Home Blog Page 13127

Pengajuan Sidang Akta Kelahiran Meningkat

MEDAN-Pengajuan surat permohonan mengurus akta kelahiran atau permohonan pengangkatan anak, membuat pengajuan surat pembuatan permohonan yang masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Medan hingga Agustus 2012 tercatat ada sebanyak 3.224 permohonan. Jumlah ini cenderung meningkat bila dibandingkan pada 25 Juli 2012 lalu dengan jumlah permohonan hanya 2.587 orang.

Juru Bicara PN Medan, Ahmad Guntur mengatakan, kurang familiarnya masyarakat ditambah minimnya informasi yang diterima perihal pengurusan permohonan akte kelahiran atau permohonan pengangkatan anak, membuat pengajuan surat pembuatan permohonan tersebut menumpuk di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

“Jumlah itu memang tergolong besar kenaikannya di mana pada tanggal 25 Juli 2012 lalu, kami masih mencatat permohonan yang masuk sebanyak 2.587. Jumlah tersebut tidak hanya terpaku pada permohonan akte kelahiran saja, melainkan ada pula perhomohan hak asuh anak atau permohonan lainnya. Namun yang paling banyak memang akta kelahiran,” ujarnya.

Bahkan, yang mengejutkan pengurusan akta kelahiran tidak hanya datang dari kalangan orang tua untuk anak berusia satu tahun keatas saja. Terdapat pula beberapa pemohon datang dari kalangan usia mapan di mana ketika sadar akta kelahiran penting ia lantas mengurusnya.

“Meski tidak banyak beberapa pemohon ada yang datang dari usia mapan. Pengurusan akta kelahiran bagi mereka biasanya digunakan ketika ingin berangkat haji atau sedang menjalani proses hukum, dimana kepastian usia yang didapat dari akta kelahiran sangat diperlukan,” jelasnya.

Menurut Guntur, menumpuknya berkas permohonan akte kelahiran membuat PN Medan setiap hari harus menyidangkan sekitar 60 orang masyarakat. Menggunakan hakim tunggal dan seorang panitera pengganti, proses persidangan pembuatan permohonan akte kelahiran ini minimal harus menghadirkan dua orang saksi.

Disinggung terkait biaya, lanjut Guntur seluruhnya tergantung dari lokasi pemohon. Sebab biaya sidang permohonan akta kelahiran ini tergantung jauh dekatnya radius tempat tinggal pemohon. Dengan demikian semakin dekat lokasi pemohon maka semakin ringan pula biaya perkaranya dan begitu sebaliknya.

“Biaya itu digunakan untuk ongkos panggil yang dilakukan oleh juru sita (yang memberitahukan kapan sidang dimulai). Biasanya biayanya sekitar Rp60 ribuan. Sebab juru sita ketika memberitahukan kapan sidang tidak boleh menggunakan sarana telepon dan harus mendatangi langsung rumah warga, dan itu sudah diatur dalam undang-undang,” ujarnya lagi.

Ditambahkannya, proses persidangan untuk permohonan akte kelahiran biasanya berlangsung satu hari. Setelah itu masyarakat harus menunggu inkrah yang biasanya berdurasi 14 hari, sebagai pembuktian tidak ada pihak yang keberatan atas penetapan hasil persidangan.
Lanjut Guntur, untuk masyarakat yang belum memahami pembuatan akte kelahiran bisa langsung mendaftarkan diri ke PN Medan untuk selanjutnya diberikan nomor register.

Setelah memperoleh nomor register masyarakat harus tetap menunggu karena berkas tersebut harus naik ke Wakil PN Medan yang berhak menunjuk hakim dan panitera pengganti pada persidangan nanti.

“Setelah ditetapkan siapa hakim dan panitera penggantinya maka hakim akan bertugas menindaklanjuti untuk memastikan kapan waktu sidang. Setelah memanggil pemohon, biasanya jarak tiga atau empat hari sidang sudang bisa digelar,” bebernya. (far)

Pengerjaan Jalan Setapak Ganggu Aktivitas Warga

MEDAN- Proyek pengerjaan jalan setapak di sejumlah gang di Kecamatan Medan Tembung diprotes warga, karena pengerjaan dilakukan saat warga hendak melakukan aktivitas berbuka puasa dan salat tarawih.

“Pengerjaan pengecoran jalan setapak dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB, itu sangat menganggu aktivitas warga yang hendak keluar masuk rumah. Apalagi, sore hari aktivitas warga cukup padat, adanya mau mencari bukaan  puasa, dan salat magrib, Isya serta tarawih,” kata Ketua Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Kota Medan, Rinaldi Amri kepada wartawan, Jumat (10/8).

Dia menyebutkan, satu persoalan pengerjaan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) yang mengecewakan di Jalan Taduan, Gang Buntu sepanjang kurang lebih 100 meter. Akibat pengerjaan tersebut, warga yang berada di lokasi itu tidak bisa melakukan aktivitas di luar rumah, terutama yang akan berbuka puasa serta melakukan salat tarawih.

“Jalan Taduan Gang Buntu itu kediaman saya, kemarin sejumlah warga hampir emosi, karena pengecoran tiba-tiba dilakukan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Rinaldi, pihaknya sangat mendukung pengerjaan proyek pembangunan jalan setapak oleh Dinas Perkim. Namun, alangkah baiknya bila pengerjaan dilakukan di malam hari, manakala aktivitas warga sudah tidak ada di luar rumah. Selanjutnya, orang yang melaksanakan ibadah seperti salat tarawih sudah kembali ke rumah.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, akibat pengerjaan di Gang Buntu itu, banyak warga yang tidak bisa pergi ke masjid untuk salat tarawih, karena jalan mereka tidak bisa dilalui.

Plt Camat Medan Tembung, Khoiruddin yang dibubungi via selular menyatakan, akan menyampaikan keluhan warga ke Dinas Perkim selaku pengelola proyek pengerjaan jalan setapak. (ril)

Kapan Paket Lebaran Bisa Diambil?

081376857xxx

Kepada Yth Bapak Wali Kota Medan. Saya mau tanya, paket lebaran untuk pensiunan PNS Pemko Medan kapan bisa diambil? Di mana mengambilnya dan apa saja persyaratan yang harus dilengkapi? Terima kasih.

Sejak Seminggu Lalu

Terima kasih atas pertanyaannya. Paket Lebaran sudah bisa diambil sejak seminggu yang lalu di tempat-tempat yang telah tercantum pada kupon. Syaratnya dengan membawa tanda pengenal dan kupon yang telah diperoleh dari bagian aset dan perlengkapan sekretariat Pemko Medan.

Budi Haryono, Kabag Humas Pemko Medan

Surat Pindah Dipungli Rp200 Ribu

081396007xxx

Kepada Bapak Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan Yth. Sebenarnya berapa biaya dan berapa lama untuk mengurus surat pindah dari Kelurahan Tanjung Sari ke Kelurahan Mangga? Karena di Kelurahan Tanjung Sari saya dimintai pungutan sebesar Rp200 ribu. Tolong penjelasannya Pak. Terima kasih.

Tertuang pada Perda No 1/2010

Terima kasih atas pertanyaannya. Pada dasarnya, pengurusan surat pindah hanya dikenakan biaya Rp2.500 yang tertuang pada Perda No 1 Tahun 2010. Jika lebih dari itu yang dibebankan kepada masyarakat, maka yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana korupsi. Mengenai pungutan liar ini kami akan melakukan pemeriksaan dan akan menindak tegas pelaku.

Untuk lama pengurusan surat pindah ini, selambat-lambatnya empat hari kerja sudah selesai.

Muslim Harahap
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Tindak Pencurian di Jalan Sidorame

081263678xxx

Yth Bapak Kapoldasu. Tolong Pak di Jalan Sidodame Komplek Pemda sudah terasa tidak aman, karena banyak rumah warga yang kecurian dini hari maupun siang hari. Mohon Pak ditindak pencuri yang bergentayangan. Nanti warga bisa main hakim sendiri. Terima kasih.

Segera Ditindaklanjuti

Terima kasih atas laporannya. Dengan adanya informasi ini, masyarakat sangat membantu kinerja kepolisian. Mengenai laporan ini akan kami teruskan ke Polres dan Polsek terkait agar segera dilakukan tindak lanjut.

Kombes Pol Heru Prakoso
Kabid Humas Polda Sumut

HMS Orasi Soal Bunga Obligasi

MEDAN- Buka puasa bersama yang digelar Silaturahim Warga Jawa dan Safari Nahi Mungkar Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) dengan panitia Medan antara lain Rendy, Sugiono Praka, Agus Sunarto, Zulham dan lain-lain di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (8/8) malam berlangsung meriah.
Menurut seorang panitia pelaksana Rendy, undangan yang disampaikan berkisar 300 orang ternyata yang hadir berkisar 400-an orang lebih terdiri dari pemuda dan tokoh-tokoh di Sumatera Utara dan Jakarta.

Buka puasa tersebut selain untuk silaturahim juga disertai diskusi dan orasi dari HMS Jakarta masing-masing  pembicara Sasmita Adinegoro (Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak), Lily Wahid, Mayjend (Purn) Syamsul Djalal, dan Laksamana Mulyo Wibisono.

Dalam diskusi dan orasinya terkait persoalan bunga obligasi pajak Sasmita Adinagoro mengatakan sungguh ironis dana hasil pajak yang dikumpulkan dari masyarakat saat ini tidak banyak dikembalikan untuk kepentingan rakyat. Sebaliknya, perolehan pajak justru digunakan untuk hal yang sia-sia seperti membayar bunga obligasi rekap yang mencapai puluhan miliar tiap tahunnya.

Dikatakannya, seharusnya perbankan nasional yang sebelumnya menerima bantuan pemerintah pada saat krisis 1998 berupa obligasi rekap tidak lagi menerima suntikan terus menerus dari Negara karena sudah sehat dan menghasilkan untung besar.
Dengan kata lain, seharusnya pemerintah bisa menggunakan dan yang digunakan untuk membayar bunga rekapitalisasi eks bank penerima BLBI untuk kepentingan rakyat.

“Apalagi besaran dana APBN yang ada selama ini memang semuanya berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat,” ujar Sasmita.
Acara buka puasa bersama tersebut dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan ustadz Drs Sunaryo. Kemudian penandatanganan Maklumat oleh 112 orang tokoh yang hadir dan diselingi dengan lagu-lagu religius oleh Bona Paputungan yang terkenal dengan lagu Gayus Tambunan-nya. Turut menyampaikan tausiah dan zikir ustadz Zawasir dari Gorontalo.(*/ril)

UMA Benahi Mutu Pendidikan

Universitas Medan Area (UMA) terus berbenah seiring peningkatan kualitas pendidikan, kualitas pelayanan administrasi dan sumber daya manusia (SDM). Pilot projek untuk ketiga kualitas tersebut terpilih LP3M dan Pascasarjana UMA.

“Kita terus melaksanakan peningkatan kualitas pendidikan di UMA termasuk penandatangan kesepakatan kerjasama (MoU) antara UMA dan Qims Intransindo. Kesepakatan yang ditandatangani itu bertujuan memperoleh pengakuan sesuai standar internasional di bidang sistem manajemen mutu ISO 9001-2008,” kata Kepala Humas UMA Ir Asmah Indrawati MP di Medan Jumat (10/8).

Ia mengatakan, kerjasama telah dilakukan Rektor UMA Prof Dr H Ali Yakub Matondang MA dan Presiden Direktur PT QIMS Intransindo Achmad Tirmizi Hutasuhut disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, Drs M Erwin Siregar MBA dan para wakil rektor dan dekan di UMA.

Disamping itu UMA melakukan penyeragaman berbagai kegiatan akademik dan administrasi kampus melalui program Central Database Information  Campus (CDIC) secara online. Launching Academic & Journal Online.

Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, Drs M Erwin Siregar MBA mengatakan UMA sangat kooperatif melakukan kerjasama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kelembagaan serta SDM. Menurut dia, UMA menyadari sepenuhnya perguruan tinggi yang sehat terjadi apabila organisasi sehat.
Untuk itu, lanjut dia, UMA merupakan lembaga yang siap belajar, siap dibimbing dan dikritik sehingga raihan ISO 9001-2008 dapat diterjemahkan oleh seluruh civitas akademika, sehingga citra UMA terbangun terus.

Presiden Direktur PT QIMS Intransindo Achmad Tirmizi Hutasuhut mengatakan, simpati atas keinginan sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang akan meletakkan dasar sistem Penjaminan Mutu (SPM) eksternal dan internal dengan menggunakan penilaian berdasarkan ISO 9001-2008.

Ia menilai dalam ISO dibutuhkan komitmen yang kuat karena merubah cara kerja dan pemikiran sungguh sangat sulit. Perguruan tinggi yang telah mendapat ISO berarti dapat lebih survival dan siap berkompetitif dalam menghasilkan lulusan berkualitas dan kompeten.

Rektor UMA Prof Dr H Ali Yakub Matondang MA menjelaskan, lima pilar komitmen peningkatan mutu UMA antara lain terkait SDM, kelembagaan, proses belajar mengajar dan kerjasama. Melalui ISO, komitmen dapat terdorong ke arah yang lebih positif . (*/dmp)

Kantor Cabang Bank Sumut Pematang Raya Dibuka

MEDAN- Direktur Umum PT Bank Sumut, M Yahya dan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MH resmi membuka Kantor Cabang Bank Sumut Pematang Raya, Rabu (8/8) lalu. Dalam kesempatan itu M Yahya mengucapkan terimakasih kepada para tamu dan undangan serta pemerintah Kabupaten Simalungun yang telah menghadiri acara pembukaan dan peresmian operasional Kantor Cabang Pematang Raya.

“Pembukaan kantor ini merupakan satu bentuk komitmen Bank Sumut dalam menjawab kebutuhan masyarakat Sumatera Utara dan masyarakat Simalungun khususnya untuk mendapat akses pelayanan perbankan sampai ke tingkat kecamatan sekalipun,” ungkapnya.

Menurutnya, satu indikator perkembangan perekonomian suatu daerah dapat dinilai dari adanya perbankan di daerah tersebut. Oleh karena itu kehadiran Bank Sumut di Pematang Raya diharapkan mampu mendukung dan memberikan pengaruh positif  bagi perkembangan perekonomian Kabupaten Simalungun.

Bupati Simalungun JR Saragih yang turut hadir dan berkesempatan untuk melakukan gunting pita sekaligus meresmikan operasional Kantor Cabang Pematang Raya.

Menurutnya, saat ini Bank Sumut sudah berada sangat dekat dengan masyarakat, hal ini pastinya akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari Bank Sumut yang baru saja kembali meraih penghargaan sebagai bank dengan predikat sangat baik selama 10 tahun berturut-turut dari majalah InfoBank.

JR Saragih tak lupa mengajak masyarakatnya untuk dapat memanfaatkan kehadiran Bank Sumut dan untuk sama-sama menjaga dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi Bank Sumut.

“Ketika Bank Sumut merasa nyaman dan dapat menjadi besar di daerah kita ini, ini merupakan satu indikator tumbuh kembangnya perekonomian daerah kita ini,” ujarnya.(saz)

Pemko Medan Peringati Hari Kebangkitan Teknologi

MEDAN- Pemerintah Kota Medan menggelar peringatan hari Kebangkitan Tekmologi Nasional ke-17 tahun 2012 yang di gelar di halaman depan kantor Wali Kota Medan, Jumat (10/8). Bertindak sebagai pembina upacara Wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi dan diikuti oleh para pejabat dan pegawai jajaran pemko Medan.

Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam pidatonya yang dibacakan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi mengatakan tahun ini tema peringatan Hakteknas ke-17  adalah “Inovasi untuk kemandirian bangsa,” tema dipilih agar penelitian dan pengembangan Iptek lebih bertumpuh pada kebutuhan riil masyarakat, mencari solusi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mndorong pemenuhan kebutuhan riset yang lebih aplikasi.

Menurutnya, riset yang dapat memenuhi kebutuhan industri untuk menghasilkan produk dan atau jasa untuk memenuhi kebutuhan publik, serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, maupun lembaga pemerintah untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dikatakannya, bangsa yang mandiri berarti mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dengan sumber daya yang dimiliki, mampu memecahkan persoalan yang dihadapi, mampu mengembangkan inovasi dan riset di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tak hanya itu bangsa juga mampu memiliki keunggulan dan daya saing, semua kemampuan tersebut dapat terwujud dengan mendorong inovasi yang melibatkan sinergi tiga unsur utama dalam akademis, Businnes dan goverment (ABG).

Lebih lanjut dikatakannya, semua bangsa di dunia menyadari bahwa kesejahteraan dan kemakmuran hanya dapat dicapai dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam suatu sistem inovasi yang berlaku baik secara nasional yakni sistem inovasi nasional (SINas) maupun regional yakni Sistem Inovasi Daerah (SIDa) .

Diharapkan, peringatan Hakteknas tahun ini agar menjadi momentum untuk meningkatkan kontribusi Iptek bagi kesejahteraan rakyat, peningkatan produktifitas dan daya saing produk industri, penguasaan dan pemanfaatan iptek akan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional apabila berbagai hasil penelitian, pengembangan maupun perekayasaan dan penerapan Iptek di masyarakat termasuk sektor usaha dalam memberikan alternatif solusi bagi permasalahan yang dihadapi.(gus)

Yamaha Berkah Ramadan Berbagi di Rantauprapat

MEDAN- Bagi-bagi souvenir, takjil (makanan buka puasa, Red) dan makanan sahur dilakukan PT Alfa Scorpii kepada masyarakat di setiap daerah yang dikunjungi.

Pic even Yamaha Berkah Ramadan PT Alfa Scorpii Medan, Raju kepada Sumut Pos menyebutkan, Kemarin (7/8) tim berada di Kota Rantauprapat, Labuhanbatu. Di daerah itu, team bekerja sama dengan PT Alfa Scoorpii Rantauprapat.  Di dealer tersebut, papar Raju, pengendara Yamaha Fino diberi goody bag, serta menu takjil (makanan buka puasa, Red). Pemberian goody bag berisi baju koko dan kain sarung.

“Kami setiap mau berbuka puasa berjalan dan membuat kegiatan membagi-bagikan takjil ke pengendara sepeda motor Yamaha matic,” katanya.
Dia menyebutkan, bagi-bagi menu takjil dan souvenir dari Yamaha dilakukan karena Yamaha mengetahui apa yang dirasakan masyarakat saat berpuasa, dan ada keindahan bila bisa berbagi di bulan suci Ramadan. Selanjutnya, tim juga membagikan makanan sahur kepada warga kurang mampu di Kota Rantauprapat.

Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Fino Sporty, Sukarni (32) mengaku, senang bisa bisa mendapatkan bingkisan dari Yamaha. Sebab, jarang sekali pengendara diberi hadiah oleh produsen sepeda motor. “Saya rasa baru Yamaha yang peduli dengan pengendaranya, saya semakin suka pakai Yamaha,” katanya. (*/ril)