dan bahan bakar. Perintah yang membuat Rosberg tidak senang.

“Saya meminta maaf karena menyalip Nico. Dia seharusnya naik podium karena lebih cerdik dan taktis di race ini,” aku Hamilton. (*/c2/ang)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/