Home Blog Page 1013

Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Penanganan Kasus Viral

KASUS VIRAL: Polres Pelabuhan Belawan menggelar Press Release pengungkapan berbagai kasus Viral di wilayah Medan Utara dan sekitarnya, yang digelar di Halaman Mapolres Pelabuhan Belawan, Senin, (30/10/2023) petang.

BELAWAN, SUMUTPOS CO- Polres Pelabuhan Belawan menggelar Press Release pengungkapan berbagai kasus viral di wilayah Medan Utara dan sekitarnya, di Halaman Mapolres Pelabuhan Belawan, Senin (30/10/2023) petang.

Press Release tersebut langsung dipimpin Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon yang langsung memberikan paparannya terkait dari berbagai kasus yang telah diungkap oleh personel dari Sat Reskrim, Polsek Medan Labuhan, Polsek Hamparan Perak dan Polsek Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon memaparkan pengungkapan kasus tersebut dari Satreskim sebanyak 53 tersangka dan Satnarkoba 35 tersangka.

“Dari hasil pengungkapan jajaran Satreskrim dan Narkoba selama periode 20 hari yakni, Satreskrim ada 25 Laporan Polisi (LP) terdiri dari 53 tersangka diantaranya 40 Laki-laki, 13 perempuan,” ujarnya.

Ada juga kasus penganiayaan terhadap anak dan kasus yang viral yaitu pencurian minyak BBM pipa Pertamina hingga ada rumah yang terbakar.

Dari kasus itu ada tersangka 1 orang wanita hingga proses kasusnya masih pengembangan.

Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan juga berhasil mengamankan kasus judi yang sempat viral dengan 4 tersangka di kawasan Martubung dengan 1 tersangka judi togel dan 4 tersangka lainnya merupakan permainan judi tembak ikan, hingga kini kasusnya masih terus dikembangkan.

Sementara itu ada juga kasus penganiayaan berhasil mengamankan 4 tersangka dan saling melapor pertama LP di Medan Labuhan dan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Hadir pada Press Release tersebut Wakapores Pelabuhan Belawan, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kapolsek Medan Belawan dan Medan Labuhan beserta tokoh masyarakat dan dari Majelis Ulama Cabang Belawan, Ustad H.Mujianto. (mag-1/ram)

Female Daily Hadirkan Pengalaman Seru di Medan X Beauty 2023

SUMUTPOS.CO – Signature event Female Daily X Beauty menjadi acara yang wajib didatangi oleh para beauty enthusiasts yang sudah berlangsung sejak tahun 2017. Dari sisi jumlah pengunjung, sepanjang tahun 2022 FD X Beauty mampu mendatangkan 140.000 pengunjung di kota Surabaya, Jakarta, dan Medan.

Memasuki 2023, angka pengunjung terus meningkat di Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, dan Bandung dengan total lebih dari 237.000 pengunjung.

Female Daily mengadakan 7 event FD X Beauty di 6 kota selama 2023. Acara ini akan hadir di Medan dan ditutup pada akhir tahun di Jakarta untuk kedua kalinya. Melihat dari pertumbuhan
sisi pengunjung, transaksi, dan juga brand yang berpartisipasi diperkirakan akan naik lebih dari 3 hingga 5 kali lipat dibandingkan tahun 2022. Total transaksi yang diraih selama 2023
mencapai lebih dari Rp200 miliar. Tidak diragukan lagi, antusiasme baik dari beauty enthusiasts maupun brand kecantikan sangatlah besar dengan hadirnya acara ini.

Medan X Beauty 2023 diselenggarakan selama 3 hari, Jumat-Minggu, tanggal 3-5 November 2023 di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention, Medan. Ada banyak aktivitas seru yang bisa diikuti oleh pengunjung seperti belanja dari lebih 100 brand kecantikan, pengunjung bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan figur publik, influencers favorit, dan para pelaku industri di bidang kecantikan. Tidak hanya itu, pengunjung dapat berfoto di Beauty Installations,
serta mengikuti #YourBeautyMission untuk memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar belanja.

Female Daily memiliki prinsip untuk selalu konsisten dalam mendukung hal-hal positif seputar mencintai diri sendiri dan lingkungan seperti semakin banyaknya produk-produk kecantikan
ramah lingkungan. Oleh karena itu, tahun ini event Female Daily X Beauty mengusung tema, “Beauty Recharged: Sustainability, Kindness, and Self-Love”.

Harapannya, pesan yang Female Daily bawa dapat sejalan dengan kota Medan yang dikenal sangat beragam dari sisi
ragam etnis dan budaya. Walaupun berbeda-beda, semuanya mampu membawa nilai yang baik untuk sekitarnya agar tercipta kehidupan yang harmonis.

“Tahun ini kedua kalinya Female Daily menghadirkan beauty event di Medan. Tentu saja kami ingin memberikan acara yang lebih baik dan lebih menarik dari tahun sebelumnya. Salah satunya dengan menyebarkan pesan akan pentingnya mencintai diri sendiri, selalu
menyebarkan kebaikan, dan kesadaran untuk mulai peduli akan keberlangsungan lingkungan di sekitar kita. Perkembangan industri kecantikan saat ini pun sudah mendukung hal tersebut melalui produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang dimiliki masing-masing individu. Kami ingin acara ini tidak hanya menjadi tempat untuk belanja segala produk
kecantikan, tapi juga bisa menginspirasi para beauty enthusiasts untuk turut serta berperan mengembangkan industri kecantikan ke arah yang lebih baik di masa depan. Dengan begitu, era baru di industri beauty yang membawa pengaruh positif mudah terwujud di masa depan,” ungkap Hanifa Ambadar, CEO Female Daily Network.

Agenda Medan X Beauty 2023

Tingginya antusiasme beauty enthusiasts agar Medan X Beauty 2023 dapat dilaksanakan lagi tahun ini ditunjukkan dengan banyaknya komentar positif yang terus berdatangan di media
sosial. Brand dan pelaku industri kecantikan pun memberikan dukungannya untuk terlibat dalam acara ini.

Lebih dari 100 beauty brands yang terlibat, beauty talk show, live shopping, hingga adanya kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan figur publik dan influencers
terkenal seperti Nanda Arsyinta, Abel Cantika, Shasa Zhania & Gio, dan Ivanna & Vito.

Sederet acara seru dan menarik yang bisa diikuti oleh para beauty enthusiasts. Selain berbelanja produk-produk terkini, pengunjung juga bisa terlibat dalam aktivitas-aktivitas berikut:
1. Dalam rangka mendukung gerakan peduli lingkungan, pengunjung dapat membawa kemasan produk kecantikan bekas pakai ke #FDSustainabeauty Booth.
2. Music performance menarik setiap harinya dari Marpha Music, The Fame, dan Oldskull.
3. Live Shopping bersama para host seru, yaitu Shasa Zhania & Gio, Ivanna & Vito, dan FD Babes & Dudes.
4. “FD Babes & FD Dudes in The Morning” yang akan membagikan promo menarik untuk pengunjung yang datang ke Medan X Beauty 2023 sejak pagi.
5. FD Corner, tempat pengunjung bisa mengunggah review & post di FD App untuk mendapatkan produk kecantikan gratis.
6. #YourBeautyMission yang bisa diikuti oleh semua pengunjung. Bagi 100 orang peserta yang bisa menyelesaikan beberapa tantangan yang diberikan setiap hari, akan mendapatkan produk kecantikan gratis di booth FD Corner.
7. Beauty Recharged Installations untuk pengunjung berfoto dan share keseruan Medan X Beauty 2023 ke teman-teman ataupun di media sosial.

Medan menjadi kota ke-6 dari FD X Beauty 2023 merupakan satu rangkaian yang membawa pesan tidak hanya soal belanja, tapi juga memberikan pengalaman seputar kecantikan yang
berbeda dengan yang lainnya. Tidak berhenti di sini, rangkaian FD X Beauty 2023 akan ditutup dengan Jakarta X Beauty di Desember 2023 yang lebih besar dan lebih menarik. (rel/ram)

Grand Mercure Medan Angkasa Meraih Penghargaan di Medan Investment Award

MEDAN, SUMUTPOS.CO Grand Mercure Medan Angkasa merupakan hotel bintang lima yang terletak di pusat kawasan bisnis dan perbelanjaan kota Medan, dengan begitu hotel ini sangat cocok bagi Anda untuk menginap yang memiliki tujuan bisnis maupun berekreasi. Grand Mercure Medan Angkasa adalah bagian dari Accor Group, sebuah perusahaan hospitality berskala internasional yang berpusat di Prancis.

Aktif berkolaborasi dan bekerjasama dengan usaha kecil mikro, dan menengah (UMKM) dari berbagai industri, Grand Mercure Medan Angkasa meraih penghargaan Investment Award 2023 dengan kategori “Fasilitator Mitra UMKM Terbaik” di acara Medan Investment Forum & Expo 2023 yang diadakan di hotel JW Marriott Medan pada hari Jumat (27/10/2023).

Penghargaan ini diterima oleh Rachmad Suwardi, General Manager Grand Mercure Medan Angkasa yang menghadiri acara tersebut sebagai perwakilan dari manajemen hotel.

“Kami sangat bangga mendapatkan penghargaan ini sebagai fasilitator mitra UMKM terbaik dan ini kami apresiasikan kepada seluruh pelaku usaha UMKM yang telah bekerjasama dengan Grand Mercure Medan Angkasa. Kami dengan sepenuh hati mendukung dan memperkenalkan produk UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional dimana tamu-tamu kami juga berasal dari berbagai kota dan Negara sehingga ini kami jadikan kesempatan untuk memperkenalkan produk industri lokal”, kata Rachmad Suwardi.

Tidak hanya menjadi fasilitator, Grand Mercure Medan Angkasa juga menggunakan produk UMKM pada bahan dasar makanan/minuman yang disajikan, seperti menu Kopi Joss yang menggunakan arang organik, bakso lokal pada menu mie ayam bakso hingga teh butong yang merupakan produksi petani teh lokal yang di produksi oleh PTPN IV.

 

Penghargaan ini menjadi motivasi untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan pelaku usaha UMKM dimana sejalan dengan komitmen Accor untuk mendukung serta mempromosikan kearifan lokal daerah.

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 (rel)

PLN UID Sumut Lakukan Penyalaan Serentak Program Light Up The Dream Kepada Keluarga Kurang Mampu

Manager PLN UP3 Nias, Revi Aldrian secara simbolis melakukan penyalaan di rumah Ampuni Zamasi warga Desa Samasi, Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi, Kepulauan Nias, Sumatera Utara sebagai salah satu penerima bantuan Light Up The Dream (30/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui program Light Up The Dream melaksanakan penyalaan listrik serentak di seluruh wilayah kerjanya melalui program Light Up The Dream. Program ini merupakan bentuk kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat kurang mampu agar bisa menikmati listrik (30/10/2023).

Ampuni Zamasi warga Desa Samasi, Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi, Kepulauan Nias, merupakan salah seorang penerima bantuan program Light Up The Dream menyampaikan sangat terbantu dengan adanya program sambungan listrik Light Up The Dream dari PLN.

Bagi Ampuni, keinginannya memiliki listrik sendiri dapat terwujud. Memiliki pekerjaan serabutan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari – hari sehingga tidak mencukupi untuk mengajukan permohonan pemasangan listrik.

“Pekerjaan saya tidak menentu, terkadang bekerja sebagai kuli bangunan, terkadang juga bekerja mengambil getah karet membuat saya tidak mampu untuk memiliki listrik sendiri. Penghasilan yang saya dapatkan hanya cukup untuk kebutuhan sehari – hari,” tutur Ampuni.

Ampuni menceritakan, untuk penerangan rumahnya di bantu oleh tetangga dengan memberikan aliran listrik PLN secara gratis. Kini, ia berharap dengan adanya listrik sendiri kehidupannya dapat lebih baik lagi sebelumnya.

“Sudah selama 3 tahun ini kami dibantu oleh tetangga untuk kebutuhan listrik dirumah. Kami ucapkan terima kasih kepada PLN karena telah memberikan kami bantuan berupa pemasangan listrik gratis. Semoga dengan adanya bantuan listrik gratis ini dapat kami maksimalkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” sambut Ampuni.

Penyalaan di Kepulauan Nias dipimpin langsung oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias, Revi Aldrian. Dalam sambutannya, Revi menjelaskan program Light Up The Dream (LUTD) merupakan bantuan yang berasal dari donasi pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik.

“”Program LUTD ini mewujudkan mimpi mimpi keluarga yang kurang mampu untuk turut serta merasakan kebahagiaan menikmati listrik. harapannya dengan adanya akses kelistrikan dapat membantu meningkatkan kualitas kehidupan dan perekonomian masyarakat,” ujar Revi.

Dalam wawancara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan penyalaan serentak penyambungan listrik gratis dilaksanakan di sepuluh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Sumatera Utara, diantaranya UP3 Medan, UP3 Pematang Siantar, UP3 Nias, UP3 Sibolga, UP3 Medan Utara, UP3 Padang Sidempuan, UP3 Lubuk Pakam, UP3 Bukit Barisan, UP3 Rantauprapat, dan UP3 Binjai.

“Masih dalam momen Hari Listrik Nasional ke – 78. Melalui program Light Up The Dream PLN telah melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis kepada 156 keluarga tidak mampu. Program ini sebagai bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan listrik secara mandiri sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Awaluddin. (ila)

Faskes Tingkat Pratama UHC di Puskesmas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menyiapkan jaminan kesehatan kepada setiap warganya yang tidak memiliki jaminan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) sejak Desember 2022.

Dengan begitu, masyarakat dapat berobat ke setiap fasilitas kesehatan (faskes) maupun rumah sakit (RS) yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP Medan.

Namun begitu, terdapat perbedaan antara pasien BPJS Kesehatan pada umumnya dengan pasien UHC, yakni pada faskes tingkat pratama. Bila pasien BPJS Kesehatan pada umumnya dapat memilih untuk terdaftar di puskesmas ataupun klinik sebagai faskes tingkat pratama, maka pasien UHC hanya bisa berobat ke puskesmas.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH MKn saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Jala 20 Gg. Serasi Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (29/10/2023) sore.

“Saat ini semua warga Kota Medan yang tidak punya jaminan kesehatan ataupun yang menunggak iuran BPJS Kesehatannya tetap dapat berobat secara gratis ke puskesmas. Sekali lagi ke puskesmas, bukan ke klinik. Sebab untuk kerjasama (UHC) Pemko Medan dengan BPJS Kesehatan, itu melalui puskesmas,” ucap Rendy di hadapan ratusan warga yang hadir.

Dikatakan Rendy dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Lukmanul Hakim dan Koordinator PKH Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede tersebut, UHC JKMB merupakan bentuk kepedulian dan tanggungjawab Pemko Medan dalam memberikan jaminan kesehatan kepada warganya.

“Jadi tidak ada lagi istilah tidak bisa berobat karena tidak ada biaya, karena iuran BPJS nya menunggak atau tidak sanggup membayar tunggakan dan lain-lain. Saat ini semua warga Kota Medan, baik yang punya jaminan kesehatan ataupun tidak, semua tetap bisa berobat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik dari faskes ataupun RS yang menjadi provider BPJS Kesehatan dapat melaporkan hal itu kepada pihaknya.

Sebab, petugas BPJS Kesehatan selalu disiapkan di setiap RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. “Sebagai contoh, pasien disuruh pulang walaupun masih dalam kondisi sakit dengan alasan batasan hari untuk rawat inap. Perlu kami jelaskan bahwa tidak ada batasan hari untuk rawat inap di BPJS Kesehatan, maka segera laporkan kepada kami bila bapak/ibu mengalami hal seperti itu dan hal-hal lain yang tidak sesuai prosedur,” pungkasnya. (map)

Komisi IV Segera Sidak Bangunan di Jalan TB Simatupang Diduga Tak Punya IMB

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bangunan Gedung yang berlokasi di Jalan TB Simatupang (Pinangbaris), Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal disinyalir dibangun tanpa memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Berdasarkan penelusuran awak media di lokasi, Selasa (31/10/2023), kondisi bangunan hampir rampung dan terus dibangun.

Amatan awak media, sejak bangunan tersebut dibangun dari awal sampai saat ini, belum pernah ada terlihat papan PBG terpampang di depan gedung. Sayangnya, belum ada penindakan yang dilakukan oleh OPD terkait di Pemko Medan.

Camat Medan Sunggal, T Chairuniza ketika dikonfirmasi menyebutkan, pihaknya sudah pernah menyurati pemilik bangunan untuk mengurus izin PBG. Namun, pihaknya tidak mengetahui apakah pemilik bangunan sudah mengurus PBG bangunan tersebut atau belum.

“Sudah lama itu, kami sudah pernah menyurati pemilik bangunan agar mengurus PBG. Sudah ada PBG atau belum kami tidak mengetahui lagi, karena fungsi kami hanya memberikan imbauan,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid PBL Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Pemko Medan, saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya sudah pernah menyurati pemilik bangunan hingga tiga kali.

Terpisah, Ketua komisi IV DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik ST, saat dikonfirmasi mengenai bangunan gedung di Jalan TB Simatupang yang disinyalir belum memiliki PBG mengatakan sangat menyayangkan pihak pengembang atau pemilik bangunan yang tidak taat aturan.

Politisi asal Partai Gerindra Kota Medan ini pun menegaskan akan segera melakukan sidak bersama komisi IV. “Segera akan kita kami sidak,” tegasnya. (map)

Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Perlu Ditambah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan bersama Pemko Medan mengaku terus berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya, dengan memperhatikan besaran alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan yang disisihkan dari pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Golkar, M Rizki Nugraha SE, saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah ke-X Perda Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Garu I, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Senin (30/10/2023) sore.

“Di dalam Perda No.5 Tahun 2015 ini disebutkan, bahwa Pemko Medan wajib menyisihkan 10 persen dari total PAD yang ada,” ucap Rizki dalam kegiatan yang turut dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Medan Amplas, Mustaqim Siregar, Lurah Harjosari I, Sahara Harahap, dan Koordinator PKH, Wiwin Prabudi Lubis tersebut.

Namun belakangan, kata Rizki, angka 10 persen yang dimaksud dinilai tidak lagi relevan untuk dapat menanggulangi kemiskinan di Kota Medan. Sehingga, perlu dilakukan penambahan anggaran.

Dengan begitu, DPRD Kota Medan akan mendorong untuk dilakukannya revisi terhadap Perda No.5 Tahun 2015, yakni penambahan minimal persentase yang harus disisihkan dari PAD untuk penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. “Minimal 10 persen dari PAD kita nilai belum cukup, setidaknya butuh tambahan 10 persen lagi untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Kota Medan. Jadi minimal, Kota Medan harus menyisihkan 20 persen dari total pendapatannya untuk mengatasi masalah kemiskinan ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Rizki, pemerintah wajib memenuhi hak-hak dasar warga negaranya, termasuk pemerintah kota. Diantaranya hak di bidang pelayanan kesehatan, ketersediaan perumahan yang layak, pendidikan yang berkualitas, dan lain-lain.

“Dan selama ini 10 persen dari PAD itu jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga tidak mampu di Kota Medan. Untuk itu, kita mendorong agar Perda ini segera direvisi agar hak-hak dasar setiap warga Kota Medan dapat terpenuhi,” ujar Anggota Komisi III DPRD Medan tersebut.

Selama ini, sambung politisi Partai Golkar itu, banyak warga miskin di Kota Medan yang mengeluh karena tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal sejatinya, warga tersebut telah masuk ke dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun karena terbatasnya anggaran, tidak semua warga yang masuk di DTKS bisa mendapatkan bantuan.

“Kita harapkan dengan direvisinya Perda tersebut, maka akan lebih banyak warga yang tertolong, sehingga angka kemiskinan di Kota Medan bisa ditekan secara maksimal,” pungkasnya. (map)

Perkuat SDM, Ganjar Punya Program 1 Sarjana dalam 1 Keluarga Miskin

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Narasi dan Konten Tim Pemenangan Nasional TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhamad mengatakan, bakal calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo ingin memperkuat sumber daya manusia (SDM) lewat program satu sarjana di dalam satu keluarga miskin, jika menang dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Jadi program satu keluarga miskin satu sarjana inin memang penting dan menarik, salah satunya karena terinspirasi dari Mas Ganjar sendiri,” kata Roby kepada wartawan, Selasa (31/10).

Roby menyebut, Ganjar lahir dari keluarga miskin. Menurutnya, ayah Ganjar hanya lulusan SD, sedangkan sang ibu lulusan SMP. Selain itu, anak pertama atau kakak pertama Ganjar lulusan SMA. “Baru kakak kedua yang bisa kuliah, sehingga Mas Ganjar kuliah di UGM. Dengan kuliah ini berhasil mengangkat taraf kehidupan keluarga, itu salah satu latar belakang inisiatif,” ujarnya.

Roby mengungkap, sebuah riset yang menyebut bahwa salah satu cara ampuh untuk meningkatkan kesejahteraan sebuah keluarga dengan melalui pendidikan. Menurut riset itu, kata Roby, semakin tinggi pendidikan, semakin mungkin keluarga tersebut bisa keluar dari kemiskinan.

“Mas Ganjar benar-benar percaya pendidikan ini kunci untuk keluar dari kemiskinan. Karena itu program satu keluarga miskin satu sarjana harus ada, kemungkinan lebih besar naik kelas kehidupannya, penghidupannya. Penerapannya diharapkan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Ganjar Pranowo maju bersama Menko Polhukam Mahfud MD dalam Pilpres 2024. Pasangan capres-cawapres Ganjar dan Mahfud MD didukung oleh PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura. Mereka telah resmi mendaftar ke KPU pada 19 Oktober lalu. (rel/adz)