Home Blog Page 1286

Lewat Program “Jaksa Garda Desa”, Bupati Sergai Harap Pengelolaan Keuangan Desa Makin Maksimal

DIABADIKAN: Kepala Bidang Penerangan Hukum Kejagung RI Martha Parulina, SH.MH didampingi Kepala Seksi Penegakan Hukum Kajatisu Yos Arnold Tarigan, SH, MH, Kasi Intel Kejaksaan Sergai Rimel Tarigan, SH bersama Sekdakab Sergai H. Faisal Hasrimy dan para tamu undangan. fadly/sumut pos.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai(Sergai) H Darma Wijaya yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, mengikuti Monitoring dan Evaluasi serta Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa, di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (3/8).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekdakab, Bupati Sergai menjelaskan kalau kegiatan kunjungan kerja Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) dalam rangka monitoring dan evaluasi sekaligus sosialisasi program Jaksa Garda Desa di Pemkab Sergai.

Ia kemudian melanjutkan, 9 tahun UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa, atau lebih populer kita sebut dengan UU Desa, lahir dan menjadi tonggak awal pengaturan, perlindungan dan pemberdayaan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kokoh dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

“UU Desa mengakui dan menghormati desa, memastikan pemerintahan desa yang efisien, efektif, terbuka, dan bertanggung jawab, serta meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat desa. Desa memiliki posisi strategis dalam masyarakat karena mayoritas penduduk tinggal di sana, dan UU Desa memberi legitimasi pada otonomi desa, termasuk pengelolaan anggaran,” katanya.

Di kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan monitoring dan evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penilalan terhadap hasil pelaksanaan kegiatan dari sisi efisiensi dan efektivitas kinerja, memberikan rekomendasi terhadap permasalahan yang berkaitan dengan proses pencapaian target dan indikator kegiatan sebagai bahan perbaikan, dan memberikan bahan pertimbangan atau rekomendasi kepada pengambil kebijakan dan keputusan untuk dijadikan dasar keputusan untuk perencanaan program dan pelaksanaan kegiatan di tahun selanjutnya.

Masih lanjut Bupati, program Jaksa Garda Desa merupakan salah satu program Kejaksaan RI di bidang Intelijen yang bertujuan untuk melakukan pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Pengelolaan dana desa, sambungnya, mempunyai celah atau rawan penyimpangan pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban.

Bupati berpendapat, penyimpangan yang terjadi bisa saja karena unsur kesengajaan dan bisa juga karena unsur ketidaksengajaan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman dalam pengelolaan dan desa sehingga menimbulkan kerugian negara.

“Oleh karena itu, kami pemerintah daerah Kabupaten Sergai berharap dengan hadirnya program ini nantinya dapat memberikan pendampingan, pengawasan, dan membuka ruang konsultasi dalam pengelolaan keuangan desa bagi pemerintah desa, khususnya kepala desa beserta perangkat desa, sehingga mampu mencegah pemerintah desa terkena masalah hukum,” kata Bupati.

Terakhir, Bupati tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kejagung RI melalui Kepala Pusat Pene­rangan Hukum dan Kepala Kajatisu beserta seluruh jajaran, atas kesedia­annya untuk berkunjung ke Kabupaten Sergai dalam rangka monitoring dan evaluasi sekaligus sosialisasi program Jaksa Garda Desa.

“Tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih yang sama kepada Kejari Kabupaten Sergai beserta seluruh jajaran atas sinergitas dan kekompakan dalam rangka kedinasan maupun di luar kedinasan yang telah terbina dan terjalin baik selama ini. Semoga hubungan baik ini dapat terjaga hingga pada masa yang akan datang,” harapnya.

Di kesempatan serupa, Kepala Bidang Penerangan Hukum Kejagung­ RI Martha Parulina, SH, MH, menjelaskan, Jaksa Garda Desa adalah salah satu upaya dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan Dana Desa serta dalam memastikan pemerintahan desa berjalan dengan lancar.

“Apa sebenarnya peran Jaksa Garda Desa ini? Mereka adalah teman dan sahabat yang dapat kita ajak berdiskusi dan menanyakan segala hal terkait pengelolaan Dana Desa. Jika ada keraguan, kesulitan, atau pertanyaan tentang penggunaan dana, Jaksa Garda Desa siap memberikan penjelasan yang jelas dan transparan,” katanya.

Disebutkan oleh Martha, desa dijalankan oleh pemerintahan desa yang bekerja sama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perangkat desa lainnya. Kolaborasi ini, menurturnya, sangat penting untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan dengan baik dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Namun, terkadang terjadi kurangnya pemahaman tentang hukum baik di kalangan masyarakat maupun perangkat desa. Inilah saatnya peran Jaksa Garda Desa untuk memberikan edukasi hukum kepada kita semua agar kita dapat melaksanakan tugas-tugas kita dengan benar,” sebutnya.(fad/han)

Budaya Etnis Karo Dikenalkan di Asahan

BUDAYA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menghadiri Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) V 2023 Kabupaten Asahan ‘Etnis Karo’ yang dilaksanakan di Lapangan PSBD Kisaran, Kabupaten Asahan.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) V 2023 Kabupaten Asahan ‘Etnis Karo’, yang dilaksanakan di Lapangan PSBD Kisaran, Kabupaten Asahan, belum lama ini.

Adapun maksud kegiatan ini, untuk mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Karo, sekaligus menyampaikan informasi budaya dan etnis Karo kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan.

Rangkaian kegiatan di antaranya menari bersama diselingi penampilan-penampilan atraksi kebudayaan dari seni budaya Karo, serta penampilan artis-artis Karo.

Sebelum beranjak ke panggung utama, Cory bersama Wakil Ketua DPRD Karo Davit Kristian Sitepu, menyapa seluruh masyarakat Karo yang hadir dalam acara ini, tepatnya di jambur yang terletak di area PSBD Kisaran. Cory pun mengapresiasi seluruh masyarakat Karo yang ada di Kabupaten Asahan. “Dengan berdirinya jambur di Asahan ini, menunjukkan orang Karo yang ada di sini telah menunjukkan kekompakannya bersatu padu membuat dan melestarikan budaya adat istiadat masyarakat Karo pada umumnya. Ini patut diapresiasi dan semoga dapat menjadi contoh kepada masyarakat kita, khususnya yang ada di luar Kabupaten Karo,” ungkap Cory.

Kegiatan ini, berlangsung pada 22 Juli hingga 6 Agustus 2023 mendatang, dengan mengusung tema ‘Merawat Kebhinekaan Seni dan Budaya Demi Terwujudnya Masyarakat Asahan yang Berkarakter’.

Di hadapan Bupati Asahan Surya, Forkopimda Kabupaten Asahan, serta seluruh tokoh masyarakat yang hadir pada acara tersebut, Cory menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Asahan, karena telah diberikan ruang untuk menampilkan dan memperkenalkan budaya Karo di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Asahan.

Cory pun berharap, melalui pertunjukan ini dapat jadi awal mempererat hubungan persaudaraan sesama etnis di Sumut, dan menambah kecintaan masyarakat Asahan atas budaya Karo. (deo/saz)

Pasca Polda Sumut Tangkap Pembalak Mangrove, Warga Langkat Bongkar Dapur Arang

BONGKAR: Pembongkaran dapur arang milik warga di Pangkalanbatu, Kabupaten Langkat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasca Polda Sumut membongkar kasus pembalakan mangrove di Pangkalanbatu, Kabupaten Langkat, akhirnya warga membongkar dapur arangnya dengan kesadaran sendiri. Pembongkaran dapur arang tersebut dilakukan sejak Rabu (2/8) lalu, dan akan berlangsung hingga Senin (7/8) mendatang.

“Dapur yang dibongkar Rabu lalu, milik Basuki dan Surif di Lingkungan 1, Suka Damai, Pangkalanbatu. Kemudian milik Johan di Lingkungan 1, Lorong Panglong, Pangkalanbatu,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (3/8).

Hadi juga mengatakan, dapur arang lainnya yang dibongkar, yakni milik Hasbullah di Lingkungan 1, Lorong Panglong, Kelurahan Pangkalanbatu, serta milik Udin DJ di Lingkungan 1, Suka Damai, Kelurahan Pangkalanbatu.

“Pembongkaran juga berlangsung hari ini (kemarin, red) hingga 4 hari mendatang. Hal ini sudah ditentukan dengan diawasi oleh perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa,” tuturnya.

Adapun sebelumnya, Forkopimcam Brandan Barat melakukan pertemuan yang diikuti langsung oleh Muspika, kepala desa, kepala lingkungan, dan para pemilik dapur arang. Pada pertemuan itu, Muspika mengimbau kepada para pemilik dapur arang, untuk membongkar dapurnya.

“Usai pertemuan, secara sukarela pemilik melakukan pembongkaran dapur arang pada hari yang sama (Rabu, red). Ada 5 pemilik yang membongkar dapurnya di kecamatan tersebut,” beber Hadi.

Diketahui Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, turun langsung ke dapur arang Kecamatan Brandan, Kabupaten Langkat, 28 Juli 2023 lalu. Hal ini dilakukannya, usai mengetahui kerusakan hutan mangrove yang kian mengkhawatirkan karena dirambah dan dirusak.

Sedikitnya 700 hektare dari luas 1.200 hektare hutan mangrove rusak, akibat illegal logging untuk industri arang berbahan kayu bakau di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan, Kabupaten Langkat. (dwi/saz)

Dermaga TPI Brandan Roboh, Lima Luka

PERIKSA: Personel Polsek Pangkalanbrandan saat turun ke lokasi dermaga tempat pelelangan ikan di Kelurahan Brandantimur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, yang mendadak roboh, Rabu (2/8) malam.

SUMUTPOS.CO – Dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) di Kelurahan Brandantimur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, mendadak roboh, Rabu (2/8) malam. Peristiwa tersebut menghebohkan, karena mengakibatkan 5 orang dinyatakan luka.

Saat dermaga roboh, kelimanya tengah berada di tempat tersebut. Adapun mereka yang menjadi korban, yakni BNA (18) luka lecet pada kaki dan paha kiri memar; AO (23) luka pada jempol dan telunjuk tangan kiri koyak, serta kaki sebelah kiri luka; NSN (23) mengalami kaki memar sebelah kanan dan luka lecet pada kaki sebelah kiri; NS (30) luka lecet pada kaki kanan; dan NU (6) luka lecet pada badan dan luka lecet kaki sebelah kanan.

“Akibat reruntuhan, warga mengalami luka,” ungkap Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto, Kamis (3/8).

Yudianto juga mengatakan, para korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalanbrandan, untuk mendapatkan perawatan medis. Atas kejadian ini, personel Polsek Pangkalanbrandan sudah turun ke lokasi. Bersama masya­rakat, polisi melakukan evakuasi terhadap korban yang terjatuh akibat runtuhan.

“Dugaan sementara, dermaga roboh karena bongkahan batu semen coran runtuh, dan patahan besi cor yang bekarat,” pungkas­nya. (ted/saz)

BRI Kanca Sidikalang Serahkan Hadiah Mobil Ke Pemenang Undian Simpedes Semester II

SERAHKAN. Manager Bisnis Mikro Kanca BRI Sidikalang, Sahala Ignatius Situmorang didampingi Kepala Kantor BRI Unit Tigalingga, Pimpin Oloan Matondang kepada pemeang undian Simpedes, Daud Sembiring Kaloko, Kamis (3/8/2023).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.CO.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk Kantor Cabang Sidikalang, Kabupaten Dairi, melalui Kantor Unit BRI Tigalingga, menyerahkan 1 unit mobil Honda BRV kepada, Daud Sembiring, pemenang undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) semester II periode 1, September 2022-Februari 2023.

Seremoni penyerahan hadiah mobil dimaksud oleh Manager Bisnis Mikro (MBM), Sahala Ignatius Situmorang mewakili Pimpinan Cabang (Pinca) didampingi Kepala Kantor Unit BRI Tigalingga, Pimpin Oloan Matondang di Tigalingga, Kamis (3/8/2023).

Daud Sembiring Kaloko didampingi istri, Seni Hartini Beru Karo warga Desa Lau Primbon, Kecamatan Tanah Pinem kepada wartawan, mengaku tidak pernah menyangka akan mendapat hadiah dari BRI.

“Kami menabung di BRI, tidak semata-mata mengharapkan hadiah. Tetapi kami mau menabung untuk keperluan ekonomi dan kebutuhan sekolah anak,” ucap Daud.

Daud serta istrinya Seni Hartini menyebut, mereka buka rekening atau tabungan Simpedes sejak tahun 2021 sekitar 22 tahun yang lalu.

Pasangan suami istri itu mengaku, sangat bangga dan bahagia bisa mendapat hadiah mobil bagus dari BRI. Daud mengatakan, sebelum pengumuman namanya meraih hadiah utama dari BRI.

“Daud mengaku, malamnya, bermimpi dapat 2 ekor burung cantik. Rupanya, pertanda mimpi saya itu bakal dapat hadiah mobil cantik dan bagus, “ujar Daud.

Ditanya soal pelayanan selama berbisnis dengan BRI Sidikalang atau Kantor Unit Tigalingga, Daud dan Seni Hartini mengaku, layanan BRI sangat bagus.

“Saya sudah 2 kali mengajukan pinjaman/kredit ke BRI untuk pengembangan usaha, prosesnya tidak lama dan tidak rumit. Hadiahnya nyata. Terimakasih BRI, “ungkap Daud.

Kepala Kantor BRI Unit Tigalingga, Pimpin Oloan Matondang mengatakan, penarikan undian Panen Hadiah Simpedes, penghargaan kepada semua nasabah BRI Kanca Sidikalang yang selalu setia menabung dan berbisnis dengan BRI.

Pimpin mengaku bangga dan senang, selama 2 kali berturut-turut pengundian Panen Hadiah Simpedes, berhasil diraih nasabah dari Kantor BRI Unit Tigalingga.

“Menurutnya, apresiasi BRI berupa hadiah mobil kepada nasabah ini. Kita harapkan jadi motivasi bagi masyarakat lainya untuk terus meningkatkan saldo tabungan,”ujarnya.

Apa yang diraih keluarga, Daud Sembiring adalah nyata. Dan kesempatan untuk memperoleh hadiah dalam undian Panen Hadiah Simpedes berikutnya terbuka lebar,”ujar Pimpin.

“Pajak hadiah semuanya ditanggung BRI, sebut Pimpin.

Kepada masyarakat lainya, yang belum bergabung dengan BRI, mari ikut menabung dan berbisnislah dengan kami, ajak Pimpin. (rud)