Home Blog Page 13261

Tampil Kasual dengan Jeans

Berbusana menggunakan jeans mulai diperkenalkan sejak puluhan tahun yang lalu. Kesan santai yang dipancarkan pakaian ini menjadikan busana ini tetap diidolakan , baik pria maupun wanita hingga saat ini.

Dalam rangka perayaan 50 tahun Lois Jeans, merk asal Spanyol ini mengadakan pagelaran busana yang tema jeans. Baik dalam tema kasual, maupun kesan sopan atau muslimah.  Selain itu, pagelaran ini mengenal produk terbaru Lois Jeans yang mengangkat tema warna kuning  dominan.  “Inikan perayaan ke – 50, jadi harus terkesan lebih megah, dan kuning mewakili warna tersebut,” ujar DJ Pompom, selaku panitia dan agency model dalam pagelaran  di Medan belum lama ini.

Para model yang berasal dari seluruh agency di Medan mulai memperagakan berbagai busana yang cocok untuk jeans. Mulai dari kaos, kemeja, jaket, dan berbagai aksesoris. ”Semua jenis pakaian, bila dimodifikasi dengan jeans akan terkesan kasual atau santai. Jadi, kita hanya menambah aksesoris untuk menegaskan kasual tersebut,” tambah Pompom.

Selain tema kasual, pagelaran ini juga mengangkat tema jeans semi formal atau muslimah. “Jeans cocok digabungkan dengan apa saja, jangan takut untuk memdodifikasi penampilan,” lanjut Pompom.

Nah, untuk penampilan semi formal ini yang harus diperhatikan adalah sepatu yang akan digunakan.  Untuk semi formal usahakan untuk menggunakan sepatu yang bertumit atau high heels. “Sepatu high heels akan memberikan kesan formal,”tambahnya.   (ram)

Musim Ombak Harga Ikan Teri Melambung

BELAWAN- Harga ikan teri di sejumlah pasar tradisional di wilayah Medan Utara melambung. Hal ini  menyusul minimnya hasil tangkapan nelayan di Belawan yang merupakan salah satu sentra produksi pengeringan ikan.

Untuk ikan teri nasi (halus) misalnya, harga sebelumnya Rp65.000 per kilo gram naik mencapai Rp70.000 per kilo gram. Sementara jenis ikan teri biasa dari Rp45.000 per kilo gram menjadi Rp50.000 per kilo gram.

Beberapa pedagang teri di pasar tradisional Jalan Marelan Raya Kecamatan Medan Marelan, Minggu (8/7) kemarin  mengaku, pasokan ikan yang masuk hingga ke pedagang merosot lebih dari 20 persen, sehingga memicu naiknya harga penjualan ikan teri di pasaran.

“Harga pembelian ikan teri dari Gabion, Belawan juga sudah naik, makanya pedagang menaikan harga penjualan,” kata Bahrum (43) salah seorang pedagang kepada Sumut Pos.

Menurutnya, masih berlangsungnya musim ombak besar menyebabkan penghasilan ikan teri merosot, dampaknya harga ikan teri di sejumlah pasar tradisional pun kian melonjak.

“Kalau harga pembelian kami naik, terpaksa kita menikkan harga kepada konsumen. Karena dampak musim ombak di laut sangat berpengaruh,” ungkapnya.

Naiknya harga ikan teri di pasaran membuat konsumen (masyarakat) mengeluh, menurut mereka kenaikan harga tersebut membuat biaya kebutuhan hidup semakin tinggi.

“Bukan hanya harga ikan teri yang naik, menjelang bulan puasa harga kebutuhan pokok lainnya juga ikut mengalami kenaikan,” ujar Suraida (51) seorang ibu rumah tangga.

Terpisah, sejumlah nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Gabion Belawan mengatakan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat aktivitas nelayan dalam menangkap ikan di laut menjadi terganggu.

Bahkan pada saat musim ombak besar seperti yang terjadi sekarang ini, membuat para nelayan terpaksa menggantungkan kapal penangkap ikannya.
“Sekarang ini kondisi cuaca di laut tidak dapat diperkirakan seperti dulu, nanti sehari sebelum berangkat melaut kita lihat cuaca bagus. Tapi begitu mau berangkat besoknya hujan disertai angin kencang pun terjadi, dan ini yang membuat nelayan terkadang menunda keberangkatannya melaut,” ungkap, Abdul Haris seorang nelayan pukat teri di Belawan.

Tidak cuma buruknya cuaca yang jadi kendala begitu para nelayan, namun hilangnya subsidi minyak tanah digunakan sebagai bahan bakar merebus ikan teri hasil tangkapan juga berdampak pada jeleknya hasil produksi. (mag-17)

HP Omni27 Usung Konsep All In One

MEDAN- Selain Notebook, trend penggunaan PC sudah meluas di kalangan masyarakat. Tidak heran, bila saat ini, HP sebagai produsen produk teknologi mengeluarkan produk baru, desktop dengan konsep All-in-One.

All-in-One dimaksudkan karena produk terbaru ini menyediakan layar dan PC secara bersamaan. Sehingga produk ini hanya menggunakan satu layar untuk dihidupkan, berbeda dengan PC lain, dimana layar dan PC berbeda, sehingga membutuhkan lebih dari satu wayar.

Kelebihan dimiliki PC keluaran HP terbaru ini, seperti layar yang luasnya tidak terbatas dan dapat dimiringkan, Beat Audio, HP Link Up, dan ramah lingkungan.

“Kelebihan produk terbaru ini bukan hanya pada performanya, inovasi dalam penampilan juga,” ujar Market Development Manager HP Indonesia, Jane Ritonga dalam acara launching HP Omni27 All-in-One di Hotel Aston Medan (5/6) kemarin.

Secara fisik, desktop terbaru ini memiliki layar tidak berbatas, dimana PC ini dapat dioperasionalkan dengan taouchscreen ini dapat digeser kekiri atau kekanan, sesuai selera pengguna. Dengan layar tak berbatas ini pengguna dimudahkan untuk menyimpan file, sehingga tidak harus membuka melalui program.

Dengan link up, pengguna memudahkan untuk mengontrol pengguna laptop lain, atau dengan kata lain, 2 notebook dalam 1 PC. Bukan hanya itu, layar juga dapat dimiringkan hingga 20 derajat. “Kemiringan ini sesuai dengan tinggi berat badan pengguna.” Papar Jane.

Bukan hanya itu, Desktop PC ini termasuk dalam golongan PC sehat atau ramah lingkungan. “PC ini tidak terbuat dari bahan berbahaya, seperti arsenik, PVC/BVR, sehingga aman digunakan hingga jangka panjang untuk diri sendiri, dan keluarga,” tambah Jane.

Desktop ini memiliki layar berukuran 27 inci. Diperkuat dengan prosesor intel core i7 serta dilengkapi dengan Windows 7 Home Premium 64-bit asli. NVIDIA GeForce GT 520M 1GB DDR3 MXM 3.0A, dan tekhnologi audio termutakhir saat ini. (ram)

Dana Rp1,4 Triliun Disiapkan SPP PTN tidak Naik

JAKARTA – Kekhawatiran masyarakat menjelang penetapan Rancangan Undang-undang Pendidikan Tinggi (RUU PT), berusaha diredam pemerintah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan jika RUU PT tersebut nantinya akan menjadi landasan intervensi pemerintah dalam mengelola PT.

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan pemberlakuan UU PT. “Pemerintah tetap menjalankan intervensi, baik itu kepada PTN maupun PTS,” katanya.

Menteri asal Surabaya itu mengakui jika pengesahan RUU PT ini terus dibarengi dengan kabar otonomi atau privatisasi PTN, di mana ujung-ujungnya, biaya kuliah di kampus negeri semakin mahal. Persis ketika dulu Kemendikbud (dulu Kemendiknas), menetapkan tujuh kampus negeri menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN).

Nuh menyebutkan, pemerintah tetap memperhatikan urusan biaya kuliah di kampus negeri. Termasuk ketika RUU PT nanti sudah digedok. Di antara bentuk perhatian pemerintah adalah, menganggarkan bantuan operasional PTN (BO PTN).

Dengan adanya BO PTN ini, diharapkan kampus tidak ugal-ugalan menarik biaya pendidikan kepada mahasiswa.
Anggaran BO PTN itu sampai sekarang belum dikucurkan ke PTN. Nuh mengatakan jika anggaran BO PTN yang awalnya sudah siap untuk dikucurkan harus dimasukkan lagi ke DPR untuk dibahas lagi dalam draf APBN-P 2012. “Dalam postur APBN-P 2012, anggaran untuk BO PTN adalah Rp 1,4 triliun,” ucap dia.

Apakah dana tadi cukup ? Nuh menjelaskan, pengucuran BO PTN tahun ini merupakan program baru. Sehingga perlu ada penjajakan dulu. Anggaran BO PTN diperkirakan bisa terus naik pada tahun berikutnya, jika dalam proses pengucuran dan penggunaannya tidak mengalami masalah.

Nuh menuturkan jika penetapan besaran anggaran BO PTN ini merujuk pada besaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang didapat dari PTN. Tahun ini Nuh memperkirakan besaran PNBP mencapai Rp 11 triliun. Jika tahun depan PNBP naik, anggaran untuk BO PTN bisa ikut naik.
Kemendikbud sendiri sudah menyiapkan daftar alokasi BO PTN tersebut. Nuh mengingatkan jika nominal BO PTN di setiap kampus tidak sama setiap tahunnya. “Bisa kemudian turun, bisa kemudian naik,” ucap dia.

BO PTN di sebuah kampus akan dinaikkan jika kampus yang bersangkutan cerdas menggali uang atau PNBP bukan dari mahasiswa. Tetapi dengan menjalin kerjasaman dengan pihak ketiga seperti pemda atau perusahaan-perusahaan dalam bentuk penelitian atau sejenisnya.

Sebaliknya jika masih ada kampus yang gemar mengumpulkan uang dari mahasiswa melalu SPP atau sejenisnya, maka BO PTN kampus itu akan dipotong pada tahun berikutnya. “Meningkatkan keuangan kampus dari mahasiswa itu memang gampang. Tapi tidak kami harapkan dan rawan didemo mahasiswanya sendiri,” kata dia.

Dengan adanya BO PTN, Nuh berharap biaya kuliah bisa turun. “Minimal tarif SPP tidak dinaikkan,” katanya. Dia menyambut baik upaya beberapa PTN yang sudah mengambil kebijakan menurunkan biaya pendidikan, walaupun BO PTN belum dikucurkan. (wan/nw/jpnn)

Tonggak Sejarah Mahasiswa Angkatan Pertama

100 Mahasiswa FKIP Univa Ikuti Praktik Pengalaman Lapangan di Medan dan Deliserdang

SEBANYAK 100 mahasiswa FKIP Universitas Al-Washliyah (Univa) mengikuti kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di sejumlah sekolah di Medan dan Deli serdang mulai Senin (9/7) hingga Oktober 2012.

Pelepasan mahasiswa angkatan pertama FKIP Univa dilakukan Rektor Univa Medan Ir H Aliman Saragih MSi didampingi Wakil Rektor II Drs H Hairul Arifin Ritonga, Wakil Rektor IV H Sultoni Trikusuma MA, Dekan FKIP Univa Zulkifli Amin Dalimunthe dan Ketua Panitia Bambang Sumantri MPd serta dosen pembimbing Univa.

Rektor Univa Medan Ir H Aliman Saragih MSi mengatakan pelepasan PPL mahasiswa FKIP Univa merupakan tonggak sejarah. Sebab dalam usia tiga tahun FKIP Univa baru kali ini menggelar PPL FKIP Univa sebagai suatu program wajib agar dapat menamatkan pendidikan di FKIP Univa.

Sebagai calon guru, Aliman menilai figur guru merupakan sosok yang hebat dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Saat PPL di sekolah, Rektor mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan dapat mempromosikan Univa ditengah-tengah masyarakat dengan mengukir prestasi dalam mengajar sehingga dapat menjadi guru profesional yang akan mendapatkan sertifikasi guru.

Ungkapan senada juga diutarakan Dekan FKIP Univa Zulkifli Amin Dalimunthe. Ia mengatakan, pelepasan 100 mahasiswa FKIP Univa sebagai tonggak sejarah karena menjadi mahasiswa FKIP Univa pertama yang ikut PPL. Nantinya, lanjut dia, adik-adik mahasiswa FKIP Univa angkatan kedua dan seterusnya akan banyak bertanya pada mahasiswa angkatan pertama yang telah ikut PPL.

Zulkifli pun berharap tatkala ada menemui masalah di lapangan, mahasiswa FKIP Univa dapat cepat melapor kepada para dosen pembimbing. Sedangkan Ketua Panitia Bambang Sumantri MPd menjelaskan, 100 mahasiswa FKIP Univa yang ikut PPL berasal dari program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris serta Matematika. (*)

Fotografer Sumut Pos Juara I Rida Award 2012

JUARA: Triadi Wibowo saat menerima hadiah dari Chairman RPG Rida K Liamsi //defizal/riau pos/rpg
JUARA: Triadi Wibowo saat menerima hadiah dari Chairman RPG Rida K Liamsi //defizal/riau pos/rpg
JOTOS: Karya Triadi Wibowo yang meraih Rida Award.//triadi wibowo
JOTOS: Karya Triadi Wibowo yang meraih Rida Award.//triadi wibowo

MEDAN-Ketegangan dari raut wajah para nominator Rida Award terutama dari Sumut Pos yang mendominasi hampir seluruh katagori begitu kental terasa. Tapi itu tidak lama, kemeriahan seakan meriuhkan ruang Bertuah Hall Hotel Pangeran Pekan Baru ketika Chairman Riau Pos Group Rida K Liamsi menyebutkan nama Triadi Wibowo dinobatkan sebagai juara atas karya fotonya berjudul Jaksa Dijotos.

Bahkan, suasana semakin riuh ketika nominator Sumut Pos lainnya baik dari katagori penulisan feature, foto — selain Triadi, Andri Ginting
juga meraih nominasi — dan perwajahan koran umum turut meramaikan persaingan. Meskipun tak mampu menjadi yang terbaik, namun dalam kesempatan itu juga, sejumlah jurnalis Sumut Pos yang lain mendapatkan apresiasi dari pemimpin Riau Pos Group atas karya jurnalistik di luar dari penghargaan Rida Award untuk katagori Gold, Silver, dan Bronze.  “Saya bangga dengan  Jurnalis dan fotografer Sumut Pos atas presatasi yang telah diraih malan ini,”sebut Wakil Pimpinan Umum Sumut Pos, Goldian Purba dalam acara Pemilihan Nominasi Rida Award, Senin (9/7).

Dia juga berharap prestasi tersebut bisa terus ditingkatkan lagi ke depannya. “Ke depannya, katagori lainnya bisa kita raih dengan keseriusan dan kerja keras kawan-kawan di Sumut Pos,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu Rida K Liamsi mengaku hampir semua media cetak yang bergabung di Riau Pos Group semakin bertambah dengan kualitas yang terus membaik. “Dengan terus bertambahnya karya jurnalistik yang berkualitas tiap tahunnya, maka untuk tahun ini  ditambah satu karya terbaru yakni penulisan feature terbaik,” sebutnya.

Masih menurut Rida, divre Medan menunjukkan karya-karya terbaiknya lewat foto jurnalistik yang mampu mengungguli Batam. “Rida Award bertujuan merangsang para jurnalis untuk meningkatkan kualitasnya dalam meningkatkan kontribusinya,” sebutnya.

Kegiatan ini juga dikelompokkan atas karya pilihan dewan juri. Di mana dari seluruh jumlah nominator adalah 50 persen, dipakai sebagai pilihan juri setelah melalui perdebatan dan seleksi ketat. “Dalam pertandingan kalah menang biasa. Tapi kalaupun ada kelemahan yang sering ditemui adalah kualitas penyajian, dalam penggunaan bahasa yang kurang  menunjukan kualitas standar yang baik,” ucapnya. (uma)

Peraih Rida Award

  1. Perwajahan Koran Umum: Riau Pos, Sabtu, 31 Maret 2012; Opsi Kenaikan BBM Tak Jelas.
  2. Perwajahan Koran Metro: dimenangkan oleh Posmetro Batam; Tuyul Teror Batu Aji.
  3. Indepth News Investigasi: Gebril Daulai, Padang Expres; Perubahan Kultur Masyarakat Mandailing di Nagari Cubadak, Pasaman.
  4. Features: Ahmadi, Batam Pos; Didukung Majikan, Terbitkan Buku (Yuliani Basori TKI Berprestasi di Singapura)
  5. Foto Terbaik: Triadi Wibowo Sumut Pos; Jaksa Dijotos.

Antisipasi Macet Musim Mudik Menhub Tambah 28 Kapal

JAKARTA – Antrean panjang yang sempat terjadi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, menjadi pekerjaan rumah pemerintah di penghubung pulau Jawa dan Sumatera itu. Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi terjadinya kejadian serupa saat musim mudik lebaran mendatang.

Salah satunya dengan menambah jumlah kapal yang diambil dari pelabuhan lain. “Dari tempat lain ada yang saya taruh di situ. Misalnya dari Pelabuhan Ketapang saya tarik dua (kapal),” kata Mangindaan seusai mengikuti penyambutan Presiden Ceko Vaclav Klaus di Istana Merdeka, kemarin (9/7).
Diperkirakan, paling tidak akan ada 28 kapal yang beroperasi untuk melayani penyeberangan Merak “ Bakauheni. Selain itu juga akan ada pengaturan untuk kendaraan pribadi, bus, dan truk pengangkut logistik atau sembako.

“Dua dermaga yang diperbaiki juga sudah selesai. Memang akibat (perbaikan) itu terjadi antre,” kata Mangindaan.

Terkait dengan antrean panjang yang mulai terurai kemarin, Mangindaan mengakui adanya potensi manajemen yang salah.
“Saya sudah tukar kepala cabangnya. ASDP-nya (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) juga saya tegur,” ujar mantan Men-PAN dan Reformasi Birokrasi itu.

Sementara itu, masuknya sejumlah kapal ke lintasan penyeberangan Merak-Bakauheuni sejak Minggu (8/7) sangat membantu kelancaran arus penyeberangan. Beberapa kapal diantaranya adalah kapal yang sudah selesai melakukan doking (perawatan) dan sisanya adalah kapal bantuan.((fal/wir/jpnn)

Li Mao Tidak Mundur

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ( PB PBSI) membantah kabar jika coordinator pelatih tunggal pelatnas Cipayung Li Mao mengundurkan diri. Kepada Jawa Pos (Grup Sumut Pos) tadi malam Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto menegaskan jika pelatih asal Tiongkok itu hanya ijin pulang sementara menjenguk ayahnya yang tengah sakit parah.

“Tidak benar jika Li Mao mengundurkan diri. Dia hanya izin pulang sementara karena ada anggota keluarganya yang sakit. Wong Tat Meng (asisten Li Mao) juga masih ada disini,” kata Yacob Rusdianto, Sekjen PBSI. Yacob.

Lelaki yang baru saja kembali dari Korea Selatan mendampingi para pemain junior berlaga di ajang Piala Asia itu menyatakan jika dirinya sudah mengumpulkan berbagai informasi dan menyimpulkan jika Li Mao hanya pulang sementara. “Sehari ini (kemarin “Red) saya di kantor dan tidak ada yang namanya surat pengunduran diri Li Mao,” sambungnya.

Meski begitu Yacob yang juga menjabat sebagai sekjen PB PBSI itu juga mengaku sejauh ini dirinya belum berkomunikasi langsung dengan Li Mao untuk mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi.

Menurut Yacob, kepulangan Li Mao ini juga tidak akan berpengaruh kepada persiapan pemain yang akan berlaga di Olimpiade London.

Sebab di sektor tunggal putra, Simon Santoso selama ini ditangani pelatih Agus Dwi Santoso dan Adriyanti Firdasari dibawah penanganan Wong Tat Meng.

Sebelumnya, beberapa pemain kepada koran ini mengungkapkan jika Li Mao sudah berpamitan untuk meninggalkan Indonesia. Salah satu penghuni pelatnas Cipayung  Dionysius Hayom Rumbaka mengungkapkan jika sebelum latihan Rabu pekan lalu (4/7) Li Mao berpamitan jika dirinya bakal kembali ke negaranya.

“Intinya saat itu dia pamitan. Saya yakin pasti ada faktor faktor dibalik itu. Paling paling begitu,” kata Hayom.  (ali/diq/jpnn)

Perumahan Alam Lestari Andalkan 2 Tipe

MEDAN- Perumahan Alam Lestari Jalan Pringgan Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deliserdang menawarkan rumah yang menarik dengan harga terjangkau. Dua tipe rumah yang ditawarkannya adalah tipe 38 dengan luas tanah 7 x 12 meter dan tipe 45 dengan luas tanah 8 x 13 meter.

“Perumahan Alam Lestari ini memang kita konsep sebagai hunian klasik yang baik. Itu dilakukan agar konsumen nyaman menempati rumah tersebut,” ujar Direktur CV Anugrah Alam Lestari  Dr Ir H Masri Sitanggang MP kepada wartawan koran ini di kantor pemasarannya Jalan Medan Batang Kuis No 8 Pasar 10 Tembung, beberapa hari lalu.

Kedua tipe ini dibangun dengan jumlah terbatas yakni masing-masing 50 unit. “Saat ini  sudah hampir terjual sekitar 30-an rumah,” kata Masri.
Dia menyebutkan untuk memiliki perumahan tersebut, konsumen cukup membayar DP Rp9 juta untuk tipe 38 dan Rp28 juta untuk tipe 45.
Tapi, dengan DP yang dibayar tersebut, konsumen tidak perlu lagi bayar Kredit Perumahan Rakyat (KPR) seperti asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan biaya perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB).

Lebih lanjut Masri menerangkan Perumahan Alam Lestari yang dibangun memang dirancang untuk meringankan masyarakat yang belum mempunyai rumah. “Di sini kita membangun perumahan, hanya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan rumah dengan harga yang terjangkau,” ujar Masri.

Dijelaskan dia untuk fasilitas yang ada di perumahan tersebut seperti listrik berkapasitas 900 watt, air sumur bor, bagian jalan memakai aspal beton serta satu buah Musalla. “Jadi, para konsumen tidak perlu khawatir dengan air, sebab air sangat jernih, serta suasana sangat nyaman untuk dihuni bersama keluarga tercinta Anda,” ujar Masri.

Terkait dengan banjir yang sering dikeluhkan konsumen saat membeli rumah, Masri menyebutkan di lokasi perumahan miliknya bebas banjir. Lokasi tanahnya berada di dataran tinggi dan telah dibuat drainase. Selain itu, lokasi perumahan tersebut sangat strategis karena dilalui angkot line 05 Ultra.
“Pokoknya lokasi jangan diragukan lagi. Apalagi nanti Bandara Kualanamu selesai dibangun, Perumahan Alam Lestari akan semakin maju,” terangnya. (omi)

Jelang Ramadan Harga Sawit Naik

MEDAN- Menjelang puasa dan lebaran nanti, diperkirakan harga TBS (Tandan Buah Sawit) akan terus mengalami kenaikan.  Terlihat dari seminggu terakhir ini, harga TBS dipabrikan berkisar Rp1550 perkilo, sedangkan seminggu yang lalu hanya berkisar Rp1300an perkilonya.

Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, Balaman Tarigan, trend kenaikan harga TBS ini menjelang puasa ini sudah umum berlaku setiap tahunnya. Dimana pada umumnya, kenaikan permintaan hingga 20 persen, sehingga mengakibatkan kenaikan harga pada TBS. “Harga TBS naik, dan kalau diprediksi akan terus naik hingga lebaran mendatang, karena permintaan banyak,” ujar Balaman.

Selain karena permintaan yang meningkat, alasan lain yang membuat naiknya harga TBS ini adalah gagal panen kedelai di Eropa dan Amerika, sehingga kebutuhan minyak mau tidak mau harus ditutupin dengan minyak sawit.

“Saat ini Eropa kan gagal panen kedelai. Padahal minyak kedelai salah satu kebutuhan mereka untuk mengganti sawit, karena itu kita dipaksa atau tidak mereka harus beli minyak sawit,” lanjut Balaman.

Selain gagal panen, trend akan kenaikan harga TBS ini juga akan dipicu dengan musim panas dan kering yang juga melanda negara impportir, sehingga membuat mereka sedikit agak sulit untuk memenuhi kebutuhan minyak terutama untuk masak.

“Musim kering yang berkepanjangan akan membuat tanah sedikit sulit untuk produksi jadi walau tanpa disadari ini akan memberikan keuntungan bagi kita sendiri,” lanjut Balaman.

Dengan harga yang saat ini berlaku dipasaran, Balaman mengakui bahwa ini termasuk murah, mengingat Indonesia merupakan produsen utama untuk sawit.

Tetapi, karena tidak memiliki kuasa untuk menentukan harga, hingga saat ini harga masih ditentukan secara internasional di Amsterdam.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Taswin harga TBS ini masih kecil dan belum mampu untuk menutupi kebutuhan petani. “Harga TBS kan mengikuti harga CPO (Crude Palm Oil), jadi bila harga CPO naik, maka harga TBS naik, begitu sebaliknya,” ujarnya. (ram)