Home Blog Page 1259

Semarak HUT ke-78 RI, Puluhan Volunteer PLN Gelar Aksi Bersih Lingkungan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama puluhan Volunteer milenial melaksanakan aksi bersih – bersih lingkungan salam rangka menyambut HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini digelar di seputaran kantor PLN UID Sumatera Utara mulai dari sepanjang jalan Ampera, Jalan Budi Kemasyarakatan hingga jalan K.L Yos Sudarso sejauh 2 kilometer. Sebanyak 50 volunteer milenial PLN ikutserta dalam mengumpulkan berbagai sampah berbahan baku plastik di sepanjang rute tersebut (11/8/2023).

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum, Rizal Sirait menyampaikan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap kelestarian dan kebersihan khususnya di sekitar kantor PLN.

“PLN tidak hanya berfokus kepada keandalan pasokan listrik dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan saja. Kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari visi perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang bersih,” ujar Rizal.

Ditempat berbeda General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid mengapresiasi volunteer milenial PLN dalam menginisiasi kegiatan bersih yang dilaksanakan dalam menyambut HUT ke-78 RI. Kegiatan positif ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian kita untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.

“Kami (PLN) mengapresiasi puluhan volunteer PLN yang telah menginisiasi kegiatan ini. Sebagai sebagai salah satu BUMN, PLN memiliki program tanggung jawab sosial melalui employee volunteer untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan agar tercipta kawasan yang asri,” kata Awaluddin.

Awaluddin juga menambahkan, dalam kegiatan ini volunteer milenial PLN berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 16 kantong sampah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Utara untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Membuang sampah sembarangan dapat merusak lingkungan dan berbagai efek lain yang ditimbulkan.

“Membuang sampah sembarangan adalah perilaku yang tidak baik dan dapat menimbulkan berbagai penyakit dilingkungan sekitar. Untuk itu kami (PLN) mengajak semua pihak untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tercipta lingkungan yang sehat,” tutur Awaluddin. (ila)

Dedy Aksyari Optimis Atlet Renang Sumut Dapat Lebih Berprestasi

BERSAMA: Dedy Aksyari berfoto bersama Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Nobyan Bakrie.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembina Akuatik Indonesia Provinsi Sumut, Dedy Aksyari Nasution ST, mengaku optimis dengan kemampuan para pengurus Akuatik Indonesia Provinsi Sumut dalam memajukan dan mengembangkan prestasi para atlet renang asal Sumatera Utara, baik di kancah nasional maupun internasional.

Dedy Aksyari yang mendapatkan kepercayaan sebagai salah satu pembina yang turut dilantik saat pelantikan Akuatik Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rabu (9/8/2023) lalu mengatakan, pihaknya siap mengejar target yang tela ditetapkan.

“Target kita tidak muluk-muluk. Untuk loncat indah, Insyaallah minimal 4 emas. Begitu juga atlet renang kita, mudah-mudahan kita dapat emas dalam PON yang akan di gelar di Banda Aceh dan Medan,” ucap Dedy kepada Sumut Pos, Jumat (11/8/2023).

Dedy yang duduk sebagai Anggota DPRD Medan itu menyebutkan, pihaknya akan terus berupaya untuk memfasilitasi para atlet renang agar dapat terus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Kita akan support sebisa mungkin para atlet kita agar bisa lebib berprestasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie, melantik Pengurus Akuatik Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ir Kabir Bedi ST.MBA masa Bhakti 2023-2027 di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Sudirman Medan, Rabu (9/8/2023).

Ketua Umum Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pihaknya baru saja melaksanakan musyawarah pergantian logo dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menjadi Akuatik Indonesia, hal ini dilakukan mengikuti perubahan nama tingkat dunia.

Ketua terpilih pengurus Akuatik Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ir Kabir Bedi ST.MBA didampingi Sekretaris Wildan Diapari dan Bendahara Nurlin dalam sambutannya juga mengharapkan agar Akuatik Indonesia Sumut akan bekerja keras dengan melalui program jangka pendek dan jangka panjang.

Kabir juga menyampaikan untuk sembilan tahun ke depan para perenang dari Sumatera Utara ,akan tampil pada kejuaraan Olimpiade. (map/ram)

Dorong Minat Baca Generasi Muda, GoSend Hadirkan Layanan Pengiriman Buku

BERSAMA: Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, SS MSi bersama Area Manager Gojek Sumatera Bagian Utara, Sahli Adrian Fauzi dan tamu undangan lainnya. (Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gojek, layanan on-demand service terdepan di Indonesia, hari ini menjalin kerjasama secara resmi dengan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) untuk layanan pengantaran dan pengembalian buku dari Perpustakaan Daerah Kota Medan melalui layanan GoSend.

Perjanjian Kerjasama ini ditandatangani oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, SS MSi dan Area Manager Gojek Sumatera Bagian Utara, Sahli Adrian Fauzi di Perpustakaan Daerah Kota Medan, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Penandatangan ini juga disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Melalui layanan ini, kini para pelanggan bisa melakukan peminjaman dan pengembalian buku dengan lebih praktis dan mudah melalui layanan GoSend dengan mengakses aplikasi Gojek. Pelanggan bisa mengakses layanan ini melalui situs resmi Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara, dan masuk ke menu peminjaman buku untuk memilih buku yang diinginkan. Setelah itu data buku akan dikonfirmasikan ke staf perpustakaan dan kemudian diarahkan ke sistem GoSend untuk melakukan pengantaran.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, SS MSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang terjalin antara kedua belah pihak. “Inisiatif dan inovasi yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Gojek ini tentu sangat bermanfaat. Inovasi ini tak hanya semakin memudahkan para pembaca menikmati buku-buku yang menarik, namun juga mendekatkan mereka dengan kebiasaan baik yaitu membaca untuk meningkatkan literasi para pembaca di Indonesia. Harapannya, dengan kerjasama ini dan dengan kemudahan ini para pembaca menjadi semakin antusias untuk menikmati buku-buku yang menarik yang ada di dalam koleksi Perpustakaan Daerah Kota Medan ini,” jelas Dwi.

Pada tahun 2021 silam, riset oleh Lembaga Demografi FEB UI menemukan bahwa mayoritas konsumen (76 persen) di kota Medan mengatakan bahwa mereka selalu memanfaatkan layanan GoSend. Sinergi layanan logistik yang handal dan partner e-commerce pun turut menjadi pilihan bagi para seller, dimana melalui data internal GoSend yang mencatat kenaikan transaksi Q1 2022 GoSend di Tokopedia sebanyak lebih dari 2x lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Area Manager Gojek Sumatera Bagian Utara, Sahli Adrian Fauzi menyampaikan bahwa kerjasama dengan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara ini adalah sebuah langkah strategis bagi Gojek di wilayah Medan dan sekitarnya. “Tentu kami sangat berterima kasih dengan kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan layanan pengantaran dan pengembalian buku ini. Ini sejalan dengan tiga pilar dasar dari Gojek, yaitu Speed, Innovation dan Social Impact. Kerjasama ini, saya kira mencakup ketiganya. Speed, membuat proses peminjaman lebih cepat. Innovation, karena hal ini adalah sebuah hal baru di Sumatera Utara, dan terakhir, Social Impact, karena kami ikut mendorong literasi yang lebih baik bagi masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Medan,” tutup Sahli.

Layanan GoSend sendiri sudah hadir di Medan sejak lama, sebagai bagian dari layanan logistik di kota Medan. Layanan GoSend semakin lengkap dengan kehadiran GoSend Sameday sejak pertengahan 2022 silam. (sih/tri)

Pengusaha Timbun Drainase, Warga Medan Marelan Blokir Jalan Menggunakan Bambu

BAMBU: Warga Memblokir Jalan, dengan menggunakan Bambu,. Akibat adanya penimbunan drainase, yang dibuat oleh pihak gudang di Jalan Titi Pahlawan, Gang Taucit, Medan Marelan, Jumat (11/8/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Lingkungan 2, Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, memblokir jalur keluar masuk truk ke sebuah gudang di kawasan Jalan Titi Pahlawan, Gang Taucit, Medan Marelan, Jumat (11/8/2023).

Pemblokiran jalur keluar masuk truk dengan cara menyerakkan sejumlah batang bambu dan kayu agar tidak ada truk yang lalu lalang disekitar jalan tersebut.

Warga kesal pihak pengelola gudang menimbun drainase yang ada sepanjang 5 meter dengan menggunakan sirtu.

“Kemarin malam hujan deras, rumah warga banyak yang terendam banjir, karena pengelola gudang menimbun drainase untuk melancarkan keluar masuk truk mereka, warga marah dan terpaksa melakukan pemblokiran,” ujar Aan, warga Gang Taucit.

Kepala Lingkungan 2 Gang Taucit, Rahmad saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah meminta pengelola gudang mengeruk drainase sesuai tuntutan warga, sehingga air dapat mengalir.

Menyikapi tuntutan puluhan warga, sejumlah pekerja, Kami siang, membenahi kembali drainase yang tertutup, sehingga air limbah rumah tangga dan sisa air hujan dapat mengalir ke parit utama.

Pihak gudang, yang membuat penimbunan drainase tersebut, tidak bisa dikonfirmasi. (mag-1/ram)

KaTa Kreatif di Kabupaten Samosir untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi

SAMBUTAN: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat memberikan sambutan pada Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Kabupaten Samosir. (ist/SUMUT POS)

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Samosir, agar dapat terus berkembang dan berkarya dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Hal ini, disampaikan dalam kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Kabupaten Samosir yang merupakan lokasi ke-21 dari rangkaian program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia tahun 2023.

Sandiaga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif, secara lebih komprehensif di Kabupaten Samosir dengan melalui kegiatan jejaring kabupaten/kota kreatif.

“Sehingga dapat mengembangkan simpul kabupaten/kota kreatif, berdasarkan subsektor ekonomi kreatifnya. Untuk memperkuat, kolaborasi nasional agar dapat mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” jelas Sandiaga, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/8/2023?).

Kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Kabupaten Samosir dilaksanakan di Sopo Bolon HKBP Pangururan. Adapun peserta yang dapat mengikuti kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif adalah pelaku Ekonomi Kreatif yang berada di Kabupaten Samosir dengan jumlah peserta sebanyak 200 (dua ratus) pelaku ekonomi kreatif subsektor Seni Pertunjukan, Kuliner dan Kriya.

Untuk dapat mengikuti kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia pelaku ekraf wajib mendaftarkan diri melalui website www.katakreatifindonesia.com dan melampirkan bukti surat keterangan sudah mejalankan usaha selama minimal 6 (enam) bulan dari pemerintah setempat.

Pendaftaran melalui website ini merupakan bagian dari strategi inovasi penggunaan teknologi big data untuk menggarap dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, diharapkan juga dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Samosir.

Kegiatan workshop ini dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Baparekraf, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno serta turut hadir mendampingi Bupati Samosir, Bapak Vandiko T. Gultom.

Kegiatan workshop juga diisi oleh pemateri yang berkompeten dibidangnya, yaitu Bapak Ade Sugriwa hadir untuk berbagi pengalaman dan memberi materi pembelajaran terkait pengembangan bisnis ekraf melalui strategi branding dan digital marketing.

Dengan terlaksananya Workshop di Kabupaten Samosir ini diharapkan para pelaku usaha ekonomi kreatif dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki sehingga dapat bersaing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi sekitarnya.

Kemudian, juga meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan terutama bagi Kementerian/Lembaga pusat dan daerah yang dapat direalisasikan dengan rencana aksi dengan tegas & gerak cepat untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.(gus/ram)

Kapolres Pelabuhan Belawan SIlaturahim ke Mako Lantamal I Belawan untuk Jaga Sinergitas

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, melaksanakan kunjungan silaturahim ke Markas Komando Lantamal I Belawan, Kamis (10/08/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, didampingi Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Aris Fianto, melaksanakan kunjungan silaturahim ke Markas Komando Lantamal I Belawan, Kamis (10/08/2023).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan soliditas serta sinergi antara TNI dan Polri, khususnya antara Polres Pelabuhan Belawan dengan Lantamal I Belawan.

Rombongan tersebut diterima oleh Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo, beserta para pejabat Lantamal I Belawan.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Pelabuhan Belawan menyampaikan tujuan dari kunjungan silaturahim ini, yaitu untuk mempererat hubungan dan kerjasama yang baik antara Polres Pelabuhan Belawan dan Lantamal I Belawan.

Kapolres mengungkapkan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan sinergi antara TNI dan Polri, karena kerjasama yang baik sangat penting dalam menjalankan tugas-tugas kami yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Kapolres AKBP Josua Tampubolon.

Dalam sambutannya, Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo, menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi langkah Polres Pelabuhan Belawan dalam mempererat hubungan dengan TNI. Beliau juga menegaskan komitmen Lantamal I Belawan untuk mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, terutama di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

“Kami siap mendukung pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menegakkan hukum di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Kami juga mendorong kolaborasi dan koordinasi yang lebih baik antara TNI dan Polri untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Danlantamal I Belawan.

Baik Polres Pelabuhan Belawan dan Lantamal I Belawan menyepakati untuk terus menjaga komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam menjalankan tugas-tugasnya. (mag-1/ram)

Kompetisi Choir Internasional di Jepang, PS El-Shaddai USU Sabet Gold dan Silver

EMAS: PS El-Shaddai USU meraih emas dan perak di Kompetisi Choir di Jepang pada Juli 2023. (Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Paduan Suara (PS) El-Shaddai Universitas Sumatera Utara (USU) kembali memberikan kebanggaa. Paduan suara ini mengharumkan nama Indonesia di ajang paduan suara atau choir bergengsi tingkat internasional.

PS El-Shaddai membawa pulang ke Sumut, gelar tertinggi dengan meraih Gold Prize (medali emas) di ajang ‘5th Tokyo International Choir Competition’ dengan kategori mixed choir di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang, 28-30 Juli 2023.

Selain itu, di ajang yang sama, PS El-Shaddai dengan Konduktor Rudolf Aristeus Nababan itu, juga meraih gelar Silver Prize (medali perak) di kategori Contemporary Music.

Hal tersebut, diungkapkan Ketua BPH PS El-Shaddai USU Elizabeth Sihite didampingi Ketua Panitia Kegiatan Deni Simangunsong kepada wartawan di Kota Medan, Jumat (11/8/2023).

Tidak hanya itu, PS El-Shaddai juga mencatatkan prestasi bagus pada ajang 38th Takarazuka International Chamber Chorus Contest, di Takarazuka Vaga Hall di Hyogo Jepang, Sabtu 22 Juli 2023.

“Pada kategori Mixed Choir di 38th Takarazuka International Chamber Chorus Contest itu, Puji Tuhan kami salah satu yang terbaik, dengan meraih gelar 3rd Place Silver Prize,” ucap Elizabeth Sihite.

Pada kategori Mixed Choir “5th Tokyo International Choir Competition”, PS El-Shaddai membawakan lagu “Leztes Gluck” karya Johannes Brahms (Jerman), “Smoking Time II” karya Chiharu Wakabayasi (Jepang), “Regina Caeli” karya Jhon August Pamintuan (Filipina) dan “Noche” karya : Lorenzo Donati (Italia).

Kemudian di kategori Contemporary Music, lagu yang dibawakan adalah “Gayatri” karya Bagus S Utomo (Indonesia), “The Dreams of the Dreamer” karya David Walters (United States) dan “Atsalums” karya Jekabs Jancevskis (Latvia).

Sedangkan di kategori Mixed Choir pada “38th Takarazuka International Chamber Chorus Contest”, lagu yang dibawakan “Dispietata Pietate” karya Sigismondo D’India (Italia), “Freue dich des Weibes deiner Jugend” karya Johann H Schein (Jerman), “Leztes Gluck” karya Johannes Brahms (Jerman) dan “Quell Augellin Che Canta” karya Claudio Monteverdi (Italia).

Ketua Panitia Kegiatan Deni Simangunsong menambahkan ajang “5th Tokyo International Choir Competition” diikuti 69 tim PS dari 11 negara, di antaranya Jepang, Indonesia, Jerman, Denmark, Filipina, Korea. Sementara “38th Takarazuka International Chamber Chorus Contest” diikuti 18 tim PS dari Jepang dan Indonesia.

PS El-Shaddai, sebut Deni Simangunsong, sudah 3 kali mengikuti “Tokyo International Choir Competition”, yakni 2021 (online), 2022 (offline) dan 2023 (offline). Namun untuk ajang “38th Takarazuka International Chamber Chorus Contes” baru pertama kali.

Elizabeth Sihite menambahkan PS El-Shaddai setelah mengikuti kompetisi internasional itu semakin bertambah wawasan dan pengalaman yang diharapkan semakin menguatkan karakter positif dan kontribusi masing-masing anggota untuk pengembangan PS El-Shaddai.

Dari kompetisi tersebut, pihaknya juga belajar menekuni bidang paduan suara, yang diimbangi dengan keseriusan belajar akademik, dan kemampuan komunikasi yang mumpuni serta kemauan untuk menguasai bahasa asing.

“Dan kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, baik tim maupun para tokoh, donatur dan mitra sponsor, serta doa dari seluruh masyarakat Sumatera Utara. Sekali lagi kami amat berterima kasih,” pungkas Elizabeth.(gus/ram)

Komisi II Minta Pemko Selesaikan Persoalan Gepeng dari Hulu hingga Hilir

Seorang gepeng tertidur diatas trotoar saat ruas Jalan Guru Patimpus Medan tampak sepi, belum lama ini

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Surianto SH, meminta Pemko Medan untuk menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang bertebaran di Kota Medan. Politisi Gerindra itu menyebutkan, bahwa masalah gepeng tidak bisa diselesaikan hanya di hilir saja, namun juga harus sampai ke hulu.

Tak hanya itu, Pemko Medan melalui Dinas Sosial juga diminta agar harus mampu berkolaborasi dengan Pemprov Sumut, Pemkab Deliserdang, Pemko Binjai dan pemda sekitarnya terkait penertiban gepeng.

“Karena kita tahu, gepeng yang bertebaran di perempatan jalan itu rata-rata bukan warga Kota Medan. Dinas Sosial harus berkolaborasi dengan Deliserdang ataupun Binjai,” ucap Surianto, Jumat (11/8/2023).

Surianto yang akrab disapa Butong tersebut juga mempertanyakan kelanjutan pembangunan panti sosial yang sempat dianggarkan dana pembangunannya pada tahun lalu. Sebab, keberadaan panti sosial ini dinilai aka sangat membantu Dinas Sosial dalam menyelesaikan persoalan gepeng maupun permasalah sosial lainnya.

“Apa kelanjutan pembangunan panti sosial yang sempat diwacanakan. Kita mendorong panti ini harus segera diselesaikan, agar gepeng-gepeng yang terjaring razia bisa dibina di sana sebelum dikembalikan ke daerah asal atau masyarakat,” ujarnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini menambahkan, fraksinya siap mendorong penambahan anggaran di Dinas terkait jika Pemko Medan benar-benar membutuhkan lebih banyak panti sosial untuk menampung seluruh gepeng maupun anak jalanan untuk dibina.

“Kita siap tambahkan anggaran untuk itu. Gepeng dan anak jalanan harus benar-benar diberi pelatihan agar begitu selesai dari masa karantina, ilmu yang didapat bisa dikembangkan di masyarakat dan mereka gak lagi turun ke jalanan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Dinsos Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah sering sekali melakukan penertiban terhadap gepeng di Kota Medan. Hanya saja setelah dilakukan asesmen, pihaknya terkendala dengan tempat penampungan gepeng.

Pasalnya, Pemko Medan belum memiliki tempat penampungan untuk para gepeng. Namun saat ini, Pemko Medan sedang membangun panti sosial di kawasan Medan Tuntungan yang nantinya dapat digunakan untuk menampung para gepeng yang berkeliaran di Kota Medan.

“Saat ini kan kita masih membangun tempat penampungan (panti sosial) di kawasan Medan Tuntungan,” ucao Khoiruddin, Rabu (9/8/2023).

Dikatakan Khoiruddin, selama ini gepeng-gepeng yang mereka amankan dititipkan di tempat penampungan atau panti sosial milik Pemprov Sumut. Akan tetapi saat ini panti sosial tersebut telah penuh, bahkan melebihi kapasitas (overload).

“Jadi tempat penampungan yang dimiliki Provinsi Sumut di kawasan Binjai itu overload. Sebab tempat penampungan itu untuk se-Sumut, sehingga tidak semua gepeng (di Medan) bisa ditampung disana,” ujarnya.

Khoiruddin menjelaskan, berdasarkan pendataan dari setiap penertiban yang mereka lakukan, dominan para gepeng yang berada di Kota Medan justru berasal dari luar Kota Medan.

“Kalau gepengnya masih berasal dari dalam Provinsi (Sumut), kita akan berkordinasi dengan dinsos setempat. Namun kalau sudah dari luar Provinsi, maka Dinsos Provinsi Sumut yang lebih berwenang,” katanya.

Terkait bagaimana upaya Dinsos dalam memulangkan para gepeng tersebut ke daerah asalnya, Khoiruddin mengaku bahwa hampir semua gepeng yang ada di Medan sudah merasa nyaman hidup di Kota Medan sehingga tidak mau kembali ke daerah asalnya.

“Kalau memang bersedia, maka akan kita fasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya. Kebanyakan mereka memang tidak mau karena sudah terlalu nyaman tinggal di Medan,” jelasnya. (map/ram)

PT HKI Tegaskan Tak Pernah Terima Material Ilegal

Pintu Gerbang Tol Stabat.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – PT Hutama Karya Infrastruktur menegaskan, tidak pernah menerima material ilegal untuk pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa. Penegasan ini disampaikan General Superintendent (GS) PT HKI, Sunardi ketika dikonfirmasi, Jumat (11/8/2023).

Dia membantah jika disebut PT HKI menerima material ilegal yang bersumber dari quary tak berizin untuk pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Menurut dia, semua penerimaan barang dan jasa untuk proyek Jalan Tol Binjai-Langsa, sudah sesuai dengan konsep Good Corporate Governance (GCG).

“Penerimaan barang dan jasa yang kita lakukan, sudah melalui proses verifikasi yang ketat. Sehingga, sangat kecil sekali terjadi adanya dugaan penyimpangan. Kita bisa pastikan, barang yang diterima sesuai dengan spesifikasi dan kualifikasi,” kata Sunardi.

Pria berdarah Jawa ini menyebut, mengacu kepada konsep GCG, PT HKI menolak segala bentuk praktik penyuapan dan penyimpangan lainnya. Dia pun menjelaskan, proses penerimaan barang dan jasa, mulai dari penawaran awal hingga ke tahap pengambilan keputusan.

Mulanya, Tim Divisi Teknik menerima penawaran dan kemudian jika sudah cocok, dilanjutkan ke Divisi Suplai Chain Management (SCM). Lalu dilanjutkan, penerimaan kontrak yang ditentukan oleh Project Manajer pada setiap proyek.

“Begitulah kurang lebih alur penerimaan barang dan jasa dari seluruh vendor atau rekanan untuk dapat bekerja sama dengan PT HKI. Dalam hal ini, PT HKI merupakan kontraktor utama proyek pembangunan Jalan Tol Binjai-Langsa, khususnya di wilayah Sumatera Utara,” ujar pria yang sudah banyak berkecimpung dalam proyek pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia ini.

Jika ditemukan adanya vendor – vendor yang menyimpang, Sunardi menegaskan, PT HKI akan segera melakukan penindakan. Bahkanbjika terbukti benar adanya penyimpangan, akan dilakukan penghentian pengerjaan dan tidak ada pembayaran terhadap pekerjaan tersebut.

“Kami tidak pernah mengizinkan pengambilan material dari quary yang ilegal. Kami juga sudah melakukan penertiban dan penghentian terhadap pengambilan material yang terindikasi tidak ada izinnya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga ada oknum di PT HKI yang membebaskan material ilegal berupa tanah urug yang diangkut ribuan dumptruk bebas masuk ke proyek Jalan Tol Binjai-Langsa. Oknum berinisial A ini diduga “main mata” dengan subkontraktor yang mengisi material ke proyek strategis nasional tersebut.

Diketahui, aktivitas penambangan baru dapat dilakukan jika dokumen sudah terpenuhi menjadi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi. “Selain IUP, juga ada SIPB (surat izin penambangan batuan). Ada tahapan-tahapan dalam proses izin, karena kita ketahui pelaku usaha inikan sudah mudah untuk masuk di aplikasi OSS, tentu untuk izin usaha pertambangan, harus melewati tahapan WIUP-nya dulu, wilayahnya dulu sesuaikan,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumut, Faisal Arif Nasution.

Setelah WIUP, terbit izin eksplorasi. Namun, kata Faisal, izin eksplorasi belum dapat dijadikan dasar untuk melakukan operasi produksi. “Karena ini harus ada penelitian dulu terkait dengan lokasi yang akan ditambang, mereka harus memiliki dokumen persetujuan lingkungan dulu, dan melengkapi beberapa dokumen lainnya. Setelah nanti dilakukan verifikasi, setelah lengkap dokumen itu, maka mereka sudah bisa mendapat tahap yang akhir yaitu, usaha produksi operasi produksi. Inilah yang menjadi dasar pelaku usaha,” kata dia.

“Bila itu belum ada, berarti izin tersebut belum bisa digunakan untuk menggali atau melakukan pertambangan di dalam satu lokasi,” sambung Faisal. (ted/ram)

Sambut HUT RI ke-78, Pemkab Sergai Gelar Jalan Santai dan Bazar UMKM Kuliner

PITA: Bupati Sergai H. Darma Wijaya memotong pita tanda dimulainya gerak jalan.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) meriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke- 78 dengan menggelar serangkaian acara yang meriah, Kamis (10/8/2023). Dimulai sejak pagi dengan kegiatan gerak jalan santai yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sergai.

Gerak jalan santai tersebut mengambil rute yang dimulai dari Lapangan Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, hingga berakhir di kantor Bupati Sergai. Dengan semangat tinggi, ribuan ASN ber-jersey merah yang berasal dari berbagai unsur mulai dari OPD, kecamatan, dan para guru, turut serta dalam kegiatan ini.

Bupati Sergai H Darma Wijaya di sela-sela kegiatan gerak jalan santai ini mengungkapkan jika perayaan HUT RI ke-78 di Kabupaten Sergai kali ini juga dimeriahkan dengan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didominasi produk kuliner dan diadakan di halaman Kantor Bupati Sergai.

“Acara ini diinisiasi sebagai upaya mendukung perkembangan UMKM di Sergai serta untuk mendorong perekonomian daerah. Para pelaku UMKM dari Sergai diundang untuk menjajakan produk-produk unggulan mereka dalam bazar ini,” ucap Bupati Darma Wijaya didampingi Wabup Adlin Tambunan, Sekdakan H M Faisal Hasrimy, Ketua TP PKK Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Ny Aini Zetara Adlin Tambunan serta para Kepala OPD.

Kehadiran bazar UMKM kuliner ini, lanjut Bupati, memberikan peluang besar bagi para pelaku UMKM Sergai untuk memperluas jaringan bisnis dan mempromosikan produk mereka kepada masyarakat lebih luas. Beragam hidangan kuliner turut memanjakan lidah pengunjung yang datang. Mulai dari makanan tradisional hingga hidangan modern, bazar ini menjadi magnet bagi para pecinta kuliner yang terlihat begitu membludaknya para ASN dan warga yang mengerubungi tiap stand bazar.

“Selain itu, acara ini juga diwarnai dengan acara lucky draw yang menawarkan beragam hadiah menarik bagi para peserta yang beruntung. Ini diharapkan menjadi penambah semangat dalam merayakan HUT RI ke-78 ini,” katanya.

Bupati Sergai mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme masyarakat Sergai dalam merayakan HUT ke-78 RI ini. Ia juga mengapresiasi partisipasi para pelaku UMKM dalam bazar kuliner, yang menunjukkan semangat berkreasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan berbagai kegiatan yang penuh makna ini, diharapkan dapat menciptakan suasana yang meriah dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI. Semangat nasionalisme dan kebersamaan semoga semakin kokoh di Tanah Bertuah Negeri Beradat,” tandasnya. (gas/ram)