Home Blog Page 1004

Bawa 100 Kg Ganja, Sofian Syah Terancam Hukuman Mati

SIDANG LANJUTAN: Sofian Syah terdakwa kasus ganja menjalani sidang lanjutan secara virtual, Selasa (31/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Sofian Syah (25) warga asal Aceh Tenggara, Aceh, terancam mendapat hukuman mati. Dia didakwa jaksa atas kasus membawa ganja seberat 100 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (31/10/2023).

Jaksa penuntut umum (JPU) Sri Hartati mengatakan, terdakwa sebelumnya ditangkap pada Agustus 2023 lalu oleh polisi dari Polda Sumut. Saat itu, polisi menerima info dari warga terkait transaksi narkotika jenis ganja di seputaran Jalan Kenanga Raya, Medan Selayang.

“Pada 9 Agustus 2023 sekira pukul 15.10 polisi melakukan pembelian terselubung narkotika jenis ganja sebanyak 100 kg kepada Irwansyah alias Iwan (belum tertangkap) dengan harga Rp75 juta,” kata JPU.

JPU melanjutkan, saat polisi sedang menunggu di tempat yang telah disepakati lalu datang terdakwa Sofian Syah menjumpai mereka, dengan mengendarai becak motor, sambil terdakwa bertanya kepada polisi untuk memastikan bahwa saksi polisi yang telah memesan narkotika jenis ganja.

“Setelah itu terdakwa mengajak polisi masuk ke sebuah pekarangan rumah dan sesampainya di teras rumah tersebut lalu terdakwa menurunkan 3 bungkus goni warna putih berisi daun ganja dari atas becak bermotor tersebut,” sebut JPU.

Kemudian, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Saat di interogasi, terdakwa menerangkan ia disuruh oleh Irwansyah untuk mengantarkan narkotika jenis ganja tersebut kepada calon pembeli yaitu polisi.

“Apabila berhasil pekerjaan tersebut maka terdakwa akan mendapat upah dari Irwansyah alias Iwan sebesar Rp1 juta,” ungkap JPU.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan 3 goni berisikan narkotika jenis ganja sebanyak 100 bal, dibungkus dengan menggunakan lakban warna kuning berat bersih 100 kg.

JPU menambahkan, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hkuman maksimal pidana mati.

Usai mendengarkan dakwan, hakim ketua Fauzul Hamdi melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi. (man/ram)

SKK Kejari Binjai Sukses Genjot PAD

Kantor BPKPAD Binjai di Jalan Jambi, Binjai Selatan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) yang memberikan surat kuasa khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Binjai, sukses menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dari sektor pemungutan pajak bumi bangunan (PBB).

“Ada beberapa yang kami menerima SKK dan merupakan bagian dari MoU Pemko Binjai dengan Kejari Binjai. Progresnya sudah terlihat karena telah berhasil memulihkan keuangan pemerintah daerah melalui SKK PBB. Ada 79 SKK untuk sektor PBB,” kata Kasi Intelijen Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting, Selasa (31/10/2023).

Dia menjelaskan, potensi yang dapat diperoleh melalui 79 SKK untuk sektor PBB hampir Rp2 miliar. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan pemungutan atau pemulihan keuangan daerah melalui SKK tersebut hampir setengahnya dari nilai potensi tersebut.

Tahun berjalan ini, dia optimis, potensi pendapatan Pemko Binjai dapat meningkat dari sektor PBB. “Ini masih satu sektor, ada sektor lainnya. Seperti bidang PAD atau pendapatan asli daerah dan sektor aset,” sambungnya didampingi Jaksa Pengacara Negara, Anistia Ratenia Putri Siregar.

Adre menambahkan, SKK dari sektor PBB ini sudah berhasil meraih pendapatan pemda hingga hampir Rp1 miliar. “Yang banyak ini dari sektor PAD, yang meliputi pajak hotel, restoran, reklame, air bawah tanah dan parkir. Saat ini sedang digenjot, nanti akan kita rincikan,” ujarnya.

Dia menambahkan, ada beberapa pengusaha restoran maupun cafe yang masih menunggak pajaknya sejak tahun 2021. Bahkan, ada di antara mereka yang menunggak ogah melakukan pembayaran pajak restoran tersebut.

“Ada satu pengusaha yang memang tidak mau bayar sama sekali karena merasa telah membayar. Sebab tahun-tahun sebelumnya, petugas pemungut pajak ini dari kelurahan. Jadi mereka merasa sudah bayar dan tidak menunggak,” beber JPN Anistia.

Karenanya, Pemko Binjai melalui JPN akan menggugat hal tersebut. “Rencananya tahun depan dan itupun melihat keputusan dari pemerintah kota sebagai klien kami,” pungkas Anistia.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha yang membuka cafe, restoran atau tempat usaha lainnya, disinyalir banyak penunggak pajak di Kota Binjai. Karenanya, Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah bersama Kejaksaan Negeri Binjai berkolaborasi melakukan penagihan pajak.

Ini dilakukan demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Binjai. (ted/ram)

Kakak Protes karena Adik Diduga Dianiaya Satresnarkoba Polres Langkat yang Tugas Luar

EMOSI: Sofia, kakak kandung korban dugaan penganiayaan berinisial MZ saat meluapkan emosinya di depan Kantor Kecamatan Tanjung Pura.Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Dugaan penganiayaan berat yang menimpa korban berinisial MZ yang diduga dianiaya oknum tugas luar Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat mengemuka ke permukaan. Ini terungkap ketika seorang wanita bernama Sofia (42) yang mengaku sebagai kakak kandung korban, meluapkan aksi protesnya ketika seorang mahasiswa melakukan aksi tunggal di depan Kantor Kecamatan Tanjung Pura, Selasa (31/10/2023).

Sofia menjerit sejadi-jadinya bahwa tidak ada lagi keadilan bagi keluarganya. Dia meraung-raung meluapkan emosinya melihat anggota kepolisian di Langkat karena terkesan membiarkan bandar narkoba yang bebas berjualan.

Bahkan, kata dia, kematian adiknya berinisial MZ yang diduga dianiaya hingga tewas pun telah dikubur. “Bandar narkoba datang ke rumah mau ngasih uang duka. Bandar narkoba Eko yang disuruh pak kasat. Sudah gitu dia datang ke rumah kami mau ngasih uang duka Rp5 juta,” ketus Sofia dengan ekspresi kekesalan yang memuncak.

Kata Sofia, keluarganya tidak terima atas kematian MZ. Karenanya, mereka meminta aparat kepolisian mengungkap kasus tersebut.

Dia menambahkan, ada seorang pengedar sabu bernama Eko warga Desa Lalang, Kecamatan Tanjung Pura, dengan bebas menjalankan praktik bisnis haramnya. Selain Eko, juga ada Kangman.

Menurut dia, uang duka senilai Rp5 juta diduga dari Kangman yang diserahkan kepada keluarganya. Selain Eko dan Kangman, Sofia serta masyarakat lainnya juga meminta aparat penegak untuk menangkap Arif dan Ozi.

Pasalnya, pengedar-pengedar sabu ini diduga ikut mengejar MZ hingga tercebur ke sungai dan tewas. Saat ditemukan, kondisi tubuh adik Sofia terdapat sejumlah luka dan wajahnya memar membiru.

“Ada luka tusukan di lehernya. Di perutnya ada tusukan,” kenang Sofia, sembari meminta agar pengedar-pengedar sabu di Tanjung Pura untuk segera ditangkap.

Diketahui, MZ ditemukan tidak bernyawa di aliran Sungai Batang Serangan, Desa Pematang Cengal Timur, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat pada Sabtu (12/8/2023) lalu. Korban berdomisili di Kelurahan Pekan Tanjung Pura ditemukan tak bernyawa dengan menggunakan kaus warna hijau dan celana jins panjang warna hitam.

Mayat korban sudah dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematiannya. Pada kesempatan yang sama, seorang mahasiswa yang bernama Wahyu Ridhoni melakukan aksi tunggal menyikapi maraknya peredaran narkoba di Tanjung Pura.

Bahkan dia meminta agar kepolisian segera menangkap pelaku, minimal tiga orang pengedar dalam waktu sepekan. Dia menilai, aparat penegak hukum terkesan tutup mata dengan penyalahgunaan barang haram di sana.

Bahkan, warga yang melaporkan tindak pidana tersebut malah diintimadasi oleh pengedarnya. “Tanjung Pura sentra peredaran narkoba. Saya berharap, generasi muda memiliki pelita bangsa. Semestinya, generasi muda ini dijaga dan terhindar dari narkoba,” terang Wahyu di sela aksi demonya.

Wahyu menilai, tidak adanya penegasan dan penindakan dari penegak hukum, terhadap peredaran narkoba di sana. Tingkat keresahan masyarakat pun sudah diambang batas.

Pasalnya, kata Wahyu, beberapa waktu lalu ada masyarakat yang melaporkan penyalahggunaan narkoba ke polsek setempat. Bukannya mendapat perlindungan hukum, pelapor malah mendapat intimidasi dari pengedar.

Rumah pelapor dilempari dengan batu pada malam harinya. “Dalam seminggu ke depan, kami berharap agar aparat kepolisian dan kecamatan wajib menangkap tiga pengedar narkoba. Karena, pemakai tidak bisa mengkonsumsi narkoba jika pengedarnya ditangkap,” serunya.

Terpisah, Kasatres Narkoba Polres Langkat, AKP Hardiyanto tidak menanggapi pesan yang dilayangkan Sumut Pos untuk konfirmasi. (ted/ram)

Kapolsek Padang Hilir Resmikan Kampung Bersih Narkoba

RESMIKAN: Kapolsek Padang Hilir AKP Sulem Sigalinggin meresmikan Kampung Bersih Narkoba di Kelurahan Tebingtinggi Lama.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolsek Padang Hilir Polres Tebingtinggi AKP Sulem Sigalingging melaksanakan kegiatan Peresmian Posko Kampung Bersih Narkoba (KBN) di wilayah hukum Polsek Padang Hilir Polres Tebingtinggi Lingkungan III Kelurahan Tebingtinggi Lama Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, Selasa (31/10/2023).

Kapolsek Padang Hilir AKP Sulem Sigalinggin menjelaskan bahwa didirikannya Posko Kampung Bersih Narkoba (KBN) ini merupakan perpanjangan tangan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Padang Hilir untuk mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba di daerah tersebut.

“Kita harapkan kerjasama dengan masyarakat sekitar dan steak holder yang ada untuk membasmi peredaran narkoba di wilayah Kota Tebingtinggi khususnya di Kelurahan Tebingtinggi Lama. Masayarakat harus kompak,” jelas AKP Sulem Sigalingging.

Diharapkan dengan komitmen Polres Tebingtinggi, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi dan seluruh masyarakat Kelurahan Tebingtinggi Lama untuk memberantas peredaran narkoba, maka kita yakin permasalahan narkoba akan terselesaikan.

“Karena narkoba bisa merusak generasi bangsa khususnya kaum milenial. Apalagi narkoba sudah menyentuh kaum milenial, sehingga apabila ini tetap berlangsung, Maia generasi muda kita akan hancur,” jelasnya.

Plt Lurah Tebingtinggi Lama, Rizal mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kota Tebingtinggi yang mendukung program yang dilaksanakan Polres Tebingtinggi agar daerah tersebut menjadi aman kembali dan dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan mendukung Polres Tebingtinggi dan BNNK dalam memberantas narkoba di wilayah Kota Tebingtinggi. Masyarakat Tebingtinggi Lama akan harus berkomitmen terus menghempang peredaran narkoba,” paparnya.

Selanjutnya kegiatan peresmian Posko Kampung Bersih Narkoba ditandai dengan pemotongan pita oleh Kapolsek Padang Hilir dan penjelasan perihal Posko Kampung Bersih Narkoba (KBN). (ian/ram)

BPMP Sumut Bersama Pemko Tebingtinggi Rakor Pokja Menejemen Operasional

RAPAT: Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Pendidikan melaksanakan rapat rutin Pokja Manajemen Operasional.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di Kota Tebingtinggi, Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Pendidikan melaksanakan rapat rutin Pokja Manajemen Operasional (PMO) dengan tema Strategi Percepatan Transformasi Digitalisasi Pendidikan di Laboratorium Terpadu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi Jalan Gunung Lauser Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Selasa (31/10).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebingtinggi, Dedi Parulian Siagian menyatakan permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pencegahan judi online di kalangan pelajar. Karena sampai saat ini banyak pelajar terkomtaminasi dengan judi online.

“Permasalahan ini sangat mendesak, karena kalangan pelajar lebih menghabiskan waktu dengan gadjetnya, ketimbang bersama keluarga, anak lebih menyendiri dan bermain judi online,” paparnya.

Dalam hal ini peranan guru dan orangtua sangat diharapkan, karena ketika disekolah mendapat pengawasan dari guru, tetapi ketika dirumah, peranan orang tua harus lebih diutamakan untuk anak agar bisa lebih berkomunikasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi, Idam Khalid membawakan materi permasalahan implementasi program prioritas Kemendikbudristek dalam kebijakan Merdeka Belajar.

Pokja Manajemen Operasional (PMO) merupakan wadah kolaborasi antara Kemendikbudristek dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan Tranformasi Pembelajaran (Program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka) dan Tata Kelola (Perencanaan Berbasis Data dan Transfer Daerah).

Kegiatan yang diikuti oleh para Pengawas Sekolah tingkat SD dan SMP se Kota Tebingtinggi ini merupakan program Rapat Rutin PMO Daerah guna menyamakan persepsi dalam rangka mensukseskan Program Prioritas Kemendikbudristek. (ian/ram)

Neta Gandeng PT PLN Siapkan Fasilitas Pengisian Kendaraan Listrik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Keseriusan PT Neta Auto Indonesia (NETA), perusahaan distributor terkemuka mobil listrik untuk masuk ke pasar otomotif Indonesia, tidak hanya menawarkan mobil listrik inovatif dengan teknologi pintar saja, namun juga serius untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan.

Setelah resmi meluncurkan NETA V pada 24 Oktober lalu, NETA juga akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam penyediaan layanan Home Charging dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum di Indonesia.

Melalui acara Grand Launching NETA V yang berlangsung pada 24 Oktober 2023 lalu, Jerry Huang selaku Network & Sales Director PT Neta Auto Indonesia dan Ririn Rachmawardini selaku EVP Pengembangan Produk Niaga PT PLN (Persero), secara resmi telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai simbol kerjasama yang kuat.

Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk mewujudkan visi dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan, efisien, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.

“Kerjasama dengan PT PLN (Persero) adalah langkah nyata kami untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, serta menguatkan komitmen kami dalam membangun mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Kami percaya bahwa dengan adanya infrastruktur pengisian baterai yang kuat dan terintegrasi, akan mendorong penggunaan kendaraan listrik lebih cepat. Selain itu, kami juga ingin memastikan aksesibilitas yang mudah bagi konsumen NETA agar tidak perlu khawatir tentang ketersediaan daya saat melakukan perjalanan,” ungkap Jerry Huang, Network & Sales Director PT Neta Auto.

Sejak peluncuran resmi produk andalannya, Neta V, PT Neta Auto Indonesia telah mempersiapkan beragam fasilitas serta layanan purna jual sebagai komitmen untuk mengembangkan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan teknologi canggih dan inovatif, NETA juga berkomitmen menyediakan layanan 24 jam Hotline Services, 24 jam Roadside Assistance, On-site Services, serta layanan Instalasi NETA Wall Box di rumah konsumen.

Dan dengan adanya infrastruktur pengisian baterai serta penyediaan layanan Home Charging yang didukung oleh PLN, konsumen Neta V akan menikmati pengalaman berkendara nyaman, tanpa perlu rasa khawatir saat kondisi daya baterai yang menipis di tengah perjalanan.

Komitmen NETA untuk konsumen NETA V tidak berhenti disitu saja, NETA juga memberikan jaminan jangka panjang dengan memberikan garansi seperti, garansi umum 5 tahun atau 150.000km, garansi baterai 8 tahun atau 180.000 km, serta gratis perawatan berkala hingga 4 tahun atau 50.000km. Semua langkah-langkah konkret ini merupakan bentuk dedikasi dan komitmen NETA dalam memberikan solusi mobilitas yang ramah lingkungan, serta menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam kendaraan listrik di Indonesia.

Dan dengan kerja sama yang kuat dan solid bersama PT PLN (Persero), NETA telah menetapkan standar baru dalam industri otomotif Indonesia, serta optimis akan masa depan mobilitas yang berkelanjutan dimana dan inovasi & teknologi canggih dapat diakses mudah oleh semua orang. (rel/ram)

BI Selenggarakan 4th Sumatranomics: Bersinergi Perkuat Ketahanan Ekonomi Regional Indonesia Maju

Kepala Perwakilan BI Sumut IGP Wira Kusuma bersama Ketua Dewan Riset dan Inovasi (DRIN) Sumut Darma Bakti dan Ketua ISEI Kota Medan Fadli dan para pemenang Sumatranomics ke 4 tahun 2023 di aula Kuala Deli, lantai 9 gedung BI Jalan Balaikota Medan Selasa (31/10). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara bersama Dewan Riset dan Inovasi Sumatera Utara serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan kembali menyelenggarakan perhelatan Sumatranomics ke empat pada tahun 2023.

Perhelatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Indonesia dalam menjawab tantangan perekonomian regional Sumatera untuk mewujudkan Indonesia maju.

Dalam Sumatranomics tahun ini, kegiatan Presentasi Call for Paper dari tiga finalis terbaik pada masing-masing kategori umum dan mahasiswa menjadi puncak acara yang digelar di kantor BI Sumut, Jalan Balaikota Medan Selasa (31/10).

Rangkaian Sumatranomics sebelumnya diawali launching Call for Paper dan webinar 4th Sumatranomics pada tanggal 13 Maret 2023 dan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah pada 6-7 Juni 2023.

Bertemakan Sinergi dan Inovasi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Regional untuk Indonesia Maju, pelaksanaan Presentasi Call for Paper ini menggali inovasi-inovasi dari peserta secara langsung di hadapan para pengambil kebijakan untuk menjawab peluang dan tantangan pada perekonomian Sumatera dalam mendukung kebangkitan ekonomi regional.

Kegiatan presentasi tersebut dilakukan secara hybrid, dengan pelaksanaan secara luring, di Aula Kuala Deli, lantai 9 Kantor BI Kota Medan serta pelaksanaan daring yang disiarkan langsung melalui Zoom dan Youtube.

Kegiatan presentasi ini dihadiri Ketua Dewan Riset dan Inovasi (DRIN) Provinsi Sumatera Utara Darma Bakti dan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Medan Fadli.

Selain itu, presentasi dari para finalis diuji dan dinilai langsung oleh para akademisi yang mumpuni di bidangnya dan para pengambil kebijakan yang relevan, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara IGP Wira Kusuma, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Yura Djalins. Kemudian, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait Bustanul Arifin. Selaku Ketua Tim Penilai 4th Sumatranomics, dan Ketua DRIN Sumut Darma Bakti.

Kegiatan diawali dengan opening speech oleh Ketua ISEI Fadli. Dalam pembukaan konferensi tersebut, Fadli mengapresiasi penyelenggaraan 4th Sumatronomics ini sebagai upaya konsisten Bank Indonesia Sumatera Utara dalam menggali ide-ide dalam proses perumusan kebijakan berbasis riset.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara IGP Wira Kusuma dalam welcoming speech memaparkan, antusiasme publik dalam melahirkan karya-karya ilmiah yang mengangkat isu-isu ekonomi di wilayah Sumatera sangatlah tinggi.

“Hal ini tercermin pada jumlah paper yang diterima oleh panitia yang pada tahun ini mencapai 180 paper atau melonjak 33,3 persen dibandingkan tahun 2022,” ujarnya.

Adapun, lanjutnya, paper yang terkumpul terbagi ke dalam tiga topik utama yang relevan dengan isu perekonomian Sumatera yaitu: (1) Memperkuat bauran dan sinergi kebijakan di daerah, (2) Memperkuat transformasi sektor riil, dan (3) Digitalisasi ekonomi dan keuangan.

Wira juga berharap, bahwa ide dan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan oleh para penulis tidak hanya berhenti di tataran penulisan, namun dapat berkontribusi dalam mendukung perumusan dan implementasi kebijakan di Sumatera.

Kegiatan Call for Paper ini diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah langsung oleh IGP Wira Kusuma. Selaku Juara 1 Kategori Umum diraih oleh Galuh Tri Pambekti dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Irna Puji Lestari dari Universitas Gajah Mada dengan paper berjudul ‘Green Productivity in Sumatra Island: The Potential of Rural Bank´s Green lending, Digitalization and Financial Literacy’.

Sedangkan Juara 2 Kategori Umum diraih oleh Ragdad Cani Miranti, Sri Indriyani Siregar, dan Aan Budhi Willyana dari Badan Pusat Statistik dengan paper berjudul ‘How Do Inclusion of Digital Finance, Financial Technology, and Digital Literacy Unlock Regional Economy Across Districts in Sumatra?. A Spatial Heterogency and Statement Analysis’.

Juara 3 Kategori Umum disabet oleh Khairul Amri dari UIN Ar-Raniry, Banda Aceh dengan paper berjudul ‘Pengaruh Belanja Pemerintah dan Kredit UMKM terhadap Tingkat Kemiskinan: Peran Pengangguran Sebagai Pemoderasi (Studi Komperatif Antar Wilayah Administratif di Provinsi Sumatera Utara)’.

Sementara Juara 1 Kategori Mahasiswa diraih oleh Ariel Bhaskara Haposan Sihombing, Kleovan Nathanael Gunawan, dan Raden Feyra Yasmine dari Universitas Indonesia dengan paper berjudul ‘Analisis Dinamika Uang Elektronik dan Inflasi Regional Studi Kasus Wilayah Sumatera dengan Model Data Panel Dinamis’.

Sedangkan Juara 2 Kategori Mahasiswa diraih oleh Muhammad Firdaus Al Farohi, Amanda Novriwani Saragih, dan Mukhlas Mahrawi Harahap dari Universitas Indonesia dengan paper berjudul ‘Optimizing Digital Transactions Analyzing Users Adoption Intention of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in North Sumatera’.

Juara 3 Kategori Mahasiswa disabet oleh Mimma Maripatul Uula dari Tazkia Islamic University Bogor dengan paper berjudul ‘Analisis Efisiensi dan Produktivitas Sektor Perkebunan di Sumatra Data Envelopment Analysis (DEA) dan Malmquist Productivity Index (MPI)’.

“Seluruh pemenang berhak atas hadiah senilai total 128,5 juta rupiah dan tambahan insentif sebesar 15 juta rupiah untuk paper yang berhasil lolos ke dalam jurnal terindeks Scopus sehingga dapat memotivasi para pemenang untuk terus menulis,” imbuhnya.

Menurut Wira, 4th Sumatranomics merupakan inisiatif penting dari KPw BI Sumut, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai perkembangan ekonomi dan isu-isu strategis di kawasan Sumatera.

“Inisiatif ini juga berfokus pada pencarian rekomendasi dan solusi kreatif untuk menangani berbagai tantangan yang ada di Sumatera. Selanjutnya, wawasan yang dihasilkan dari inisiatif ini dimaksudkan untuk mendukung rekomendasi kebijakan kepada pemerintah, baik di tingkat regional Sumatera maupun nasional,” tandasnya. (dwi)

BRI BO Medan Thamrin Kembali Luncurkan Program Diskon 15%

Pengunjung sedang melihat menu makanan yang tertera Program Diskon 15%. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Thamrin kembali meluncurkan Program Diskon 15%. Program ini berlaku sejak Oktober-Desember 2023, atau sampai kuota habis.

Branch Manager BRI BO Medan Thamrin Zulherman Isfia, Minggu (29/10), mengatakan, program ini berbentuk belanja minimal Rp100.000.

Nasabah BRI, jelasnya, akan mendapatkan diskon 15 persen, dengan maksimal diskon sebesar Rp50.000.

Program diskon belanja tersebut, lanjut Zulherman, bisa didapatkan di Brioche Delipark Mall dan Brioche Citraland Medan.

“Program diskon ini khusus bagi nasabah pengguna kartu debit dan kartu kredit BRI,” ujarnya. (dwi)

SBRC IPB University, BPDPKS & PT Industri Nabati Lestari Gelar Workshop Oleokimia dari Minyak Sawit

Kepala Divisi Teknologi Proses, Departemen Teknologi Industri Pertanian, IPB University Prof Dr Erliza Hambali bersama Asosiasi Produsen Oleokimia Indonesia (Apolin) Umar, PT Industri Nabati Lestari Syamsul Bachrie, Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal Tria Hesti Saptari dan Badan Riset dan Inovasi Nasional Ir Indra Budi Susetyo MSc, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (31/10). Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi (SBRC IPB University) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan PT Industri Nabati Lestari mengadakan kegiatan Workshop Oleokimia dari Minyak Sawit: Potensi dan Tantangan, di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Selasa (31/10).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Workshop yang akan dilaksanakan di tiga kota, yakni Bogor, Medan dan Balikpapan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asosiasi Produsen Oleokimia Indonesia (Apolin) Umar, Kepala Divisi Teknologi Proses, Departemen Teknologi Industri Pertanian, IPB University Prof Dr Erliza Hambali, PT Industri Nabati Lestari Syamsul Bachrie, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Tria Hesti Saptari dan Badan Riset dan Inovasi Nasional Ir Indra Budi Susetyo MSc.

“Minyak kelapa sawit hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditas andalan Indonesia dalam menambah devisa negara,” ujar Kepala Divisi Teknologi Proses, Departemen Teknologi Industri Pertanian, IPB University Prof Dr Erliza Hambali.

Berdasarkan data Ditjenbun (2022), lanjutnya, luas areal kelapa sawit pada tahun 2022 mencapai 15,38 juta Ha dengan total produksi CPO Indonesia mencapai 48,24 juta ton dan produksi PKO sebesar 9,65 juta ton. CPO dan PKO adalah merupakan bahan baku potensial untuk diolah menjadi beragam produk Oleokimia. Selain penyumbang devisa, industri kelapa sawit juga menyediakan lapangan pekerjaan yang besar, yang mampu menyerap 4,53 juta tenaga kerja petani.

Komoditas kelapa sawit, sambung Erliza, termasuk dalam 10 kelompok komoditas unggulan Indonesia yang didorong oleh pemerintah untuk digiatkan proses hilirisasi dan peningkatan daya saingnya.

“Hilirisasi industri kelapa sawit terutama untuk industri berorientasi ekspor diperlukan, mengingat pertumbuhan impor tahun 2019 sebesar 7,1 persen yang masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor yang sebesar 6,3 persen,” sebutnya.

Oleh karenanya, papar Erliza, melalui upaya hilirisasi industri kelapa sawit, diharapkan dapat meningkatkan perolehan devisa dari kelapa sawit dan nilai tambah produk kelapa sawit dapat dinikmati oleh semua stakeholder di Indonesia.

“Hilirisasi minyak sawit dalam negeri dilakukan dengan mengolah CPO dan PKO menjadi produk-produk bernilai tambah lebih tinggi baik untuk tujuan ekspor maupun untuk substitusi produk impor,” sebutnya.

Secara umum, jelasnya, hilirisasi CPO dan PKO yang dapat dilakukan di Indonesia dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu Oleo Pangan, Oleokimia dan Biofuel. “Hilirisasi oleokimia yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery menjadi produk antara oleokimia/oleokimia dasar hingga produk jadi seperti surfaktan, sabun, deterjen, shampo, biolubricant dan biomaterial dan bioplastik,” tandasnya.

Adapun, kegiatan Workshop ini bertujuan untuk mendapatkan informasi produk oleokimia berbasis minyak sawit yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia, mendapatkan informasi provider teknologi berbasis minyak sawit, mendapatkan gambaran pasar produk oleokimia berbasis sawit di dalam dan di luar negeri dan mendapatkan informasi peluang dan tantangan pengembangan industri oleokimia sawit di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat dan industri minyak sawit terkait pengembangan produk turunan minyak sawit khususnya oleokimia.

Sponsor utama kegiatan workshop ini adalah BPDPKS. Selain BPDPKS kegiatan ini juga disupport oleh beberapa industri diantaranya PT Perkebunan Nusantara (PTPN 4), PT Industri Nabati Lestari, PT Bumitama Gunajaya Agro dan PT Petrokimia Gresik. (dwi)

Geng Motor Kembali Marak

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, menyoroti kembali maraknya aksi geng motor yang menyebabkan terjadinya tawuran jalanan di Kota Medan dan sekitarnya. Oleh sebab itu, politisi PDI Perjuangan tersebut meminta pihak kepolisian untuk rutin melakukan patroli.

“Saya meminta agar aparat kepolisian untuk rutin melakukan patroli. Sebab di beberapa ruas, sering terjadi kegaduhan oleh geng motor yang anarkis dan menimbulkan keresahan para warga,” ucap Baskamo, Selasa (31/10/2023).

Untuk itu, Baskami juga meminta pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap para peserta didik dengan dibantu para orangtua/wali siswa.

“Berikan sanksi tegas bagi mereka (para pelajar) yang memang terbukti ikut aksi anarkis. Panggil orangtuanya untuk diberikan pengarahan,” ujarnya.

Diterangkannya, pihak sekolah juga dinilai perlu mewajibkan peserta didik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Tujuannya, agar para pelajar dapat meningkatkan minat bakatnya di luar jam sekolah.

“Ekstrakurikuler ini sangat berguna untuk meningkatkan minat dan bakatnya. Seperti pramuka, paskibraka, sanggar seni, pecinta alam, solagratia, paduan suara dan banyak lagi. Saya kira itu juga menunjang prestasi para siswa ke depan,” terangnya.

Baskami juga menjelaskan, saat ini Anggota DPRD Sumatera Utara sangat gencar melakukan sosialisasi rancangan peraturan daerah Sumatra Utara tentang ketentraman masyarakat dan ketertiban umum.

“Tujuannya perda ini disahkan termasuk agar ada tindakan mitigasi, pencegahan, penanggulangan, penindakan yang dilakukan pihak berwenang untuk kejahatan geng motor dan begal yang meresahkan ini,” ungkapnya.

Baskami juga meminta semua lapisan masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian bila melihat aksi mengarah kriminalitas.

“Kita minta masyarakat melaporkan kepada pihak berwajib, baik melalui platform media mana saja, apabila ada kejadian geng motor yang anarkis di sekitarnya. Saya kira akan langsung ditindak aparat kita,” pungkasnya.
(map/ram)