Home Blog Page 1058

Petani Milenial Kagumi Keseriusan Ganjar Kembangkan Sektor Pertanian

HILIRISASI PERTANIAN: Ganjar Pranowo berbincang dengan Duta Petani Milenial Sandi Oka Susila di Desa Tegallega, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (5/10). (Tim Media Ganjar Pranowo)

SUMUTPOS.CO – KESERIUSAN bakal calon presiden (capres) 2024, Ganjar Pranowo mewujudkan ketahanan pangan dan mengembangkan sektor pertanian diapresiasi oleh Duta Petani Milenial Sandi Oka Susila. Pria asal Cianjur itu menilai, Ganjar sangat serius mewujudkan program yang didambakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami petani milenial Cianjur senang sekali bisa bertemu Pak Ganjar. Beliau memberikan harapan besar terutama di sektor pertanian ke depan,” ujar Sandi usai mendampingi Ganjar berkunjung ke desanya di Tegallega, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (5/10).

Dalam kesempatan itu, Sandi banyak berdiskusi dengan Ganjar dan mendapat pandangan tentang ide dan gagasannya terkait pertanian dan ketahanan pangan. Saat jalan-jalan itu, Sandi memperoleh banyak bukti tentang keseriusan Ganjar. Misalnya dengan menginisiasi pembangunan pabrik teh premium di Desa Tegallega dan melibatkan petani milenial serta memberdayakan petani lokal agar lebih sejahtera.

“Itu bagian dari program hilirisasi sektor pertanian yang beliau canangkan dan kami anak muda diajak terlibat dalam program itu. Pak Ganjar memang benar-benar memiliki perhatian besar pada kesejahteraan petani,” terangnya.

Ganjar, lanjut Sandi, benar-benar serius dan fokus dalam pengembangan sektor pertanian demi terwujudnya ketahanan pangan. Ide dan gagasan Ganjar melompat ke depan tentang perencanaan yang sangat matang.”Dan itu dimulai dari desa, sebagai penghasil pangan utama. Beliau datang dan melakukan pendampingan. Itu bukti kalau beliau benar-benar serius,” tuturnya.

Hal itu menurut Sandi merupakan harapan yang menggembirakan. Pasalnya, bicara sektor pertanian dan ketahanan pangan adalah bicara masalah kehidupan. Jadi, lanjut dia, seorang pemimpin memang harus berfokus pada ketahanan pangan. Apalagi saat ini, kondisi pangan dunia mengkhawatirkan.

”Apa yang dilakukan Pak Ganjar sudah tepat. Tentu dengan program beliau, ketahanan pangan dan regenerasi petani milenial bisa terwujud. Tentu ini harapan dan angin segar bagi masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, bakal capres 2024 Ganjar Pranowo berkunjung ke Desa Tegallega Cianjur Jawa Barat dan menginap di kampung yang terletak di kaki Gunung Gede itu mulai Rabu (4/10). Ganjar memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Ganjar juga menggandeng koperasi dan petani milenial di desa itu untuk membuat pabrik teh kualitas premium.

Menurut Ganjar, dengan sumber daya alam yang ada, Indonesia sangat mungkin mencapai ketahananan pangan.Hilirisasi produk pertanian untuk sekarang ini alangkah baiknya terus digencarkan. Dengan begitu, kedaulatan pangan Indonesia bisa tercapai. Ini bagus, makanya kita dorong akalau ada ekosistem yang mendukung, jelasnya.

Sri Mahyuni, petani jagung di Sidikalang Sumatera Utara mengatakan, apa yang menjadi program dari Ganjar untuk kesejahteraan petani akan selalu di dukung dengan penuh. “Kami petani muda selalu menyukai inovasi, terutama kalau inovasi yang membawa keuntungan,” kata wanita yang akrab disapa Yuyun ini, kemarin (13/9/23).

Yuyun mengatakan, petani muda atau petani milenial memang senang melakukan inovasi terkait dengan dunia pertanian tentunya. “Apalagi seperti kami ini petani adalah kebanyakan meneruskan usaha atau pekerjaan orangtua yang mana lahan sudah tersedia jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan,” jelas Yuyun lagi. (wir/Ika)

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Latihan Pra Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024

LATIHAN: Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon. Latihan ini berlangsung pada 13 dan 14 Oktober 2023 dan melibatkan seluruh personil Polres Pelabuhan Belawan.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 yang dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon. Latihan ini berlangsung pada 13 dan 14 Oktober 2023 dan melibatkan seluruh personel Polres Pelabuhan Belawan.

Kegiatan latihan pra operasi ini bertujuan untuk mempersiapkan personel Polres Pelabuhan Belawan dalam mengamankan Pemilu tahun 2024. Latihan ini dilaksanakan di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan.

Hari pertama latihan pra operasi dihadiri oleh narasumber dari KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) dan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) Kota Medan dan Deli Serdang. Narasumber memberikan penjelasan terkait pelaksanaan pemilu tahun 2024, prosedur, dan peran KPUD serta Panwaslu dalam pemilu.

Selanjutnya, Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan memberikan pemaparan terkait dinamika operasi dan tugas masing-masing Satgas Operasi. Pada hari kedua latihan pra operasi, dilaksanakan latihan dalam rangka mengevaluasi kesiapan personil dalam situasi darurat atau konflik serta penanganan demonstrasi atau kerusuhan.

Dalam arahannya, Kapolres Pelabuhan Belawan menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan tanggung jawab bagi setiap Kasatgas maupun Kasub Satgas yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata 2024.

“Saya berharap agar informasi dan arahan yang diterima dari pihak terkait, seperti KPUD dan Panwaslu, disosialisasikan dengan baik kepada seluruh personel Polres Pelabuhan Belawan,” ujarnya.

Kegiatan latihan pra operasi ini merupakan bagian dari upaya Polres Pelabuhan Belawan untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi Pemilu tahun 2024. Dengan pelatihan ini, diharapkan personel Polres Pelabuhan Belawan siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama masa pemilu sehingga proses berlangsung aman dan kondusif. (mag-1/ram)

Laga Persahabatan, Kemenag Sergai Imbangi Forkopimda Sergai dengan Skor 4-4

TENDANGAN: Bupati Sergai, H Darma Wijaya saat melakukan tendangan keras dari luar kotak Pinalti saat laga persahabatan melawan Kemenag Sergai. (fad/ram)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan bersama unsur Forkopimda kembali merumput pada laga silaturahim di lapangan sepakbola kebun PT. Socfindo Mata Pao Kecamatan Teluk Mengkudu, Jumat (13/10/2023) sore. Pertandingan Tim Forkopimda melawan tim Kementerian Agama (Kemenag) Sergai dengan skor akhir imbang 4-4.

Dalam pertandingan itu, tiga gol tim oldcrak dicetak Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Bupati Sergai Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan.

Pada laga babak pertama kedua tim saling serang namun Forkopimda lebih unggul dahulu setelah Imam Faisal berhasil membobol gawang Kemenag Sergai yang dikawal Tohari.

Namun tidak butuh waktu lama Kemenag Sergai mampu menyamakan skor lewat Rangga Raka Siwi yang membobol gawang Forkopimda yang dijaga Abdul Malik.

Gol ke 2 Forkopimda berhasil dicetak Kapolres AKBP Oxy lewat tendangan finalti, setelah pemain belakang Kemenang Sergai melakukan pelanggaran di kotak finalti terhadap pemain Forkopimda Ipda Cardio (Kanit Tipikor Polres Sergai).

Gol kedua Forkopimda langsung dibalas Kemenag Sergai, setelah selang beberapa menit oleh Roni, juga hadiah finalti setelah pemain bawah Forkopimda melakukan pelanggaran di kotak terlarang, hingga skor 2-2.

Selang beberapa menit Wabup Sergai Adlin Tambunan berhasil membobol satu gol lewat shooting kerasnya, namun keunggulan Forkopimda tidak bertahan lama setelah penyerang Kemenang Sergai Syahrum Ramadani berhasil menyamakan skor 3-3 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua Forkopimda merotasi beberapa pemain diantaranya penjaga gawang AKP Siswoyo, pertandingan semakin sengit saling serang silih berganti, hingga akhirnya pemain Kemenang Sergai Chandra Inal Tanjung berhasil membobol gawang Forkopimda.

Namun gol balasan Forkopimda Sergai berhasil diciptakan Bupati Sergai Darma Wijaya hingga skorpun imbang 4-4 dan wasit yang memimpin pertandingan Syahrizal meniupkan peluit terakhirnya.

Pertandingan disaksikan Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy, Camat Teluk Mengkudu Rizki Abdulah Nasution serta keluarga besar Kemenag Sergai dan warga sekitar.

Tim Forkopimda Sergai diperkuat Bupati Sergai Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Wabup Sergai Adlin Tambunan, Kasat Intel Polres Sergai AKP Siswoyo, Ketua KONI Sergai Aspul A Lubis, Ketua PWI Sergai Edi Saputra, mantan Pemain PSDS Imam Faisal, sejumlah Wartawan dan ASN Pemkab Sergai, dengan Manajer Darmawan (Sekretaris PWI Sergai).

Sedangkan Tim Kemenag Sergai diperkuat Kakan Kemenag Sergai H Zulkifli Sitorus, sejumlah guru Madrasah dan Pesantren, serta ASN Kemenag Sergai, dengan Manajer M Yusuf Barus (Kasubbag TU Kemenag Sergai). (fad/ram)

Wabup Sergai Hadiri Aruh Maulud Banjar

HADIR: Wabup Sergai Adlin Tambunan saat hadiri Aruh Maulud Banjar Sebagai Budaya Penuh Simbolik dan Sarat Makna dari Kabupaten Serdang Bedagai. (fad)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdangbedagai (Wabup Sergai) Adlin Tambunan menghadiri Aruh Maulud Banjar Memperingati Hari Lahirnya Nabi Muhammad SAW 1445 H. Acara tersebut dilaksanakan di Masjid Jami, Dusun I Desa Lubuk Cemara, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (14/10/2023).

Adlin Tambunan menyebut perayaan Aruh Maulud Banjar sudah menjadi tradisi yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah “urang Banjar”, sekaligus menjadi satu ikon budaya yang berfungsi menghubungkan masyarakat Banjar dengan masyarakat lainnnya.

“Tradisi ini adalah khas asli masyarakat Banjar dari Kalimantan Selatan yang sudah puluhan tahun bermigrasi dan tinggal di tempat ini,” kata Wabup Sergai.

Menurut Wabup Sergai, tidak ada peristiwa yang lebih monumental dalam sejarah peradaban manusia selain detik-detik pertama kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pada detik-detik yang menggetarkan itu, Wabup Sergai menyebut para malaikat, alam semesta, burung-burung, dan lambaian daun-daun menyenandungkan kalam langit demi menyambut kehadiran bayi laki-laki cerdas yang kelak menjadi pamungkas para nabi dan rasul, pemimpin revolusi spiritual di seluruh jagat bumi.

“Peristiwa yang popular disebut Maulid Nabi itu merupakan salah satu nikmat terbesar bagi umat Islam. Tak pelak, setiap momentum Maulid Nabi tiba, umat Islam mempunyai tradisi yang unik dan khusus untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ritual sakral ini dilakukan tiap 12 Rabiul Awal bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad,” ucap Adlin Tambunan.

Wabup Sergai melanjutkan Aruh Maulud Banjar adalah budaya penuh simbolik yang sarat dengan muatan sejarah, makna filosofis, akulturasi, dan prosesi budaya yang berharga bagi perkembangan Islam yang senantiasa menarik untuk dilaksanakan.

Ritual warisan nenek moyang ini, sambung Wabup Sergai, telah menyusuri ruang dan waktu yang cukup panjang. Keagungan Nabi Muhammad dan doktrin Islam yang kental, baginya terus menjadi inspirasi dan pemicu semangat masyarakat Banjar dalam memelihara eksistensi tradisi lokal berbalut dakwah .

Untuk itu Wabup Sergai mengajak umat Islam menjadikan maulid ini sebagai tonggak dalam kehidupan, untuk kembali melihat jauh kebelakang tentang apa-apa saja yang telah dilakukan nabi dalam memperjuangkan Islam dan membawa Islam ke dunia, sehingga umat Islam dapat menikmati kehidupan sebagai hamba Allah SWT.

Masih sambung Adlin Tambunan, kehidupan akhir-akhir ini lebih cenderung berat ke kehidupan keduniaan, yang ditunjukkan oleh sebagian perilaku masyarakat yang membuat harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan.

Wabup Sergai berpendapat, kini masyarakat lebih cenderung memikirkan kepada tujuan duniawi dan seringkali melanggar aturan dan norma agama.

Lanjut Wabup Sergai, banyak masyarakat cenderung kehilangan panutan, dan mencari jalan pintas dengan cara yang tidak sepantasnya, padahal Allah telah menurunkan Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan dunia dan akhirat.

Sebagai penutup, Adlin Tambunan menyampaikan bahwa tahun 2022 lalu di acara Aruh Maulud Banjar, Bupati Sergai H. Darma Wijaya sempat menjanjikan akan mengundang ustadz kondang di kalangan orang Banjar.

“Maka untuk menepati janji tersebut, pada tanggal 29 Oktober 2023 mendatang, kegiatan Aruh Maulud Banjar di Desa Pematang Sijonam akan menghadirkan Ustadz KH. Fahruddin Nur untuk memberikan tausiyah,” tuturnya, yang disambut tepuk tangan para jamaah.

Aruh Maulud ini dihadiri oleh Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Sergai H. Jumrik, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Zulfikar, Camat Perbaungan M. Fahmi, dan Kades Lubuk Cemara Rahmat Syah. (fad)

Kemendagri dan Pemko Tebingtinggi Gelar Forum Kinerja Pendidikan Wawasan Kebangsaan

PENDIDIKAN: Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Badan Kesbangpol Kota Tebingtinggi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menggelar Forum Kinerja Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Badan Kesbangpol Kota Tebingtinggi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, dalam hal ini Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) menggelar Forum Kinerja Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Daerah di ruang Aula lantai IV Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (12/10/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Penjabat (Pj.) Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani mengatakan sebuah bangsa dan negara akan sangat ditentukan kemampuannya dalam menghadapi dinamika yang ada.

“Era saat ini, kehidupan dinamika sangat kompleks dan kompetitif. Harus ada proses sistematis dari semua pihak. Semua harus segera kita laksanakan,” ujar Syarmadani.

Syarmadani berharap melalui kegiatan ini, ada rekomendasi yang bisa dibawa Ditjen Polpum ke pemerintah pusat dan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan.

“Syukur dari kegiatan ini, ada rekomendasi yang bisa dibawa Ditjen Polpum ke pemerintah pusat. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih, selamat datang di Kota Tebing Tinggi dan mohon maaf atas kekurangan kami,” bilangnya.

Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan, Drs Drajat Wisnu Setyawan mewakili Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI mengatakan akan pentingnya pemahaman wawasan kebangsaan ditanamkan sejak usia dini.

“Mengingat banyaknya jumlah penduduk yang berbeda agama, besarnya wilayah Indonesia saat ini, serta beraneka ragam suku dan budaya yang berada di Negara Indonesia ini,” jelasnya.

Untuk menjawab tantangan keanekaragaman tersebut, menurutnya, dibutuhkan forum wawasan kebangsaan untuk mengingatkan kembali Pancasila kepada anak bangsa, melalui keteladanan, kesatuan antara kata dan perbuatan atau hal-hal yang inspiratif yang diarahkan untuk pengembangan dan membangun cinta tanah air.

“Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan adalah amanah Permendagri Nomor 71 Tahun 2012 untuk pengembangan pemantapan wawasan kebangsaan di daerah,” tambahnya.

Dalam rangka mendukung percepatan pembentukan, Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK), Kemendagri telah mengeluarkan Surat Edaran kepada Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Nomor 000.9.1.1/6156/Polpum tanggal 6 Juli 2023 tentang Percepatan Pembentukan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) di Daerah.

Masih ujarnya, sesuai data Kemendagri, sampai dengan tanggal 26 September 2023 diperoleh informasi bahwa daerah yang sudah membentuk PPWK adalah 34 Provinsi (tersisa 4 provinsi, yang merupakan DOB baru Provinsi Papua dan 237 Kabupaten Kota atau sebesar 46,11 persen (tersisa 277 Kabupaten Kota).

Ada 3 permasalahan utama yang dihadapi daerah dalam pembentukan PPWK ini, antara lain pertama ketiadaan atau minimnya anggaran. Kedua, masih banyak program dan kegiatan di daerah yang tidak sejalan atau mendukung pembentukan PPWK di daerah.

Dan yang ketiga, kurangnya dorongan intensif dari provinsi terhadap kabupaten/kota untuk mempercepat pembentukan PPWK di daerah. Menurutnya, pembentukan PPWK merupakan cerminan terlaksananya wawasan kebangsaan di daerah. Untuk itu, dibutuhkan kader/ penyuluh wawasan kebangsaan untuk mengingatkan kembali kepada anak bangsa akan makna dari Pancasila.

Sebelumnya, dalam laporan panitia penyelenggara oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri RI, Bangun Sitohang maksud dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan agar persatuan dan kesatuan NKRI semakin kokoh dan membangun semangat dan dorongan untuk mencintai tanah air, membela dan menjaga keutuhan NKRI.

Dengan tujuan, memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia dengan melaksanakan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

Melalui kegiatan ini, juga diharapkan dapat menciptakan pelopor perubahan karakter dan wawasan kebangsaan dalam rangka mendorong keutuhan bangsa demi persatuan dan kesatuan bangsa, untuk menanamkan pemahaman wawasan kebangsaan pada diri generasi millenial karena merupakan sumber potensial dimasa yang akan datang.

“Tersusunnya rekomendasi dan saran kebijakan sebagai bahan acuan pada bidang Karakter dan Wawasan Kebangsaan,” terangnya. (ian/ram)

Kesehatan Jiwa Lintas Sektor dan Lintas Program Perlu di Sosialisasikan

BUKA: Pj Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid membuka kegiatan Sosialisasi Kesehatan Jiwa Lintas Sektor dan Lintas Program di Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid membuka kegiatan Sosialisasi Kesehatan Jiwa Lintas Sektor dan Lintas Program di Dinas Kesehatan, Jalan Gunung Lauser BP7, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Jumat (13/10/2023).

Adapun kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, dengan tema global yang diangkat Mental Health Is a Universal Human Rights, sedang tema nasional adalah Sehat Jiwa Bagi Semua Orang.

Kamlan Mursyid mengatakan Kesehatan Jiwa Masyarakat (Community Mental Health) adalah konsep kesehatan yang merupakan suatu orientasi kesehatan jiwa yang mencakup semua kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat, dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif tanpa melupakan upaya kuratif dan rehabilitatif.

Kamlan juga mengatakan peningkatan kesadaran akan pentingnya perilaku sehat jiwa dalam masyarakat. Lebih lanjut Beliau mengungkapkan capaian pelayanan kesehatan jiwa di Kota Tebingtinggi sampai dengan bulan September Tahun 2023, yaitu Pelayanan ODGJ berat sebesar 89,21 persen atau sebanyak 215 jiwa dari target 241 jiwa dan pelayanan kasus cemas dan depresi sebesar 28,7 persen atau sebanyak 329 jiwa dari target 1.144 jiwa.

“Masih ada kasus pasung 4 orang, yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pabatu 2 orang dan wilayah kerja Puskesmas Pasar Gambir 2 orang,” bilangnya.

Melalui kegiatan ini, Kamlan berharap dapat menyelesaikan dengan tuntas tentang adanya orang terlantar, yang dianggap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau Orang Dengan Masalah Kesehatan (ODMK).

“Jadi pertemuan kita selenggarakan adalah untuk membahas jalan keluar yang terbaik, siapa punya apa dan tanggung jawabnya apa untuk menciptakan Kota Tebing Tinggi ini menjadi lebih baik lagi. Dengan bekerja sama dan sama-sama bekerja kita dapat menyelesaikan masalah kesehatan jiwa yang ada di kota kita tercinta ini,” harapannya. (ian/ram)

Epson Luncurkan SureColir F2230, Solusi Direct to Garment yang Ringkas

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson, pemimpin dalam pencetakan profesional, telah meluncurkan printer Direct-to-Garment (DTG) SureColor F2230 (SC-F2230) yang baru. Printer SC-F2230 memiliki desain yang disempurnakan dan kegunaan yang lebih baik, memungkinkan waktu penyelesaian yang lebih cepat untuk pekerjaan cetak dan produktivitas yang lebih baik.

Printer ini akan menggantikan pendahulunya, SureColor F2130.
SC-F2230 baru ini menghadirkan kemampuan dengan teknologi pencetakan garmen yang lebih baik dan kualitas cetak yang superior, serta menawarkan solusi ringkas yang sempurna untuk bisnis kustomisasi garmen skala kecil hingga menengah. Printer ini dilengkapi dengan printhead PrecisionCore MicroTFP terbaru dan fungsi Auto Gap Adjustment (Penyesuaian Celah Otomatis) yang meningkatkan efisiensi dan waktu penyelesaian.

Kegunaan dan produktivitas yang lebih baik

SC-F2230 memiliki desain yang ringkas dan mudah digunakan, serta memiliki dimensi yang lebih kecil dibandingkan dengan tipe pendahulunya yaitu, SC-F2130. Printer ini didesain agar dapat sesuai dengan area lingkungan kerja. Terdapat sejumlah fitur baru pada printer ini yang dapat meningkatkan efisiensi dan membantu penggunanya meningkatkan produktivitas.

Printhead PrecisionCore MicroTFP pada SC-F2230 memiliki ukuran yang lebih lebar, 1,33 inci, dibandingkan dengan lebar print head sebelumnya, dan jumlah nozzle yang meningkat, yaitu 3.200, naik dari 2.800.1 Semua peningkatan ini memungkinkan SC-F2230 menyelesaikan cetakan dalam 43 detik pada pakaian terang dan 142 detik pada pakaian gelap, sehingga menghasilkan peningkatan kecepatan cetak masing-masing hingga 135% dan 125%.2

Sistem kemasan tinta baru

SC-F2230 hadir dengan sistem kemasan tinta yang lebih baik dari sebelum nya, bukan lagi menggunakan sistem kartrid, yang menggunakan banyak ruang untuk penyimpanan tinta. Selain itu, untuk penggunaan plastik dan pemborosan pun sangat berkurang. Sistem kemasan tinta ini memiliki kapasitas tinta yang lebih besar, yaitu 800ml, dibandingkan ukuran sebelumnya. Peningkatan ini mengurangi jumlah waktu yang diperlukan untuk proces penggantian tinta, sehingga meningkatkan produktivitas.

SC-F2230 juga dilengkapi dengan tinta Cyan, Magenta, Yellow dan Black (CMYK) UltraChrome DG2 yang telah diformulasikan ulang. Selain itu, kemasan tinta dapat diakses dengan mudah dari bagian depan, sehingga memudahkan pengoperasian dan mempermudah dalam memasang dan mengganti kemasan tinta.

Penyesuaian Celah Otomatis

Fungsi Auto Gap Adjustment (Penyesuaian Celah Otomatis) dapat membantu pengguna memaksimalkan produktivitas mereka dan mempersingkat proses mencetak.
Dengan fungsi ini, secara otomatis menggerakkan printhead ke posisi yang sesuai, memastikan celah antara printhead dan pakaian dioptimalkan untuk menghasilkan cetakan yang stabil secara terus-menerus dengan minimal penyesuaian atas ketinggian pelat.

Perangkat Lunak Garment Creator

Dari sisi perangkat lunak, SC-F2230 juga dilengkapi dengan aplikasi Garment Creator 2 terbaru. Hal ini memungkinkan kecepatan pemrosesan yang lebih cepat sekaligus memungkinkan pengguna untuk memasukkan gambar beresolusi lebih tinggi, yaitu 600dpi.

“Kami bangga menghadirkan SC-F2230 baru ke market, karena kami telah berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami,” ujar Lina Mariani selaku Head of Vertical Business and Large Format Printer PT Epson Indonesia.

“Peningkatan efisiensi dan produktivitas yang diberikan mesin ini kepada para penggunanya tidak diragukan lagi akan membantu bisnis mencapai tujuan mereka,” tambahnya.

Epson SC-F2230 baru akan tersedia untuk dijual di wilayah ini mulai Oktober 2023. Kunjungi www.epson.co.id atau hubungi toko Epson Authorized Dealer terdekat untuk informasi lebih lanjut. (rel/ram)

LPPM USU Gelar Pelatihan Pengembangan Tabulampot di Kelurahan Gedung Johor

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan Pelatihan Pengembangan Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot) di Lingkungan IV, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Kegiatan yang merupakan bagian dari pengabdian pada masyarakat (PPM) mono tahun reguler ini dilaksanakan di Yayasan Perguruan Islam Al-Fadhli, Jalan Eka Bakti No. 86, Sabtu (23/9/2023).

Kegiatan PPM ini dihadiri Kepala Lingkungan IV, perwakilan Kelurahan Gedung Johor, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut, tokoh masyarakat dan tokoh agama, pengurus dan anggota Karang Taruna, serta Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USU. Sedangkan dari Tim Pelaksana PPM USU dihadiri Dr Oding Affandi selaku Ketua Pelaksana serta Dr Bejo Slamet dan Dr Ridwanti Batubara selaku anggota. Hadir juga mitra pelaksanaan PPM yaitu Pimpinan Yayasan dan Sekolah Perguruan Islam Al-Fadhli.

Rangkaian kegiatan PPM dimulai dengan kegiatan sosialisasi yang dirangkai dengan praktik pembuatan tabulampot serta pembagian pohon, pot dan media tanam kepada peserta PPM secara gratis. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Dr Bejo Slamet menyampaikan, kegiatan PPM ini merupakan wujud tanggung jawab dari akademisi dalam mendukung pembangunan dan menyelesaikan permasalahan yang di tengah-tengah masyarakat. Ide kegiatan PPM dengan tema Tabulampot ini dilandasi adanya pemanasan gobal sebagai akibat perubahan iklim yang berdampak pada meningkatnya suhu udara.

“Nah, untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim ini, kita bisa melakukan penanaman pohon. Namun karena kita di perkotaan dan terbatas ketersediaan lahannya, maka pohon ini kita tanam dalam pot,” pungkas Bejo.

Sementara Lurah Gedung Johor yang diwakili Ade Sobirin, menyampaikan bahwa pihak kelurahan sangat menyambut baik kegiatan ini. “Kami mendukung dan mengucapkan terima kasih kepada Tim PPM USU yang telah mengadakan kegiatan Tabulampot ini. Kami berharap ini bisa dilakukan secara lebih luas kepada masyarakat lainnya di wilayah Kelurahan Gedung Johor. Sehingga bisa menjadi Kelurahan Gedung Johor sebagai Model Kelurahan Hijau,” papar Ade.

Di sisi lain, Kepala Lingkungan IV yang diwakili Akmal Nasution yang juga panitia Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, menyampaikan, kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat. “Kami mengharapkan agar ada tindak lanjut dari Tim Pelaksana PPM untuk terus mendampingi dan memberi edukasi kepada para penerima bibit dalam hal pemeliharaan dan perawatan sehingga bibit yang ditanam ini bisa berhasil berbuah dan memberikan manfaat baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan”, lanjut Akmal.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Program PPM, Dr Oding Affandi dalam paparannya menyampaikan, Tabulampot merupakan teknik budidaya tanaman buah dalam pot yang dapat dilakukan di lahan yang terbatas seperti lingkungan rumah. Menurutnya, pelatihan pengembangan Tabulampot ini dilandasi beberapa hal, yakni pertama, terjadinya penebangan pohon karena pembangunan pemukiman maupun sarana umum seperti jalan. Kedua, terdapat lingkungan gersang dan gejala peningkatan suhu udara. Ketiga, adanya keterbatasan keterampilan masyarakat dalam menambah pendapatan rumah tangga. Dan terakhir, mulai lunturnya interaksi sosial antar warga masyarakat.

“Oleh karenanya, pelatihan tabulampot ini kami rancang untuk mencapai tujuan, yaitu untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan asri. Menambah penghasilan bagi masyarakat, dan meningkatkan ikatan sosial di lingkungan masyarakat,” jelas Oding.

Setelah kegiatan sosialisasi, para peserta PPM langsung melakukan praktik pembuatan Tabulampot yang dipandu pemulia pohon dari Taman Madirsan, Joko Waluyo. “Yang paling utama dalam budidaya tabulampot ini adalah bibit yang dipilih haruslah bibit yang bagus dan biasanya bibit berasal dari stek atau sambungan. Selanjutnya pemeliharaan terutama pemangkasan dan pemupukan. Dalam kondisi tertentu agar pohon cepat berbuah, ponon bisa kita berikan booster buah,” jelas Joko.

Dalam kegiatan praktik ini, masyarakat cukup antusias mengikutinya. Mereka banyak bertanya dan berdiskusi, mulai dari campuran media tanam yang digunakan, frekuensi pemupukan serta jenis pupuk yang digunakan, cara menghilangkan dari hama dan penyakit, serta proses pemeliharaan lainnya agar pohon yang ditanam menghasilkan buah yang lebat.

Setelah melakukan praktik Tabulampot, peserta kegiatan PPM mendapat satu pohon buah, dua karung kompos, dan satu pot ukuran diameter 60 cm. Pada kegiatan PPM ini, buah yang dikembangkan untuk Tabulampot adalah jenis manga, kelengkeng dan alpukat. Pohon yang dibagikan pada umumnya sudah berbunga dan belajar berbuah, sehingga menambah semangat peserta dalam mengikuti program PPM ini. (adz)

Gelar Rapat Pleno, AHY Sampaikan Dua Agenda Penting soal Pilpres dan Pileg 2024

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin Rapat Pleno Pengurus DPP Partai Demokrat di Aula Yudhoyono DPP Partai Demokrat, Jumat (13/10) siang. Dalam rapat pleno kali ini AHY menyampaikan dua agenda utama.

Pertama adalah update perkembangan situasi politik terkini terkait Pemilihan Presiden. Dan agenda kedua, mengenai pemilihan anggota legislatif. “Alhamdulillah setelah kita mendeklarasikan Capres Prabowo Subianto, penerimaan publik secara umum positif. Ada sekitar 60 persen yang mengatakan bahwa sudah tepat Partai Demokrat keluar dari koalisi sebelumnya, dan sekitar 54 persen mengatakan sudah tepat Partai Demokrat berada di koalisi saat ini mendukung Capres Prabowo Subianto,” tegas AHY.

Oleh karena itu, lanjut AHY, komitmen Partai Demokrat seperti yang sudah ditunjukkan semenjak mendeklarasikan Capres Prabowo Subianto. “Mari tetap kita fokus bagaimana memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8,” seru AHY.

Kepada para pengurus DPP Partai Demokrat, AHY juga menjelaskan mengenai pertemuan antara SBY dan Presiden Jokowi pada tanggal 3 Oktober yang lalu. “Sebetulnya pertemuan itu didorong oleh para elit pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju. Demokrat ada dalam Koalisi Indonesia Maju, dan tentunya secara umum partai-partai pengusung adalah partai-partai yang ada dalam pemerintahan, sehingga kalau Pak SBY bertemu bersilaturahim dengan Presiden Jokowi akan bagus. Apalagi kita tahu, mungkin terakhir one-on-one pertemuan seperti itu empat tahunan yang lalu. Tentu selain membahas situasi negeri terkini juga membahas terkait dengan Pemilu 2024,” sebut AHY.

“Yang pasti tidak benar jika ada informasi yang beredar kalau pertemuan itu berbicara tentang semacam tukar guling. Bahwa jika kita mendukung Cawapres tertentu, maka Demokrat akan mendapat jatah menteri. Tidak benar 100%, tidak ada pembicaraan terkait itu,” tegasnya.

“Kalau urusan kabinet, tentu semua itu menjadi hak prerogatif Presiden. Jadi hanya Bapak Presiden yang bisa mengutarakan hal itu,” lanjut AHY.

Sementara mengenai Cawapres, menurut AHY masih terus dilakukan penggodokan. “Nanti malam insya Allah saya termasuk para ketua umum partai-partai pengusung dalam Koalisi Indonesia Maju akan diundang Pak Prabowo ke Kertanegara. Saya tidak tahu apakah sudah ada yang diputuskan,” kata AHY.

Sebagai pendatang paling baru di koalisi, Capres Prabowo selalu membuka ruang untuk diskusi dengan Partai Demokrat. “Beliau tanya apa yang dipikirkan dan apa yang menjadi pandangan dari Demokrat. Kita punya hak di situ dan kita dibuka ruang untuk memberikan pandangan dan menyampaikan aspirasi,” tambahnya.

“Demokrat tidak mengusulkan kader utamanya. Tapi, kita kemudian menyampaikan, baik juga untuk dipikirkan, nama Bu Khofifah, Gubernur Jawa Timur, dengan sejumlah faktor dan pertimbangan. Tetapi, pada akhirnya, kita kunci dengan satu kalimat yang jelas, itu pandangan dan masukan dari Partai Demokrat, selebihnya urusan pengambilan keputusan terkait dengan Cawapres, ya dikembalikan, diberikan secara langsung kepada Capres, yaitu Pak Prabowo Subianto yang sudah kita deklarasikan,” ujar AHY.

Ditambahkan AHY, pada prinsipnya, posisi Partai Demokrat saat ini ada tiga. “Pertama, kita ingin Pak Prabowo ini menang dalam pemilihan presiden. Yang kedua, kewenangan untuk memilih Cawapres, ya ditentukan oleh Pak Prabowo sendiri sebagai Capres. Dengan niat dan tujuan serta pertimbangan bahwa pasangan Cawapres tersebut akan membawa kemenangan. Yang ketiga, Partai Demokrat akan berjuang penuh untuk memenangkan Pak Prabowo. Siapapun pada akhirnya pasangan yang dipilih. Karena tujuan kita menang,” tegas AHY.

“Kita ingin Pak Prabowo jadi Presiden, yang kedua kita ingin Demokrat bangkit dan sukses besar dalam Pemilu 2024,” serunya.

Sementara untuk agenda Pileg 2024, AHY memompa semangat kader untuk terus bertemu rakyat sebanyak-banyaknya. “Itu tidak berubah ilmunya. Jadi, semakin banyak bertemu masyarakat, semakin sering bertemu masyarakat, insya Allah kemenangannya juga makin baik,” ujar AHY.

”Saya hanya mengingatkan, jangan sampai jumlah baliho lebih banyak daripada jumlah suara di TPS,” canda AHY disambut gelak tawa para pengurus Demokrat.

“Tapi, saya akui semangatnya luar biasa. Bagus itu, harus dipertahankan. Serangan darat, ketuk pintu, rumah ke rumah, warung ke warung, balai pertemuan ke balai pertemuan yang lain, tolong itu semua tetap dilakukan. Serangan udara dilakukan, serangan darat juga. Tetap semangat semuanya ya,” tandas AHY. (adz)

Dorong Perubahan Mindset, Ganjar Ingin Bahasa Isyarat Masuk Materi Belajar Sekolah

COBA MEMAHAMI: Ganjar Pranowo berbincang dengan Iqbal, penyandang tuna rungu asal Temanggung saat berada di Pendopo Kabupaten Magelang. Humas Pemprov Jateng.

SUMUTPOS.CO – BAKAL calon presiden Ganjar Pranowo ingin memasukan bahasa isyarat menjadi materi belajar di sekolah. Inspirasi ini didapatkan Ganjar setelah berbincang dengan Panji Surya Putra Sahetapy atau lebih dikenal Surya Sahetapy secara daring.

Sepulang berkegiatan di Jawa Timur pada Sabtu (23/9) malam, Ganjar menyempatkan waktunya berbincang dengan Surya yang sedang berada di Amerika Serikat. Di momen itu, Ganjar bertanya kesibukan Surya pasca merampungkan pendidikan masternya di Institut Teknologi Rochester.

“Seharusnya saya pulang, tetapi dari Rochester meminta saya untuk tetap di sini menjadi dosen. Jadi sekarang saya menetap di Amerika dan mengajar,” ucap Surya melalui penerjemahnya.

Surya bercerita bahwa dia adalah satu-satunya pengajar tuli dari Indonesia. Menurut dia, orang-orang di Amerika sangat menghargai orang berkebutuhan khusus terutama teman tuli.”Di sini bahasa isyarat diajarkan di sekolah mulai SD sampai SMP. Pengajarnya pun orang tuli sehingga mereka terbiasa dan bisa berbahasa isyarat,” katanya.

Putra pasangan Ray Sahetapy dan Dewi Yull ini mengaku telah memberi masukan ke pemerintah Indonesia. Namun, upayanya agar bahasa isyarat masuk sebagai materi ajar di sekolah, belum berhasil. Setelah mendengar cerita dari Surya, Ganjar terinspirasi mendorong perubahan mindset dan memasukan bahasa isyarat menjadi materi pelajaran di sekolah.

“Kita butuh waktu yang panjang, karena orang-orang yang tidak tuli itu mesti peduli, mindset-nya harus berubah sehingga kita bisa mengerti bahasa mereka,” tegasnya.

Meski butuh waktu lama, Ganjar yakin ini bisa diterapkan di Indonesia.”Jadi betapa pentingnya pendidikan, pengetahuan dan keterampilan itu. Sehingga semua orang akan bisa saling memahami, kita belajar betul dari Surya,” tandas Ganjar.

Iqbal, penyandang tuna rungu asal Temanggung juga pernah menyampaikan aspirasinya kepada Ganjar soal ketersediaan akses untuk para difabel, khususnya bagi penyandang tuna rungu. Dia mengungkap kekecewaannya karena merasa kesulitan saat mengunjungi pelayanan publik maupun perkantoran.

“Bagaimana pelibatan disabilitas tentang pembangunan akses, pelayanan publik saat antre nomor antrean. Untuk temen-temen tuli tidak ada aksesnya,” kata Iqbal.

Dia ingin di semua fasilitas umum ada petunjuk yang diterjemahkan menggunakan bahasa isyarat.”Semua bank, kantor, rumah sakit dan pelayanan publik ada layar monitornya. Kami tidak ingin dikasihani, tapi kami butuh akses. Kesetaraan antar sesama agar kita saling memahami,” paparnya.

Iqbal juga minta pada Ganjar terkait ketersediaan guru bahasa isyarat diperbanyak.”Seperti yang bapak Ganjar lihat ini (juru bahasa isyarat) sangat sedikit. Kami perlu fasilitas untuk guru juru bahasa isyarat,” tegasnya.

Rencana Ganjar Pranowo tersebut pun sejalan dengan keinginan para penyandang disabilitas di Sumatera Utara. Komisioner Komnas Disabilitas dr. Rahmita Harahap pun mendukung agar bahasa isyarat masuk ke dalam materi belajar sekolah. Ia menyebutkan, Dinas Pendidikan seharusnya memberikan pendidikan yang layak seperti adanya layanan juru bahasa isyarat dan adanya kolaborasi unit layanan disabilitas untuk membantu masyarakat disabilitas. “Sebab penyandang disabilitas sangat membutuhkan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan orang banyak. Itulah pentingnya bahasa isyarat,” tutupnya. (wir/map)