Home Blog Page 13162

Nyaris Sempurna

Inter Milan vs Hajduk Split

SPLIT– Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni memuji permainan anak-anak asuhannya saat membantai Hajduk Split di Stadion Poljud, Split, dengan skor telak 3-0 Jumat (3/8) dini hari WIB. Menurutnya, permainan Sneijder Cs sudah nyaris sempurna.

Nerazzurri membantai tuan rumah Hajduk Split dengan skor 3-0 dalam pertandingan kualifikasi babak ketiga Europa League musim 2012-2013. Ketiga gol Inter dicetak Wesley Sneijder, Yuto Nagatomo, dan Philippe Coutinho.

“Kami berkonsentrasi dan mempersiapkan pertandingan ini di setiap detailnya,” kata Stramaccioni, seperti dilansir Football-Italia, Jumat (3/8).
“Saya pikir Inter bermain hampir sempurna hari ini. Kami bekerja sama dengan menundukkan kepala kita ke bawah dan hal yang paling saya suka adalah bahwa Inter selalu berusaha untuk memainkan bola,” terang pelatih berusia 36 tahun ini.

“Hanya saja sayang untuk kesalahan Matias Silvestre di akhir-akhir laga, jika tidak ada Samir Handanovic, pasti kami sudah kemasukan,” ucapnya.
Berstatus sebagai tim tamu, Inter memilih bermain efektif, sempat ditekan Hajduk di awal-awal pertandingan, namun Nerazzurri mampu bermain tenang. Peluang sempat didapat hajduk ketika tendangan Filip Ozobic di depan gawang Inter masih gagal menemui sasaran.

Tak berapa lama, Wesley Sneijder juga mendapat sebuah kesempatan, sayang tendangan gelandang internasional Belanda itu masih melambung di atas mistar gawang Hajduk. Pada 15 menit pertama, belum ada gol yang diciptakan oleh kedua tim.

Nerazzurri baru bisa merobek jala gawang Hajduk ketika mereka membangun serangan balik pada menit ke-18. Diego Milito mencoba menembus pertahanan Hajduk, sebelum memberi umpan panjang kepada Sneijder yang terlihat memilih celah menembak.

Benar saja, Sneijder mampu mengecoh bek-bek Hajduk dan melepaskan tendangan dari jarak 12 meter yang tidak bisa dibendung kiper Hajduk, Goran Blazevic. Inter memimpin sementara 1-0 atas Hajduk.

Inter berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-44 melalui tendangan kaki kanan Yuto Nagatomo berbelok karena mengenai kaki pemain belakang Hajduk, sehingga membuat Blazevic mati langkah. Gol tersebut membuat Nerazzurri memimpin 2-0 hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, Inter terlihat lebih mendominasi permainan, umpan-umpan pendek dan bermain lebih sabar untuk menembus pertahanan Hajduk diterapkan tim polesan Andrea Stramaccioni ini.

Inter masih mengontrol pertandingan dan bahkan mereka kembali membobol gawang Hajduk pada menit ke-73. Kali ini Philippe Coutinho yang masuk menggantikan Sneijder yang menempatkan namanya di papan skor.

Gol berawal dari aksi Rodrigo Palacio yang mengirim umpan kepada Coutinho dan playmaker belia Brasil itu langsung mengecoh kiper Blazevic dengan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang Hajduk, skor 3-0 untuk keunggulan Nerazzurri.

Setelah gol itu, Inter tetap mampu mengontrol pertandingan, sedangkan Hajduk selalu gagal dalam usahanya merobek gawang Handanovic. Hingga pertandingan usai, skor 3-0 tetap bertahan.(net/bbs)

Andik Diburu Sriwijaya

SURABAYA- Kontrak Andik Vermansyah di Persebaya segera habis. Namun, belum ada tanda-tanda dari manajemen Persebaya Surabaya untuk mengikat pemain yang sudah menjadi maskot mereka tersebut.

Andik mengaku kontraknya selama dua musim sejak 2010 lalu itu akan habis bulan depan. “Kontrakku habis September ini,” ujarnya.
Ditanya apakah pihak manajemen Persebaya sudah menyodori perpanjangan kontrak baru, Andik mengaku belum ada kontak dari klubnya.
Beberapa waktu lalu, Andik mengaku sempat menolak tawaran dari tim promosi ISL, Persepam Madura United. Kali ini tawaran juga datang dari klub-klub besar ISL lainnya. “Ada beberapa tim besar ISL yang menghubungi saya,” tambah Andik.

Namun dari sumber terpercaya juara ISL musim lalu Sriwijaya FC, kabarnya siap menawarkan Andik kontrak. Namun rumor itu belum mendapat kepastian sebab Andik mengaku masih betah di Persebaya. (bbs/jpnn)

Nerazzurri Siapkan Stadion Baru

STADION memang menjadi salah satu masalah utama di sepak bola Italia. Fasilitasnya jauh ketinggalan ketimbang stadion-stadion di Inggris atau Jerman dan keamanannya buruk sehingga penonton ogah menyaksikan langsung.

Makanya tidak heran banyak stadion yang kosong ketika pertandingan di Serie A Liga Italia berlangsung. Paling hanya pertandingan-pertandingan akbar saja yang dipenuhi penonton. Berbeda dengan Premier League atau Bundesliga yang selalu penuh.

Masalahnya, klub kesulitan memperbaiki stadion karena bukan miliknya. Di Italia, umumnya stadion milik pemerintah daerah setempat. Satu-satunya stadion yang menjadi milik klub adalah Juventus Stadium, milik Juventus.

Nah, Inter Milan berencana menjadi klub berikutnya yang memiliki stadion sendiri. Sekarang mereka memakai Giuseppe Meazza, San Siro, milik pemerintah Milan, bersama rival sekotanya AC Milan. Stadion itu sedang dinegosiasi untuk dibeli Rossoneri, julukan Milan.

Ambisi Nerazzurri  -julukan Inter Milan- memiliki stadion sendiri kian dekat dengan kenyataan setelah ada investor Tiongkok yang bersedia menanamkan modalnya. Mereka bersedia membangun stadion untuk Inter dan menjadi pemilik saham terbesar kedua setelah Massimo Moratti.
“Inter Milan mengumumkan telah mencapai kesepatakan antara klub ini dengan investor dari Tiongkok. Keluarga Moratti tetap memenang kendali perusahaan dan investor dari Tiongkok menjadi pemegang saham terbesar kedua,” tulis Inter di situs resminya.

Rencananya, pembangunan stadion akan ditangani China Railway 15th Bureau Group Co. Ltd dan proyeknya dimulai pada 2017 nanti. “Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan mencari lokasi potensial, menentukan tim proyek, dan menyelesaikan segala perizinan,” lanjutnya.
Sejak Juventus memiliki stadion sendiri, Moratti beberapakali menyatakan ambisi memiliki stadion sendiri. Sebab, selama ini mereka selalu terkendalan perizinan dan berbagai faktor lainnya untuk perbaikan Giuseppe Meazza. Kalau Inter berencana pindah, Milan justru sedang bernegosiasi untuk mengambil alih stadion berkapasitas 80 ribu penonton itu.(ham/jpnn)

Krasic Dikontrak Fenerbace Empat Tahun

ISTANBUL– Pemain Juventus asal Serbia, Milos Krasic akhirnya mendapatkan klub baru. Dia resmi berlabuh ke salah satu klub Turki, Fenerbache.
Pernyataan resmi disampaikan klub yang bermarkas di Istanbul itu, melalui situs website mereka. Mereka mengaku telah menyelesaikan penandatangan dengan Juventus dan dengan biaya transfer 7 juta euro.

Nantinya pemain 27 tahun ini akan menjadi pemain Fenerbache untuk empat musim ke depan. Selain itu Krasic bakal digaji 2,3 juta euro permusim.
“Juventus akan menerima 7 juta euro dalam biaya transfer Krasic yang telah menandatangani kontrak empat musim dengan gaji 2.3 juta euro per musim, serta penambahan bonus 12,500 euro per laga,” bunyi situs Fenerbache, Jumat (3/8).

Krasic membela Juventus sejak musim 2000-2001 silam dan didatangkan dengan biaya transfer 15 juta euro dari CSKA Moskow. Namun setelah Juve dilatih pelatih Antonio Conte, dia semakin jarang diturunkan dan lebih sering menghangatkan bangku cadangan.
Beberapa klub seperti Fenerbache menyatakan minat untuk meminjam pemain yang berposisi winger kanan ini. Namun, Krasic hanya ingin tertariki dengan transfer permanen.

Krasic tiba di markas Fenerbace pada Jumat (3/8) waktu setempat, untuk melakukan tes medis.(net/bbs)

Fiorentina Beli Aquilani

ROMA- Masa depan Alberto Aquilani terjawab sudah. Presiden Fiorentina Andrea Della Valle mengklaim sudah membeli gelandang berusia 27 tahun itu dari Liverpool.

Hijrah ke Anfield dari AS Roma pada 2009 lalu dengan banderol 17 juta pounds, Aquilani hanya mengoleksi 18 partai Liga Primer Inggris bersama The Reds. Pada dua musim terakhir, ia dipinjamkan ke Juventus serta AC Milan, namun kedua klub menolak mengubah statusnya menjadi permanen.

Awalnya pemain yang sudah 21 kali memperkuat timnas Italia itu diyakini bakal mendapat tempat dalam skuat Liverpool di bawah arahan manajer anyar Brendan Rodgers musim depan. Namun kenyataannya, Aquilani dianggap surplus. Ia bahkan telah ditarik dini dari tur pramusim Si Merah di Amerika Serikat agar proses transfernya ke Fiorentina bisa berlangsung mulus. “Kami telah membeli Aquilani,” tukas Della Valle singkat kepada reporter saat datang ke kamp latihan pramusim I Gigliati di Moena.

Fiorentina sendiri sangat aktif berbelanja di mercato musim panas demi memenuhi ambisi kembali ke papan atas Serie A.(net/bbs)
Usai menunjuk Vincenzo Montella sebagai pelatih, Si Ungu kemudian mendatangkan sederet personel anyar, di antaranya Emiliano Viviano (Palermo), Borja Valero dan Gonzalo Rodriguez (Villarreal), Juan Cuadrado (Udinese), hingga Matias Fernandez (Sporting Lisbon).(net/bbs)

Polisi Arahkan Transaksi di Warnet

Keterangan Saksi Sidang Kepemilikan 1 Ons Sabu-sabu

MEDAN- Sidang lanjutan perkara kasus narkotika jenis sabu dengan tiga terdakwa masing-masing Nazarudin, Husaini dan Suriadi, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (3/8).

Dalam sidang lanjutan tersebut terungkap, bahwa ketiganya ditangkap pada 22 Maret 2011, saat mengantarkan 1 ons sabu seharga Rp85 juta kepada petugas kepolisian yang melakukan penyamaran.

Menurut keterangan saksi polisi, R Siahaan, yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU), Ade Irma Hasibuan di persidangan mengatakan, bahwa penangkapan ketiga warga Aceh ini bermula dari adanya laporan masyarakat yang diterima oleh Direktorat Narkoba Polda Sumut.

“Berdasarkan keterangan informan kita, bahwa ada yang bisa menyediakan barang (sabu, Red) sebanyak 1 ons,” kata saksi R Siahaan dihadapan majelis hakim yang diketuai Surya Perdamaian.

Mendapat informasi berharga tersebut, R Siahaan bersama timnya kemudian menyusun rencana untuk melakukan penangkapan. Karena ketiganya warga Aceh, R Siahaan kemudian meminta informannya berinisial Apok, yang juga warga Aceh itu untuk menghubungi salah seorang terdakwa, agar disediakan 1 ons sabu.

Dalam percakapan via selular, salah satu terdakwa, yakni Nazarudin mengatakan bahwa 1 ons sabu pesanan polisi itu dihargai senilai Rp85 juta. Karena terbilang bandar besar, petugas kemudian sepakat untuk melakukan transaksi di warnet milik informan yang berada di kawasan Jalan Setia Budi, Medan.
Dalam transaksi itu, semula ketiga terdakwa datang secara bersamaan ke warnet yang dimaksud. Kemudian, terdakwa Nazarudin bersama terdakwa Suriadi masuk ke dalam warnet untuk melakukan transaksi, sementara terdakwa Husaini menunggu di pinggir jalan untuk melihat situasi.

“Harga yang disepakati untuk 1 ons memang Rp85 juta Pak. Begitu si Nazarudin mengeluarkan sabu-sabu itu dari kantong jaketnya, tim langsung masuk dan menangkap ketiganya,” terang R Siahaan.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 3 buah HP berbagai merek, barang bukti sabu seberat 1 ons, dan jaket milik terdakwa Nazarudin. Dalam kasus ini, ketiga terdakwa dijerat melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim kemudian menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. (far)

MPLIK Diskominfo Provsu Melayani Hingga Desa Terpencil

Sepanjang Ramadan 1433 H

Bulan suci Ramadan membawa berkah bagi  desa terpencil  di Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Karo, Kabupaten Batubara dan Kota Binjai. Betapa tidak, sepanjang  Ramadan desa-desa tersebut  dikunjungi Mobil Pusat Layanan Informasi Kecamatan (MPLIK).

MPLIK : Kadis Kominfo Provsu Dr. Asren Nasution, MA  bersama perangkat  Desa Bintang Meriah Kec. Pancur Batu foto  depan Mobil Pusat Layanan Informasi Kecamatan (MPLIK).
MPLIK : Kadis Kominfo Provsu Dr. Asren Nasution, MA di bersama perangkat Desa Bintang Meriah Kec. Pancur Batu foto di depan Mobil Pusat Layanan Informasi Kecamatan (MPLIK).

Masyarakat di desapun  mulai melek Teknologi Informasi. Di Desa Bintang Meriah, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, MPLIK Diskominfo Pemprovsu terlihat berdiri gagah di depan Masjid Dakwatul Islamiyah yang sedang renovasi, dengan dikunjungi puluhan pelajar, remaja, dan bahkan para orangtua.
Para warga di desa itu cukup antusias memanfaatkan layanan internet guna mendapatkan berbagai informasi baik menyangkut ilmu pengetahuan maupun informasi lainnya. Kepala Diskominfo Pemprovsu Dr H Asren Nasution MA ketika melakukan pemantauan di Desa Bintang Meriah juga melihat  anak-anak seusia sekolah SD tengah asyik menggunakan MPLIK.

Kepala Desa Bintang Meriah, O Sembiring  mengucapkan banyak  terimakasih atas kehadiran MPLIK, karena cukup membantu warga desa melek IT. Selama ini, ujarnya, anak-anak desa belum mengenal komputer di sekolah mereka, dan setelah  kehadiran MPLIK, mereka bisa mengenal komputer lebih dekat.
Kehadiran MPLIK di desa itu tak terlepas peran Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Medan yang  sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata. STAIS meminta empat unit  MPLIK guna melayani 21 desa di Kabupaten Deliserdang, Kota Binjai,  selama mereka melaksanakan KKN.

Hotamatua, MAg, Dosen STAIS mengakui kehadiran MPLIK cukup mendapat sambutan hangat masyarakat desa. Para warga desa, katanya, cukup antusias memanfaatkan MPLIK milik Diskominfo Provsu. “Kami juga telah membuat profil desa Bintang Meriah, sehingga bila diklik akan muncul profil tentang desa Bintang Meriah,” ucap Hotmatua, seraya mendapat apresiasi dari Kadiskominfo.

Dia juga menjelaskan, sebanyak 21 desa yang akan dijelajahi MPLIK Diskominfo Provsu. Masing-masing  di Kecamatan Pancurbatu,  Delitua dan  Kecamatan Namorambe.  Dalam waktu bersamaan, 160-an mahasiswa Universitas Al Washliyah juga menggunakan mobil MPLIK Diskominfo Provsu untuk menjelajahi 16 desa di Kabupaten Karo.

Sementara itu,  Dr H Asren Nasution MA  juga mengajak Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan dinas lain yang berhubungan langsung dengan masyarakat  serta perguruan tinggi (PT) mengakses Pusat Layanan Informasi Kecamatan (PLIK) sebagai pusat sarana dan prasarana penyediaan jasa akses internet.

Hal itu dikemukankannya pada   Kordinasi dan  Diskusi Terarah   Optimalisasi Layanan Jasa Akses Telekomunikasi dan Informatika KPU/USO Lintas Perguruan Tinggi Wilayah Sumatera,  baru –baru ini.

Kegiatan diikuti puluhan peserta menampilkan sejumlah pembicara diantaranya dari Biro Perencanaan Kominfo  dipandu, Kabid Postel, Gelora Viva Sinulingga SE, MM.

Menurut Asren, kegiatan ini sebagai upaya optimalisasi pelaksanaan program Universal Service Obligation (USO) di wilayah Sumatera Utara, terutama membuka akses jaringan informasi di daerah yang blankspot atau belum tersedia jaringan telekomunikasi. Caranya dengan memanfaatkan PLIK yang sudah tersebar di kabupaten/kota se Sumut. (*)

Jaksa Kritik Eksepsi Pengacara Ardjoni Munir

MEDAN- Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi 19 paket pekerjaan dan kegiatan pemeliharaan rutin tahun anggaran 2008 dengan terdakwa Mantan Kadispora Sumut, Drs H Ardjoni Munir MPd (59),  kembali digelar di Ruang Cakra I Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (2/8).
Dalam sidang dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi (keberatan) penasehat hukum terdakwa, jaksa sempat mengkritik nota keberatan penasehat hukum yang tak cermat dengan menyebutkan dakwaan primer dan sekunder yang seharusnya primair dan subsidair.

“Tidak benar bahwa surat dakwaan jaksa penuntut umum yang tidak cermat, tidak jelas, dan tidak lengkap. Namun penasehat hukum sendiri yang membaca tidak cermat, jelas dan lengkap sehingga hasil dari tanggapan berupa keberatan yang diuraikan dalam eksepsi pun tidak sesuai dengan surat dakwaan,” ujar Jaksa, Netty Silaen didampingi Adelina.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Muhammad Noor, Jaksa menilai bahwa dakwaan terhadap terdakwa sudah terbukti adanya nilai kerugian negara dalam kasus tersebut. Usai membacakan tanggapan atas eksepsi penasehat hukum tersebut, maka majelis hakim menunda persidangan Senin (06/08) mendatang, dalam agenda mendengarkan putusan sela. Tampak seusai sidang baik terdakwa maupun penasehat hukumnya langsung ngacir dan meninggalkan ruang sidang utama (Cakra I), dan menghindari wartawan.(far)

Bahas Lomba Foto Ombudsman Award

Buka Puasa Bersama Vincent Widjaya

MEDAN – Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, ramadan tahun ini awak redaksi Harian Sumut Pos kembali mendapat kesempatan buka puasa bersama Ketua Ombudsman Sumut Pos Grup, Vincent Widjaya. Buka puasa berlangsung di Restoran Koki Sunda Jalan S Parman Medan, Rabu (1/8).

Dalam kesempatan itu, Vincent dan awak redaksi membahas tentang Lomba Foto Ombudsman Award yang digelar untuk media di dalam grup Jawa Pos Divre Medan, yang dibuka sejak Juni dan akan ditutup pada Lebaran mendatang.

DISKUSI : Ketua Ombudsman Sumut Pos Grup Vincent Widjaya saat diskusi  awak redaksi Sumut Pos sebelum acara buka puasa bersama  Restoran Koki Sunda Rabu (1/8).
DISKUSI : Ketua Ombudsman Sumut Pos Grup Vincent Widjaya saat diskusi dengan awak redaksi Sumut Pos sebelum acara buka puasa bersama di Restoran Koki Sunda Rabu (1/8).

”Sampai hari ini, foto yang masuk sudah mencapai 100-an. Meski demikian, pengiriman foto masih dibuka hingga Lebaran. Setelah itu, baru masuk tahap penjurian,” kata Vincent dengan ramah.

Adapun harian yang masuk dalam Divre Medan antara lain Sumut Pos, Posmetro Medan, Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Tabagsel, Metro Asahan, Metro Langkat/Simalem, dan Rakyat Aceh.

”Para juri yang akan menilai foto-foto peserta lomba adalah yang berkompeten di bidangnya.  Penilaian foto akan dilakukan secara terbuka dan melibatkan juri dari media lain di luar Grup Sumut Pos,” tegas Vincent.

Ia berharap, Lomba Doto Ombudsman Award ini menjadi tradisi setiap tahun. “Jadi siapa pun nanti yang menjadi Ketua Ombudsman Sumut Pos Grup ini nantinya yang namanya lomba foto  Ombudsman akan tetap dijalankan,” pungkasnya.

Sebelum berbuka puasa, Vincent juga memberikan sejumlah masukan kepada awak redaksi Sumut Pos, terkait konten halaman dan perwajahan.  (dra)

Berbagi demi Kemaslahatan Umat

PCNU Buka Puasa Bersama Anak Yatim

TEBINGTINGGI – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Tebingtinggi mengelar acara buka puasa bersama dengan puluhan orang anak yatim di kediaman Ketua Tanfiziah PCNU Tebingtinggi Ir Oki Doni Siregar di Jalan Cinge, Kelurahan Bagelen, Kota Tebingtinggi,Selasa (31/7).

Dalam tauziahnya, Oki Doni Siregar meminta kepada seluruh masyarakat yang berkecukupan agar mau berbagi dengan orang miskin dan anak-anak yatim dan piatu. “Jadikan moment Ramadan tahun ini menjadi instropeksi diri kita untuk lebih mendekatkan kepada sang maha pecipta Allah SWT. Dengan itu kita harus banyak bersedekah,”kata Oki.

Kata Oki kembali,PCNU Kota Tebingtinggi ingin mendekatkan diri dengan masyarakat,karena PCNU termasuk Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berbasis pada agama Islam. “Kali ini PCNU Tebingtinggi hanya mampu berbagi dengan puluhan anak yatim, tetapi untuk ke depan, PCNU akan lebih banyak lagi berbagi demi kemaslahatan umat manusia,”katanya.

Sementara itu Al Ustad Drs Ibrahim Harahap mengajak seluruh elemen masyarakat di bulan Ramadan ini berlaku sabar dalam menghadapi beberapa cobaan. Menjalankan ibadah puasa harus dengan rasa ihktiar yang merupakan rasa syukur kepada Allah SWT. “ Berbagi kepada orang lain,terutama kepada anak-anak yatim bukan berarti membuat kita menjadi miskin tetapi membuat kita semakin kaya hati,”jelas Ibrahim. (mag-3)