Home Blog Page 1052

Gelapkan Uang PDAM Tirta Umbu Nias, Mantan Plt Bendahara Divonis 6 Tahun Penjara

KORUPSI: Majelis hakim membacakan putusan terhadap Palti Nathanael Sianturi, terdakwa kasus korupsi secara virtual, Senin (16/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Plt Bendahara Perusahaan Umum Daerah (PDAM) Air Minum Tirta Umbu Kabupaten Nias, Palti Nathanael Sianturi divonis hakim 6 tahun penjara. Dia terbukti bersalah menggelapkan uang yang merugikan negara Rp522 juta. Hal tersebut terungkap dalam sidang virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (16/10/2023).

Majelis hakim diketuai Nelson Panjaitan dalam amar putusannya, perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 8 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dan dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap Palti Nathanael Sianturi oleh karenanya dengan pidana penjara 6 tahun, denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurugan,” ujar hakim.

Selain itu, terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp552 juta, dengan ketentuan dalam jangka waktu 1 bulan setelah perkara ini berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayarkan, maka harta benda terdakwa disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

“Apabila tidak mencukupi, maka diganti pidana penjara selama 1 tahun,” tegasnya.

Menurut hakim, hal memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan terciptanya aparatur negara yang bebas dari praktik-praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),
Perbuatan terdakwa mengakibatkan seluruh gaji pegawai tidak dapat dibayarkan dan terdakwa belum mengembalikan kerugian keuangan negara.

“Sementara hal yang meringankan, terdakwa mengaku dan menyesali perbuatannya,” kata hakim.

Putusan ini lebih ringan satu tahun penjara dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sitoli, Nias selama tujuh tahun, denda Rp250 juta subaider enam bulan. Selain itu dituntut membayar uang pengganti kerugian negara Rp552 juta.

Diketahui, perkara korupsi terdakwa bersama mantan orang pertama di PDAM Tirta Umbu Kabupaten Nias, Junius Ndraha menguap dikarenakan gaji para pegawai mandek.

Sebagai pimpinan yang baru, Abdi Jaya Bate’e alias Ama Shana pun mendesak terdakwa agar mengeluarkan duit dari kas. Karena tidak kunjung terealisasi, dilakukanlah audit. Belakangan diketahui jumlah kas di perusahaan air minum kebanggaan Kabupaten Nias tersebut tinggal Rp42.245.450. (man/ram)

Polres Tanjungbalai Amankan Ibu dan Anak Bandar Narkoba

Tersangka ibu dan anak bandar narkoba yang ditangkap Polres Tanjungbalai. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Akibat meresahkan warga, ibu dan anak bandar narkoba ditangkap Satresnarkoba Polres Tanjungbalai, pada giat Gerebek Kampung Narkoba (GKN). Hal tersebut diperoleh Polres Tanjungbalai, berdasarkan keterangan dari warga yang menyampaikan, bahwa setiap hari, baik siang maupun malam hari, pasien bandar narkoba tersebut selalu datang 30-40 orang.

Ibu dan anak berinisial, PS (55) dan anaknya MRP (31) akhirnya ditangkap Satresnarkoba, Jumat (13/10), sekira pukul 17.15 WIB, di Jalan Aman Lingkungan V, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi mengatakan, tim gabungan, Polri, BNNK, Satpol PP dan kepling setempat yang dipimpin langsung oleh Kanit I dan Kanit II Satresnarkoba Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan satu laki-laki dan satu perempuan.

“Saat dilakukan penggerebekan seorang laki-laki, berinisial MPR melarikan diri ke rumah tetangganya dan membuang plastik klip ke bak air kamar mandi di dalam kamar,” ujarnya, Senin (16/10).

Kemudian, sambung Ahmad Yusuf, petugas berhasil mengamankannya dan dilakukan penggeledahan yang didampingi kepling setempat, didapati barang bukti dari MPR, berupa satu buah tas warna biru yang di dalamnya terdapat dua buah timbangan elektrik dan satu pack plastik klip transparan beserta tiga buah sedotan yang telah diruncingkan.

Selain itu, lanjutnya, ditemukan juga satu buah plastik klip transaparan sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 3,56 gram yang dilempar MPR ke dalam bak kamar mandi dengan tangan kiri. Satu buah plastik klip transaparan kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,22 yang didapat di lantai rumah, satu set bong yang tersambung dengan kaca pirex, yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 1,44 gram.

“Pada saat itu juga tim melakukan penggeledahan badan oleh polwan kepada seorang perempuan yang diamankan atas nama PS dan didapat barang bukti satu buah dompet kantong kain warna hitam yang berisikan satu buah plastik klip transaparan sedang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 0,95 gram dan satu buah plastik klip transparan kecil diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0,33 gram,” imbuhnya.

Lalu, papar Ahmad Yusuf, satu buah sedotan kecil yang diruncingkan, empat buah sedotan besar yang diruncingkan, satu unit timbangan elektrik, dua pack plastik klip transparan kosong yang disembunyikan di celana dalam dan satu buah kartu ATM BRI atas nama inisial PS, satu buah buku tabungan BRI atas nama inisial PS dan satu unit handphone Android merk Vivo warna biru.

“Tim bergerak menuju rumah MPR di Dusun V, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan dan dilakukan penggeledahan rumah didampingi kepala dusun setempat, namun tidak menemukan barang bukti lainnya.

“Saat ini MPR dan PS beserta barang bukti yang disita dibawa ke kantor Polres Tanjungbalai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan bahwa narkoba tersebut diperoleh ibu dan anak dari seorang laki laki (lidik) dan hingga saat ini masih dilakukan pengejaran,” terangnya.

Ahmad Yusuf mengungkapkan, terhadap tersangka ibu dan anak tersebut, dipersangkakan Pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 KUHPidana.

“Kami Polres Tanjungbalai tetap berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba untuk menyelamatkan anak bangsa. Bagi masyarakat yang mengetahui informasi peredaran gelap narkoba, agar jangan segan menginformasikan kepada kami. Identitas pelapor kami rahasiakan,” tegasnya. (dwi)

Wawako Binjai Ikuti Sosialisasi dan Diskusi Publik Peningkatan Akses Pengaduan Pelayanan

BERSAMA: Wawako Binjai, Rizky Sitepu (kanan) foto bersama dengan Anggota Ombusdman Republik Indonesia, Dadan S Suharwijaya.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu menghadiri kegiatan sosialisasi dan diskusi publik tentang peningkatan akses pengaduan pelayanan publik di Hotel Graha Kardopa, Senin (16/10/2023). Rizky mengucapkan selamat datang kepada Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Dadan S Suharwijaya dan Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Binjai mengucapkan selamat datang kepada anggota Ombudsman Republik Indonesia Bapak Dadan S Suharwijaya dan Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Bapak Abyadi Siregar beserta rombongan di Kota Binjai, kota yang sangat kita cintai ini,” ucapnya

Dia memiliki keyakinan bahwa dengan kedatangan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia akan sangat berdampak baik untuk Pemerintah Kota Binjai, terutama dalam permasalahan pelayanan publik. “Kami memiliki keyakinan bahwa dengan kedatangan pihak Ombudsman Republik Indonesia dan juga dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi dan diskusi publik, serta program jemput bola melalui gerai pengaduan dan konsultasi pelayanan publik oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, akan sangat berdampak baik untuk kami terutama dalam permasalahan pelayanan publik,” serunya.

Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi publik ini dapat berjalan lancar, sukses dan memberikan dampak pada perbaikan penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Binjai. (ted)

Pemko Medan Dukung Pelni menambah Rute Belawan-Batam

Kepala Cabang Pelni Medan, Biwa Abi Laksana.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Medan mendapatkan dukungan dari Pemko Medan untuk menambah rute pelayaran KM Kelud dari Belawan ke Batam dari sekali menjadi dua kali sepekan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Cabang Pelni Medan, Biwa Abi Laksana ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Senin, (16/10/2023).

“Pihak Pelni sudah menemui Kepala Dinas Perhubungan Medan. Intinya, pihak Kota Medan mendukung penambahan call di Pelabuhan Belawan,” ucap Biwa.

Biwa melanjutkan, Pemko Medan memandang positif peningkatan frekuensi pelayaran Belawan – Batam, satu di antaranya karena itu dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Pelni Medan pun mengapresiasi dukungan tersebut. hal itu penting artinya karena pemerintah daerah sangat berperan dalam penambahan rute itu.

Pemda adalah pihak yang bisa mengajukan penambahan rute itu ke Kementerian Perhubungan. Setelah disetujui, pihak Kemenhub nantinya akan menugaskan pengoperasian kapal untuk jalur tersebut, yakni KM Kelud, kepada Pelni.

Karenanya, setelah Pemkot Medan, Pelni Medan akan menemui pula Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau dalam hal ini Dinas Perhubungan Sumut.

Dukungan dari Pemprov Sumut diperlukan supaya tambahan pelayaran Belawan-Batam dapat segera terwujud.

Apalagi, Indonesia akan segera memasuki masa Natal dan Tahun Baru yang merupakan periode “peak season” atau puncak musim liburan.

“Kami berharap penambahan rute Belawan-Batam sudah berjalan saat libur Natal dan Tahun Baru kemudian beroperasi terus secara reguler,” kata Biwa.

PT Pelni mengupayakan penambahan rute Belawan-Batam demi memfasilitasi tingginya permintaan penumpang.

Sementara itu, PT Pelni cabang Medan menggelar koordinasi dengan pihak-pihak terkait demi kelancaran transportasi laut saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami harus berkoordinasi sedini mungkin karena permintaan penyeberangan dengan kapal tinggi ketika libur Natal dan Tahun Baru,” kata Biwa.

Terkait hal itu, Pelni Medan sudah menjadwalkan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau dalam hal ini Dinas Perhubungan Sumut.

Kemudian Pelni Medan mempererat komunikasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Belawan, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Polri dan TNI agar para penumpang nyaman baik saat tiba maupun berangkat dari Pelabuhan Belawan.

Pelni Medan juga bersiap dengan kemungkinan adanya kapal tambahan untuk membantu pelayaran penumpang dari Pelabuhan Belawan.

Ketika periode libur Lebaran 2023, Pelni mengoperasikan KM Dorolonda yang berkapasitas lebih dari dua ribu orang untuk menyokong kerja KM Kelud yang menjadi kapal reguler dari Pelabuhan Belawan.

“Untuk keberadaan kapal tambahan seperti Dorolonda nanti disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Biwa. (mag-1/ram)

Ketua Jalasenastri TNI AL Resmikan Gedung Yos Sudarso SMK Hang Tuah Belawan

RESMIKAN: Ketua Umum Jalasenastri TNI AL Ny. Fera Muhammad Ali selaku Pembina Yayasan Hang meresmikan Gedung Yos Sudarso SMK Hang Tuah Belawan, di Jalan K.L Yos Sudarso KM 11,5, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Senin (16/10/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana khususnya pada bidang pendidikan, Ketua Umum Jalasenastri TNI AL Ny. Fera Muhammad Ali selaku Pembina Yayasan Hang Tuah meresmikan Gedung Yos Sudarso SMK Hang Tuah Belawan, di Jalan K.L Yos Sudarso KM 11,5, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Senin (16/10/2023).

Penambahan gedung Yos Sudarso SMK Hang Tuah seluas 577 m2 dari total luas 3.852 M2 keseluruhan sekolah ini terdiri dari 4 gedung yang akan digunakan sebagai bengkel/labolatorium dan 4 kamar mandi siswa.

Dalam acara peresmian tersebut, secara simbolis Ny. Fera Muhammad Ali menandatangani prasasti yang dilanjutkan dengan pemotongan pita.

Dijelaskannya, pembangunan gedung ini dimulai sejak tanggal 8 Maret 2023. Gedung ini sangat diperlukan sebagai penambahan fasilitas sekolah yang nantinya akan mendukung proses belajar mengajar.

“Yayasan Hang Tuah sendiri merupakan merupakan suatu yayasan yang dilatar belakangi semangat mencerdaskan kehidupan bangsa utamanya generasi muda, istri-istri anggota TNI AL. Pada tahun 1947 mulai menunjukkan kepeduliannya dengan mendirikan sekolah-sekolah yang menjadi cikal bakal keberadaan sekolah-sekolah Hang Tuah,” ucapnya.

Ia pun menambahkan, dengan visi menjadikan putra-putri keluarga besar TNI Angkatan Laut dan masyarakat umum cerdas, sehat jasmani dan rohani, berbudi luhur serta memiliki jiwa bahari/berwawasan kelautan melalui pendidikan yang berkualitas.

“Saat ini Yayasan Hang Tuah telah memiliki 14 Cabang yang berada di kota-kota di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Kepala Sekolah SMK Hang Tuah Belawan, Sunarso, ketika ditemui mengatakan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasal beserta Ibu Fera Muhammad Ali, yang sudah hadir untuk meresmikan gedung sekolah yang baru, yang diberi nama gedung Yos Sudarso.

“Saat ini sekolah SMK Hang Tuah Belawan telah mendidik sebanyak 215 Siswa yang dari beberapa jurusan yakni jurusan Teknik Permesinan (TPK), Nautika Kapal Niaga (NKN), Teknika Kapal Niaga (TKN), Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP),” ungkapnya.

Hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Pejabat TNI Angkatan Laut, Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama Johanes Djanarko Wibowo, Ketua Jalasenastri Lantamal I Belawan, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP. Josua Tampubolon, Kapolsek Medan Labuhan, AKP. Panggil Sarianto Sitorus, Para Staf, Guru dan Siswa Siswi SMK Hang Tuah Belawan. (mag-1/ram)

Sopir Truk Sampah “Kencing” Berbuntut Skorsing, DLH Binjai Belum Lapor Inspektorat

Mobil truk sampah diduga milik DLH Binjai melakukan suling minyak di Binjai Mall.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Persoalan truk sampah yang “kencing” bahan bakar minyak secara sembarangan berbuntut panjang. Meski demikian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai belum melaporkan hal tersebut kepada inspektorat daerah.

Kepala Bidang Angkutan dan Sampah DLH Binjai, Khairil Anhar menyatakan, sopir sudah dilakukan skorsing. “Sopirnya itu pegawai, kami tau peristiwa itu hari Sabtu (14/10/2023) sebelum Ashar sekitar jam 3-an,” ujar Khairil, Senin (16/10/2023).

Dia menjelaskan, pegawai tersebut sudah berusia lanjut dan yang bersangkutan berinisial MN. “Usianya sekitar 50-an tahun. Sudah kita tindak, kita pecat dari sopir dan dilakukan skors,” ujarnya.

Dia menjelaskan, MN adalah pegawai lama yang diangkat era Presiden SBY. Untuk dilakukan pemecatan, kata dia, ada sejumlah aturan.

“Kalau honor langsung pecat yang diawali dengan tahap peringatan sampai 3 kali,” sambungnya.

Dia menjelaskan, MN selama ini bekerja cukup baik. Kepada Khairil, MN berujar, baru kali ini melakukan suling minyak.

“Baru kali ini kasusnya, pening saya,” serunya.

Khairil menguraikan, truk angkutan sampah disopiri seorang dan 3 kernet. Artinya, truk sampah yang berjalan membawa 4 orang.

“Sopirnya sudah dipanggil, Sabtu (14/10/2023) langsung kita panggil. Kalau menurut pengakuan dia, ada temannya habis minyak,” ujarnya.

“Kami gak tau detilnya ini, menurut pengakuan seperti itu (ada kawannya habis minyak). Kalau detilnya sama dia, konfirmasi saja langsung,” tambahnya.

Ditanya pemanggilan terhadap kernet, dia menyebut, tidak melakukannya. Terkait honor, dia menyebut, Rp1,1 juta untuk honorer.

“Belum berembuk sama kadis, kebetulan lagi di Siantar,” jawabnya ketika ditanya soal audit khusus apakah akan dilakukan atau tidak.

“Diperintah pak Kadis tindak, yang penting harus disanksi. Baru ini kasus (MN) selama sepanjang sejarah,” kata dia.

“Untuk jumlah truk ada 26 unit. Per bulan dikasih uang minyak dalam bentuk uang, Rp2 juta per unit dirata-ratakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 20 detik menampilkan truk angkutan sampah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai melakukan penyulingan bahan bakar. Video tersebut kemudian viral di jagad dunia maya.

Dalam video, pengunggah menuliskan keterangan, peristiwa diduga ilegal ini terjadi di Binjai Mall, Sabtu (14/10/2023). (ted/ram)

Mahasiswa Minta KY Pantau Sidang AKBP Achiruddin

AKSI: Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di depan kantor PN Medan, terkait vonis bebas 2 terdakwa rekanan Achiruddin, Senin (16/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Pemuda (PMP Sumut) menggelar demontrasi di kantor Pengadilan Negeri (PN) Medan. Dalam aksinya, mereka meminta Komisi Yudisial (KY) agar memantau sidang putusan AKBP Achiruddin Hasibuan.

Pasalnya, para pendemo khawatir Achiruddin divonis bebas hakim Oloan Silalahi, seperti dua terdakwa migas yaitu Direktur PT Almira Nusa Raya (ANR) Edy dan Manajer Operasional, Parlin.

“Bagaimana negara kita ingin maju dan berkembang seperti negara lain kawan-kawan. Karena penegak hukum saja mengangkangi hukum itu sendiri,” tegas Koordinator Aksi, Imam Sholeh, Senin (16/10/2023).

Dalam orasinya, Imam juga menilai ada dugaan suap atas vonis bebas yang dijatuhi hakim Oloan Silalahi terhadap Edy dan Parlin.

“Ini betul-betul penghianat negara, yang sudah mencederai hukum. Ini di bebaskan juga, jelas bahwasanya ketua hakim diduga menerima uang. Jadi kami meminta agar hakim segera diperiksa,” ucapnya.

Karena itu, PMP Sumut mendesak agar KY mengevaluasi Pengadilan Negeri Medan khususnya hakim Oloan Silalahi dan mengawasi sidang AKBP Achiruddin yang juga diadili dalam kasus yang sama (migas).

“Kepada ketua hakim (Oloan Silalahi) untuk melakukan pekerjaannya sesuai dengan prosedurnya. Tanpa memandang bulu, siapapun itu. Mau polisi, TNI, presiden pun itu berhak mendapatkan hukuman,” pungkasnya.

Menanggapi aksi massa, juru bicara PN Medan Soniadi mengatakan, terkait aspirasi dari mahasiswa akan disampaikan kepada Ketua PN Medan.

“Terkait dengan pengembangannya (sidang migas AKBP Achiruddin), bisa melihat sidangnya dan silahkan dipantau,” tandasnya. (man)

Digitalisasi Ekosistem Pasar, Bank Mandiri Gaungkan Program Livin’ Pasar

Digitalisasi Ekosistem Pasar, Bank Mandiri Gaungkan Program Livin’ Pasar. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri secara aktif terus mendorong inklusi keuangan masyarakat lewat berbagai inisiatif digital. Sejalan dengan itu, bank bersandi saham BMRI ini juga berkomitmen mewujudkan aspirasi perusahaan menjadi Urban Lokomotif lewat beragam program dukungan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di wilayah perkotaan.

Guna mewujudkannya, Bank Mandiri menggencarkan Program Livin’ Urban yang berfokus untuk menyejahterakan masyarakat melalui berbagai inisiatif digitalisasi pasar bertema Livin’ Pasar yang akan memberikan dampak sosial yang positif. Pemanfaatan ini, turut menjadi bagian komitmen Bank Mandiri untuk mendorong transaksi non tunai sekaligus mendukung peningkatan inklusi keuangan di Tanah Air.

Melalui transformasi digital yang selaras dengan semangat HUT ke-25 Bank Mandiri yang mengusung tema ‘Menuju Masa Depan’, perseroan berharap dapat terus memberikan solusi transaksi terbaik kepada nasabah.

Seiring dengan itu, Bank Mandiri berkolaborasi dengan PT Deli Metropolitan dalam menginisiasi Livin’ Pasar untuk mempercepat digitalisasi transaksi di Pasaraya MMTC, Deli Serdang pada Senin (16/10). Kegiatan ini juga dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan Direksi PT Deli Metropolitan, Direktur SDM & Kepatuhan Agus Dwi Handaya, bersama dengan Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Lourentius Aris Budiyanto.

“Implementasi program ini diharapkan mampu memperluas akseptasi pembayaran digital salah satunya lewat penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) Livin’ Merchant untuk pedagang. Sehingga memberikan dampak positif berupa peningkatan kegiatan transaksi non tunai ke depan, termasuk mendorong pelaku UMKM agar naik kelas” ujar Lourentius Aris Budiyanto di Pasaraya MMTC Medan, Senin, (16/10).

Lanjutnya, Bank Mandiri menawarkan solusi perbankan yang handal bagi seluruh ekosistem pasar yang terintegrasi mulai dari supplier, distributor, logistik, penjual hingga pembeli. Tak hanya itu, bank berlogo pita emas ini juga mengadakan program Bonus Kupon Belanja untuk pengguna baru Super App Livin’ by Mandiri.

Selain itu, para pedagang yang aktif bertransaksi jual beli menggunakan Livin’ Merchant dapat mengikuti program racing point pedagang. Inisiatif ini memberikan kesempatan bagi penjual untuk mendapatkan sepeda motor dan logam mulia di akhir periode pada 31 Desember 2023. Promo ini diharapkan turut mendorong minat transaksi masyarakat menggunakan channel pembayaran QR di Super App Livin’ by Mandiri.

“Kami berharap dengan adanya digitalisasi pasar ini, transaksi non tunai dapat meningkat sehingga dapat secara langsung mempermudah kebutuhan pembayaran masyarakat dan tentunya turut mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia,” tuturnya.

Lourentius Aris Budiyanto berharap dengan adanya Livin’ Pasar, Bank Mandiri dapat ikut memperluas penggunaan QRIS sebagai salah satu sarana pembayaran non tunai yang dapat diandalkan masyarakat.

“Dengan adanya program Livin’ Pasar, kami berharap dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, dan menjadikan Bank Mandiri sebagai Urban Lokomotif untuk kemajuan Indonesia,” paparnya.

Sebagai bentuk partisipasi aktif mendukung pertumbuhan ekonomi ekosistem Pasar di Pasaraya MMTC, pada kesempatan ini secara simbolis Bank Mandiri juga akan menyalurkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Pedagang Pasar Pasaraya MMTC. Diharapkan fasilitas ini dapat menjadi modal untuk mendukung UMKM khususnya para pedagang secara nyata.

Bank Mandiri juga menunjukkan dukungannya kepada kepada Pasaraya MMTC untuk menjaga kondisi kebersihan lingkungan di pasar tersebut melalui pemberian Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam bentuk Bantuan Renovasi Toilet Pasaraya MMTC Blok A & Blok B.

Pada kesempatan ini, Bank Mandiri mengadakan program tebus murah paket sembako seharga Rp 2.500 dengan QR Livin’ by Mandiri. Program ini diharapkan dapat mendukung untuk mewujudkan untuk mewujudkan lingkungan Pasaraya MMTC yang berkah, maju, dan kondusif. (rel/tri)

Perempuan Bangsa Gelar Sekolah Politik dan Bentuk Barisan Perempuan AMIN

BERSAMA: Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumut, Herlina Nasution bersama Pembina Nasional Barisan Perempuan AMIN, Neng Eema Marhamah Zulfa Hiz, serta kader Perempuan Bangsa se Sumut lainnya, dalam acara Sekolah Politik Perempuan Lanjutan, di Asrama Haji, Jalan AH Nasution Medan. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Perempuan Bangsa Sumatera Utara (Sumut) menggelar acara Sekolah Politik Perempuan Lanjutan dan Senam Sehat, di Asrama Haji, Jalan AH Nasution Medan. Acara dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 14-15 Oktober 2023.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumut, Herlina Nasution mengatakan, menjelang Pemilu 2024, Perempuan Bangsa merasa terpanggil sebagai kader Perempuan Bangsa dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), khususnya di Sumut.

“Nah, informasinya pada November ini keluar Daftar Calon Tetap (DCT). Jadi sebelum para caleg perempuan di 12 kabupaten/kota se Sumut ini nantinya bertarung, maka dipersiapkan terlebih dahulu pendidikan politiknya. Para caleg inikan minim pendidikan politik, sehingga digelarlah sekolah politik perempuan lanjutan, agar tidak lemah mental. Maksudnya, belum berperang di Pemilu 2024, sudah surut dengan kondisi-kondisi tertentu, salah satunya politik uang,” ujarnya kepada kepada Sumut Pos usai acara, Minggu (15/10).

Di sekolah politik ini, lanjut Herlina, dibubuhi materi-materi yang kompeten, diisi Pemateri Neng Eema Marhamah Zulfa Hiz dari Perempuan Bangsa pusat, serta dari KPU dan Bawaslu serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumut terkait isu perempuan, untuk melatih mental para caleg perempuan ini agar siap menjadi petarung.

“Alhamdulillah respon positif dari para peserta, bahkan meminta agar dilaksanakan kembali sekolah politik seperti ini lagi,” imbuhnya.

Adapun, sambungnya, peserta yang hadir sebanyak 70 orang dari Perempuan Bangsa di 12 kabupaten/kota se Sumut, yang masing-masing diwakilkan 3 orang setiap DPC.

Selain itu juga, sebut Herlina, juga dilaksanakan senam sehat, dengan tema, ‘Jiwa Raga Sehat Bersama Perempuan Hebat’, untuk para caleg perempuan. Tujuannya untuk membentuk jiwa raga yang sehat agar menimbulkan hormon endorfin atau hormon bahagia, agar mereka bisa lebih bahagia lagi.

“Di PKB ini kan diajarkan berpolitik yang riang gembira, tidak terlalu serius dan menegangkan, tetapi tetap silaturahmi namun perjuangan itu tetap dilaksanakan. Ini untuk menimbulkan ide dan kreatif. Karena itu haruslah memiliki jiwa dan raga yang sehat, agar saat berkampanye nantinya dengan kondisi atau menemukan permasalahan-permasalahan di lapangan sudah siap mental serta tidak stres,” pungkasnya.

Sementara itu, Pembina Nasional Barisan Perempuan AMIN, Neng Eema Marhamah Zulfa Hiz menambahkan, dalam acara tersebut, juga mendeklarasikan Barisan Perempuan Anies-Muhaimin (AMIN) di Sumut.

“Ini adalah kerelaan para ibu-ibu dan merupakan inisiatif mereka. Nantinya juga akan dibentuk di kabupaten/kota di Sumut,” ujar Neng Eema.

Dijelaskannya, bahwa ini merupakan relawan dengan tujuan dukungan kepada AMIN agar menang sebagai pemimpin di negeri ini ke depan. Mereka melihat bahwa misi perubahan itu penting dan juga melihat dentuman perubahan itu ada di AMIN.

“Yang datang membentuk relawan ini, yakni seluruh kabupaten/kota se Sumut, sebanyak 200 an orang. Nantinya mereka akan menyosialisasikan atau mengajak keluarganya, tetangganya, kawan-kawannya, saudaranya, relasi, teman kerja, serta lainnya yang mereka kenal, minimal 5 orang untuk datang ke TPS untuk menyoblos AMIN. Dan ini terbuka bagi siapapun, apakah itu wanita karir, ibu rumah tannga, mahasiswa, agama apapun dan suku serta latar belakang apapun, berpartai atau tidak, intinya yang ingin AMIN menang,” jelasnya.

Adapun, lanjut Neng Eema, Barisan Perempuan AMIN adalah satu komando, sebagai the power of emak-emak yang tak terkalahkan, untuk menyosialisasikan dan mengajak lingkungannya. “Intinya, Barisan Perempuan AMIN ini harus satu komando, satu barisan, ke kiri ya ke kiri, ke kanan ya ke kanan, di arahkan kemana, ya harus ikut satu barisan tersebut, yang terpenting bisa dijangkau, sangat mudah,” tandasnya. (dwi/tri)

HIPMI Labuhanbatu akan Gelar Muscab ke- V

MUSCAB: Ketua BPC HIPMI Labuhanbatu, Chepy Aditya mengingatkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Masa Bakti 2023-2026 agar profesional, administratif dan penuh persahabatan. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Labuhanbatu, Chepy Aditya mengingatkan kepada panitia pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Masa Bakti 2023-2026 agar melaksanakan pemilihan Calon Ketua Umum (Caketum) secara profesional, administratif dan penuh persahabatan.

“Menjadi harapan pelaksanaan muscab berjalan lancar, penuh persahabatan, silaturahim dan sportivitas,” kata Chepy Aditya saat Sosialisasi tahapan musyawarah cabang (Muscab) ke-V dan Pengumuman syarat bakal calon Ketua Umum BPC HIPMI Labuhanbatu, Sabtu (14/10/2023).

“Kita harus solid dalam pelaksanaan pemilihan ketua imum. Agar nama baik HIPMI dapat terjaga secara baik,” ujar Chepy.

Ditambahkannya, salahsatu syarat pencalonan bakal Ketua Umum adalah menjadi kader atau pengurus aktif selama minimal 6 bulan di kepengurusan yang ada.

“Sesuai AD ART syarat pencalonan mesti minimal 6 bulan aktif di HIPMI,” tegasnya.

Chepy juga meminta kepada para Calon Ketua Umum (Caketum) dalam Muscab ini tetap menjaga sportifitas, menjunjung tinggi persaudaraan.

“Kepada Caketum, tetap menjunjung tinggi persaudaraan dan persahabatan, kita bertanding untuk bersanding, semoga keluarga besar BPC HIPMI Labuhanbatu tetap solid,” pungkasnya.

Informasi yang berkembang minimal sebanyak 3 bakal calon ketua umum sudah mengemuka. Dan masing-masing sudah mempersiapkan mental serta materi kebutuhan kampanye pencalonan diri.

Ketua OKK HIPMI Labuhanbatu sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Hengky Syahputra mengatakan, pihaknya akan membuka pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) mulai tanggal 16 hingga 21 Oktober 2023.

“Formulir dapat diambil di Sekretariat Jalan Kampung Baru (Komplek Villa Gita) Rantauprapat pada pukul 09.00 – 17.00 Wib,” ujarnya.

Sementara Ketua Organizing Committee (OC) Hapri Eriza menyebut, Muscab akan digelar di Rantauprapat pada November mendatang. Untuk Balontum, harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditetapkan, salah satunya membayar biaya administrasi sebesar Rp100 juta.

“Harus menjadi anggota aktif minimal 6 bulan, serta membayar biaya administrasi Caketum sebesar Rp100 juta dan membayar uang sumbangan. Selain itu, Calon Ketua Umum (Caketum) harus mendapat rekomendasi dari 10 anggota HIPMI Labuhanbatu, membuat surat pernyataan tidak dalam keadaan terpidana atau dinyatakan pailit oleh keputusan pengadilan, dan surat keterangan bebas dari narkoba,” kata dia. (fdh/ram)