Home Blog Page 1014

Alween Ong Berbagi Kisah Inspiratif kepada Siswa SMK Mustafa

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMK Mustafa di Lidah Tanah, Serdang Bedagai menjadi lokasi pelaksanaan seminar yang menginspirasi, bertajuk “Mindset dan Cara Asik Memulai Usaha Digital.” Pemateri utama adalah Alween Ong, seorang wirausaha muda yang sukses di dunia digital.

Alween Ong, yang dikenal sebagai salah satu tokoh sukses dalam dunia bisnis digital membagikan kisah inspiratifnya kepada para siswa SMK Mustafa. Dalam seminar ini, ia berbicara tentang pentingnya memiliki mindset yang kuat dan kreatif dalam memulai usaha di era digital.

Menurut Alween Ong, kunci kesuksesan dalam dunia digital adalah ketekunan, berani mengambil risiko, dan berpikir out of the box. Ia juga memotivasi para siswa untuk selalu bertanya, belajar, dan tidak takut gagal, karena dari kegagalan kita bisa belajar lebih banyak.

Respons positif datang dari pemilik Yayasan Rabithah M.Pd, yang menyatakan bahwa Alween Ong adalah salah satu murid beliau ketika berada di Pondok Pesantren Alkautsar.

“Alween adalah siswa yang smart dan selalu bertanya. Kami sangat bangga melihat kesuksesannya dan semangatnya untuk terus belajar,” ujarnya, Sabtu (28/10/2023).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK Mustafa, Yusli Fajar, SPd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya semangat pemuda dalam berkontribusi positif bagi bangsa dan negara, terutama dalam menghadapi tantangan zaman digital ini.

Seminar ini adalah hasil prakarsa dari Gerakan Kawan Awen dan Sahabat Sapriadi, yang berkomitmen untuk menginspirasi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan keterampilan di era digital.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tentang dunia bisnis digital, tetapi juga mengingatkan akan semangat Hari Sumpah Pemuda, di mana pemuda-pemudi Indonesia bersatu untuk mencapai cita-cita dan menghadapi masa depan dengan penuh semangat.

Alween Ong yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumut 1 memiliki komitmen terhadap dunia pendidikan dan kewirausahaan, sehingga ia kerap berbagi edukasi wirausaha , baik bagi anak muda maupun UMKM. (ila)

Rangkaian Munas X, IKWI Sumut Ikuti Seminar Nasional di Jakarta

Ketua IKWI Sumut Hj Fadia Achri Yulan atau Beby bersama Julia Tarigan dan Hartati Rangkuti (seragam hijau) saat mengikuti seminar nasional rangkaian kegiatan Munas X IKWI di Jakarta

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian kegiatan Munas (Musyawarah nasional) X tahun 2023 IKWI (Ikatan Keluarga Watawan Indonesia), digelar seminar nasional, Jumat (27/20/2023), diikuti seluruh pengurus provinsi termasuk IKWI Sumatera Utara, di Hotel Menara Peninsula Jakarta.

IKWI Sumut langsung dipimpin ketuanya Hj Fadia Achri Yulan didampingi sekretaris Julia Tarigan sebagai peserta dan Hartati Rangkuti yang merupakan bendahara sebagai peninjau dalam rangkaian kegiatan Munas X IKWI di Jakarta.

Fadia yang akrab disapa Beby itu menyebutkan, IKWI Sumut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Munas X, diantaranya seminar nasional terkait permasalahan kelistrikan.

Selain itu, dalam kegiatan musyawarah nasional akan dilakukan pertanggungjawaban Ketua IKWI Pusat periode 2018-2023 Ny Indah Kirana Atal S Depari selama satu periode memimpin IKWI.

“Kita akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban, baik menyangkut program kegiatan maupun kegiatan lainnya selama kepemimpinan ibu Indah Atal S Depari. Sepertinya yang hadir tidak hanya IKWI Sumut, tapi juga IKWI provinsi lainnya di tanah air,” ujar Beby.

Seminar nasional ini mengambil tema penggunaan listrik yang hemat dan aman, dibuka langsung oleh Ketua IKWI Pusat periode 2018-2023 Ny Indah Kirana Atal S Depari antara lain menyatakan, seminar nasional ini akan memiliki dampak positip kepada peserta.

Bertindak sebagai narasumber dalam seminar nasional Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia tersebut Pandu Prastiani merupakan Manager komunikasi dan tanggung jawab sosial PLN unit induk distribusi Jakarta Raya.

Dalam materinya, Pandu Prastiani mengungkapkan, dalam penggunaan listrik yang hemat, ibu-ibu IKWI harus cerdas, dalam penghematan energi listrik, terutama dalam rumah tangga ibu-ibu hampir setiap saat berhubungan kelistrikan.

Pandu Prastiani juga mengatakan, jika ibu-ibu kekurangan daya, kini PLN punya solusi dengan menggunakan teknologi digitalisasi.

“Melalui handphone, ibu-ibu yang ingin menambah daya dapat dilakukan, tanpa harus datang ke kantor PLN. Kemudahan-kemudahan pelayanan terus dilakukan untuk pelanggan,” ujarnya. (rel/sih)

Camat: Lubukpakam Sekarang Benar-benar Wonderfull

KUNKER: Kunjungan kerja Bupati bersama Wabup Deliserdang; Ashari Tambunan (kiri) dan HM Ali Yusuf Siregar (kanan) di Convention Hall, Uncle Sam’s, Jalan Diponegoro, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Kecamatan Lubukpakam, Kamis (26/10).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Kecamatan Lubukpakam menghormati keberadaan Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan dan Wakil Bupati (Wabup), HM Ali Yusuf Siregar. Selama kepemimpinan keduanya telah banyak pembangunan yang ada merupakan ikon-ikonnya Kabupaten Deliserdang.

“Orang Pakam sekarang bisa berlagak-lagak di luar Deliserdang, karena kami punya Taman Buah, Masjid Agung, convention hall, museum daerah, plaza kuliner, kolam renang, manasik haji dan semuanya ada di Kecamatan Lubukpakam,” ungkap Camat Lubukpakam, Drs Syahdin Setia Budi Pane dalam laporannya pada kunjungan kerja (kunker) bupati bersama Wabup di Convention Hall, Uncle Sam’s, Jalan Diponegoro, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Kecamatan Lubukpakam, Kamis (26/10).

Kebanggaan warga Lubukpakam lainnya, sambung Camat, bupati merupakan warga Kecamatan Lubukpakam, yang tinggal di Desa Tanjunggarbus 1, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. “Kebanggaan kami juga ketika bapak blusukan ke pedagang-pedagang yang kadang tanpa protokoler menyapa dengan pedagang,” ucap camat lagi.

Sekarang, Lubukpakam benar-benar wonderful (wonderfull) karena semua elemen terangkum dalam satu ikatan, yaitu Lubuk Pakam Rumah Kita. Semua elemen masyarakat Lubukpakam sudah sepakat dengan jargon tersebut. “Kita wajib menjaganya. Begitu juga umat beragama di sini. Artinya, Lubukpakam ini melaksanakan apa yang menjadi visi-visi yaitu religius rukun dalam kebhinekaan,” ajak Camat.

Lubukpakam, kata camat lagi, merupakan pusat kuliner. Di malam hari, di sepanjang Jalan Sutomo, Diponegoro, sampai Sudirman, berbagai usaha kecil menengah (UKM) berdiri. Hal itu menunjukkan maju dan pesatnya pembangunan di Kota Lubukpakam.

“Saya berbangga menjadi Camat Lubukpakam, karena ternyata dari luar Sumatera Utara, banyak datang untuk bersekolah di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Medistra. Dengan adanya kampus dan ribuan mahasiswa, maka bertambahlah kegiatan masyarakat, khususnya di bidang tempat tinggal dan kuliner,” urai Camat.

Hal senada disampaikan Kepala Desa (Kades) Pagar Merbau III, Budi Cahyadi mewakili kades dan lurah se-Kecamatan Lubukpakam. “Kami mewakili pemerintah desa dan kelurahan sangat bangga dengan Bapak Bupati Deliserdang sebagai orangtua kami. Di saat ini, sudah banyak pembangunan di Kabupaten Deliserdang, khususnya di Kecamatan Lubukpakam. Sangat banyak perubahan untuk Deliserdang dan membuat masyarakatnya maju dan sejahtera, religius dan rukun dalam kebhinekaan,” utaranya.

Dari uraian camat dan Kades Pagar Merbau III tersebut, juga diamini Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan. Ashari merasa bangga tinggal sebagai warga Kecamatan Lubukpakam. “Jadi warga Lubukpakam membuat saya bangga. Berbagai kemajuan kita capai bersama di Kecamatan Lubukpakam. Untuk itu, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya,” kata Ashari.

Di samping pencapaian yang telah diraih, Ashari memahami cita-cita menjadikan wilayah Deliserdang dan Lubukpakam maju dan sejahtera, dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan masih belum sepenuhnya tercapai.

“Saya bersyukur dan bangga dalam perjalanan pelaksanaan berbagai tugas, saya merasa selalu mendapat dukungan. Berkat dukungan yang diberikan berbagai kemajuan telah kita capai dalam waktu sembilan setengah tahun. Masih banyak kegiatan yang ingin kita lakukan, tapi masih belum bisa kita wujudkan. Mohon izin, itu sepenuhnya karena keterbatasan kemampuan saya sebagai Bupati Deliserdang yang juga merupakan manusia biasa,” cetus Bupati.

Rangkaian acara diadakan pada kunker, antara lain penyerahan bantuan sertipikat tanah (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Pekerja Rentan, tali asih dari Baznas Deliserdang kepada bilal mayit dan penggali kubur, dan lainnya. (btr/azw)

Polisi Bekuk Tersangka Narkoba

PAPARKAN: Tersangka pemilik sabu-sabu yang ditangkap polisi, di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai dipaparkan Polres Sergai, Rabu (25/10) lalu. Istimewa/Sumut Pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Satnarkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) mengamankan seorang pria terduga pelaku narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Rabu (25/10) lalu.

Kasatnarkoba Polres Sergai, AKP Juriadi melalui Kasi Humas Polres Sergai, Ipda Brimen mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat tentang seringnya terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu, di Kelurahan Tempel atau Kampung Tempel, Kecamatan Perbaungan.

“Pelaku yang diamankan berinisial K (32), warga Dusun IV, Desa Jatimulia, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Sergai. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti diduga sabu-sabu sebanyak 1,50 gram,” ujarnya, Jumat (27/10).

Dijelaskannya, pada saat hendak diamankan tersangka K membuang barang bukti sabu-sabu dengan menggunakan tangan kanan tepat di atas tanah yang berjarak 1 meter dari tersangka.

Hasilnya, lanjut Brimen, dari atas tanah tersebut petugas menemukan barang bukti, berupa satu plastik klip diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,50 gram, serta satu unit sepeda motor. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Sergai guna proses sidik lebih lanjut,” tutupnya.

Dalam konteks ini, Ipda Brimen menyampaikan imbauan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta SIK, agar warga terlibat aktif dalam menjaga dan mengawasi lingkungan sekitarnya guna mencegah terjadinya tindak pidana. “Apabila mengetahui ada terjadi tindak pidana, baik terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba, tindak kejahatan jalanan, begal, genk motor, pencurian, maupun tindak pidana lainnya, agar segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat, atau dapat menghubungi call center Polres Sergai 110, dan WA layanan polisi Polres Sergai di nomor 0811-6124-110, agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (dwi/azw)

Rumah Tahanan Kabanjahe Dimonev

MENGECEK: Kadivpas Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut, Rudy Fernando Sianturi, saat mengecek dapur Rutan Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara (Sumut), Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara ( Rutan) Kelas 2B Kabanjahe, Kamis (26/10) pagi.

Kedatangan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut ini, disambut hangat oleh Kepala Rutan Kelas 2B Kabanjahe Chandra Syahputra Tarigan, dan pejabat struktural, serta jajaran pegawai. Kunjungan ini merupakan monitoring dan evaluasi (monev) dalam rangka penguatan tugas dan fungsi pada Rutan Kelas 2B Kabanjahe.

Kemudian, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut didampingi Karutan dan pejabat struktural, melakukan peninjauan ke beberapa area Rutan Kabanjahe. Dimulai dari pengecekan dapur, meninjau kebersihan, kualitas, dan ketersediaan makanan untuk warga binaan.

Selanjutnya meninjau fasilitas kesehatan, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut mengecek kondisi warga binaan yang sedang sakit, serta berpesan agar petugas terus memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada warga binaan.

Dalam arahannya, Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut mengajak seluruh jajaran Rutan Kabanjahe untuk selalu bekerja dengan hati dan memberikan pelayanan yang baik kepada warga binaan maupun masyarakat.

Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut juga memberikan motivasi dan semangat kerja mengenai 3 kunci pemasyarakatan maju, yakni deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum, serta back to basic. “Tunjukkan kemampuan dan kinerja dengan terus menerus belajar mengembangkan diri menjadi lebih baik dengan tetap menjalankan SOP. Dengan begitu, kita akan mampu wujudkan Kementerian Hukum dan HAM semakin PASTI dan berAKHLAK, dengan bekerja secara cepat, tepat, ikhlas, dan hasilnya akuntabel,” ungkap Rudy.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Rutan Kelas 2B Kabanjahe, Chandra menyampaikan ucapan terima kasih, atas kunjungan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut, dalam rangka monev penguatan tugas dan fungsi kepada petugas.

“Terima kasih kepada Bapak Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut, atas kunjungannya. Tentunya semua arahan dari bapak sangat bermanfaat dan memotivasi kami, seluruh jajaran, agar terus meningkatkan diri menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (deo/saz)

Ahli: Pemilik Aset adalah Pemilik Uang

Sidang Kasus Penggelapan dengan Terdakwa Zainal Muttaqin kembali digelar di PN Balikpapan, Kamis (26/10) kemarin. (Dokumentasi Prokal.co)

BALIKPAPAN, SUMUTPOS.CO – Dua ahli dihadirkan Jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang kasus penggelapan dengan terdakwa mantan bos Jawa Pos Zainal Muttaqin di PN Balikpapan, Kamis (26/10) kemarin. Yang pertama adalah ahli hukum pidana Profesor Muhammmad Arief Sugiarto.

Pada sidang kemarin, Profesor Muhammad Arief Sugiarto yang hadir lewat virtual, dimintai keterangan terkait kepemilikan barang dari kacamata hukum. Muhammad Arief berpendapat, barang yang dibeli tidak dengan menggunakan uang pribadi, maka secara substansi barang tersebut bukan milik yang bersangkutan.

Begitu juga jika seseorang membeli sebuah barang dengan uang perusahaan, maka barang tersebut secara substansi milik perusahaan, bukan pribadi.

JPU lantas memberikan sebuah ilustrasi kasus, di mana sebuah perusahaan membeli sebuah aset seperti tanah dan menyertifikatkan tanah itu. Namun, perusahaan menggunakan nama orang lain atau direksi pada sertifikat karena sudah menjadi kebiasaan perusahan.

Uang yang digunakan adalah uang perusahaan, namun nama yang tertera dalam sertifikat adalah nama orang lain atau direksi. Karena sertifikat adalah milik perusahaan, maka sertifikat disimpan di dalam brankas perusahaan.

Jaksa lalu meminta pendapat terkait kasus tersebut. Siapa yang berhak atas aset dan sertifikat tersebut.

Ahli lantas menerangkan pendapatnya. Bahwa pemilik sertifikat adalah orang yang namanya tertera dalam sertifikat. Ini secara legal yuridis. Namun, secara de facto pemiliknya adalah yang memiliki uang.

“Jika pemilik uang ingin memiliki sertifikat itu maka harus dilakukan balik nama,” jelas Muhammad Arief. (rel/sih)

Telkomsel Semangat Indonesia: Inspirasi untuk Berkontribusi Membuka Semua Peluang Kemajuan Negeri

Bersamaan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023, Telkomsel menghadirkan “Telkomsel Semangat Indonesia” yang semakin menegaskan posisi perusahaan dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan bangsa dan negara yang diaktualisasikan dengan semangat menghubungkan bangsa, menciptakan terobosan, menggerakkan kemajuan, berbagi harapan, serta menjaga bumi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai semangat ini dapat diakses melalui https://www.telkomsel.com/semangatindonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO  Semangat Indonesia yang berlandaskan pada nilai luhur kebinekaan dan Pancasila yang menjunjung tinggi nilai berkeadilan, gotong royong, kepedulian, berinovasi, dan keberlanjutan menjadi inspirasi semangat Telkomsel untuk secara konsisten membuka semua peluang kemajuan negeri melalui berbagai capaian inovasi, inisiatif, dan aksi nyatanya.

Bersamaan dengan momentum Hari Sumpah Semuda pada 28 Oktober 2023, “Telkomsel Semangat Indonesia” menjadi inspirasi yang semakin menegaskan posisi perusahaan dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan bangsa dan negara yang diaktualisasikan ke dalam semangat Telkomsel untuk senantiasa dan berkelanjutan menghubungkan bangsa, menciptakan terobosan, menggerakkan kemajuan, berbagi harapan, dan menjaga bumi Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Semangat yang diusung Telkomsel selalu terinspirasi dari semangat bangsa Indonesia, di mana kami berkomitmen untuk terus menghubungkan bangsa melalui pemerataan konektivitas digital berteknologi terkini, menciptakan terobosan melalui inovasi dan implementasi teknologi yang terbarukan, menggerakkan kemajuan melalui pemanfaatan seluruh aset dan kapabilitas perusahaan, berbagi harapan melalui inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang inklusif, serta upaya bersama menjaga bumi Indonesia melalui inisiatif bisnis berkelanjutan dalam menjaga lingkungan hidup untuk keberlangsungan generasi mendatang.

“Telkomsel Semangat Indonesia” sendiri lebih dari sebuah manifesto, hal ini juga menjadi langkah nyata dari komitmen Telkomsel untuk konsisten berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam memberdayakan masyarakat hingga penjuru negeri agar memberi dampak positif dengan terus berkembang di setiap fase kehidupan.”

Mengusung Semangat Menghubungkan Bangsa, Telkomsel terus mengakselerasi pemerataan dan kesetaraan konektivitas digital hingga pelosok negeri dengan membangun BTS 4G/LTE lebih dari tiga ribu titik di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), menuntaskan pengalihan (upgrade) seluruh BTS 3G ke jaringan 4G/LTE di 504 kota/kabupaten, membangun lebih dari 220 site BTS Merah Putih di daerah yang memiliki tantangan geografis, serta memperluas jaringan 5G dengan menggelar lebih dari 470 unit BTS 5G pada 48 kota di Indonesia. Langkah nyata tersebut turut mendorong pencapaian trafik payload mobile broadband pelanggan hingga lebih 8,7 juta TB atau tumbuh 9,4 persen. Kini, lebih dari 228.000 unit BTS 4G/LTE dan 5G telah melayani 97 persen wilayah populasi Indonesia dan menguasai 65 persen total payload (mobile dan fixed) pengguna broadband di seluruh Indonesia.

Melalui Semangat Menciptakan Terobosan dengan ragam inovasi untuk negeri juga telah dibuktikan Telkomsel melalui implementasi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) terbesar dan terlengkap pertama di Indonesia melalui kesuksesan seluruh proses integrasi layanan IndiHome ke ekosistem bisnis Telkomsel yang dilakukan hanya dalam periode tiga bulan, termasuk meluncurkan Produk Telkomsel One sebagai keberlanjutan inisiatif FMC dengan layanan broadband tanpa batas dan seamless, satu bulan sejak bergabungnya IndiHome ke Telkomsel.

Telkomsel juga terus memperkuat dan meningkatkan kapabilitas platform digital layanan MyTelkomsel sebagai one-stop digital solution dengan pemutakhiran teknologi UI/UX dan fitur gamifikasi yang lebih user friendly, hingga integrasi layanan asisten virtual pelanggan “Veronika” dengan teknologi dari Microsoft Azure OpenAI Service untuk memberikan pengalaman layanan pelanggan yang semakin nyaman dan personal bagi pelanggan.

Terinspirasi Semangat Menggerakan Kemajuan agar tetap relevan dan adaptif seiring perkembangan zaman, Telkomsel konsisten mendorong pertumbuhan bangsa dan kemajuan ekosistem digital Indonesia melalui optimalisasi pemanfaatan keunggulan aset serta kapabilitas perusahaan melalui inisiatif yang inovatif. Hal tersebut diimplementasikan antara lain dengan mendirikan INDICO yang menjadi anak usaha pada sektor digital sekaligus holding company yang menaungi sejumlah anak perusahaan dari emerging portofolio bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital, seperti Fita (health-tech), Kuncie (edu-tech), dan Majamojo (gaming), dan Digital Food Ecosystem (DFE) di sektor agrikultur. Kemudian Telkomsel juga menghadirkan penjaringan inovasi digital solution karya anak bangsa melalui Program Telkomsel Corporate Accelerator (Tinc) dan melalui anak usaha Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang bergerak di bidang permodalan ventura untuk mendukung pendanaan dan pemberdayaan startup Tanah Air.

Bobby Nasution Harap Pengurus HIPMI Medan Lebih Aktif

GONG: Wali Kota Medan saat memukul gong sebagai simbolis pembukaan musyawarah HIPMI Medan, Jumat (27/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengharapkan agar pengurus HIPMI Medan lebih aktif nantinya, sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas yang direncanakan pada 2045 mendatang. Hal tersebut diungkapkannya di acara Musyawarah Cabang yang digelar di Arya Duta Hotel, Jumat (27/10/2023).

“Indonesia Emas artinya kita jadi negara maju, keluar dari pendapatan rendah. Pertanyaan berikutnya, Medan kontribusinya apa? HIPMI Medan kontribusinya apa?” tanya Bobby.

Untuk bisa mencapai Indonesia Emas, Bobby mengajak HIPMI aktifkan kembali organisasinya untuk men-support pemerintah. HIPMI harus hadir untuk sama-sama menjalankan program-program yang ditetapkan Pemerintah.

“Siapapun yang terpilih, pertama internal HIPMI Medan harus diperbaiki, kedua eksternalnya HIPMI harus berkolaborasi. Terakhir tentunya untuk mencapai Indonesia Emas sumber daya manusianya, yang salah satunya dibina organisasi, harus hidup dan harus jalan. Mudah-mudahan yang terpilih bisa membawa HIPMI lebih baik lagi,” tegas suami dari Kahiyang Ayu ini.

Bobby Nasution mengungkapkan, dari dirinya dilantik menjadi Wali Kota Medan, hingga mau pensiun, belum ada kegiatan yang dilaksanakan.

“UMKM nya maju, tapi HIPMI nya Alhamdulillah tidak,” ungkapnya.

Ketua Panitia Musda HIPMI Medan, Yurial Arief Lubis menjelaskan Musda ini adalah tahap akhir dari semua proses yang sudah dilalui. Pertama adalah pembukaan pendaftaran kandidat. Kedua, penetapan kandidat dan pencabutan nomor urut. Ketiga, debat kandidat yang beberapa pekan lalu digelar di Ball Room Focal Point Medan. Terakhir, adalah pelaksanaan Musda untuk memilih langsung kandidat Ketua Umum BPC HIPMI Medan.

“Semoga hari ini kita bisa membuat acara ini lebih optimal. Saya berpesan HIPMI ini bersaudara, banyak warna, boleh kita saling mengkritisi, tapi jangan ada perpecahan karena HIPMI ini hanya sebentar, kita perlu tetap kompak,” ujar saat memberi sambutan pada kegiatan ini.

Ketua Umum BPC HIPMI Medan, Palacheta S Subianto berharap Musda ini berlangsung dengan baik dan siapapun yang terpilih dapat bekerja sama membangun HIPMI Medan yang lebih baik.

“Silakan bertarung, jangan sampai terpecah belah dalam Musda ini. Selamat bertarung,” ujarnya singkat.

Ketua BPD HIPMI Sumut, Ade Jona Prasetyo juga menyampaikan pesan yang tidak jauh berbeda. Ia menekankan bahwa Musda HIPMI ini harus jauh dari intervensi siapapun yang berada di luar HIMPI. Ia berharap kandidat bertarung secara sehat, seperti apa yang sudah lakukan HIPMI selama ini.

“Saya tekankan gunakan cara-cara HIPMI karena HIPMI yang sekaraag tidak bisa diintervensi oleh siapapun yang bukan kader HIPMI. Karena HIPMI menjunjung tinggi arti persahabatan dan persaudaraan,” jelasnnya

Untuk diketahui, adapun yang bertarung untuk menjabat Ketua Umum HIPMI Medan yaitu, Ryalsah dan Rahmat Paruhum (ram)