25 C
Medan
Monday, July 15, 2024

PSMS Terancam Tanpa Hardiantono

Foto: Doni/Sumut Pos
Hardiantono saat menghadang pergerakan pemain Arema FC saat duel di Stadion Teladan beberapa waktu lalu. PSMS terancam tak diperkuat Tono saat duel kontra Pro Duta.

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan mendapat kabar yang kurang baik jelang laga lanjutan Liga 2 kontra Pro Duta FC di Stadion Teladan, Minggu (30/4) mendatang. Tim besutan Mahruzar Nasution itu terancam kehilangan Hardiantono karena mengalami cedera.

Tono, sapaan akrabnya, kemarin sempat ikut berlatih dengan tim. Namun beberapa saat kemudian dia terlihat berada di pinggir lapangan.

Kondisi mantan kapten Sumatera Utara di PON 2012 itu saat ini belum dipastikan. Apakah bisa diturunkan atau tidak? Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution membenarkan jika Hardiantono mengalami cedera pada urat pahanya.

“Dia sedikit tertarik pada pahanya. Tapi tidak masalah. Kita lihatlah nanti kondisinya, mudah-mudahan bisa bermain lawan Pro Duta nanti,” kata Mahruzar.

Jika absen, kehilangan Hardiantono tentu cukup mengkhawatirkan bagi lini belakang. Pasalnya selama uji coba maupun laga perdana sebelumnya, tak sekalipun PSMS turun tanpa Tono.

Namun jika pun nantinya Tono tak bisa turun, Mahruzar sudah menyiapkan opsi. Dia punya Andes dan Rizky Abdiansyah yang bisa menjadi alternatif untuk berduet dengan Budi Hargo. Andes merupakan eks bek Sumatera Selatan di PON 2016 yang merupakan alumni PPLP Sumut. Andes baru bergabung sepekan sebelum kompetisi.

“Kalau pun tidak, pelapisnya juga sepadan untuk Tono. Tapi kita lihatlah kondisinya beberapa hari ini,” kata pelatih berlisensi B AFC itu.

Pada latihan kemarin, tak hanya Tono. Sejumlah pemain mengalami benturan saat sesi latihan game. Seperti Yassir yang berbenturan dengan Adli Nasution. “Saya pikir ngeri juga tadi cederanya. Ternyata tidak, mereka bangkit dan main lagi,” kata eks asisten pelatih timnas U-16 dan timnas U-19 itu.

Kabar baiknya, PSMS bisa kembali menggunakan tenaga Dimas Drajad. Pemain bernomor punggung 7 itu sudah kembali dari pemusatan latihan timnas U-22. “Sudah (kembali, Red). Tentu ini meningkatkan kepercayaan diri bagi kami,” bebernya.

Sebelumnya Dimas menjadi andalan di lini depan dengan turut mencetak satu gol ke gawang 757 Kepri Jaya. Bahkan Dimas nyaris mencetak dua gol andai saja penaltinya masuk.

Lantas soal komposisi utama lawan Pro Duta nanti, apakah Mahruzar mempertahankan winning elevennya? “Bagi saya selalu berubah, karena saya selalu mengikuti perkembangan mereka sampai satu hari jelang pertandingan. Kalau tidak baik atau mengalami penurunan ya tidak akan saya paksakan main, karena kita fair untuk memberi kesempatan kepada pemain. Saya mau orang yang siap,” bebernya.

PSMS saat ini berada di posisi dua klasemen dengan koleksi nilai dan selisih gol yang sama dengan Persiraja. Kemenangan atas Pro Duta berpotensi melambungkan PSMS ke posisi teratas. (don)

 

Foto: Doni/Sumut Pos
Hardiantono saat menghadang pergerakan pemain Arema FC saat duel di Stadion Teladan beberapa waktu lalu. PSMS terancam tak diperkuat Tono saat duel kontra Pro Duta.

SUMUTPOS.CO – PSMS Medan mendapat kabar yang kurang baik jelang laga lanjutan Liga 2 kontra Pro Duta FC di Stadion Teladan, Minggu (30/4) mendatang. Tim besutan Mahruzar Nasution itu terancam kehilangan Hardiantono karena mengalami cedera.

Tono, sapaan akrabnya, kemarin sempat ikut berlatih dengan tim. Namun beberapa saat kemudian dia terlihat berada di pinggir lapangan.

Kondisi mantan kapten Sumatera Utara di PON 2012 itu saat ini belum dipastikan. Apakah bisa diturunkan atau tidak? Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution membenarkan jika Hardiantono mengalami cedera pada urat pahanya.

“Dia sedikit tertarik pada pahanya. Tapi tidak masalah. Kita lihatlah nanti kondisinya, mudah-mudahan bisa bermain lawan Pro Duta nanti,” kata Mahruzar.

Jika absen, kehilangan Hardiantono tentu cukup mengkhawatirkan bagi lini belakang. Pasalnya selama uji coba maupun laga perdana sebelumnya, tak sekalipun PSMS turun tanpa Tono.

Namun jika pun nantinya Tono tak bisa turun, Mahruzar sudah menyiapkan opsi. Dia punya Andes dan Rizky Abdiansyah yang bisa menjadi alternatif untuk berduet dengan Budi Hargo. Andes merupakan eks bek Sumatera Selatan di PON 2016 yang merupakan alumni PPLP Sumut. Andes baru bergabung sepekan sebelum kompetisi.

“Kalau pun tidak, pelapisnya juga sepadan untuk Tono. Tapi kita lihatlah kondisinya beberapa hari ini,” kata pelatih berlisensi B AFC itu.

Pada latihan kemarin, tak hanya Tono. Sejumlah pemain mengalami benturan saat sesi latihan game. Seperti Yassir yang berbenturan dengan Adli Nasution. “Saya pikir ngeri juga tadi cederanya. Ternyata tidak, mereka bangkit dan main lagi,” kata eks asisten pelatih timnas U-16 dan timnas U-19 itu.

Kabar baiknya, PSMS bisa kembali menggunakan tenaga Dimas Drajad. Pemain bernomor punggung 7 itu sudah kembali dari pemusatan latihan timnas U-22. “Sudah (kembali, Red). Tentu ini meningkatkan kepercayaan diri bagi kami,” bebernya.

Sebelumnya Dimas menjadi andalan di lini depan dengan turut mencetak satu gol ke gawang 757 Kepri Jaya. Bahkan Dimas nyaris mencetak dua gol andai saja penaltinya masuk.

Lantas soal komposisi utama lawan Pro Duta nanti, apakah Mahruzar mempertahankan winning elevennya? “Bagi saya selalu berubah, karena saya selalu mengikuti perkembangan mereka sampai satu hari jelang pertandingan. Kalau tidak baik atau mengalami penurunan ya tidak akan saya paksakan main, karena kita fair untuk memberi kesempatan kepada pemain. Saya mau orang yang siap,” bebernya.

PSMS saat ini berada di posisi dua klasemen dengan koleksi nilai dan selisih gol yang sama dengan Persiraja. Kemenangan atas Pro Duta berpotensi melambungkan PSMS ke posisi teratas. (don)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/