31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 1112

Bupati Dairi Tinjau Penyaluran Bantuan Beras di Kantor Pos Sidikalang

SERAHKAN: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyerahkan beras bantuan kepada warga penerima manfaat di Kantor Pos Sidikalang, Kamis (21/9/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, meninjau penyaluran bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Pos Sidikalang, Kamis (21/9/2023).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat mengatakan, pemberian bantuan ini salahsatu upaya pemerintah mengatasi kesulitan dialami masyarakat.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan bantuan yang disalurkan oleh Kantor Pos Sidikalang, merupakan bantuan pemerintah pusat.
“Dan Pemkab Dairi sendiri, juga melakukan hal sama untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pendemi Covid-19,” ucapnya.

Dijelaskannya, program pemerintah pusat ini sangat baik, dan bertujuan untuk mengantisipasi, mitigasi dan pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan.

Kekurangan pangan dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan, pengendalian inflasi, kemiskinan, stunting, dan gizi buruk.

Tidak hanya itu, kata Eddy, sektor pertanian yang menjadi unggulan, terus didorong untuk meningkatkan produktivitas, penambahan nilai tambah dan diversifikasi produk.

“Bantuan ini mengantisipasi kesulitan, menangani potensi risiko.Tapi ini juga jadi momentum bagi kita semua untuk saling membantu satu sama lain. Inilah kekuatan kita,” tandasnya.

Penyerahan bantuan pangan ini dilakukan 2 tahap. Tahap pertama sebanyak 28.104 keluarga penerima mamfaat (KPM) dan tahap 2 sebanyak 26.036 KPM.

Hadir mendampingi bupati, Sekretaris Dinas Sosial, Marina Sinaga, Kabag Perekonomian, Lipinus Sembiring, Kepala Kantor Pos Kabanjahe, Reston Sianipar, Kabulog Kabanjahe Eko dan Kepala Kantor Pos Sidikalang, Mohamad Ali Imron. (rud/ram)

PWI Langkat Audiensi dengan Plt Bupati, Harap Dukungan untuk Hadiri Kongres PWI

BERSAMA: Plt Bupati Langkat berfoto bersama PWI Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO- Plt Bupati Langkat Syah Afandin menerima audiensi Pengurus PWI Kabupaten Langkat, di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (21/9/2023).

Ketua PWI Langkat M Darwis Sinulingga mengatakan pihaknya memohon doa dan dukungan untuk menghadiri Kongres XXV PWI pada 25 September 2023 di Bandung, Jawa Barat.

“Kami memohon doa dan dukungan untuk keberangkatan 12 anggota PWI Langkat ke Bandung menghadiri Kongres PWI 2023,” ujarnya.

Sembari menyampaikan Kongres lima tahunan ini akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Pelaksanaan selama dua hari 25-26 September 2023 di El Hotel Bandung.

Syah Afandin didampingi Kadis Kominfo Langkat Syahmadi menegaskan dirinya atas nama Pemkab Langkat selalu mendukung kegiatan positif yang berdampak untuk kemajuan SDM dan pembangunan, termasuk Kongres PWI ini.

Dirinya pun berharap kongres nasional ini memberikan dampak bagi kemajuan dan perkembangan PWI Langkat dalam hal literasi informasi yang mengedukasi masyarakat Langkat.

“Saya doakan, semoga kembalinya PWI Langkat dari kongres memberikan dampak bagi pembangunan dan perkembangan informasi yang mendukung kesejahteraan Langkat,” harapnya.(mag-6/ram)

TMMD ke-118 Resmi Dibuka, Pelaksanaannya di Kecamatan Bahorok

UPACARA: Sekda Langkat, H Amril saat menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD ke-118 di Kabupaten Bahorok, Rabu (20/9/2023).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO- Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH diwakilkan Sekdakab Langkat H Amril, menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Ke-118 Tahun Anggaran 2023 di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Rabu (20/9/2023).

Dalam sambutannya, Sekda Langkat mengatakan menetapkan Kecamatan Bahorok sebagai tempat untuk dilaksanakannya TMMD 2023 adalah langkah yang tepat.

“Kecamatan Bahorok sebagai wilayah paling hulu dari Kabupaten Langkat merupakan daerah wisata yang memang membutuhkan perhatian lebih dalam upaya mewujudkan visi Kabupaten Langkat yaitu “Menjadikan Langkat yang maju sejahtera dan religius melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam momentum ini, Amril berharap seluruh masyarakat di daerah ini dan terutama unsur pejabat pemerintahan mulai dari camat, lurah hingga kepala lingkungan agar benar-benar menunjukkan partisipasinya dalam kegiatan TMMD ini.

Atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Langkat, Amril menyampaikan rasa hormat kepada Dandim 0203 Langkat selaku pengendali operasional kegiatan beserta seluruh kepala satuan TNI Polri maupun jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini.

“Dan akan hal ini kami haturkan rasa terima kasih semoga segala kebaikan bagi kehormatan TNI dan rakyat akan memberikan berkah tersendiri bagi jajaran Kodim 02 03 Langkat khususnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kodim 02023/LKT memberikan tali asih kepada kaum duafa sebanyak 25 orang. (mag-6/ram)

Tim Penilai Polda Sumut Kunjungi KBN Polres Labuhanbatu

KUNJUNGAN: Tim penilai Polda Sumut melakukan kunjungan ke Kampung Bebas Narkoba (KBN) di kawasan Jalan Padang Bulan, Rantau Utara, Kamis (21/9/2023). (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Tim penilai Polda Sumut melakukan kunjungan ke Kampung Bebas Narkoba (KBN) di kawasan Jalan Padang Bulan, Rantau Utara, Labuhanbatu, Kamis (21/9/2023).

Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu melalui Kabag Ren Polres Labuhanbatu Kompol Hairun Edi Sidauruk, mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim penilai yang telah berkunjung ke Posko KBN di wilayah Polres Labuhanbatu.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat (toga dan tomas) yang telah aktif berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan Posko Kampung Bebas Narkoba.

Lebih lanjut, Kabag Ren juga menyoroti bahwa Posko KBN di Padang Bulan memiliki catatan prestasi yang luar biasa dalam pengungkapan kasus dan menangani keresahan warga di Kelurahan Padang Bulan.

“Polres Labuhanbatu telah berhasil membentuk 13 Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN), dengan 7 posko KBN berada di Labuhanbatu dan 6 posko di Kabupaten Labuhanbatu Utara,” ujar Kompol Hairun Edi Sidauruk.

Kegiatan penilaian lomba KBN ini, diharapkan akan semakin memotivasi masyarakat Labuhanbatu untuk aktif dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bahaya narkoba.

“Semoga upaya-upaya ini dapat memberikan hasil yang baik dan berkelanjutan dalam melawan masalah narkoba di wilayah ini,” tandasnya.

Tim penilai yang terdiri dari Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Bahtiar Marpaung, Anggota Tim, Pembina Sopar Hutasoit, Kasubbag Strabag Bag Strajemen Rorena Polda Sumut, Pembina Soritua Sihombing, Penyuluh narkoba ahli madya BNNPROV Sumut, Sekjen GAN Indonesia Zulkarnain Nasution, MA ICAP dan Ba Bag Binopsnal Polda Sumut, AIPDA Dewin R. Kurniawan. (fdh/ram)

Sekdako Tebingtinggi Dukung Pelaksanaan Perayaan Jubileum 100 Tahun Gereja HKBP

TERIMA: Pj Sekdako Tebingtinggi Kamlan Mursyid ketika menerima panitia perayaan Jubileum 100 tahun Gereja HKBP.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – PJ Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid menerima audiensi Gereja HKBP Kartini Tebingtinggi, di ruang kerja Sekdako Gedung Balai Kota Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, abu (20/9/2023).

Adapun maksud kunjungan tersebut adalah menyampaikan undangan dalam rangka perayaan Jubileum 100 Tahun HKBP Tebingtinggi yang akan digelar selama 3 hari, tanggal 22-24 September 2023.

Menanggapi hal tersebut, Pj Sekdako, Tebingtinggi Kamlan Mursyid menyampaikan terimakasih, apresiasi dan dukungan akan Perayaan Jubileum 100 tahun HKBP Tebingtinggi.

“Terima kasih atas undangannya, Pemerintah Kota mohon maaf tidak bisa hadir. Tapi atas nama pemerintah tetap akan mengutus perwakilannya untuk menghadiri acara tersebut,” ujar Kamlan.

Sebelumnya, Pendeta Gereja HKBP Resort Tebingtinggi, Simanjuntak dalam audiensi menyampaikan permohonan dukungan akan pelaksanaan Perayaan Jubileum 100 tahun HKBP Tebingtinggi.

“Perayaan puncaknya hari Minggu, tanggal 24 September 2023, tapi perayaan itu sebenarnya sudah dimulai dari tanggal 22 September. Untuk itu kami mohon kepada Bapak dukungan pemerintah kota akan pelaksanaan perayaan ini,” ujarnya. (ian/ram)

Syarmadani Sampaikan Nota Pengantar Keuangan Ranperda APBD Perubahan 2023

SAMPAIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika menyampaikan nota pengantar keuangan Ranperda APBD Perubahan tahun 2023.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani, menyampaikan Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tebingtinggi Tahun Anggaran (TA) 2023, di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (20/9/2023).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution didampingi Wakil Ketua I M Azwar dan Wakil Ketua II Iman Irdian Saragih serta diikuti oleh anggota DPRD Kota Tebingtinggi, Forkopimda, Kepala OPD, Staf Ahli dan Asisten di Lingkungan Pemko Tebingtinggi, Camat, Lurah se-Kota Tebingtinggi.

Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani dalam penyampaian Nota Pengantarnya mengungkapkan adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD (KUA), berupa penyesuaian keadaan pendapatan daerah yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar Organisasi, antar unit Organisasi, antar program, antar kegiatan dan antar jenis belanja, serta pembayaran hutang belanja tahun 2022, belanja Pilkada Serentak tahun 2024 sebesar 40 persen dan penggunaan Silpa tahun anggaran sebelumnya.

“Termasuk mencantumkan anggaran yang telah ditetapkan dengan Peraturan Wali Kota untuk belanja yang bersifat mendesak dan belanja yang bersifat wajib serta belanja yang bersumber dari pendapatan yang telah ditentukan penggunaannya dari bantuan keuangan provinsi,” ujar Syarmadani.

Dijelaskan Syarmadani lebih lanjut, dalam Rancangan Peraturan Daerah ini, pendapatan daerah Kota Tebingtinggi direncanakan menjadi Rp697.065.208.019 dari semula pada APBD TA 2023 sebesar Rp736.962.089.260 atau berkurang sebesar Rp39.896.881.241.

“Dengan rincian sebagai berikut: Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp113.575.640.733, pendapatan transfer Rp574.808.589.252 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8.680.978.034,” terang Syarmadani.

Tambahnya, untuk perancangan perubahan belanja yang semula Rp740.962.089.260, mengalami pengurangan menjadi Rp705.775.665.508, dengan demikian terdapat penurunan belanja sebesar Rp35.186.423.752 .

Adapun penerimaan pembiayaan daerah pada rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 menjadi Rp 5.114.240.595 dari semula Rp10.000.000.000 atau berkurang Rp4.885.759.405 yang bersumber dari sisa lebih perhitungan Tahun Anggaran 2022 pada rekening kas BLUD RSUD dr H Kumpulan Pane dan rekening kas Puskesmas sumber dana kapitasi JKN.

Sementara untuk pengeluaran pembiayaan daerah menjadi Rp 0 dari semula Rp6.000.000.000 atau berkurang sebesar Rp6.000.000.000 yang semula direncanakan untuk penyertaan modal pada PT Bank Sumut sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Sumut tahun buku 2022.

Diakhir sambutannya, Syarmadani berharap melalui penyampaian Nota Pengantar ini, agar dapat dijadikan sebagai informasi tambahan bagi anggota dewan dalam rangka pembahasan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2023.

“Besar harapan kami pembahasan dapat dilakukan bersama-sama secara konstruktif untuk selanjutnya disetujui menjadi Peraturan Daerah,” tutup Syarmadani.

Rapat dirangkai dengan penandatanganan dan penyerahan Nota Kesepakatan Bersama terhadap pembahasan Ranperda Tentang Perubahan APBD TA 2023 antara Pemerintah Kota dengan pimpinan DPRD Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Jembatan Sau’a Terancam Ambruk

AMBRUK: Satu sisi Jembatan Sau'a terlihat ambruk dan satu unit rumah warga ikut ambles.

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Jembatan Sau’a penghubung Jalan Nasional antar Nias Selatan menuju Kota Gunungsitoli terancam ambruk. Satu sisi tembok penahan Jembatan Sau’a terlihat sudah ambles, bahkan rumah yang dekat jembatan dan berada di daerah aliran sungai (DAS) juga ikut ambles.

Rasuti Gaurifa (60), pemilik rumah yang ambles mengatakan, belakangan ini hujan deras terus melanda Nias Selatan. Dan ini menjadi penyebab amblasnya sisi jembatan dan rumahnya.

“Karena mendengar suara gemuruh, saya langsung bangun, dan melihat ke luar. Tembok penahan ambles begitu juga rumah saya di bagian belakang juga ikut ambles akibat arus sungai Sau’a yang cukup besar,” ujarnya, Kamis (21/9/2023).

Dijelaskannya, pada Rabu (20/9/2023) malam, hujan deras disertai gemuruh membuat arus Sungai Sau’a lebih deras bila dibandingkan dengan biasanya. Hantaman arus deras sungai tersebut membuat terlihat rangka baja dan oprit jembatan ikut terbawa arus.

“Dapur dan ternak saya juga ikut terseret arus. Dan saya mengalami kerugian puluhan juta rupiah,” ungkapnya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kini Rasuti Gautifa memilih untuk tinggal sementara dengan kerabatnya.

Rasuti Gaurifa bersama warga setempat berharap agar secepatnya ada perbaikan dan pembangunan tembok penahan baru.

“Kalau tidak segera ditangani dengan secepatnya, jembatan baru Sau’a akan roboh. Ini akses jalan dari Teluk Dalam menuju Kota Gunungsitoli,” harapnya.

Untuk diketahui, jembatan Sau’a merupakan hibah dari Jepang pasca Pulau Nias di landa Gempa Bumi tahun 2024, dan juga menjadi satu-satunya jembatan penghubung antar Kabupaten Nias Selatan menuju Kabupaten Nias, dan Kota Gunungsitoli. (mag-8/ram)

Polres Sergai Luncurkan Medsos untuk Permudah Masyarakat

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, S.Ik

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Polres Serdangbedagai (Sergai) meluncurkan dan mensosialisasikan media sosial (Medsos) layanan polisi ke masyarakat. Medsos layanan polisi Polres Sergai ini berupa, nomor WA layanan polisi di nomor 0811-6124-110, call center 110, facebook (Fb) POLRES SERGAI, instagram @POLRESSERGAI, twitter @POLRESSERGAI, youtube POLRES SERGAI, dan website https://tribratanewsressergai.id/

“Medsos layanan polisi Polres Sergai ini kita sosialisasikan agar diketahui masyarakat. Sehingga, masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian dapat datang langsung ke Polres ataupun dengan menghubungi nomor layanan dan medsos yang telah kita siapkan ini,” ungkap Kapolres Sergai, AKBP Oxy Yudha Pratesta, Kamis (21/9/2023).

Dengan diluncurkannya medsos layanan polisi Polres Sergai ini, Oxy berharap masyarakat dapat berperan aktif untuk melaporkan setiap tindak kejahatan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, Polri bersama unsur pemerintah dan elemen masyarakat harus bekerja sama dan saling bergandengan tangan dalam memberantas setiap tindak kriminal, terutama terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba, yang sangat merusak generasi penerus bangsa.

Jika hal ini berjalan dengan baik dan masyarakat berperan aktif, Oxy yakin tindak kriminal yang terjadi di Wilikum Polres Sergai dapat ditekan, dan Kamtibmas yang aman dan kondusif dapat diwujudkan.

“Jadi, masyarakat harus berperan aktif, dan tidak perlu takut untuk melapor. Apabila mengetahui adanya tindak kriminal, baik terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun tindak kriminal lainnya, segera laporkan ke nomor layanan polisi yang telah kita siapkan, agar dapat segera ditangani,” tegasnya. (fad/ram)

Jalan Ditutup Puskopad, Petani Ramunia Terancam Gagal Panen

UNJUK RASA: Kelompok Tani Maju Desa Perkebunan Ramunia gelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan petani tergabung dalam Kelompok Tani Maju Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Kamis (21/9/2023).

Para petani ini, mengeluhkan hasil pertanian mereka terancam gagal panen, karena tidak diberikan akses jalan untuk memasuki lahan pertanian oleh Pusat Koperasi Kartika Bukit Barisan.

Karena itu, sejumlah masyarakat Desa Perkebunan Ramunia mengadukan persoalan ini ke Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin. Para petani terlihat datang dengan membawa potongan padi yang sudah mulai menguning.

“Kami ini mau panen, karena kami tahu beras mahal sekarang, jadi kami mau panen dilarang dengan puskopat, sementara kami waktu nanam tidak dipermasalahkan puskopat,” ucap perwakilan petani Suryani Manurung, di Kantor Gubernur, Kamis (21/9).

Suryani mengatakan, konflik lahan antara Puskopad Kodam I/BB dengan mereka sudah terjadi kurang lebih 10 tahun tanpa ada proses penyelesaian. Petani juga sudah melakukan berbagai upaya untuk mendapat kepastian dari Puskopad.

Akan tetapi, lanjut Suryani, seluas kurang lebih 30 hektare atau 16 lahan itu diakui oleh Puskopat akan adanya hak masyarakat atau kelompok tani yang sampai saat ini belum diganti rugi atau diselesaikan.

“Karena kami menuntut yang 16 persen yang diakui oleh Puskopad yang belum ganti rugi, 16 persen itu ada, ini ada buktinya tahun 2016 diakui juga, memang ada 16 persen, yang belum ganti rugi, dan tahun 2023 mereka juga mengakui 16 persen, jadi kamilah ini penduduk yang 16 persen itu yang menanam padi,” ungkap Suryani sembari menunjukkan surat dari Puskopad.

Suryani menceritakan, awalnya pada bulan Juli lalu, petani diberikan akses jalan untuk menanam lahan tersebut. Namun setelah padi mereka tanami, pihak Puskopat justru melarang mereka untuk merawat dengan menutup akses jalan.

“Kami dikasih menanam waktu bulan Juli, sudah kami tanami, sekarang sudah menguning, mau panen, akses jalan kami ditutup. Jadi padi kami ini gimana mau busuk, sementara kita indonesia ini kelaparan, harga beras melambung tinggi,” ungkapnya.

Suryani mengatakan, tidak mengetahui alasan yang jelas dari Puskopat mengenai pelangaran untuk memanen padi mereka. Apalagi secara surat lahan petani diakuai 16 persen. Namun anehnya, justru Puskopat mendirikan Posko di wilayah lahan itu.

“Mereka disitu berposko, alasannya lahan itu hak mereka, sementara HGU yang mereka milikipun salah objek, itu ada di Ramunia I HGU mereka. Kami di Desa Perkebunan, tapi memang berdampingan wilayah itu, ramunia 1 ada disebelah kanan, desa perkebunan ada di sebelah kiri, persisnya ramunia 1 alamat mereka, kalau kami desa perkebunan ramunia,” ungkapnya.

Suryani meminta agar Pj Gubsu Hassanudin memberikan solusi atas persoalan yang mereka hadapi. Terlebih saat ini padi yang mereka tanam sudah mulai menguning. Menurut Suryani, jika tidak ada solusinya, mereka dipastikan akan terancam gagal panen.

“Kami mau jumpai gubernur, minta supaya diberikan solusinya, penyelesaiannya gimana, Kami ada 112 KK, kami nanam ini juga modal sendiri, ada yang ngutang juga,” tandasnya.(gus/ram)

Warga Gabion Belawan Terima Bantuan dari Wakapolri

BANTUAN: Ratusan warga terlihat antusias menerima bantuan dari Wakapolri Komjen Pol Agus Adrianto, ketika melakukan Baksos Presisi Polri, di Gudang Lelong, Kelurahan Gabion, Kecamatan Belawan, Kamis,(21/09/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan warga terlihat antusias menerima bantuan dari Wakapolri Komjen Pol Agus Adrianto, di Gudang Lelong, Kelurahan Gabion, Kecamatan Belawan, Kamis (21/09/2023).

Terlihat, ratusan warga sudah memadati gudang pelelangan ikan terbesar di Belawan tersebut, sebelum Wakapolri tiba ditempat tersebut.

Dari kegiatan tersebut, warga menerima satu paket sembako yang berisi lima kilogram beras, satu kilogram minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir.

Wita salah seorang warga mengatakan, merasa senang dengan kegiatan baksos ini, awalnya ia mendapatkan kupon tersebut dari kelompok nelayan, kebetulan suaminya berprofesi sebagai nelayan, dan tergabung dalam sebuah kelompok Nelayan di Belawan.

“Saya sangat berterima kasih dengan bantuan ini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah melonjaknya harga beras saat ini,” ujarnya. (mag-1/ram)