Home Blog Page 1230

UMN Wisuda 436 Sarjana dan Magister Angkatan 52

UMN: Rektor UMN Al-Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono Surbakti MAP bersama para wisudawan/wisudawati, Sabtu (19/8).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah mewisuda 436 sarjana dan magister di kampus Jalan Gedung Arca Medan, Sabtu (19/8).

Suasana haru terjadi karena Rektor UMN Al-Washliyah Dr KRT H Hardi Mulyono Surbakti MAP akan mengakhiri masa kepemimpinan. Dr Firmansyah MSi yang sebelumnya wakil rektor I UMN Al-Washliyah akan dilantik sebagai rektor, Senin (21/8).

Wisuda ini diikuti lulusan dari magister hukum, magister pendidikan, sarjana pendidikan, sarjana farmasi, sarjana manajemen, sarjana akuntansi, sarjana pertanian, sarjana hukum dan sarjana sastra.

Dari 52 angkatan wisuda, UMN Al-Washliyah hingga saat ini telah dihasilkan 29.131 alumni. Wisuda angkatan 52 ini dihadiri Ketua Umum PB Al-Washliyah Dr KH Masyhuril Khamis, orangtua wisuda dan undangan lainnya.

Rektor UMN Al-Washliyah sembari bernyanyi bersama alumni menyampaikan pesan singkat agar alumni yang diwisuda termasuk Anggota DPD RI yang juga Ketua PW Al-Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara dari magister hukum dapat meraih kesuksesan untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang PhD secara daring mengingatkan lulusan adanya persaingan ketat di era globalisasi. Untuk itu ia minta untuk selalu meningkatkan softskill terkait kemampuan negoisasi, berinteraksi dan memahami budaya.

Saiful Anwar Matondang juga mengingatkan pentingnya etika profesi. UMN Al-Washliyah, kata kepala LLDikti Sumut, disiapkan menjadi salah satu perguruan tinggi unggul di Sumut.

Ketua umum PB Al-Washliyah berterima kasih pada rektor dan pimpinan UMN Al-Washliyah yang telah banyak membawa kemajuan pada perguruan tinggi tersebut. Ia berpesan pada lulusan UMN Al-Washliyah yang berakhlak mulia untuk terus menimba ilmu. (dmp)

Rayakan Semangat Kemerdekaan, IM3 Gelar Pesta Rakyat di Lebih dari 10 Kota, Catat Lokasinya

SUMUTPOS.CO – IM3 menggelar “Pesta Rakyat IM3” sebagai kelanjutan rangkaian kampanye “Rayakan Kemerdekaanmu dengan Freedom Internet”. Pesta Rakyat IM3 ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, agar terus melestarikan berbagai tradisi menyambut perayaan kemerdekaan serta berpartisipasi dalam berbagai keseruan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Catat ya, acara ini akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 19 – 20 Agustus 2023 di lebih dari 10 kota Indonesia, yakni Serang, Bekasi, Solo, Cirebon, Medan, Lampung, Madiun, Sidoarjo, Samarinda, Pontianak, dan sejumlah kota lainnya.

Berbagai kegiatan di Pesta Rakyat IM3 di antaranya adalah Lomba Rakyat, Permainan Berhadiah, Bazaar Kuliner UMKM hingga Panggung Hiburan yang akan mengisi keseruan Pesta Rakyat IM3 dalam menghidupkan lagi tradisi berbagai kegiatan dan perlombaan khas perayaan 17-an.

Perlombaan tersebut terdiri dari kategori perorangan seperti kompetisi Busana Adat Anak, Karaoke Solo, dan Sepeda Hias, serta kategori kelompok seperti Panjat Pinang atau Jembatan Pinang, Tarik Tambang, Lomba Bakiak, Balap Karung, dan Sendok Kelereng untuk memenangkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah di setiap kota.

Berbagai komunitas pun turut memeriahkan kegiatan di Pesta Rakyat IM3, seperti komunitas sepeda, zumba, penampilan dari band atau musisi setempat, Stand-up Comedy Campus, dan pertunjukan tradisional yang mencerminkan ciri khas setiap kota.

Alistair David Johnston, EVP Head of Marketing IM3, menyampaikan, perayaan kemerdekaan RI ini menjadi momentum penting yang tidak hanya dirayakan untuk menghargai perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melestarikan berbagai tradisi yang dapat mempererat persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Melalui rangkaian kegiatan Pesta Rakyat bersama dengan produk unggulan Freedom Internet, IM3 ingin ingin menyatukan seluruh lapisan masyarakat untuk bersilaturahmi, merayakan kembali tradisi kemerdekaan Indonesia dengan semangat persatuan, serta saling terhubung dengan satu sama lain tanpa khawatir,” terang Alistair.

Tidak hanya itu, pengunjung berkesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang tersedia di Booth IM3. Hanya dengan melakukan pembelian produk minimal 10 ribu, maka mereka akan mendapatkan kupon untuk di-stamp dan bermain di lima Area Games Seru, seperti lempar kaleng, bola gelinding, menara bola, karung terbang dan tembak gelas.

Mereka yang berhasil mengumpulkan tiga stempel berhak membawa pulang ‘Paket Bingkisan 17an IM3’  yang berisi minyak goreng, gula, dan beras. Sedangkan, pengunjung yang berhasil mengumpulkan lima stempel akan mendapatkan hadiah langsung dan ikutan Wheel of Fortune untuk memenangkan Grand Prize menarik, seperti voucher belanja hingga smartphone.

Keseruan Pesta Rakyat IM3 juga bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan IM3 secara digital melalui aplikasi MyIM3 yang menghadirkan berbagai permainan dan hadiah menarik. Pelanggan IM3 bisa mengikuti berbagai permainan seru bertemakan kemerdekaan yang berkesempatan mendapatkan hadiah iPhone 14 Pro Max, menikmati promo paket data Freedom Internet, diskon 50 persen redeem reward IMPOIN, bonus kuota hingga 78 GB, diskon 30 persen dari berbagai merchants favorit pelanggan, serta penawaran spesial lainnya.

Sebelumnya, IM3 telah sukses menghadirkan kolaborasi empat musisi perempuan lintas generasi seperti Vina Panduwinata, Nadin Amizah, Feby Putri, dan Idgitaf yang menyanyikan kembali lagu ‘Negeriku’ dalam rangka menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia ke-78 tahun.

Kampanye ini hadir untuk menginspirasi generasi muda agar terus melestarikan berbagai tradisi merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh kebebasan bersama produk unggulan IM3, Freedom Internet, yang juga memberikan kebebasan untuk pelanggannya terhubung satu sama lain tanpa khawatir dengan akses internet 24 jam yang bisa digunakan di mana pun dan kapan pun serta tersedia berbagai pilihan kuota sesuai kebutuhan komunikasi pelanggan.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kampanye “Rayakan Kemerdekaanmu dengan Freedom Internet” dan acara Pesta Rakyat IM3, pelanggan dapat langsung mengunjungi im3.id/kemerdekaan.

Melalui Diskusi Publik, Civitas Ganjar Edukasi Anak Muda Tentang Politik di Kota Medan

Generasi Z dan milenial di Kota Medan saat mengikuti Diskusi Publik dan Rembug Anak Muda di Kafka Cafe, Sabtu (19/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Generasi Z dan milenial di Kota Medan mengikuti Diskusi Publik dan Rembug Anak Muda dengan tema “Suara Pemuda, Suara Masa Depan: Gen Z dan Milenial Menuju 2024” di Kafka Cafe, Sabtu (19/8).

Kegiatan tersebut digagas oleh kelompok sukarelawan dari Generasi Alumni Muda Universitas Riau (Unri) dan Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Ganjar Pranowo atau disebut Civitas Ganjar.

“Hari ini kegiatan semacam bincang-bincang aspiratif, itu lebih ke arah diskusi. Biasanya relawan dan elemen-elemen politik ini punya rumah, punya posko. Kali ini, kita yang membawa posko ke tengah masyarakat,” kata Koordinator Wilayah (Korda) Civitas Ganjar, Berry Sitohang.

Kegiatan diskusi berjalan lancar dan proaktif karena para peserta yang didominasi kaum muda banyak mengungkapkan kegelisahan, aspirasi dan pertanyaan-pertanyaan mengenai politik di Indonesia.

“Jadi, kami bisa menampung aspirasi sampai pertanyaan yang ingin ditanyakan masyarakat sekitar pemilihan presiden ke depan. Khususnya, untuk anak muda, gen-z dan milenial,” ujar Berry.

Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan sosok pemimpin yang dibutuhkan bangsa dan negara, yakni Ganjar Pranowo melalui penayangan video berisi profil dan sepak terjangnya menjabat Gubernur Jawa Tengah selama dua periode.

Berry mengakui hal itu sesuai tujuan para sukarelawan Civitas Ganjar mengadakan kegiatan kali ini, yakni untuk mengedukasi generasi muda tentang politik sekaligus menyadarkan mereka untuk terlibat aktif di dalamnya.

“Tujuan yang pertama, yang paling pokok, kita ingin sekalian juga memberikan edukasi politik, penyadaran politik atau penyadaran hak-hak sipil politik bagi masyarakat khususnya anak muda. Karena, anak muda ini salah satu (kalangan) pemilih di angka yang dominan. Tetapi, masih banyak, dominan yang bersikap apatis terhadap politik,” katanya.

Seperti kegiatan-kegiatan yang digelar sebelumnya, Berry mengakui diskusi kali ini juga mendapatkan respons positif dari para milenial dan gen-z karena dinilai sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Dari beberapa acara termasuk hari ini kami merasakan animo yang luar biasa dari kawan-kawan anak muda. Ternyata, banyak kawan-kawan anak muda ini yang memuji bahkan sampai berkata kenapa dari dulu tidak ada forum seperti ini. Tempat di mana mereka berekspresi sekaligus belajar politik,” tutur Berry.

Sambutan tersebut menunjukkan kaum muda di Sumatera Utara dan Riau, termasuk Kota Medan, sangat mendukung Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Republik Indonesia selanjutnya.

“Selama ini teman-teman Kota Medan yang kita jangkau, khususnya anak muda, itu antusias dan semua siap mendukung apalagi melihat sepak terjang dan personanya Pak Ganjar itu sendiri,” ujar Berry.

Tanggap positif terhadap kegiatan yang diinisiasi para sukarelawan Civitas Ganjar itu salah satunya diungkapkan oleh Samuel Yoshua Sibarani seusai mengikuti kegiatan Diskusi Publik dan Rembug Anak Muda kali ini.

Bahkan, Samuel yang merupakan alumni fakultas hukum di USU meminta sukarelawan Civitas Ganjar untuk terus menggelar kegiatan serupa ke depannya untuk kalangan muda yang lain.

“Kegiatan ini sangat baik untuk terutama milenial atau anak muda karena saya rasa kegiatan ini bisa menambah pemikiran orang muda untuk dapat memilih dan juga ikut politik ke depannya,” ujarnya.

Menurut pengamatannya selama ini, banyak kalangan milenial maupun gen-z di Kota Medan yang tidak mengetahui politik dan menyadari pentingnya memilih pemimpin yang baik untuk kemajuan bangsa dan negara ke depannya.

Kurangnya pengetahuan di kalangan pemuda itu diduga menimbulkan fenomena golongan putih (Golput) atau sikap tidak memilih salah satu kandidat dalam Pemilihan Umum.

“Banyak anak muda itu melakukan golput sekarang. Itu karena, tidak mengerti tentang apa politik ini. Siapa Presiden selanjutnya yang layak untuk kita pilih dan di sini kita dapat belajar itu tadi,” kata Samuel.

Lebih lanjut, ia meyakinkan para pemuda di daerahnya sangat terkesan dengan sosok bakal calon presiden, Ganjar Pranowo yang merakyat dan memahami permasalahan generasi muda.

Lewat para sukarelawan Civitas Ganjar, Samuel mewakili kaum muda di Sumatera Utara turut menyampaikan harapannya untuk Ganjar setelah terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia 2024 nanti.

“Harapan saya untuk Pak Ganjar dapat lebih memperhatikan anak muda karena kita anak-anak muda ini bisa menjadikan negara ini menjadi suatu kreativitas yang baru. Untuk membimbing negara ini ke arah jalan yang lebih baik,” tuturnya.

Program untuk para pemuda itu diantaranya seperti pengembangan bidang olahraga agar dapat meningkatkan prestasi yang mengharumkan Indonesia di mata dunia.

“Dalam kegiatan olahraga juga karena anak muda sekarang banyak yang suka olahraga juga. Lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan olahraga seperti sepakbola, futsal ataupun voli,” ujar Samuel. (rel/tri)

PW IKADI Sumut Gelar Pelatihan Literasi Digital Bagi Dai dan Daiyah Milenial

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sumatera Utara menggelar pelatihan literasi digital bagi dai dan daiyah milenial di Aula Cemara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Ngalengko Nomor 1 Medan, Sabtu (19/8/2023). Pelatihan dengan tema “Moderasi Beragama menuju Islam Rahmatan Lil’alamin dan Penguatan Media Dakwah Digital” ini diikuti 50 peserta pilihan dari 5 Pengurus Daerah IKADI; PD IKADI Medan, PD IKADI Deli Serdang, PD IKADI Kota Binjai, PD IKADI Langkat dan PD IKADI Karo.

Dalam sambutannya, Ketua PW IKADI Sumut Ustadz H Ihsan Satrya Azhar MA didampingi Sekretaris Umum Ustadz Yusmariono MPd mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali dai dan daiyah dalam menyampaikan dakwah Islam yang rahmatan lil’alamin di dunia digital dengan konten-konten inspiratif. “Dakwah harus berperan optimal bukan marjinal, karenanya dai dan daiyah sebagai pelakunya mesti dilatih menjadi agent of change yang kokoh, andal, terampil dan menawan, terutama dalam konten-konten dakwah yang inovatif dan menarik,” katanya.

Ustadz Ihsan juga menyampaikan, da’i dan da’iyah IKADI harus ditempa menjadi pribadi yang solid, inklusif dan inovatif agar dapat berkhidmat dengan optimal bagi umat, bangsa dan negara. “Solid yang dimaksud adalah jiwa, raga, akal, tindak tanduk dan manajemen hidup seorang dai seperti yang diinginkan Allah dan Rasul-Nya. Inklusif berarti dai harus terbuka dan bisa bekerjasama dengan elemen anak bangsa lainnya. Sementara inovatif artinya seorang Da’i dan Da’iyah mesti terampil dalam berkhidmat, pandai memanfaatkan kemajuan,” terangnya.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Dr H Torang Rambe MAg yang menyampaikan materi moderasi beragama. Ustadz Torang menyampaikan, moderasi lahir dari rahim Islam dengan urgensi menjaga martabat manusia sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan, menjaga peradaban manusia, merawat keindonesiaan dan menciptakan kerukunan, toleransi, keharmonisan dan kedamaian.

Sementara untuk materi Pengenalan Digital Literacy dan Media Sosial, Dakwah di Era Digital, Mengenal Undang-undang ITE disampaikan Coach Dr Taufik Ramlan Wijaya yang merupakan Ketua Yayasan Wafaa Indonesia. Materi penggunaan handphone untuk berdakwah disampaikan Coach Rantala Sikayo selaku pegiat media sosial.

Coach Izharul Haq Lc (produser film) membimbing materi praktek Video Scripting dan teknik membuat video dengan Hp. Dan untuk membimbing praktek teknik fotografi dengan Hp disampaikan oleh Coach Darocky Willianova dari komunitas Toekang Poto dari Jakarta.

Hadir dalam kegiatan pelatihan literasi digital bagi dai dan daiyah milenial ini pengurus wilayah IKADI Sumut, Ketua Umum Ustadz Ihsan Satrya Azhar MA, Sekretaris Umum Ustadz Yusmariono MPd, Bendahara Umum Ustad H Jumadi MIkom, Wakil Ketua Ustad Syahrul Idrus, dan sejumlah pengurus lainnya, Ustadz DR H Khoirul Jamil LC MA, Ustadz Nirmansyah MA, Ustadz Syaiful Akhyar SHI, Ustadz Muhammad Abduh MPd, Ustadz DR Zulhendri MSi, Ustadz DR Zulherman MM MPd, Ustadz DR Lisyanto MSi, Ustadz DR Yusuf Hadi Jaya MPd, Ustadz Irwansyah MH, dan Ustadz Alexander Zulkarnaen. Turut hadir juga pengurus daerah IKADI Kota Medan, Deliserdang, Binjai, Karo dan PD IKADI Langkat selaku koordinator pelatihan untuk zona 1.

Sementara untuk zona 2 akan dilaksanakan Ahad, 20 Agustus 2023 di Batubara menghadirkan peserta dari Asahan, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Pematang Siantar dan Simalungun. Zona 3 dilaksanakan tanggal 9 September 2023 di Tapanuli Tengah dengan menghadirkan peserta dari Tapteng, Kota Sibolga dan ex Taput.

Zona 4 dilaksanakan di Kota Padang Sidempuan tgl 10 September 2023 yang meliputi peserta dari Tapsel dan Madina. Dan terakhir di zona 5 pada tanggal 17 September 2023 yang meliputi seluruh ex Labuhan Batu. Rangkaian kegiatan pelatihan ini mengambil tagline “Da’i Ikadi Maju, Sumut Bermartabat”. (adz)

Presiden Buka Muktamar XXIII IPM di Medan: Kangen Saya Terobati

DAMPINGI PRESIDEN: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP (kiri) mendampingi Presiden H Joko Widodo membuka muktamar IPM di Medan, Sabtu (19/8).ISTIMEWA.

PRESIDEN RI H Joko Widodo didampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi, Ketua Umum PP IPM Nashir Efendi dan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP memukul alat musik tradisional Batak Toba, Taganing.

Ini sebagai tanda dibukanya Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Jalan Willem Iskandar Medan, Sabtu (19/8).

Turut hadir Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Gubsu H Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan M Bobby Nasution, bupati/wali kota se-Sumut, unsur pimpinan pusat, wilayah dan daerah Muhammadiyah, Aisyiah, UMSU, Pemuda Muhammadiyah, Ortom serta dua ribu pelajar tergabung dalam IPM se-Indonesia dan pelajar dari sekolah Muhammadiyah.

Presiden mengatakan bangga dan mencintai kader IPM dari Sabang sampai Merauke. Presiden ingat memori bertemu dengan IPM pertama kali di Sidoarjo pada 2008 saat muktamar ke-21 IPM. ”Saya bertemu langsung dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Sidoarjo pada 2008. Jadi, kalau berapa, empat atau lima tahun ini baru bertemu, Alhamdulillah bisa mengobati kagen saya kepada IPM,” ungkap presiden.

H Joko Widodo menyebutkan bahwa undangan dari IPM akan muktamar disampaikan Nashir Efendi yang datang ke istana. Karena ada muktamar IPM, lanjut presiden, maka berangkat keberangkatan ke Afrika diundur jadi Minggu. ”Berangkatnya bukan dari Jakarta, tapi berangkatnya dari Medan,” kata presiden.

Presiden berpesan kepada pelajar Muhammadiyah agar mempelajari, menguasai dan mengembangkan teknologi digital karena zaman sekarang adalah zamannya anak muda yang serba digital. Membuat generasi muda lebih unggul karena tumbuh di era digital.

H Joko Widodo meminta untuk manfaatkan teknologi untuk kesejahteraan umat sehingga menjadi generasi tangguh yang bukan hanya menguasai Iptek tetapi juga punya budi pekerti luhur, memiliki moral yang baik serta memperjuangkan kebenaran dan kemanusiaan. ”Tidak ada gunanya nilai sekolah 10, kalau moralnya 0 dan budi pekertinya tidak baik,” katanya.

Presiden menegaskan bahwa pelajar Muhammadiyah dapat menjadi teladan dan pelajar muslim yang berkemajuan yang penguasaan Ipteknya hebat sekaligus memiliki moral, budi pekerti dan mental yang hebat. ”Buat saya itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya.

Ketua Umum PP IPM Nashir Efendi mengatakan bahwa IPM telah membuat program perubahan untuk menyahuti era distrupsi teknologi. Untuk itu kehadiran presiden dalam membuka muktamar di Medan menjadi energi positif bagi pelajar Muhammadiyah di Indonesia.

Terkait Pemilu 2024, Nashir mengatakan IPM secara tegas menyatakan ingin menjadi subjek dan tidak boleh menjadi objek dalam politik. IPM menolak pihak yang hanya ingin memanfaatkan suara pelajar Muhammadiyah.

Ia menegaskan bahwa IPM ingin ikut andil menentukan perjalanan bangsa. Sebab basis massa IPM ada pada segmen generasi Z sebanyak 47,5 persen dari penduduk Indonesia. Artinya, 1 dari 4 pemilih adalah gen z.

Untuk itu, lanjutnya, IPM melalui muktamar terus membuat program perubahan dalam rangka menyongsong era disrupsi sebagaimana tagline muktamar: menyambut era baru IPM. ”IPM ingin suara kaum muda didengar dan ikut menentukan perjalanan bangsa ke depan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir menyampaikan empat pesan kepada IPM. Diantaranya pelajar Muhammadiyah harus menjadi pelajar yang religius dan menjadi insan berkeadaban luhur, berbudi pekerti utama serta selalu dekat kepada Allah sehingga melahirkan kesalehan diri dan kesalehan sosial.

Selanjutnya, ia meminta IPM agar menjadi pelajar yang cerdas, berilmu dan berkeahlihan untuk menyongsong era baru seperti yang digelorakan. Selain itu, jadilah insan yang selalu menjaga harmoni dan toleransi serta berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi dan ikut meneladani tokoh bangsa terutama yang lahir dari rahim Muhammadiyah.

Pada acara muktamar, presiden memberikan sepeda kepada Ario Prasetyo, peserta Muktamar asal Depok dari IPM Pangkalpinang karena berhasil menjawab pertanyaan yang disampaikan presiden.

Usai pembukaan, Ketua Panitia Lokal Prof Dr Akrim MPd mengatakan rangkaian acara puncak Muktamar IPM mulai 18-20 Agustus 2023 berjalan sukses atas dukungan dari panitia lokal UMSU yang berkolaborasi dengan PP dan PW IPM Sumut. (dmp)

Buka Porkot 2023, Bobby: PON 2024 Membanggakan Medan

BUKA: Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM didampingi Forkopimda Kota Medan dan Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi membuka Porkot Medan XIII Tahun 2023 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (19/8). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM mengatakan pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 akan sangat membanggakan karena juga menjadi pentas Kota Medan di event berlabel nasional empat tahunan itu.

Hal itu dikatakan Wali Kota Medan ketika membuka Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII Tahun 2023 di Stadion Teladan Medan, Sabtu (19/8) sore.

Porkot Medan 2023 berlangsung sampai 26 Agustus dengan acara pembukaan dan penutupan di Stadion Teladan. Hadir di acara pembukaan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, SH SIK Dandim 0201 Medan Kol. Inf. Ferry Muzawwad, SIP MSi, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, dan Unsur Forkopimda Kota Medan lainnya.

Menurut Wali Kota, tahun depan Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON XXI Tahun 2024 yang sebagian kegiatan dan venuenya di Kota Medan.Tentunya persiapan telah dilakukan baik oleh provinsi maupun Kota Medan.

“Selain venue dan tempat pertandingan, adalah mempersiapkan atlet untuk PON. Dan menjadi kebanggaan bagi kita karena akan banyak atlet yang mewakili Sumut berasal dari Kota Medan. Karena itu juga Porkot Medan 2024 ini salah satu upaya untuk persiapan PON 2024,” ucap Wali Kota.

“Bagi para atlet, untuk tetap disiplin dalam berlatih dan bertanding
Dan para wasit untuk menjaga pertandingan agar melahirkan atlet berkompeten baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Acara pembukaan diawali devile peserta dan Atlet Binaan KONI Medan, serta diisi aneka atraksi. Kemudian penyalaan obor oleh atlet Heriyanto mantan atlet wushu peraih emas SEA Games dan peraih emas tinju PON 2012 Nurmala Deli.

Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani MSi dalam laporannya menyebut, Porkot diikuti 3.545 atlet dengan mempertandingkan 24 cabang olahraga (cabor) dari 21 kecamatan SE Kota Medan.

“Porkot tahun ini menjadi Porkot kualitas. Semoga menghasilkan atlet atlet terbaik baik di tingkat nasional internasional. Terima kasih kepada Pemko atas dukungan kepada KONI Medan dan berharap Kota Medan memberikan yang terbaik di PON 2024,” kata Ketua Umum KONI Medan..

Cabor -cabor yang dipertandingkan yakni arung jeram, bola basket, bola voli, bulu tangkis, catur, cricket,  dayung, drumband, gateball, gulat, judo dan kempo. Kemudian karate, kick boxing, menembak, panahan, pencak silat, petanque, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, tenis, softball/baseball, serta cabor wushu. (dek)

Lestarikan Tradisi Sambut Kemerdekaan, IM3 Gelar Pesta Rakyat di Lebih dari 10 Kota Indonesia

NASI TUMPENG: Dari Kiri ke Kanan, Head of Brand Engagement IM3, Benny Hutagalung, VP - Head of Sales Northern Sumatera, Indosat Ooredoo Hutchison, Benny Iskandar, AVP- Direct Sales Prepaid IM3, Idil Darwan saat potong nasi tumpeng sebagai simbolis dimulainya acara 'Pesta Rakyat' IM3 di Medan, Sabtu (19/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – IM3 menggelar “Pesta Rakyat IM3” sebagai kelanjutan rangkaian kampanye “Rayakan Kemerdekaanmu dengan Freedom Internet” di lapangan parkir Lotte Mart Medan, 19 dan 20 Agustus 2023.

Pesta Rakyat IM3″ mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, agar terus melestarikan berbagai tradisi menyambut perayaan kemerdekaan serta berpartisipasi dalam berbagai keseruan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.

Medan dan Lampung menjadi kota tujuan Pesta Rakyat di Pulau Sumatera. Selain itu, Pesta Rakyat juga hadir di lebih dari 10 kota lainnya di Indonesia, seperti Serang, Bekasi, Solo, Cirebon, Madiun, Sidoarjo, Samarinda, Pontianak, dan sejumlah kota lainnya. Pesta Rakyat IM3 di Medan diselenggarakan di Lotte Grosir Medan, sedangkan di Lampung diselenggarakan di Lapangan Kalpataru Lampung.

 

BALAP KARUNG: Peserta IM3 Pesta Rakyat saat mengikuti perlombaan Balap Karung.

Berbagai kegiatan di Pesta Rakyat IM3 di antaranya adalah Lomba Rakyat, Permainan Berhadiah, Bazaar Kuliner UMKM hingga Panggung Hiburan yang akan mengisi keseruan Pesta Rakyat IM3 dalam menghidupkan lagi tradisi berbagai kegiatan dan perlombaan khas perayaan 17-an. Perlombaan tersebut terdiri dari kategori perorangan seperti kompetisi Busana Adat Anak, Karaoke Solo, dan Sepeda Hias, serta kategori kelompok seperti Panjat Pinang atau Jembatan Pinang, Tarik Tambang, Lomba Bakiak, Balap Karung, dan Sendok Kelereng untuk memenangkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah di setiap kota. Berbagai komunitas pun turut memeriahkan kegiatan di Pesta Rakyat IM3, seperti komunitas sepeda, zumba, penampilan dari band atau musisi setempat, Stand-up Comedy Campus, dan pertunjukan tradisional yang mencerminkan ciri khas setiap kota.

Fahd Yudhanegoro selaku SVP Head of Region Sumatera IM3, mengatakan pentingnya meneruskan tradisi perayaan kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia dan generasi muda.

“Pesta Rakyat IM3 hadir untuk dapat menyatukan seluruh lapisan masyarakat untuk bersilaturahmi, merayakan kembali tradisi kemerdekaan Indonesia dengan semangat persatuan, serta saling terhubung dengan satu sama lain tanpa khawatir. Bersama dengan Freedom Internet sebagai produk unggulan IM3, momen perayaan kemerdekaan menjadi momen penting yang dapat melestarikan berbagai nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Head of Brand Engagenent, Benny Hutagalung mengatakan, pengunjung berkesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang tersedia di Booth IM3. Hanya dengan melakukan pembelian produk minimal 10 ribu, maka mereka akan mendapatkan kupon untuk di-stamp dan bermain di lima Area Games Seru, seperti lempar kaleng, bola gelinding, menara bola, karung terbang dan tembak gelas.

“Mereka yang berhasil mengumpulkan tiga stempel berhak membawa pulang ‘Paket Bingkisan 17an IM3’ yang berisi Minyak Goreng, Gula, dan Beras. Sedangkan, pengunjung yang berhasil mengumpulkan lima stempel akan mendapatkan hadiah langsung dan ikutan Wheel of Fortune untuk memenangkan Grand Prize menarik, seperti voucher belanja hingga smartphone,” ungkapnya.

Keseruan Pesta Rakyat IM3 juga bisa dinikmati oleh seluruh pelanggan IM3 secara digital melalui aplikasi MyIM3 yang menghadirkan berbagai permainan dan hadiah menarik. Pelanggan IM3 bisa mengikuti berbagai permainan seru bertemakan kemerdekaan yang berkesempatan mendapatkan hadiah iPhone 14 Pro Max, menikmati promo paket data Freedom Internet, diskon 50% redeem reward IMPOIN, bonus kuota hingga 78 GB, diskon 30% dari berbagai merchants favorit pelanggan, serta penawaran spesial lainnya.

Sebelumnya, IM3 sukses menghadirkan kolaborasi empat musisi perempuan lintas generasi seperti Vina Panduwinata, Nadin Amizah, Feby Putri, dan Idgitaf yang menyanyikan kembali lagu ‘Negeriku’ dalam rangka menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia ke-78 tahun. Kampanye ini hadir untuk menginspirasi generasi muda agar terus melestarikan berbagai tradisi merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh kebebasan bersama produk unggulan IM3, Freedom Internet, yang juga memberikan kebebasan untuk pelanggannya terhubung satu sama lain tanpa khawatir dengan akses internet 24 jam yang bisa digunakan dimanapun dan kapanpun serta tersedia berbagai pilihan kuota sesuai kebutuhan komunikasi pelanggan.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kampanye “Rayakan Kemerdekaanmu dengan Freedom Internet” dan acara Pesta Rakyat IM3, pelanggan dapat langsung mengunjungi im3.id/kemerdekaan. (rel/ram)

PS Forkopimda Sergai Kalahkan PGRI Sei Bamban 5 gol Tanpa Balas

BANTUAN: Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H. Adlin Tambunan saat pemberian bantuan beras kepada guru honorer. ( fad)

SEI BAMBAN, SUMUTPOS.CO – Tim PS Forkopimda Sergai berhasil kalahkan tim PGRI Kecamatan Sei Bamban pada laga silaturahmi yang digelar, di lapangan sepakbola Desa Sei Bamban Estate Kecamatan Sei Bamban, Jumat (18/8/2023).

Adapun daftar pencetak gol pada laga tersebut Ketua DPRD Sergai M Ilham Ritonga ( 2 gol) Kapolres Sergai AKBP Oxy ( 1 gol) Bupati Sergai Darma Wijaya ( 1 gol ), Wabup Sergai Adlin Tambunan serta Syahrial Nasution masing masing 1 gol.

Tim PS Forkopimda Sergai diperkuat diantaranya Bupati Sergai Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Ketua DPRD Sergai Ilham Ritonga, Wakil Bupati Adlin Tambunan, Ketua KONI Sergai Aspul A Lubis, Ketua PWI Sergai Edi Saputra.

Kemudian Kasat Intelkam Polres Sergai AKP Siswoyo (penjaga gawang) ,mantan pemain PSDS Imam Faisal, Arifin Sinaga, Misriadi serta sejumlah Wartawan media cetak, onkine dan televisk dengan Manajer Darmawan (Sekretaris PWI Sergai).

Tim PS PGRI Kecamatan Sei Bamban di perkuat guru-guru SD dan SMP serta Kepala SD, sedangkan Tim PS Kecamatan Sei Bamban diantaranya Camat Sei Bamban M Fazar Kurniawan yang baru dilantik menjadi Camat Pantai Cermin, Kepala Desa Sei Bamban Fadly Lubis, Kepala Desa Penggelangan Ibaskoro, Kepala Desa Sei Bamban Estate M.Ali, Kepala Desa Pon Andriatno serta Komisi Wasit Askab PSSi Sergai Sumitro.

Turut menyaksikan laga silaturahmi tersebut Ketua TP PKK Sergai Hj Rosmaida Darma Wijaya, Wakil Ketua DPRD Sergai Siswanto, Anggota DPRD Sergai Fraksi PDI Perjuangan Yusnani, mewakili Kajari Sergai Tulus, Sekretaris Disdik Sergai Agus Salim Berutu, para Kabid Disdik Sergai, Ketua BM3 Sergai Yunasril, Korwil Sei Bamban, sejumlah Kepala SDN dan SMPN di Sergai, seratusan guru SD dan SMP serta ratusan masyarakat Kec. Sei Bamban yang menyaksikan pertandingan.

Acara diakhiri dengan penyerahan bingkisan batik kepada dua orang guru honorer, serta penyerahan bantuan beras kepada belasan guru honorer dari Bupati dan Wabup Sergai. (fad/ram)

Keluarga Korban Pembunuhan Datangi Kejaksaan Dairi karena Kecewa Terhadap Tuntutan Jaksa

DATANGI: Keluarga Friendly Hutapea, korban pembunuhan dan warga Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, mendatangi Kejaksaan Negeri Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.CO.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Keluarga almarhum, Friendly Hutapea (41) korban pembunuhan warga Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Dairi, Jumat (18/8/2023).

Kedatangan keluarga korban dan warga Desa Lau Bagot, mempertanyakan apa dasar jaksa penuntut umum (JPU), menuntut terdakwa, JS (32) hanya hukuman penjara 20 tahun.

Padahal, pasal yang dipersangkakan terhadap JS yaitu pasal 340 pembunuhan berencana. Atas dakwaan itu, keluarga korban dan tokoh masyarakat Desa Lau Bagot, mengaku sangat kecewa terhadap JPU dan Kejaksaan Negeri Dairi.

Kekecewaan itu disampaikan abang korban, Rugun Hutapea (42) bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama, Desa Lau Bagot, Saut Lumbanbatu (58),
Parsaoran Sihite (49) serta warga Desa Lau Bagot, Fery Simbolon (44), Cinta Situmorang (45), Mangatur Purba (55) serta ibunda, Friendly, Ramly boru Marbun (67) ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Dairi di Sidikalang kemarin.

Saut Lumbanbatu dan Parsaoran Sihite menegaskan, pasca dakwaan disampaikan JPU pada sidang kedua di Pengadilana Negeri Sidikalang, Rabu (16/8) lalu. Keluarga korban dan warga Desa Lau Bagot, sangat kecewa tuntutan disampaikan jaksa terhadap terdakwa hanya 20 tahun penjara.

Padahal, kata keduanya, warga berharap agar sipelaku dituntut hukuman mati atau hukuman maksimal seumur hidup.

“Jadi, kedatangan kami ke Kejaksaan Dairi, mendorong supaya JPU mempertimbangkan kembali dakwaan itu. Sebab, warga Desa Lau Bagot sudah sangat resah atas perilaku terdakwa selama ini. Pelaku kerap bertindak kasar terhadap warga kampung,” ungkapnya.

Mereka mengaku, masyarakat akan ketakutan jika sipelaku keluar. Karena terbukti, dipersidanganpun pelaku mengancam saksi yang memberikan keterangan.

Relawan hukum dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Dairi, Robinson Simbolon saat mendampingi keluarga korban dan warga mengatakan, kedatangan mereka untuk mempertanyakan apa pertimbangan jaksa sehingga memilih menuntut terdakwa 20 tahun.

“Pada persidangan tidak ada yang meringankan terdakwa, bahkan di pengadilan masih mengancam saksi, tetapi malah hanya dituntut 20 tahun penjara,” katanya.

Abang kandung korban, Rugun Hutapea mengungkapkan, mengatakan, akibat perbuatan terdakwa, putri almarhum adiknya, Grace Stevany Hutapea (14) yang sekarang duduk di kelas 3 SMP negeri 1 tTigalingga, jadi yatim piatu.

“Kami mohon kepada JPU dan Hakim, supaya adil dalam menangani perkara dimaksud,” ujarnya.

Sementara itu, kedatangan warga diterima Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Erwinta Tarigan dan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum, Adi Limbong.

Kasi Pidum yang juga JPU dalam perkara itu, Adi Limbong kepada keluarga korban dan warga mengatakan, menurut pertimbangan dan pembuktian dilakukan secara maksimal.

“Dan setelah meminta petunjuk pimpinan, tuntutan 20 tahun penjara terhadap terdakwa sudah tepat. Jika keluarga menganggap tuntutan tidak tepat, saya bersedia menerima ganjarannya,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan terhadap korban, Friendly Hutapea terjadi, Senin (6/3/2023). Pada saat melakukan pembunuhan, pelaku masih sandang bebas bersyarat.

Karena pada kasus pertama, pelaku sudah dijatuhi hukuman karena menganiaya korban. Pelaku divonis hakim 1 tahun 10 bulan. Dan baru menjalani hukuman 8 bulan. Terdakwa, JS yang menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Sidikalang, bebas bersyarat pada bulan Maret 2023 lalu.(rud/ram)

Pembangunan AMP Milik PT KMP di Dairi Belum Ada Ijin

TINJAU: Anggota DPRD Dairi, Hendra Tambunan, Alfriansyah Ujung dan Jembal Putra Ginting, saat meninjau lokasi pembangunan AMP milik PT KMP di Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan, Rabu (16/8/2023) lalu.RUDY SITANGGANG/SUMUTPOS.CO.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Kabupaten Dairi, Hendra Tambunan, Alfriansyah Ujung dan Jembal Putra Ginting, meninjau lokasi pembangunan di Desa Bangun 1, Kecamatan Parbulian, Dairi, Rabu (16/8/2023) yang lalu.

Dari kunjungan tersebut, ketiganya menyatakan bahwa pembangunan peralatan produksi campuran beraspal panas atau Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT KMP di Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, belum memiliki ijin.

Alfriansyah Ujung mengatakan masyarakat bertanya-tanya pembangunan apa yang sedang berlangsung di Desa tersebut. Dari pengakuan warga, warga mereka tidak mengetahui terkait pekerjaan konstruksi tersebut.

“Ketika memperoleh informasi dari masyarakat, kita langsung mempertanyakanya kepada pihak terkait yakni Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSPK), Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUTR, katanya, pihak perusahaan yakni PT KMP belum mengurus ijin,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Hendra Tambunan, bahwa pihaknya merasa heran karena sudah ada pengerjaan konstruksi. Padahal, perusahaan harus melengkapi ijin dulu baru melakukan konstruksi.

“Banyak ijin yang harus dilengkapi. Pembangunan peralatan produksi Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT KMP ini, harus memiliki ijin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal),” ungkapnya.

Sebab, AMP termasuk limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Sehingga, kata Hendra, kajian lingkunganya harus lengkap. Apalagi, lokasi AMP di area permukiman warga.

“Kita tidak mau ada warga jadi korban,,” ucapnya lagi.

Untuk itu, DPRD Dairi, mendesak Pemkab Dairi supaya menghentikan kegiatan pembangunan AMP itu sebelum ada ijin.

Mereka mendorong Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, supaya perintahkan Satpol PP menghentikan semua aktivitas dilokasi itu sebelum ijin dimiliki perusahaan dimaksud.

Kepala Desa Bangun 1, Kecamatan Parbuluan, Arles Pakpahan dikonfirmasi, Jumat (18/8/2023) membenarkan, bahwa pembangunan yang ada sekarang di Desanya, untuk membangun AMP milik PT Karya Murni Pekasa (PT KMP).

Kades mengaku, tanah atau lokasi pembangunan AMP, merupakan miliknya.

“Benar, tanahnya seluas 1,5 hektare disewa PT Karya Murni Perkasa selama 10 tahun,” ujarnya.

Kades mengaku, telah menerbitkan surat ijin atau surat keterangan persetujuan dari warga. Dijelaskannya, ada 10 orang warga sekitar lokasi menandatangi.

Informasi diperoleh wartawan, untuk surat persetujuan dari warga, tidak cukup hanya 10 orang bertandatangan untuk mewakili ratusan kepala keluarga (KK) sekitar lokasi pembangunan AMP dimaksud.

Amatan wartawan di lokasi, Jumat (18/8/2023), pihak perusahaan tidak mengindahkan pernyataan DPRD untuk menghentikan aktivitas karena belum memiliki ijin. Tanpak, sejumlah alat dan bekerja melakukan pekerjaan dilokasi. (rud/ram)