30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1212

BRI Cabang Iskandarmuda Gelar Belanja Bersama BRImo di Medan

Relationship Manager Dana dan Transaksi BRI Cabang Iskandarmuda Medan, Eva Srinovika bersama staf BRI Cabang Iskandarmuda Medan lainnya beserta Pimpinan Sogo Sun Plaza Medan, Kamis (24/8). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Iskandarmuda Medan setiap weekend, yakni Sabtu dan Minggu selama Agustus 2023 menggelar kegiatan ‘Belanja Bersama BRImo Festival BRI’, dengan membuka booth, di Sogo Sun Plaza Lantai G Medan.

“Adapun kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan budaya menabung kepada masyarakat Medan. Bahwasanya membuka rekening sekarang tidak perlu lagi mengantri ke bank, hanya membutuhkan smartphone melalui website resmi Bank BRI bukarekening.bri.co.id, maka sudah bisa menjadi nasabah BRI, ditambah lagi zaman yang sudah serba digital,” ujar Funding Transaction Manager BRI Cabang Iskandarmuda Medan, Juli Astaty didampingi Relationship Manager Dana dan Transaksi BRI Cabang Iskandarmuda Medan, Eva Srinovika, Kamis (24/8).

Dengan kegiatan ini, lanjut Juli, BRI juga mendukung gerakan cashless. Di mana, setiap pihaknya mendatangi pusat perbelanjaan dan makanan sudah jarang melihat pembayaran dengan uang cash, tetapi semuanya sudah serba digital.

“Karena itu, cukup hanya menggunakan aplikasi internet banking Bank Bri ‘BRImo’, dengan cara scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari menu BRI Mobile (BRImo) atau menggunakan kartu debit/kredit BRI di Edc Merchant BRI. Jadi nasabah tidak perlu lagi menggunakan uang cash,” jelasnya.

Selain mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), papar Juli, program BRImo Festival BRI ini juga memberikan keuntungan kepada masyarakat berupa cashback saat bertransaksi dengan menggunakan QRIS BRI.

“Kupon undian dengan hadiah utama 5 unit mobil Mini Electrick dan 10 unit mobil MG4 Ignite, serta poin yang bisa ditukarkan dengan voucher belanja. Jangan lupa kepada para nasabah setia BRI untuk melakukan registrasi di bripoin.bri.co.id,” tandasnya. (dwi)

PTPN III Tetap Penuhi Persyaratan Terhadap Areal Perkebunan di Kawasan Hutan

Kantor Direksi PTPN III di Jalan Sei Batanghari Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menanggapi pemberitaan terkait lahan areal HGU PTPN III (Persero) yang masuk ke dalam kawasan hutan seluas 6.000 Ha yang disinyalir berada di Kebun Torgamba atau Kecamatan Torgamba, seperti yang disampaikan oleh HM Iklab Raya dan Sumatera Institute, manajemen PTPN III masih mengidentifikasi lokasi objek yang dimaksud.

Sebab permasalahan areal PTPN III (Persero) yang terkena kawasan hutan tidak berada di kebun atau Kecamatan Torgamba seperti yang dimaksudkan di pemberitaan yang saat ini beredar. Dan saat ini areal PTPN III (Persero) yang masuk ke dalam kawasan hutan masih dalam proses di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai persyaratan, ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Untuk penyelesaiannya, dengan mekanisme Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) sesuai pasal 110A Undang-undang Cipta Kerja No. 2 Tahun 2022 melalui skema PP No. 24 Tahun 2021. Dan PTPN III (Persero) telah memperoleh tanggapan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai surat Nomor: S.2/Setjen/Satbikrasdat-UUTCK/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 perihal Kelengkapan Data Permohonan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) Melalui Skema PP Nomor: 24 tahun 2021.

Menyikapi pemberitaan tersebut, Kepala Biro Sekretariat PTPN III (Persero) Operasional Medan, H. Dhani Hasibuan menyampaikan, terkait gugatan yang diajukan di Pengadilan Negeri Medan oleh HM Iklab Raya dan Sumatera Institute, pihaknya berharap agar semua pihak tetap menghormati setiap proses hukum yang berlangsung. (ila)

Porkot Ajang Populerkan Cricket ke Sekolah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nuansa berbeda terlihat pada pertandingan cabang olahraga Cricket di Pekan Olahraga Nasional (Porkot) XIII/2023. Jika biasa arena pertandingan digelar di gedung olahraga atau lapangan, namun kali ini berlangsung di sekolah.

Cabor cricket pada Porkot kali ini dipertandingkan di halaman SMPN 23 Medan, Jalan Perguruan Tinggi Swadaya, Medan, mulai 23 – 25 Agustus. Pada acara pembukaan dihadiri juga pimpinan sekolah seperti Kepala Sekolah SMPN 23, SMPN 35 dan SMPN 17 Medan.

Ketua KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani mengaku sangat beruntung pertandingan cricket dipertandingkan di sekolah. Eddy berharap, kehadiran cricket di sekolah mendukung suksesnya tujuan Porkot, hadir di tengah – tengah dunia pendidikan. Sekaligus menjadikan cabor cricket menjadi percontohan cabor lain untuk populer di kalangan pelajar.

“Kalian harus memiliki karakter yang kuat selain raga yang sehat. Makanya, dalam olahraga ada namanya sportifitas. Artinya, menerima kemenangan dan kegagalan. Jika kalian berjiwa seperti itu, kalian akan meraih prestasi terbaik,” kata Eddy.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, ke depan KONI akan jalin kerja sama dengan dinas terkait agar cabor – cabor yang selama ini kurang populer di kalangan masyarakat, bisa dibina di sekolah – sekolah.

“Jadi, kalian sebagai atlet bisa menekuni olahraga menjadi jaminan masa depan kalian. Apalagi, bendera merah putih boleh berkibar ke negara lain karena dua pristiwa. Yang pertama kunjungan presiden dan atlet meraih juara di event internasional,” pesannya.

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 13 Medan, Dra. Sarifa Hanum, M.Pd mengucap terima kasih dan menyambut baik kegiatan Porkot Medan. Kehadiran Porkot sangat penting diantaranya membentuk karakter dan minat bakat pelajar. Apalagi, ini untuk merangsang pelajar menekuni kegiatan ekstra kulikuler yang ada di sekolah.

“Hari ini, kalian bertandingan harus sportif. Kegiatan ini sangat berharha bagi kalian untuk menjadi atlet bertalenta,” ucap Sarifa Hanum, M.Pd.

Sementara Sekjen PCI Medan, Saut Jadi Halomoan Sinabutar mengatakan Porkot 2023 cabor cricket diikuti 12 kecamatan se Kota Medan. Cabor cricket diikuti pelajar dari tingkat SMP dan SMA dan pertandingkan nomor putra/putri. Secara khusus, Saut juga melihat perkembangan cricket di Medan sudah banyak populer di sekolah – sekolah. (dek)

Medan Timur Kuasai Bulutangkis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Timur menguasai cabang bulutangkis Porkot Medan XIII tahun 2023 yang berakhir Kamis (24/8/2023) di GOR AHS Jalan Letda Sujono. Medan Timur berhasil mengumpulkan 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Posisi kedua ditempati Medan Perjuangan dengan 1emas dan 2 perak. Medan Tembung di posisi ketiga dengan 1 emas. Medan Marelan dan Medan Denai harus puas di posisi keempat dan kelima dengan raihan 1 perak dan 1 perunggu. Medan Amplas menyusul dengan perolehan 2 perunggu . Sementara Medan Deli, Medan Kota dan Medan Area hanya meraih 1 perunggu.

Ketua KONI Medan, Eddy H Sibarani diwakili Siegfried selaku bidang Bimbingan dan Prestasi (Bimpres), berpesan kepada para atlet untuk tidak cepat berpuas diri dan terus berlatih. “Porkot ini adalah momentum melahirkan generasi masa depan. Atlet berprestasi ini ke depannya diharapkan bisa membanggakan Kota Medan,” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada atlet untuk tidak cepat puas diri dan terus berlatih. Mengingat, para juara berpotensi mewakili Sumatera Utara di PON 2024 mendatang. “Yang berhasil juara jangan berpuas diri. Akan ada regenarasi untuk atlet PON. Terus berlatih dan semoga menjadi atlet PON di masa berikutnya. Dan jangan pernah lelah untuk berlatih, karena masih ada peluang untuk tampil di PON 2024 mengingat atlet PON bulutangkis itu belum terbentuk 100 persen, masih bisa promosi dan degradasi,” ungkapnya lagi.

Hal senada disampaikan Sekretaris Umum Pengkot PBSI Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE.

“Atlet yang juara ini rata-rata binaan klub, dan rata-rata atlet yang ikut adalah kelahiran 2006 dan 2007. Ini akan kita persiapkan untuk PON 4 tahun mendatang. Namun, seperti yang disampaikan KONI Medan, para juara Porkot tahun ini juga berpeluang menembus PON 2024 karena adanya promosi dan degradasi,” tutur Aswindy.

Dirinya kembali menerangkan jika cabor bulutangkis Porkot Medan tahun ini diikuti 240 atlet perwakilan 16 kecamatan di Kota Medan. (dek)

83 Atlet Bersaing di Kodrat Porkot Medan 2023

BERSAMA: Ketua Umum KONI Kota Medan, Drs Eddy H Sibarani MSi bersama pengurus dan atlet kodrat yang tampil di Porkot Medan 2023. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 83 atlet dari 17 kecamatan bersaing pada pertandingan cabang tarung derajat Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII/2023 di Kawah Derajat Sumut, Jalan Marelan I, Medan Marelan, mulai Kamis (24/8). Para atlet tersebut bakal bersaing untuk menjadi juara di 12 kelas yang dipertandingkan. Rinciannya 5 kelas tarung putra, 2 kelas tarung putri, dan 5 kelas seni gerak.

Sedangkan Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani MSi berharap atlet-atlet tarung derajat bisa membuktikan bahwa mereka bisa memberi kebanggaan bagi nama Kota Medan serta Provinsi Sumut. “Seperti yang diharapkan, even ini bisa menciptakan atlet-atlet masa depan. Sebagai ajang evaluasi dari hasil latihan selama ini,” ucap Eddy.

Eddy juga berharap, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Keluarga Olahràga Tarung Derajat (Kodrat) ke depan bisa membuat even lain sehingga lebih banyak lagi kesempatan bagi atlet untuk bertanding guna mendongkrak kemampuan dan prestasi.

Ketua Pengkot Kodrat Medan Bobby Zulkarnain mengatakan, pihaknya bangga telah dipercaya untuk ke sekian kalinya dipercaya untuk memyelenggarakan kegiatan KONI Medan.
“Baru-baru ini kami menyelenggarakan Piala Wali Kota untuk kedua kalinya berturut-turut, itu suatu kepercayaan yang sangat berarti bagi kami,” katanya.

Apresiasi juga diberikannya kepada Ketua Pengprov Kodrat Sumut, yang terus mendukung dan memotivasi sehingga mereka punya semangat yang sama untuk membina atlet terutama menghadapi PON 2024.

Sedangkan cabang karate yang digelar di Gelanggang Remaja, Kamis (24/8) hingga Jumat (25/8) diikuti 88 karateka dari 18 kecamatan. Mereka bersaing menjadi terbaik pada 11 kelas.

Ketua Pengcab FORKI Kota Medan Hasrul Benny Harahap diwakili Ketua Harian Helty Susilo saat membuka kejuaraan ini berpesan kepada atlet yang bertanding agar menjunjung sportifitas. “Kalah menang itu hal yang biasa maka junjunglah sportifitas di multi turnamen bergengsi di Kota Medan ini,” kata Helty Susilo.

Pengurus di KONI Medan ini pun juga berpesan kepada seluruh wasit dan juri yang bertugas agar bersikap fair dan jujur dalam memimpin pertandingan. “Kepada wasit juri, saya pesankan agar bersikap jujur dan adil sebab pekerjaan ini sangat mulia karena menentukan nasib atlet Kota Medan ke depannya,” tandas Helty Susilo.

Sementara, Ketua Panitia Pertandingan Karate Syafrizal Keliat menjelaskan, untuk kejuaraan kali ini pihaknya hanya mempertandingkan kategori junior saja sehingga jumlah peserta yang bertanding hanya 88 atlet saja.

“Cuma satu kategori saja di kelompok junior makanya pesertanya hanya 88 atlet, kita berharap dari arena Porkot Medan tahun ini terlahir generasi karateka yang dapat diandalkan di masa depan,” katanya. (dek)

UMSU dan Lemhanas Jalin Kerjasama untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan dan SDM

MoU: Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP (kanan) bersama Gubernur Lemhanas, Andi Widjayanto (kiri) menunjukkan naskah kerja sama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dorong peningkatan kualitas pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalin kerjasama dengan Lembaga Ketahanan Nasional melalui penandatangan naskah memorandum of understanding (MoU).

Penandatanganan naskah MoU langsung oleh Rektor UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP dan Gubernur Lemhanas, Andi Widjayanto, S.Sos, MSi, PhD di Kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri, Kota Medan, Rabu (23/8) kemarin.

Kerja sama tersebut, yang dijalin berkaitan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dalam penguatan wawasan kebangsaan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Penandatanganan naskah MoU ditandai dengan Kuliah Umum dengan tema ‘Geo VX Pancasila’ dengan narasumber langsung Gubernur Lemhanas. Dijelaskannya bahwa Geo Politik merupakan mandat yang diberikan Soekarno ketika mendirikan Lemhannas untuk menyiapkan kepimpinan nasional.

Kemudian, Gubernur Lemhannas juga membicarakan soal bonus demografi dan beban demografi yang akan dihadapi Indonesia kedepannya.

“Kalau kita tidak mengelola ini dengan baik maka beban demografi itu, akan menjadi tuntutan bagi kita.” ujar Andi.

Selain itu soal Indonesia yang sesungguhnya negara maritim, namun kurang memaksimalkan potensi sumber daya lautan.

“Saya mengunjungi beberapa daerah yang memiliki pantai, tapi sajian makanan khasnya justeru, ayam, kambing, bukan sea food,” katanya.

Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP, pada sambutannya, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan inisiatif Fakultas Hukum dan kolaborasi yang seringkali diterapkan oleh umsu.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan kunjungan ini memberikan manfaat kepada UMSU hingga Muhammadiyah,” ujar Prof. Agussani.

Dia berharap kehadiran Gubernur Lemhannas dapat memberikan pencerahan kepada peserta yang hadir tentang Geo Politik. Kemudian, MoU kerja sama yang telah ditandatangani tidak hanya di sebatas di atas kertas tapi dapat berlanjut melalui dekan Fakultas Hukum UMSU.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Agussani juga memperkenalkan UMSU sebagai kampus terakreditasi unggul di Sumatera Utara yang memiliki Observatorium Ilmu Falak (OIF) dan Program Studi Ilmu Falak.

Kegiatan ditutup dengan diskusi dan foto bersama. Turut berhadir Jajaran Rektorat , Pimpinan Program Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Studi Pascasarjana , Pimpinan Fakultas di Lingkungan UMSU, Dekan Fakultas Hukum, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr Arifin Saleh Siregar dan Mahasiswa.(gus)

Bawa 2 Ribu Butir Ekstasi, Warga Aceh Timur Dituntut 15 Penjara

TUNTUTAN: JPU membacakan tuntutan terhadap M Amin, terdakwa kasus ekstasi secara virtual, Kamis (24/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa M Amin alias Pak Min (51) warga Aceh Timur, dituntut 15 tahun penjara. Dia dinilai terbukti membawa 2.000 butir ekstasi warna hijau berlogo AM ke Medan, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (24/8/2023).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmi Shafrina dalam nota tuntutannya, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa M Amin selama 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan penjara,” tegasnya.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Hal meringankan terdakwa belum pernah dihukum.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Arfan Yani menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) terdakwa.

Mengutip dakwaan, bermula saat terdakwa dihubungi oleh Dek Wani untuk menjual narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 2.000 dengan kesepakatan harga Rp20.000 perbutir untuk dijual ke Medan.

Saat di Medan tepatnya rel kereta api di dekat gerbang tol Helvetia, terdakwa bertemu Abah yang membawa satu tas jinjing yang bersikan 2.000 butir pil ekstasi warna hijau bertuliskan AM seberat 520 gram.

Kemudian, petugas dari Ditresnarkoba Polda Sumut membeli 2.000 pil tersebut dengan cara undercover buy. Singkatanya terdakwa dan petugas kepolisian tersebut bertemu di hotel Jalan Gatot Subroto Medan. Setelah bertemu, petugas kepolisian tersebut mengamankan terdakwa beserta barang bukti tersebut. (man)

Bobby Nasution Tegaskan Aset Daerah Tidak Boleh Diambil Alih Pihak Tak Bertanggungjawab

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan bahwa setiap aset daerah di Kota Medan harus aman dan tidak diganggu apalagi diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Di masa saya dan Pak Wakil Wali Kota, jangan ada satu pun aset yang diambil pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Jangan seolah-seolah kita diam ada aset kita diambil oleh orang lain,” ucap Bobby saat membuka Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 di Hotel JW Marriot, Kamis (24/8/2023)

Dalam kegiatan yang diikuti Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, unsur Forkompinda, Sekda Wiriya Alrahman, para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan itu, Bobby Nasution menyampaikan ketegasannya dalam menjaga aset daerah.

Pasalnya, hal ini berhubungan dengan kepastian dan kenyamanan berinvestasi di Medan. Bobby menilai, kelalaian dalam menjaga aset akan melahirkan imej buruk tentang keamanan berinvestasi di Kota Medan.

“Investor akan berpikir, sedangkan aset daerah saja bisa hilang, apalagi aset swasta. Jangan sampai pikiran ini muncul,” ujarnya.

Bobby Nasution mengemukakan, pembangunan membutuhkan peran masyarakat. Dibutuhkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta. Untuk itu kerja sama harus dibangun. Baik itu langsung dilakukan Pemko Medan dengan swasta, maupun BUMD dengan swasta.

“Agar pihak swasta senang bekerjasama, tentu kita harus selesaikan PR di internal kita. Salah satupekerjaan rumah tersebut adalah menjaga dan mengamankan aset,” katanya.

Bobby Nasution pun mengajak seluruh pihak untuk sepakat dan menjaga komitmen untuk mengamankan seluruh aset daerah.

“Mari sama kita jaga aset yang ada,” tuturnya.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Medan, Kejaksaan Negeri Medan dan Kejaksaan Negeri Belawan yang terus berjuang mempertahankan aset-aset daerah di Kota Medan.

“Hal ini harus terus dipertahankan,” pungkasnya. (map)