Home Blog Page 123

Pemko Medan Teken Pakta Integritas Data Driven Leadership, Era Baru Medan Satu Data Dimulai

MEDAN – Kota Medan akhirnya mengambil langkah yang selama ini hanya dibicarakan banyak daerah, namun jarang benar-benar dilakukan menjadikan data sebagai “senjata utama” kepemimpinan.

Jumat (21/11/25), seluruh Pimpinan OPD dan Camat se-Kota Medan menandatangani Pakta Integritas Data Driven Leadership sebuah deklarasi terbuka bahwa era kerja asal-asalan tanpa data resmi berakhir mulai hari ini.

Di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, di hadapan jajaran pejabat dan mitra strategis seperti Komisi Informasi Sumut dan BPS Medan, Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas tampil tegas. Ia tak sekadar bicara reformasi, tapi menantang para pemimpin OPD untuk masuk ke standar baru pemerintahan: kerja berbasis data atau tersingkir oleh sistem yang semakin transparan.

“Siapa yang punya data, dialah yang punya masa depan,” tegas Rico Waas.
Pernyataannya terdengar seperti ultimatum. Bahwa ke depan, kebijakan tak lagi cukup disusun dari laporan “katanya” atau presentasi yang manis. Semua harus berbasis data riil, yang bisa diuji, dilacak, dan dipertanggungjawabkan.

Rico Waas bahkan menyentil praktik lama yang kerap menghambat efektivitas kebijakan. “Kalau datanya lengkap, kerja kita on point. Kalau tidak, kita hanya menebak-nebak dan membuang waktu,” ujarnya.

Salah satu contoh yang ia buka langsung: ribuan warga sudah mendapat pekerjaan lewat Job Fair Dinas Ketenagakerjaan sepanjang 2025. Namun tanpa data yang rapi, Pemko tidak bisa membaca pola—jenis pekerjaan apa yang paling dicari, pendidikan apa yang paling dibutuhkan pasar, hingga program pelatihan apa yang harus ditambah.
“Data itu bukan hanya laporan. Itu arah masa depan,” tekan Wali Kota.

Langkah strategis ini dibangun dari pondasi yang kuat. Kadis Kominfo sekaligus Wali Data Kota Medan, Arrahmaan Pane, melaporkan bahwa Kominfo dan BPS telah melakukan roadshow bimbingan teknis ke delapan PD. Kini seluruhnya sudah memiliki tim data.

Hasilnya 580 dataset terkumpul Target 644 dataset Total dataset hanya dalam kurun waktu 2 bulan, sehingga yang sudah bisa dibagipakaikan melalui portal Medan Terkini: 1.768 dataset yang lengkap dengan metadatanya. Angka yang jelas, konkret, dan menunjukkan bahwa Medan tidak lagi bermain di level wacana.

Penandatanganan Pakta Integritas Data Driven Leadership bukan cuma acara resmi. Ini “kode keras” bahwa Pemko Medan memasuki era baru, di mana keputusan publik harus akurat, mudah diaudit, dan berbasis pada data yang tak bisa dimanipulasi.

Medan sedang mempercepat diri menjadi salah satu kota dengan ekosistem data terbaik di Indonesia. Dan mulai hari ini, tidak ada lagi alasan bagi OPD untuk bekerja tanpa data. Era Medan Satu Data telah resmi dimulai. (map/ila)

PLN UID Sumatera Utara Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip pada Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 ke-17 di Stadion Madya Athletic Sumut

Lubuk Pakam, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam sukses memastikan keandalan listrik tanpa kedip (zero downtime) selama penyelenggaraan The 17th SEA U18 and U20 Athletics Championships yang berlangsung pada 15–18 November 2025 di Stadion Madya Athletic Sumatera Utara.

Kejuaraan atletik tingkat internasional ini diikuti oleh puluhan atlet muda dari negara-negara Asia Tenggara. Ajang ini menuntut suplai listrik berstandar tinggi untuk mengoperasikan timing system, perangkat pertandingan, pusat komando, siaran langsung, media center, serta fasilitas pendukung lainnya. PLN UID Sumut menjawab tantangan ini dengan menetapkan Status Siaga Kelistrikan dan pengawalan penuh selama enam hari sebelum dan pasca acara.

Manager PLN UP3 Lubuk Pakam, M. Harryadi Poel, menyampaikan bahwa semua persiapan dilakukan secara komprehensif sejak jauh hari. Mulai dari inspeksi jaringan, pemeliharaan penyulang, pengujian sistem kelistrikan stadion, hingga simulasi pengalihan beban untuk memastikan layanan energi tetap stabil.

“Kejuaraan ini membawa nama baik Indonesia dan Sumatera Utara. Karena itu, PLN menghadirkan layanan listrik premium tanpa kedip, terutama di area vital seperti lapangan utama, ruang kontrol, pusat media, dan tribun VIP. Seluruh personel kami siaga 24 jam untuk memastikan kelancaran acara dari awal hingga akhir,” ujar Harryadi.

Selama kegiatan berlangsung, PLN menyiagakan 16 personel teknik gabungan dari UP3 Lubuk Pakam dan ULP Tanjung Morawa, siaga penuh 24 jam dalam pola shift sejak H-1 hingga penutupan acara. Dua penyulang back-up yang memperkuat keandalan suplai pada penyulang utama untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Empat unit genset mobile berkapasitas 45 kVA, 60 kVA, 100 kVA, dan 45 kVA disiagakan pada titik strategis sebagai cadangan darurat pasokan Listrik. Pengawasan real time jaringan distribusi dan panel kelistrikan stadion.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, memberikan apresiasi kepada seluruh tim UP3 Lubuk Pakam yang telah bekerja profesional dalam menjamin kelancaran kegiatan internasional ini.

“Ajang olahraga internasional seperti Kejuaraan Atletik Asia Tenggara adalah etalase Sumatera Utara di mata dunia. Kami bangga dapat menghadirkan listrik andal tanpa kedip sebagai wujud dukungan PLN bagi kemajuan olahraga dan prestasi generasi muda Asia Tenggara,” ungkap Mundhakir.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen PLN UID Sumut dalam menjalankan budaya perusahaan, meningkatkan kesiapsiagaan, dan memenuhi standar pelayanan kelistrikan berkelas dunia.

Dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi PLN Sumatera Utara dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah yang siap menghadirkan energi modern, aman, dan berkualitas bagi masyarakat. (ila)

UPMI Gelar Seminar Internasional Pengembangan Kelapa Sawit

Rektor UPMI Dr H Ali Mukti Tanjung SH MH diabadikan bersama narasumber, peserta, dosen dan panitia seminar internasional pengembangan kelapa sawit.
Rektor UPMI Dr H Ali Mukti Tanjung SH MH diabadikan bersama narasumber, peserta, dosen dan panitia seminar internasional pengembangan kelapa sawit.

MEDAN, SumutPos.co- Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) menggelar Internasional Seminar di Auditorium H Syahruddin Siregar Kampus 2 UPMI Jalan Balai Desa Marindal II Medan Amplas, Kamis (20/11) kemarin. Seminar ini mengusung tema “Oil Palm Development to Boost National Foreign Exchange and Achieve Food Self-Sufficiency and Sustainable Energy” yakni Pengembangan Kelapa Sawit untuk Meningkatkan Devisa Negara dan Mewujudkan Swasembada Pangan dan Energi Berkelanjutan.

Ketua Panitia Seminar Internasional, Dr Budi Alamsyah Siregar SE MM dalam laporannya menyampaikan, kegiatan seminar ini merupakan kegiatan rutin UPMI setiap tahun. Dengan kegiatan seminar internasional, diharapkan dapat memberikan gagasan yang ideal dan efektif untuk bangsa.

“Terkhusus untuk Sumatera Utara yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit yang luas yang merupakan salah satu sektor pendapatan terbesar bagi negara. Oleh karena itu, kita perlu untuk menjadi orang yang dapat menjaga dan mengembangkan pertanian atau perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.

Rektor UPMI Medan Dr H Ali Mukti Tanjung SH MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setingginya kepada para narasumber dan organisasi yang akan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama. Saat ini UPMI akan melakukan persiapan menuju universitas unggul di bidang entrepreneur tahun 2040.

Rektor UPMI Dr H Ali Mukti Tanjung SH MH bersama narasumber, peserta, dosen,panitia dan mahasiswa usai seminar internasional pengembangan kelapa sawit.
Rektor UPMI Dr H Ali Mukti Tanjung SH MH bersama narasumber, peserta, dosen,panitia dan mahasiswa usai seminar internasional pengembangan kelapa sawit.

“Sektor pertanian merupakan salah satu sumber penghasilan terbesar dalam meningkatkan devisa negara dan swasembada pangan. Kita berharap kedepan SDM bisa bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama UPMI Medan dengan Organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumut, Persatuan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sumut, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut dan Persatuan Instalasi Pusat Sterilisasi Indonesia (PIPIS) Sumut.

Seminar Internasional Pengembangan Kelapa Sawit yang digelar UPMI Medan diisi oleh pemaparan materi dari 5 narasumber diantaranya Prof Dr Siti Noor Hajjar Md Latip dari Universiti Teknologi Mara Malaysia, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr Ir Ali Jamil MP PhD, Nanang Supena SP MP, Ir H Syahril Pane dan Arfle Thahar. (adz)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Belawan Operasikan Tiga Inovasi

OPERASIKAN: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan resmi mengoperasikan tiga inovasi pelayanan publik. Salah satunya pelayanan Paspor Drive Thru Kabupaten Deliserdang.
OPERASIKAN: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan resmi mengoperasikan tiga inovasi pelayanan publik. Salah satunya pelayanan Paspor Drive Thru Kabupaten Deliserdang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan resmi mengoperasikan tiga inovasi pelayanan publik guna meningkatkan kualitas layanan keimigrasian. Tiga inovasi tersebut adalah PAPADU (Pelayanan Paspor Drive Thru Kabupaten Deliserdang), EZ-Pro (Eazy Prioritas), dan Program JEMPOL (Jam Istirahat Melayani Publik Optimal).

Ketiga program ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan perdana PAPADU digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, pada Minggu (16/11/2025).

Inovasi layanan paspor percepatan berbasis drive thru ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui proses pelayanan yang lebih ringkas dan efisien. Kegiatan perdana berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan sekaligus penggagas PAPADU, Jongki Ade Situngkir, menyampaikan bahwa layanan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan modern yang cepat.

“PAPADU kami hadirkan untuk memberikan solusi praktis dan modern bagi masyarakat yang membutuhkan layanan paspor percepatan. Respons positif pada pelaksanaan perdana membuktikan bahwa inovasi ini sangat dibutuhkan dan akan terus kami kembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, layanan EZ-Pro mulai dioperasikan Senin (17/11/2025) sebagai layanan prioritas bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian waktu pelayanan.

Melalui penataan antrean yang lebih terstruktur, penugasan petugas khusus, serta prosedur yang disederhanakan, EZ-Pro diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan kenyamanan pemohon.

Kehadiran layanan ini memberikan jalur khusus bagi golongan prioritas dengan kualitas interaksi layanan yang lebih personal dan responsif.

Program inovasi ketiga, JEMPOL, telah berjalan sejak Kamis (13/11/2025). Melalui pengaturan shift internal, layanan tetap dibuka pada jam istirahat sehingga arus pemohon lebih lancar dan penumpukan antrean dapat diminimalisir tanpa mengurangi hak istirahat pegawai.

Program ini terbukti membantu menjaga ritme pelayanan harian dan meningkatkan kepuasan masyarakat. Ketiga inovasi tersebut menunjukkan keseriusan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam menguatkan reformasi birokrasi dan menghadirkan pelayanan publik yang modern, profesional, dan mudah diakses.

Melalui dukungan teknologi digital, peningkatan kapasitas SDM, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi model pelayanan yang dapat direplikasi di unit imigrasi lainnya.

Kantor Imigrasi Belawan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar kualitas pelayanan semakin transparan, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(san/ila)

Kunjungan Silaturahim Bersama Polda Sumut, Kapolres Labuhanbatu Akrab Bersama Santri

BERSAMA: Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala foto bersama dengan keluarga besar Yayasan Pesantren Daarul Muhsinin, Rabu (19/11). (fajar)
BERSAMA: Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala foto bersama dengan keluarga besar Yayasan Pesantren Daarul Muhsinin, Rabu (19/11). (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Suasana penuh kehangatan dan canda tawa tercipta saat Irwasda Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) Kombes Nanang Masbudi bersama Karo Rena Polda Sumut Kombes Adhy Fandy Ariyanto dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala bersilaturahim dengan keluarga besar Yayasan Pesantren Daarul Muhsinin, Rabu (19/11).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesantren Daarul Muhsinin, Desa Tanjungsiram, Kecamatan Bilah Hulu, itu dihadiri para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu serta pimpinan dan pengasuh pesantren.

Para santriwan dan santriwati tampak antusias menyambut kehadiran rombongan Polda Sumut.

Selain rangkaian acara resmi, momen yang paling mencuri perhatian adalah kedekatan Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala bersama para santri.

Dalam sesi kebersamaan, Kapolres Labuhanbatu tampak berbaur tanpa jarak, bercanda, tersenyum, dan foto bersama para santri yang menyambutnya dengan antusias.

Gestur hangat Kapolres Labuhanbatu dengan para santri menciptakan suasana penuh keakraban. Senyum ceria para santri menggambarkan betapa kehadiran Kapolres membawa suasana positif sekaligus menjadi dorongan moral bagi mereka.

Acara dibuka oleh protokol dan dilanjutkan dengan doa oleh Safarudin Harahap. Ketua Umum Yayasan, Harri Muktasar Hasibuan. menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan jajaran Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu. Ia berharap kehadiran para pejabat kepolisian menjadi motivasi bagi para santri dalam belajar dan menggapai cita-cita.

Dalam arahannya, Irwasda Polda Sumut Kombes Nanang Masbudi menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus komitmen untuk mempererat hubungan Polri dan kalangan pesantren.

Dia juga menyampaikan pesan agar para santri menjadi generasi berakhlak, pilar agama, serta benteng bangsa. Irwasda turut mengajak para santri untuk tidak ragu mendaftarkan diri menjadi anggota Polri di masa depan.

Kedekatan Kapolres dengan Para Santri Jadi Sorotan Positif. Salah satu momen yang paling berkesan dalam kunjungan ini adalah ketika Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala terlihat sangat dekat dan akrab dengan para santri.

Dalam sesi foto bersama, Kapolres bahkan ikut bergaya ceria bersama para santriwan dan santriwati, menunjukkan sisi humanis dan membangun hubungan emosional yang kuat.

Kehangatan tersebut mempertegas komitmen Polres Labuhanbatu dalam merangkul seluruh elemen masyarakat, terutama lingkungan pendidikan dan pesantren.

Kunjungan ditutup dengan foto bersama, penyerahan cenderamata, dan salam hangat antara jajaran Polda Sumatera Utara, Polres Labuhanbatu, dan pihak pesantren.

Kegiatan ini menjadi simbol hubungan yang semakin harmonis antara aparat kepolisian dan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/azw)

Baznas Batubara Salurkan Zakat Pertanian di Seibalai

DUDUK SILA: Wakil Ketua Baznas Batubara, Sakbanol duduk bersila bersama kepada para penerima manfaat dari hasil zakat pertanian di Seibalai, Rabu (19/11). (File foto Baznas Batubara)
DUDUK SILA: Wakil Ketua Baznas Batubara, Sakbanol duduk bersila bersama kepada para penerima manfaat dari hasil zakat pertanian di Seibalai, Rabu (19/11). (File foto Baznas Batubara)

BATUBARA, SMUTPOS.CO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batubara menyalurkan hasil zakat pertanian kepada dua kelompok, yaitu Kelompok Tani Karya Tani di Desa Seibalai serta kelompok tani Jaya Tani di Desa Bentengjaya, Kecamatan Seibalai, Batubara, Rabu (19/11).

Ketua Baznas Kabupaten Batubara, H Jum’ah Haidirsyah yang diwakili oleh Wakil Ketua III & IV Baznas, Sakbanol Rahamnsyuri bersama pelaksana Baznas Batubara Puji Handayan Syah, Anwar, serta Ayub Hartoyo menyerahkan kepada masing-masing kelompok tani jumlah penerima manfaat 20 orang.

“Adapun jenis bantuan tersebut berupa beras 5 kilogram, dan uang sebesar Rp50 ribu,” ujar Sakbanol.

Sakbanol menjelaskan, Kelompok Karya Tani dan Kelompok Tani Jaya ini adalah di bawah binaan Baznas Kabupaten Batubara.

“Penyaluran zakat tersebut adalah hasil zakat petani yang dikumpulkan di Baznas Batubara. Kemudian dikembalikan lagi ke desa tersebut dengan catatan penerima manfaat yang ditentukan jumlahnya sesuai hasil zakat petani,” pungkas Sakbanol. (aci/azw)

Ombudsman Dorong Layanan Prima di Polres Labuhanbatu

KUNJUNGAN OMBUDSMAN: Tim Penilaian Opini Pelayanan Publik Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara melakukan penailaian di Polres Labuhanbatu, Rabu (19/11). (fajar)
KUNJUNGAN OMBUDSMAN: Tim Penilaian Opini Pelayanan Publik Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara melakukan penailaian di Polres Labuhanbatu, Rabu (19/11). (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu menerima kunjungan Tim Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) yang juga Ketua Tim Penilaian Opini Pelayanan Publik, Ricki Nelson Hutahaean, di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (19/11). Kunjungan rombongan Ombudsman itu untuk menilai kualitas pelayanan publik serta memastikan seluruh standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kabag Ren AKP Mithaudiin Harahap menyampaikan Polres Labuhanbatu berkomitmen penuh dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, mudah diakses, dan transparan.

Ia menegaskan kegiatan penilaian ini menjadi dorongan signifikan untuk terus memperbaiki serta meningkatkan mutu pelayanan di seluruh unit kerja.

“Kami sangat menyambut baik penilaian yang dilakukan Ombudsman. Evaluasi ini menjadi bahan penting bagi kami untuk melihat sejauh mana capaian layanan yang telah berjalan dan apa saja yang akan terus kami benahi ke depan,” ujarnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Arwin, menyapaikan, harapan melalui penilaian ini kualitas pelayanan Polres Labuhanbatu semakin meningkat dan mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik, cepat, serta humanis kepada masyarakat. (fdh/azw)

Pansus DPRD Klaim Berhasil Naikan PAD Deliserdang

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Panita Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) II DPRD Kabupaten Deliserdang mengaku bekerja profesional dalam memanggil dan mendatangi para pengusaha yang bermasalah tak membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB), izin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG) hingga retribusi untuk dibayarkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.

Sejauh ini pansus sudah berjalan 7 bulan bekerja dan tidak ada pandang bulu semua perusahaan bermasalah langsung dipanggil Rapat Dengar Pendapat (RDP), serta turun langsung ke lapangan ketika ada temuan kebocoran PAD.

Menurut Ketua Pansus Dr Misnan Aljawi SH MH mengatakan kalau pencapaian target PAD Kabupaten Deliserdang optimis dapat tercapai bila kerja sama penekanan antara DPRD dan Pemkab Deliserdang pada objek pajak sejalan.

“Kita pansus tegas tak ada pandang bulu pada objek pajak, profesional dan langsung turun ke lapangan memeriksa apakah sudah sesuai apa yang disetor ke pemkab dengan kondisi di lapangan. Karena sejauh ini banyak temuan pansus terhadap perusahaan yang tak sesuai. Komitmen kami, pansus membantu pemkab mencapai target PAD tahun ini sebesar Rp1,26 triliun,” ucap Misnan, Kamis (20/11).

Misnan yang juga Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Deliserdang, pansus saat ini sudah berhasil menaikkan PAD hingga Oktober kemarin mencapai Rp929 miliar yang biasanya itu hanya dikisaran Rp700 an miliar di bulan November.

“Pansus tegas dalam pengawasan pencapaian PAD. Kalau temuan nya kecil masih kita toleransi maka kita keluarkan rekomendasinya pembinaan. Artinya perusahaan kita suruh buat perjanjian kepada pansus untuk mengurus semua izin-izin yang belum ada lalu merubah dan memvalidasi luas tanah juga luas bangunan yang belum masuk ke dalam surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) atau ke dalam PBB untuk memasukkan nya ke dalam SPPT tahun berikut nya. Tapi kalau temuannya cukup tinggi merugikan PAD Deliserdang maka pansus merekomendasikan sangsi lalu melimpahkan temuan tersebut ke Kejaksaan,” tegas Misnan.

Misnan memastikan bahwa pansus bekerja sungguh-sungguh juga serius dan tidak main main dalam peningkatan PAD Deliserdang. Sekarang terbukti PAD Deliserdang naik signifikan. DPRD terus mendorong pencapaian PAD sesuai target.

“Semua perusahaan yang sudah kita kunjungi sekarang rata-rata lagi mengurus izin IMB atau PBG ke dinas terkait. Pansus terus mendorong target PAD tahun ini tercapai,” tandas Misnan Aljawi.

Adapun Tim Pansus PAD yaitu Dr Misnan Aljawi SH MH, selaku ketua, Junaidi selaku wakil ketua, serta anggota Paian Purba SH, Zul Amri ST, Andi Baso Ariaji SE, Saripudin Nasution, M Ilham Pulungan, Bayu Anggara dan beberapa anggota pansus lainnya.(btr/azw)

Penutupan Festival Literasi Sergai 2025, Bunda Literasi: Setiap Rumah Harus Jadi Rumah Baca

BERSAMA PEMENANG: Sekdakab Sergai Suwanto Nasution , Bunda Literasi Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya dan perwakilan OPD bersama para pemenang lomba. (Fad)
BERSAMA PEMENANG: Sekdakab Sergai Suwanto Nasution , Bunda Literasi Sergai Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya dan perwakilan OPD bersama para pemenang lomba. (Fad)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Festival Literasi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2025 resmi ditutup di Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Sergai, Sei Rampah, Kamis (20/11). Penutupan dilakukan oleh Bupati Sergai H Darma Wijaya yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai, Suwanto Nasution, SPd MM. Acara tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan literasi yang telah berlangsung sejak 18 November, yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai usia dan jenjang pendidikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bunda Literasi Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua TP PKK Sergai, Ketua GOPTKI Ny Hj Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Ny Mafa Suwanto Nasution, Anggota DPRD Sumut Sugiati SAg, Kadis Perpusip Sergai Elinda Sitianur, perwakilan dinas pendidikan, guru pendamping, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Sergai.

Dalam sambutan yang dibacakan sekdakab, Bupati Sergai menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan penyelenggara. Ia menilai Festival Literasi Sergai 2025 menjadi bukti bahwa minat baca dan kreativitas generasi muda terus meningkat dan menunjukkan perkembangan positif.

“Selama beberapa hari terakhir, kita telah menyaksikan berbagai karya kreatif dan semangat literasi yang luar biasa,” ujar Suwanto.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang lomba serta mendorong seluruh peserta untuk terus mempertahankan semangat berkarya. “Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti untuk berliterasi,” pesannya.

Berbagai kegiatan digelar selama festival, mulai dari lomba bertutur tingkat SD, bimtek membaca nyaring, lomba video konten literasi, resensi buku, lomba mewarnai tingkat TK, yel-yel SMP, hingga lomba menulis puisi dan cerpen. Rangkaian kegiatan tersebut, menurut penyelenggara, digagas untuk membangun budaya literasi sejak usia dini dan mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan teknologi secara positif.

Sementara itu, Bunda Literasi Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kompetisi ataupun perayaan membaca dan menulis, melainkan bagian dari ikhtiar besar dalam membentuk masyarakat Sergai yang cerdas dan berkarakter.
“Festival literasi bukan sekadar ajang perayaan membaca dan menulis, tetapi wujud nyata komitmen kita untuk membangun masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ucapnya.

Ia juga menyoroti tantangan literasi di era digital, di mana anak-anak hidup di tengah banjir informasi dan membutuhkan kemampuan literasi yang lebih luas.
“Literasi tidak lagi hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga literasi digital, finansial, budaya, hingga sains dan teknologi,” tuturnya.

Rosmaida mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca.
“Sekarang membaca mulai tergeser, tetapi melalui kegiatan ini kita coba membangkitkan minat baca. Mari kita giatkan membaca agar dapat menambah ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia menyerukan gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem literasi di seluruh wilayah Sergai. “Mari kita jadikan setiap rumah sebagai rumah baca, setiap sekolah sebagai taman literasi, dan setiap ruang publik sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat,” pungkasnya.

Anggota DPRD Sumut, Sugiati SAg juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan festival. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berwawasan luas.

“Jadikan setiap rumah sebagai taman perpustakaan, tempat yang dapat menjadi sumber ilmu pengetahuan,” ujarnya. Festival Literasi Sergai 2025 pun ditutup dengan penuh semangat dan harapan bersama untuk membangun masyarakat yang literat, kreatif, dan berdaya saing. (fad/azw)