Home Blog Page 1018

BPKPAD Gandeng Kejari Binjai Tagih Usaha Penunggak Pajak

DEPAN: Kantor BPKPAD Binjai di Jalan Jambi, Binjai Selatan tampak dari depan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah bersama Kejaksaan Negeri Binjai berkolaborasi melakukan penagihan pajak. Hal ini dikarenakan para pengusaha yang memiliki cafe, restoran, atau usaha lainnya diduga meninggal pembayaran pajak.

Ini dilakukan demi mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Binjai. “Kerja sama dengan Kejari Binjai dalam penagihan pajak sedang berjalan. Beberapa wajib pajak masih memiliki kekurangan bayar dan sudah diteruskan ke Kejari Binjai,” kata Kepala BPKPAD Binjai, Erwin Toga Purba.

Diungkapkannya, BPKPAD Binjai juga menongkrongi tempat usaha yang disinyalir menunggak pajak. Usaha dimaksud seperti rumah makan, restoran hingga kafe.

Teknisnya, ujar dia, petugas BPKPAD Binjai duduk dari jam buka hingga tutup. Hal tersebut untuk memantau pendapatan dari usaha tersebut.

“Ini dilakukan selama satu bulan penuh,” tegasnya.

Dia menambahkan, ada ditemukan beberapa usaha rumah makan dan restoran atau kafe yang menyetorkan pajaknya tidak sesuai atau tidak wajar. “Temuan kekurangan bayar ini kami koordinasikan ke Datun Kejari Binjai untuk ditindaklanjuti,” kata dia.

Penempatan petugas di tempat usaha ini akan terus dilakukan hingga tuntas. Menurut dia, BPKPAD Binjai tidak mampu menuntaskan persoalan penagihan pajak yang tak dapat dipungut.

Alasannya, karena keterbatasan petugas. “Kita lakukan bertahap sampai semuanya selesai,” kata dia.

Erwin membeberkan, usaha rumah makan dan restoran yang sedang dipantau BPKPAD Binjai, seperti Sawah Lukis, Median, Coffee Crowd, IAM, dan Nelayan.

Tahun 2023 Pemko Binjai menargetkan PAD sekitar Rp160 miliar. Meski target turun dari tahun sebelumnya, tetapi pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut.

“Maksimal 90 persen kita capai. Terkait target PAD turun, itu mempertimbangkan tunggakan PBB yang mencapai Rp68 miliar. Tagihan PBB ini tadinya dikelola oleh KPP Pratama Binjai, tetapi sudah dikembalikan lagi wewenangnya ke Pemko Binjai. Ada aturan, tunggakan yang sudah di atas 5 tahun bisa dihapus, sehingga kita pertimbangkan tunggakan PBB ini untuk dimasukkan sebagai target PAD tahun ini,” kata dia.

Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan MoU dengan BPKPAD, Jumatt (27/10/2023). Menurut dia, Kejari Binjai telah menerima surat kuasa khusus (SKK) terkait penagihan pajak dan retribusi.

“Benar telah dilakukan MoU antara Kejaksaan Negeri Binjai dengan BPKPAD. Dalam penandatanganan ini, kejaksaan melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara membantu BPKPAD, yang salah satunya pajak,” pungkasnya. (ted/2023)

Pipa Penyaluran BBM Milik Pertamina Terbakar, 2 Warga Jadi Korban

BAKAR: Agung Ibrahim (13) menjadi korban pembakaran pipa Penyaluran BBM milik Pertamina di Jalan Pulau Sinabang, Keluarahan Belawan Bahari saat dirawat di rumah sakit.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pipa Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Pertamina di Jalan Pulau Sinabang, Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, terbakar pada Kamis (26/10/2023) sekira pukul 18.30 WIB. Akibatnya, 2 warga yaitu Ayu Yustika (31) seorang ibu rumah tangga dan Agung Ibrahim (13) pelajar SMP kelas ll yang merupakan warga Jalan Pulau Sinabang Lingkungan VIII Kelurahan Belawan Bahari mengalami luka bakar 50 hingga 80 persen.

Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, warga mencium aroma BBM jenis pertalite. Setelah dicari tahu, ternyata ada minyak tumpahan di bawah kolong jembatan Jalan Pulau Sinabang. Dan ada orang lain yang terlihat sedang berada di sekitar pipa sedang membakar.

Pada bersamaan, Ayu Yustika sedang melintas di jembatan tersebut dan Agung sedang bermain bersama beberapa temannya. Tiba-tiba dari bawah kolong jembatan itu mengeluarkan semburan api
Sehingga semburan api itu mengenai keduanya. Melihat luka bakar yang cukup parah, warga setempat dan pihak keluarga membawa korban ke rumah sakit PHC Belawan.

Bahkan warga, juga sempat melihat pelaku, yang sengaja membakar tumpahan minyak curian dari pipa penyalur milik PT Pertamina. Melihat api membesar dan mengenai warga pelaku pembakaran itu pun langsung melarikan diri.

Sri Yanti orang tua Agung Ibrahim meminta kepada aparat penegak hukum dapat menindak para pelaku pencuri minyak yang berada di dalam pipa penyalur milik PT. Pertamina.

“Saya mengharapkan kepada petugas keamanan untuk menangkap para pelaku pencuri minyak dari pipa dan pelaku yang sengaja membakar tumpahan minyak curian itu. Karena akibat ulahnya itu anak saya yang masih kecil itu terbakar,” harap Sri Yanti.(mag-1/ram)

Warga Deliserdang Curhat Soal Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan ke H Akhiruddin Lc

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS H Akhiruddin Lc kembali menggelar reses di Desa Jatibaru, Pagar Merbau, Deliserdang, Sabtu (21/10). Banyak persoalan yang disampaikan masyarakat pada reses yang turut dihadiri kepala desa, Babinsa l, dan Babinkamtibmas ini, termasuk soal pelayanan BPJS Kesehatan.

Seorang warga mengaku, dirinya tidak mampu membayar iuran BPJS Kesehatan mandiri, sehingga dia berharap bisa menjadi peserta penerimaan bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Namun hal itu terkendala karena dia sudah menunggak iuran.

“Jadi harus dilunasi terlebih dulu tunggakannya, sementara saya tidak mampu. Saya berharap kepada Bapak Akhiruddin agar bisa membantu saya. Paling tidak ada keringanan berupa pemotongan hingga 50 persen dari tunggakan itu,” keluh warga.

Selain persoalan BPJS Kesehatan, warga juga mengeluhkan masalah pemberantasan narkoba. “Kami meminta agar pemberantasan narkoba jangan hanya slogan. Harus benar-benar terlaksana, jangan hanya menjadi cakap-cakap kosong saja,” pinta warga lainnya.

Menanggapi permasalahan yang disampaikan konstituennya, Akhiruddin mengatakan akan membawa aspirasi tersebut kepada dinas dan instansi terkait. “Saya akan perjuangkan semaksimal mungkin keluhan warga ini, sehingga dapat memenuhi ekspektasi warga,” ujarnya.

Selain menggelar reses di Pagar Merbau, Akhiruddin juga menyambangi konstituennya di Desa Percut, Kecamatan Percut Seituan, Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin, Sidourip Kecamatan Beringin, Paluh Kemiri Kecamatan Lubukpakam, Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa, Desa Sei Gelugur Kecamatan Pancurbatu, dan Desa Lama Kecamatan Hamparanperak. (adz)

Redha Valevi Ajak Masyarakat Mengawal Peradilan Bersih dan Bermartabat

Komisi Yudisial (KY) RI menggelar diskusi hukum.(ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Yudisial (KY) RI mengundang Ketua Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho, Dr. Muhammad Redha Valevi, S.H.I., M.H, sebagai narasumber dalam diskusi hukum di Aula Kantor Bupati Aceh Besar, Kamis (26/10) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Redha Valevi mengangkat tema ‘Partisipasi Masyarakat dalam Penegakan Hukum Mewujudkan Peradilan Bersih’.

Menurut Redha Valevi, penting adanya edukasi kepada masyarakat terutama terkait kedudukan, wewenang dan tugas KY sebagai lembaga negara yang berperan dalam mewujudkan peradilan bersih.

Melalui edukasi, katanya, sehingga menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penegakan hukum sebagai upaya peningkatan access to justice untuk mempercepat terciptanya peradilan bersih dan berwibawa sebagai bagian dari fungsi KY itu sendiri.

“Peran serta masyarakat atau publik ini adalah hal penting dalam mengawal peradilan bersih dan bermartabat di Provinsi Aceh,” kata Redha Valevi di hadapan Tim KY- RI yang mendapat aplus dari segenap peserta dalam diskusi tersebut.

Dia menambahkan, KY dipandang perlu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga integritas hakim dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap hakim dan pengadilan.

Sehingga, tambahnya, kesadaran hukum di masyarakat menjadi tergugah pentingnya nilai– nilai luhur Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) menjadi hidup dalam masyarakat.

“Peran Serta Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Peradilan Bersih” dapat menjadi alternatif pembelajaran tentang isu kepastian hukum, dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua MS Jantho juga menjelaskan bahwa MS sebagai Pengadilan Agama yang memiliki tugas pokok menerima, memeriksa dan memutus perkara perdata agama juga memiliki kewenangan Absolute menerima, memeriksa dan memutus perkara Pidana yaitu Qanun Jinayat.

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Daerah Istimewa Aceh dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dikatakan, dalam menjalankan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Besar, semua pihak harus semangat satu dengan yang lain, baik Pemerintah Daerah, masyarakat dan juga stakeholder terkait. Tidak hanya memiliki semangat tetapi juga perlu mendapat sokongan atau dukungan riil dalam pelaksanaannya.

MS sebagai pengadilan yang memiliki kewenangan menerima, memeriksa dan memutus Perkara Pidana Qanun Jinayat perlu mendapat sokongan dan dukungan riil dari Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Lebih lanjut Redha Valevi menyampaikan kepada masyarakat terkhusus kepada audiens yang hadir mendengar agar berpartisipasi aktif dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Aceh Besar.

“Salah satu contohnya, masyarakat dapat mencegah dan melaporkan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada pelanggaran hukum khususnya di lingkungan pengadilan seperti kegiatan gratifikasi dan korupsi,” pungkasnya.

Selain Ketua Hakim MS, sejumlah narasumber lain juga menyampaikan materinya terkait edukasi hukum lain serta tugas fungsi KY. Beberapa narasumber tersebut antara lain Key Note Speech “Peran Komisi Yudisial Dalam Menegakkan Kode Eik dan
Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH)”
oleh Anggota KY-RI, Prof. Dr. Mukti Fajar Nur Dewata, S.H., M.Hum.

Prof Mukti juga memaparkan kondisi ideal dunia peradilan yang dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan serta sejarah terbentuknya Komisi Yudisial.

Kemudian oleh Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY, Jumain, S.E bertema “Peran Komisi Yudisial Dalam Mewujudkan Peradilan Bersih”. Dia membahas penjabaran umum tentang wewenang dan tugas KY; Mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran KEPPH.

Selanjutnya oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar berjudul “Peran Pemerintah Daerah dalam Memberikan Perlindungan Hukum Kepada Masyarakat”.

Kegiatan edukasi publik ini terdiri dari seluruh elemen masyarkat diantaranya Ketua Pengadilan Negeri Jantho, ASN Pemkab Aceh Besar, Camat, Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Adat/masyarakat, Mahasiswa, dan sebagainya.

Menutup kegiatan masing-masing Narasumber menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan audiens dan berfoto bersama.(rel)

Smartfren Berikan Paket Data Terbaik di Kelasnya Mulai dari Rp15.000

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelanggan Smartfren kini bisa menikmati paket data terbaik di kelasnya, yaitu Smartfren Kuota dengan harga lebih terjangkau mulai dari Rp15.000. Dengan harga yang sangat kompetitif tersebut, pelanggan sudah bisa memenuhi berbagai kebutuhan digital sehari-hari, mulai dari akses streaming, media sosial, pesan instan, hingga untuk transportasi dan belanja online. Pilihan paket terbaru ini diharapkan jadi medium yang mendukung anak-anak muda mewujudkan cita-cita serta berkarya 100% untuk Indonesia.

Sukaca Purwokardjono, Chief Marketing Officer Smartfren mengatakan, “Smartfren ingin memberikan paket terbaik di kelasnya yang bisa mendukung aspirasi dan impian digital berbagai kalangan masyarakat. Baik itu para pelajar dan mahasiswa yang bisa memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan belajar dan berkarya; atau para kreator dan profesional yang memanfaatkan internet sebagai sarana berbagi konten positif serta bekerja. Sekarang semua pilihan terbaik dalam mendukung kegiatan digital mereka sudah ada di paket Smartfren Kuota ini.”

Smartfren Kuota bisa didapatkan dengan mudah di outlet terdekat atau dengan cara datang langsung ke Galeri Smartfren di berbagai kota. Pilihan paket data yang terbaru adalah Smartfren Kuota Rp15.000 untuk mendapatkan total kuota hingga 10 GB (2 GB kuota utama + 8 GB kuota lokal) dengan masa aktif 3 hari; Rp20.000 untuk mendapat total kuota hingga 15 GB (3 GB kuota utama + 12 GB kuota lokal) dengan masa aktif 5 hari; Rp 30.000 untuk mendapat total kuota hingga 25 GB (5 GB kuota utama + 20 GB kuota lokal) dengan masa aktif 7 hari; atau Rp60.000 untuk mendapatkan total kuota hingga 50 GB (12 GB kuota utama + 38 GB kuota lokal) dengan masa aktif 14 hari. Seluruh pilihan paket ini sudah termasuk manfaat gratis telepon berkualitas high definition (HD) ke seluruh nomor Smartfren.

Kuota utama dan kuota lokal tersebut bisa dipakai untuk mengakses aplikasi apapun selama 24 jam. Adapun kuota lokal dapat dinikmati oleh pelanggan dengan cara klaim melalui aplikasi MySmartfren atau melalui USSI dengan cara telpon ke *888*789#. Setelah diklaim, maka kuota lokal ini hanya bisa dinikmati oleh pelanggan ketika berada di lokasi dilakukan klaim.

“Tak perlu ragu lagi, langsung saja pakai Smartfren. Apapun impian digitalmu jadi selangkah lebih dekat dengan dukungan paket Smartfren Kuota ini,” imbuh Sukaca. (rel/sih)

Sambangi Medan, Perkenalkan realme 11 Series Smartphone Photography Terbaik

Public Relations Lead realme Indonesia, Krisva Angnieszca dan PR Manager Realme Southeast Asia, South Asia, and Latin America, Ian saat memperlihatkan produk terbaik realme.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow, menyambangi Kota Medan dan menjadi kota terakhir. Usai menyambangi Semarang, Surabaya, dan Denpasar Bali, dengan turut menghadirkan promosi menarik yang tidak boleh untuk dilewatkan.

realme, brand Favoritnya Anak Muda hari ini mengunjungi Medan dalam rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow ‘Closer Sight of Indonesia’ untuk memperkenalkan smartphone terbaru realme 11 Series.

realme 5 th Anniversary Roadshow merupakan langkah strategis realme untuk menjangkau lebih banyak anak muda di Indonesia, bertepatan dengan perayaan ulang tahun realme ke-5 dan pencapaian 20 juta unit pengiriman smartphone realme di Indonesia.

Tingginya minat anak muda di Medan terhadap teknologi khususnya smartphone, membuat kota terbesar ketiga di Tanah Air ini masuk ke jajaran Top 5 kota dengan penjualan produk realme terbanyak di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan pencapaian 20 juta unit pengiriman yang dicapai realme di Indonesia. Sejalan dengan pencapaian 20 juta unit pengiriman yang dicapai realme di Indonesia, area Sumatra khususnya turut memberikan sumbangsih besar dengan penjualan yang meningkat sebanyak 40% dan Kota Medan sebesar 55% pada tahun 2022 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

realme menargetkan peningkatan jumlah store sebesar 50% yang diiringi dengan kebutuhan penyerapan tenaga kerja profesional khususnya bagi para anak muda, dan menambah jumlah Service Center sebanyak lebih dari 11 titik mencakup seluruh area Sumatra untuk menjangkau dan lebih dekat dengan para pengguna.

Public Relations Lead realme Indonesia, Krisva Angnieszca menjelaskan selaras dengan pencapaian positif ini, realme turut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, bagi para pengguna dengan menghadirkan pengalaman yang lebih baik.

“Melanjutkan euforia ulang tahun realme ke 5 serta pencapaian pengiriman 20 juta unit smartphone realme di Indonesia, kami bangga bisa menyambangi Medan sebagai penutup dari rangkaian realme 5 th Anniversary Roadshow,” ucap Krisva dalam jumpa pers, di Kota Medan, Jumat (27/10).

Selain memperkenalkan smartphone terbaru, melalui kesempatan ini, Krisva mengatakan pihaknya, juga ingin berbagi ilmu dan pengetahuan bersama para anak muda seputar fotografi.

“Kami juga berharap dengan promosi khusus yang telah disiapkan dapat memberi akses lebih luas untuk pelanggan bisa merasakan keandalan produk-produk realme dengan penawaran terbaik,” kata Krisva didampangi PR Manager Realme Southeast Asia, South Asia, and Latin America, Ian

Tidak hanya memperkenalkan produk terbaru, realme juga mengadakan berbagai acara seru khas anak muda dalam kunjungannya di Medan.

Salah satunya adalah mini workshop untuk realme Fans di tiap kota untuk meningkatkan skill fotografi para anak muda menggunakan smartphone realme. Rangkaian roadshow ini hadir lebih spesial karena realme mengangkat tema yang berbeda di tiap kota.

Hal ini dimaksudkan untuk bisa lebih mengangkat nilai keunikan masing-masing kota melalui lensa kamera realme 11 Series. Tema yang diangkat khusus untuk Medan adalah interaksi sosial, di mana sesuai dengan keadaan di Kota Medan yang didiami oleh penduduk dengan berbagai macam etnis, saling melebur dengan ciri khas masing-masing menciptakan interaksi sosial yang dinamis.

Para peserta diajak untuk mengeksplorasi fitur fotografi yang dimiliki oleh realme 11 Series. Tidak ketinggalan realme turut membawa smartphone Champion terbaru yaitu realme C51, sebagai smartphone sejutaan dari realme yang membawa konektivitas NFC.

realme 11 Pro Series 5G, Smartphone dengan Kamera Kelas Flagship dan Desain Premium realme 11 Pro Series 5G membawa lompatan besar dalam hal fotografi di industri smartphone saat ini melalui teknologi kamera dan berbagai fitur unggulan.

Pada realme 11 Pro+ 5G, realme menyematkan kamera kelas atas beresolusi 200MP dengan fitur 4x SuperZoom pertama di dunia. Sedangkan pada realme 11 Pro 5G disematkan kamera beresolusi 100MP dengan fitur 2x Lossless Single-lens Zoom.

Kedua smartphone ini dapat diandalkan oleh para anak muda untuk menghasilkan foto yang sangat jernih, detail, dan tajam walaupun diambil dari jarak yang jauh.

Kegiatan eksplorasi fotografi pada realme 11 Pro Series 5G juga semakin baik didukung dengan kehadiran berbagai fitur menarik, salah satunya SuperOIS dan pilihan filter yang atraktif hasil kolaborasi dengan Lonely Planet.

realme 11 Pro Series 5G juga menghadirkan desain mewah di smartphone kelas menengah dengan kehadiran Milan Luxury Design, desain smartphone yang biasanya hanya dapat ditemukan di kelas premium. Terinspirasi dari keindahan Kota Milan yang sarat akan fesyen kelas atas, realme Design Studio dan Matteo Menotto berkolaborasi menciptakan tampilan yang mewah.

Bagian belakang realme 11 Pro Series 5G dilapisi dengan Premium Lychee Vegan Leather untuk memberikan sentuhan kulit. Kehadiran 3D Woven Texture seperti pada pakaian modis ikut menunjukkan warna yang indah dan mewah.

Sementara itu di tampilan depan, realme 11 Pro Series 5G telah dilengkapi layar lengkung yang membuatnya terlihat semakin premium. Tersedia dalam dua pilihan, realme 11 Pro+ 5G dibalut dengan pilihan warna Sunrise
Beige dan Oasis Green dengan harga Rp6.999.000 untuk varian memori 12GB+12GB, 512GB.(gus)

Truk Warga Bahorok Digadaikan ke Barak Judi dan Narkoba Selesai Langkat

GADAI: Truk tronton yang digelapkan AP hingga akhirnya ditahan Polres Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Warga Bahorok berinisial JS merasa dirugikan karena truk tronton BK 9501 EO warna oranye miliknya digadaikan oleh sopirnya berinisial AP di barak narkoba dan judi di Dusun Betengar Desa Lau Mulgap dan Pasar IV Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Langkat.

Ceritanya berawal dari si sopir AP mengangkut muatan batu pecah dari Kecamatan Bahorok, Langkat, Senin (16/10/2023) lalu.

Tujuan pengantaran muatan senilai Rp8 juta ini ke Batubara. Sesampainya di Kecamatan Selesai yang masuk wilayah hukum Polres Binjai, AP singgah ke barak judi dan narkoba tersebut.

Dari sinilah, AP terlibat. Uang jalan senilai Rp1.650.000 habis dipakainya untuk mengisap sabu dan bermain judi di barak tersebut. Lantaran kehabisan modal, AP diduga menggadaikan truk milik JS yang dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK) di barak tersebut.

Sedangkan muatan batu pecahnya diduga dibuang ke rumah salah seorang pemilik barak berinisial EP. Puas menghabiskan uang jalan dan truk yang digadaikannya, AP melarikan diri.

Terungkapnya truk milik JS sudah digadaikan, usai seseorang di Bahorok mengabarkannya. Karenanya, korban melakukan pencarian hingga akhirnya AP dibekuk di Kecamatan Kabanjahe, Tanah Karo, belum lama ini.

Selain AP, juga diamankan pria berinisial Dan alis Mar yang disebut-sebut sebagai penjaga mesin tembak ikan dan penadah barang serta BR yang dikenal salah seorang bos di usaha bisnis haram tersebut. Ketiganya disebut-sebut sudah diserahkan ke Polres Binjai untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi membenarkan adanya ketiga orang tersebut. Ditanya keberadaan barang bukti, Zuhatta belum merespon.

“Ada (ketiganya diproses),” ujarnya singkat, Jumat (27/10/2023).

Zuhatta menambahkan, saat ini sudah tahap penyidikan. Barang bukti muatan pecah batu yang diangkut truk milik JS, kata dia, juga sudah disita.

“Truknya juga sudah kami amankan, tapi tidak utuh lagi. Ketiganya ditahan dan saat ini tahap penyidikan,” pungkasnya usai Salat Jum’at di Masjid Polres Binjai.

Dalam hal ini, korban sudah membuat laporan polisi ke Polsek Patumbak, sesuai dengan nomor: STTLP/724/X/2023/SPKT/Polsek Patumbak/Polrestabes Medan pada 22 Oktober 2023. (ted/ram)

Tarik Investor ke Sumut, DPRD Sumut Bahas Pentingnya Pemberantasan Korupsi di Pemerintahan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, menyampaikan pentingnya memberantas praktik korupsi di kalangan pejabat dan aparatur pemerintahan. Sebab bila praktik korupsi telah berhasil dihapuskan, maka para investor akan beramai-ramai untuk berinvestasi.

Hal itu disampaikan Baskami pada acara rapat koordinasi daerah yang diselenggarakan di Aula Rajainal Siregar, Kamis (26/10/2023).

Pada kegiatan bertema ‘kolaborasi pemangku kepentingan dalam rangka penyelamatan keuangan negara/ daerah’ itu, Baskami menekankan pentingnya pemahaman dari seluruh penyelenggara pemerintah terkait potensi-potensi korupsi.

“Sehingga kita memahami dan ke depan terwujud birokrasi yang kuat, tidak korupsi, tidak ada penyelewengan. Bila ini mampu diwujudkan maka para investor akan nyaman melakukan investasi di Sumut ini,” ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang dilakukan KPK untuk terus mengawal roda pemerintahan agar bersih dari tindak pidana korupsi.

“Kita berharap kegiatan rakor ini dilanjutkan secara berkelanjutan dan kita berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai koridor yang ada,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, hadir pada acara tersebut, Penjabat Gubsu Hasanuddin dan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Juga hadir 33 Wali ota dan Bupati se-Sumut beserta pimpinan DPRD Kabupaten/Kota.

Senada dengan Baskami, Pj Gubsu Hasanuddin menyampaikan apresiasinya atas inisiasi KPK melakukan rapat koordinasi daerah tersebut. Ia menjelaskan, Pemprovsu memiliki indikator khusus dalam mewujudkan good governance.

“Seperti sistem pemerintah berbasis elektronik, literasi, pengentasan kemiskinan, penurunan pengangguran, penyalahgunaan narkoba, pengendalian inflasi,” katanya.

Menurut Hasanuddin, hal tersebut dapat dicapai melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

“Mulai dari sertifikasi tanah, optimalisasi PAD, penertiban mineral bukan logam bukan batuan, penertiban keramba jaring apung, pemanfaatan ruang di Danau Toba yang dimonitor langsung oleh KPK RI,” tuturnya.

Pada pemaparannya, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menekankan pentingnya koordinasi antar unsur organisasi perangkat daerah dalam penyelamatan aset dan keuangan daerah.

“Untik membatasi tindakan korupsi maka harus ada kepastian pada regulasi yang melahirkan kewenangan sampai kepada tata kelola,” katanya.

Ghufron meminta para pejabat untuk tidak memakai uang negara kepada kepentingan individu, maupun golongan.

“Agar uang negara dijalankan untuk kepentingan bersama, harus dikelola secara adil,” tambahnya.

KPK, kata Ghufron bertugas mengingatkan dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi.

“KPK ini meminta kepada Bapak Ibu untuk menjaga kehormayan dan marwahnya. Tidak boleh melakukan korupsi karena itu hanya menjatuhkan kehormatan kita. Ya, sekali lagi KPK itu hanya memfasilitasi, polisi dan jaksa menjaga,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah harus berkomitmen untuk menghindari sama sekali perilaku koruptif. .

“Banyak daerah,saya berdoa di Sumut tidak terjadi. Pendapatan daerahnya, pajaknya menurun tapi harta penyelenggara negaranya meningkat,” ungkapnya.

Ghufron mengatakan, dari sisi pelayanan publik agar tidak ada potensi korupsi, maka pemerintah daerah harus memiliki empat unsur.

“Yaitu kesiapan, kejelasan, akuntabilitas dan transparansi. Semua ini harus dijalankan,” pungkasnya.
(map/ram)

Perkuat Program EQUITY, USU Kukuhkan 6 Guru Besar

USU Kukuhkan 6 Guru Besar untuk meningkatkan kualitas. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar pengukuhan 6 Guru Besar Tetap USU, di Gelanggang Mahasiswa USU, Kamis (26/10/2023) kemarin. Para Guru besar tersebut, diharapkan dapat memperkuat progran Enhancing Quality Education for International University Recognition (EQUITY) yang diluncurkan tahun 2023 ini.

Keenam Guru Besar yang dikukuhkan, adalah Prof. Luthfi Aziz Mahmud Siregar, S.P., M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Pertanian; Prof. Ir. Rosnani Ginting MT., Ph.D., dari Fakultas Teknik; Prof. Saharman Gea, S.Si., M.Si. Ph.D dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Kemudian, Prof. Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp. U(K) dari Fakultas Kedokteran; Prof Dr dr Dedy Hermansyah, Sp.B, Subsp.Onk(K) dari Fakultas Kedokteran; dan Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP & E.MPH.Sp.Park. dari Fakultas Kedokteran.

Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin S.Sos, M.Si dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Dewan Guru Besar, menjadi pilar kekuatan intelektual universitas, yang telah ditetapkan dalam RPJP, Renstra, dan RKA yang dirumuskan setiap tahun anggaran. Dengan tekad yang kokoh, selama 2021-2022, USU telah merangkul semboyan “Transformation Toward the Ultimate”.

“Enam program unggulan kita terdiri dari peningkatan kelembagaan dan adaptasi tugas tridharma, restrukturisasi infrastruktur, revolusi digitalisasi kampus, enterprise kampus, serta upaya kerja sama,” ucap Prof. Muryanto, dalam keterangannya, Jumat (27/10/2023).

Lebih lanjut, Rektor USU berkomitmen untuk memfasilitasi Dewan Guru Besar agar memberikan kontribusi yang produktif. USU telah memulai program perubahan kurikulum, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar di luar kampus, dan menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang kolaboratif melalui digitalisasi dan infrastruktur.

“Program inovasi itu akan terus kita jalankan tanpa henti, dengan memegang prinsip transformasi untuk layanan tridharma,” tutur Prof. Muryanto.

Rektor USU juga optimis, bahwa penambahan guru besar akan memperkuat program EQUITY, meningkatkan kualitas dosen dan mahasiswa melalui kolaborasi internasional dan industri dengan mengadakan perubahan dalam pendekatan pembelajaran dan inovasi pada kurikulum.

“Program EQUITY kita rancang untuk memfasilitasi target universitas, salah satu kegiatannya adalah pengembangan staf atau dosen yang akan berkolaborasi dengan banyak pihak untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Prof. Muryanto.

Sementara dalam pidato pengukuhannya, Prof. Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp. U(K) mengingatkan tentang pentingnya memanfaatkan bonus demografi saat ini, di mana generasi milenial akan menjadi generasi lanjut. Serta menyoroti perlunya deteksi dini kanker prostat agar kualitas hidup di masa depan dapat ditingkatkan, sehingga generasi milenial dapat menjadi generasi emas.

“Jadi kita memanfaatkan bonus demografi, dengan memanfaatkan dukungan berupa bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah,” ucap Prof. Syah.

Sedangkan Prof. Ir. Nurlisa Ginting M.Sc., Ph.D selaku dosen Fakultas Teknik, menyoroti kontribusi penting yang diberikan oleh seluruh Guru Besar di USU, dengan fokus pada program studi mereka. Serta diharapkan akan mendorong peringkat dan reputasi USU ke tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap, kontribusi para guru besar dalam penelitian dan hak paten yang bisa memperkuat keberadaan USU di nasional dan internasional,” harap Prof. Nurlisa.

Sebagai informasi, proses pengajuan Guru Besar Universitas Sumatera Utara, sejak tahun 2021-2023, berjumlah 102 orang. Sampai hari ini, sebanyak 68 orang atau 66,6% telah mendapatkan SK Pengangkatan Guru Besar dan 19 orang sedang dalam proses perbaikan dokumen persyaratan.(gus/ram)

Lebih Dekat dengan Konsumen, Electrolux Buka Showroom & Pusat Layanan di Medan

Presiden Direktur Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto, hadiri peresmian showroom dan pusat layanan di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berikan pelayan profesional dan terbaik, Electrolux Indonesia membuka showroom eksklusif pertama dan pusat layanan di Kota Medan, di Jalan Asia No.147, simpang Jalan Logam, Kota Medan.

Showroom eksklusif, dipersembahkan Electrolux Indonesia sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk lebih dekat dengan konsumen, di kota terbesar ketiga di Indonesia ini.

Presiden Direktur Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto, mengungkapkan pusat layanan Electrolux, buka dari Senin hingga Sabtu dari pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pembukaan showroom eksklusif dan pusat layanan pertama ini membawa Electrolux.

“Electrolux Indonesia sebagai perusahaan yang telah berusia lebih dari satu abad, digerakkan oleh tujuan untuk wujudkan kehidupan yang lebih baik, lebih dekat dengan konsumen. Dimana menginspirasi semua orang untuk, hidup lebih berkelanjutan sesuai visi misi Electrolux,” jelas Iffan dalam keterangannya, Jumat (27/10).

Iffan menjelaskan konsumen dapat merasakan pengalaman one-stop shop mulai dari pembelian rangkaian produk Electrolux, seperti dapur, cucian, aksesori lantai, aksesori udara, peralatan perawatan air, aksesori, dan suku cadang, serta layanan purna jual premium untuk seluruh rangkaian produk kami.

“Electrolux juga menyediakan layanan rumah demi kenyamanan konsumen,” tutur Iffan.

Iffan menambahkan showroom eksklusif dan pusat layanan juga bertujuan untuk mendukung pertumbuhan penjualan pihaknya di Indonesia.

“Kemudian, didorong oleh rasa ingin memiliki pengalaman, kehidupan lebih baik dan maanfat lebih banyak jika menggunakan produk Electrolux,” kata Iffan.

Sementara itu, Head of Marketing Electrolux Indonesia, Peggy E Anastasia mengatakan dalam waktu dekat, Electrolux akan menawarkan berbagai macam promo crazy deals untuk produk-produk tertentu dengan periode tertentu pula.

“Electrolux akan melakukan investasi dalam periklanan di kota Medan untuk mendukung pertumbuhan penjualan produk Electrolux lewat media komunikasi digital dan non-digital,” jelas Peggy.

Showroom eksklusif dan pusat layanan dan Electrolux melengkapi 91 pusat layanan resmi yang ada di seluruh Indonesia, yang hanya menyediakan layanan purna jual.

Untuk memperluas jangkauan layanan dukungan kepada konsumennya di Medan, Electrolux berencana membangun beberapa showroom eksklusif dan pusat layanan lagi di beberapa tahun ke dapan.

Dalam jangka panjang, Electrolux juga berencana mendirikan pusat layanan dan showroom eksklusif di kota-kota besar di Indonesia seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Palembang, dan Makassar.

Selain pengalaman layanan yang ditingkatkan dan premium, konsumen Electrolux dapat menikmati perpanjangan garansi selama 6 bulan, better living kit gratis untuk setiap pembelian atau selama persediaan masih ada, dan hadiah atau hanya untuk produk tertentu.

Electrolux merupakan perusahaan peralatan internasional terdepan yang telah membentuk kualitas kehidupan yang lebih baik selama lebih dari 100 tahun.(gus)