31.8 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1090

Diduga Ada Permainan, Disperindag ESDM Sumut Segera Jadwalkan Pemeriksaan Sejumlah Suplayer Beras

Kepala Disperindag ESDM Sumut, Mulyadi Simatupang.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumatera Utara, akan mengurai permasalahan yang menyebabkan harga beras meroket di pasaran saat ini.

Berdasarkan data dihimpun Disperindag ESDM, bahwa harga beras medium Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan, beras premium sudah di atas Rp15 ribu per kilogram.

Kepala Disperindag ESDM Sumut, Mulyadi Simatupang mengungkapkan pihaknya, pekan ini akan mendatangi sejumlah kilang beras di Sumut, untuk melihat produksi gabah menjadi beras.

Mulyadi mengharapkan ada data sinkron antara produksi beras dengan pasokan dan stok di pasar-pasar Tradisional. Dengan itu, ia mengatakan diketahui persis penyebab atau pemicu harga pangan beras naik di tengah masyarakat.

“Kita akan mendatangi kilang-kilang, karena ada beberapa data harus kita sinkronkan dari produksi beras ini. Dari data pertanian kata surplus. Mungkin saja, yang dilaporkan produksi gabah padi, masuk ke kilang menyusut jadi beras,” ucap Mulyadi kepada wartawan, Senin (2/10/2023).

Mulyadi menjelaskan berdasarkan pemantauan dari pihak Disperindag ESDM Sumut, ke pasar-pasar tradisional di Kota Medan, pedagang mengeluhkan dan bilang susah dapat beras lokal. Sedangkan, hasil produksi padi di Sumut surplus.

“Nah dimana salahnya?, Ini kita mau mengurai dari hulu dan hilir, lebih enak cari solusi, tetap kita jalankan solusi saat ini. Mungkin persepsi, yang dilaporkan gabah misalnya 1 ton, ke kilang menyusut,” jelas Mulyadi.

Untuk melakukan intervensi harga beras yang mahal saat ini, Mulyadi mengatakan pihaknya menggelar Pasar Murah di Kantor Disperindag ESDM Sumut, setiap hari Jumat dan Sabtu. Termasuk, menyampaikan surat imbauan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan hal yang sama di masing-masing wilayahnya.

“Kita bersama Bulog disejumlah Kabupaten/Kota memfasilitasi menggelar Pasar Murah. Tanpa bantuan Bulog kita akan susah. Buat surat edaran untuk Pasar Murah, kita melakukan sidak,” ucap Manajer PSMS Medan itu.

“Pemerintah Kabupaten/Kota seperti di Medan, sudah melakukan Pasar Murah. Seperti di Pasar Sukaramai ada Pasar Murah, pedagang beras jual mahal, tidak ada yang membeli. Jadi, orang beli beras Bulog,” kata Mulyadi.

Dengan menggelar Pasar Murah ini, Mulyadi mengungkapkan pihaknya juga menyiapkan langkah-langkah dalam menstabilkan harga beras ini, kembali. Jangan sampai harga beras mahal ini, memicu inflasi di Sumut ikut meroket.

“Fungsi Disperindag ini, bagaimana menstabilkan harga kebutuhan pokok ini. Turun kali jangan, naik kali jangan. Karena, akan berdampak dengan inflasi. Harga pasar, tidak bisa intervensi dengan regulasi. Tapi, tindakan kita lakukan kordinasikan dengan Kabupaten/Kota,” ucap Mulyadi.

Selain itu, pihak Disperindag ESDM Sumut, melakukan pengawasan pendistribusian hingga melihat pasokan di tengah masyarakat. Mulyadi mengatakan hal ini, untuk mengantisipasi permainan spekulan bermain beras dengan meraup keuntungan besar.

“Sembari kita mengurangi ini, pasti ada langkah-langkah yang akan kita buat dengan solusi. Kita efektifkan pengawasan setiap minggu. Kalau spekulasi yang bermain, kita aktif mengatasinya,” jelas Mulyadi.

Mulyadi mengatakan pihaknya bersama Kantor Wilayah (Kanwil) I KPPU, akan memanggil sejumlah perusahaan sebagai suplayer beras. Karena, didapatkan perusahaan itu, memodali petani dan hasil pertanian seperti beras wajib dijual ke perusahaan tersebut.

“Kita akan juga memanggil suplayer dengan berkordinasi KPPU. Tidak kita sebutkan perusahaannya, yang bergerak di bidang pangan beras ini. Kita informasi, ada bermain beras, memberikan modal kepada petani, pupuk, hasilnya dibeli kepada perusahaan tersebut,” ucap Mulyadi.

Mulyadi mengatakan pihaknya, sudah melakukan inventarisir sudah sejauh mana, dugaan permainan perusahaan tersebut. Hal tersebut, akan ditelusuri lebih mendalam.

“Kita tidak bisa menyalakan petani juga. Kalau ada harga lebih bagus. Banyak ada faktor, kita terus bekerja lah,” kata Mulyadi.

Mulyadi mengaku heran dengan kondisi pasokan beras surplus di Sumut. Dimana, stok beras lokal maupun luar Provinsi berlimpah. Tapi, harga beras tidak stabil di tengah masyarakat.

“Beras lokal, beras dari luar ada. Kemana beras ini, kok bisa mahal?. Kalau cerita tengkulak pasti ada, tapi belum diketahui sejauh mana. KPPU belum juga bisa memastikan,” tandas Mulyadi.(gus)

Gelar Apel Khusus, Sekretariat DPRD Medan Deklarasikan Birokrasi Anti Korupsi

APEL KHUSUS: seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan sekretariat DPRD Medan saat menggelar apel khusus, Senin (2/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretariat DPRD Kota Medan mendeklarasikan pencanangan pembangunan zona Integritas menuju budaya kerja birokrasi anti korupsi dan fokus peningkatan pelayanan publik. Deklarasi itu disampaikan saat melakukan apel khusus di halaman kantor DPRD Medan menghadirkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan sekretariat DPRD Medan, Senin (2/10/2023).

Saat apel khusus deklarasi zona integritas yang dipimpin Sekretaris DPRD Medan, M Ali Sipahutar menekankan kepada seluruh aparatur supaya anti korupsi dan menciptakan budaya birokrasi yang fokus pada pelayanan publik. Ali Sipahutar berharap seluruh ASN dan PHL ikut berperan mendukung wilayah bebas korupsi.

“Kita sepakat bertekad wilayah sekretariat DPRD Medan bebas korupsi,” ucap Ali Sipahutar.

Dijelaskan Ali Sipahutar, melalui Pencanangan Zona Integritas sebagai upaya mengakselerasi tercapainya tujuan birokrasi yang bersih dan bebas dari KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

“Pembangunan zona integritas menuju WIlayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi dan Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan sekretariat DPRD Medan,” ujarnya.

Ditambahkan Ali Sipahutar, dengan zona integritas dapat tercipta budaya birokrasi yang fokus kerja melalui pembangunan unit kerja percontohan di lingkungan sekretariat DPRD Medan.

“Kita harapkan semua aparatur dapat memahami dan dukungan semua pihak,” katanya.

Saat apel khusus deklarasi zona integritas, juga dihadiri Kabid Pengembangan karir BKPSDM Pemko Medan M Fazwar Wahid ST MSi, Kabag Umum Emilda S STP M Si, Kabag Persidangan dan Perundang undangan Andres Willy Simanjuntak SH, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Dra Lily Carolina Batubara, Kasubbag Tata Usaha dan Kepegawaian Bagian Umum Dr Jannatun Nisa MA serta seluruh ASN dan HPL di sekretariat DPRD Medan.

Usai apel, seluruh aparatur akan mengikuti lanjutan sosialisasi anti korupsi di ruang Badan Musyawarah (Banmus). (map/ram)

BTN Mulai Fokus ke UMKM

HUT: Regional Head Office Bank BTN Wilayah IV, Muhammad Amin Soleh bersama Direktur Umum Harian Sumut Pos, Pandapotan MT Sialagan di acara syukuran HUT Sumut Pos ke-22 di Medan, Senin (2/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mulai fokus untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sejak beberapa tahun belakangan ini. Penyaluran kredit UMKM ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Regional Head Office Bank BTN Wilayah IV, Muhammad Amin Soleh mengatakan bahwa pihaknya menyalurkan UMKM untuk 10 bidang saja.

“Kita dibatasi untuk membiayai 10 bidang saja, seperti bengkel, jasa, kecantikan, kuliner, bahan bangunan, kontraktor, dan lainnya. Kalau perkebunan dan pertanian belum boleh,” ujarnya saat mengunjungi Kantor Sumut Pos, Senin (2/10/2023).

Dijelaskannya, sebagai pemain baru dalam bidang UMKM ini, pihaknya masih harus hati-hati dalam penyaluran dan membaca profil kreditur.

Dirinya menyadari, walau program penyaluran kredit UMKM ini sudah berjalan beberapa tahun, tetapi image yang melekat di masyarakat adalah BTN fokus pada pembiayaan rumah.

“Kita sadari image kita yang telah terbentuk selama bertahun-tahun. Karena itu, untuk program UMKM ini kita mensosialisasikannya melalui komunitas. Seperti di desa wisata binaan kita dan lainnya,” ungkapnya.

Sedangkan untuk bunga kredit, Muhammad Amin Soleh menjamin angkanya sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu 6 persen pertahun.

“Kita bank milik pemerintah, karenanya kita sesuaikan. Untuk nilai kredit mulai Rp1 juta hingga ke atas. Dan agunanya bisa BPKB motor dan lainnya,” jelasnya.

BTN Kanwil IV untuk wilayah Medan telah menyalurkan kredit sebesar Rp64,9 Miliar dan Siantar dari target Rp34,5 Miliar dan realisasinya sebesar Rp42 Miliar.

Sedangkan penyaluran untuk pembiayaan FLPP, hingga 30 September 2023, BTN Wilayah Medan telah mengeluarkan kredit subsidi rumah sebanyak 3.354 rumah subsidi dengan jumlah uang senilai Rp450 Miliar, dan di Siantar sebanyak 1.200 rumah atau setara dengan Rp171 Miliar.

“Artinya Kami juga ikut ambil bagian membantu pemerintah propinsi untuk mengatasi warga yang ingin mempunyai rumah,” bilang Amin.

Pada kesempatan itu, Muhammad Amin Soleh juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk Sumut Pos yang ke-22. Dirinya berharap, kerja sama antara BTN dan Sumut Pos dapat terus berjalan dengan baik.

Direktur Umum Harian Sumut Pos, Pandapotan MT Sialagan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Manajemen PT Bank BTN, dirinya berharap bisnis BTN dapat berjalan dengan lancar dan kerja sama dengan Sumut Pos baik dalam hal sosialisasi maupun pemberitaan akan terus berjalan.

Turut hadir dalam silaturahim ini, yaitu Regional Shared Service Head, Parnanda Harianja, Ariega Yunanda (Staff), dan Direktur Keuangan Sumut Pos, Putri Nusantara Nasution, dan lainnya. (omi/ram)

TMII dan Epson Indonesia Persembahkan ‘The Glorious Komodo Island’

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Wahana favorit keluarga dan berbagai lembaga pendidikan, Theater Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) senantiasa menghadirkan berbagai sajian visual yang bersifat edukatif dan inspiratif.

Dalam kesempatan kali ini, Mahaka Visual Indonesia (MVI) sebagai pelaksana dan penyedia konten Theater Keong Emas yang ditunjuk secara resmi menghadirkan sebuah karya audio visual format digital berjudul ‘The Glorious Komodo Island’.

Karya ini menjadi pembuka dari seluruh rangkaian film serial inspiratif ‘The Hidden Gem Of Nusantara’ (Harta tersembunyi di bumi Nusantara).

CEO MVI dan executive producer dari film serial tersebut, Herijanto Judarta menterjemahkan visi misi TMII dan nilai Bhinneka Tunggal Ika menjadi sebuah sajian audio visual yang menceritakan keharmonisan paripurna dari keindahan alam, keragaman budaya dan kearifan lokal di berbagai destinasi wisata Indonesia.

Dalam film tersebut, Herijanto Judarta juga menyematkan sebuah konsep semangat yang lebih mendalam yang menjadi kekuatan unik dalam film serial tersebut.

Konsep semangat tersebut berupa cerita nyata dari kehidupan anak-anak nusantara yang memiliki daya juang tinggi dalam kesehariannya untuk mencapai cita-cita mereka.

Semangat inilah yang kemudian disebut sebagai ‘The Real Hidden Gem’ (harta terpendam yang sesungguhnya), karena anak-anak nusantara adalah generasi yang akan menciptakan kekuatan baru di masa depan.

Selain menampilkan kompilasi berbagai titik desitinasi di Labuan Bajo dan Taman Nasional Pulau Komodo, film ‘The Glorious Komodo Island’ juga menyajikan sebuah pengalaman imersif (immersive experience) bagi para penonton melalui media layar raksasa.

Layar tersebut berukuran 30 x 18 meter dengan memanfaatkan teknologi Proyektor Laser 3LCD Epson EB-PU2220B berkekuatan 20000 Lumens dengan ketajaman gambar WUXGA & 4K Enhancement serta warna yang memukau dan alami sesuai dengan aslinya dan seperti selayaknya menyaksikan langsung keindahan alam di pulau Komodo.

Herijanto Judarta berharap film inspiratif perdana ini bisa menjadi pengingat, penyemangat sekaligus ucapan syukur bagi semua – masyarakat Indonesia, yang telah dianugerahi berbagai keindahan alam dan nilai budaya yang luhur.

Head of Product Marketing Corporate Products and Visual Instrument Epson Indonesia Zanipar SA Siadari mengatakan dukungan proyektor laser dari Epson pada Gala Premier ‘The Glorious Komodo Island’ ini sangat mampu menampilkan tayangan sinema video dengan kualitas terbaik di kelasnya yang sekaligus memberikan pengalaman sinematik yang mengesankan bagi penonton.

“Sehingga mampu meningkatkan kesadaraan public terhadap pesan yang disampaikan melalui tayangan sinema serta menunjukkan kecanggihan dari teater Keong Mas,” ujar Zanipar.

Dari sisi teknis, Candra Agustinus selaku sutradara dan pimpinan tim produksi merasa sangat bersyukur mendapatkan kesempatan dan kepercayaan untuk menjadi bagian dari film serial inspiratif ini.

Candra yang pernah mendapatkan penghargaan atas film dokumenter yang dibuatnya bersama sebuah lembaga kemanusiaan di mancanegara menyampaikan antusiasmenya yang sangat besar ketika menerima paparan konsep film ini dan mendapatkan ajakan untuk memproduksi film serial inspiratif ini.

Menurut Candra, berbagai nilai-nilai positif dan kemanusiaan yang disampaikan, terutama semangat juang anak-anak Nusantara – merupakan sebuah ‘spirit booster’ bagi Indonesia.

Guna menyajikan tampilan audio visual yang memadai secara teknis dalam hasil akhir resolusi 4K, film perdana ‘The Glorious Komodo Island’ merupakan produksi Indonesia yang pertama kali dan satu-satunya menggunakan kamera sinema resolusi tertinggi di kelasnya, yaitu Blackmagic Design Ursa Mini Pro 12K, bersama dengan berbagai kamera-kamera pendukung lainnya.

Dari sisi cerita, film inspiratif ini mengikuti aktivitas perjalanan dari 3 orang pemeran utama yang terpilih sebagai perwakilan generasi muda jaman sekarang.

Film ini menghadirkan Fahri Muhammad, seorang sport activity trainer di sebuah jaringan akademi olahraga Indonesia.

Kemudian Patricia Yosita Hapsari, seorang perenang nasional Indonesia yang berprestasi di Indonesia dan mancanegara, serta Christoforus Vio, seorang pengusaha muda dan praktisi musik di Indonesia.

Walaupun berasal dari latar belakang yang sangat berbeda, ketiganya secara serta merta juga menunjukkan antusiasme-nya yang sangat tinggi untuk ikut terlibat ketika melihat berbagai nilai kebaikan yang disajikan kepada generasi muda Indonesia.

Fahri yang memang akrab dengan aktivitas olahraga secara umum menilai bahwa destinasi wisata yang ada di Indonesia memang merupakan destinasi yang sangat relevan dan cocok bagi para penggemar wisata alam yang memberikan kesegaran, kebugaran bahkan peningkatan kesehatan mental.

Yosita yang sudah menorehkan berbagai prestasi di cabang olahraga renang, juga melihat bahwa wisata bahari di Indonesia merupakan kekayaan alam yang tiada tanding di dunia.

Karena itu, mengambil peran untuk turut melestarikan kekayaan wisata bahari Indonesia melalui karya audio visual merupakan salah satu misi nasionalisme yang dimilikinya.

Christo yang akrab dengan dunia bisnis dan seni, sangat terpukau dengan misi pelestarian budaya di Indonesia, yang telah terbukti nyata menjadi kebanggaan nusantara di berbagai belahan dunia.

Christo menilai peran sertanya dalam film inspiratif ini menjadi sebuah ajakan untuk semua orang agar turut melestarikan kekayaan budaya nusantara.

Walaupun situasi produksi menemui berbagai tantangan teknis dan non-teknis, ketiganya mendapatkan sebuah semangat yang sama tentang bagaimana generasi muda Indonesia sesungguhnya adalah harta yang sesungguhnya bagi kedigdayaan Nusantara di masa depan.

It’s the Real Gem of Nusantara! (rel/ram)

Fadilla Darus Unjuk Kemampuan di Kampus Klaten

Fadilla Darus (kiri) dan Brandon Toa. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fadilla Darus membuktikan kemampuannya dengan membanggakan. Atlet berkuda show jumping Sumatra Utara tersebut menempati posisi kelima pada Kejuaraan Piala Kampus Kuda Klaten di Kampus Kudà Klaten, Kecamatan Prambanan, Jawa Tengah, Minggu (1/10).

Fadilla Darus yang merupakan pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Harapan 1 Kota Medan ini mengawali debutnya di kelas show jumping dengan baik. Dia berada di posisi kelima dari 120 peserta dengan total waktu 64,72 detik.

Juara di kelas ini diraih atlet berkuda pria, Naga Banyu Rahmat dari Club Solo Equestrian Center dengan catatan waktu 63,84 detik. Almira Jasmine (De Chirsto Klaten) di posisi kedua, Audrielenna Sulistomo (De Christo Klaten) di posisi ketiga, dan Yessa Rachma (Yussar Stable And Riding Club) di posisi keempat.

“Jumlah peserta untuk kelas show jumping ini diikuti 120 peserta dari berbagai klub yang ada di Indonesia,” ujar Muhammad Jamaludin Effendi, pelatih utama Horse Back Archeri (panahan berkuda) dan technisi start gate (kotak start kuda pacu) PP Pordasi Pusat, Senin (2/10).

Raihan prestasi Fadilla Darus yang merupakan atlet muda anak dari pasangan Fadli Darus dan Dina tersebut sangat membanggakan Sumatera Utara, sekolah, dan kedua orang tuanya.

Dilla menungangi Kuda Drupadi dari Klub Kampus Kuda Kelaten dengan nomer Punggung 176 tersebut menuai pujian. “Semoga ke depannya Dilla akan lebih banyak mengukir prestasi di dunia olahraga berkuda,” harap Jamal.

Kejuaraan kelas equestrian antar daerah ini diikuti kuda, atlet, pelatih dan klub nasional yang sudah berpengalaman dari Jawa dan Sumatra. Fadilla Darus mewakili dari SRS (SMEC Riding School ) milik Dr Imsya Syatari Medan, SMEC Group yang merupakan rumah sakit mata.

Sumut sendiri mengirimkan tiga atlet untuk kategori jumping, yakni Fadila Darus, Jesley Francesa WY, dan Brandon Toa (WTC Equestrian Berastagi Medan).

Fadilla Darus meraih peringkat kelima di kelas jumping 30-50cm karegori U-18. Kemudian Brandon Toa berada di peringkat empat dan enam untuk kelas 50-70 cm U-18. Sedangkan Jesley Francesa WY meraih peringkat 25 di kelas 30-50 cm U-18.

Tampilnya rider-rider asal Sumatera Utara pada kejuaraan di Pulau Jawa menunjukkan animo kegiatan berkuda menuju prestasi semakin berkembang di Medan dan sekitarnya.

“Kami dari Pordasi Sumatera Utara sangat berterima kasih kepada SRS Stable dan WTC Equistrian Berastagi yang telah mendukung kegiatan seperti ini. Harapan kami rider-rider kita tetap semangat berlatih,” ujar Ketua Komisi Equestrian Pengprov Pordasi Sumatera Utara, Sugianto Lim. (dek)

Setiap 20 Menit 1 Orang Meninggal Karena TBC

SEMINAR: Acara The SDGs National Seminar Series di Jakarta, Senin (2/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ikatan Alumni Bakrie Center Foundation yang tergabung dalam Home of Leaders, kembali menyelenggarakan The SDGs National Seminar Series: Sinergi Nasional dalam Katalisasi Pencapaian SDGs 2030 Menuju Indonesia Sehat, Berdaya, dan Lestari.

Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan The SDGs National Seminar Series yang akan membahas topik-topik yang erat kaitannya dengan tujuan Pembangunan berkelanjutan, yakni Sinergi Multisektor dalam Upaya Mewujudkan Implementasi Kebijakan TBC, From Pollution to Solution: Mendorong Komitmen Multisektor Menuju Indonesia Bebas Polusi Plastik, Optimalisasi Standar Pelayanan Minimal Pendidikan (SPM) dalam Menjamin Pendidikan yang Setara dan Berkualitas, Kebijakan dan Rencana Aksi Energi Surya sebagai Wujud Komitmen Implementasi Energi Baru Terbarukan, serta Special Stage bertajuk Inovasi bagi Polusi, Upaya Sinergis dalam Persoalan Polusi Udara.

Rangkaian seminar nasional ini akan berlangsung hingga 5 Oktober 2023, berlokasi di Horison Rasuna Jakarta.
Acara yang dirancang oleh Ikatan Alumni BCF, Home of Leaders sebagai wadah advokasi ke para pemangku kebijakan. The SDGs National Seminar Series 2023, dibuka oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin yang bergabung melalui sambungan zoom dan Direktur Eksekutif Bakrie Untuk Negeri, Aninditha Anestya Bakrie.

Hari pertama pelaksanaan seminar membahas mengenai sinergi multisektor dalam upaya mewujukan implementasi kebijakan TBC. Topik ini merupakan isu utama yang akan dibahas secara menyeluruh dalam rangkaian seminar hari pertama.

Pada tahun 2022 Indonesia merupakan negara kedua dengan kasus TBC tertinggi di dunia, setelah India. Terdapat 969 ribu kasus TBC di Indonesia, dan sekitar 73 persen diantaranya menyerang masyarakat usia produktif.

“TBC ini merupakan penyakit yang sudah ada dari ribuan tahun yang lalu. Ini penyakit menular dan sudah bertahun-tahun belum bisa kita kendalikan. 200 tahun terakhir ini sekitar 1 miliar manusia di dunia meninggal karena TBC. Setiap 20 menit manusia di dunia meninggal karena TBC. Hal yang paling penting untuk kita lakukan, yaitu edukasi atau promosi kesehatan agar masyarakat bisa lebih menyadari betapa bahayanya TBC,” ujar Budi saat menyampaikan key note speech dalam pembukaan The SDGs National Seminar Series di Jakarta pada Senin (2/10/2023).

Selain edukasi, Menkes mengungkap pemerintah juga sudah melakukan beberapa langkah lanjutan salah satunya terus menjalankan development vaksin TBC yang akurasi dan efektivitasnya lebih tinggi dalam mencegah dan penanggulangan TBC.

“Kami sedang melakukan development vaksin salah satunya dengan yang bekerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation. Kami harap vaksin TBC yang nanti akan datang, bisa lebih efektif menekan angka penyebaran dan infeksi TBC. Ini tanggung jawab kita kepada generasi selanjutnya. Karena kalau tidak segera kita eliminasi, maka TBC ini akan mengancam produktivitas generasi mendatang. Kita akan terjebak di dalam middle income,” lanjut Budi.

Direktur Eksekutif Bakrie Untuk Negeri, Aninditha Anestya Bakrie juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini, yang ditujukan dapat menjadi wadah advokasi untuk isu-isu yang akan menjadi target capaian tujuan berkelanjutan.

“Seminar nasional ini akan kembali dapat memberikan manfaat yang signifikan, dalam membantu memecahkan persoalan yang menjadi urgensi nasional sehingga dapat mempercepat pencapaian target Sustainability Development Goals (SDGs). Semoga kegiatan ini akan terus kami laksanakan di tahun-tahun yang akan datang untuk menciptakan forum diskusi dan advokasi dalam rangka mengawal isu-isu strategis terkait sustainability,” jelas Aninditha.(ila)

Per 1 September 2023, Kepesertaan JKN Capai 262,74 Juta Jiwa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menegaskan, bahwa tahun ini adalah momentum penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan, dengan fokus utama pada transformasi mutu layanan.

Sebab dia menjelaskan, melalui transformasi ini, bertujuan untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat pelayanannya, dan setara untuk setiap peserta JKN.

“Salah satu langkah nyata yang telah diambil BPJS Kesehatan adalah peningkatan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah belum tersedia fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat (DBTFMS),” ungkapnya dalam zoom yang diikuti oleh sejumlah perwakilan Faskes dan Dinas Kesehatan dari Medan, Senin (2/10).

“Kerja sama dengan rumah sakit apung/bergerak telah memberikan solusi untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah-daerah terpencil pun dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang memadai. Ini hanyalah salah satu contoh dari upaya nyata BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif,” sambungnya.

Lebih lanjut Gufron menerangkan, transformasi mutu layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan. Proses administratif yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas, alur layanan rujukan yang efisien, dan digitalisasi pelayanan dan pengklaiman.

Selain itu, lanjutnya, percepatan penyelesaian pengaduan peserta melalui BPJS Satu menjadi langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.

“Tingkat kepuasan peserta JKN telah mencapai 89,6 persen, yang menunjukkan bahwa inisiatif BPJS Kesehatan memberikan hasil yang positif. Hasil survei tersebut memvalidasi upaya berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi peserta dalam hal pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, Indonesia bertekad mencapai cakupan kepesertaan semesta Program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024.

Untuk mencapai tujuan ini, kata Gufron, kerja sama dengan pemerintah adalah sangat penting. Melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan dasar yang kuat untuk kerja sama yang lebih erat antara BPJS Kesehatan, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam menyelenggarakan Program JKN dan memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.

“Per 1 September 2023 cakupan kepesertaan JKN yang mencapai lebih dari 262,74 juta jiwa atau 94,60 persen dari total seluruh penduduk, yang merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Dan, lanjutnya, pemanfaatan layanan kesehatan yang signifikan oleh peserta JKN pada tahun 2022 dengan 502,8 juta kunjungan adalah pencapaian luar biasa. “Ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap Program JKN,” paparnya.

Untuk itu Ghufron mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran manajemen fasilitas kesehatan dan semua pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Program JKN.

Sebab, kolaborasi ini adalah tonggak keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pada kegiatan ini, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN tahun 2023.

Untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdapat beberapa kategori, mulai dari dokter praktik perorangan, dokter gigi, puskesmas, dan terakhir kategori klinik pratama.

Sedangkan di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terdapat kategori klinik utama, rumah sakit kelas D, rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas B, serta rumah sakit kelas A.

Selain itu juga terdapat pengumuman pemenang dari lomba video transformasi mutu layanan fasilitas kesehatan tahun 2023. Harapannya dengan kegiatan ini mengugah fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi peserta JKN.

“Melalui kolaborasi BPJS Kesehatan bersama seluruh fasilitas kesehatan dan stakeholder terkait, siap membangun masa depan kesehatan Indonesia yang lebih cerah melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan setara. Bersama kita ciptakan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan suatu saat Sumut bisa mencapai UHC (Universal Health Coverege) dalam waktu dekat ini. Dia menyebutkan, untuk mencapai UHC adalah kalau 95 persen warga Sumut sudah tercover dan baru 85 persen. “Ada dua jalan untuk mencapai UHC ini, pertama kita tanggulangi semua atau bersama kabupaten/kota,” katanya.

Sedangkan terkait pelayanan, Alwi menilai pelayanan BPJS sudah sangat baik. Bahkan, bebernya, sekarang ini rumah sakit yang awalnya tidak mau melayani BPJS, kini sudah mulai membangun RS baru untuk pasien BPJS. (ila)

Polmed Gelar Pelatihan Canva Untuk Para Guru di SMA Amir Hamzah Medan

BERSAMA: Ketua Tim Pelaksana Gunawan ST MKom bersama Anggota Dr Arif Ridho Lubis, Kadri Yusuf ST MKom dan Achmad Yani ST MKom, serta dibantu mahasiswa Ari Antonius Sibarani dan Derius Adrianus Nainggolan, Kepala SMA Swasta Amir Hamzah Medan Yongki Iswo SKom MKom dan para peserta, SMA Swasta Amir Hamzah Medan. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar Pengabdian Kemitraan Masyarakat dengan memberikan pelatihan canva untuk para guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Amir Hamzah, Jalan Meranti, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, pada Sabtu (30/9) lalu.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Tim Pelaksana Gunawan ST MKom, Anggota Dr Arif Ridho Lubis, Kadri Yusuf ST MKom dan Achmad Yani ST MKom, serta dibantu mahasiswa Ari Antonius Sibarani dan Derius Adrianus Nainggolan.

Selain itu juga dihadiri, Kepala SMA Swasta Amir Hamzah Medan Yongki Iswo SKom MKom dan peserta sebanyak 10 orang guru.

Ketua Tim Pelaksana Gunawan ST MKom kepada wartawan, Senin (2/10), mengatakan, pelatihan canva bertujuan untuk meningkatkan skill guru-guru untuk membuat bahan ajar secara cepat dan menarik selain menggunakan power point.

Dalam hal ini, lanjutnya, para peserta sangat mengapresiasi dan antusias mendapatkan pelatihan ini, karena dapat membantu tugas-tugas mereka dalam mengajar serta meningkatkan kemampuan guru-guru dalam pembuatan media pembelajaran.

“Kita mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dengan lancar. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para guru yang ikut sebagai peserta,” ujar Gunawan.

Adapun, selain memberikan pelatihan, pihak tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) juga memberikan satu buah Projector untuk sekolah. (dwi/tri)

PKKMB dan Masta UMSU 2023, Dari MIB Sampai Nidji

PKKMB UMSU: Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya bersama Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menghadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru di kampus UMSU.ISTIMEWA.

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) tahun 2023 di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dikemas apik dengan paduan kreativitas bertema: Man in Black dan konser Grup Band Nidji.

PADUAN tayangan video MIB dan live show yang ditampilkan di layar lebar LED mampu menghadirkan euforia 5.636 mahasiswa baru UMSU. PKKMB dan Masta yang digelar selama enam hari pada 25-30 September diakhiri dengan penampilan apik Grup Band Nidji.

Gemuruh suara ribuan mahasiswa terdengar saat layar LED berukuran 12×3 m2 menampilkan grafis profil Wakil Rektor UMSU III Dr Rudianto MSi yang mengomando acara yang diikuti klip video kapal perang mengarungi lautan.

Scene berikutnya Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP dan dua pengawal dengan pakaian tempur di dalam kokpit kapal perang mengkonfirmasi situasi lewat artificial intelijen.

“Apa misi selanjutnya,” tanya rektor yang dijawab AI, membuka PKKMB. Berikutnya rektor keluar dari kokpit kapal tempur dengan pengawalan dan langsung menuju kendaraan yang sudah siaga.

Scene berikutnya tayangan di LED menampilkan live rektor bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya berjalan memasuki lokasi acara dan langsung disambut meriah ribuan mahasiswa.

Tema PKKMB UMSU ‘Man In Black’ diadaptasi dari Judul Film Hollywood. Inspirasinya dari peristiwa Covid-19 yang membuat warga bumi terancam.
Covid-19 digambarkan sebagai alien yang harus dibumi hanguskan.

“Tahun 2022, saya ‘dipaksa’ tim kreatif untuk memimpin pasukan perang melawan alien. Tahun ini, misi itu telah sukses. Maka sukses itu hari ini kita rayakan. Tapi cerita tentu masih akan berlanjut. Tahun depan insya Allah akan ada cerita sukses pada misi berikutnya,” lanjut Prof Agussani.

Sementara Kapolda Sumut yang tampil sebagai narasumber kuliah umum juga tampak antusias dengan pembukaan PKKMB UMSU 2023. Sambutan meriah ribuan mahasiswa baru UMSU membuat suasana pembukaan menghadirkan kesan tersendiri.

Masta IMM
Pembukaan masa ta’aruf kolosal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga tak kalah seru. Penampilan apik mahasiswa pengisi acara mampu menghidupkan suasana. Panggung lebar yang dilengkapi layar LED menampilkan tayangan gambar video dan live yang cukup menghibur dengan tata lampu yang menarik.

Kreativitas yang dihadirkan panitia membuat pembukaan Masta Kolosal IMM terasa sangat menghibur. Para peserta Masta Kolosal IMM tampak antusias mengikuti setiap sesi acara yang tersaji.

Masta Kolosal IMM menghadirkan Sekjen Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Najih Prasetyo yang memberikan motivasi kepada mahasiswa baru untuk siap menjawab tantangan masa depan.

Sementara Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP memaparkan peran positif IMM dan apresiasi yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi. ”Pimpinan UMSU hari ini juga banyak diisi kader IMM,” katanya.

RCTI Invasion dan Nidji
Berbeda dari PKKMB dan Masta tahun sebelumnya, gelaran RCTI Invasion yang menghadirkan konser Grup Band Nidji menjadi penutup ajang tahunan yang menghadirkan kesan tersendiri bagi mahasiswa baru UMSU.

Penampilan Nidji mampu menghipnotis ribuan mahasiswa untuk ikut larut mengikuti lirik.lagu yang dimainkan. Sebanyak 10 lagu yang ditampilkan menghadirkan koor ribuan mahasiswa mengikuti setiap bait lagu yang memang sangat akrab di telinga. Sukses Nidji terasa menjadi penutup sempurna gelaran PKKMB UMSU dan Masta Kolosal IMM tahun ini. (dmp)

Buang Sampah Sembarangan, DPRD Medan Dukung Pemko Tegakkan Sanksi Denda Rp10 Juta

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Habiburrahman Sinuraya S.ST, mendukung langkah Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang akan menerapkan sanksi denda sebesar Rp10 juta kepada setiap orang yang terbukti membuang sampah sembarangan di Kota Medan.

Mengingat, ketentuan sanksi tersebut memang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan. Namun hingga saat ini, masih cukup banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan karena belum tegakkannya aturan tersebut secara tegas.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, Habiburrahman Sinuraya S.ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Perjuangan No.46, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (1/10/2023).

“Kita harus mendukung upaya Pemko Medan untuk menegakkan aturan dalam Perda No.6/2015 ini. Perda ini sudah lama dibuat, tapi masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Untuk itu sanksi denda tersebut memang harus diberlakukan, agar tingkat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dapat meningkat,” ucap Habib.

Anggota Komisi I DPRD Medan tersebut mengatakan, dalam Pasal 32 dan Pasal 35 dalam Perda No.6/2015 terkait larangan membuang sampah sembarangan, memang disebutkan tentang sanksi denda Rp10 juta atau kurungan badan selama 3 bulan bagi masyarakat perorangan yang terbukti membuang sampah sembarangan. Bahkan, sanksi yang lebih besar berlaku bagi perusahaan yang melanggar aturan tersebut.

“Jadi bukan hanya perorangan yang mendapatkan sanksi, badan usaha juga mendapatkan sanksi, bahkan lebih berat,” ujarnya.

Dijelaskan Habib, sanksi tersebut akan berlaku mulai 1 Januari 2024. Guna mendukung kebijakan tersebut, Wali Kota Medan akan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Pengelolaan Persampahan sebagai petunjuk teknis (juknis) bagi OPD terkait dalam menjalankan kebijakan tersebut.

“Sanksi dalam Perda ini akan berlaku sejak 1 Januari 2024, sudah 8 tahun usia perda ini dibuat, tapi belum ada Perwalnya. Tapi nanti 1 Januari 2024 Perwalnya akan dibuat untuk ditegakkan Perdanya. Saya yakin, kedepan masyarakat akan lebih menjaga lingkungan,” katanya.

Ia menuturkan, Pemko Medan juga saat ini tengah berusaha agar sungai di Kota Medan tidak lagi meluap. Saat ini, Pemko Medan tengah menormalisasi sungai Deli di Kota Medan.

“Untuk itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Deli untuk turut membantu proses normalisasi sungai tersebut. Mari bersama-sama menjaga lingkungan di sekitar kita,” pungkasnya. (map)