Home Blog Page 1017

KPK Ajak Masyarakat Hajar Serangan Fajar

RAPAT: Deputi KPK RI di pada Rapat Sosialisasi Antikorupsi di Gedung DPRD Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh Bakal Calon Legislatif (Bacelag), untuk tidak bermain politik uang, dengan melakukan serangan fajar pada Pemilu tahun 2024, untuk mendulang suara masyarakat.

Hal itu, diungkapkan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Wawan Wardiana dalam pemaparannya saat mengikuti Rapat Sosialisasi Antikorupsi di Ruang Sidang Paripurna Gedung DPRD Sumut, Jumat (27/10/2023).

Wawan mengungkapkan untuk berhati-hati serangan fajar. Ia juga meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan masyarakat aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas transaksi politik setiap tahapan Pemilu 2024.

“Laporkan kalau ada, kita ingatkan masyarakat agar tidak menerimanya. Katakan, kami menolak politik uang,” ucap Wawan.

Wawan mengungkapkan pihaknya, melakukan pemantauan seluruh Indonesia dalam pencegahan politik uang. Termasuk, juga mengurai pengetahuan tentang korupsi, jenis, penyebab, pelaku, dan pencegahan serta penanggulangannya kepada seluruh peserta yang hadir “Tagline kami, hajar serangan fajar,” katanya.

Wawan menjelaskan bahwa KPK senantiasa mengampanyekan 9 nilai integritas antikorupsi yang disebut ‘Jumat Bersepeda KK’, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

“Hal terpenting dalam penanganan korupsi sejak dini adalah membangun nilai integritas yang dimulai dari diri kita sendiri terutama sebagai pelayan publik dan pemimpin. Menolak untuk menjadi korban korupsi dan menjadi pelaku korupsi itu sendiri,” jelas Wawan.

Wawan mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk anggota DPRD Sumut menerapkan budaya antikorupsi. Ia berharap, melalui sosialisasi antikorupsi yang digaungkan dapat menciptakan semangat dan perilaku antikorupsi dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya di Sumut.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, menyambut baik kegiatan sosialisasi antikorupsi tersebut. Ia berpesan kepada generasi muda calon pemimpin bangsa agar senantiasa mengikuti serangkaian program-program sosialisasi agar memahami langkah-langkah dalam bentuk pengawasan.

“Saya selaku ketua DPRD Sumut berpesan kepada generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan yang harus kita jaga. Ke depan kita harus memberantas korupsi dan mengetahui pendidikan tentang korupsi sejak dini agar tercipta pemimpin yang berintegritas untuk Indonesia,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Baskami mengungkapkan perlu dilakukan kordinasi antara KPK dengan DPRD Sumut, melakukan sosialisasi dalam sosialisasi dan pencegahan korupsi, dengan tujuan menciptakan budaya antikorupsi.

“Bila perlu dilaksanakan dua kali setahun, agar edukasi kepada masyarakat lebih tinggi khususnya bagi kami anggota dewan, sebab kami ini pengawasan dan sebagai pengawas agar lebih mengetahui langkah – langkah apa yang harus kami kerjakan,” tandas Baskami.(gus/ram)

PLN UPDK Belawan Gelar Nusantara Fest 2023

NUSANTARA FEST: Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Nusantara UPDK Belawan menggelar Nusantara Fest 2023 yang diselenggarakan di Halaman Kantor PLN Nusantara UPDK Belawan, Jumat (27/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Listrik Nasional (PLN)Nusantara UPDK Belawan menggelar Nusantara Fest 2023 yang diselenggarakan di Halaman Kantor PLN Nusantara UPDK Belawan, Jumat (27/10/2023).

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-78 yang jatuh pada 27 Oktober 2023, sekaligus memperingati ulang tahun PLN Nusantara UPDK Belawan yang ke 40.

Kegiatan diawali dengan Apel yang diikuti oleh seluruh Pegawai dan Staf PLN Nusantara UPDK Belawan, dengan pakaian serba putih, yang dipimpin langsung oleh Senior Manager PLN Nusantara UPDK Belawan, Harmanto.

Senior Manager PLN Nusantara PLN UPDK Belawan, Harmanto menyatakan, kegiatan ini untuk memperingati semangat dalam rangka transformasi PLN yang digaungkan melalui Accelerating Renewable Energy yang sudah sudah kita lakukan sejak tahun 2020.

“Kita akan tingkat energi pada seluruh pembangkit, kita optimis tahun 2060, PLN wajib New Energy,” ucapnya.

Setelah kegiatan apel, seluruh pegawai dan staf berganti baju untuk menyelenggarakan kegiatan acara yang disebut Nusantara Fest 2023, beragam acara menarik disuguhkan PLN Belawan mulai dari Sport Competition, Talk Show, Entertainment, dan juga acara Lucky draw dengan beragam hadiah menarik bagi peserta acara yang beruntung. (mag-1/ram)

Komisi II Dorong Dinkes Serius Tekan Angka TB di Kota Medan

Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy, memberikan perhatian serius terhadap tingginya angka penyakit Tuberkulosis (TB) di Kota Medan. Pasalnya dari total jumlah penyakit TB yang ada di Sumatera Utara, sepertiga kasusnya ada di Kota Medan.

Untuk itu, Rendy meminta Dinas Kesehatan Kota Medan untuk lebih serius dalam menekan angka TB. Mengingat, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku akan berupaya dalam melakukan percepatan penanganan tingginya angka penyakit TB kepada Kementerian Kesehatan.

“Kita minta Dinkes agar mendukung langkah Wali Kota Medan dalam melakukan percepatan penanganan TB dengan melakukan upaya-upaya yang lebih serius,” ucap Rendy kepada Sumut Pos, Jumat (27/10/2023).

Dikatakan Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Medan tersebut, upaya pemberantasan TB di Kota Medan harus dilakukan secara masif. Menurutnya, pemberantasan TB harus dimulai dari langkah pencegahan terlebih dahulu. Sebab bila tidak dicegah dengan baik, maka penularan TB di Kota Medan bisa semakin tinggi dan semakin sulit untuk diatasi.

“TB ini kan penyakit yang cukup mudah untuk menular, maka langkah pencegahan itulah yang paling penting. Sosialisasi kepada mereka yang sudah tertular dan yang belum tertular harus terus dilakulan, agar masing-masing bisa saling menjaga,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Rendy juga meminta perangkat di kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga lingkungan untuk membantu Dinkes Medan dalam menyiapkan Data By Name By Address.

“Sebab dari data itulah nantinya Dinkes Medan akan melakukan pemetaan dan upaya pencegahan yang lebih luas,” katanya.

Kemudian, sambung Rendy, warga yang terkena penyakit TB juga harus terus diperhatikan untuk tetap menjaga protokol kesehatan serta meminum obatnya secara teratur.

“TB bisa disembuhkan, butuh perhatian dari kita semua agar kasus TB di Kota Medan dapat ditekan semaksimal mungkin. InsyaAllah tingginya angka TB di Kota Medan dapat teratasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengaku akan berupaya melakukan percepatan penanganan tingginya angka TB di Kota Medan. Sebagai langkah awal, Pemko Medan akan dilakukan adalah menyiapkan data by name dan by address terkait siapa saja warga yang terjangkit penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis tersebut.

Langkah itu dilakukan guna mempermudah melakukan pengobatan sekaligus pencegahan agar tidak terjadi penularan.

“Guna mempermudah dalam penanganan sekaligus pencegahan penyakit TB, kita harus mempersiapkan data by name dan by address, siapa saja warga yang terjangkit penyakit tersebut,” ucap Bobby Nasution saat menerima kunjungan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Imran Pambudi, MPHM di Balai Kota Medan, Rabu (25/10/2023) lalu.

Sebelumnya, Direktur P2PM Kemenkes dr Imran Pambudi, menyampaikan bahwa TB merupakan penyakit yang sudah lama ada dan tidak kunjung usai hingga saat ini. Dia pun mengungkapkan, bahwa dari total jumlah penyakit TB yang ada di Provinsi Sumatera Utara, sepertiga kasusnya ada di Kota Medan.

“Kita berharap Pak Wali dapat membuat kebijakan agar orang-orang yang terjangkit TB ini sadar dan mau memeriksakan dirinya agar tidak menularkan kepada orang lain,” harapnya.
(map/ram)

Jaksa Tuntut Mati Warga Pemukul 135 Kg Ganja

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap Dhody Andreanto, terdakwa kasus ganja secara virtual, Jumat (27/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Dodhy Adreanto Sidablok alias Dodi, dituntut jaksa dengan pidana mati. Warga asal Simalungun ini, dinilai terbukti memikul ganja seberat 135 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (27/10/2023).

Jaksa penuntut umum (JPU) Maria FR Tarigan dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan pidana kepasa Dodhy Adreanto Sidablok alias Dodi dengan pidana mati,” tegasnya.

Menurut JPU, hal memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah, dalam memberantas tindak pidana narkotika. “Hal meringankan tidak ditemukan,” katanya.

Setelah membacakan tuntutan, majelis hakim diketuai Sayed Tarmizi memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa, untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, kasus terungkap Putra alias Putra bersama Sabar Hasibuan alias Sabar (berkas terpisah) membawa ganja kering ke Medan dengan upah Rp250 ribu per kilogram dari Ipul.

Kemudian Ipul mentransfer uang Rp2 juta untuk mencari mobil. Lalu Ipul menyuruh terdakwa bertemu dengan Perdi di daerah Kampung Ureng, Aceh. Setelah ketemu, Perdi memuat karung yang berisi ganja tersebut.

Selanjutnya sampai di Tanjung Pura, Sumatera Utara, Ipul menghubungi dan mengirimkan nomor penerima, yaitu Dodi Andreanto Sidabalok alias Dodi (berkas terpisah), setelah itu mereka saling berkomunikasi.

Singkatnya, petugas Ditresnarkoba Polda Sumut mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika jenis ganja dari Aceh ke Medan. Setelah itu terdakwa dan Sabar ditangkap petugas kepolisian di kawasan Stabat, Sumut.

Selanjutnya terdakwa dan Sabar Hasibuan dibawa ke mobil untuk interogasi. Terdakwa mengaku akan memberikan ganja kering ini kepada Dodi di Medan.

Setelah itu, petugas menyuruh terdakwa menghubungi Dodi. Kemudian mereka bersepakat bertemu di salah satu kampus swasta di Medan. Setelah bertemu, petugas langsung mengamankan Dodi. (man)

Kesehatan Merupakan Bagian Penting Mengawali Aktivitas

SENAM: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ikut dalam Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas serta kebugaran jasmani di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani menghadiri kegiatan pelaksanaan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas (Kardiovaskuler, DM, TBC/Tuberculosis) Serta Kebugaran Jasmani (Pelaksanaan Gerakan Kebugaran Jasmani) dan Deteksi Dini Faktor Resiko PTM (Penyakit Tidak Menular) Kota Tebingtinggi di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Jumat (27/10/2023).

Disampaikan Syarmadani bahwa kesehatan merupakan bagian penting dan awal dari prasyarat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. “Jadi supaya sehat itu bisa menjadi bagian dari kehidupan kita, menjadi bagian penting, membangun kesadaran pengetahuan sampai dengan tindakan-tindakan yang sifatnya mungkin intervensi, baik melalui obat-obatan maupun yang sifatnya dengan upaya operasi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Syarmadani, gerakan masyarakat hidup sehat ini secara holistik perlu menjadi perhatian kita, mulai dari menjaga pola hidup, menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk dan menghindari potensi keluarnya segala macam penyakit.

Karena disadari atau tidak, terangnya, semakin usia, semakin menurun daya tahan tubuh yang dimiliki, kalau tidak kita pelihara, salah satu upaya bisa melalui senam.

“Saya kira kegiatan-kegiatan ini sekali lagi, jangan hanya sebuah program, mari kita jadikan kebutuhan. Kemudian mari pola hidup sederhana ini kita jalankan, termasuk tadi masalah Diabetes Melitus, kemudian terkait radiovaskuler terrmasuk juga TBC,” pungkas Syarmadani.

Sebelumnya, dalam laporan yang disampaikan Plt Kadis Kesehatan dr Henny Sri Hartati, mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk memasyarakatkan Gerakan Hidup Sehat (Germas) Kota Tebingtinggi.

“Dengan melakukan deteksi dini untuk penyakit prioritas tidak menular di Kota Tebing Tinggi, karena PTM ini telah menjadi penyakit pembunuh nomor satu untuk Indonesia, yaitu kanker, jantung dan ginjal,” terang Henny.

Kegiatan dirangkai dengan senam jantung sehat, senam kota lemang, aerobik zumba dan senam kolaborasi sumut di halaman Lapangan Merdeka, dilanjutkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. (ian/ram)

Sat Lantas Polres Tebingtinggi Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Usia Dini

KUNJUNGI: Personel Sat Lantas Polres Tebingtinggi memberikan edukasi rambu rambu lalulintas kepada anak didik usia dini.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Tebingtinggi melaksanakan program goes to school ke SD Negeri 163088 Kota Tebingtinggi, Jalan Nangka Kota Tebingtinggi, Jumat (27/10/2023).

Kegiatan Police goes to school yang dipimpin oleh Kanit Kamsel Ipda Andi ini juga dihadiri oleh Aipda Helida Sinukaban, Kepala SDN 163088 Ardini Novianti Harahap, para guru dan siswa siswi sekolah dasar.

Kanit Kamsel Ipda Andi dan Personel Sat Lantas melaksanakan kegiatan sosialisasi rambu rambu lalulintas dan pentingnya kesadaran berlalu lintas kepada siswa siswi SD Negeri 163088, juga memperkenalkan dan menanamkan disiplin serta tertib berlalulintas sejak usia dini.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini agar tersampaikannya pesan pesan Kamtibcar Lantas kepada para pelajar usia dini dan para guru,” ujar Ipda Andi.

Selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta menekan pelanggaran lalulintas dan menurunkan kejadian laka lantas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kepala Sekolah, Ardini Novianti menyambut baik kedatangan Sat Lantas Polres Tebingtinggi untuk mensosialisasikan rambu rambu lalulintas kepada anak didik pada usia dini.

“Dengan adanya sosialisasi ini, anak anak didik kita yang masih usia dini akan lebih tertarik belajar tentang rambu rambu lalulintas,” bilangnya. (ian/ram)

PT Aqua Farm Nusantara Pekerjakan 1.300 Tenaga Lokal

SEGAR: Ikan Tilapia sejenis Ikan Nila yang masih segar sebelum diolah.( fad )

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Regal Springs Indonesia atau PT Aqua Farm Nusantara sebagai pelopor bisnis budidaya Ikan Tilapia bertekad untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

Hal itu ditunjukkan dengan sejak beroperasi pada 1989 PT Aqua Farm Nusantara mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan di Sumatera Utara, 1.300 di antaranya adalah masyarakat Serdang Bedagai di mana tempat perusahaan ini berdiri.

Processing Plant Director Regal Springs Indonesia, Sri Rusmianawati mengatakan bahwa Regal Springs ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat daerah.

“Keberadaan pabrik pengolahan Regal Springs Indonesia di Kabupaten Serdang Bedagai kami harapkan dapat memberikan lebih banyak akses dan peluang untuk masyarakat sekitar wilayah operasional kami,” katanya Kamis (26/10/2023) di Serdangbedagai.

“Baik itu untuk memberikan alternatif mata pencarian, peningkatan lapangan pekerjaan, menjaga tersedianya bahan pangan yang bergizi untuk masyarakat serta berkolaborasi bersama pemangku kepentingan,” imbuh Rusmianawati.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral perusahaan, tahun 2018 Regal Springs Indonesia meluncurkan program tanggung jawab sosial dan keberlanjutan “KAMI PEDULI”.

Program tersebut berfokus pada pilar lingkungan, sosial, kesehatan dan ekonomi. Ini adalah program berkelanjutan terpadu pertama untuk budidaya ikan Tilapia.

Dalam operasionalnya, Regal Springs Indonesia selalu mengedepankan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Hal tersebut dibuktikan dengan salah satu pencapaian yakni menjadi produsen Ikan Tilapia pertama di dunia yang menjalankan operasionalnya dengan bertanggung jawab sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Aquaculture Stewardship Council (ASC) dan GAA BAP.

Adapun produk ikan tilapia dari perusahaan yang berdiri di Lubuk Naga Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut ini yaitu fillet ikan tilapia, loin, portion, kepala ikan, dan lainnya yang disebut sebagai produk utama. Adapun filet ikan tersebut sebagian besar diekspor ke Amerika Serikat.

Sementara produk sampingan seperti tetelan ikan, perut ikan, sisik, kulit, kepala ikan, dan lainnya dijadikan sebagai produk alternatif yang dipasarkan oleh pedagang binaan Koperasi Karyawan Aqua Farm Nusantara Makmur Sejahtera (ANMS).

Adapun pembelian sebagiannya melalui koperasi tersebut rata-rata pengambilan produk 50-150kg. Saat ini permintaan atas ketersediaan bahan pangan dari ikan tilapia di Serdang Bedagai terus bertumbuh, dengan rata-rata sekitar 5 persen.

Uniknya tak satupun bagian dari ikan Tilapia di Regal Springs ini terbuang sia-sia. Kebijakan nir limbah (zero waste) yang ketat serta sesuai prosedur membuat semua produk sisa dapat digunakan kembali oleh industri lain. Dengan begitulah Regal Springs meminimalkan dampak lingkungan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

“Walaupun hanya 35 persen dari ikan yang dipotong menjadi fillet, sisanya akan kami distribusikan untuk digunakan kembali untuk industri lain, seperti farmasi, kosmetik, pakaian, bahkan bahan bakar,” pungkasnya. (fad/ram)

Optimalisasi Pajak Daerah, Pemda Wajib Buat Payung Hukum Mengacu pada UU HKPD

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) implementasi undang-undang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (HKPD) dalam rangka optimalisasi pajak daerah. Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumatera Utara, Meryl Rouli Saragih mengatakan, daerah mempunyai hak dan kewajiban mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Meryl, dalam menyelenggarakan pemerintahan dengan baik, diperlukan sumber-sumber pembiayaan yang sah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan bagi daerah, perlu menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang baru.

“Penyelenggaraan FGD ini agar UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan penerimaan daerah di Sumatera Utara,” kata Meryl dalam FGD UU HKPD dalam rangka optimalisasi pajak daerah, di Hotel Grandika Medan, Kamis (26/10/2023).

Meryl mengatakan, sebelum UU Nomor 1 Tahun 2022 ini diterbitkan, sudah ada aturan sebelumnya. Tetapi capaian-capaian UU yang lama dianggap oleh pemerintah pusat tidak memberi kontribusi yang signifikan. Oleh karena itu, untuk menyempurnakan pemungutan pajak di tingkat daerah khususnya di provinsi, diterbitkan UU tersebut.

“Setelah adanya UU ini, mentransformasikan sistem desentralisasi fiskal yang artinya memperkuat peran daerah. Mengatur di dalamnya tentang perbaikan dan pemerataan layanan publik, sebagai salah satu pilar penopang dari pembangunan di daerah adalah UU HKPD,” ujar politisi muda PDI Perjuangan ini.

Sehingga, setelah UU HKPD ini terbit, maka pemerintah daerah wajib membuat payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) yang mengacu pada UU HKPD. Adapun peraturan pemerintah yakni PP Nomor 35 Tahun 2023 Tentang Ketentuan Umum Pajak dan Retribusi Daerah. Perda ini yang mengatur lebih detail dan menjadi pedoman daerah khususnya provinsi dalam membangun sebuah tata kelola penerimaan pajak untuk lebih komprehensif dan baik.

“Di mana penekanan dalam UU HKPD ini, bagaimana cara pemungutan pajak/retribusi dioptimalkan. Kedua, penekanan UU ini juga kerja sama antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota. Kenapa harus kerja sama? Karena akan ada bagi hasil di pajak-pajak tertentu, ada bagi hasil di antara provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Didampingi Tenaga Ahli, MH Yunus, Meryl menambahkan, terkait pemungutan retribusi pajak dipusatkan dalam kebijakan satu perda. Sebab selama ini semua dibuat masing-masing misalnya dalam peraturan pergub dan perwal/perbup. Ke depan peraturan itu tidak boleh lagi dan semua diatur secar lengkap di dalam satu perda yaitu perda pajak daerah dan retribusi daerah.

Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara ini berharap, penyelenggaraan FGD ini bisa menjaring masukan dan pendapat peserta secara interaktif untuk bisa menyampaikan harapannya terkait pajak daerah. Ketika UU HKPD ini diimplementasikan dalam perda, ungkap Meryl, maka perda yang sudah jadi dapat memuaskan masyarakat khususnya masyarakat Sumut.

“Karena penerimaan lewat pajak adalah mencapai hampir sepertiga dari pendapatan daerah di Sumut. Hal ini sangat signifikan dan vital, maka kesadaran masyarakat dalam membayar pajak itu sangat diharapkan. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka sosialisasi seperti harus rajin kita sosialisasikan,” pungkasnya. (adz)

Jokowi Beri Berpesan kepada PLN untuk Wujudkan Ketahanan Energi hingga Menerangi Pelosok Negeri

JAKARTA,SUMUTPOS.CO – Tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional (HLN). Sejak 78 tahun lalu pula, PT PLN (Persero) hadir menjadi terang untuk Indonesia. Pada HLN ke-78 ini, Presiden RI Joko Widodo berharap PLN terus melangkah maju untuk senantiasa menerangi Indonesia dan menjaga ketahanan energi Indonesia.

“Selamat hari listrik nasional yang ke 78. Kepada seluruh keluarga besar, perusahaan listrik negara di seluruh penjuru tanah air. Teruslah bertransformasi agar PLN semakin kokoh dan maju mewujudkan ketahanan energi di masa depan, dan menerangi Indonesia sampai ke pelosok negeri,” ujar Presiden Joko Widodo.

Komisaris Utama PLN Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menegaskan semangat PLN untuk mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang mandiri, andal dan bersih diselaraskan dengan konsep pembangunan Green Energy. Hal ini menjadi bagian komitmen PLN menghadapi berbagai tantangan serta mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi.

“Kita memahami tantangan transisi energi ada di depan mata. Kita juga melihat tantangan untuk mewujudkan Net Zero Emissions yang kita harus capai di tahun 2060 dan ini semua adalah menambah tugas kita untuk mewujudkan sistem kelistrikan yang mandiri, berketahanan, dapat diandalkan, bersih, profesional dan tentu efisien dan terjangkau oleh masyarakat,” ujar Agus.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat memimpin upacara HLN ke-78 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (27/10 /2023) mengatakan PLN tak akan berhenti berkontribusi untuk negeri. Sebagai jantung pembangunan, pertumbuhan dan roda ekonomi PLN akan terus memberikan upaya terbaiknya.

“Puluhan tahun negara ini ada, negara ini terus tumbuh. Dan dari waktu ke waktu jugalah, PLN menjadi jantungnya pembangunan, jantungnya pertumbuhan, jantungnya roda ekonomi dan industri nasional,” kata Darmawan.

Ia mengatakan salah satu kunci untuk PLN terus bertumbuh adalah melalui langkah transformasi. Tiga tahun terakhir, PLN banyak melakukan pembenahan dan akselerasi proses bisnis. Transformasi ini membuahkan hasil dengan inovasi kelistrikan baru yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku bisnis, industri nasional serta mendorong bangkitnya perekonomian Indonesia pascapandemi Covid-19.

“Di Hari Listrik Nasional tahun ini, kita bukan hanya merayakan HLN ke-78. Tetapi menjadi lebih istimewa, karena kita merayakan juga keberhasilan tiga tahun perjuangan insan PLN menjalankan Transformasi. Itu karena kita ingin terus memastikan perusahaan yang kita cintai ini agar selalu kokoh. Selalu mampu menjadi jantungnya Indonesia,” tegas Darmawan.

78 tahun bukan waktu yang sebentar untuk PLN berkancah di negeri ini. Ke depan, PLN mempunyai target untuk tak hanya menjadi perusahaan listrik saja, tetapi sebagai perusahaan penyedia energi kelas dunia.

Untuk bisa mencapai target tersebut bukan tanpa rintangan, salah satunya perubahan iklim. Saat seluruh dunia menyepakati langkah pengurangan emisi, PLN mengambil langkah agresif dan menjadi lokomotif transisi energi di Indonesia.

“PLN membangun strategi baru. Kita jalankan transisi energi bukan hanya karena aturan-aturan global. Tetapi karena kita komit, pada generasi masa depan untuk menikmati hidup yang lebih baik dari sekarang,” kata Darmawan.

Upaya akselerasi pengembangan energi terbarukan yang dilakukan PLN melalui Accelerated Renewable Energy Development (ARED) akan mampu menambah porsi energi baru terbarukan (EBT) hingga 75% sampai dengan tahun 2040.

“Di tengah tantangan mismatch antara lokasi sumber EBT berskala besar di daerah terpencil dengan pusat demand listrik di Pulau Jawa, kami membangun Green Enabling Supergrid. Menjadikan sistem kelistrikan Indonesia yang sebelumnya terpisah antar pulau menjadi terhubung satu sama lain,” ucap Darmawan.

PLN juga mengembangkan Smart Grid dan Flexible Generations yang membuat sistem kelistrikan mampu mengatasi intermitensi pada pembangkit energi terbarukan. Dengan upaya yang dilakukan melalui ARED ini memungkinkan penambahan porsi pembangkit EBT meningkat tiga kali lipat hingga 60 Gigawatt pada tahun 2040.

“Potensi EBT yang tadinya tidak bisa kita manfaatkan, ke depan menjadi termanfaatkan. Selain itu, tentunya akan mampu membangkitkan kawasan dengan memunculkan episentrum ekonomi baru,” jelas Darmawan.

Dengan upaya-upaya ini, PLN bukan lagi sebagai perusahaan penyedia jasa listrik saja. PLN juga menjadi perusahaan terdepan yang mampu menjawab semua kebutuhan pelanggan. PLN menjadi garda depan dalam menjamin pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi motor penggerak ekonomi dunia lewat langkah strategis.

“Dulu, PLN selalu berada di kursi belakang dalam memenuhi _demand_ industri baru atau listrik desa. Sekarang, kita bukan saja hanya mampu memenuhi setiap kebutuhan listrik yang andal. Tetapi PLN akan mampu memenuhi setiap kebutuhan ekonomi, industri, dan untuk seluruh masyarakat Indonesia di masa yang akan datang,” jelas Darmawan.

Darmawan memastikan semangat PLN dalam menghadirkan listrik andal tidak akan luntur. Seluruh insan PLN berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi negeri.

“Tujuannya satu, untuk Indonesia. Untuk Indonesia yang akan menjadi lebih kuat lagi. Dengan industri yang tumbuh. Dengan ekonomi yang bergerak. Dengan 85 juta pelanggan yang bisa menikmati listrik yang andal, dengan layanan PLN yang terbaik, yang responsif, yang memuaskan. Demi seluruh rakyat Indonesia yang bisa menikmati terang dan masa depan yang cerah,” pungkas Darmawan. (ila)

Alfamidi Berikan Bantuan untuk Atasi Stunting di Langsa Aceh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) menyalurkan bantuan stunting di Kota Langsa, Aceh.

Kegiatan corporate social responsibility (CSR) ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk (DP3ADALDUKKB), dan Keluarga Berencana dan Dinas Kesehatan Kota Langsa.

Setiap anak yang masuk dalam kategori risiko stunting mendapat bantuan telur untuk kebutuhan selama satu bulan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Langsa Amrawati mengucapkan terima kasih kepada Alfamidi atas bantuan yang ditujukan untuk anak berisiko stunting.
“Dengan mengkonsumsi telur setiap hari diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi,” ujarnya pada Jumat (27/10/2023).

Branch Manager Alfamidi Medan Martadi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang telah mendukung kegiatan sosial yang ditujukan pada anak berisiko stunting.

“Tentu ini menjadi bagian kepedulian sosial kami. Semoga keberadaan kami bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (ila)