Home Blog Page 1257

Soal Buruh Minta Kenaikan Upah, Bobby Cari Jalan Solusi

Bobby Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku tengah mencari solusi terkait masalah upah yang dituntut kalangan buruh di Kota Medan. Pasalnya untuk mencari solus tersebut, pihaknya harus terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspek, agar pengusaha dan buruh sama-sama tidam dirugikan.

“Jadi selama ini kami selalu berdiskusi bersama teman-teman buruh dan pekerja, termasuk Dewan Pengupahan Kota Medan untuk membahas masalah pengupahan ini,” ucap Bobby, Jumat (11/8).

Dikatakan Bobby, dari diskusi-diskusi yang digelar, pihaknya berharap munculnya solusi yang bijak menyangkut masalah pengupahan tersebut.

“Artinya, permasalah upah ini kita cari jalan keluar yang sama-sama menguntungkan bagi semua pihak, terutama para tenaga kerja maupun pelaku usaha di wilayah Kota Medan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chandra Simbolon menerangkan, saat ini upah minimum kota (UMK) Medan telah mengalami peningkatan.

“UMK kita tahun ini telah naik sekitar 7,52 persen atau sebesar Rp253.472 menjadi Rp3.624.117 per 1 Januari 2023 lalu,” jelasnya.

Chandra menerangkan, diskusi pengupahan tersebut akan terus mereka lakukan setiap tahunnya. “Kami berkomitmen agar dalam masalah pengupahan ini bisa kita cari bersama solusinya dan bisa saling menguntungkan,” terangnya.

Dijelaskan Chandra, hal tersebut sudah disahkan dan disetujui oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada 7 Desember 2022 lalu. Kemudian, Chandra menyebutkan bahwa Kota Medan merupakan kota dengan UMK terbesar di Sumut. (map/ila)

Intensitas Hujan Tinggi Berpotensi Banjir, Dinas SDABMBK Targetkan Drainase Tuntas Desember

DRAINASE: Pekerja memasang U-Ditch untuk pengerjaan proyek drainase di Jalan Bahagia Medan, Kamis (3/8) lalu. Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstrukti Kota Medan menargetkan pengerjaan drainase rampung Desember 2023.Refinaldi Setiawan/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Intensitasi hujan yang tinggi beberapa hari belakangan membuat beberapa titik di Kota Medan kerap tergenang banjir. Buruknya kondisi saluran drainase pun dianggap menjadi penyebab air lama surut dari badan jalan.

Kabid Drainase Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstrukti Kota Medan, Gibson Panjaitan saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa saat ini proses pengerjaan drainase tengah dilakukan di 21 Kecamatan di Kota Medan.

“Saat ini masih terus berlangsung pengerjaannya secara serentak. Ada beberapa kawasan yang pengerjaannya sudah selesai, namun kalau dikalkulasi sekitar 20 persen yang sudah selesai,” ucap Gibson, Jumat (11/8).

Gibson menyebutkan, pihaknya menargetkan seluruh pengerjaan drainase selesai pada bulan Desember 2023 nanti. “Secara keseluruhan, awal atau pertengahan bulan Desember 2023 nanti semua pengerjaan selesai. Kita akui akibat pengerjaan yang berlangsung sekarang, kondisi lalu lintas sedikit terganggu. Oleh sebab itu, kita terus mengefisiensikan waktu pengerjaan,” kataya.

Saat disinggung mengapa kawasan Lapangan Merdeka yang terus banjir, Gibson menyebut bahwa hal itu dikarenakan adanya revitalisasi Lapangan Merdeka dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan.

“Karena ada pengerjaan, tanah-tanah bekas galian itu akan masuk ke drainase, sehingga drainase terganggu dan banjir saat hujan turun. Tapi meski begitu, seminggu sekali kita tetap melakukan normalisasi di sana,” ujarnya.

Untuk kawasan Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya, jelas Gibson, semua muara air nya ke Sungai Sei Sikambing. Dan saat ini, pihaknya masih menunggu pengerjaan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) yang akan membuat sodetan dari Sungai Sei Sikambing ke Sei Belawan.

“Jadi nanti air dari Sungai Sei Sikambing akan diarahkan ke Sei Belawan, sehingga debit air nya berkurang. Saat ini masih tahap lelang di BWS dan ditargetkan selesai tahun ini juga. Sembari menunggu pengerjaan BWS, normalisasi terus kita lakukan bersama kelurahan dan kecamatan. Sebab kita tidak ingin menunggu karena keterbatasan waktu,” katanya.

Dalam mengatasi permasalahan banjir, sambung Gibson, pihaknya juga tengah melakukan normalisasi di pertemuan antara Sungai Sei Sikambing dan Sungai Deli.

“Saat ini masih digali karena sudah banyak sedimen-sedimen di sana. Dengan normalisasi itu, mudah-mudahan banjir di Kota Medan bisa teratasi,” pungkasnya.(map/ila)

Deklarasi Akbar Papera Sumut, Sudaryono: Prabowo Presiden, Kesejahteraan Pedagang Terwujud

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dihadiri ratusan anggota dan pengurus, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota se-Sumut menggelar Deklarasi Akbar di Jalan Saudara, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (12/8/23).

Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Gerindra dan Mars Papera serta tarian persembahan.

Mewakili Ketua DPC Gerindra Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Papera Sumut yang telah memberikan sumbangsih terhadap pemenangan Prabowo menjadi Presiden RI.

“Selamat bekerja kepada Papera Sumut, semoga apa yang dicita-citakan bisa terwujud, termasuk kesejahteraan pedagang. Oleh sebab itu, semua harapan bersama itu harus dibarengi dengan kerja keras, termasuk pemenangan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI ke-8 periode 2024-2029,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Papera Sudaryono mengatakan, Prabowo Subianto merupakan calon presiden (capres) paling kapabel dan mengerti soal pedagang. Sebab, Ketua Umum Partai Gerindra itu 10 tahun menjadi ketua pedagang se-Indonesia.

“Mari kita sama-sama bekerja keras dan berusaha dalam memenangkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden. Prabowo Presiden, kesejahteraan pedagang terwujud,” katanya.

Dijelaskannya, setiap kontestasi politik suasana akan memanas. Meski begitu, dirinya mengimbau kepada Papera untuk tidak menjelek-jelekkan kandidat capres lain.

“Semua kandidat presiden baik, namun yang terbaik Prabowo Subianto. Ke depannya cukup sebarkan virus kebaikan, yakni Prabowo Presiden. Jangan pernah berhenti menyebarkan virus kebaikan,” imbaunya.

Sedangkan Ketua Papera Sumut terpilih Suhendri SH dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang turut andil dalam acara deklarasi ini.

“Terima kasih rekan-rekan yang rela meluangkan waktu, tenaga dan materi. Semoga semua harapan kita para pedagang yang tergabung di Papera Sumut bisa terwujud,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Pembina Papera Sidaryono memberikan bantuan 1000 set top box telivisi kepada seluruh anggota Papera. (map)

Peresmian Universitas Murni Teguh Tandai Era Baru Pendidikan di Sumatera Utara

PUKUL GENDANG: Peresmian Universitas Murni Teguh ditandai dengan pemukulan gendang.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti Kemendikbudristek Dr. Lukman ST, M.Hum meresmikan Universitas Murni Teguh di Auditorium Jalan Kapten Batu Sihombing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (12/8/2023).

Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gondang sambilan dan pemotongan tumpeng oleh Lukman bersama Anggota DPR RI Dr. Sofyan Tan; Dean of Students Singapore University of Social Sciences (SUSS) Dr. Yap Meem Sheng; Founder KPN Corp & Co Founder Wilmar International Martua Sitorus; Ketua Yayasan Tapeumulia Bangsa Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT; Presiden Komisaris Rumah Sakit Murni Teguh Tjhin Ten Chun; Kepala BPH Penyelenggara Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia Erik Tjia; Rektor Universitas Murni Teguh Dr. Chandra Situmeang, SE, MSM, M.Pd, Ak, CA; Ketua Tim Penggabungan Perguruan Tinggi Seriga Banjarnahor, S.Kep, Ns, MARS dan lainnya.

Dalam arahannya, Lukman menyampaikan hadirnya Murni Teguh University membuka lembaran, sejarah dan babak baru dalam dunia pendidikan di Sumut yang diharapkan menjadi perguruan tinggi unggul dan berkelas dunia.

“Jangan puas diri dan hanya mengejar Akreditasi Unggul tetapi kejar akreditasi internasional sehingga lulusan Universitas Murni Teguh bisa bersaing dalam dunia internasional,” tegas Lukman.

Dia juga meminta Murni Teguh University menyiapkan program studi yang mau dibuka. Namun, Lukman menyarankan agar program studi yang dibuka hendaknya diminati oleh generasi saat ini.

“Untuk menyiapkan SDM unggul yang dapat dibanggakan, maka harus berkonsolidasi, membuka prodi yang diminati di masa datang/kekinian,” ungkapnya.

Dia juga berharap, Murni Teguh University menyiapkan beasiswa bagi siswa kurang mampu dan berprestasi. Sebab, katanya, anggaran Kemendikbudristek sangat terbatas jadi tidak mungkin berbagi dengan 4400 universitas di Indonesia.

“Saya yakin Pak Martua Sitorus mendirikan Universitas Murni Teguh ini bukan mencari kaya, tetapi niatnya untuk membantu membangun SDM bangsa yang unggul dan berkelas dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Sofyan Tan menyampaikan 3 syarat yang harus dipenuhi Universitas Murni Teguh agar menjadi universitas baik.

“Pertama harus ada jaminan keberlanjutan pendidikan, kualitas dan memiliki unsur-unsur menjaga lingkungan hidup. Kedua, menghasilkan lulusan yang layak dalam peroleh pekerjaan, lulusannya harus mampu mejawab permasalahan di masyarakat dan bermanfaat bagi banyak orang. Ketiga, mengendepankan penelitian yang bermanfaat bagi banyak orang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tapeumulia Bangsa Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT berharap, bisa lebih banyak lagi mendidik anak bangsa baik secara ilmiah maupun karakter building dan fisik, serta berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship) menjadi insan yang siap pakai di masyarakat.

“Dalam hal ini, kampus kami ingin mendidik anak bangsa secara nasional dan internasional yang kita harapkan dapat bersaing dengan lulusan luar negeri,” katanya.

Dia juga berharap, Universitas Murni Teguh dapat menjadi pilihan bagi insan berkualitas dan berkarya bagi nusa dan bangsa di dalam maupun luar negeri.

“Kami menyediakan pendidikan untuk semua anak bangsa, orang kaya oke, orang tidak mampu oke, yang penting dia mau belajar, pintar anaknya, tapi tidak mampu keuangannya, silakan minta beasiswa. Kami siapkan banyak beasiswa untuk anak-anak yang mau belajar, yang penting ada niat mau sekolah,” tegasnya sembari mengharapkan, 2024 Universitas Murni Teguh sudah membuka Fakultas Kedokteran.

Ketika ditanya latar belakang mendirikan Universitas Murni Teguh, Mutiara menjawab, pendiri Martua Sitorus ingin mendidik anak bangsa agar standardnya di tingkatkan sehingga Indonesia akan jaya dan maju. “Seperti yang apa founder kita katakan Pak Martua Sitorus, kita sudah mendapat berkat dari Tuhan, saatnya kita menyalurkan berkat salah satunya melalui pendidikan ini,” ungkapnya.

Sedangkan Rektor Universitas Murni Teguh Dr. Chandra Situmeang, SE, MSM, M.Pd, Ak, CA menyampaikan, saat ini terdapat dua fakultas yakni kesehatan dan sosial, dengan jumlah sembilan program studi yaitu S1 Hukum, S1 Manajemen, S1 Sistem Informasi, S1 Fisioterapi, S1 Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan D3 Kebidanan yang berada di Kampus Utama di Kabupaten Deliserdang. Sementara itu, terdapat Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yakni S1 Akuntansi dan S1 Manajemen berada di Pematangsiantar.

Universitas Murni Teguh ini merupakan penggabungan dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Murni Teguh di Kabupaten Deliserdang dengan Sekolah Tinggi Akuntansi dan Manajemen Indonesia (STAMI) di Pematangsiantar.

Universitas Murni Teguh ini juga merupakan perguruan tinggi swasta yang diberikan izin pertama sekali dalam pembukaan PSDKU di Sumatera Utara. Universitas Murni Teguh juga memiliki fasilitas yang lengkap dalam mendukung kegiatan belajar – mengajar (ruang perkuliahan, laboratorium, tempat ibadah, perpustakaan, sarana olahraga, auditorium, staf pengajar yang profesional) dan tersedia beragam program beasiswa yang ditawarkan.

“Harapannya Universitas Murni Teguh dapat menjadi pilihan bagi insan berkualitas dan berkarya bagi nusa dan bangsa di dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (ila)

20 Siswa SMA Dilatih Calon Paskibra Toba

PEMBUKAAN: Wakil Bupati Kabupaten Toba, Tonny M Simanjuntak membuka acara Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Toba Tahun 2023, di Aula Hotel Sumatera, Balige, Kamis sore (3/8) kemarin.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Kabupaten Toba, Tonny M Simanjuntak membuka acara Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Toba Tahun 2023, di Aula Hotel Sumatera, Balige, Kamis sore (3/8) kemarin.

Para siswa-siswi dari sejumlah SMA/Sederajat yang ada di Kabupaten Toba tersebut akan dilatih oleh TNI dari Kodim 0210/TU selama 17 hari ke depan. Kepada para calon anggota Paskibra, Tonny M Simanjuntak berpesan agar para siswa benar-benar fokus mengikuti latihan, dan mengikuti semua arahan dan bimbingan para pelatih.

“Semasa sekolah, menjadi anggota Paskibra adalah impian saya. Sayangnya impian itu tidak tercapai. Jadi untuk kalian semua anak-anak kami, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pesan Wakil Bupati, Tonny M Simanjuntak.

Selain menjaga kesehatan, para calon anggota paskibra yang akan bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada 17 Agustus mendatang di tingkat kabupaten, para siswa juga diminta untuk menjaga pola tidur.

“Semua mata peserta upacara, termasuk masyarakat yang hadir pada upacara itu, akan tertuju pada kalian. Jadi jangan melakukan kesalahan sekecil apapun. Kalian harus kompak, harus solid,” kata Tonny Simanjuntak.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati Toba, Poltak Sitorus agar para calon paskibra tetap bersemangat selama mengikuti pelatihan.

Kepada wartawan, Tonny Simanjuntak mengatakan bahwa para siswa itu akan dilatih dan dibina oleh TNI. Semua sarana dan kebutuhan para siswa juga akan disediakan oleh Pemkab Toba. “Jadi mereka akan dipusatkan di sini dan akan dilatih oleh TNI. Makannya, penginapannya, semua kita tanggung,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa Kabupaten Toba patut berbangga, sebab tahun ini terdapat 2 orang pelajar SMA asal Toba yang ikut menjadi anggota Paskibra di tingkat provinsi.

Turut hadir Kaban Kesbangpol Kabupaten Toba Josib Broztito Sianipar, Danramil 17 Balige/0210/TU Kapten Inf B Siboro, Anjurmin Siburian selaku mewakili Kacabdis Pendidikan VIII Provinsi Sumut, para pelatih, dan anggota panitia lainnya.(*/mag-10/azw)

Tingkatkan Kompetensi Guru, Pemkab Toba Gandeng Yayasan Teknologi Indonesia Jaya

SAMBUTAN: Bupati Toba, Poltak Sitorus menyambut kehadiran Prof Johanes Surya di Kabupaten Toba, Senin (7/8) kemarin.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bupati Toba, Poltak Sitorus menyambut baik kembali kehadiran Prof Johanes Surya di Kabupaten Toba untuk peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan peserta didik melalui metode Gasing.

Gasing adalah singkatan dari Gampang, Asik dan Menyenangkan. Jadi pembelajaran matematika dengan metode gasing yaitu bagaimana caranya agar pelajaran matematika itu dapat dipahami oleh peserta didik dengan gampang, asik dan menyenangkan.

Kehadiran Johanes Surya yang ahli Fisika dan Matematika ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Bupati Toba, Poltak Sitorus dengan Johanes Surya dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya .

Penanda tanganan yang disaksikan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba,Rikardo Hutajulu digelar di Ruang Kerja Bupati Toba, Balige, Senin (7/8).

Poltak Sitorus dalam tanggapannya mengakui bahwa pelajaran seperti matematika bisa menjadi sangat disukai kalau guru itu menetapkan metode yang menyenangkan.

Hal ini juga berdasarkan pengalaman pribadinya yang menyenangi mata pelajaran Fisika dan Matematika karena gurunya yang luwes serta memberikan motivasi di dalam kelas.

Sementara Johannes Surya mengatakan saat ini di daerah 85 persen di bawah standar numerasi.Numerasi adalah kemampuan matematika dasar. Dengan metode gasing yang diterima guru nantinya bisa membuat siswa memperoleh tambahan skil dan logika berpikir unggul.

Diterangkannya berdasarkan pengalaman dibutuhkan persiapan dua tahun menuju ajang olimpiade. “Juga harus dimulai sejak kecil (SD), jadi tidak ada yang instan , kemudian fisik harus dalam kondisi bugar karena intensnya aktivitas siswa. Dengan metodenya siswa dari tingkat zero bisa dua minggu kemudian bisa perkalian dua digit,” terangnya.

Setelah berdiskusi cukup lama, Bupati Toba Poltak Sitorus dan Prof Johanes Surya bersepakat juga akan kuncinya belajar matematika adalah dengan fun (gembira). (*/mag-10/azw)

Proklim Diharap Jadi Karakter Masyarakat Kota Tebingtinggi

KESEPAKATAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani didampingi Kadis Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi HM Hasbie Ashshidiqi bersama lima camat hadir terkait kesepakatan Proklim.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani berharap kiranya Program Kampung Iklim (Proklim) bukan hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi bagian yang nyata untuk membentuk karakter masyarakat Kota Tebingtinggi. Termasuk, anak keturunan supaya daya tahan lingkungan ini bertahan sampai anak cucu dan generasi seterusnya.

Hal itu diungkapkan Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani dalam bimbingan dan arahannya dalam Sosialisasi Program Kampung Iklim tahun 2023 yang digelar Pemerintah Kota Tebingtinggi (Pemko) melalui Dinas Lingkungan Hidup, di ruang Aula gedung Balai Kota, Jumat (11/8).

“Kegiatan hari ini banyak sisi positifnya, yang mana dalam kehidupan keseharian kita banyak bersinggungan dengan lingkungan hidup, paling tidak ada urusan dengan tanah, perairan dan udara. Sementara lingkungan hidup yang kita hidup didalamnya memiliki keterbatasan dan akan berkurang dari waktu ke waktu dengan perubahan iklim yang terjadi,” ujar Syarmadani.

Lebih lanjut Syarmadani mengajak masyarakat Kota Tebingtinggi secara bersama-sama untuk tetap melakukan sosialisasi Proklim dan menjaga lingkungan hidup.

Ini memang bukan pekerjaan instan, kita perlu sosialisasi terus. Apapun intinya yang kita lakukan pertama mengurangi tekanan kepada lingkungan hidup.

“Kedua, menambah lahan penghijauan, mengurangi sampah, mengurangi penggunaan energi berlebihan. Mudah-mudahan daya lingkungan ini bisa semakin panjang dan lingkungan hidup pun bersahabat dengan kita,” ujarnya. (ian/azw)

Hadiri Pelantikan Pengurus PGPI Batubara, Zahir: Jangan Gampang Terprovokasi

DIABADIKAN: Bupati Batubara Zahir, dan jajaran, diabadikan bersama Ketua PGPI Sumut-Aceh Pdt Samuel Gohzali, serta pengurus PGPI Batubara, usai pelantikan.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara Zahir, menghadiri Pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI) Kabupaten Batubara Periode 2023-2028, yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Batubara, Komplek Perumahan Inalum, Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, baru-baru ini.

Kegiatan ini turut diikuti Ketua PGPI Sumut-Aceh Pdt Samuel Gohzali, Asisten 1 Setdakab Batubara Rusian Heri, Kaban Kesbangpol Azwar, Kabag Kesra Adenan Haris, staf khusus Bupati Batubara, dan seluruh pendeta Gereja Pentakosta di Kabupaten Batubara.

Ketua PGPI Sumut-Aceh Pdt Samuel Gohzali, mengambil ikhrar komitmen jabatan dan juga mengukuhkan seluruh pengurus PGPI Kabupaten Batubara. Sekaligus menyematkan pin kepada ketua, yakni Pimpinan Jemaat GPdI Gloria Tanah Tinggi Pdt Adrianus Lamajido.

Pada kesempatan itu, Zahir menyerahkan pataka kepada pengurus yang baru saja dilantik, sebagai tanda pengukuhan.

Samuel dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian besar Pemkab Batubara, yang telah mengayomi gereja-geraja di Kabupaten Batubara, khususnya PGPI.

“Saya pesan kepada para pengurus yang baru saja dilantik, agar menjadi organisasi yang dapat bersinergi dengan pemerintah, dalam mewujudkan Batubara yang religius dan berbudaya,” ungkap Samuel.

Sementara itu, Zahir juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus PGPI Kabupaten Batubara.

“Saya tetap mengingatkan, agama di Indonesia telah final. Setiap umat beragama harus menjaga kekompakan satu dengan yang lain. Dan yang paling penting, jangan gampang terprovokasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” imbaunya. (aci/saz)

SKI Butuh Dukungan Semua Pihak

BUKA RAPAT: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, membuka Rapat Pertemuan Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Kabupaten Karo 2023, Kamis (10/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, membuka Rapat Pertemuan Enumerator Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kabupaten Karo 2023 di Ruang Rapat Asisten Kantor Bupati Karo, Kamis (10/8) lalu.

Kegiatan ini bertujuan untuk menilai perkembangan status kesehatan masyarakat, faktor risiko, status gizi masyarakat, dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan yang nantinya menentukan indeks pembangunan kesehatan masyarakat di Kabupaten Karo.

Theopilus dalam sambutannya, mengucapkan selamat bekerja kepada 24 enumerator SKI, ditambah 1 penanggung jawab teknis di Kabupaten Karo. Dia berharap, para enumerator dapat berkomunikasi dengan baik dan mampu berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat, bekerja dengan cermat, teliti, dan terorganisir dalam menjalankan tugas.

“Untuk mensukseskan SKI di Karo, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak terkait. Kepada Kepala Dinas Kesehatan agar mengimbau staf jajarannya, yakni petugas Puskesmas dan bidan desa, untuk bekerja sama dengan para enumerator dalam pengumpulan data di lapangan,” imbau Theopilus.

“Karena itu, mari bersama berkomitmen untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan SKI 2023 berjalan dengan baik. Karena hasil SKI ini, akan menunjukkan kinerja pembangunan kesehatan yang telah dilakukan Pemkab Karo selama 5 tahun terakhir. Pemanfaatan hasil data ini, akan jadi dasar menetapkan kebijakan pembangunan kesehatan ke depannya,” pungkasnya. (deo/saz)

BPS Dairi Evaluasi Hasil ST 2023, Verifikasi Lapangan Masih Dilakukan hingga 14 Agustus

DIABADIKAN: Kepala BPS Dairi Minda Flora Ginting, diabadikan bersama peserta usai gelaran Rapat Evalusi dan Monitorong Hasil Pencacahan Lengkap ST 2023 di Aula Hotel Mutiara Sidikalang, Rabu (9/8).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dairi, melakukan evaluasi hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023 (ST 2023). Evaluasi dan monitoring hasil ST 2023 ini, disampaikan Kepala BPS Dairi Minda Flora Ginting, saat membuka Rapat Evaluasi Pencacahan Lengkap ST 2023 di Aula Hotel Mutiara Sidikalang, baru-baru ini.

Pada kesempatan itu, Minda mengatakan, pencacahan lengkap ST 2023 sudah berjalan baik, yang dilaksanakan sejak 1 Juni hingga 31 Juli lalu.

“Rapat yang kita lakukan ini, monitoring dan evaluasi hasil sementara pencacahan lengkap ST 2023,” ungkap Minda.

Namun, lanjut Minda, kendati pencacahan ST 2023 sudah berakhir, petugas akan tetap melakukan verifikasi lapangan bagi rumah tangga, yang pada saat pendataan hanya mengaku sebagai rumah tangga, bukan pertanian.

“Karena, mereka diindikasikan menerima pelayanan pertanian dari kementerian, lembaga, dinas, atau instansi terkait. Bagi mereka, pendataan masih akan dilakukan sampai 14 Agustus nanti. Harapan kami, semua rumah tangga pertanian terdata dalam ST 2023 ini,” tuturnya.

Dia pun mengajak masyarakat yang belum terdata dalam ST 2023, agar melapor kepada kepala dusun dan kepala lingkungan sesuai domisili. Atau dapat menghubungi nomor telepon 0627-21304, dan nomor handphone 085261616337. (rud/saz)