Home Blog Page 13343

Keluarga Korban Penembakan Melapor ke Poldasu

Buntut Bentrok di Padang Halaban

MEDAN- Warga Desa Panigoran, Kecamatan Padang Halaban, Kabupaten Labuhan Batu Utara, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), Senin (18/6) kemarin.

Kedatangan warga ini didampingi kuasa hukum mereka di Poldasu untuk melaporkan kasus penembakan terhadap Gusmanto (16) dan penganiayaan yang dialami beberapa warga, yang dilakukan personel Polres Labuhan Batu, saat kerusuhan di kawasan perkebunan PT Smart Tbk yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Selain penembakan terhadap Gusmanto, polisi juga melakukan pemukulan terhadap beberapa warga, termasuk Pak Suratmin,” jelas Aris, salah seorang warga yang ikut ke Poldasu pada wartawan Senin (18/6).

Lanjut Aris, kini kondisi Gusmanto sudah kembali pulih, setelah sempat terkena tembakan dibagian betis kanannya. “Dia (Gusmanto,red) masih di Jakarta, dibawah perlindungan Komisi Perlindingan Anak Indonesia (KPAI) yang dijamin oleh  Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Sekarang kondisinya sudah sehat,” ujar Aris.

Laporan di SPKT itu tertuang dalam STTLP/ 667/IV/2012/ SPKT III, dengan pelapornya adalah Sri Suryani, warga Desa Grojokan Pulau Jantan, Kabupaten Labuhan Batu Utara. Dalam laporan itu disebutkan telah terjadi dugaan tindak penganiayaan, dengan cara menembakan senjata api yang mengakibatkan orang terluka sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 351 ayat 2.

Sementara Manambus Pasaribu SH, pengacara warga mengatakan dalam bentrok lahan polisi tidak seharusnya melakukan penembakan. “Polisi seharusnya lebih mengedepankan tindakan persuasif. Bukan malah warga yang menjadi sasaran,” tegasnya di Mapoldasu.

Kronoligi peristiwa ini bermula sebanyak 60 orang dari kelompok tani di Padang Halaban, Desa Panigoran, Labuhan Batu Utara, diamankan polisi dengan tuduhan melakukan pengerusakan dan pembakaran dua Pos Security milik PT Smart, yang bergerak dibidang perkebunan sawit, pada Senin (4/6) lalu.
Dari 60 orang yang diamankan itu, polisi menetapkan 10 orang menjadi tersangka yang diduga terlibat pengerusakan dan pembakaran. Hingga kini kesepuluh warga masih ditahan. Menurut keterangan warga, dalam peristiwa tersebut, salah seorang warga bernama Gusmanto, ditembak pada bagian paha kirinya oleh personil Polres Labuhan Batu.

Namun, keterangan warga tersebut sempat dibantah oleh polisi. Kapolres Labuhan Batu, AKBP Wahyu Hirbak mengatakan Gusmanto terkena ledakan petasan yang diledakanya sendiri saat peristiwa bentrokan tersebut terjadi. (mag-12)

Polimedia Hasilkan Tamatan Kreatif

MEDAN-Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) memiliki visi Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Terkemuka dan Unggul di Bidang Industri Kreatif. Slogan yang digunakan untuk mewarnai gerak langkah Polimedia adalah Where the Innovation Grows.

Slogan ini merupakan sumber motivasi agar seluruh civitas akademika terdorong untuk menjadi insan kreatif, inovatif, dan produktif yang didedikasikan bermanfaat bagi kemajuan bangsa tercinta Indonesia.

“Kami menyadari memilih perguruan tinggi bisa jadi merupakan salah satu periode terpenting dalam menentukan masa depan seseorang. Ada ekspektasi bahwa studi di perguruan tinggi akan mengubah hidup menjadi lebih baik,” bilang Nasrudin SH MAP, penanggung jawab Polimedia Medan, Senin (18/6),
Dikatakannya, diperlukan kecermatan dalam melakukan pilihan perguruan tinggi, program studi, iklim akademis dan sarana pendukung lainnya. Untuk membantu menetapkan pilihan, pendirian Polimedia berdasarkan Kepmendiknas 8 Oktober 2008 bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan mendukung perkembangan industri kreatif nasiona.

Polimedia diharapkan bisa memberikan kontribusi inovasi dalam perkembangan era baru masyarakat modern di Indonesia. Polimedia memiliki tanggung jawab untuk membawa bangsa ini sejajar dengan bangsa lain dalam kancah percaturan dunia pendidikan internasional sebagai katalisator untuk pengembangan potensi bangsa.

Nasrudin mengaku, Polimedia merupakan lembaga pendidikan tinggi pertama yang dirancang secara khusus untuk menyediakan berbagai program studi yang relevan dengan dunia industri kreatif.

Polimedia memiliki posisi strategis di komunitas industri kreatif nasional yang secara sistematis berupaya untuk senantiasa melakukan berbagai inovasi dan pengembangan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk memenuhi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.(omi)

Poldasu Segera Tahan Asrin Naim

Kasus Dugaan Korupsi di Biro Umum Pemprovsu

MEDAN-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Kepolisian daeah Sumatera Utara (Poldasu) kini tengah membidik calon tersangka lain, dalam kasus dugaan korupsi Biro Umum Pemprovsu. Adalah Asrin Naim yang merupakan Asisten IV Administrasi jadi bidikan.

Setidaknya hal ini diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Poldasu, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho. Selain Asrin Naim, pihaknya juga akan menahan Harianto Butarbutar yang merupakan mantan Kabag Perbendaharaan Kantor Gubsu. “Doakan saja penyelidikan berjalan lancar. Dalam waktu dekat kami akan melakukan penahanan terhadap tersangka lain,” ujar Sadono, Senin (18/6) kemarin.

Hingga kini, tersangka yang sudah ditahan adalah Aminuddin. Namun, hingga Senin petang Aminuddin belum juga diperiksa. Pasalnya, belum ada pengacara yang mendampinginya. “Besok (Hari ini,Red) Aminuddin akan kami periksa. Dia belum mau ngomong sebelum didampingi pengacara,” ungkap Sadono. (mag-12)

Gelapkan Sepeda Motor, Anak Medan Diamuk Massa

KARO- Berdalih meminjam sepeda motor pada teman anak Medan pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor di Brastagi, dihakimi massa hingga babak belur di Brastagi Minggu (17/6) sekira pukul 20.00 WIB. Warga Jalan Pintu Air IV Simpang Kwala Medan ini, berakhir sudah aksinya di kantor polisi setelah sebelumnya ia berhasil 4 kali melakukan perbuatan yang sama.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka Julianus  Simarmata,(27) kini harus mendekam di dalam sel tahanan Polsekta Berastagi dengan, dengan kondisi wajah babak belur akibat dihakimi massa. Dihadapan penyidik polisi ayah tiga anak ini, mengaku nekat melakukan penipuan karena desakan ekonomi.

Julianus ditangkap di Tugu Kol, Simpang Jalan Udara – Simpang Ujung Aji Berastagi, atas laporan pengaduan korbannya Surya Andika, warga Gang Karya, Desa Rumah Berastagi, karena sepeda motornya dilarikan tersangka dengan modus berpura-pura akan mengambil uang di ATM.

Masih pada penyidik tersangka mengaku pernah berprofesi sebagai penarik becak di kawasan Simpang Kwala Medan. Ia nekat berbuat itu karena terjepit ekonomi untuk biaya berobat istrinya yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit kawasan Titi Kuning Medan.

‘’Berpura-pura akan mengambil uang di ATM, tersangka meminjam sepeda motor pada korbannya. Pinjaman pertama, pelaku kembali tapi pinjaman kedua lagi alasan beli mie goreng, korban percaya bahkan kali ini tanpa ditemani oleh keluarganya. Disaat itulah dimanfaatkan tersangka melarikan milik korban,’’ uajr Kanit Reskrim Polsekta Berastagi AKP JM Tarigan, pada wartawan Senin (18/6). (mag-19)

SPBU di Jalan Binjai Dirampok

MEDAN- Aksi perampokan disiang bolong kembali di kawasan hukum Polresta Medan kembali terjadi. Kali ini yang menjadi sasaran kawanan rampok ini, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), bernomor 142031117 Sei Semayang Jalan Binjai Km 13,7 Kecamatan Medan Sunggal Kabupaten Deliserdang Senin (18/6) sekira pukul 11.25 WIB.

Pelaku yang berjumlah empat orang ini saat beraksi menggunakan sepeda motor dan memakai helm, menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 82.300.000. Berdasarkan informasi yang dihimpun ditempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga telah mengintai karyawan SPBU ini, saat menyetorkan uang hasil penjualan minyak ke Bank BRI yang bersebelahan di lokasi kejadian.

Sebelum pelaku merampas kantongan plastik berisikan uang yang dipegang Hisar pelaku sempat memepet petugas Satpam di SPBU ini, yang saat itu berjalan bersama Megawati (41) kasir SPBU warga Jalan Gatot Subroto Km7,8 Medan Sunggal. Warga Sei Semayang Pasar Kecil, Medan Sunggal ini sempat ditodongkan senjata api dari salah satu pelaku.

Menurut Hisar, dia bersama Megawati membawa kantongan plastik hitam berisikan uang hasil penjualan minyak. Rencananya uang itu akan disetorkan ke Bank BRI yang bersebelahan dengan SPBU dimana ia bekerja dengan berjalan kaki.

Dengan menggunakan sepeda motor jenis bebek dan memakai helm penutup wajah para pelaku memepet Hisar. Petugas satpam ini sempat melihat salah satu satu ciri pelaku yang breokan, sedangkan ketiga pelaku lainnya, Hisar, tidak dapat melihat cirinya karen menggunakan helm penutup wajah (full face).

“Uang itu aku yang pegang. Aku berdua dengan kasir (SPBU) rencananya mau mengirimkan uang ke bank yang bersebelahan dengan SPBU. Tapi ada empat orang pria mendatangi kami dan salah seorang pelaku langsung menodongkan senjata api ke leher aku. Mereka datangnya dari toilet SPBU. Aku berusaha mempertahankan uang itu dari perampok yang berusaha menarik tas plastik yang ku pegang. Aku tidak berdaya karena mereka terus menodongkan senjata apinya ke wajahku. Gugup terpaksa aku melepaskan tas itu berisi uang kontan sebesar Rp82 juta lebih, mereka langsung melarikan diri ke arah Binjai,” ujar Hisar di Mapolsekta Medan Sunggal.

Keempat pelaku perampokan, lanjut Hisar, memiliki ciri-ciri seluruh perampok itu memakai jaket hitam dan mengenakan helm.
“Dua dari empat perampok itu ada yang kurus, ramping, berewokan dan berjenggot. Sedangkan dua pelaku lainnya tidak bisa aku lihat karena memakai helm full face. Sepeda motor mereka gunakan jenis bebek,” ujar Hisar.

Sementara itu, Kapolsek Sunggal Kompol M Budi Hendrawan menyebutkan, komplotan perampok diduga sudah mengetahui aktivitas di SPBU. Apalagi jadwal penyetoran uang ke bank juga mungkin sudah diketahui.

“Komplotan perampok menjalankan aksinya menggunakan senjata api jenis FN. Korban (Satpam) saat itu sempat melakukan perlawan. Namun karena terus mendapatkan tekanan dari komplotan itu, akhirnya salah seorang perampok lainnya merampas tas yang berisikan uang. Modus yang digunakan mereka berada di toilet SPBU. Setelah mengetahui kedua pegawai itu membawa uang, barulah komplotan ini beraksi,” ucap Budi Hendrawan.
Sementara itu, Dahliana Delimunthe (38),  ibu rumah tangga warga Jalan Manaf Lubis, Kampung Sawah, Kelurahan Padang Bulan, Kota Rantauparapat dirampok  kawanan perampok di dalam gerbong kereta api.

Akibatnya, korban kehilangan perhiasan  permata, paspor, dan uang dengan total kerugian Rp25 juta. (gus/jon/yan)

Pasutri Diculik OTK Bersenpi

LABUHANDELI- Pasca berdarah bentrokan antara PT MML (Mandiri Makmur Lestari) dengan warga yang mengakibatkan dua orang tewas dan delapan orang mengalami luka-luka, pada bulan April lalu. Pasangan suami istri (pasutri), Sangkot Panjaitan (40) dan Nurhayati (37) warga Jalan Lenggai Lingkungan II Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan, diculik sekelompok orang tak dikenal (OTK), Senin (18/6) sore.

Sebelum melakukan penculikan para pelaku pria tidak dikenal tersebut sempat meletuskan senjata api (senpi) jenis revolver. Peristiwa penculikan terjadi rumah korban pada saat itu keduanya duduk-duduk usai menjaga lahan tambak miliknya. Para pelaku mendatangi rumah korban dengan menggunakan dua mobil   kijang silver BK 888 JT dan mobil sedan berwarna hijau lumut serta satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion.
Pelaku begitu cepat masuk ke dalam rumah dan langsung menodongkan pistol ke arah diperut korban. Karena merasa tak bersalah korban mencoba melawan, namun terus ditodongkan pistol dan diancam akan ditembak.

Karena terus melawan korban, (Sangkot) dimasukan kedalam mobil Kijang Silver yang terparkir didepan rumah secara paksa. Bukan Sangkot, Nurhayati istrinya juga diboyong masuk ke dalam mobil. Untuk memuluskan aksi nya agar warga tidak menghalangi, para pelaku meletuskan senjata apinya sebanyak tiga kali ke udara. Kanit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Aman Wahyudi mengaku tidak ada penculikan.
Saksi mata, Wahyu  menuturkan warga sempat mengetahui aksi penculikan terhadap, Sangkot dan  istrinya. (mag-17)arnya.(mag-17)

Lagi, Tahanan Poldasu Kabur

MEDAN- Tahanan narkoba Direktorat Reserse (Ditres) Norkoba Poldasu, yang dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lubukpakam melarikan diri. Tersangka Chandra Wijaya alias Taipeng (22) warga Jalan Setia Budi No.34 Desa Galuh, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kabur diri Lapas Minggu (17/6)petang kemarin.

Kepala Satuan (Kasat) II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, AKBP RB Damanik membenarkan larinya tersangka tahanan titipan Poldasu tersebut. Damanik mengatakan, Chandra melarikan diri saat ditugasi untuk memperbaiki saluran air yang rusak.

“Saat itu Brigadir Sandro Manalu dari Diraktorat Tahanan Titipan (Dit Tahti) meminta Chandra untuk memperbaiki saluran air di belakang LP,” ujar Damanik, Senin (18/6). Lanjut Kasat, sel dimana Chandra menginap itu dibuka Sandro Manalu bersama AKP RY Sitompul yang saat itu Perwira Pengawas (Pawas). Petugas ini menggiring tersangka berjalan menuju belakang bangunan LP.

“Tersangka memperbaiki saluran air, sedangkan Brigadir Sandro Manalu mengambil plastik ke depan. Ketika kembali ke belakang, petugas itu sudah tidak melihat tersangka. Chandra melarikan diri dengan melompat tembok setinggi empat meter,” ucap Damanik.
Namun anehnya, sambung Damanik  di sekitar lokasi ditemukan tangga. (mag-12/btr)

Mantan Bupati Simalungun Disidang Rabu Mendatang

MEDAN- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, tetapkan persidangan tersangka dugaan korupsi APBD 2006 Pemkab Simalungun, yang melibatkan mantan Bupatinya Zulkarnaian Damanik Rabu (20/6) mendatang di Jalan Pengadilan Medan.

Persidangan perdana rencananya digelar dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya Kejari Simalungun menyatakan berkas Zulkarnain Damank sudah lengkap (P-21), dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beberapa waktu lalu.
“Setelah mengecek jadwal sidang pada pembukuan daftar persidangan Tipikor, sidang atas kasus dugaan korupsi Zulkarnain akan digelar pada Rabu (20/6) pekan ini,” Kata staf bagian Pidana Khusus PN Medan, Wahyu, Senin (18/6). Dugaan kasus korupsi dana APBD Tahun 2006 Pemkab Simalungun, senilai Rp1,3 miliar lebih ini terkuak, setelah Polres Simalungun melakukan pengembangan terhadap Bendahara Pemkab Simalungun Sugiarti yang lebih dulu ditetapkan menjadi tersangka.

Dari pengembangan itu, ternyata Zulkarnain turut menikmati dana APBD 2006, Pemkab Simalungun tersebut. Tersangka mantan Bupati Simalungun periode tahun 2005-2010 ini, ditetapkan sebagai tersangka pada 16 November 2011 oleh penyidik.  Zulkarnain, terjerat dalam manipulasi kegiatan dan pencairan dua lembar cek tanpa Surat Perintah Mencairkan (SPM), dari dana APBD Simalungun tahun 2006 senilai Rp 1.385.278.011. (far)

DPD Pujakesuma Medan Dilantik Warga Jawa Harus Rukun

MEDAN-Pengurus DPD PKB Pujakesuma Kota Medan terus melakukan program internal menggelar musyawarah cabang kecamatan ke-3, sebagai bagian untuk menciptakan sepi ing pamrih, rame ing gawe (bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih).

Demikian disampaikan Ketua DPD PKB Pujakesuma Kota Medan, H Supratikno SE MM didampingi sekretarisnya Yusri Budi Darma SE, Bendahara Sunardi Pamela, Wakil Ketua Agus Dasuki dan Haryani serta Hery Ryanto SE, Senin (18/6) di Medan.

Dia menyebutkan, setelah dilantiknya DPD PKB Pujakesuma Kota Medan oleh DPW PKB Pujakesuma Sumut (10/6) lalu, di Convention Hall Tiara sesuai SK No.11/SK/DPW-PJK/SU/II/2012,  pengurus memiliki agenda internal untuk menggelar Muscab ke-3 tingkat kecamatan yang periode kepengurusannya telah habis.

Supratikno menyampaikan, hingga kini sudah ada 11 pengurus PKB Pujakesuma kecamatan yang telah disusun dan lima kecematan lainnya telah menerima mandat untuk membentuk kepengurusan, sedangkan lima lainnya akan menggelar Muscab ke-3 pekan ini.
“Sesuai rencana seluruh pengurus kecamatan PKB Pujakesuma akan dilantik secara massal Juli mendatang dan dipusatkan di lapangan bola kaki Marelan,” sebutnya.

Dia menambahkan, sebelum berakhirnya tahun 2012, DPD Pujakesuma Kota Medan juga akan melantik 151 pengurus PKB Pujakesuma tingkat kelurahan se-Kota Medan. Hal ini sebagai bagian untuk terus menguatkan organisasi Pujakesuma dan persaudaraan warga Jawa se-Kota Medan.

Dia menyatakan, DPD Pujakesuma Kota Medan tak hanya berkutat pengurusan organisasi, tapi ada program lainnya yakni membuka tempat buka puasa bersama yang diperuntukkan untuk umum. Rencananya, tempat buka puasa itu dibuat di lokasi-lokasi padat kendaraan seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Krakatau dan Jalan SM Raja serta sejumlah daerah lainnya.

Seiring bertambahnya jumlah warga Jawa dan besarnya pengurus DPD PKB Pujakesuma di Kota Medan, pengurus menerbitkan Tabloid Gatot Kaca News yang terbitnya setiap bulan dan dibagikan secara gratis kepada pengurus kecamatan, kelurahan dan 26 kabupaten kota se-Sumatera utara serta masyarakat umum. (ril)

Bagi Kartu Sehat, Insentif, & Beasiswa

Dari Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf Laziswa Muhammadiyah Sumut

LAZISWA Muhammadiyah Sumut bekerjasama dengan RSU Muhammadiyah membagikan kartu sehat untuk berobat di RSU Muhammadiyah, Sabtu (16/6). Penyerahan kartu sehat perdana ini dilaksanakan pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Drs Dalail Ahmad MA.

Dalam penyerahan kartu sehat kepada 600 peserta diantaranya ketua pimpinan cabang Muhammadiyah/Aisyiah, Majelis Dikdasmen se-Kota Medan, pimpinan wilayah dan daerah Muhammadiyah/Aisyiah ini, Dalail didampingi didampingi pengurus Laziswa Muhammadiyah Sumut diantaranya H Suharwardi K Lubis SH SpN MH (ketua), Zakirman ST (Direktur Pelaksana), Otthoman dan Karmiati (Wakil Ketua).

Program kartu sehat ini merupakan terobosan baru yang dikembangkan Laziswa Muhammadiyah Sumut yang juga menyalurkan beasiswa kepada 61 penerima terdiri SD sebesar Rp300 ribu per siswa, SMP sebesar Rp500 ribu per siswa dan, SLTA sebesar Rp750 ribu per siswa.

Para penerima beasiswa Laziswa Muhammadiyah Sumut berasal dari SD Muhammadiyah 7, 8, 13, 18, 20 25 dan 27, SD Islam Terpadu Al-Hijrah, SD Negeri 060868 dan 060866, SD Nurul Islam Indonesia Baru. Selain itu dari SMP Muhammadiyah 1, 2, 4, 57, SMP Negeri 35 Medan. Dari kelompok SLTA berasal dari SMA Muhammadiyah 2 dan 4, SMK IT Khaidir Nur, Madrasah Aliyah IAIN dan Madrasah Aliyah Muhammadiyah.

Sedangkan penerima bantuan insentif guru honor dari Laziswa Muhammadiyah Sumut berasal dari TPA/MDA Muhammadiyah Pulobrayan Darat, TK Aisyiyah 19 dan 33, SD Muhammadiyah 8, 13, 25 dan 27, SMP Muhammdiyah 2, MTs Muhammadiyah 1, SMA Muhammadiyah 2, Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 dan Madrasah Aliyah UISU. Mereka menerima bantuan masing-masing Rp500 ribu.

Pengurus PWM Sumut Drs Dalail Ahmad MA mengajak umat Islam untuk semakin meningkatkan pengumpulan zakat, infaq, sedekah dan wakaf yang dapat memberi banyak manfaat bagi warga kurang mampu. Ia juga mengatakan, dulu tatkala mengalami kesusahan sehingga menerima bantuan, kini sudah mampu memberi zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Ketua Laziswa Muhammadiyah Sumut H Suharwardi K Lubis SH SpN MH mengutarakan jumlah bantuan yang disalurkan terus meningkat tiap tahun. ‘’Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahun yang dilaksanakan lembaga resmi Muhammadiyah yang telah berusia empat tahun. Ke depan, kita inginkan seperti di Malaysia dimana dengan banyaknya zakat, infaq, sedekah dan wakaf yang diterima membikin pengelola kebingungan menyalurkan kepada mereka yang membutuhkan,’’ kata Suharwardi yang juga Wakil Rektor IV UMSU tersebut.

Direktur Pelaksana Zakirman ST mengatakan, meskipun Laziswa Sumut masih dalam tahap menggalakan pe nerimaan zakat, infaq, sedekah dan wakaf di Sumut namun keberadaannya sudah menjadi motivator dalam pertemuan Laziswa Muhammadiyah se-Indonesia beberapa waktu lalu. ‘’Kedepan diharapkan akan lebih banyak lagi umat Islam yang terbantu lewat zakat, infaq, sedekah dan wakaf yang dikumpulkan Laziswa Muhammadiyah Sumut,’’ harapnya. (*)