26 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1099

1.158 Pelajar Terima Beasiswa GrabScholar 2023

Fitriath Oktavianne Kalerasikah (Kanan), putri Mitra Pengemudi GrabBike menjadi penerima beasiswa dana bantuan pendidikan dari GrabScholar 2023.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 1.158 pelajar dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK, dan Universitas (S1/D4) di Indonesia sebagai penerima GrabScholar, melalui Program Beasiswa Grab 2023. Grab Indonesia dan BenihBaik.com membuka pendaftaran Beasiswa Grab pada Juli 2033, lalu.

Tahun ini, GrabScholar menerima 23.133 pendaftar dari 138 kota/kabupaten, naik signifikan dibanding dengan tahun sebelumnya. Pendaftar kemudian melalui proses seleksi ketat hingga akhirnya terpilih dan dinyatakan berhak untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan.

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa
memasuki tahun ketiga, misi utama GrabScholar, Program Beasiswa Grab masih sama yaitu memberikan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kami percaya bahwa pendidikan memainkan peranan penting dalam membentuk generasi mendatang. Harapan kami adalah bahwa beasiswa ini dapat jadi salah satu bekal bagi anak-anak untuk membawa Indonesia jadi lebih maju,” ucap Neneng dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9).

CEO & Founder Yayasan Benih Baik Indonesia (BenihBaik), Andy F. Noya mengatakan membawa pendekatan yang sama untuk menanam kebaikan, BenihBaik bangga dapat kembali dipercaya menjadi bagian dari inisiatif GrabScholar: Program Beasiswa Grab 2023.

Ia menjelaskan selama tiga bulan proses pendaftaran dan seleksi, kami melihat potensi-potensi generasi muda dengan segudang prestasi dan juga semangat membangun bangsa.

“Kami percaya program ini memberikan harapan bagi generasi muda untuk mewujudkan cita-cita mereka dengan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga kemudian pada akhirnya dapat membantu meningkatkan taraf hidup keluarga para penerima beasiswa ini,” jelas Andy.

Salah satu penerima beasiswa jenjang Universitas adalah David Neilleen Irvinne, anak pertama dari seorang ibu tunggal yang berprofesi sebagai Mitra Pengemudi GrabCar di Medan, yang menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Mengambil jurusan Ilmu Komputer, David telah menunjukkan ketertarikan pada bidang pengembangan teknologi komputer khususnya game development dan competitive programming sejak di bangku sekolah.

Berbekal laptop yang telah setia menemani sepanjang bangku sekolah, David merantau dan bertekad untuk bisa lulus kuliah tepat waktu agar kemudian dapat bekerja di perusahaan teknologi, semua demi membahagiakan ibunya. Sebelumnya, ia telah mengantongi segudang prestasi, termasuk jadi pemenang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Riau pada Tahun 2022 dan bahkan membuat beberapa game sendiri.

Kisah menarik lainnya datang dari penerima dana bantuan pendidikan untuk tingkat SMA, yakni Fitriath Oktavianne Kalerasikah. Pelajar putri yang duduk di sekolah menengah atas ini tak hanya berprestasi di bidang akademis, tapi juga aktif di bidang bela diri karate dan olahraga baseball.

Fitri merupakan anak dari Mitra Pengemudi GrabBike di Surabaya dikenal sering memenangkan berbagai kejuaraan termasuk Kejurda Baseball Putri Jawa Timur 2023 dan Kejuaraan Karate Jawa Timur Piala Pangdam V/Brawijaya 2023. Tak heran jika koleksi piala dan medali Fitri menghiasi dinding rumah orang tuanya.

Semangat untuk terus melangkah maju juga dimiliki oleh Marvellino Johnwan Akmal Ismail yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) Santi Rama. Meski memiliki keterbatasan, Johnwan selalu menunjukkan semangat pantang menyerah.

Setiap harinya, ia harus menempuh perjalanan dari kediamannya di Jakarta Utara untuk dapat belajar di sekolahnya yang berlokasi di Jakarta Selatan. Meski jauh, tak pernah ia menunjukkan rasa lelah dan tetap antusias mengikuti kegiatan di kelas.

Semangat pantang menyerah dan kegigihan ini yang menjadikan Johnwan sebagai sosok yang tepat untuk menjadi ketua di kelasnya. Tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari keluarga.

GrabScholar: Program Beasiswa Grab 2023 merupakan inisiatif pembuka dari rangkaian Apresiasi Dana Abadi dari Grab untuk memberikan penghargaan dan apresiasi pada Mitra serta pekerja di sektor transportasi dan UMKM.

Selain beasiswa, berbagai program donasi seperti pemberian dana bantuan usaha dan voucher sembako juga dilakukan oleh BenihBaik agar dapat tersalurkan secara tepat pada puluhan ribu pejuang transportasi dan UMKM di seluruh Indonesia. Rangkaian Apresiasi Dana Abadi ini kemudian akan ditutup dengan diselenggarakannya Hari Mitra Grab pada awal Oktober 2023, mendatang.(gus)

Vinkoo Jakarta Fest Berharap Bawa UMKM Pameran ke Luar Negeri

FOTO: Owner Vinkoo Jakarta Fest, Vincentia Laksono (kiri) berfoto bersama owner dari 'Dodds' di photobooth pameran Vinkoo Jakarta Fest yang diselenggarakan di Medan mulai 27 September hingga 1 Oktober mendatang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vinkoo Jakarta Fest kembali menggelar Bazaar fashion dan kuliner di Mall Center Point mulai 27 September hingga 1 Oktober mendatang. Pameran ketiga tahun 2023 ini diikuti lebih dari 160 tenant.

Owner Vinkoo, Vincentia Laksono mengatakan setiap tahunnya, Vinkoo Jakarta Fest akan melakukan pameran bukan di seluruh Indonesia.

“Bazaar kita di Jakarta, Surabaya, Manado, Makassar, Medan, dan lainnya. Tujuan kita untuk memperkenalkan produk dalam negeri,” ujarnya, Kamis (28/9/2023).

Dijelaskannya, yang mengikuti pameran bukan hanya dari Medan, tetapi pada umumnya dari Jakarta, Bali, Surabaya, Solo, dan Singapura. Hal ini untuk mempermudah para tenant untuk silaturahim dan memperkenalkan produk lainnya.

“Jadi, banyak keuntungan yang didapatkan tenant dengan mengikuti kegiatan pameran Vinkoo Jakarta Fest,” pungkasnya.

Sementara itu, Ricky Angriawan Cokro yang juga owner Vinkoo mengatakan target ke depan Vinkoo adalah melakukan pameran di luar negeri, seperti di Malaysia dan Singapura.

“Target kita tahun depan, sehingga akan mempermudah memperkenalkan produk kita ke luar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, blogger makanan, Wilson SW mengatakan pameran ini merupakan ajang yang ditunggu-tunggu karena diikuti oleh berbagai produk luar Medan.

“Saya kemari karena ini merasakan kuliner. Misalnya yang dari Makassar, Bali, dan lainnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Bazaar fashion and food ini juga cocok untuk keluarga, karena berbagai jenis makanan ada di pameran.

“Misalnya, saya ingin makanan dari daerah lain, anak bisa coba yang lain, dan begitu juga isteri,” tutupnya. (ram)

Denny Sumargo Jadi Owner di ‘Dodds’

PAMERAN: Dave (kanan) salah satu owner 'Dodds' saat di pameran Vinkoo Jakarta Fest di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Brand lokal produk pakaian ‘Dodds’ Bersiap untuk mengembangkan sayapnya hingga keluar negeri. Produk yang berpusat di Bandung ini bahkan sudah dilirik artis dan youtuber Denny Sumargo.

Dave, salah satu owner ‘Dodds’ mengatakan bahwa Denny Sumargo sudah join menjadi owner untuk produk pakaian ini.

“Dia sudah join menjadi owner. Ini akan mempermudah kita untuk meluaskan pasar,” ujarnya saat ditemui di ajang Vinkoo Jakarta Fest di Center Point Mall, Kamis (28/9/2023).

Dijelaskannya, keikutsertaan Denny Sumargo bukan hanya untuk melebarkan pemasaran di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

“Mengikuti berbagai ajang pameran, seperti Vinkoo Jakarta Fest ini merupakan salah satu cara untuk mengenalkan produk kita. Jadi, kita siap bila Vinkoo melakukan pameran di luar negeri,” tambahnya.

Dave mengatakan, bahwa ‘Dodds’ sudah dilirik oleh berbagai kalangan, karena dia cocok digunakan oleh pria dan wanita. Terutama mereka yang suka pakaian jenis oversize.

“Wanita berhijab juga sudah banyak yang menggunakan brand kita. Karena ukurannya yang oversize, jadi cocok. Selain kaos, kita juga ada jual Hoodie dengan harga yang cocok dengan kantong masyarakat,” tutupnya. (ram)

Minta Periksa Izin dan Legalitas Seluruh Panti Asuhan di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, mengecam adanya praktik eksploitasi anak. Belakangan, praktik eksploitasi anak tersebut muncul dengan modus panti asuhan yang marak terjadi akhir-akhir ini di Sumut.

Untuk itu, Baskami meminta agar pemerintah, mulai dari Pemprov Sumut hingga Pemkab/Pemko di seluruh Sumatera Utara agar harus melakukan pemeriksaan izin dan legalitas seluruh panti asuhan yang ada di Sumut.

“Ini menjadi peringatan bagi kita untuk mengawasi lingkungan sekitar dari praktik eksploitasi pada anak. Saya tegaskan, tidak boleh ada eksploitasi anak, khususnya di Sumatera Utara,” ucap Baskami, Kamis (28/9/2023).

Baskami pun memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan yang telah menindak panti asuhan yang diduga melakukan eksploitasi anak tersebut.

“Kemungkinan, masih ada panti asuhan lainnya yang melakukan eksploitasi terhadap anak dengan berbagai modus. Ini juga harus menjadi perhatian kita semua, selamatkan anak-anak itu dari eksploitasi,” ujarnya.

Baskami menjelaskan, berdasarkan undang-undang, negara menjamin bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Untuk itu, mereka berhak mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi.

“Anak-anak kita merupakan generasi penerus, mereka harus dijamin hak-haknya. Bila ada praktik eksploitasi anak, maka harus segera ditindak. Berantas semua praktik eksploitasi terhadap anak,” tambahnya.

Untuk itu, Baskami juga mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar melakukan pendampingan dan penyuluhan ke panti-panti asuhan.

“Juga saya minta Dinas Kominfo untuk mengawasi praktik-praktik eksploitasi anak melalui media sosial, seperti tiktok, instagram dan lain-lain. Awasi secara serius,” tegasnya lagi.

Diterangkan Baskami, peran masyarakat juga sangat penting dalam mengawasi praktik eksploitasi terhadap anak.

“Saat ini banyak modus yang berkembang, segera laporkan kepada pihak berwajib. Menjaga generasi bangsa merupakan kewajiban kita bersama,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan pengelola Yayasan Panti Asuhan Karya Putra Tunggal Anak Indonesia sebagai tersangka kasus eksploitasi anak.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, saat ini pengelola panti asuhan yang beralamat di Jalan Rinte Raya, Kota Medan ini telah ditahan.

“Pengelolanya sudah ditetapkan jadi tersangka, laki-laki,” kata Fathir, Rabu (27/9/2023).

Fathir menyampaikan, adapun modus pelaku yakni melalui eksploitasi anak panti asuhan melalui media sosial Tiktok.

“Modus pelaku ini sama seperti panti asuhan di Kecamatan Perjuangan kemarin. Mengekploitasi anak melalui media sosial, uang yang didapat dipakai untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Dikatakannya, panti asuhan ini baru beroperasi selama tiga bulan dan telah mendapatkan keuntungan jutaan hingga puluhan juta rupiah.

“Sudah tiga bulan beroperasi, pendapatan yang didapat dari media sosial itu bervariasi. Selain itu dia juga dapat dari donatur-donatur yang lain,” pungkasnya.
(map/ram)

Mulai Januari 2024, Buang Sampah ke Sungai Kena Denda Rp10 Juta

TEGASKAN: Wali Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan bahwa warga yang membuang sampah ke Sungai akan didenda usai menyusuri Sungai Deli bersama KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di hari pertama Gotong Royong Bersih Sungai Deli, Rabu (27/09/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan akan memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan mulai Januari 2024. Tak main-main, nantinya setiap orang yang terbukti membuang sampah ke Sungai akan dikenakan denda Rp10 juta atau kurungan penjara 3 bulan.

Disebutkan Bobby usai menyusuri Sungai Deli bersama KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di hari pertama Gotong Royong Bersih Sungai Deli, Rabu (27/09/2023) itu, aturan tersebut jelas disebutkan dalam Pasal 35 ayat 1 pada Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 yang mengatur tentang larangan membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai.

“Kita akan berlakukan Perda tentang larangan pembuangan sampah sembarangan. Di bulan Januari 2024, siapapun warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai, akan di kenakan sanksi Denda Rp 10 Juta atau kurungan (penjara) selama 3 Bulan,” tegas Bobby.

Dijelaskan Bobby Nasution, pemberlakuan Perda Kota Medan No.6 Tahun 2015 itu nantinya juga akan disampaikan oleh Tim Sosialisasi yang termasuk dalam rangkaian kegiatan gotong royong bersih sungai Deli yang merupakan program Kolaborasi Pemko Medan Bersama TNI AD dan BWS II yang mengusung tema ‘Peduli Deli’.

“Saya sudah minta kepada jajaran Pemko Medan untuk dalam kegiatan sosialisasi menyampaikan Perda yang sudah lama ada terkait dengan aturan larangan buang sampah sembarangan. Nantinya setelah selesai 63 hari normalisasi sungai Deli, Perda tersebut akan diterapkan,” jelas Bobby.

Bobby Nasution menambahkan, dalam kegiatan gotong royong bersih sungai Deli itu, pastinya sudah terlihat mana-mana saja titik yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah. Ia pun memerintahkan setiap camat agar harus memantau titik-titik tersebut guna memastikan tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan.

Bila perlu, lanjut Bobby, kamera CCTV dapat dipasang pada titik tersebut agar dapat melihat siapa saja warga yang masih membuang sampah ke sungai.

“Camat harus terus memantau titik mana yang sering ada sampah, kalau perlu pasang CCTV dan bangun Pos lakukan segera. Pembersihan dan normalisasi sungai Deli ini sekalian menjadi alat monitoring titik mana saja yang sering dijadikan sebagai tempat buang sampah,” lanjutnya.

Kemudian, sambung Bobby, kegiatan normalisasi Sungai Deli dengan aksi gotong royong ini juga dilakukan untuk menekan kapasitas penurunan tampung air sungai Deli hingga berkurang 10 – 18 persen. Artinya, gotong royong bersih sungai Deli ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi sungai dan menambah kapasitas tampung air di sungai Deli.

“Bayangkan kalau dari 10 sampai 18 persen ini itulah yang tumpah selama ini ke jalan, tumpah selama ini ke permukiman yang menyebabkan banjir. Harusnya 10 sampai 18 persen bisa ditampung di sungai. Keinginan kita ini bisa kembali seperti itu lagi,” pungkasnya. (map/ram)

Indosat Jadi Sponsor Resmi Timnas Sepakbola

SPONSOR: Presiden Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat mengumumkan Indosat resmi menjadi sponsor timnas sepakbola satu tahun ke depan pada acara PSSI Partner Summit di Jakarta, Rabu (27/9/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menjadi sponsor resmi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia selama satu tahun ke depan, sebagai bagian dari komitmen memberdayakan Indonesia dengan mendukung perkembangan sepak bola tanah air untuk meraih prestasi tertinggi di pentas dunia.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan Indosat memiliki tujuan besar dalam memberdayakan Indonesia.
“Kali ini kami ingin berkontribusi langsung dengan menjadi pendukung utama perkembangan dunia sepak bola Indonesia, lewat tim nasional. Kami yakin semangat gotong royong dari semua pihak akan mewujudkan peluang tanpa batas serta mendorong para pemain memberikan performa terbaik mereka dalam mengharumkan nama Indonesia, baik di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya pada acara PSSI Partner Summit di Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Partner Summit ini diadakan untuk mengumpulkan mitra strategis yang berkomitmen untuk mendukung prestasi sepak bola Indonesia di pentas dunia. PSSI menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indosat yang telah menunjukkan konsistensi dan komitmen yang tinggi dalam mendukung sepak bola nasional. Sebelumnya Indosat juga pernah menjadi sponsor penting bagi berbagai tim besar di Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan, pihaknya yakin bahwa hanya dengan bersatu dan memberikan dukungan sebaik mungkin, akan membawa Garuda terbang lebih tinggi dan menjadi tim yang diperhitungkan.

“Bukan hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia dan dunia. Keberadaan Indosat Ooredoo Hutchison di Timnas membuktikan bahwa sepak bola semakin menarik, menjanjikan, dan memiliki potensi besar untuk terus menciptakan prestasi,” ungkapnya.

Komitmen Indosat dalam mendukung Tim Nasional Indonesia ke pentas dunia adalah langkah positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Indosat dan PSSI berharap bahwa kemitraan strategis ini akan menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia untuk meraih kesuksesan besar dalam dunia sepak bola internasional. (rel/ram)

Dana Desa Diperuntukkan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

AMANAT: Asisten Adm Ekbangsos H Sukhyar Mulyamin saat membacakan pidato amanat dari Plt Bupati Langkat, pada Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat di Halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (25/9/2023).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin diwakilkan oleh Asisten Adm Ekbangsos H Sukhyar Mulyamin, menjadi Pembina Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat di Halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (25/9/2023).

Pada kesempatan itu, H Sukhyar Mulyamin, menyampaikan bahwa pada tahun ini 2023 pemerintah pusat menyalurkan dana desa kepada pemerintah Kabupaten Langkat sebesar Rp236.620.647.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Enam Milyar Enam Ratus Dua Puluh Juta Enam Ratus Empat Puluh Tujuh Ribu Rupiah) yang di peruntukan bagi 240 Desa yang ada di Kabupaten Langkat.

“Oleh karenanya pada tahun 2023 ini prioritas pembangunan dana desa diperuntukkan bagi pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional dan mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam,” jelasnya.

Sementara itu untuk penghasilan tetap (SILTAP) Perangkat Desa, Pemerintah Kabupaten Langkat telah menganggarkan sebesar Rp126.992.191.500,- (Seratus Dua Puluh Enam Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Seratus Sembilan Puluh Satu Ribu lima Ratus Rupiah) yang akan di bayarkan menjadi 2 (dua) tahap yaitu : tahap l (pertama) sebesar 60%, dan tahap ke ll (dua) sebesar 40%.

H Sukhyar Mulyamin menyampaikan berbagai penghargaan yang diraih Kabupaten Langkat, seperti juara Harapan 3 lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 Bumdes Wahana Mandiri Sejahtera Desa Perkebunan Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, kategori daya tarik pengunjung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republik Indonesia.

Kemudian untuk tahun ini Pemerintah Kabupaten Langkat juga mengikuti kegiatan lomba bumdes terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara. Di mana Bumdes Bertuah Maju Jaya Desa Secanggang Kecamatan Secanggang meraih juara harapan 2 (dua) yang hadiahnya langsung diberikan oleh Gubernur Sumatera Utara di Medan.

Turut hadir Asisten Setda Kabupaten Langkat, Staf Ahli Setda Kabupaten Langkat, Pejabat Eselon ll dan lll di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Para Aparatur Sipil Negara dan seluruh peserta apel.(mag-6/ram)

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Lewat Program 5Ng

EFEKTIF: Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yang dibuat Ganjar Pranowo terbukti mampu menurunkan angka kematian Ibu dan bayi serta stunting.Humas Pemprov Jateng.

SUMUTPOS.CO – PROGRAM 5Ng (Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng) atau dalam Bahasa Indonesia berarti “memantau orang hamil” merupakan kegiatan sistematis dan terpadu untuk mengurangi angka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Semua ibu hamil perlu dipantau agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga ibu selamat, dan bayi sehat.

Karena itu, program 5Ng dilaksanakan dalam empat fase yakni sebelum hamil, kehamilan, persalinan, dan nifas. Langkah tersebut efektif, berdasar hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat angka kematian bayi (AKB) mengalami penurunan tajam hingga 91,13 persen dalam lima dekade terakhir.

“Hal ini karena program imunisasi yang dilakukan oleh pemerintah, imunisasinya lengkap serta peningkatan rata-rata lama pemberian ASI, utamanya ASI eksklusif, membuat bayi yang dilahirkan semakin mampu bertahan hidup lebih lama dibandingkan jika tidak mengonsumsi ASI eksklusif,” ujar Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jateng Muh Saichudin.

Sedangkan, angka kematian Ibu (AKI) di Jateng berada di bawah AKI nasional. Jateng mencatatkan 183 yang selaras dengan penurunan yang ditargetkan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yakni 183/100 ribu Kelahiran Hidup.”AKI tahun 2020 sudah mencapai 183, sedangkan level nasional mencapai 189. Ini menurun jauh,” paparnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mendukung aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (Elmisil) yang digagas oleh BKKBN RI. Pasalnya, hal itu sejalan dengan program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yang salah satu tujuannya adalah pencegahan stunting.

“BKKBN mempunyai program bagus, tiga bulan sebelum mereka (pasangan) menikah diperiksa, wabil khusus calon pengantin putri. Pemeriksaan mencakup kadar hemoglobin, lingkar lengan, hingga tinggi badan, serta kesehatan secara menyeluruh dari calon pengantin putri,” kata Ganjar.

Sementara untuk calon pengantin putra, pemeriksaan melingkupi beberapa aspek kesehatan, salah satu yang jadi fokus adalah kebiasaan merokok.”Yang merokok, kalau bisa berhenti merokoknya paling tidak tiga bulan, sehingga nanti pada saat berproses (reproduksi) mereka semuanya (sehat). Insha Allah bayinya akan sehat,” lanjutnya.

Ganjar berharap dengan program tersebut pemerintah bisa melakukan lebih banyak intervensi guna pengendalian stunting. Termasuk, edukasi untuk tidak menikah di usia muda karena menurutnya ketidaksiapan mental calon pengantin menjadi salah satu faktor terjadinya stunting.

Pengamat Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), dr Amalia mengatakan, program untuk mendukung kesehatan ibu hamil memang perlu digalakkan. Di Indonesia, sendiri, kata dia, program Kesehatan Ibu Hamil sudah dimulai sejak tahun 1988, yang dikenal dengan Program Safe Motherhood (SM). Dan mulai dikenalkan oleh WHO di Indonesia dengan tujuan utama menurunkan angka MMR dan IMR.

Dijelaskannya, ada empat pilar safe motherhood, yakni Keluarga Berencana (KB), pelayanan Ante Natal/Ante Natal Care (ANC), persalinan yang aman, serta memberikan pelayanan nifas kepada ibu dan bayi dan pelayanan Obstetri Esensial. Untuk itu, Amelia mengharapkan agar program tersebut harus semakin gencar digalakkan. Tujuannya menurunkan angka kesakitan dan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia agar semua perempuan di Indonesia dapat menjalani kehamilan dan persalinan dengan aman, dan bayi dilahirkan hidup sehat. (rel/dwi/ila)

Komitmen Berantas Narkoba, Polres Sergai Amankan 24 Pelaku

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Terhitung sejak tanggal 12 hingga 24 September 2023, Polres Serdangbedagai (Sergai) bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap 19 kasus tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba dari berbagai lokasi.

“Dari pengungkapan 19 kasus tindak pidana narkoba tersebut, kita berhasil mengamankan 23 orang terduga pengedar dan seorang terduga pemakai, serta menyita barang bukti diduga sabu sebanyak 60,49 gram dan 16,90 gram diduga ganja,” ungkap Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta didampingi Kasat Narkoba, AKP Juriadi di Polres Sergai Seirampah, Selasa (26/9/2023).

Oxy merinci, dari 19 pengungkapan kasus tersebut, 12 kasus diungkap Satnarkoba Polres, 2 oleh Polsek Perbaungan, dan masing-masing 1 kasus oleh Polsek Firdaus, Polsek Dolokmasihul, Polsek Tanjungberingin, Polsek Pantaicermin, dan Polsek Kotarih.

Orang nomor satu di Polres Sergai ini menegaskan, pihaknya akan terus memburu para pelaku narkoba dan tidak pidana lainnya demi mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilkum Polres Sergai, terlebih menjelang pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mendatang.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan bekerja sama dalam memerangi narkoba dengan ikut berperan aktif mengawasi lingkungan masing-masing.

“Apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat atau dapat menghubungi call center Polres Sergai 110 maupun WA layanan polisi Polres Sergai di nomor 0811-6124-110, agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya. (fad/ram)

Lepas Dari Pengawasan Guru, Pelajar SMP Tewas Tenggelam di Kolam Renang

INDENTIFIKASI: Polres Tebingtinggi dan Tim Inafis melakukan indetifikasi di lokasi kejadian tepatnya Kolam Renang Pondok Kencana Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- IH (12) siswi pelajar SMP Negeri 1 Tebingtinggi warga Dusun XIII Kampung Banten Desa Paya Lombang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) meninggal dunia usai mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Chevani Kota Tebingtinggi.

Awal penyebab meninggalnya korban dikarenakan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler berenang pelajar SMP Negeri 1 Tebingtinggi di Kolam Renang Pondok Kencana Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Selasa (26/9/2023).

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, mengatakan, korban meninggal akibat kekurangan oksigen ketika melakukan kegiatan ekstrakulikuler berenang dari sekolahnya.

“Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Chevani Kota Tebingtinggi, namun tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal kerena kekurangan okisgen,” jelasnya, Rabu (27/9/2023).

Sedangkan keterangan yang diambil dari Guru Honorer yang mendampingi siswa siswi SMP Negeri 1 Tebingtinggi melakukan ekstrakurikuler, Samsul Persautan Sianipar (32) menerangkan rombongan siswa SMP Negeri 1 Kecamatan Tebingtinggi yang berjumlah 55 orang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler berenang di Kolam Renang Pondok Kencana di Jalan Soekarno Hatta Kota Tebingtinggi.

Selaku guru mendampingi anak didiknya, meminta siswa untuk menganti baju dan memberikan pengarahan kepada semua siswa untuk melakukan pemanasan sebelum berenang, kemudian siswa masuk kedalam kolam renang dan mendapatkan pengarahan bagaimana cara berenang yang benar.

“Saat melakukan pengarahan kepada siswa siswi pelajar SMP Negeri 1 Kota Tebingtinggi yang mengikuti kegiatan berenang, tiba tiba korban langsung terjun kedalam kolam renang tanpa mendengarkan perintah dari guru pendamping,” ujarnya.

Dikatakannya, melihat kejadian tersebut guru dan siswa lainnya mencoba menyelamatkan korban dengan menariknya keatas dan mencoba memberikan nafas buatan melalui mulut, tetapi korban tampak lemas kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Chevani Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan perawatan medis.

“Setelah dilakukan penyelamatan kepada korban, kemudian pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia,” papar AKP Agus Arianto.

Sedangkan menindaklanjuti kasusnya, pihak kepolisian Polres Tebingtinggi sudah melakukan identifikasi ke lokasi kejadian dan memeriksa keterangan saksi-saksi. (ian/ram)