30 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 1307

Komisi VII DPR RI Reses ke Toba dan Asahan, Serap Aspirasi tentang Energi dan Kelistrikan

RESES: Sejumlah Anggota Komisi VII DPR RI melakukan reses di kabupaten Toba dan Asahan.Istimewa/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah Anggota Komisi VII DPR RI melakukan reses ke Provinsi Sumetera Utara. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 14-16 Juli 2023 tersebut, fokus reses wakil rakyat tersebut di Kabupaten Toba dan Asahan.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dirjen Gatrik Kementerian ESDM yang diwakili Sesdirjen Gatrik Ida Nuryatin Finahari, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Adi Lumakso, General Manager UIP Sumbagut Octavianus Duha, GM UID Sumut Awaluddin Hafid dan Parlindungan Manajer UPP Sumbagut 4.

Ketua Tim Komisi VII Dony Maryadi Oekoen menjelaskan, pada masa reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2022-2023 ke Propinsi Sumatera Utara adalah dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan.

“Juga untuk menyerap aspirasi dan melihat secara langsung perkembangan di daerah, khususnya berkaitan dengan bidang indutri enargi dan ketenagalistrikan,” terangnya.

Dari kunjungan ini, lanjut Dony, diharapkan dapat mendukung semua pihak terkait termasuk mitra Komisi VII DPR RI, masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi serta membawa informasi dan data terkait bidang-bidang kerja Komisi VII DPR RI untuk ditindak lanjuti dalam rapat kerja selanjutnya.

“Hasilnya diharapkan bisa menjadi rekomendasi untuk ditindak lanjuti dalam rapat-rapat Komisi VII DPR RI dengan mitra terkait khususnya dalam melaksanakan fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran serta fungsi problem solving,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Manjemen Pembangkitan PLN Adi Lumakso memaparkan tentang peta kelistrikan Sumatera update tahun 2023 yang terdiri dari Sumatera Bagian Utara, dengan kapasitas pembangkit sejumlah 1954 MW dan beban puncak 1935 MW,serta Banda Acehmemiliki pembangkit dengan kapasitas 395 MW dan beban puncak 446 MW

“Untuk pengembangan hilirisasi industri di Indonesia dapat bersinergi dengan pemanfaatan sumber energi terbarukan yang Indonesia miliki dan akhirnya dapat memberikan kontribusi kepada target Net Zero Emission 2060 Indonesia,” paparnya.

Sementara itu, GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Duha turut menjelaskan, berdasarkan studi yang dilakukan oleh Nippon Koei, Sungai Asahan berpotensi untuk dibangun 4 PLTA, yaitu PLTA Asahan 1, PLTA Asahan 2 (PLTA Sigura-gura & PLTA Tangga) dan PLTA Asahan 3,

“Khusus untuk PLTA Tangga didedikasikan untuk pengoperasian smelter aluminium di Kuala Tanjung, sedangkan PLTA Asahan 1 dan PLTA Asahan 3 dikhususkan untuk melistriki masyarakat. Oleh karena itu dibangun GI Simangkuk sebagai pusat distribusi listrik dari kedua PLTA tersebut,” terangnya.

Lebih jauh Octa mengatakan, pembangunan PLTA Asahan 3 (2X87MW) oleh Pemerintah Indonesia adalah dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan untuk menyokong kebutuhan energi listrik bagi masyarakat di Sumatera Bagian Utara. “Mohon dukungan semua pihak agar target COD pada tanggal 4 Juni 2024 dapat tercapai,” pungkasnya. (ila)

Polres Labuhanbatu Kandangkan Belasan Sepeda Motor Berknalpot Blong

ARAHAN: Kasat Lantas AKP M Ainul Yaqin memberi arahan kepada pengendara yang menggunakan Knalpot Blong. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Patroli Gabungan Polres Labuhanbatu berupaya menekan gangguan Curat, Curas dan Curanmor (3C) di seputaran Kota Rantauprapat, Sabtu – Minggu (15-26/7). Hal itu guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Dalam pelaksanaan patroli gabungan yang dimulai dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB, terdiri dari, Personel Sat Lantas Polres Labuhanbatu, Personel Sabara Polres Personil Dandim 0209/LB dan Satpol PP Pemkab Labuhanbatu

Selain patroli pencegahan 3 C, petugas juga melakukan penindakan Genk Motor dan hunting sistem dalam penertiban pelanggaran Lalu Lintas terhadap kendaraan bermotor menggunakan knalpot Blong/Racing. Dan hasilnya, Petugas berhasil mengandangkan belasan unit Sepeda Motor yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Pada pelaksanaan patroli dangan cara hunting sistem tadi malam, petugas berhasil mengkandangkan belasan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot Blong/Racing ke Mapolres Labuhanbatu,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu melalui Kasat Lantas AKP M Ainul Yaqin SIK didampingi Kasubsi PID M Iptu Arwin kepada wartawan di halaman Kantor Satlantas Minggu (16/7).

Menurut Kasat, operasi ini menindaklanjuti laporan masyarakat atas suara bising yang ditimbulkan knalpot blong tersebut dan sangat mengganggu warga untuk beristirahat dan beribadah malam.

Terhadap pengendara yang diamankan diperbolehkan membawa kendaraannya kembali bilamana memperlihatkan surat kendaraan dan menggantikan knalpot ke knalpot Standar.

“Bagi masyarakat ingin mengambil sepeda motornya harus membawa surat kendaraan dan diwajibkan mengganti knalpot standar, sedangkan knalpot blong tersebut dimusnahkan oleh pemiliknya dan disaksikan petugas dari Sat Lantas,” sebutnya.

Untuk itu, lanjut AKP Ainul Yaqin mengimbau kepada masyarakat, agar tidak menggunakan knalpot blong demi terciptanya rasa nyaman dan aman di lingkungan.

Operasi ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan berharap masyarakat dapat membudayakan tertib berlalu lintas,” paparnya (fdh/han)

Sekolah Yayasan Madrasah Al- Jamiyatul Washliyah Terbakar

TERBAKAR: Warga sekitar saat menyaksikan api membakar gedung sekolah Al- Jamiyatul Washliyah di Sergai - ist/sumut pos.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Gedung sekolah Madrasah Al-Jamiyatul Washliyah di Dusun VII komplek Al-Jamiyatul Washliyah Kampung Lalang, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, ludes dilahap si jago merah, Sabtu(15/7) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut Damirsyah, salah seorang warga sekaligus pengurus Yayasan Al-Jamiyatul Washliyah, kejadian bermula adanya percikan api dugaan korsleting arus listrik dari salah satu ruangan kelas sehingga api membesar hingga merembet ke ruangan lainnya.

“Dari kejadian tersebut 12 ruangan hangus terbakar, di antaranya ruangan guru, ruangan Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan 1 lokal baru di bangun”.ungkapnya.

Di kesempatan lain, Kepala Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Serdang Bedagai Wahyudi, mengatakan setelah mendapat info dari warga, personelnya langsung bergerak ke lokasi kebakaran dan menurunkan 3 unit mobil pemadam.

“Ada tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api, sementara 1 tim personel Satpol-PP dikerahkan untuk membantu pengamanan di lokasi kebakaran,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Sergai Iptu Djunaidi Armand mengatakan peristiwa kebakaran masih tahap penyelidikan, dan pihaknya belum mendapat laporan resmi dari pihak Madrasah Al-Jamiyatul Washliyah terkait kebakaran tersebut.(fad/han)

Dosmar Serahkan 56 Ekor Sapi ke 6 Poktan

SERAHKAN: Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, saat menyerahkan 56 ekor sapi secara simbolis kepada satu kelompok tani.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Parman Lumbangaol, me­nyerahkan 56 ekor sapi kepada masyarakat, melalui 6 kelompok tani (poktan) di Desa Siponjot, Kecamatan Lintongnihuta, Jumat (14/7) lalu.

Hadir dalam kegiatan itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Kementerian Keuangan RI Rio­nald Silaban, Camat Lintongni­huta Bontor Silaban, Kepala Desa Siponjot Deka Silaban, dan perwakilan pe­nerima ternak sapi.

Pada kesempatan itu, Parman menjelaskan, sapi jenis simental/limosin yang diserahkan sebanyak 56 ekor, dengan perincian 50 ekor betina dan 6 ekor jantan. Penyerahan sapi ini didampingi pihak Kejaksaan Negeri Humbahas dan dilakukan secara e-katalog.

Adapun 6 poktan yang menerima, yakni Satahi Desa Pearung Paranginan, Horas Tani Desa Sitolubahal Lintongnihuta, Labana Desa Siponjot Lintongnihuta, Tripam Desa Siborboron Sijamapolang, Dos Roha Marade Desa Sipituhuta Pollung, dan Ria Bersinar Desa Riaria Pollung. Masing-masing kelompok menerima 10 ekor sapi (1 jantan 9 betina), kecuali Poktan Ria Bersinar yang hanya 6 ekor sapi (1 jantan 5 betina).

Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar banjarnahor menegaskan, para poktan penerima diingatkan supaya memperhatikan dan memelihara ternak sapi dengan benar. Apabila tidak diurus dengan baik, sapi akan ditarik atau digeser dan diberikan kepada yang layak me­nerima.

“Tolong dihargai apa yang diberikan pemerintah, dengan adanya bantuan ini, para petani sudah pasti terbantu. Tidak perlu lagi beli kompos yang dilakukan petani selama ini. Kompos ternak ini sudah bisa digunakan untuk pertanian. Ini awal yang baik, ternak sapi sangat cocok dikembangkan di Humbahas. Ke depan kita harus lebih baik. Tadi sudah dicek, sapi dalam kondisi sehat. Sinur ma pinahan gabe na ni ula (berkembanglah ternak kita ini, dan berhasil apa yang kita kerjakan),” tuturnya.

Dirjen KN Kementerian Keuangan RI Rionald Silaban, mengaku sangat senang, bergembira, dan penuh sukacita bisa bertemu dengan Bupati Humbahas bersama masyarakat di lahan pertanian milik Kepala Desa Siponjot Deka Silaban. Menurutnya, bantuan ternak ini sangat membantu masyarakat demi peningkatan ekonomi. Karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Humbahas terbatas. (des/saz)

Ikut Ramaikan Fun Run Bukit Barisan 2023, Pangdam: Motivasi Bagi Atlet Jelang PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI A Daniel Chardin meramaikan kegiatan Fun Run 2023 yang terpusat di Area Jalan Pengadilan, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (16/7/2023). Selain memperingati HUT ke-73 Kodam I/BB, Fun Run 5K & 10K itu turut dimeriahkan 20 ribu peserta dalam rangka promosi wisata alam Bukit Barisan sekaligus persiapan PON XXI mendatang.

“Tentunya olah-raga lari lintas jalan ini sekaligus sebagai motivasi khususnya para atlet dalam mempersiapkan diri menjelang PON XXI Sumut-Aceh Tahun 2024 mendatang. Sebab, berlatih terbaik adalah mengulang atau dengan bertanding,” kata Pangdam Mayjen TNI Daniel Chardin.

Menurut Pangdam, Indonesia merupakan kaya akan sumber daya alam dan berbagai UKM, salah satunya Sumatera Utara memiliki banyak tempat wisata mempesona dan kuliner khas daerah. “Jadi untuk pariwisata juga sangat penting kita kembangkan bersama, agar bisa menarik minat wisatawan dari dalam maupun luar Sumatera Utara,” ujar Pangdam.

Selain ribuan peserta dari berbagai penjuru Kota Medan, Sumatera Utara, olahraga Fun Run Bukit Barisan 2023 turut disukseskan unsur Forkopimda, serta pejabat TNI-Polri dan warga sekitar. Sementara juara pada kegiatan Fun Run Bukit Barisan 2023 dengan kategori 5K kelompok pelajar putra/putri, dan 10K kelompok umum putra/putri sebagai berikut:

Juara kelompok pelajar putra 5K:
1. Joshua Simanjuntak, SMAN 15 Medan
2. Jakabiran Harahap, SMAN 15 Medan
3. Riskia Nababan SMAN 1 Siborong-borong

Juara kelompok pelajar putri 5K
1. Nesjua Siregar, SMA 15 Medan
2. Dea Tarigan, PPLP Sumut
3. Nurhayati Laoly, SMAN 3 Angkola Selatan.

Sedangkan juara kelompok Umum Putra 10K
1. Firman Lumbantoruan, Yonif Raider 100/PS Pelatda Sumut.
2. Daniel Simanjuntak, Taput/Pelatda Sumut.
3. Berman Siahaan, Taput/Pelatda Sumut.

Juara kelompok umum putri 10K
1. Siska Simamora, Taput Pelatda Sumut.
2. Syntia Manalu, Taput Pelatda Sumut.
3. Ina Lydia, Aceh Timur. (adz)

Pelantikan Pengurus IKA Smansa Binjai, Amir: Harus Ikut Berperan dalam Pembangunan

DIABADIKAN: Wali Kota Binjai Amir Hamzah, diabadikan bersama Ketua IKA Smansa Binjai Darma Malem Sembiring, dan pengurus lainnya.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai Amir Hamzah, menghadiri pelantikan Pengurus IKA Smansa Binjai Periode 2023-2026 di Pendopo Umar Baki Kota Binjai, Sabtu (15/7) lalu. Dalam kesempatan ini, Amir yang juga merupakan alumnus SMA Negeri 1 Binjai, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara Musyawarah Keluarga IKA Smansa Binjai ini.

“Selamat kepada para ketua dan pengurus IKA Smansa Periode 2023-2026 yang dilantik. Semoga ke depannya kita semua semakin solid dan kompak, membawa organisasi ini semakin maju,” ungkap Amir.

Amir menyatakan, keberadaan ikatan alumni bukan hanya untuk menghimpun para alumni untuk berkumpul dan bernostalgia. Melainkan untuk membawa dampak yang besar, baik kepada organisasinya sendiri, almamater, dan juga masyarakat luas.

“Saya juga berharap IKA Smansa dapat mengambil bagian dan berperan dalam percepatan pembangunan di Binjai,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, pemikiran strategis, ide cemerlang, program berkelanjutan, serta aksi nyata IKA Smansa, diharapkan menjadi bagian dari solusi atas permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Adapun Pengurus IKA Smansa Binjai yang dilantik, yakni Darma Malem Sembiring (ketua), Selva Mardinawaty (sekretaris), dan Selly Liesvia (bendahara), serta para pengurus lainnya. (ted/saz)

Grace Tefany Hutapea, Anak Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Mati

MINTA DIHUKUM MATI: Grace Tefany bersama neneknya, Ramli boru Marbun, meminta pelaku pembunuh ayahnya dihukum mati.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Grace Tefany Hutapea (14), warga Dusun Huta Kelep, Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, meminta kepada aparat penegak hukum, supaya pelaku pembunuhan terhadap ayahnya, Friendly Hutapea, dihukum mati.

Permintaan itu disampaikan Grace, didampingi neneknya, Ramli boru Marbun (68), di rumahnya, Sabtu (15/7) lalu.

Putri semata wayang almarhum Friendly itu, juga menuturkan, akibat perbuatan tersangka JS (38), yang dengan sadis menghabisi nyawa ayahnya, dan dilakukan secara berencana, kini dia pun jadi anak yatim-piatu.

“Ayah jadi harapan saya satu-satunya untuk membesarkan dan menyekolahkan saya. Sebab, ibu telah meninggal sejak saya masih duduk di bangku kelas 2 SD,” ungkap Grace.

Grace yang saat ini merupakan siswa kelas 8 di SMPN 1 Tigalingga itu, mengaku bingung, bagaimana nasibnya ke depan, karena kedua orangtuanya sudah tidak ada.

“Saya meminta dan memohon kepada aparat penegak hukum, supaya yang membunuh ayah saya, dihukum berat atau dihukum mati. Tolong sampaikan pak, agar polisi menghukum mati pelaku,” harapnya, sambil memeluk foto almarhum ayahnya.

Sementara ibu korban, Ramli boru Marbun (68), mengaku belum bisa menerima kematian anaknya, yang dibunuh dengan sadis. Dia pun meminta polisi dan jaksa, menghukum mati pelaku, JS, supaya setimpal dengan apa yang dilakukan terhadap putranya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembunuhan terhadap korban, Friendly Hutapea oleh tersangka, JS, terjadi di Dusun Huta Kelep, Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, 6 Maret 2023 lalu. Korban dihabisi pelaku pada satu bengkel sepeda motor di desa itu. Korban me­ninggal ber­simbah darah dengan sejumlah bacokan di tubuhnya. Usai melalukan aksinya, pelaku sempat kabur, tapi personel Polsek Tigalingga di­bantu Polres Dairi, berhasil menangkap pelaku dari persembunyiannya.

Dari informasi yang diperoleh, pada 11 April 2022, tersangka JS, pernah dipenjara karena mencoba melakukan pembunuhan dengan cara membacoki korban, Friendly Hutapea. Namun, kejadian pertama korban bisa selamat, karena berhasil melarikan diri dari kejaran pelaku. Begitu tersangka keluar dari penjara, JS kembali mencoba menghabisi nyawa korban, dan hal itu pun terjadi pada awal Maret lalu, korban meninggal. Saat ini tersangka sudah menjalani proses hukum, dan ditahan di Rutan Kelas 2B Sidikalang.(rud/saz)

Hutan Mangrove di Gebang Dialih Fungsi Jadi Tambak dan Kebun Sawit

BERALIH FUNGSI: Kawasan hutan mangrove di Desa Kwala Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, beralih fungsi jadi kebun sawit dan tambak.

GEBANG, SUMUTPOS.CO – Kawasan hutan mangrove (bakau) di Desa Kwala Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, telah beralih fungsi. Tak ayal, masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Kabupaten Langkat tersebut, khawatir dan resah atas pengalihan fungsi tersebut. Sebab, hamparan luas tanaman mangrove dialihfungsikan jadi tambak dan perkebunan sawit.

Keresahan dan kekhawatiran masyarakat, terkait potensi meluapnya air pasang laut atau banjir rob ke pemukiman warga. Warga yang bekerja sebagai nelayan, pun terancam memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa Kwala Gebang, Buyung menjelaskan, ada ratusan hektare hutan mangrove yang beralih fungsi menjadi tambak. Setelahnya, diduga atas campur tangan mafia, kawasan tersebut pun berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Buyung menyebutkan, dampak pengalihan fungsi tersebut mulai dirasakan masyarakat. Pemukiman masyarakat sering mengalami banjir rob dan abrasi tanah.

“Sering menderitalah kami sebagai masyarakat di Kwala Gebang ini. Karena, kawasan hutan di sini sudah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Buyung, akhir pekan lalu.

Buyung pun mendesak pihak terkait menindak tegas siapa saja oknum yang merusak kawasan hutan mangrove tersebut. Jika dibiarkan, ekosistem di sana akan rusak. Menurutnya, persoalan ini sudah dilaporkan ke pihak terkait. Pun hingga kini, belum ada tindakan. Perambahan dan perusakan hutan masih terjadi. Laporan masyarakat dianggap angin lalu.

Pada kesempatan sama, tokoh adat dan masyarakat lainnya juga menyampaikan keberatannya. Warga mengumpulkan tanda tangan, untuk menyatakan sikap menolak perambahan hutan di desa yang mereka diami.

“Kami menolak dan menentang aktivitas perambahan yang merusak hutan mangrove. Seperti yang kita lihat sekarang, hutan kami berubah menjadi kebun sawit. Air laut pun melimpah ke desa kami,” tutur Abdullah Atan, tokoh adat Desa Kwala Gebang.

Saat ini, menurut Atan, penghasilan nelayan di sana turun drastis. Nelayan tradisional sulit mencari tangkapan ikan sebagai sumber mata pencarian mereka. Tak ada tawar menawar lagi, masyarakat di sana menolak keras perambahan dan perusakan hutan. Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) dan pihak terkait, untuk segera bertindak. Agar hutan mangrove di sana dapat dilestarikan kembali seperti sediakala.

Pantauan wartawan, alat berat jenis excavator masih beraktivitas melakukan perambahan. Diduga lokasi yang dirambah, masuk dalam kawasan hutan berdasarkan Surat Keterangan Menteri Kehutanan Nomor: 579/Menhut-II/2014.

Kayu bakau dari aktivitas perambahan di sana, kerap dijadikan bahan baku bagi mafia arang. Meski berulang kali tertangkap tangan, mafia arang tak pernah surut. (ted/saz)