Home Blog Page 13160

Tontowi/Liliyana Minta Maaf

LONDON – Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal melaju ke final Olimpiade London 2012 usai dikalahkan ganda campuran China, Xu Chen/Ma Jin, lewat pertarungan tiga set, 23-21, 18-21, dan 13-21.

GAGAL:Pasangan ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kanan)  Tontowi Ahmad (kiri)  gagal berlaga  partai puncak Olimpiade tahun ini.
GAGAL:Pasangan ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kanan) dan Tontowi Ahmad (kiri) gagal berlaga di partai puncak Olimpiade tahun ini.

Kegagalan ini sekaligus membuat mimpi kontngen Indonesia mempertahankna tradisi emas, khususnya dari cabang bulutangkis buyar. Atas kegagalan tersebut, Tontowi/Liliyana meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena gagal memenuhi ekspetasi.

“Kami mohon maaf tidak bisa pertahankan tradisi medali emas. Namun, perjuangan belum berakhir, kami tidak bisa kasih emas, tapi kami coba untuk persembahkan perunggu. Tetap fokus karena besok akan tanding lagi” kata Liliyana, seperti dilansir situs resmi PBSI, Kamis (2/8).

Meskipun gagal di babak semifinal, Tontowi/Liliyana tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Keduanya masih berpeluang untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih. Tontowi/Liliyana akan memperebutkan medali perunggu melawan pasangan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Pasangan asal Denmark gagal ke final setelah dikalahkan oleh Zhang Nan/Zhao Yunlei dari China, 21-17, 17-21,19-21.
Dengan demikian China sudah memastikan satu medali emas di nomor ganda campuran.

Tontowi/Liliyana merupakan harapan terakhir Indonesia di cabang bulu tangkis. Pada pagi ini, pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano gagal menghadang ganda terkuat dunia asal Korea, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Sementara empat wakil lainnya sudah lebih dulu tersingkir, Taufik Hidayat, Simon Santoso, Adriyanti Firdasari, dan pasangan ganda putri Greysia Polii/Meiliana Jauhari.

Kegagalan Liliyana/Tontpwi itu kian menegaskan buruknya prestasi bulu tangkis Indoensia dalam sepuluh tahun belakangan, utamanya di ajang Olimpiade, sehingga Indonesia mulai kehilangan pamor di pentas internasional.

“Secara garis besar, di ajang Olimpiade dan Thomas-Uber memang sangat menurun. Sangat menurun, kita sekarang ada di bawah. Negara lain menganggap kita bukan sebagai juara dunia lagi. Indonesia kehilangan pamor sebagai salah satu kekuatan bulutangkis dunia dan tak ditakuti lagi,” sahut Liem Swie King, juara delapan kali All England.

Sementara itu peraih medali emas tunggal putri Olimpade tahun 1992 Susi Susanti mengatakan bahwa kemerosotan prestasi bulu tangkis Indonesia tak semata tanggung jawab PBSI. Menurutnya, semua pihak dituntut berpartisipasi dalam upaya membangkitkan kembali prestasi bulutangkis Indonesia.
Regenerasi pemain disebut Susi Susanti sebagai hal yang mendesak untuk dilakukan. Kegagalan Indonesia di Piala Thomas-Uber dan berlanjut dengan terhentinya tradisi emas Olimpiade menunjukkan hal pentingnya untuk segera melakukan peremajaan.

“Regenerasi harus lebih baik lagi. Jangan sampai regenerasi terputus. Masalah ini jangan diserahkan ke PBSI sendiri, tapi juga pemerintah, swasta. Bulutangkis kan milik bangsa, milik rakyat. Ini adalah kebanggaan kita,” sahut Susi Susanti. (bbs/jpnn)

[table caption=”Klasemen Perolehan Medali, Olimpiade London 2012″ th=”1″]
,Negara,             Emas    ,Perak  ,  Perunggu    ,Total
1.  ,Cina     ,       18   , 11  ,  6   ,     35
2.  ,Amerika Serikat  ,  18  ,  9   , 10   ,     37
3.  ,Korea Selatan    ,     7 ,   2,    5    ,    14
4.  ,Inggris Raya   ,     6,    6,    6     ,   18
5.  ,Prancis       ,      6    ,5   , 6    ,    17
6.  ,Jerman          ,   5   , 8    ,5    ,    18
7. , Italia         ,    4 ,   5   , 2      ,  11
8.  ,Korea Utara    ,    4    ,0    ,1    ,    5
9. , Rusia     ,       3    ,6  ,  8      ,  17
10. ,Selandia Baru   ,     3   , 0   , 2      ,  5
11. ,Kazakhstan      ,  3   , 0   , 0  ,      3
11. ,Afrika Selatan  ,       3  ,  0    ,0      ,  3
13. ,Jepang        ,    2,    6  ,  11     ,   19
14. ,Belanda         ,   2 ,   1   , 3      ,  6
15. ,Hungaria  ,       2   , 1  ,  2   ,     5
16. ,Ukraina      ,      2   , 0 ,   4   ,     6
17. ,Australia    ,    1  ,  8,    4       , 13
18. ,Rumania      ,      1    ,3  ,  2    ,    6
19. ,Kuba       ,     1 ,   2   , 1    ,    4
20. ,Brasil       ,     1,    1  ,  2     ,   4
21. ,Belarusia  ,      1 ,   1 ,   1   ,     3
22. ,Slovenia    ,        1  ,  0  ,  2     ,   3
23. ,Georgia       ,     1   , 0  ,  0    ,    1
,,,,,
34., Indonesia     ,   0 ,   1 ,   1   ,     2

[/table]

Dream Team Kembali Menang Besar

LONDON-Tim basket putra Amerika Serikat memetik kemenangan fantastis atas Nigeria. Skor 156-73 yang tercipta dalam laga tersebut sekaligus memecahkan rekor jumlah poin terbanyak sepanjang sejarah Olimpiade.

Kemenangan mutlak tersebut didapat dalam laga ketiga Amerika Serikat di babak fase grup. Meraih hasil sempurna dari pertandingan yang sudah dijalani, LeBron James dkk sementara berada di posisi teratas Grup A.

Dikutip dari situs resmi Olimpiade, skor 156-73 yang tercipta dalam laga yang tuntas pada Jumat (3/8) dinihari WIB itu mencatatkan rekor baru sebagai poin terbanyak yang pernah tercipta di cabang basket. Poin tertinggi sebelumnya adalah 138, yakni saat Brasil mengalahkan Mesir di tahun 1988.
Di babak pertama pertandingan saja Amerika Serikat sudah berhasil melesakkan 78 poin. Ini juga merupakan rekor baru, karena sebelumnya poin terbanyak yang pernah dibuat dalam satu babak adalah 72, yang terjadi saat Brasil mengalahkan China di tahun 1988.

Rekor lain yang tercipta adalah atas nama Carmelo Anthony. Total 37 poin yang dia sumbangkan membuat Carmelo Antony mematahkan rekor poin terbesar yang pernah dibuat pemain AS, yang sebelumnya dimiliki Stephon Marbury dengan 31 poin.

Margin 83 poin yang tercipta dalam pertandingan tersebut juga menjadi rekor baru, mematahkan selisih poin terbesar sebelumnya yang berjumlah 72, yakni saat AS menang 101-29 atas Thailand di tahun 1956.

“Jelas sekali, kami punya tembakan yang lebih baik dibanding tim manapun yang pernah saya latih sebelumnya. Pemain kami sepertinya tidak bisa melepaskan tembakan luput,” sahut pelatih Mike Krzyzewski.

“Mereka (pemain) mengalirkan bola. Saat Anda membuat 29 kali tembakan tiga angka, sangat sulit untuk kalah dalam laga seperti itu…Tembakan-tembakan kami sungguh luar biasa. Itu tidak bisa sering-sering terjadi,” lanjut Krzyzewski. (bbs/jpnn)

Mulai Saling Tuding

LONDON-Penyelidikan terhadap skandal yang terjadi di cabang bulutangkis Olimpiade 2012 akan terus berjalan. Komite Olimpiade Internasional (IOC) memastikan akan memeriksa para pelatih dan bisa menjatuhkan sanksi pada mereka.

Empat ganda putri harus menerima kenyataan pahit didiskualifikasi dari Olimpiade 2012. Pasangan Meiliana/Greysia, Ha Jung-Eun/Kim Min-Jung, Jung Kyung-Eun/Kim Ha-Na dan Wang Xiaoli/Yu Yang, dianggap oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mencederai fair play dengan tidak bermain serius untuk meraih kemenangan.

Keempat pasangan tersebut dianggap sengaja mencari kekalahan, supaya bisa mendapat lawan lebih mudah di babak-babak berikutnya. Ini kemudian menjadi pemberitaan besar di London dan banyak belahan dunia, dan mereka yang terlibat di dalamnya dianggap telah mencoreng Olimpiade.
Meski banyak pihak yang menyalahkan sistem kompetisi yang digunakan sehingga munculnya penyimpangan tersebut, IOC dan BWF tetap melakukan penyelidikan lanjutan. Seperti dikutip dari Reuters, Komite Olimpiade Internasional berniat melakukan pemeriksaan terhadap para pelatih keempat pasangan tersebut.

“Sekarang kami memastikan kalau mereka (komite Olimpiade Indonesia, China dan Korea Selatan), juga mempertimbangkan penyelidikan terhadap anggota rombongan (tim). Ini untuk memastikan kalau bukan hanya atletnya saja yang dapat hukuman dari kejadian ini. IOC tengah melakukan hal ini,” sahut jurubicara IOC, Mark Adams.

Disebutkan kalau penyelidikan terhadap pelatih dilakukan setelah pelatih China, Li Yongbo mengeluarkan pernyataan kalau dirinya bersalah terkait kejadian tersebut. Meski begitu, kubu China dalam pernyataan resminya justru menyalahkan kedua atletnya, Wang Xiaoli/Yu Yang. Sebuah kondisi yang kemudian membuat Yu Yang memutuskan mengundurkan diri.

Di tempat terpisah, meski menerima vonis bersalah pada timnya, media massa China juga meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) bertanggung jawab terkait skandal di London.

Satu ganda putri China, dua pasangan Korea Selatan, dan duet Meiliana Jauhari/Greysia Polii dari Indonesia didiskualifikasi dari Olimpiade 2012 karena mencoba kalah dalam pertandingan babak grup dua hari lalu.

Kubu China, yang memulai “opera sabun” tersebut, menerima keputusan tersebut. Pelatih kepala Li Yongbo, juga telah mengambil tanggung jawab atas kesalahan.

Dalam pernyataan maafnya, Li menunjuk format round robin yang berpotensi munculnya manipulasi permainan, tapia ia pun tidak membenarkan performa Yu Yang/Wang Xiaoli. Begitu pula dengan media-media setempat. “Tim bulutangkis China memang bersalah, tapi mereka tidak melakukan sebuah kejahatan yang keji. Li Yongbo sudah langsung minta maaf,” tulis harian berpengaruh, Global Times, seperti dikutip Reuters. (bbs/jpnn)
“Mereka pantas dikritik dan dihukum. Tapi kalau hukuman IOC dan BWF terlalu berat, dan para birokrat mereka menolak ikut bertanggung jawab pula, ini akan menimbulkan kebencian.”

Yu Yang setelah keputusan tersebut langsung mengumumkan pengunduran diri alias gantung raket. Ia menuding federasi karena telah mematahkan mimpi dia dan partnernya.

“Sejak kecil Yu Yang anak yang sangat penurut. Saya rasa dia tidak melakukan itu karena inisiatifnya sendiri,” demikian ucap ibu Yu Yang yang bernama Zhou Li, kepada sebuah stasiun radio lokal. (bbs/jpnn)

Emas ke-20 Phelps

LONDON-Michael Phelps tak terkejar di nomor 200 meter gaya ganti perseorangan. Michael Phelps meraih emas pertama di nomor perorangan cabang renang Olimpiade London setelah mencatatkan diri sebagai yang tercepat di 200 meter gaya ganti perseorangan putra.

Berlomba di Aquatic Centre, Phelps tak terkejar dan mengungguli rekan senegaranya dan favorit juara, Ryan Lochte, yang harus puas dengan medali perak. Medali perunggu diraih perenang Hungaria, Laszlo Cseh.

Phelps terdepan sejak awal dan menyentuh dinding kolam dengan catatan waktu 1:54,27.Bagi Phelps ini adalah medali emas yang ke-16, sementara secara keseluruhan ia telah mengoleksi 20 medali.

Ia juga menjadi perenang pertama dalam sejarah yang berhasil mempertahankan gelar dua kali, setelah juara di nomor yang sama di Olimpiade Athena dan Olimpiade London.

Kepada BBC Sport, Phelps mengatakan keberhasilan meraih emas tak lepas dari dukungan dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. (bbs/jpnn)
“Presiden Obama menelepon saya hari Rabu. Awalnya ada yang menelepon saya dan meminta saya menunggu karena Presiden ingin berbicara kepada saya,” ungkap perenang berusia 26 tahun tersebut.

“Presiden mengatakan bahwa setiap orang (di Amerika Serikat) mendukung saya. Ini sangat berarti buat saya. Presiden juga menyampaikan salam kepada ibu saya,” kata Phelps. (bbs/jpnn)

Khaibulaev Gembirakan Putin

LONDON-Duduk di tribun VIP ExCeL exhibitions untuk menyaksikan pertandingan judo, Vladimir Putin tak ubahnya suporter biasa yang mendukung atletnya berlaga. Saat jagoannya dapat emas, presiden Rusia itupun tak ragu melonjak girang.

Menggunakan kemeja lengan panjang berwarna putih, Putin terlihat tegang saat judo nomor di bawah 100 kg digelar. Di atas arena, Tagir Khaibulaev (Rusia) tengah bertanding menghadapi Naidan Tuvshinbayar (Mongolia). Ini adalah pertandingan final.

Putin dalam beberapa kesempatan terlihat mengepalkan tangannya. Di lain waktu dia mencondongkan badannya ke depan, lalu duduk bersandar di kursinya. Dia terlihat tak kalah tegang dibanding kedua atlet yang tengah bertarung di atas arena.

Dan saat Khaibulaev dinyatakan sebagai pemenang, Putin langsung bersorkan kegirangan. Dia berdiri dari tempat duduknya, mengangkat kedua  tangannya ke udara merayakan medali emas yang didapat Rusia. Presiden berusia 59 tahun itu cuek saja, padahal di sebelahnya duduk James Cameron, si perdana menteri Inggris. (bbs/jpnn)

Cetak Rekor Olimpiade Samai Sang Legenda Belanda

Ranomi Kromowidjojo, Perenang Peraih Medali Emas Belanda Keturunan Indonesia

Prestasi atlet-atlet Indonesia memang jeblok dalam ajang Olimpiade London 2012 ini. Tapi tidak dengan atlet yang berdarah Indonesia. Salah satunya Ranomi Kromowidjojo. Perenang yang membela panji Belanda itu mampu meraih emas dan membukukan rekor di nomor 100 meter gaya bebas.

RANOMI Kromowidjojo. Mendengar nama itu pasti banyak yang mengira bahwa dia adalah atlet dari Indonesia. Padahal, dia merupakan perenang putri andalan Belanda yang baru saja meraih medali emas dan mencatatkan namanya dalam rekor Olimpiade di nomor 100 meter.

Rekor anyar Olimpiade dibukukan oleh perenang berusia 21 tahun ini pada semifinal gaya bebas putri, Rabu lalu (1/8). Dalam perlombaan itu catatan waktunya mencapai 53,00 detik. Sedangkan dalam babak final Kamis kemarin (2/8) Ranomi melengkapinya dengan torehan emas.

Darah Indonesia mengalir dari atlet yang sekarang menjadi favorit baru Negeri Kincir Angin itu. Garis keturunan Indonesia itu diperoleh Ranomi dari kakek neneknya. Sedangkan ayahnya berasal dari Suriname yang notebene masih banyak dihuni warga keturunan Jawa. Itulah yang membuat nama belakangnya kental dengan nuansa Jawa. Namun dia lahir dan besar di Belanda.

Satu emas tersebut menambah jumlah koleksinya menjadi dua medali di Olimpiade ini. Satu perak sebelumnya sudah dia kantongi. Sempat keteteran di putaran pertama, Ranomi menyentuh finish pertama di putaran terakhir. Hebatnya, dia mengalahkan juara dunia asal Belarus Aliaksandra Herasimena yang harus puas di posisi kedua.

Meski begitu, Ranomi belum puas dengan pencapaiannya itu. “Justru itu bukan catatan waktu terbaikku. Jujur aku belum puas dengan catatan waktuku itu. Tapi, yang aku pikir sekarang aku meraih medali emas dan aku sekarang juara Olimpiade,” ucap Ranomi dikutip dari AFP. Catatan waktu terbaiknya didapat di Eindhoven, April lalu dengan 52,75 detik.

Gadis kelahiran Sauwerd itu sudah dua kali membela tim renang Belanda dalam ajang Olimpiade. Dia memulai debutnya di ajang Olimpiade Beijing 2008 dengan mengoleksi satu medali emas dari nomor 4×100 gaya bebas. Emas ini menjadi yang kedua sepanjang karirnya di Olimpiade.
Berstatus sebagai perenang favorit peraih medali, tiga medali emas menjadi target yang harus disumbangkannya bagi Belanda. Hal itu tentu saja mendatangkan tekanan berat baginya. “Hanya, aku mencoba untuk tenang menanggapi tekanan tersebut. Satu medali sudah aku dapatkan, sekarang aku fokus untuk medali berikutnya,” koar dia.

Walaupun persaingan di arena akuatik Olimpiade masih belum berakhir, nama Ranomi mulai disejajarkan dengan legenda Belanda. Terlebih dengan gelar sebagai perenang putri tercepat yang pernah disandang duo sprinter legendaris Belanda, Hendrika Mastenbroek dan Inge de Bruijn. Sekedar diketahui, Ranomi mengidolakan Inge sebagai panutannya.

Rangkaian prestasi gemilang yang didapat gadis bertinggi badan 178 cm ini bukannya tanpa rintangan. Dilansir dari Reuters, dua tahun silam dia pernah didiagnosa menderita meningitis. Penyakit yang bisa saja memupuskan ambisinya berprestasi di kolam renang. Untungnya, tiga bulan setelahnya dia bisa pulih kembali.

Hasilnya, kurang dari dua tahun dia bisa membuktikannya di London ini. “Itu bukanlah hal yang bisa membuatku berkecil hati. Malahan sebaliknya, itu semakin memacuku untuk lebih kuat lagi. Namun, semua ini bukanlah permasalahan besar yang mengganjalku menuju pentas Olimpiade ini,” jelas Ranomi. (ren/jpnn)

Daftar Ulang UMB USU Eksakta Jumat, Non Eksakta Sabtu

MEDAN-Penyelenggaraan Ujian Masuk Bersama (UMB) Universitas Sumatera Utara (USU) tahun ajaran 2012-2013 telah menerima 2.902 calon pendaftar untuk program S1 jalur reguler dan mandiri. Setelah diumumkan secara resmi seluruh peserta yang lulus jalur UMB, 31 Juli 2012 lalu, para peserta kini memasuki tahapan pelaporan sekaligus pendaftaran ulang bagi mahasiswa yang telah diterima.

DAFTAR ULANG: Peserta Ujian Masuk Bersama (UMB) USU mengambil formulir pendaftaran ulang  Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Jumat (3/8).//ANDRI GINTING/SUMUT POS
DAFTAR ULANG: Peserta Ujian Masuk Bersama (UMB) USU mengambil formulir pendaftaran ulang di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Jumat (3/8).//ANDRI GINTING/SUMUT POS

Untuk proses pelaporannya dilangsungkan Jumat (3/8) untuk bidang eksakta dan Sabtu (4/8) bidang non eksakta, dimulai dari pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU.

Pantauan di lokasi, ratusan calon mahasiswa yang telah diterima lewat jalur UMB terlihat  mulai memenuhi lokasi sejak dibukanya pendaftaran pada pukul 09.00 WIB.

Proses pelaporan sekaligus pendaftaran ulang, terlihat berjalan lancar tanpa ada kendala berarti.

Para peserta hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk proses melaporkan hingga mendapatkan jadwal pembayaran SPP dan pemeriksaan kesehatan.

“Nggak lama kok bang, kita datang langsung mendaftar ulang dan setelah itu kita diberikan jadwal untuk pembayaran SPP dan pemeriksaan kesehatan,”ujar Andi, peserta yang baru selesai melakukan pendaftaran ulang, Jumat (3/8).

Pembantu Rektor I USU, Prof Zulkifli Nasution, melalui Kahumas USU Bisru Hafi saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan dari 2.902 yang lulus terbagi dalam dua program yakni  1.270 kursi untuk program S-1 regular dan 1.632 kursi untuk program S-1 mandiri.

Dalam kesempatan itu dirinya mengimbau kepada peserta yang telah diterima, untuk mengikuti segala tata cara dan ketentuan yang berlaku.
Dimana bagi peserta  peserta yang telah lulus UMB, bilang Bisru, harus melaporkan sendiri dan tidak boleh diwakilkan serta berpakaian rapi dengan mengenakan kemeja dan sepatu.

“Adapun syarat yang harus dibawa yakni kartu peserta UMB-PT 2012 yang asli, ijazah dan SKHUN yang asli, namun jika belum keluar bisa membawa SK lulus yang diterbitkan sekolah asal dengan disertakan pas foto ukuran 3×4. Dan terakhir membawa surat ganti nama bagi peserta yang pernah mengganti nama,” terang Bisru.

Bisru juga menegaskan, bagi peserta UMB-PT 2012 yang terlambat melakukan pelaporan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan maka kelulusannya bisa dibatalkan.

“Seandainya ada yang berhalangan segera dilaporkan kepada petugas, agar nantinya bisa segera diproses dan ditangguhkan sehingga peserta yang lulus tidak merasa dirugikan,”ucapnya.

Sebagaimana diketahui, penyelanggaran pelaksanaan UMB-PT tahun 2012 diikuti 11.542 peserta.
Dengan sebaran peserta tersebut masing-masing sebanyak 3.847 dari kelompok IPS, 4.705 IPA dan 2.990 IPC. Berbeda dengan SNMPTN, UMB-PT ini ujian hanya dilaksanakan satu hari yakni Minggu (22/7) lalu. (uma)

Tujuh Venue Belum Siap

JAKARTA- Pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 akan di gelar di Riau, September mendatang. Namun hingga kini, masih ada tujuh venue yang belum siap. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah pun berencana memindahkan sebagian venue pertandingan ke kota lain.
“Memang dari 56 venue, masih ada tujuh yang masih bermasalah,” ujar Menkokesra Agung Laksono, usai rapat koordinasi di gedung Kemenkokesra, kemarin (3/8).

Agung memaparkan, ketujuh venue ini akan segera diselesaikan sebelum September. Pihaknya pun berharap seluruh rangkaian kegiatan PON 2012 bisa dilaksanakan di Riau. Namun, dia menekankan, jika hal tersebut tidak memungkinkan, maka pemerintah terpaksa memindahkan beberapa kegiatan cabang olahraga di kota lain.

“Kalau bisa semua diadakan di Riau. Tapi kalau nggak bisa, ya kita cari. Kalau nggak di Jakarta, ya di Sumatra Selatan,” tegasnya.
Selain persoalan venue, PON 2012 juga menghadapi masalah terkait kebijakan daerah yang tak kunjung kelar. Begitu juga dengan masalah tambahan dana. Hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan jumlah dana tambahan yang akan dikucurkan untuk pelaksanaan PON. Agung menuturkan, pihaknya masih perlu menyelesaikan sejumlah aturan tentang penggelontoran dana tambahan. “Ada yang tidak perlu dana tambahan, ya, tidak usah. Kalau dana masih bisa ya diminimalisasi,” ujarnya.

Karenanya, untuk menjamin kelancaran PON 2012, Agung membentuk tim dan pendampingan. Tim tersebut bertugas mengawal pelaksanaan PON. Tim tersebut dipimpin Agung sendiri, sementara Mendagri Gamawan Fauzi dan Menpora Andi Malarangen jadi wakil.(ken/jpnn)

Guru Dipungli saat Uji Kompetensi

Disdik Medan Diminta Ambil Tindakan

MEDAN-Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Sumut, Ali Nurdin menuntut Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan agar menindak oknum yang melakukan pengutipan liar dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG). Oknum yang memanfaatkan pelaksanaan UKG melakukan kutipan antara Rp15 hingga Rp50 ribu dengan dalih pembayaran uang kartu ujian.

“Pelaksanaan UKG ini sama sekali tidak ada pembayaran karena dibiayai langsung oleh pusat. Jika ada yang melakukan pengutipan dengan dalih untuk uang kartu atau sosialisasi kegiatan atau dengan dalih memberikan biaya transpot kepada petugas dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) atau petugas lain dari Dinas Pendidikan Pendidikan itu sama sekali tidak benar. Karena semuanya sudah mendapatkan dana dari pusat,”tegas Ali Nurdin, Jumat (3/8).
Masih menurut Ali Nurdin, UKG dilaksanakan hanya untuk mengukur kemampuan guru. Sehingga menurut Ali Nurdin, tidak lazim jika ada yang memanfaatkannya untuk melakukan pengutipan kepada guru.

“Kadisdik Medan Rajab Lubis harus segera mengambil tindakan sebelum merugikan banyak peserta lainnya,” imbuhnya.

Sebelumnya seorang guru SD Harapan Medan, Parlin mengaku diminta bayaran Rp15 ribu untuk kegiatan pelaksanaan UKG ini. Padahal, kata Parlin, kegiatan ini sudah dibiayai oleh pemerintah, karena UKG sifatnya hanya untuk pemetaan para guru yang ada di Medan.

“Kami sangat keberatan dengan kutipan yang berdalih uang kartu ini, kalau tidak bayar tidak ikut ujian,”kata Parlin, yang mengaku mendapatkan keluhan serupa dari guru lainnya.

Dia mengaku sudah menyampaikan keluhannya itu ke Disdik Medan dan belum mendapatkan jawaban.
“Makanya kami ingin Kadisdik mengambil tindakan terhadap pelaku pengutipan yang mengaku dari Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Disdik Medan, melalui bawahannya,”ucapnya.

Sementara itu, Kasubbag Kepegawaian dan Sekretaris Sertifikasi Disdik Medan Alfiansyah Purba, mengatakan, pihaknya akan melakukan penelusuran siapa yang sudah melakukan pengutipan dana untuk kegiatan UKG ini.

“Kita akan lakukan penelusuran dan akan ada sanksinya jika ini benar terbukti,”katanya.

Dia mengakui jika sudah ada para guru yang melaporkan hal ini kepada dirinya melalui SMS dan telepon, sehingga mempermudah pihaknya untuk melakukan penelusuran terhadap oknum yang memperburuk citra Disdik Medan.

“Saya katakan tidak ada pengutipan karena semua biaya pelaksanaan sudah ditalangi dari pusat,”ujarnya. (uma)

Matangkan Tim lewat Uji Coba Siapkan Anggaran TC Rp800 Juta

JAKARTA- Target tinggi yang dicanangkan PSSI kepada timnas untuk menjuarai Piala AFF 2012 coba diimbangi dengan menggelar banyak uji coba. Timnas direncanakan menghadapi beberapa tim dari luar negeri September mendatang.

Koordinator timnas Bob Hippy memaparkan, langkah ini sebagai bentuk keseriusan dan persiapan panjang timnas. Dengan uji coba yang lebih banyak, PSSI berharap timnas bisa tampil semakin baik dan matang dari sisi permainan untuk gelar juara piala AFF.

“Banyak uji coba yang kita siapkan. Saya tak ingin mendengar alasan persiapan timnas pendek. Uji coba bagus untuk mengembangkan permainan anak-anak,” katanya kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos), kemarin (3/8).

Dari jadwal uji coba yang ada, lanjut Bob, timnas direncanakan bertanding melawan tim Espanyol B pada 5 September mendatang. Di dalam tim tersebut terdapat pemain asal Indonesia Arthur Irawan yang bergabung pada musim lalu.

Setelah Espanyol B, timnas bakal dijajal kontestan putaran final Piala Dunia 2010 lalu, Korea Utara (Korut) pada 10 September mendatang.
Selain dua tim tersebut, timnas juga bakal menggelar uji coba melawan tim asal Asia Tenggara yakni Filipina dan Vietnam.

Sementara itu, terkait anggaran selama pemusatan latihan, Bob menyebut mendapatkan biaya dari sponsor dan sebagaian menggunakan anggaran PSSI. Total dana yang dibutuhkan dalam TC jangka panjang ini mencapai Rp800 juta lebih.(aam/jpnn)