27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1237

Wabup Sergai Kukuhkan 33 Paskibra HUT ke-78 RI

BERSAMA: Wabup Sergai H. Adlin Tambunan bersama para paskibra Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2023. ( fad)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan mengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) Kabupaten Sergai tahun 2023 sebanyak 33 orang, di lapangan Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (15/8/2023).

Membuka sambutannya, Wabup Sergai menyampaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), merupakan peristiwa bersejarah dari bangsa ini, yang pantas diperingati untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dan pendahulu, yang telah merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.

Ia menyebut perjuangan panjang telah ditempuh oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa raga, berjuang dengan keihlasan hati , semangat yang berkobar dan pantang menyerah, demi tegaknya Indonesia Raya .

“Kini kita telah merasakan kemerdekaan, generasi muda sangatlah diharapkan untuk mempertahankan kemerdekaan, serta mengisi kemerdekaan itu dengan karya nyata, yang berguna bagi bangsa dan negara, karena sebagai generasi penerus bangsa, sebagai calon intelektual di masa yang akan datang, mempunyai peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu kreativitas pemuda dan inovasi, memiliki potensi yang sangat besar dalam menghadapi tantangan di dalam kehidupan ini,” ucapnya.

Selanjutnya ia menyampaikan, sekarang ini publik dihadapkan kepada permasalahan inflasi global dunia sehingga berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dalam berbagai sektor kebutuhan sehingga pemerintah wajib menjembatani terkait kebutuhan tersebut dan mengambil suatu kebijakan yang dapat membantu masyarakat sesuai dengan tema HUT ke-78 RI yaitu “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

Dalam kegiatan hari ini, Adlin Tambunan menyebut proses pengukuhan anggota Paskibraka, merupakan sebuah proses upacara, yang menyatakan bahwa para calon Paskibraka telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk diberikan kepercayaan dan penghormatan, serta pengakuan menjadi anggota Paskibra.

“Tugas anggota Paskibra bukan tugas yang ringan dan gampang, tugas ini membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang luar biasa, namun demikian kami yakin setelah menjalani pembinaan dan penggemblengan pada masa karantina dari pelatih, yang terlibat secara langsung di dalam pelatihan, adik-adik akan mampu melaksanakan tugas tersebut. Untuk itu kami memberikan kepercayaan secara penuh, kepada seluruh anggota paskibraka yang akan bertugas nantinya,” ucap Adlin.

Menurut Wabup, pelatihan dan pembinaan pada dasarnya merupakan ujian yang jika dilihat sepintas, merupakan hal berat dan melelahkan, namun ia meyakini di balik itu semua, banyak hal positif yang akan didapati dan memberikan manfaat, bukan hanya untuk saat ini namun juga untuk masa depan, di mana mereka dapat menjadi contoh dan tauladan bagi pemuda dan pemudi lainnya.

“Tunjukkan semangat, sifat, perilaku yang terpuji, yang dapat dibanggakan bagi lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara. Pada HUT Kemerdekaan RI nanti, kalian semua akan mengemban tugas, menaikkan dan menurunkan bendera merah putih sebagai simbol negara kita. Oleh karena itu berbuatlah yang terbaik, laksanakanlah tugas mulia dalam mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih, pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 RI, tanggal 17 Agustus 2023 dan jadikanlah kegiatan ini menjadi bagian yang penting dalam perjalanan kehidupan menuju masa depan yang dicita-citakan,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Adlin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggitingginya kepada panitia dan pelatih yang telah bertugas mendidik anggota Paskibraka tahun 2023.

“Tetaplah menjaga kebersamaan dan keutuhan di antara kalian. Kami ucapkan selamat bertugas,” tandasnya.

Pengukuhan ini juga diikuti oleh para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan Camat. ( fad/han)

Meriahkan HUT ke-27, SP-BUN PTPN III Gelar Pertandingan Sepak Bola

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Merayakan Hari Ulang Tahun ke-27 Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SP-Bun) PT Perkebunan Nusantara III (Persero), SP-Bun Basis kantor Direksi Operasional Medan menggelar turnamen sepak bola memperebutkan Piala Bergilir SPBUN.

Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 14 Agustus 2023 sampai 25 Agustus 2023 yang diikuti oleh seluruh Biro/Bagian di Kantor Direksi Operasional Medan.

Kegitan turnamen ini dibuka oleh SEVP Bussiness Support, H. Tengku Rinel dan Ketua Umum SP-Bun PTPN III (Persero), Rina Tanjung pada Senin (14/8) dengan ditandai penendangan pertama Kick Off pertandingan pembuka antara Bagian Umum dengan Bagian Operasional Pengadaan dan Teknologi Informasi

Dalam pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Kepala Biro Sekretariat H. Dhani Diansurya Hasibuan, Ketua SP-Bun Basis Kantor Operasional Medan, Zulkarnaen Sinaga.

“Ini merupakan ajang silaturahmi antar karyawan dan bagian/biro, maka itu diharapkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan dalam bertanding,” ujar H Tengku Rinel. (ila)

Pencuri Tiang Telkom Tewas Tersengat Listrik

CEK: Personel Kepolisian Polres Tebingtinggi bersama Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Muhammad Andika (23) warga Jalan Sudirman, Gang Pancasila Linkungkan III, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi tewas akibat diduga tersengat arus listrik di Dusun I, Desa Pabatu 1, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (14/8). Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto, Selasa (15/8) menerangkan bahwa personel piket SPKT Polres Tebingtinggi menerima informasi dari ayah korban, Isnardi (45) terkait dengan kematian anaknya yang tidak diketahui penyebab kematiannya.

Usai menerima informasi tersebut personel piket SPKT dan piket fungsi serta Inafis Polres Tebingtinggi langsung melakukan pengecekan terhadap jasad korban yang sudah berada di rumah duka. “Dari pihak keluarga didapat penjelasan jika keluarga tidak mengetahui penyebab kematian korban, yang saat itu jasad korban telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi,” ujarnya.

Menurut AKP Agus Arianto, pihak keluarga korban mengaku tidak diberitahukan apa penyebab kematian korban. Saat jasad korban dimandikan pihak keluarga menemukan kejanggalan, dimana dibagian leher dan kepala korban terdapat luka sehingga pihak keluarga mengadukan kematian korban kepada pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan diketahui jika sebelumnya korban pergi bersama dua temannya, Priandi (26) warga Jalan Padang Tualang, Lingkungan V, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi dan Vikri (20) warga Desa Naga kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai.

“Kepada polisi, Priandi mengaku dirinya bersama korban dan Vikri datang ke TKP, tepatnya di pinggir jalan di Dusun I, Desa Pabatu 1 untuk melakukan pencurian tiang Telkom. Namun saat mereka mencabut tiang Telkom tersebut, ujung dari tiang Telkom menyentuh kabel listrik PLN yang berada di atasnya sehingga mereka tersetrum dan terpental,” terang Agus.

Priandi kemudian menghubungi Bayu Lesmana (35) warga Jalan Pulau Sumatera, Lingkungan III, Kelurahan Persiakan untuk meminta tolong, yang kemudian membawa ketiganya ke RS Bhayangkara Tebingtinggi. Namun setibanya di rumah sakit korban meninggal dunia. Bayu Lesmana selanjutnya mendatangi kediaman korban dan memberitahukan keluarganya jika korban telah meninggal dunia di rumah sakit.

“Dari keterangan Bayu Lesmana diketahui jika dirinya membawa ketiganya menggunakan mobil ke rumah sakit Bhayangkara dalam keadaan lemas. Setibanya di rumah sakit pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia,” beber AKP Agus Arianto.

Kemudian, korban dikebumikan oleh pihak keluarganya di pemakaman umum Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. Sedangkan untuk kasus dugaan pencurian ini suda ditangani pihak kepolisian Polres Tebingtinggi. (Ian/azw)

Kejaksaan Sita Rp1,3 Miliar dari 2 Terpidana Korupsi Revitalisasi Perkebunan PT PSU

Kajari Medan Wahyu Sabrudin didampingi Kasipidsus dan Kasintel memegang barang bukti uang sitaan, Selasa (15/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menyita uang sebesar Rp1,3 miliar lebih dari Darwin Sembiring dan Heriati Chaidir, terpidana kasus korupsi revitalisasi perkebunan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), Selasa (15/8).

Kepala Kejari Medan, Wahyu Sabrudin mengatakan, terpidana Darwin Sembiring bersama-sama dengan terpidana Heriati Chaidir melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan sejak tahun 2007 sampai 2018.

“Pada dua kegiatan yakni kegiatan pelaksanaan proyek pengembangan areal PT Perkebunan Sumatera Utara di Desa Simpang Koje, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2007 sampai 2011 dan dengan kegiatan yang sama pada tahun 2011 sampai 2018 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp109.263.887.612,” ungkapnya didampingi Kasipidsus dan Kasintel Kejari Medan.

Dalam proses penyidikan, lanjut dia, ditemukan adanya lahan sawit yang masuk dalam kawasan hutan sehingga dilakukan penyitaan dan masih berproduksi.

“Sehingga hasil produksi dikumpulkan dalam rekening bersama di Bank BNI atas nama Perkebunan Sumatera Utara dan PTPN IV Operasional dengan nomor rekening 1335794303,” katanya.

Diketahui, luas tahan sawit yang masuk dalam kawasan hutan masih berproduksi tersebut seluas 626,08 Ha. “Dari hasil produksi sampai dengan inkrahnya perkara tersebut menghasilkan uang negara sebesar Rp1.335.666.154,” sebut Wahyu.

Dijelaskannya, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 973K/Pid.Sus/2023 tanggal 28 Maret 2023 dan Putusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan Nomor : 34/Pid.Sus/2022/PT.Medan tanggal 19 September 2022, yang menyatakan bahwa uang yang berada direkening penampung sementara pada Bank BNI dirampas untuk negara.

“Sedangkan lahan tersebut dikembalikan kepada Kementerian Kehutanan,” pungkasnya.

Diketahui, Pengadilan Tipikor Medan menghukum terdakwa Darwin Sembiring selaku Ketua Panitia Ganti Rugi yang juga Manajer Kebun Simpang Koje tahun 2007-2010 dengan pidana penjara selama 9 tahun, denda Rp750 juta, subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu, Darwin Sembiring juga dihukum pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13 miliar, subsider 5 tahun penjara.

Namun pada putusan banding di Pangadilan Tinggi (PT) Medan, hukuman terdakwa Darwin Sembiring diperberat menjadi 16 tahun penjara, denda Rp800 juta subsider 6 bulan kurungan. Kemudian dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp13 miliar lebih, subsider 5 tahun penjara.

Sementara, terdakwa Ir Heriati Chaidir selaku Direktur PT PSU periode 2007 hingga 2010 divonis paling ringan yakni 1 tahun penjara dan denda Rp200 juta, subsider 1 bulan kurungan, tanpa membayar uang pengganti.

Terdakwa M Syafi’i Hasibuan sebagai Manager Kebun Simpang Koje tahun 2011-2013 divonis selama 3 tahun penjara dan denda Rp300 juta, subsider 3 bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp1,4 miliar, subsider 2 tahun penjara. (man/azw)

Pemkab Dairi Sambut HUT ke-78 RI, Jimmy Salurkan Tali Asih ke Panti Asuhan

SERAHKAN: Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, menyerahkan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, Senin (14/8).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing, kembali menyalurkan tali asih kepada anak yang ada di Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, Senin (14/8) lalu.

Kunjungan sosial ini, rutin dilakukan Pemkab Dairi jelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Dan pada 2023 ini, Pemkab Dairi kembali menggelar kegiatan tersebut.

“Kami kembali melakukan kunjungan dalam rangkaian kegiatan sosial menyambut HUT ke-78 RI. Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini, hasil perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan yang patut kita syukuri,” ungkap Jimmy.

Dalam arahannya, Jimmy pun berharap, anak-anak yang ada di Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, dapat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Kami berharap kalian jadi pemimpin di masa depan. Semoga dengan kehadiran Pemkab Dairi, menjadi motivasi meraih cita-cita kalian,” tuturnya.

Hal sama disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Romy Mariani Simarmata. Dia berharap, anak-anak di panti asuhan tersebut, menjadi generasi masa depan bangsa yang akan melanjutkan kepemimpinan. Romy berpesan, agar anak-anak bekerja keras serta rajin belajar.

Kepala Panti Asuhan Perpulungen, Deny Elfriansyah, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Dairi, karena sudah memberi atensi bagi anak-anak di panti asuhan itu. Dia menyebutkan, jumlah anak yang berada di panti asuhan terebut, ada sebanyak 60 orang, 27 laki-laki dan 33 perempuan. (rud/saz)