Home Blog Page 13138

38 Ahli Waris Terima Asuransi Sipanda dari Bank Sumut

Sebagai wujud kepedulian bank milik masyarakat Sumatera Utara, pada Jumat (3/8) lalu, PT Bank Sumut kembali menyerahkan santunan asuransi Sipanda kepada 38 orang ahliwaris nasabah dengan nominal antara Rp500 ribu hingga Rp25 juta.

Foto bersama: Direksi, Pincab Bank Sumut, pihak PT Asuransi Askrida  ahli waris penerima santunan Asuransi Sipanda Cabang Simpang Kwala, Iskandar Muda  Kampung Lalang foto bersama.
Foto bersama: Direksi, Pincab Bank Sumut, pihak PT Asuransi Askrida dan ahli waris penerima santunan Asuransi Sipanda Cabang Simpang Kwala, Iskandar Muda dan Kampung Lalang foto bersama.

Mengawali sambutannya, Direktur Umum Bank Sumut, M Yahya, dan seluruh keluarga besar Bank Sumut menyampaikan belasungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh ahli waris yang menghadiri penyerahan santunan asuransi.

Yahya juga menyampaikan, Bank Sumut bersama PT Asuransi Bangun Askrida sejak November 2003 hingga Juni 2012 ini telah membayar premi asuransi sebesar Rp35,2 miliar. “Dan Bank Sumut telah menyerahkan santunan sebesar Rp35,1 miliar kepada nasabah,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Yahya juga mengajak dan mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk mendukung tekad dan komitmen Bank Sumut menjadi bank andalan sebagai tuan rumah di daerahnya sendiri.

Santunan asuransi Sipanda ini diberikan kepada para ahli waris nasabah Bank Sumut dengan rincian, sembilan ahli waris nasabah Kantor Cabang Utama Medan, 11 orang ahli waris nasabah Cabang Sukaramai, enam orang dari Cabang Iskandar Muda, empat orang ahli waris nasabah Cabang Simpang Kuala dan delapan orang ahli waris nasabah Cabang Kampung Lalang.

Penyerahan santunan asuransi Sipanda ini juga dihadiri oleh pemimpin Corporate Secretary dan pemimpin divisi Bank Sumut, serta pemimpin kantor cabang Bank Sumut wilayah Medan. (*)

Maicon Ingin Reuni dengan Mou

MILAN- Uang tampaknya bukan segala-galanya bagi bek kanan Inter Milan Douglas Maicon. Meski mendapat tawaran besar dari Paris Saint-Germain (PSG) ternyata tak membuatnya tertarik. Maicon lebih memilih Real Madrid untuk melanjutkan karir sepak bolanya.

Berdasarkan laporan Sky Sport Italia, PSG siap mengajukan tawaran sebesar  8 juta euro (Rp93,95 miliar) hingga 10 juta euro (Rp117,4 miliar). Tawaran yang cukup menggiurkan bagi Nerazzurri yang masih berburu pemain anyar.

Agen Maicon, Roberto Calenda menyatakan sudah saatnya kliennya untuk ‘move on’. PSG, Chelsea, dan Real Madrid  menjadi klub yang tertarik mendapatkan Maicon. Namun pemain asal Brasil ini tak berminat bermain di Ligue 1. Dia lebih memilih antara Madrid atau Chelsea. Namun peluang Madrid lebih besar karena Maicon ingin reuni dengan Jose Mourinho.

Kontrak Maicon di Inter tersisa 1 musim dan peluangnya memperpanjang kontrak sangat kecil.(net/bbs)

Kejagung Periksa Sekda di Kejatisu

Dugaan Korupsi Rp3 Miliar APBD Siantar

MEDAN-Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap Sekda (Sekretaris Daerah) Pematangsiantar, Donvert Panggabean, Selasa (7/8) terkait kasus dugaan korupsi Rp3 miliar APBD tahun 2010 Pematangsiantar. Pemeriksaan itu sendiri dilakukan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Kasi Penkum Kejatisu, Marcos Simaremare mengakui adanya pemeriksaan tersebut. Namun, saat ditanyai lebih lanjut siapa-siapa saja pejabat yang diperiksa, Marcos enggan menyebutkannya. “Iya memang benar tadi ada pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi Rp3 miliar APBD Tahun 2010 Pematangsiantar di Kejatisu. Tapi saya kurang tau siapa saja yang diperiksa,” ujarnya.

Menurut Marcos, Kejatisu hanya memfasilitasi tempat terkait pemeriksaan pejabat tersebut. “Kita hanya menyediakan tempat. Siapa saja yang diperiksa saja tidak tau, karena yang berkompeten itu penyidik Kejagung. Seperti yang saya bilang, Kejatisu hanya memfasilitasi. Sedangkan penyidik yang melakukan pemeriksaan, itu seluruhnya dari Kejagung,” ucapnya.

Kata Marcos, tim penyidik dari Kejagung yang datang ke Kejatisu berjumlah 5 orang. Pemeriksaan sendiri berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB pagi. “Ada sekitar 5 orang yang datang dari Kejagung. Saya tanya sama penyidik, mereka datangnya pagi, ya sekitar jam 09.00 lah,” terangnya.

Sementara saat disinggung terkait kenapa kasus tersebut ditangani oleh Kejagung, Marcos mengaku Kejagung punya kewengangan menangani kasus tindak pidana korupsi di Indonesia. Begitu juga saat disinggung ketidak mampuan Kejatisu dalam menangani kasus dugaan korupsi di Sumut, Marcos membantahnya. “Mereka punya kewenangan menangani kasus di Indonesia. Tidak ada itu, bukan masalah Kejatisu tidak mampu menanganinya,” tandasnya. (far)

Pemkab DS Gegabah Ubah Peruntukan Lahan

Konflik Tanah Sirkuit IMI Sumut

MEDAN- Pemerintah Kabupaten Deliserdang (DS) dinilai gegabah melepas lahan yang berada di kawasan Jalan Pancing kepada pihak pengembang, meski kawasan itu sebenarnya diperuntukkan untuk pembangunan sarana pendidikan, olah raga di antaranya sirkuit (arena balapan) dan fasilitas publik lainnya.
Pernyataan itu disampaikan pengamat Sosial Universitas Sumatera Utara (USU), Wara Sinuhaji, Selasa (7/8). Menurut dia, tindakan gegabah yang dilakukan Pemkab DS melepas lahan di Jalan Pancing kepada pihak pengembang dikhawatirkan bisa memicu konflik horizontal berkepanjangan di tengah-tengah masyarakat.

“Kondisi inilah (konflik horizontal-red) mulai terlihat menyusul adanya aksi pembacokan di kawasan itu terhadap beberapa pekerja pembangunan sirkuit sebagai sarana olah raga balapan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal,” katanya.

Dia berpendapat, Pemkab DS dinilai sudah main labrak aturan yang berlaku tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu baik buruknya keputusan yang mereka buat. Padahal,  jauh-jauh hari sebelumnya, Pemkab DS dengan pihak Ikatan Motor Indonesia (IMI) sudah melakukan perjanjian kerja sama terkait pinjam pakai lahan di kawasan Jalan Pancing untuk dijadikan sirkuit. Namun, Pemkab DS malah melego lahan itu kepada pengembang dengan merubah peruntukkan. (ril)

Korupsi Rp750 Juta, Ketua KPU Siantar Ditahan

SIANTAR–Ketua KPU Pematangsiantar, Rajaingat Saragih beserta anggota KPU Dilan Karno dan Poltak Simaremare ditahan Kejaksaan Negeri Siantar, Selasa (7/8). Ketiganya terjerat kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp750 juta.

Sebelumnya ketiga tersangka datang ke kantor Kejaksaan Siantar sekira pukul 08.00 WIB. Kemudian mereka diperiksa kembali di ruang Kasipidsus hingga menandatangi berkas. Selanjutnya ketiganya pun diboyong menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B menggunakan mobil Kejaksaan nopol BK 9317 T.

Mereka dibawa sekira pukul 11.30 WIB dan setibanya di sana langsung dimasukkan kedalam ruangan untuk menandatangani berkas serah terima. Ketiganya juga diperiksa oleh dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan, apakah layak untuk ditahan atau tidak.

Kajari Siantar, Rudi Heryanto Pamenan, mengatakan bahwa saat ini merupakan pelimpahan tahap dua. “Pihak kejaksaan menetapkan lima anggota KPU Siantar periode 2004-2009 sebagai tersangka. Mereka yakni Rajaingat Saragih, Dilan Karno, Poltak Simaremare, Caroline Pintauli Purba dan Kansi Saragih,” jelasnya.

Dia menerangkan, meski lima orang yang dijadikan sebagai tersangka, namun yang ditahan ada tiga orang. Penyebabnya karena Khamsi Saragih telah meninggal dunia hingga akhirnya kasusnya diberhentikan. Sementara Caroline Purba diduga berada di Belanda dan telah menjadi orang Belanda
“Atas perbuatan kelima tersangka tersebut negara mengalami kerugian sekitar Rp750 juta. Dimana dana yang dikorupsi pada tahun anggaran 2005 diperuntukan membayar gaji pegawai KPU. Padahal itu seharusnya sudah dianggarkan di APBN. Justru saat itu Ketua KPU yang dipimpin Poltak Simaremare kembali mengambil anggaran sebesar Rp750 juta dari APBD,” terangnya.

Kata Kajari, perbuatan para tersangka melanggar pasal 2 ayat 1 junto (jo) pasal 18 ayat 1, ayat 2, ayat 3 UU RI No 31 tahun 1999 diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 tahun 2011 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1.

Sementara itu kuasa hukum Rajaingat Saragih, Muliaman Purba didampingi Netty Simbolon mengaku bahwa mereka akan meminta agar kliennya ditangguhkan. “Kita akan meminta agar Rajaingat Saragih ditanggungkan, sebab statusnya sekarang masih menjadi Ketua KPU Siantar,” harapnya. (mua/smg)

Pasar Keramik Belawan Mulai Diserbu

BELAWAN- Dua pekan menjelang hari besar keagamaan lebaran Idul Fitri, Pasar Keramik di Jalan Veteran Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan mulai ‘diserbu’ warga, Selasa (7/8) kemarin. Kios-kios yang digelar di emperan rumah dan pertokoan ini memang merupakan pasar yang menjadi salah satu ciri khas kota pelabuhan dengan memperdagangkan barang-barang produk luar negeri.

Marlina boru Pohan (40), salah seorang pengunjung mengatakan, dirinya mengunjungi pasar keramik di Belawan karena selain produk keramik yang dijual kualitasnya bagus, harganya pun cukup terjangkau. Para calon pembeli juga dapat memperoleh barang-barang keramik dengan model terbaru.
“Selain harganya murah, kita juga bisa mendapatkan barang yang sesuai dengan apa yang kita inginkan,” tutur ibu rumah tangga berdomisili di Jalan Setia Budi, Medan ini.

Disamping soal kualitas dan terjangkaunya harga kata, Marlina dirinya pun tidak merasa kesulitan dalam mencari dan memperoleh keramik dengan tipe yang diinginkannya.”Disini kita bisa mencari tipe terbaru. Enaknya lagi jika barangnya tak ada, kita bisa memesannya. Dan beberapa hari kemudian barangnya diantar oleh pedangnya,” ujarnya.(mag-17)

Tahun Ini, Pemudik Naik 10 Persen

MEDAN- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) melakukan rapat koordinasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan satuan wilayah dengan sejumlah pihak menjelang Idul Fitri 1433 Hijriyah. Pertemuan itu dilakukan tertutup di lantai 4 markas Poldasu, Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan, Selasa (7/8) pagi.

Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso mengatakan, beberapa pihak terkait yang ikut dalam pertemuan itu yakni PU, Dishub dan Desperindag.

“Dari Disperindag tadi mereka mengatakan stok bahan makan untuk wilayah Sumatera Utara, khusunya Medan masih aman,” ujar Heru, Selasa (7/8) siang.

Dikatakan Heru, Polda Sumut memprediksikan pemudik tahun ini akan naik 10 persen dari tahun lalu.

“Kami akan buat pos-pos pengamanan. Tempat-tempatnya belum tahu. Besok (hari ini)  ditentukan,” sebutnya.

Desperindag, kata Heru, akan melakukan kegiatan sidak terhadap makanan-makanan yang kadaluarsa. Pertamina mengatakan untuk stok bahan bakar minyak masih aman.

“Dalam waktu dekat Dishub mempersiapkan angkutan lebaran. Dishub akan melakukan tes urine awak ataupun kru bus. Uji kelayakan bus dan kelayakan jalan,” sebutnya.

Dalam hal ini Heru menyebutkan, kendaraan truk pada H- 4 dan H+1 dilarang melintas kecuali yang mengangkut sembako.
“Kendaraan sumbu dua roda 6 dilarang melintas di Berastagi dan jalinsum,” sebutnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara (Dishub Sumut), Anthony Siahaan, usai pertemuan menegaskan, kendaraan sumbu dua (truk roda enam) dilarang beroperasi sebelum empat hari raya Idul Fitri 1433 Hijriyah (H-4). Pemberlakuan itu untuk mengurangi kemacetan arus kendaraan di jalan raya dan jalan lintas Sumatera.

“Truk sumbu dua tersebut dapat beroperasi setelah satu hari raya Idul Fitri 1433 Hijriyah. Apabila aturan itu dilanggar, kita akan berikan sanksi mulai dari peringatan administratif sampai pembekuan kartu pengawasan,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi dalam penyelenggaraan angkutan lebaran, pihaknya sudah membentuk tim terpadu dengan beberapa sektor diantaranya Dishub kabupaten kota, Direktorat LLAJ, Poldasu, Dinas PU, Dinas Bina Marga, PT Asuransi Jasa Raharja dan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional untuk melakukan peninjauan bersama berkaitan dengan kesiapan sarana prasarana jalan untuk kesiapan Lebaran.

“Kami mempersiapkan dengan harapan selama Lebaran tidak terjadi kendala yang menimbulkan tidak terangkutnya penumpang dengan nyaman, aman dan selamat saat berlebaran. Kita ingin bersama-sama saling menjaga untuk membuat rasa aman dan nyaman pada pemudik,” ungkapnya.

Disebutkannya, pihaknya juga akan mendirikan posko yang siap berkoordinasi dengan Dinas PU untuk alat berat di daerah-daerah yang rawan longsor, kecelakaan lalu lintas dan kemacetan seperti Medan-Berastagi, Tarutung-Sibolga hingga Sipirok-Tarutung-Aek Latong.

“Dari hasil koordinasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Lebaran nanti terjadi musim hujan. Untuk antisipasi hal yang tidak kita inginkan, alat berat dan krunya disiagakan sehingga bila terjadi hal-hal yang bisa menyebabkan kemacetan seperti longsor bisa langsung ditangani dengan baik. Tujuannya agar lalu lintas tidak macet,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, untuk memberi kenyamanan, keamanan dan keselamatan para penumpang, Dishub Sumut juga akan melakukan pemeriksaan fisik kendaraan di Terminal Amplas. Nantinya, kendaraan yang sudah diuji dan layak beroperasi akan diberi tanda stiker. (mag-12)

Bulan Puasa Banyak Koruptor yang Taubat

Setelah 6 tahun lalu, penyanyi top Iwan Fals kembali menggelar konsernya di Kota Medan. Konser saat Bulan Suci Ramadan 1433 Hijriyah di Kota Medan digelar di Lapangan Batalyon Zeni Tempur (Zipur) I/Dhira Dharma Kodam I/Bukit Barisan, Senin (6/8) malam.

Penampilan musisi ternama di tanah air  itu memang sudah ditunggu-tungu oleh para penggemarnya. Saat MC memanggil Iwan Fals, sontak para penonton bersorak sambil bertepuk tangan.

Iwan Fals spontan membawa lagu ciptaannya dengan judul Kota Medan sebagai lagu pembuka. Selanjutnya, Iwan Fals melantunkan lagu berjudul Sahabat.

Kemudian Iwan dengan syair lagunya mengkritis kehidupan dan lingkungan sekitar serta mengajak untuk memelihara lingkungan dengan menanam pohon lewat judul lagu  Taman.

Iwan Flas kembali memberikan coloteh menyindir para koruptor di Indonesia, pada bulan Ramadan para koruptor berubah kostum untuk bertaubat sementara.

“Banyak para koruptor yang taubat sementara, mengajak buka bersama dalam puasa ini, tapi setelah itu kembali beraksi lagi,” ungkap Iwan berceloteh usai menyanyikan lagu berjudul Bento.

KPK pun tidak lepas dari kritikan Iwan Fals untuk berani memberantas korupsi di Tanah Air, agar para koruptor di Indonesia tidak ada lagi dalam lagu berjudul Tikus-Tikus Kantor.

Kemudian Iwan Flas menyanyikan lagu berjudul Ibu. Iwan Fals mengajak untuk menyanyangi ibu sepunuh hati sebagai orangtua kandung. Iwan Fals juga menyapaikan untuk senantiasa mencintai ibu orang yang berjasa selama hidup kita.

Iwan Fals juga mencerita problematika harga sembako yang melonjak naik menjelang Lebaran.

“Belum lebaran harga-harga sembako sudah naik, capek lah mikiri sembako, sementara sembako tidak memikiri kita, kalau sudah naik lupa turun,” ucapnya.

Konser yang berlangsung selama 150 menit di bawah guyuran hujan turun itu tak membuat para penonton beranjak dari lokasi konser. Dalam lagu penutup Iwan Fals membawakan lagu berjudul Wakil Rakyat. Iwan Flas dalam kata penutup memuji Kota Medan yang kaya wisata kuliner, suku budaya dan moral menjadi ciri khas kota Medan.(gus/jon)

Korupsi Minyak Goreng di Batubara Terdakwa Dituntut 1,5 Tahun Penjara

MEDAN- Sidang lanjutan kasus korupsi minyak goreng bersubsidi tahun 2008 di Pemkab Batubara dengan terdakwa Edi Wijaya alias Abeng kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (7/8). Dimana dalam sidang beragendakan tuntutan tersebut, terdakwa dituntut dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, subsider 3 bulan penjara dan denda Rp50 juta.

Di hadapan Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen menyatakan terdakwa telah melanggar pasal 2 ayat (1) junto (jo) pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, subsider pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Sebab, dalam kasus ini terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Akibat perbuatan terdakwa negara mengalami kerugian sebesar Rp847.495.000 juta,” ujar Netty Silaen di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Suhartanto. (far)

Pengendara Yamaha Fino dapat Goody Bag

MEDAN -Bagi-bagi goody bag, takjil (makanan buka puasa, Red) dan makanan sahur terus dilakukan PT Alfa Scorpii kepada masyarakat di Kota Sibolga. Kegiatan itu dilakukan Yamaha dalam  program Yamaha Berkah Ramadan dan Sahur On The Road.

Demikian diutarakan Pic even Yamaha PT Alfa Scorpii Medan, Raju. Dalam kegiatannya di Kota Sibolga team bekerjasama dengan sub dealer , Teguh Motor Sibolga, Kemarin (6/8).

Di dealer tersebut, Raju menyebutkan, pengendara memberikan goodybag, serta takjil (makanan buka puasa, Red). Pemberian goody bag berisi baju koko dan kain sarung serta menu takjil.

Selain kegiatan menjelang berbuka puasa, tim membagikan makanan sahur kepada warga kurang mampu di Sibolga. PT Alfa Scorpii juga menggelar sejumlah perlombaan bernuanas Islam, dantaranya lomba adzan, hafalan ayat pendek, lomba busana muslim untuk remaja dan anak-anak serta hiburan.

Pengendara sepeda motor Yamaha Fino Sporty, Susi Purnama Dewi (18) warga Kota Sibolga mengaku, bangga bisa mengendarai sepeda motor Yamaha Fino. Selain mudah dan irit, ternyata Yamaha Fino juga sering jadi pandangan orang saat melintas. (*/ril)