Home Blog Page 13135

Tiga Venues PON Kembali Dipindah

PEKANBARU- Sebulan jelang pelaksanaan pertandingan PON. Kembali ada venues yang dipindah. Kali ini di Cabang Olahraga (Cabor) Angkat Berat, Angkat Besi, dan Binagara serta Biliar.

Angkat Berat dan Angkat Besi serta Binaraga yang rencana semula di Hotel Ratu Mayang Garden lalu sempat dipindah PB PON ke Hotel Ibis. Dan kini kembali lagi ke venues semula di Ratu Mayang Garden. Sementara khusus Binaraga pindah ke Hotel New Hollywood.

Cabor Biliar, yang venues-nya tengah dikerjakan di areal Purna MTQ. Berdasarkan informasi yang dihimpun Riau Pos (grup Sumut Pos), tidak ada yang bisa menjamin venues tersebut akan selesai dan bisa digunakan sebagai tempat pertandingan PON. Alhasil, juga dipindah ke Hotel The Central di Jalan Sudirman.
Disampaikan Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Riau, Boobie Purbowo. Menurutnya, berdasarkan kunjungan terakhir bersama tim Tenikal Delegate (TD) akhir pekan lalu di kawasan Purna MTQ. Baik PB PON maupun kontraktor tidak ada yang bisa menjamin venues akan rampung di akhir Agustus ini.

“Ditambah ukurannya masih kurang dari standar, di mana luasnya hanya 800 meter. Sementara yang dibutuhkan untuk 16 meja pertandingan ditambah meja Snooker adalah seluas 1500 M. Setelah melihat areal Ballroom Hotel The Central maka diputuskan dipindah kesana saja, karena harganya lebih kompetitif,” paparnya menjawab Riau Pos, Selasa (7/8).

Sementara itu, terkait masih belum adanya kepastian venues dari tiga cabang yang di pertandingkan, Ketua Umum Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Riau, Sanusi Anwar mengembalikan kepada PB PON.

Menurutnya, memang ada keputusan untuk kembali menggunakan Ratu mayang Garden di Jalan Sudirman sebagai venues Angkat Berat dan Angkat Besi dari sebelumnya diputuskan di Ibis Hotel. Dikarenakan pihak hotel sudah melakukan renovasi sesuai dengan ketentuan tim TD.
“Akhir pekan kemarin kami sudah melakukan kunjungan terakhir, dan diputuskan tetap menggunakan venues tersebut. Sementara Binaraga kita gelar di Hotel New Hollywood, Jalan Kuantan, Pekanbaru,” paparnya.

Berdasarkan hasil keputusan tersebut, maka lanjut Sanusi, Ia berharap perlengkapan pertandingan dan peralatan di masing-masing venues dapat dipenuhi. Demi suksesnya penyelenggaraan nantinya.

Menyikapi hal tersebut PB PON melalui Ketua I, Emrizal Pakis mengatakan memang ada perubahan di beberapa venues pertandingan. Dan dipastikan di hotel, seperti Biliar dan Angkat Berat, Angkat Besi serta Binaraga.

“Keputusan hotel mana yang digunakan, kami masih melakukan penjajakan. Dalam tahap negosiasi tentang tanggung jawab hotel terkait, apa yang menjadi beban mereka dan PB PON untuk dibicarakan bersama sehingga jelas,” ungkapnya.
Hal tersebut terkait kalau ada kekurangan-kekurangan yang perlu dilakukan pihak manajemen hotel supaya dapat segera diselesaikan.
“Keputusannya secara resmi akan diumumkan pekan ini, hotel mana saja yang dijadikan sebagai venues Cabor terkait,” lanjutnya. (egp/jpnn)

Pesilat PPLP Ikuti Kejurnas

MEDAN- Atlet silat yang dipersiapkan untuk Kejurnas antar PPLP se-Indonesia yang digelar di Sulawesi Selatan, 25 September mendatang, terus mengasah kemampuannya. Bahkan, meski sedang menjalani ibadah puasa, mereka tetap semangat mengikuti materi latihan yang diberikan.

Demikian dikatakan Suprapto, pelatih kepala cabor Pencak Silat PPLP Sumut kepada wartawan di sela-sela latihan di GOR PPLP Sumut, kemarin. “Kita menerapkan porsi latihan seperti biasa kepada anak-anak, namun waktunya agak dipersingkat,” tutur Suprapto.

Dikatakannya, adapun anak asunya yang akan diturunkan di even tahunan itu yakni Ani, riska serta Nasa yang akan bertarung di kelas  51-54kg, sementara Aan di kelas 45-48 kg. “Untuk peserta, mungkin masih ada penambahan, kalau siswa baru bisa memenuhi syarat untuk bertanding,” tambahnya.
Ketika disinggung tentang target, Suprapto tidak bisa berharap banyak. “Karena ini merupakan pembinaan, kita tidak terlalu memporsir untuk mencapai yang setinggi-tingginya. Kalau bisa sih harus lebih baik dari prestasi musim lalu di ajang yang sama,” harapnya. (mag-10)

Psikologi UMA Raih Akreditasi B

PROGRAM Studi Psikologi Universitas Medan Area (UMA) meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sesuai Surat Keputusan (SK) Nomor 017/BAN-PT/2012. Akreditasi B diterima UMA sejak 29 Juni 2012 yang berlaku hingga tahun  2017.

Demikian dikatakan Rektor UMA Prof Dr Ali Yakub Matondang didampingi Dekan Psikologi UMA Prof Dr Abdul Munir MPd di Medan, Jumat (3/6). “Dengan segala kemampuan, kami akan mempertahankan akreditasi tersebut. Bahkan akan meningkatkan hingga memperoleh akreditasi A. Karenanya, kami akan meningkatkan kualitas lulusan baik dari kurikulum, SDM dosen, belajar mengajar dan infrastruktur pendukung,” kata Yakub.

Rektor mengatakan, Psikologi UMA telah memenuhi standar akreditasi Kementerian Pendidikan melalui BAN PT yang mengacu pada tujuh komponen standar nasional pendidikan terdiri standar isi, proses, kompetensi kelulusan, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, dan penilaian pendidikan oleh accesor atau tim penilai dari BAN-PT.

Selain memenuhi standar pemerintah, Rektor mengatakan, UMA juga telah mencanangkan peningkatan mutu pelayanan, administrasi dan sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama dengan PT QIMS Intransindo (perusahaan yang bergerak di bidang consulting dan training).
‘’Kita juga berupaya meraih standar internasional untuk memperoleh pengakuan sesuai standar internasional di bidang sistem manajemen mutu ISO 9001-2008,’’ katanya.

Disebutkan dia, kerja sama UMA dengan QIMS ditandatangani Rektor UMA Prof Dr HA Yakub Matondang MA dan Presdir PT QIMS Intransindo Achmad Tirmizi Hutasuhut disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA.
Yakub menyampaikan lima pilar komitmen peningkatan mutu UMA, antara lain terkait SDM, kelembagaan, proses belajar mengajar, dan kerja sama. Jadi dengan ISO ini, komitmen itu dapat terdorong ke arah yang lebih positif dan cepat melalui konseling dan
pelatihanah.

Sedangkan Dekan Fakultas Psikologi UMA Prof Dr Abdul Munir menyatakan, semangat menuju pencapaian akreditasi yang lebih baik terus menggelora di hati semua civitas akademika UMA khususnya Fakultas Psikologi yang diterapkan dalam semua kegiatan. ‘’Hasilnya adalah peningkatan status akreditasi Psikologi UMA menjadi B. Pada akrediatasi berikutnya kita berharap dapat meraih prestasi lebih tinggi,’’ katanya. (*/dmp)

Mahasiswa UMA Olah Mengkudu jadi Dodol

BUAH mengkudu atau pace dikenal sebagai buah yang berkhasiat untuk mengatasi suatu penyakit. Berkat penelitian intensif mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Medan Area (UMA) bisa mengolah buah mengkudu menjadi dodol.

DODOL MENGKUDU: Mahasiswa Fakultas Biologi UMA bersama Dekan Dra Sartini MSc (kiri) diabadikan bersama.//istimewa
DODOL MENGKUDU: Mahasiswa Fakultas Biologi UMA bersama Dekan Dra Sartini MSc (kiri) diabadikan bersama.//istimewa

Dekan Fakultas Biologi UMA Dra Sartini MSc melalui Wakil Dekan III Abdul Karim SSi MSi di Medan pekan lalu mengutarakan, dodol mengkudu kreasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Biologi UMA telah diperkenalkan di sejumlah pameran di Kota Medan. Diantaranya Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pendopo USU dan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Dalam setiap pemeran, kata Karim, dodol mengkudu menjadi perhatian masyarakat yang meninginkan dodol mengkudu dapat diproduksi secara besar-besaran.  ‘’Selain enak dikonsumsi, dodol mengkudu juga berkhasiat untuk kesehatan,” ujar Abdul Karim didampingi Kabag Humas UMA Ir Asmah Indrawaty MP.

Dijelaskan dia, dodol mengkudu diprakarsai mahasiswa yang tergabung di UKM Fakultas Biologi UMA diantaranya Puwanti, Julia alias Chelsea, Rini dan Nuraini. ‘’Mereka melakukan berbagai eksprimen hingga menemukan cara tepat mengolah buah mengkudu jadi dodol. Untuk sementara dodol mengkudu baru dijual di pameran yang diikuti UMA, kantin atau kios di lingkungan UMA,’’ jelasnya.

Ke depan, lanjut Karim, Fakultas Biologi UMA berencana memproduksi dodol mengkudu secara besar-besaran termasuk mendaftarkan hak patennya. ‘’Selain enak, dodol mengkudu memiliki sejumlah khasiat sebagai sumber antioksidan yang dapat mengunci radikal bebas yang bisa menurunkan daya tahan tubuh. Buah mengkudu juga dapat meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus yang berfungsi melawan infeksi dan menjaga kekebalan tubuh,’’ imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, buah mengkudu mengandung mineral yang berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. ‘’Dengan begitu, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. Alhasil, tekanan darah pun bisa normal,’’ jelasnya.

Berdasarkan penelitian sejumlah pakar farmasi, kata Karim, buah mengkudu juga bisa mengendalikan sel kanker dan tumor. ‘’Memang, jika kanker atau tumor sudah muncul, maka pengobatan berupa operasi atau kemoterapilah yang dibutuhkan. Namun, mengonsumsi buah mengkudu secara teratur bisa menghambat pertumbuhan sel tumor atau sel kanker lebih besar,” ucap Karim.

Karim menambahkan, buah mengkudu mengandung 12 zat aktif yang berkhasiat pengobatan diantaranya anthraguinone dan scopoletin yang aktif sebagai antimikroba. ‘’Sehingga penting dalam mengatasi peradangan dan alergi. Komponen aktif yang terkandung dalam buah mengkudu juga berperan dalam meremajakan sel-sel tubuh dan mencegah perkembangan sel kanker,’’ katanya. (*/dmp)

Pengurus Nasdem Dianjurkan Selalu Berbagi

MEDAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) menganjurkan kepada seluruh pengurus NasDem di wilayah Sumut, untuk selalu berbagi dan bersilaturrahmi dengan masyarakat. Apalagi malam Nuzulul Qur’an itu yang lebih baik adalah, bagaimana kita bisa memberikan sebagian rezeki kita kepada anak yatim.

“Apa yang kita anjurkan itu telah berjalan. Terbukti, peringatan Nuzulul Qur’an bertepatan malam ke 17 puasa Ramadan kita peringati di kediaman Bendahara NasDem Nezar Djoeli, bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat alim ulama, warga masyarakat serta anak yatim,” ujar Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara HM Ali Umri SH Mkn di sela buka puasa bersama sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an di kediaman M Nezar Djoeli ST, Senin (6/8).

Buka puasa bersama yang juga dirangkai dengan penyampaian doa kepada almarhum H Zakaria Djoeli orangtua Nezar Djoeli ini selain dihadiri Camat Medan Kota Drs Parlindungan Nasution juga dihadiri Ketua DPD NasDem Kota Medan Aner Siagian, Ketua DPC Kota Medan Medan M Iwan Marpaung serta sejumlah kader-kader NasDem lainnya.

Di bagian lain, Ali Umri juga mengemukakan Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumatera Utara memastikan siap untuk mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Jumat (10/8) mendatang. Pendaftaran tersebut untuk verifikasi yang lolos sebagai partai baru untuk mendapat status badan hukum dan Kementerian Hukum dan HAM.

‘’Kita berharap kepada seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasdem, agar memberikan kelengkapan berkas untuk ,’’katanya.
Ali Umri yakin target yang diperoleh partainya mencapai 50 % di pemilihan legislatif pada 2014 mendatang.  (ila)

Alquran Referensi Universal Umat

Nuzulul Quran di Masjid Raya Aceh Sepakat

MEDAN- Nuzulul Quran dapat diartikan bagaimana membumikan Alquran di tengah-tengah umat dan dunia. Lebih jauh dari itu, Alquran diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengubah peradaban umat Islam, karena dianya merupakan sumber referensi yang universal.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Sumut Gus Irawan Pasaribu mengatakan, peristiwa turunnya Alquran yang diperingati setiap 17 Ramadan merupakan momentum apik untuk mendekatkan diri dengan Alquran. Menurutnya, kitab suci yang diturunkan Allah SWT lewat Rasulullah SAW itu, jelas sebagai referensi universal bagi umat.

“Seperti dikatakan banyak ustadz, Alquran itu jangan hanya dibaca saja. Tapi dirasakan kita berdialog dengan Allah SWT. Karena, Alquran itu sumber referensi yang up to date, mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di dalamnya ada juga soal ekonomi syariah dan muamallah. Dengan begitu, kita harapkan peradaban umat Islam segera bangkit,” tukasnya dalam peringatan Nuzulul Quran, di Masjid Raya Aceh Sepakat, Minggu (5/8) malam.

Sementara Al Ustadz Azhari Akmal Tarigan yang menjadi pembicara utama mengatakan, umat Islam harusnya bisa menjadikan Alquran sebagai panduan yang tak habis digerus jaman. Dengan begitu, barulah bisa terwujud perubahan peradaban umat. Saat ini, kata dia, asing sudah mulai menjadikan Alquran sebagai sumber referensi dan perubahan peradaban. Misalnya, dalam hal komunikasi dengan bayi dalam rahim.

Menurut Tarigan, Allah SWT sudah menyatakan dalam Alquran bahwa kemampuan janin berkomunikasi dimulai dari pendengaran sekitar usia 30 minggu. “Makanya orang barat itu meneliti bahwa janin berusia 30 minggu sudah bisa diberi pendidikan prakelahiran,” bebernya.

Akmal Tarigan menambahkan, Alquran turun secara bertahap selama lebih kurang 22 tahun. Hal itu dikarenakan kemampuan orang Arab waktu itu, tidak akan sanggup menerimanya sekaligus. Selain itu, Alquran diturunkan melihat perkembangan di masyarakat saat itu. (mea)

Kirim 10 Atlet, Pertina Sumut Kerja Keras

PON XVIII di Riau

LABUHANBATU- Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Utara (Sumut) DR HC H Freddy Simangunso

g MBA mengatakan, akan meningkatkan target di PON XVIII yang digelar GOR Kabupaten Kerinci, Provinsi Riau, 9 September 2012 mendatang.
“PON 2008 lalu di Kaltim kita memperoleh 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Untuk tahun ini kita terus melatih atlet dengan kerja keras dengan harapan perolehan medali lebih baik dari tahun sebelumnya,” jawab Freddy saat ditemui Sumut Pos, di Rantauprapat, Rabu (8/8).

Saat ini, jelas suami Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu itu, 10 atlet yang akan diturunkan pada PON di Riau mendatang sedang pemusatan latihan daerah di Asrama Haji Medan. “Atlet kita sejak 10 Juli lalu sudah latihan di sana. Jadi kami minta doa restunya dari warga Sumut di saat berangkat yang rencananya akan dilepas Plt Gubsu,” harap Freddy.

Lebih jauh diterangkan Ketua Pertina Sumut tersebut, atlit yang akan diturunkan pada PON di Riau terdiri 4 putra dan 6 putri diantaranya Benget Simorangkir kelas 75 kg, Niko Purba kelas 81 kg, Daniel Pasaribu kelas 69 kg dan aAdullah Siregar kelas 49 kg.

Sedangkan 6 petinju putri yang juga memiliki beban membawa harum nama Sumut tersebut yakni, Sadarmawati Simbolon kelas 48 kg, Nurmala Deli kelas 51 kg, Sri Gayatri kelas 54 kg, Mesmiliyana Simangunsong kelas 57 kg, Siti Aisyah kelas 60 kg dan Maduma Simbolon di kelas 64 kg.

Sekretaris Pertina Sumut Drs Edi Sibarani dari Medan menerangkan bahwa kondisi atlit saat ini cukup baik dan patut dibanggakan. “Peningkatan hari-keharinya memang terlihat, karena kita buat latihan pagi dan sore dan setiap hari sparring, artinya kemajuan sudah terlihat. Kita akan berupaya membuat yang terbaik dan harapan atlit terus tetap bersemangat serta minta dukungan kepada semua warga,” terang Edi pertelepon. (mag-16)

Harus Lebih Garang

Liverpool vs FC Gomel

Liverpool memang mampu mencuri kemenangan 1-0 di kandang FC Gomel pekan lalu (2/8). Tapi, surplus satu gol belum menggaransi Liverpool bakal melangkah mudah dari kualifikasi ke playoff Europa League. Tidak ada pilihan lain, The Reds -sebutan Liverpool- harus menuntaskan tugas di Anfield dini hari nanti WIB.

Berbeda dengan pertemuan pertama di Belarusia, tuan rumah memiliki peluang meraih kemenangan meyakinkan. Itu tak lepas karena pelatih Brendan Rodgers memiliki skuad lebih komplet dan yang lebih penting lagi, tidak terkendala fisik.

Salah satu suntikan kekuatan bisa datang dari striker internasional Uruguay Luis Suarez. Setelah gagal membawa Uruguay lolos dari fase grup Olimpiade London 2012, Suarez bersama defender Sebastian Coates sudah kembali berlatih di Melwood (markas latihan Liverpool) sejak awal pekan ini.
“Fantastis memiliki Luis (Suarez) lagi dalam skuad. Dia memainkan laga kompetitif (di Olimpiade) sehingga level kebugarannya cukup baik, bahkan mungkin fit. Saya tidak sabar untuk segera bekerja sama dengannya,” kata Rodgers di situs resmi klub.

Suarez pun siap menjawab tantangan Rodgers. Apalagi motivasi top scorer Liverpool musim lalu itu (17 gol) tengah tinggi setelah meneken kontrak baru. Kendati Liverpool dan Suarez tidak menyebutkan durasinya, media-media Inggris meyakini sampai 2018 atau diperpanjang dua tahun dari kontrak lamanya.

Persaingan lini depan Liverpool musim ini sangat ketat, khususnya di posisi penyerang tengah dalam skema 4-3-3. Selain Andy Carroll, Suarez juga berkompetisi dengan Fabio Borini. Striker baru asal Italia turun penuh di leg pertama.

“Saya bisa memahami apabila fans berharap agar kami bermain lebih garang di Anfield dan menginginkan tercipata lebih banyak gol,” kata Stewart Downing, winger Liverpool sekaligus pencetak gol kemenangan di leg pertama sebagaimana dilansir Liverpool Echo. Di bawah kepelatihan Rodgers, Downing diberi posisi baru sebagai penyerang sayap kanan. Posisi yang membuatnya merasa memiliki kesempatan mencetak gol lebih banyak. Di musim lalu, Downing mendapat banyak kritik karena pemain yang diboyong mahal-mahal dari Aston Villa itu hanya mengemas tiga gol dari 47 laga.
“Setiap pelatih memiliki cara bermain yang berbeda-beda dan pelatih saat ini (Brendan Rodgers) menilai saya harus bermain lebih ke depan sehingga memiliki peluang lebih banyak untuk mencetak gol,” jelas Downing.

Sementara dari kubu tamu, pelatih Gomel Oleg Kubarev sepertinya tidak akan banyak merubah starter timnya. Sebagai catatan, sekalipun kalah di pertemuan pertama, Gomel melakukan tembakan lebih banyak dibandingkan Liverpool, yakni 18 banding 7. (dns/jpnn)

POBSI Sumut Datangkan Pelatih Malaysia

MEDAN- Untuk mendongkrak prestasi atlet biliar yang dipersiapkan untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau, September mendatang, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumut telah mendatangkan pelatih asal Malaysia, Mohloon Hong. Hal itu disampaikan Salomo TR Pardede didampingi pelatih kepala Achmad Fadil Nasution kepada wartawan ketika meninjau latihan di GOR Biliar POBSI Sumut, Jalan Pattimura Medan, Rabu (8/8).

“Program ini timbul dari ide pengurus POBSI Sumut dan bekerjasama dengan KONI Sumut untuk meningkatkan motivasi anak-anak. Pelatih asing itu akan dikontrak sejak April lalu hingga September mendatang,” kata Salomo.

Salomo menambahkan, selain mendatangkan pelatih dari luar negeri, pengurus POBSI juga menerapkan latihan yang maksimal. “Kita menerapkan latihan sebanyak 10 jam setiap hari dengan dua kali sesi latihan,” terangnya.

Fadil Nasution selaku pelatih kepala mengungkapkan, saat ini atletnya sedang menjalani latihan di berbagai tempat. Seperti Rini Nasution dan Harry Sitanggang berlatih di PB Pusat POBSI Jakarta, karena sedang mengikuti kejuaraan tingkat internasional Green Garden. Keduanya akan bermain di divisi pool. Sementara M Fadli masih berada di Filipina sejak Minggu (5/8) lalu dan akan kembali ke Medan sebelum Lebaran.(mag-10)

Dikejar Utang Manajemen Lepas Tangan

Sektim PSMS IPL

MEDAN-Persoalan finansial yang melanda PSMS IPL berbuntut panjang. Bukan hanya soal gaji pemain yang tertunggak, namun ada tagihan-tagihan lain yang belum terbayar. Dalam hal ini menyoal fasilitas yang digunakan pemain.

Semisal masalah mobil yang digunakan sebagai fasilitas pemain asing. Seperti mobil Julio Alcorse belum pernah dibayarkan sejak direntalkan beberapa bulan yang lalu. Dan parahnya Sekretaris tim PSMS IPL, Heru Prawono yang dikejar-kejar penagih utang. Heru tidak melihat usaha manajemen yang lain termasuk CEO PSMS IPL, Freddy Hutabarat dan konsorsium untuk PSMS, Arif Bargot Siregar.

“Banyak orang yang menagih utang ke rumah saya, seolah saya yang bertanggung jawab. Sementara manajemen dan CEO hilang ditelan bumi,” katanya kemarin.

Heru jelas gerah. Pasalnya itu tidak termasuk ranah tugasnya. Meskipun awalnya ia ditugasi mencari rental mobil untuk fasilitas pemain asing. Selain itu kedekatannya dengan pemain membuat ia menjadi sasaran pertanyaan pemain perihal kapan gaji dilunasi.

“Tiap hari, saya yang harus menghadapi pemain yang bertanya kapan gaji mereka akan dibayar. Sementara, komisaris PSMS (Arif Bargot Siregar) sudah seperti ditelan bumi. Parahnya lagi, seluruh pihak-pihak yang mengaku diutangi PSMS malah menjadikan seakan-akan saya yang bertanggung jawab,” ujar Heru.

Dampaknya rumah tangga Heru terganggu. Masalah itu membuat istri dan dua anaknya terpaksa harus mengungsi ke rumah mertuanya untuk sementara waktu, tidak mau menanggung malu. “Saya dan istri saya sempat bertengkar hebat karena ini, karena dia anggap saya bodoh mau mengurusi urusan yang bukan pekerjaan saya. Dan setelah itu dia berangkat ke rumah orang tuanya karena takut menanggung malu,” ungkap Heru lagi.

Di sisi lain meskipun gaji para pemain sudah dibayarkan namun tidak sampai sebulan gaji. Hanya 20 persen dari sebulan gaji dari empat bulan gaji yang tertunggak. Ironisnya beberapa pemain mengaku gajinya tidak dibayarkan genap 20 persen. “Katanya 20 persen dari sebulan tapi jumlah uang yang masuk ke rekening saya tidak sampai 20 persen. Harusnya 2.600.000 jadinya hanya 2000.000. Sudahlah tidak sampai sebulan kenapa justru dipotong lagi. Sementara pemain dari klub LPIS lain mendapat 20 persen utuh,” kata salah seorang pemain yang enggan disebutkan namanya.

Saat ditanyakan kepada manajemen, gaji dipotong untuk para pemain yang gajinya dibawah 2 juta. “Katanya dipotong untuk pemain yang cuma dapat kurang dari 2 juta. Biar semua ngerasain lebaran,” pungkas pemain tadi. (mag-18)