Home Blog Page 13176

Ingin Sukses, Bergaullah dengan Orang Sukses

Sahur Bersama Tokoh di Sumatera Utara, H Ajie Karim (10)

Suasana akrab mengisi sahur bersama pengusaha advertising, H Ajie Karim di kediamannya di Jalan Bunga Asoka Medan. Menu sahur didominasi seafood. Sebelum sahur, tokoh muda yang mulai naik daun pada Pemilu Legislatif 2009 ini banyak bercerita tentang pengalaman bisnisnya, hingga terjun ke dunia politik.

Tim Sumut Pos, Medan

SAHUR: Pengusaha advertising, H Ajie Karim, beserta istri  anaknya saat sahur bersama Sumut Pos  rumahnya  Jalan Asoka Medan.//redyanto/sumut pos
SAHUR: Pengusaha advertising, H Ajie Karim, beserta istri dan anaknya saat sahur bersama Sumut Pos di rumahnya di Jalan Asoka Medan.//redyanto/sumut pos

“Apa kabar? Tersesat tadi?” sapa Ajie Karim, saat menerima kedatangan tim Sumut Pos di rumahnya sekitar pukul 03:30 WIB.

Usai berbasa-basi, Ajie Karim mempersilakan tim Sumut Pos duduk, kemudian memperkenalkan tim dengan istri, Hariati Sari, dan putri keduanya, Silvia Karisma, yang pagi itu sudah bangun menunggu makan sahur.

“Ini istri dan putri saya. Anak saya nomor satu, Lidya Sakila, ikut pesantren kilat di sekolahnya, sementara yang paling bungsu, Dewa Andara, lagi tidur. Tidak ikut sahur karena masih kecil,” kata Adji.

Tokoh politik yang kini menjabat sebagai Wakil Bendahara Partai Gerinda Sumut ini sempat menyinggung sahur bersama tim Sumut Pos setahun lalu. “Kalau tahun lalu kita sahur di rumah Binjai sekarang kita sahur di rumah Medan,” kata Ajie, yang mengaku baru 6 bulan tinggal di Asoka.

Kenapa tahun lalu dia tinggal di Binjai? Karena tahun lalu dirinya lagi sibuk-sibuknya menghadapi Pemilukada Kota Binjai. Maklum, pada saat itu Ajie maju sebagai kandidat Wakil Wali Kota Medan yang berpasangan dengan Abdul Gani.

Meski kalah dalam pesta rakyat itu, Ajie tidak patah semangat. Dia punya prinsip kekalahan adalah kesuksesan yang tertunda. Bahkan saat ini dirinya ditunjuk sebagai Korda Pemenangan Partai Gerindra Wilayah Binjai-Langkat, oleh partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu. “Sekarang pun rumah di Binjai masih saya tempati. Saya pun tetap akan fokus ke daerah Binjai, karena kader-kader partai banyak di sana,” jelasnya.

Kenapa tertarik masuk ke dunia politik? Ajie tersenyum. Menurutnya, sifat manusia memang tidak ingin berhenti di satu titik yang sudah dicapai. “Manusia akan selalu ingin melangkah maju. Nah, dengan masuk ke dunia politik, selain bisa mengabdi kepada rakyat, juga sebagai aktualisasi diri,”  cetusnya.

Tentang target di dunia politik, penggemar kuliner seafood ini tidak berani mematok. Karena menurutnya dunia politik itu tidak bisa diprediksi. “Hari ini kawan, besok bisa jadi lawan. Jadi, ya mengalir sajalah,” ucapnya.

Sebelum dikenal di dunia politik, Ajie lebih dulu dikenal di dunia bisnis. Bagaimana ia terjun ke dunia bisnis dan apa resep suksesnya?
Ajie Karim pun bercerita sedikit. Ia menuturkan, bisnis advertising yang menjadi bisnis pertamanya, awalnya dikelola oleh orangtuanya, H Surya Sutrisno (Alm) dan Hj Muriati. Ia sempat bergabung dengan Humpuss, perusahaan milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Namun kemudian, ia mendirikan perusahaannya sendiri.

Sekarang. Ajie memiliki berbagai jenis bisnis, antara lain properti dan perkebunan kelapa sawit. Namun ia tetap mempertahankan bisnis advertising. Alasannya: “Itu bisnis pertama saya. Itu awalnya.”

Tentang pengelolaan sejumlah bisnisnya tersebut, Ajie mempercayakan kepada para profesional. Ayah tiga anak ini cukup mengontrolnya secara berkala. Berbagai media komunikasi dimanfaatkan untuk terus memantau perkembangan bisnisnya. Meski demikian, ia mengaku, tidak melulu menerapkan prinsip bisnis dalam menjalankan usahanya.

“Seperti bisnis advertising ini misalnya. Seringkali saya memberi ’harga kawan’. Termasuk kepada sejumlah kandidat Gubsu. Semuanya harga kawan, karena mereka ya kawan-kawan saya,” kata penggemar otomotif ini seraya tertawa kecil.

Untungnya di bidang lain, semisal produk, dan lain sebagainya Ajie Karim mendapatkan sejumlah tender proyek periklanan, termasuk yang berskala nasional. Untuk mendapatkan tender nasional, meski untuk proyek skala Pulau Sumatera, ia harus bertarung dengan puluhan pengusaha nasional dan lokal. “Ya, untungnya kita bisa dapat beberapa. Tapi masih untuk jatah Sumatera saja, dari Aceh sampai Lampung. Kalau untuk nasional secara keseluruhan, masih pengusaha besar yang menang,” jelasnya.

Ditanya apa kiat sukses dalam menjalankan bisnis? Ajie terdiam sejenak, lantas menjawab: berani dan jujur. “Soal nasib kita tidak tahu, semua bisa terjadi jika Allah menghendaki. Yang penting berani berusaha… dan jujur. Sekali Anda ketahuan tidak jujur, sulit untuk mendapatkan kepercayaan dari rekan bisnis,” ungkapnya.

Tak hanya itu, jika ingin sukses, lanjutnya lagi, bergaullah dengan orang-orang sukses. Jika ingin kaya bergaullah dengan orang kaya. “Dengan bergaul bersama mereka, pola pikir sukses mereka akan mempengaruhi kita. Kita belajar banyak dari mereka. Sekaligus, kita memperoleh informasi-informasi dan memperluas jaringan,” katanya mantap.

Ngomong-ngomong apa nih langkah cepat menjadi kaya, Bang Ajie? “Berwirausahalah,” cetusnya, lantas tertawa lebar.
Lantas, Ajie mengajak tim sahur bersama. Menunya seafood. Sedappp…! (*)

Terdakwa Banting Kursi dan Serang Hakim

Divonis Hakim 2 Tahun 6 Bulan Penjara

MEDAN- Sidang lanjutan atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu dengan terdakwa Hendrik (38) kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (31/8). Dalam sidang dengan agenda putusan itu, terdakwa yang memiliki tato di seluruh tubuh serta wajahnya itu lagi-lagi mengamuk dan membuat kericuhan di ruang persidangan Candra I Lantai III PN Medan.

Dalam persidangan yang berlangsung sekitar 5 menit dan hanya disaksikan para awak media itu, terdakwa divonis 2 tahun 6 bulan penjara.
“Dengan ini terdakwa divonis selama 2 tahun 6 bulan penjara. Hal yang memberatkan, terdakwa terbukti bersalah atas kepemilikan sabu-sabu sedangkan yang meringankan terdakwa berlaku sopan selama menjalani persidangan,” ujar majelis hakim yang diketuai Asban Panjaitan.

Mendengar putusan majelis hakim, terdakwa yang duduk di kursi pesakitan itu pun langsung mengamuk. Terdakwa membanting kursi di depan majelis hakim hingga patah. Merasa tak puas, terdakwa lalu mendatangi meja majelis hakim dan menyerang ketiga hakim di depannya. Bukan itu saja, terdakwa juga berusaha menggunakan palu hakim untuk menyerang.

Beruntung, ketiga majelis hakim langsung mengelak. Ketiga hakim lalu mengamankan barang-barang di atas meja. Bukan itu saja, hakim anggota Jonner Manik dan Tejo langsung mengamankan palu hakim yang akan diambil terdakwa.

Petugas kepolisian yang mengawal jalannya persidangan pun kemudian mengamankan terdakwa ke ruang tahanan sementara.
Saat dibawa ke ruang tahanan sementara, terdakwa melontarkan kata-kata kotor serta sumpah serapah terhadap ketiga hakim.

“Tak terima aku dengan putusan itu. Suka-suka kalian aja menghukumku,” ujar terdakwa diiringi makian terhadap majelis hakim.
Terdakwa yang hari itu mengenakan baju tahanan berwarna hijau juga berusaha melepaskan diri dari pegangan petugas kepolisian. Namun, usahanya tidak berhasil sebab petugas langsung membawanya turun tangga dan menjebloskan terdakwa ke ruang tahanan sementara.

Ketiga hakim saat dimintai komentarnya soal kejadian tersebut mengaku sudah memprediksi bahwa terdakwa akan mengamuk saat mendengar putusan tersebut. “Kita sudah tahu terdakwa akan mengamuk lagi. Makanya sidang dipindahkan ke lantai III supaya sidangnya tidak ramai dan ada petugas kepolisian yang ikut mengawal jalannya persidangan. Takutnya kalau ramai, ntar pengunjung sidang juga jadi korban lemparan terdakwa,” ucap Asban Panjaitan.

Bukan itu saja, tambah Asban Panjaitan, sebelum persidangan dimulai, kursi terdakwa terlebih dahulu digeser menjauh dari meja majelis hakim. “Sebelum sidang, kursi terdakwa kita geser menjauh. Jadi, dia nggak mudah melempar kita pakai kursi tadi. Dia juga nggak ingat sudah berapa kali masuk penjara. Padahal dari usia 14 tahun dia sudah ditahan,” sebutnya sembari tertawa.

Saat disinggung pertimbangan majelis hakim yang menyatakan terdakwa sopan selama persidangan, Asban Panjaitan hanya berkomentar singkat. “Memang selama persidangan dia berlaku sopan. Dia ngamuknya kan mulai sidang tuntutan itu. Makanya kita sudah persiapkan di sidang putusan ini,” ujarnya lagi.

Putusan ini tentunya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ninik Saragih dari Kejari Belawan. Dimana dalam pernyataan sebelumnya, terdakwa dituntut selama tiga tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 114 UU No.35/2009 tentang narkotika. Seperti diketahui, terdakwa yang seharusnya dibebaskan pada dua minggu lalu itu, ternyata tertangkap tangan melakukan perbuatan pidana kembali yakni menghisap sabu-sabu di dalam ruang tahanan Tanjung Gusta Medan. (far)

Sopir Angkot Gebuki Sopir Pribadi

MEDAN-Hendra Tampubolon (22), warga Jalan Dahalia No 9 F, Kelurahan Indra Kasih, Medan Tembung, bonyok dikeroyok sopir angkot, Senin (30/7) malam. Keterangan yang dihimpun, pria lajang yang berprofesi sebagai sopir pribadi itu malam itu melintas di kawasan Jalan Kampung Durian, Medan Timur.

Dalam perjalanannya tiba- tiba sebuah angkot Mars lin 40 memotong dari jalur sebelah kanan dan spontan membuat korban terkejut dan langsung memaki sopir angkutan tersebut.

Tak terima dimaki, sopir angkot langsung memberhentikan mobilnya dan menghampiri korban hingga akhirnya terjadi cekcok mulut.
“Saat cekcok ada mobil Mars 40 lain yang melintas dan turun membantu dia (pelaku). Aku saat itu tetap melawan tapi tiba-tiba mereka langsung memukul wajah dan kepalaku,”ucapnya, saat membuat visum di RSUD dr Pirngadi Medan.

Alibat kejadian itu, hidung korban mengalami pendarahan sementara pelaku langsung pergi meninggalkan korban.
Tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, Hendra selanjutnya membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Medan Timur.
Untuk melengkapi berkas pengaduan, korban selanjutnya disarankan untuk melakukan visum ke RSUD dr Pirngadi Medan. (uma)

Hidup Mati

Inggris Raya U-23 vs Uruguay U-23

Britania Raya boleh dibilang jadi tim paling haus gelar di antara tim favorit yang bertarung di Olimpiade 2012. Sayang, setelah mengemas dua laga, Ryan Giggs dkk belum aman di fase grup, hingga mereka harus bertarung hidup-mati di partai terakhir menghadapi tim kuat Uruguay.

KEMUNGKINAN bagi Britania untuk terdepak dari persaingan  cukup besar. Meski saat ini, anak asuh Stuart Pearce menduduki peringkat puncak, Britania Raya bisa tersingkir menyusul Spanyol yang lebih dulu kehilangan tiket perempatfinal karena dua kali kalah. Skenario yang buruk bagi Ryan Giggs dkk, ialah mereka gagal menaklukan Uruguay sementara, Senegal membantai UEA.

Klasemen di Grup A, masih ketat, karena tiga tim masih berpeluang lolos. Britania Raya di puncak klasemen mengoleksi poin empat, hasil sekali menang dan sekali seri, disusul Senegal dengan poin sama, namun masih kalah selisih gol. Uruguay di tempat ketiga dengan poin tiga, sementara UEA di posisi juru kunci karena belum pernah menang.

“Setiap pertandingan ialah final, itulah situasinya ketika bermain di babak grup di sebuah turnamen.Dan kemudian tekanan lebih besar datang lagi. Sekarang tinggal kami, atau Uruguay,” kata Stuart Pearce, Selasa (31/7).

Fenomena Spanyol, sudah cukup untuk mengingatkan pemain Britania Raya agar tidak terlena dengan hasil yang mereka raih saat ini. Sebelum partai pamungkas digelar, tidak ada jaminan apapun bagi mereka. Meski, kegagalan Spanyol, di satu sisi juga berarti membuat kepercayaan diri mereka membuncah untuk menggondol medali dari olahraga paling populer sejagad ini.

Britania Raya kini tinggal berharap dukungan penuh suporter di Stadion Cardiff Millenium, pada laga nanti, bisa menambah semangat pasukannya menghancurkan Uruguay hingga mereka lolos ke babak berikut. Dia percaya puluhan ribu penonton akan memberikan dukungan langsung di stadion, seperti saat pertandingan sebelumnya.

Karena hal tersebut di atas tak heran bila Pearce lebih mengedepankan kemenangan. “Yang terpenting adalah kemenangan. Kami butuh memenangkan laga untuk mendongkrak keyakinan kami. Beberapa hal dalam permainan akan saya pertimbangkan dan sejumlah tindakan yang salah akan kami perbaiki nantinya,” tutur Pearce.

“Kami tak melupakan dan mengabaikan kekurangan permainan kami. Tapi saya sudah lihat beberapa lini permaian sudah cukup solid. Yang pasti, (Craig) Bellamy, Giggs, (Tom) Cleverley, Joe Allen merupakan pondasi yang baik hingga akhir turnamen ini,” lanjut tangan kanan Fabio Capello di tim nasional Inggris tersebut.

Sementara itu Uruguay yang kemarin dibekuk Senegal dengan skor 2-0 tak memiliki pilihan lain kecuali mengalahkan Inggris. Ini penting bagi La Celeste yang pernah menjadi kampiun di pentas Olimpiade tahun 1924 dan 1928.

Modal untuk mengulangi prestasi itu sesungguhnya sangat terbuka karena tim yang dibesut Oscar Wasington Tabarez itu hamper ratarata berkompetisi di Benua Eropa.

“Kami punya Luis Suarez dan Sebastian Coates yang merumput di Inggris. Saya yakin pengalaman yang dimiliki keduanya akan membantu tim ini mengalahkan tuan rumah yang bakal didukung ribuan fans,” bilang Suarez. (bbs/jpnn)

[table caption=”Statistik”]

[attr colspan=”4″ style=”font-weight:bold”]Inggris Raya U-23
31 Mar ’09  ,  Friendly   , Inggris Raya U-23 v Prancis U-23  ,   0-2
20 Jul ‘12 ,   Friendly ,   Inggris Raya U-23 v Brazil U-23  ,    0-2
27 Jul ’12 ,   Olimpiade ,   Inggris Raya U-23 v Senegal U-23   , 1-1
30 Jul ’12  ,  Olimpiade ,   Inggris Raya U-23 v UEA U-23,     3-1

[attr colspan=”4″ style=”font-weight:bold”]Uruguay U-23
12 Jul ‘12   ,  Friendly ,   Uruguay U-23 v Chili U-23 ,   6-4
26 Jul ‘12     ,Olimpiade  ,   UEA U-23 v Uruguay U-23    ,1-2
29 Jul ‘12  ,   Olimpiade    ,Senegal U-23 v Uruguay U-23    , 2-0

[/table]

Iis Dahlia, Salting Digoda Menteri Muhaimin

Iis Dahlia//kapanlagi.com
Iis Dahlia//kapanlagi.com

Dalam sebuah acara buka puasa bersama, Iis Dahlia didaulat membaca Al Quran.

Terkesan dengan sang pedangdut, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar langsung menggoda dan memujinya. Pelantun Bunga Seroja itu sempat salah tingkah sebelum bilang ia memang sudah sering menjadi qoriah sejak kecil.

“Pak Muhaimin mah bisa-bisa aja. Ngaji-nya juga biasa aja. Itu bisa-bisanya Pak Muhaimin aja. Kalau ngaji kan saya sudah biasa. Kan memang ngaji dari kecil,” ujar Iis sambil tersenyum.

Sejak kecil Iis diajari ngaji oleh orangtua. Bahkan ia sering memenangkan perlombaan baca Al Quran yang sering diadakan di kampungnya.
“Guru saya, orangtua saya. Didikan agamanya keras banget, kalau Maghrib itu sholat bareng. Papi kan kepala KUA di Indramayu jadi agak keras ajarannya. Kalau salah ngajinya aja dimarahin. Jadi semuanya harus benar,” tukas ibu dua orang anak itu.

“Juara se-Kabupaten dulu. Pokoknya kalau lomba kan mewakili sekolah terus jadi se- kabupaten,” tambah Iis yang mengaku sudah khatam berkali-kali itu.
Dengan rendah hati, pemain film Kentut itu menyatakan jadi guru mengaji untuk anak-anaknya. “Mereka sudah pintar baca Al Quran semua. Pastilah, kalau saya di rumah saya baca Qur’an sama baca terjemahannya. Saya ke anak juga ajarin itu biar tahu artinya,” jelas istri pilot, Satrio Dewandono itu.

Oleh Kemenakertrans, Iis Dahlia ditunjuk sebagai Duta Tenaga Kerja Indonesia. Sangat senang, Iis mengaku sangat prihatin dengan kondisi TKI saat ini. “Mudah-mudahan apa yang pak Muhaimin inginkan bisa tercapai. Mudah-mudahan tenaga kerja yang berangkat bisa baik dan berkualitas. Supaya tahu hukum dan adat jadi memang harus dilatih. Agar bisa bersaing juga dengan para tenaga kerja yang lain,” kata Iis.

Jika pulang ke Indramayu, dia selalu mendapat banyak kasus soal TKI. “Ada anak majikannya yang nakal. Karena digoda nggak mau jadi dia difitnah. Dia dituduh ngambil barang majikannya sampai nggak digaji berbulan-bulan,” ungkapnya. (bcg/rm/jpnn)

LP3SU Minta Media Bermain Sportif

Jangan Ikut Mengembangkan Black Campaign

MEDAN-Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumatera Utara (LP3SU) meminta media bermain objektif dan sportif dalam pemberitaan soal fgur-figur calon gubernur Sumut yang akan bertarung 2013 mendatang.

“Saat ini, ada sejumlah media, terutama media bertiras kecil, yang menyajikan berbagai isu negatif tentang balon tertentu. Aksi black campaign itu , tidak perlu dilakukan. Saya imbau jangan. Bermainlah secara objektif dan sportif, agar nanti masyarakat Sumut dapat memiliki pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa daerah ini, ke arah yang lebih baik,” kata Zamzami Umar, ketua LP3SU kepada wartawan, kemarin.

Ia mengatakan, saat ini bakal calon Gubsu yang paling sering diblack campaign atau dikampanyekan secara negatif oleh media adalah Gus Irawan Pasaribu. Gus dihantam soal kepemimpinannya saat di Bank Sumut, tentang kredit macet yang dituduhkan kepadanya, dan isu-isu lain yang sengaja ditiupkan lawan politiknya. “Semua tudingan itu cukup memojokkan Gus. Meski demikian, banyaknya tudingan miring terhadap Gus itu bukanlah hal yang mengherankan.
‘’Meski demikian, black campaign terhadap Gus  Irawan maupun kepada balon Gubsu lainnya, tidak perlu dilakukan,” tandasnya.

Ia meyebutkan, untuk melihat siapa yang layak menjadi gubernur, kita harus melihat dari beberapa aspek, yakni bibit, bebet dan bobot. Dia yakin, ke depan Gus Irawan masih akan menerima berbagai aksi menyudutkan, karena menurut pengamatannya, Gus Irawan punya kapabilitas lebih besar dibanding pesaing lain. Karena itu, wajar kalau kemudian dikampanyekan negatif.

“Mantan Dirut Bank Sumut itu selama ini sudah menunjuk banyak prestasi. Meski demikian, dia akan selalu diuji dan dicari kelemahannya,” ujarnya.
Selain Gus,  Zamzami juga menilai beberapa kandidat lain seperti AY Nasution dan Chairuman Harahap memiliki kapasitas yang bagus. Dalam kesempatan terpisah, pakar komunikasi dari USU, Iskandar Zulkarnain, mengatakan, media sebaiknya berperan dalam melakukan pendidikan politik bagi masyarakat.
“Media sangat berperan dalam proses Pilgubsu ini. Media dapat menyampaikan pemberitaan mengenai rekam jejak dari masing-masing balon sesuai fakta yang ada.

Melalui hal itu, media dapat berperan dalam memenuhi rasa ingin tahu dari masyarakat terhadap track record dari masing-masing balon. Jadi media juga harus fair jangan justru mengembangkan black campaign,” ungkapnya. (mea/rel)

Eko Yuli Sumbang Perunggu

LONDON-Lifter Eko Yuli Irawan juga meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008, tapi dikelas berbeda.

Indonesia akhirnya meraih medali pertamanya di Olimpiade London 2012, setelah lifter Eko Yuli Irawan meraih medali perunggu, Senin (30/7).
Eko Yuli yang berlaga di kelas 62 kilogram membukukan total angkatan seberat 317kg, yang terdiri dari angkatan snatch 145kg dan angkatan clean and jerk 172 kg.

Dalam laga yang digelar di Excel London ini, Eko Yuli sempat gagal mengangkat beban di percobaan pertama clean and jerk.
Namun, dalam dua percobaan berikutnya Eko mampu menyelesaikan tugasnya dan akhirnya meraih perunggu.

Pada Olimpiade Beijing 2008 lalu, Eko Yuli juga meraih medali perunggu. Bedanya, saat itu dia berlaga di kelas 56kg. Sementara itu, medali emas diraih lifter Korea Utara Kim Un Guk yang mencatat total angkatan 327kg.

Selain meraih medali emas, angkatan Un Guk itu sekaligus menjadi rekor dunia baru. Sedangkan medali perak diraih atlet Kolombia Figueroa Mosquera dengan total angkatan 317kg.

Figueroa juga mencetak rekor olimpiade baru saat mengangkat bobot 177kg untuk gaya clean and jerk.
Atlet Indonesia lainnya yang turun di kelas yang sama Mohamad Hasbi hanya berhasil menduduki peringkat ketujuh dengan total angkatan 301kg. (bbs/jpnn)

[table caption=”Olimpiade London 2012 – 10 Besar Perolehan Medali” th=”1″]

No,Negara,Emas    ,Perak   , Perunggu  ,  Jumlah
1.  ,Cina         ,    9     ,      5        ,    3        ,      17
2. , Amerika Serikat    ,  5       , 7  ,     5        ,       17
3. , Prancis             ,     3   ,         1  ,     3    ,          7
4.  ,Korut             ,       3    ,    0   ,       1            ,    4
5. , Italia            ,         2       ,    4      ,   2        ,        8
6.  ,Korsel            ,       2     ,      2      ,     2          ,      6
7.  ,Rusia              ,      2  ,       0   ,       3      ,          5
8.  ,Kazakhstan     ,     2     ,      0  ,         0     ,           2
9.  ,Jepang           ,       1   ,     4   ,     6      ,         11
10., Australia      ,       1      ,     2         ,  1          ,      4
11. ,Rumania        ,      1   ,         2     ,    0     ,           3
12., Brasil              ,     1 ,         1    ,      1        ,      3
12. ,Hungaria        ,       1     ,      1   ,   1        ,      3
14., Belanda        ,      1      ,     1     ,      0        ,      2
15. ,Ukraina          ,     1      ,     0    ,       2     ,         3
16. ,Georgia           ,     1     ,   0    ,       0          ,    1
16. ,Lithuania       ,      1   ,         0      ,     0        ,      1
16. ,Afsel          ,         1    ,      0    ,      0        ,      1
19. ,Kolombia      ,      0      ,    2       ,    0        ,      2
20. ,Inggris           ,      0     ,  1    ,       2              ,3
,,,,,
27. ,Indonesia       ,     0        ,    0   ,    1       ,       1

[/table]

Chairuman Kunjungi Masjid Laut Dendang

MEDAN- Anggota DPR RI Dr H Chairuman Harahap SH, MH bersilaturahim dengan ratusan jamaah shalat tarawih di Masjid Raya Mukhlisin Laut Dendang, Percut Seituan Deliserdang, Rabu (25/7) malam. Dalam jamaah shalat tarawih malam itu diimami Prof.Dr HM Yusuf Harahap yan juga Ketuan Badan Kenaziran Masjid (BKM) masjid tersebut.

Dalam tatap muka itu Chairuman Harahap memperoleh berbagai masukan sebagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Saya selalu amati konsep pembangunan di Sumut. Memang banyak hal yang mesti dibenahi untuk percepatan pembangunan di daerah ini,” ujar Chairuman yang merupakan anggota Komisi VI DPR RI ini.

Usai pertemuan di masjid, Ketua BKM Masjid Mukhlisin Prof. Dr HM Yusuf Harahap mengundang Chairuman dan Kepala Desa (Kades) Laut Dendang Sumardi dan 9 Kepala Dusun (Kadus) serta puluhan tokoh masyarakat dalam pertemuan bersilatrurrahim yang lebih dekat. Pertemuan ini intuk semakin mempererat hubungan silaturahim dengan pak Chairuman sebagai Bakal Calon Gubsu dari Partai Golkar.

Dalam pertemuan silaturahim itu Chairuman menyampaikan berbagai gagasannya membangun Sumut ke depan. Sebagai wakil rakyat dari Dapem Sumut, dirinya selalu berdialog dan berdiskusi bagaimana mencari solusi dan langkah untuk menciptakan Sumut lebih baik. “Kita tentu saja berharap, di masa mendatang Sumut menunjukkan perannya untuk memacu pembangunan,” ujar mantan Kajatisu ini. (ton/rel)

Pilkada di 5 Kabupaten di Sumut Diundurkan

JAKARTA – Jadwal Pilkada di lima kabupaten di Sumut terpaksa dimundurkan agar tidak mengganggu pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) yang pemungutan suaranya digelar 9 April 2014 dan pilpres yang digelar 9 Juli 2014.

Data dari Pusat Penerangan Kemendagri menyebutkan, kelima daerah di Sumut itu adalah Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Deli Serdang, Dairi, Padang Lawas, dan Kabupaten Langkat.  Berakhirnya masa jabatan bupati Taput pada 8 April 2014, bupati Deli Serdang 7 April 2014, bupati Dairi 20 April 2014, bupati Padang Lawas 10 Februari 2014, dan bupati Langkat 20 Februari 2014.

Seluruhnya, kabupaten/kota yang jadwal pemilukadanya dimundurkan ada 41, sedang untuk tingkat provinsi ada dua yakni Pilgub Jatim yang masa jabatan gubernurnya tuntas 12 Februari 2014 dan Pilgub Lampung yang jabatan gubernurnya selesai 2 Juni 2014.

Kapuspen Kemendagri Reyddonyzar Moenek menjelaskan, sesuai dengan aturan PP tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah, tidak boleh ada pilkada yang digelar enam bulan sebelum tahap pemungutan suara pileg dan pilpres.

Konsekuensi ketentuan itu, lanjut pria yang biasa disapa Donny itu, terdapat dua opsi yakni memajukan atau memundurkan pilkada.  “Mendagri memilih opsi untuk mengundurkan jadwal pemilukada di sejumlah daerah itu,” ujar Donny, Selasa (31/7).

Dikatakan, pengunduran jadwal sekaligus untuk menjamin hak politik kepala daerah, yang sesuai UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemda, punya masa jabatan lima tahun terhitung sejak pengucapan sumpah janji. “Kalau dimajukan, tentu ini bisa menimbulkan kerugian terhadap kepala daerah,” ujarnya.
Nah, konsekuensi jadwal dimundurkan, harus ditunjuk penjabat kepala daerah untuk mengisi kursi kepala daerah definitif yang sudah habis masa jabatannya. “Untuk penjabat gubernur harus dari eselon I, sedang penjabat bupati/walikota bisa dari pejabat eselon II, yang biasanya dari provinsi,” terang Donny. Pemunduran jadwal ini, lanjut Donny, juga memberikan dampak positif bagi berlangsungnya pemilukada. Tidak ada lagi calon yang berstatus calon incumbent. (sam)

Lumpuhkan Kecepatan Chong Wei

LONDON –  Perjalanan tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade 2012 sejauh ini berjalan mulus. Semua pebulu tangkis Merah Putih, kecuali Adriyanti Firdasari, sudah memastikan diri lolos ke babak knockout. Dia baru menjalani pertandingan terakhir kualifikasi grup O melawan Petya Nedelcheva dari Bulgaria dini hari tadi.

unggal putra senior Indonesia Taufik Hidayat kemarin (31/7) menang dua game langsung 22-20, 21-11 atas Pablo Abian (Spanyol) untuk melaju ke babak 16 besar. Di ronde pertama babak knockout, Taufik akan menantang pebulu tangkis terbaik dunia asal Tiongkok Lin Dan.

“Siapa pun tahu kualitas Lin Dan. Namun, saya akan mencobanya (mengalahkan),” kata Taufik. “Tidak hanya Taufik yang menghadapi lawan berat di babak 16 besar. Simon San toso juga harus berhadapan dengan tunggal putra hebat asal Malaysia Lee Chong Wei. Simon melaju ke babak 16 besar setelah kemarin mengalahkan Michael Lahnsteiner (Austria) 21-11, 21-7.

Meski kalah peringkat, Simon tidak boleh keder menghadapi Chong Wei. Semuanya masih mungkin terjadi asalkan Simon bisa menampilkan permainan terbaik. Apalagi, Chong Wei dilaporkan belum sembuh benar dari cedera. Dalam pertandingan kualifikasi grup A saja, dia harus bermain tiga game melawan pebulu tangkis Finlandia Lang Fille 21-8, 14-21, 21-11.

“Keunggulan Chong Wei adalah kakinya yang sangat cepat. Simon harus bisa melumpuhkan keunggulan lawan itu dengan menjaga bola agar tidak cepat mati,” tegas Agus Dwi Santoso, pelatih tunggal putra pelatnas, di Wembley Arena.

“Simon harus bisa menguras stamina Chong Wei. Itu akan menjadi kunci lain untuk mengalahkan dia,” lanjut Agus.
Simon menyatakan siap menghadapi Chong Wei. Meski tidak berharap secepat ini bertemu salah satu pebulu tangkis terhebat di dunia setelah Lin Dan itu, Simon tidak kaget saat hasil drawing menyebutkan Chong Wei akan menjadi lawannya.

“Di Olimpiade, kita harus siap menghadapi siapa pun, tak terke cuali Chong Wei,” ujar Simon.

Sementara itu, pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano tidak perlu berjuang keras untuk lolos ke babak perempat final. Sebab, lawan terakhir mereka di pertandingan kualifikasi grup B Michal Logosz /Adam Cwalina (Polandia) mundur dari kompetisi.
Lawan Ahsan/Bona berikutnya adalah juara grup D. Penentuannya masih berlangsung dini hari tadi antara Jung Jae-sung/Lee Yong-dae melawan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

“Sejauh ini hasil yang ditunjukkan anak-anak masih positif. Secara mental dan fisik, mereka berada dalam kondisi terbaik,” terang Djoko Santoso, ketua umum PB PBSI, saat memberikan dukungan langsung di Wembley Arena.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Meilina Jauhari dan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga sudah memastikan lolos.
Pertandingan terakhir kualifikasi grup dini hari tadi hanya dihelat un tuk menentukan mereka akan men jadi juara grup atau tidak. Pertandingan babak 16 besar tunggal putra dan putri serta babak perempat final untuk nomor ganda akan dimulai hari ini. (ang/c8/diq/jpnn)