26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 1095

Ganjar Dorong Budaya Anti Korupsi Melalui LaporGub!

GERAK CEPAT: Ganjar Pranowo melakukan pengecekan langsung ke lapangan setelah mendapat laporan masyarakat melalui LaporGub!. Humas Pemprov Jateng.

SUMUTPOS.CO – DALAM era digital yang semakin maju, pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat penting, terutama dalam memfasilitasi komunikasi dan pelayanan publik. Penggunaan aplikasi atau media sosial bias mempermudah masyarakat dalam melaporkan berbagai masalah yang ada di sekitar mereka kepada pihak yang berwenang.

Salah satu contoh keberhasilan layanan pengaduan masyarakat berbasis digital adalah LaporGub! Melalui inovasi yang diinisiasi oleh Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah waktu itu, masyarakat bisa dengan mudah menyampaikan kritik, saran, maupun aduan kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah, bahkan secara anonim.

Masyarakat bisa men-download aplikasi LaporGub! di Playstore, atau beberapa platform lain seperti website, SMS, aplikasi android, hotline call, hingga menjangkau media sosial seperti Instagram, Facebook dan Twitter. Setiap aduan yang masuk selanjutnya akan diklarifikasi dulu, baru kemudian ditindaklanjuti.

“Banyak sekali laporan atau aduan dari masyarakat yang masuk ke LaporGub!. Saran saya, kalau masyarakat mengadu, setelah diklarifikasi, ya tabayyun. Kedua, pemerintah nggak perlu sensi, karena aduannya itu tentu saja akan membantu kita, koreksi yang bagus dan harus kita respons,” kata Ganjar Pranowo.

Dia mengenang, masyarakat pernah melapor ke LaporGub! terkait kondisi jalan yang rusak parah di jalur Gadoh-Gunung Tumpeng. “Tapi kadang masyarakat tidak tahu bagaimana tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Yang diajak musrenbang pasti paham. Nah, pentahapan inilah yang harus dikomunikasikan kepada masyarakat,” sebutnya.

Laporan lain yang masuk ke Laporgub! adalah kondisi SDN 1 Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, yang rusak parah. Ganjar mengakui, pada era digital ini banyak orang yang lebih suka mem-viral-kan sesuatu. Padahal seharusnya bisa ditanyakan langsung kepada pihak yang berwenang.

“SD itu dilaporkan ke LaporGub! ternyata masyarakat di era digital lebih suka mem-viral-kan. Padahal sebenarnya itu bisa ditanyakan kepada dinas terkait, mungkin akan terjawab. Pemkab sudah menganggarkan di APBD perubahan nanti, pasti akan selesai,” lanjutnya.

Bahkan, Ganjar mengecek langsung kondisi sekolah yang dilaporkan rusak parah itu. Baginya, itu entuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam merespons aduan yang masuk.”Bagi kami, begitu mendapat laporan ya itu bagian dari kepedulian,” paparnya.

Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu menegaskan, semangat mboten korupsi, mboten ngapusi” telah mengakar sampai bawah. Slogan itu mampu menjadi budaya antikorupsi pejabat serta aparatur sipil negara (ASN).

“Harapan saya kampanye antikorupsi bisa dengan cara-cara yang kekinian, seperti buat games, kemudian sampaikan ke medsos agar bisa menjangkau ke semua orang,” jelasnya.

Penting Diterapkan di Sumut

Menanggapi aplikasi ini, pengamat kebijakan publik asal Sumut, Rafriandi Nasution menilai, aplikasi layanan sejenis LaporGub yang telah diterapkan Pemprov Jateng, penting untuk diadopsi di Sumatera Utara. Pasalnya dengan adanya aplikasi sejenis LaporGub, masyarakat akan dengan mudah melaporkan banyaknya praktik korupsi. ‘’Penerapan aplikasi sejenis LaporGub ini layak untuk diterapkan. Bila program sejenis LaporGub ini bisa terlaksana di Sumut, maka praktik korupsi di Sumut mungkin akan bisa ditekan. Tergantung dari pastisipasi semua pihak, termasuk masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Rafriandi, Pemrovsu diharapkan dapat membentuk tim khusus untuk memastikan jalannya program aplikasi sejenis LaporGub di Sumut.

“Mungkin nantinya Pemprov Sumut dapat membuat aplikasi sejenis dengan nama yang berbeda. Pastikan program tersebut berjalan dengan baik, dan butuh tim khusus untuk memastikannya,” pungkasnya. (rel/map/ila)

Antisipasi Dini, Dishub Binjai Pasang Rambu Sementara di Jalan Umar Baki

RAMBU: Dishub Binjai melakukan pemasangan rambu sementara dari bambu di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Kota Binjai melakukan antisipasi dini dengan memasang rambu sementara pada sejumlah titik di ruas Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat. Ini dilakukan menyikapi atensi dari Wali Kota Binjai, Amir Hamzah kepada Dishub untuk memasang rambu setelah ruas jalan tersebut selesai diperbaiki.

Pantauan wartawan, ruas Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, hampir tuntas diperbaiki. Namun perbaikannya tidak seutuhnya dilakukan beton rigid sepanjang 2 kilometer.

“Atensi dari Pak Wali Kota Binjai untuk melakukan pemasangan rambu di titik yang rawan kecelakaan. Karena tidak ada rambu-rambu, dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Sekitar bulan lalu, kami sudah membuat di pinggir-pinggir jalan yang intensitas (kecelakaan) tinggi, sudah kami pasang besi-besi beberapa potong bagian, kami buat dishub line (garis dishub) juga,” ujar Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dishub Binjai, Roy Simanjuntak, Selasa (26/9/2023).

Namun, dia menyayangkan, pemasangan besi yang dilengkapi garis dishub ini tidak dijaga bersama. Artinya, ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan perusakan.

“Kami sudah berupaya maksimal tapi tidak dijaga bersama. Bentuk kepedulian kami melakukan pemasangan ini tapi hilang dan begitupun kami buat lagi untuk sementara dengan bambu,” kata Roy.

“Daripada menjadi pusat perhatian, kami ganti bambu jadinya dari besi yang hilang, untuk memberi tanda agar dapat dilihat masyarakat dan berhati-hati,” sambungnya.

Menurutnya, pemasangan rambu ini hanya sementara. Tidak ada dianggarkan oleh APBD Kota Binjai.

Soalnya, kondisi keuangan Pemko Binjai juga tengah defisit. “Pemasangan rambu sementara ini atas inisiatif kami untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat supaya berhati-hati,” ujarnya.

Adapun titik pemasangan rambu sementara ini di persimpangan Jalan Umar Baki-Jalan Ismail, Tikungan Kelurahan Limau Sundai, Tikungan Puskesmas dan Tikungan Kelurahan Payaroba. “Setiap tikungan yang membahayakan dan beram jalan juga terlalu tinggi dari tepi jalan, sehingga sopir gak nampak dan berpotensi truk terbalik atau kecelakaan tunggal. Peristiwa seperti ini sudah sering terjadi, makanya dipasang rambu sementara,” urai dia.

Kedepannya, kata dia, Dishub Binjai akan melengkapi rambu tersebut dengan yang lebih kokoh dan nyaman dilihat masyarakat. Juga tak ketinggalan rambu kelengkapan lainnya agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Kalau sudah ada anggaran kita, pasti kita buat yang lebih baik seperti guardrail,” pungkasnya. (ted/ram)

PSI dan Kaesang Layak Dapat Penghargaan MURI Kategori Pemilihan Ketum Tanpa Munas

Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menunjuk putra bungsu Presiden RI, Joko Widodo sebagai Ketua Umum dengan proses cepat, tanpa melalui kongres atau musyawarah nasional (Munas). Namun, hanya menggelar kopi darat nasional (kopdarnas) di Jakarta.

Proses cepat dilakukan PSI dari memberikan kartu tanda anggota (KTA) PSI kepada Kaesang pada Sabtu (23/9) dan Senin (25/9), diangkat atau diberi jabatan jadi Ketum PSI, menggantinya posisi Giring Ganesha.

Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan menyikapi hal tersebut menyatakan, antara PSI dan Kaesang layak menerima atau mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori mengganti Ketum tanpa kongres atau musyawarah nasional (Munas).

Sutrisno mengungkapkan barangkali tidak berlebihan jika Kaesang saat ini dinobatkan sebagai politisi paling berpengaruh di Indonesia.

“Sebagai partai politik (parpol), PSI berhasil memecahkan rekor MURI menjadi parpol yang mengganti ketum tanpa kongres, munas atau sebutan lain. Acara minum kopi yang dilabeli kopi darat nasional (kopdarnas) selevel kongres partai dalam pergantian Ketum,” ucap Sutrisno dalam keterangan tertulis, diterima Sumut Pos, Selasa (26/9/2023).

Sutrisno menilai PSI menampilkan wajah parpol yang berbeda, memilih Ketum dengan santai ‘ngopi bareng’. Cukup ngumpul ramai- ramai, undang wartawan, tunjuk Ketum.

“Sah!…PSI tidak perlu ribut berebut posisi struktur, semua diatur dengan tertib. Selain pemecahan rekor MURI oleh PSI sebagai organisasi. Kaesang juga berhasil memecahkan rekor MURI sebagai tokoh politik yang paling berpengaruh Indonesia saat ini,” sebut Sutrisno.

Sutrisno menilai bahwa Kaesang unggul dari Sandiaga Uno yang hanya diberi jabatan ketua badan pemenangan pemilu (Bappilu) oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pasca keluar dari Gerindra.

Sutrisno mengatakan bahwa Kaesang akan memecahkan rekor sebagai Ketum parpol termuda se- Indonesia saat ini. Kaesang berumur 28 tahun. Karena, lahir, 25 Desember 1994 pada saat menerima hibah jabatan Ketum PSI, dari Giring Ganesha.

“Kaesang unggul dari Grace Natalie yang jadi ketum PSI usia 33 tahun, atau Giring yang jadi ketum PSI pada usia 37 tahun. Kaesang juga melewati Ridho Rahmadi yang saat dijadikan Ketum partai Ummat, masih berusia 36 tahun. Giring benar, saat menyebut akan mengembalikan PSI ke pemiliknya, yakni anak muda. Kaesang memimpin PSI, berjuang bersama sejumlah kakek dan nenek, opa dan oma, para caleg PSI menghadapi Pemilu 2024,” jelas Sutrisno.

Kemudian, Sutrisno mengatakan Kaesang juga menciptakan rekor baru sebagai satu- satunya anak presiden Indonesia yang jadi ketum parpol pada saat orangtuanya berkuasa. Tidak ada anak Presiden Indonesia yang jadi Ketum Parpol disaat orangtuanya sedang berkuasa.

“Kaesang melampaui karier politik Megawati Soekarnoputri (Mega), Siti Hardianti (Tutut), Tommy Soeharto, Ilham Habibie, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny), Puan Maharani, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kaesang ungguli semua anak presiden yang berjuang membentuk dan membesarkan parpol. Sementara Kaesang diberi ketum PSI cuma-cuma,” sebut Sutrisno.

Sutrisno menilai Kaesang pun menciptakan rekor baru sebagai ketum PSI pertama yang akan dikawal pasukan pengaman presiden (paspampres). Kaesang akan dikawal Paspampres dalam semua kegiatan termasuk agenda PSI di seluruh lokasi dan daerah, hingga Jokowi diganti 20 Oktober 2024.

“Kaesang juga menyalip rekor kedua saudaranya, yakni Gibran, Walikota Solo dan abang iparnya Bobby Nasution, Walikota Medan yang terpaksa berbagi rekor sebagai walikota pertama yang sehari-hari dikawal oleh paspampres. Ketiganya, saat ini (Gibran, Bobby, dan Kaesang) layak diganjar rekor MURI sebagai orang pertama yang mendapat ‘privilege’ pada jabatan masing- masing,” jelas Sutrisno.

Sutrisno dalam kaca politiknya, Kaesang juga berpeluang menciptakan rekor baru jika berhasil memimpin PSI melewati ambang batas parlemen atau parliamentary treshold (PT) Pemilu 2024.

“Meski tidak mudah, namun Kaesang diyakini dapat mencapai harapan PSI tersebut,” ucap Sutrisno yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Sutrisno mengungkapkan Kaesang memiliki kekuatan jaringan bisnis bersama para selebriti Indonesia akan menambah kekuatan bagi PSI. Ditambah lagi, sebagai youtuber juga menambah akses dan jaringan yang luas, menambah dukungan politik.

“Bahkan acara podcast yang diasuh Kaesang dengan komedian Kiki Saputri juga akan menjadi saluran dalam menambah kekuatan Kaesang memimpin PSI. Kaesang dapat merombak daftar calon sementara (DCS) PSI, memasukkan figur terkenal seperti artis, komedian, pengusaha, maju sebagai calon legislatif (caleg) dari PSI. Maka dengan seluruh perangkat dan jaringan yang dimiliki Kaesang, PSI dapat lolos PT di Pemilu 2024,” jelas Sutrisno.

Sebagai informasi, Kongres Rakyat Nasional (Kornas) adalah wadah berhimpun dan berjuang rakyat dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Kornas juga tetap konsisten berjuang untuk kepentingan politik orang biasa di Pemilu 2024.

“Kornas menyampaikan selamat bagi PSI dan Kaesang atas kontribusinya terhadap dinamika politik nasional. Semoga seluruh persyaratan untuk mendapatkan rekor MURI dapat dipenuhi oleh PSI dan Kaesang,” tandas Sutrisno.(gus/ram)

Terbukti Biarkan Penganiayaan, AKBP Achiruddin Divonis 6 Bulan Penjara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – AKBP Achiruddin Hasibuan terdakwa kasus pembiaran penganiayaan Ken Admiral divonis hakim 6 bulan penjara. Putusan dibacakan hakim ketua Oloan Silalahi, dalam sidang di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (26/9/2023).

Dalam amar putusannya, majelis hakim tak sependapat dengan penuntut umum, dimana perbuatan terdakwa diyakini bersalah sebagaimana melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap Achiruddin Hasibuan oleh karenanya dengan pidana penjara 6 bulan,” tegas hakim.

Selain itu, terdakwa Achiruddin juga dihukum membayar biaya restitusi sebesar Rp22.182.200, yang ditanggung renteng dengan saksi Aditiya Hasibuan.

“Apabila tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” kata hakim.

Dalam pertimbangan hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak dapat mencegah pemukulan yang dilakukan terdakwa Aditiya. Sedangkan hal meringankan kata hakim, saksi Ken Admiral diyakini berperan dalam terjadinya tindak pidana karena mendatangi rumah terdakwa pada malam hari.

Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan waktu 7 hari kepada penasehat hukum terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU) Rahmi Shafrina untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan banding.

Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 1 tahun 9 bulan (21 bulan) penjara. Dimana terdakwa dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana jo Pasal 56 ayat (2) KUHP.

Sementara diluar persidangan, terdakwa Achiruddin mengatakan bahwa apa yang didakwakan jaksa kepadanya tidak terbukti. “Bila kawan-kawan mengikuti sidang saya dari awal sampai akhir, tidak ada yang bisa dibuktikan oleh mereka (jaksa),” tandasnya.

Diketahui, pada 22 Desember 2022 pukul 02.30 Wib, Ken Admiral bersama teman-temannya mendatangi rumah Aditiya Hasibuan di Bulu Kumba Helvetia meminta pertanggung jawaban Aditiya setelah merusak kaca spion Ken Admiral. Tapi nyatanya, terdakwa Achiruddin tidak berupaya mencegah Aditiya menganiaya Ken Admiral. (man)

Penguatan Wawasan Kebangsaan, DPRD Sumut Ajak Masyarakat Tanam Nilai Pancasila

PAPARAN: Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting saat memberikan paparan di Gang Door, Kecamatan Petisah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, mengajak seluruh warga Kecamatan Medan Polonia dan Medan Petisah untuk menanamkan nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Baskami, pada pemaparannya pada kegiatan ‘penyebarluasan ideologi dan penguatan wawasan kebangsaan’, di Gang Soor, Kecamatan Petisah.

Menurut Baskami, pada tahun politik ini, Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Dengan Pancasila, bangsa Indonesia memiliki tujuan dan arah yang sama.

“Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang merekatkan segala ras, suku, agama, budaya. Menjelang tahun politik ini, berbeda pilihan boleh, tetapi tidak boleh menjelek-jelekkan, intimidasi, maupun fitnah,” katanya, Selasa (26/9/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan, sikap toleransi, menghargai sesama, berlapang dada tentang perbedaan, merupakan satu di antara, nilai penting dalam Pancasila.

“Bila kita adu gagasan, harusnya dengan sikap yang baik, tetap menjunjung tata krama dan menjaga tali persaudaraan,” jelasnya.

Pantauan Di lapangan, hadir pada kegiatan tersebut, Camat Medan Petisah Budi Ansary Lubis beserta jajaran, beserta segenap unsur Pengurus Anak Cabang (PAC) Medan Petisah dan Medan Polonia.

Pada kesempatan itu, Baskami memandang penguatan toleransi, pemajuan kesetaraan hak, dan jaminan kebebasan beragama/berkeyakinan, serta penguatan rasa kebangsaan harus senantiasa hadir dalam kehidupan berbangsa, bernegara.

“Kita sebagai Wakil Rakyat memberikan contoh, teladan dan tanpa lelah terus mengobarkan nilai-nilai cinta tanah air, semangat patriotik. Mari kita jaga keutuhan bangsa ini,” tambahnya.

Baskami juga berpesan kepada para generasi muda, yang nantinya akan menjadi pemilih dalam pemilu 2024 untuk cerdas menggunakan hak politiknya.

“Generasi muda ini merupakan jenis pemilih dengan jumlah terbanyak di pemilu nanti. Saya minta agar cerdas menggunakan hak politiknya, jangan terjebak politik identitas, black campaign yang berawal dari hoaks,” pungkasnya.
(map/ram)

Ramaikan HUT ke-78 TNI, PLN Kenalkan Electrifying Lifestyle dan Promo Tambah Daya Hari Pelanggan

Manager Pemasaran, Boy Rocky menjelaskan keunggulan menggunakan kendaraan listrik kepada Ketua Persit KCK PD I/Bukit Barisan, Anggi M. Hasan dan Ketua Jalasenastri Korcab I DJA I Lantamal I, Whidi Johanes Djanarko.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara turut meramaikan acara menyambut Hari Ulang Tahun ke-78 TNI yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9/2023).

Kemeriahan acara dimulai dengan senam dan pelepasan ribuan peserta fun run oleh Panglima Kodam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan didampingi Danlantamal I Belawan, Laksamana TNI Johanes Djarnako Wibowo serta unsur Forkopimda Sumatera Utara.

Secara simbolis pembukaan peringatan HUT ke-78 TNI dilakukan dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Ketua Persit KCK PD I/Bukit Barisan, Ririx M. Hasan didampingi Ketua Korcab I DJA I, Whidi Johanes. Kemudian dilanjutkan melakukan kunjungan ke peserta booth dan bazaar UMKM.

Dalam kunjungannya di booth PLN, rombongan sempat meninjau dan berdiskusi dengan petugas PLN keunggulan menggunakan kendaraan berbasis baterai. Dirinya begitu antusias mendengarkan berbagai keunggulan kendaraan ini demi mewujudkan yang ramah lingkungan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan PLN juga turut berkontribusi dalam memeriahan HUT ke-78 TNI.
Selain memperkenalkan produk dan layanan, PLN juga mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan berupa Electrifying lifestyle.

“Saat ini mengakses layanan PLN semakin mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Layanan transformasi digital ini memudahkan masyarakat untuk mengakses dimana pun dan kapanpun,” kata Awaluddin.

Dalam kegiatan tersebut, PLN juga menawarkan promo tambah daya Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2023. Mengusung tema “Senyum Pelanggan PLN 2023”, pelanggan dapat menikmati promo penambahan daya hanya dengan harga Rp202.300 untuk semua golongan tariff listrik hingga daya 5.500 Volt Ampere (VA). Promo ini berlaku hingga 30 September 2023.

Pada kesempatan ini, PLN juga menggelar demo memasak dengan menggunakan kompor induksi. Gaya hidup baru electrifying lifestyle ini mulai di gandrungi oleh para milenial. Selain itu, dalam medukung program pemerintah untuk beralih menggunakan kendaraan berbasis baterai. PLN juga terus mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik.

“Dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Utara, PLN telah membangun 10 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Pengguna kendaraan listrik dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi PLN Mobile dapat di unduh melalui appstore dan Playstore,” tutup Awaluddin. (rel/ila)

Bupati Dairi Serahkan Bantuan ke Penyandang Disabilitas

SERAHKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Kadis Sosial, Surung Charles Bantjin dan Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata menyerahkan bantuan kepada pemyandang disabilitas. Istimewa

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, melalui Dinas Sosial menyerahkan bantuan alat bantu berupa kursi roda, walker dan tripod kepada penyandang disabilitas. Bantuan diserahkan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu di Kantor Dinsos Dairi, Senin (25/9/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Selasa (26/9/2023) menyatakan, alat bantu yang disalurkan itu yakni 17 unit kursi roda untuk dewasa, 1unit kursi roda untuk anak-anak.

“Selanjutnya, 2 walker dan 1 tripod dengan total bantuan 21 unit,” kata Anggara.

Kepala Dinas Sosial, Surung Charles Bantjin menyatakan penyerahan bantuan sosial itu merupakan hasil kerja sama Pemkab Dairi dengan Kementerian Sosial melalui UPT Balai Insyaf Medan.

“Jumlah penyandang disabilitas di Dairi sebanyak 1.973 orang yakni penyandang disabilitas fisik dan mental. Mereka tersebar di 15 kecamatan,” ungkapnya.

Dalam sambutanya, Eddy KA Berutu menyebut, UU nomor 8 tahun 2016 telah menjamin konvensi kesamaan hak disabilitas.

Pemerintah secara berjenjang mulai pusat hingga daerah, memastikan penyandang disabilitas mendapat hak yang sama dalam kehidupannya dalam masyarakat.

“Kita tidak ingin saudara kita disabilitas memiliki kualitas hidup yang lebih buruk dari warga pada umumnya. Dan akses fasilitas umum yang disediakan pemerintah kita setarakan,” katanya.

Pemkab Dairi terus berupaya mewujudkan Kabupaten Dairi layak HAM. Dimana, salahsatu komponennya adalah pemenuhan hak warga disabilitas mendapatkan akses fasilitas umum bisa terpenuhi.

“Ini tantangan bagi kita. Itu sebabnya kita giat jalin kerjasama dengan Kementerian Sosial agar warga kita disabilitas dapat terbantu,” ungkapnya lagi.

“Bantuan serupa akan selalu kita upayakan dan anggarkan meskipun dengan dana yang terbatas. Kita berharap, bantuan dimaksud dapat memberi semangat baru bagi saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Hadir Lery Harson Simatupang dari UPT Balai Insyaf Medan mewakili Kemensos dan Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata dan lainya.(rud/ram)

Tambah Wawasan Jemaah Majelis Taklim, Tuan Guru Ganjar Disambut Sukacita Masyarakat

Edo Prabowo (25) perwakilan Majelis Taklim Al Ghofar saat mengikuti kegiatan bertajuk "Tinjauan Psikologis dan Medis Terkait Pelaksanaan Puasa Senin dan Kamis" yang di gelar TGS Ganjar Sumut, Selasa (26/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah jemaah Majelis Taklim Al Ghofar di Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) merasakan manfaat dari kegiatan edukasi yang digagas sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut.

Kegiatan bertajuk “Tinjauan Psikologis dan Medis Terkait Pelaksanaan Puasa Senin dan Kamis” itu menghadirkan Ustadz Siddik Arfandi sebagai pemateri, dan dilaksanakan, Selasa (26/9).

Salah seorang jemaah Majelis Taklim Al Ghofar, Al Raihana MG (48) mengaku kehadiran relawan Ganjar Pranowo itu memang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dikarenakan materi kegiatan kali ini sangat menarik.

“Ya, sangat senang sekali karena sebagai ibadah juga sebagai kesehatan untuk diri sendiri,” jelas Raihana.

Senada, Edo Prabowo (25) perwakilan Majelis Taklim Al Ghofar mengatakan edukasi tersebut menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat dengan menjalankan puasa sunah Senin Kamis secara rutin.

“Kegiatan yang diberlangsungkan pada saat ini membawa manfaat yang sangat besar terutama mengedukasi masyarakat bahwasanya puasa Senin kamis itu banyak manfaatnya. Mulai dari menyehatkan tubuh kemudian melaksanakan sunah-sunah nya juga,” kata Edo di lokasi.

Puasa merupakan suatu amalan untuk memperoleh pahala dan keberkahan. Di samping itu rupanya puasa juga dipercaya baik untuk kesehatan fisik dan mental.

Dia pun mengapresiasi langkah dari kelompok relawan TGS Ganjar Sumut yang selalu menebar kebaikan dan kebermanfaatan untuk masyarakat. Edukasi manfaat puasa senin kamis tersebut adalah salah satunya.

“Jadi sungguh memang kami berterimakasih atas edukasi yang telah diberikan daripada kegiatan puasa senin kamis dari tema kami pada hari ini,” ungkap dia.

“Harapan dari kami sendiri teruslah diberlangsungkan kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini bukan hanya untuk saat ini tapi juga berkesinambungan untuk ke depannya,” imbuh dia.

Puasa menjadi media yang tepat untuk membangun dan meningkatkan kecerdasan emosional dan psikologis.

Misalnya, puasa mengajarkan seseorang untuk meningkatkan kesabaran, menahan emosi dan hawa nafsu sehingga mampu mengurangi stress.

Kemudian, keutamaan lainnya ialah dapat mengontrol gula darah, menurunkan kadar lemak, mengeluarkan racun dalam tubuh, hingga menyehatkan jantung.

Oleh karenanya, Koorwil TGS Ganjar Sumut Zulfi Andika berharap kegiatan ini dapat menjadi booster atau mendorong masyarakat khususnya jemaah majelis taklim yang hadir supaya selalu mengamalkan ibadah sunah tersebut demi kesehatan diri.

“Harapan kita kepada majelis taklim agar lebih senantiasa mendekatkan diri kepada Allah yang maha kuasa setelah mungkin mereka nanti memahami tentang konsep-konsep dan hal-hal yang disampaikan tentang pentingnya puasa Senin Kamis ini ya kita harapkan ke depannya masyarakat ini bisa lebih giat dalam melaksanakan,” tukas dia. (rel/tri)

BRI BO Medan Thamrin Gelar Acara Rame Rame Purnama

Pengunjung memadati Acara Rame Rame Purnama, di Medan. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BO) Medan Thamrin kembali berkolaborasi dengan JIV Enterprise dan Thamrin Plaza Medan, dalam rangka mendukung kemajuan UMKM, di Acara Rame Rame Purnama.

Acara Rame Rame Purnama merupakan kegiatan Bazaar UMKM dalam memeriahkan Festival Kue Bulan atau Mid Autum Festival yang jatuh pada September atau Oktober.

Branch Manager BRI BO Medan Thamrin Zulherman Isfia mengatakan, dalam acara ini ikut serta 57 tenant UMKM dengan berbagai produk, mulai dari fashion, makanan, minuman dan tentunya tenant yang menjual kue bulan.

“Selain mendukung kemajuan UMKM, BRI selaku sponsor acara tersebut, terus menggiatkan program pemerintah dalam transaksi cashless dengan menerbitkan QRIS dan EDC Merchant kepada tenant tenant yang berpartisipasi,” ujarnya, Selasa (26/9).

Zulherman berharap, kegiatan bazaar UMKM, seperti acara Rame Rame Purnama ini dapat terus dilaksanakan di masa datang. “Sehingga UMKM dapat terus maju dan berkembang, dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan yang pada akhirnya berdampak pada kemajuan perekonomian di Indonesia, khususnya di Medan, Sumatera Utara (Sumut),” tandasnya. (dwi/tri)

Pemkab Sergai-BPN Sinergi Sukseskan Redistribusi Tanah

BERSAMA:Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama jajaran PPD dan BPN Sergai.FADLY/SUMUT POS.

SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya membuka sekaligus memimpin sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) Tahun 2023, yang diselenggarakan di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (22/9).

Bupati Darma Wijaya yang juga selaku Ketua PPL Kabupaten Sergai mengajak seluruh perangkat daerah, perangkat desa, dan semua pihak yang terkait untuk bekerjasama menyukseskan kegiatan akses reforma agraria yang dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu, dan Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin.

“Diharapkan pada pelaksanaan di tahun kedua dan ketiga dapat berjalan dengan baik, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sergai,” katanya.

Terkait pelaksanaan sidang PPL pada program redistribusi tanah yang dilaksanakan hari ini, ada tiga tujuan yang ingin dicapai yaitu mengadakan pembagian tanah dengan memberikan dasar pemilikan tanah, memberi kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek, dan memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah.

“Ditargetkan penyerahan sertifikat sebanyak 700 bidang di mana pada hari ini disediakan sebanyak 370 bidang yang berada di 4 kecamatan yang terdiri dari 9 desa. Saya berharap kepada unsur PPL dapat melaksanakan sidang ini dengan baik dan menghasilkan kesimpulan demi terciptannya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sergai,” tambahnya lebih lanjut.

“Saya meyakini bahwa dengan berbekal semangat, kerja keras, dan kerja cerdas, serta didukung dengan kemampuan dan pengalaman seluruh pemangku amanah jajaran Pemkab Sergai, Insya Allah kita menyukseskan kegiatan redistribusi tanah tahun anggaran 2023,”sambungnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai Roni L. Parningotan Sitanggang, S.Sos, MAP, mengatakan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kegiatan Reforma Agraia dan perjanjian kerja sama Kegiatan Akses Reforma Agraria serta Sidang PPL Kabupaten Sergai Tahun Anggaran 2023.

“MoU dan perjanjian kerja sama ini menggunakan model Kolaborasi Lintas Sektor yang bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Sergai dan model CSR (Corporate Social Responsibility) yang pada saat ini bekerjasama dengan PT. Socfin Indonesia Kebun Matapao. Diharapkan pada pelaksanaan di Tahun Kedua (Penataan Kelembagaan) dan Tahun Ketiga (Pengembangan Usaha dan Fasilitasi Akses Pemasaran) dapat berjalan dengan baik sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Ia menyebut, untuk mendukung tujuan kegiatan ini telah selesai dilaksanakan beberapa kegiatan di antaranya penyuluhan di desa yang dihadiri kepala desa, perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Kemudian inventarisasi dan identifikasi dengan cara mengumpulkan seluruh berkas persyaratan pensertipikatan tanah. Lalu pengukuran bidang tanah yang dilaksanakan langsung oleh petugas ukur dari BPN. Selanjutnya, penelitian lapang bersama perwakilan OPD Kabupaten Sergai yang tergabung di dalam PPL bersama tim dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara dan perangkat desa.

“Kegiatan Redistribusi Tanah dilanjutkan dengan sidang PPL yang kita laksanakan pada hari ini. Sidang ini dilaksnakan dalam rangka memastikan bahwa objek dan subjek yang diusulkan memenuhi persyaratan redistribusi tanah,” katanya mengakhiri. (fad/han)