25 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 1326

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2023, Penegakan Hukum Harus Humanis

CEK PASUKAN: Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, saat mengecek personel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2023 di Lapangan Polres Sergai, Sei Rampah, Senin (10/7). Fadly/Sumut Pos.

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) M Faisal Hasrimy, mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2023 yang berlangsung di Lapangan Polres Sergai, Sei Rampah, Senin (10/7).

Saat dimintai keterangan usai mengikuti kegiatan, Faisal mengatakan, pada apel kali ini bertindak sebagai pemimpin yakni Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, yang membacakan sambutan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak. “Tadi Pak Kapolres menyampaikan, Polda Sumut menggelar operasi ini dengan tujuan untuk meminimalisir angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas (lakalantas), dan potensi fatalitas lakalantas. Operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sumut,” ungkap Faisal.

Faisal juga mengatakan, Operasi Patuh Toba yang mengangkat tema ‘Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa’ ini, akan dilaksanakan serentak di wilayah Polda Sumut selama 14 hari, yakni mulai 10-23 Juli mendatang. Dia menyebutkan, operasi kali ini berorientasi penegakan hukum terbuka, dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ELTE) statis atau mobile hand held, dan tidak diperbolehkan melakukan penegakan hukum berupa razia stationer atau razia yang dipusatkan di satu titik.

Faisal menjelaskan, sasaran operasi kali ini adalah para pelaksana operasi mampu mengantisipasi segala bentuk gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang muncul sebelum, pada saat, dan setelah operasi digelar.

“Ada 7 pelanggaran yang jadi prioritas penegakan hukum dengan ETLE dan teguran, yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, serta pengendara motor yang tidak memakai helm SNI dan safety belt bagi pengendara mobil. Selain itu pengendara dalam pengaruh alkohol, yang melawan arus, dan melebihi batas kecepatan, juga akan mendapat tindakan,” bebernya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam sambutan Kapolda Sumut yang dibacakan Kapolres Sergai, deteksi, lidik, pengamanan, serta pemetaan terhadap lokasi rawan kemacetan, akan dilaksanakan dengan tepat sasaran. Namun, Kapolda Sumut menekankan, bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, yang dilakukan lewat kegiatan sosial, pemasangan spanduk, banner, baliho, leaflet, dan stiker, serta memanfaatkan media cetak, elektronik, dan media sosial (medsos), sebagai saluran distribusi informasi.

“Tak lupa Pak Kapolda mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara simpatik dan humanis, serta jadikan momen ini sarana edukasi guna membangun budaya tertib dalam berlalu lintas di masyarakat. Lakukan pula counter opinion terhadap informasi hoaks di medsos, online, maupun media mainstream, terkait pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2023, agar tidak terjadi misinformasi yang dapat merugikan masyarakat dan petugas,” pungkas Faisal.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2023 ini, juga diikuti oleh Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto, serta jajaran pejabat utama Polres Sergai. (fad/saz)

Karo Butuh Masukan Monitoring PKK Sumut

HADIR: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting saat menghadiri acara Monitoring Desa Percontohan Pelaksana Tertib Administrasi PKK oleh Tim Monitoring TP PKK Sumut.

KARO, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, menghadiri acara Monitoring Desa Percontohan Pelaksana Tertib Administrasi PKK oleh Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Desa Semangat, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, belum lama ini.

TP PKK sebagai mitra pemerintah, memiliki fungsi dan peran yang startegis dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. TP PKK juga merupakan mitra pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Theopilus memberikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Karo, baik di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten, yang telah banyak berkontribusi dalam proses pembangunan di Kabupaten Karo.

“Untuk itu, kami mohon kepada bapak dan ibu agar kiranya berkenan untuk memberikan bimbingan serta arahan kepada kami, untuk mendukung Karo, khususnya Desa Semangat sebagai Desa Percontohan Pelaksana Tertib Administrasi PKK. Agar ke kedepannya desa ini bisa menjadi panutan desa-desa lainnya di Karo,” harap Theopilus.

Theopilus juga mohon agar Tim Monitoring TP PKK Sumut, berkenan memberikan masukan agar Kabupaten Karo semakin baik lagi ke depannya. Dia pun berharap kepada OPD terkait, untuk tetap konsisten mendukung, memfasilitasi, serta menciptakan koordinasi dan kerja sama yang baik dalam pelaksanaan Program Desa Kategori Tertib Administrasi PKK ke depannya.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Karo Vera Rika, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Caprilus Barus, Kepala Dinas PMD Data Martina beru Ginting, Kepala Disdukcapil Susi Iswara beru Bangun, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rehjorena beru Purba, Kepala Diskominfo Frans Leonardo Surbakti, Camat Merdeka Elsa Maria beru Surbakti, dan tamu undangan lainnya. (deo/saz)

Jamaah Diimbau Patuhi Larangan di Masjid Nabawi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Proses pemberangkatan jamaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah berjalan sejak kemarin (10/7). Kementerian Agama (Kemenag) berharap bus pengangkut jamaah bisa mematuhi jadwal yang sudah ditetapkan. Supaya, tidak ada keterlambatan ketibaan jamaah haji di Madinah.

Rombongan perdana pemberangkatan jamaah haji dari Makkah menuju ke Madinah dilakukan di Sektor 6. Kepala Sektor 6 Abdul Haris memantau langsung pergerakan jamaah tersebut.

Dia mengatakan, pergerakan jamaah di Makkah saat ini tidak hanya yang menuju ke Madinah. ’’Tetapi ada juga yang diberangkatkan ke Jeddah, untuk dipulangkan ke tanah air,’’ katanya.

Haris menuturkan pada hari pertama ada 1.732 jamaah yang diberangkatkan menuju Madinah. ’’Untuk hari ini, bus kita ada kesalahan persepsi. Yaitu yang diberangkatkan perdana adalah kloter 38, yang seharusnya kloter 37,’’ jelasnya.

Dia berharap ke depan ada komunikasi yang intensif antara pengelola bus dengan petugas haji di Makkah. Supaya tidak terjadi hambatan atau keterlambatan penjemputan jamaah dari Makkah menuju Madinah.

Menurut dia ketepatan waktu sangat penting. Sebab jamaah setibanya di Madinah, akan menjalankan ibadah arbain. Atau ibadah salat wajib 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.

’’Kami sudah pesan kepada petugas bimbingan ibadah, untuk mendapatkan kejelasan bagi jamaah memperoleh hak untuk salat 40 waktu. Bagi kelompok pemberangkatan pertama, lanjutnya, salat arbain dimulai pada Magrib di tanggal 10 Juli,’’ tuturnya.

Haris menjelaskan, kondisi jamaah secara umum dalam keadaan baik. Sebelum berangkat ke Madinah dengan jarak tempuh sekitar enam jam, mereka sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Khusus untuk jemaah kloter 38 yang mengawali pemberangkatan ke Madinah, ada 17 orang yang menggunakan kursi roda.

Sementara itu dari Jakarta, Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan ada 7.795 jamaah dari 20 kloter yang diberangkatkan ke Madinah pada hari pertama kemarin. ’’Mereka berada di Madinah sekitar sembilan hari untuk menjalankan ibadah sunah arbain,’’ kata Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur kemarin.

Dia menuturkan selama di Madinah, jamaah diimbau untuk mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi. Khususnya terkait dengan larangan-larangan jamaah di dalam maupun di lingkungan Masjid Nabawi. Di antara larangan yang sudah tegas ditetapkan adalah merokok di kawasan Masjid Nabawi.

Fauzin mengatakan, bagi pelanggar aturan merokok tersebut, bakal dikenai sanksi denda sebesar 200 riyal atau sekitar Rp810 ribu. Dia mengingatkan bahwa larangan merokok juga berlaku di kawasan markaziyah atau tempat hotel jemaah berada. Dia menjelaskan sudah ada logo larangan merokok yang bisa dilihat langsung oleh para jemaah.

Selain itu dia mengatakan, layanan katering untuk jamaah di Madinah sama dengan di Makkah. Yaitu mendapatkan katering tiga kali sehari. Yaitu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Katering disajikan dengan menu atau cita rasa nusantara.’’Bagi jamaah lansia, PPIH Arab Saudi juga menyiapkan bubur ayam,’’ katanya.

Selain itu juga ada biskuit lunak. Harapannya bisa menjadi asupan yang bergizi untuk para jemaah lansia. Jamaah haji gelombang kedua nanti akan dipulangkan dari Madinah menuju tanah air mulai 19 Juli.

Fuazin menyampaikan sampai dengan 9 Juli pukul 24.0 WIB, total jamaah yang sudah tiba di tanah air sebanyak 36.296 orang dalam 95 kloter. Kemudian jamaah yang wafat tercatat sebanyak 529 orang.

Gubsu Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 6

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, H Ahmad Qosbi menyambut kepulangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) 6 asal Kota Medan, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (10/7).

“Terlihat wajah-wajah cerah, bahagia walaupun lelah. Karena selama 8 jam di pesawat. Begitu pun masih semangat,” ujar Edy kepada seluruh jamaah haji di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan.

Ia juga berdoa semoga semua perjalanan ibadah haji yang telah dilaksanakan menjadi berkah. “Jadi, masih ada 18 kloter lagi. Ada 18 hari lagi. Insha Allah, mulai terus bekerja. Saya berterima kasih kepada Kepala Perwakilan Kemenag Sumut, beliau merancang ini lebih baik dari hari-hari sebelumnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Qosbi mengucapkan syukur bahwa jamaah haji kloter 6 tiba dengan selamat dan semoga menjadi haji/hajjah yang mabrur.

“Di kloter 6 ini pulang ke rahmatullah 1 orang di tanah suci. Lalu yang pindah kloter ada 2 orang. Sedangkan untuk total jamaah kita sampai hari ini yang kembali ke rahmatullah dari kepergian hingga kepulangan ada 33 orang,” ungkapnya dalam laporannya.

Dalam kesempatan itu, Qosbi meminta untuk mendoakan sebagai tamu Allah sebagai golongan orang-orang yang saleh dan salehah.

“Kepada bapak ibu kami ucapkan selamat datang. Alhamdulillah mulai kloter 1 sampai 6 wajahnya ceria tidak capek, nyaman dan santai. Ini ciri-ciri jemaah yang mabrur. Semoga dijabah oleh Allah,” pungkasnya.

Adapun jamaah haji kloter 6 yang tiba di tanah air berjumlah 359 orang. Tercatat ada 1 jamaah meninggal dunia. Lalu ada open seat 1 kursi dan 2 jamaah mutasi serta ada 3 orang mutasi masuk ke kloter 6 ini. (jpg/man/ila)

Natalie Holscher Unggah Video Buka Hijab, Minta Maaf pada Sang Adik

SUMUTPOS.CO – Mantan istri komedian Sule, Nathalie Holscher memutuskan untuk melepaskan hijabnya. Hal itu terlihat dari video terbaru unggahan di media sosialnya.

Belum diketahui dengan pasti apa alasan Natalie Holscher untuk melepas hijabnya.

Dalam video unggahannya, sambil mengenakan midi floral dress, ia melangkah di area sekitar sebuah hunian tanpa melontarkan satu kata pun.

Dia hanya terdiam sembari memperlihatkan wajah sendu dan akhirnya tersenyum manis di akhir video. Musik mengalun syahdu lewat lagu Feby Putri dan Fiersa Besari berjudul Runtuh sehingga membuat video semakin dramatis.

Nadya Holscher, adik Nathalie turut mengunggah foto berdua bersama sang kakak.

Mereka nampak tersenyum ke arah kamera dan beberapa kolase lainnya di unggahan itu.

Nadya, yang beberapa waktu sebelumnya memutuskan untuk menjadi mualaf, tampaknya memberikan dukungannya di unggahan tersebut.

“Always love u,” isi caption Nadya Holscher

Ibu baby Adzam ini pun menuliskan kata permintaan maaf jika telah membuat adiknya kecewa.

“Maaf udah bikin kecewa ya uti,” komen Nathalie di unggahan adiknya tersebut

Nadya pun membalas dan merasa tidak apa-apa dengan keputusan kontroversial kakaknya tersebut.

Ia pun menyinggung Allah maha tahu tentang apa keputusan yang telah diambil oleh kakaknya itu meski menuai kontroversi.

Seperti diketahui, sebelum menikah dengan Sule, Natalie Holscher dikenal sebagai seorang DJ. Dan mengenakan hijab sejak mualaf.

Selang beberapa jam saja Nathalie Holscher memposting video tanpa hijab, seketika kolom komentar diserbu oleh warganet. Banyak dari mereka yang menyayangkan keputusan Nathalie kembali memperlihatkan mahkota kepala alias rambut.

“Walaupun mualaf kalau emang belum siap berhijab ya gapapa gak mesti habis mualaf langsung berhijab. Tapi ujung-ujungnya dibuka lagi buat apa, mending dipikir dari hati,” kata @prin**

“Kok dibuka hijabnya, kalau boleh jujur jauh lebih cantik pakai jilbab daripada kelihatan rambutnya,” tulis @ame**

“Banyak istigfar bunda, jangan buka hijabnya, banyakin ngumpul sama orang-orang solehah, tambah lagi ilmunya jangan terlena oleh tipu daya setan,” ujar @ind**

Di samping itu, rupanya banyak juga warganet yang coba memahami keputusan Nathalie melepas hijab. Mereka tak ingin ambil pusing apapun yang dilakukan oleh ibunda baby Adzam ini.

“Ngapain sih repot banget soal hijabnya dia, kepala juga punya dia, ndak ada hak kalian mau atur-atur,” ujar @ki***

“Neraka atau surga nya itu urusan dia sendiri, netizen jangan pada ribet,” ucap @sis**. (bbs/ram)

Polres Tebingtinggi Akan Lakukan Operasi Patuh Toba 13 Hari

SEMATKAN: Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon menyematkan tanda pita kepada personel dalam Operasi Patuh Toba.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon memimpin apel pelepasan personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2023 di halaman Mapolres Tebingtinggi, Jalan Pahlawan, Senin (10/7/2023).

Adapun tujuan operasi patuh toba, dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) bahwa pelaksanaan apel gelar pasukan operasi patuh tahun 2023 dilakukan secara serentak sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana yang akan dilibatkan pada operasi patuh toba 2023.

“Perlu kita sadari bahwa salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah pelanggaran lalu lintas, sehingga upaya menanamkan budaya keselamatan dan disiplin berlalu lintas di jalan raya merupakan hal yang sangat penting kita lakukan dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundang undangan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Berdasarkan data penindakan pelanggaran lalu lintas pada tahun 2022, di wilayah sumatera utara telah dilakukan penindakan pelanggaran lalu lintas dalam bentuk tilang sebanyak 42.107 perkara naik menjadi 3.982 perkara dibandingkan tahun 2021 dan non tilang atau teguran pada tahun 2022 sejumlah 159.594 teguran naik sebanyak 31.680 kali dibandingkan pada tahun 2021.

Menurut AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon bahwa konsep Operasi Patuh Toba 2023 bersifat terbuka dalam bentuk operasi harkamtibmas yang dilaksanakan dengan mengedepankan fungsi lalu lintas polri dengan didukung fungsi operasional kepolisian lainnya yang dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, sedangkan penegakan hukum pelanggaran lalu lintas dilaksanakan dengan menggunakan etle statis atau mobile dan hand held, tidak diperbolehkan melakukan penegakan hukum secara stasioner (razia), diulangi tidak diperbolehkan melakukan penegakan hukum secara stasioner.

Penegakan hukum pelanggaran lalu lintas dengan etle dan teguran diprioritaskan pada 7 pelanggaran, yaitu menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi atau pengendara yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari orang, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm sni dan pengemudi kendaraan bermotor tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi atau pengendara sepeda motor dalam pengaruh alkohol, pengemudi atau pengendara sepeda motor yang melawan arus dan pelanggaran melebihi batas kecepatan. (ian)

Bobby Nasution Apreasiasi Polrestabes Medan Tembak Mati Begal Sadis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan apresiasi kepada Polrestabes Medan yang telah menindak tegas dengan menembak mati Bima Bastian alias Jarot, seorang pelaku begal sadis di Kota Medan. Bobby menegaskan, bahwa para begal dan pelaku kejahatan memang tidak boleh punya tempat di Kota Medan.

“Begal dan pelaku kejahatan tentu saja tak punya tempat di Kota Medan. Aksi mereka meresahkan, sudah tepat jika aparat bertindak tegas karena kita ingin ketenangan, keamanan di Medan. Saya apresiasi Kapolrestabes Medan dan jajaran. Semoga ketegasan petugas membuat para pelaku begal sadis jera,” ucap Bobby Nasution, Minggu (9/7/2023) malam.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda menjelaskan, selain pelaku begal, Jarot juga seorang residivis curanmor dan narkotika pada 2019.

“Pelaku Jarot terbukti melakukan aksi kejahatan menyatroni salon di Jalan Flamboyan dan di Jalan Dr Mansyur pada beberapa waktu lalu,” ucap Valentino kepada wartawan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Kota Medan, Minggu (9/7/2023).

Valentino mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan Sat Reskrim Polrestabes Medan, ada 8 laporan kejahatan yang dilakukan pelaku tersebut. Setiap melakukan aksinya, pelaku ini selalu menggunakan senjata air softgun jenis pistol.

“Pada saat hendak diamankan petugas, pelaku melawan dan mencoba melukai petugas hingga akhirnya diberikan tindakan tegas terukur hingga meninggal dunia,” ujar Valentino.

Dari tangan pelaku, turut disita barang bukti airsoftgun yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan terhadap masyarakat di Kota Medan.

“Tindak tegas terukur yang dilakukan sebagai bentuk komitmen Polrestabes Medan dan jajaran memberantas para pelaku begal. Saat ini, jasad pelaku sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” katanya.

Sebelumnya, Bobby telah berulang kali meminta pihak kepolisian agar bertindak tegas terhadap pelaku aksi kekerasan dan pencurian di jalanan yang banyak diresahkan masyarakat Medan.

Dalam paparan yang digelar di Polrestabes Medan dan Polres Belawan belum lama ini, Bobby kembali meminta agar aparat bertindak tegas untuk menghentikan aksi kekerasan atau begal di jalanan. Bila perlu, kata Bobby, pelaku begal dan sejenisnya ditembak mati.

Menyikapi hal tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan langsung bergerak. Seorang begal kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditembak mati saat diamankan di kawasan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Begal tersebut diketahui bernama Bima Bastian alias Jarot.
(map/ram)