Home Blog Page 13361

Kutukan Donetsk

Ukrania vs Prancis

SEJAUH ini tuan rumah Ukraina sukses memuncaki klasemen grup D Euro 2012. Itu setelah anak buah Oleg Blokhin membekap Swedia dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Kyiv, 12 Juni lalu.

Walau begitu, saat ini bukan saat yang tepat bagi Andrei Shevchenko dkk untuk berleha-leha, sebab juara tahun 1984 dan 2000 Prancis siap melengserkan mereka dari puncak klasemen.

Ya, dini hari nanti Ukraina dan Prancis akan melakoni laganya yang ketujuh. Dari enam pertemuan yang pernah terjadi sebelumnya, Ukraina tak sekalipun mengalahkan Prancis. Secara keseluruhan Prancis menang tiga kali, sedang tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Artinya, jika berkaca pada fakta yang ada, maka kesempatan Ukraina untuk lolos ke fase selanjutnya pasca pertandingan melawan Prancis nanti sangatlah kecil.

Pelatih Ukraina Oleg Blokhin pun menyadari hal itu. Bahkan secara jujur Blokhin mengatakan bahwa Prancis merupakan tim yang bermaterikan pemain paling komplet di antara kontestan lainnya.

“Kita tahu jika Spanyol, Inggris dan Italia adalah tim-tim besar dengan kemampuan pemain yang sangat teruji. Namun karena alasan cedera atau hal lainnya, ketiga tim ini tidak mampu membawa seluruh permain terbaiknya. Berbeda dengan Prancis yang dapat turun full team pada setiap laga,” bilang Oleg Blokhin, pelatih Ukraina.

Menjamu Prancis di Stadion Donbass Arena, Donetsk, Ukraina nanti Oleg Blokhin mewanti-wanti anak asuhnya untuk tampil penuh semangat seperti ketika mengalahkan Swedia.

“Mereka (Swedia, Red) sempat mendominasi permainan. Bahkan mereka sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya Sheva (Andrei Shevchenko, Red) membalas dengan dua gol. Saya kagum dengan semangat anak-anak,” bilang Blokhin.

Terasa wajar jika pria kelahiran 5 November 1952 itu melontarkan berbagai pujian kepada anak asuhnya. Tujuannya menaikkan semangat dan mental bertanding mereka, sebab pada pertemuan terakhir di antara kedua tim yang berlangsung di Donbass Arena pada 6 Juni 2011 lalu Ukraina dipermalukan Prancis dengan skor 1-4.

Saat itu gol yang dilesakkan Anatoliy Tymoshchuk pada meniti ke-53 justru berbalas empat gol. Keempat gol Prancis dilesakkan oleh Kevin Gameiro (58’), Marvin Martin (87’, 90’) dan Younes Kaboul (89’).

Secara kebetulan, dari tiga pemain yang mencetak gol ke gawang Ukraina, hanya Kevin Gameiro yang tak dipanggil Laurent Blanc berlaga di Euro 2012, sedang dua pemain lainnya Marvin Martin dan Younes Kaboul masih masuk dalam skema permainan yang dibangun Blanc.
“Saya butuh pemain yang komplet. Kami memiliki banyak pemain bertalenta, namun yang kami butuhkan tak cukup hanya itu. Butuh komitmen yang kuat untuk membentuk sebuah tim yang tanguh,” bilang Lauren Blanc, pelatih Prancis.

Ungkapan Blanc mengindikasikan jika skuad yang dibawanya kali ini lebih kuat dari pada saat mereka meraih kemenangan di Donetsk  beberapa waktu lalu.

“Ukraina kini terlihat berbeda dengan tim yang tampil beberapa bulan lalu. Mengalahkan mereka adalah pekerjaan yang sulit. Namun kami memiliki keyakinan jika itu (kemenangan, Red) masih bisa diulangi,” tandas pria yang pernah memperkuat Napoli dan Manchester United itu.
Optimisme yang diusung Blanc ini terkait dengan torehan tim itu yang tak terkalahkan dalam 22 pertandingan. “Saya pikir pertandingan nanti berlangsung seru. Mereka (Ukraina) menginginkan kemenangan agar lolos ke fase selanjutnya. Sama seperti kami,” bilang Blanc.

Siapakah yang menjadi pemenang? Apakah Ukraina yang ingin lolos ke fase selanjutnya, atau justru Prancis kian menancapkan dominasinya? (*)

AY Nasution dan Erry Nuradi Ambil Formulir di Golkar

MEDAN- Memasuki hari ketiga pendaftaran bala calon (balon) Gubsu di Partai Golkar Sumut, Kamis (14/6), dua nama besar tercatat ikut  mengambil formulir di Kantor DPD I Partai Golkar di Jalan KH Wahid Hasyim.

Keduanya adalah mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen (Purn) AY Nasution dan Bupati Sergai HT Erry Nuradi. Berbeda dengan balon-balon sebelumnya, Erry menjadi satu-satunya balon yang mengambil langsung formulir pendaftaran di Kantor DPD I Golkar. Dia datang pukul sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan Erry disambut pengurus DPD I Partai Golkar Sumut Hanafiah Harahap, Tunggul Habeahan, Eka Sutrisno Hadi, Charles Siregar, Kasmin Sidahuruk, Hotlan Nainggolan, serta Ahmanuddin Sinaga.

“Sejak dibuka pada Selasa (12/6) kemarin sudah tercatat lima nama yang resmi mengambil formulir. Pengembalian berkas pendaftaran kami tunggu hingga tanggal 25 Juni,” ungkap Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumut Hanafiah Harahap, Kamis (14/6). Dia mengatakan para pengurus Golkar yang menerima perwakilan atau balon yang datang langsung  mengambil formulir dijelaskan secara detail terkait prosedur pengisian berkas dan jadwal terakhir pengembalian.

Pada kesempatan tersebut, Hanafiah menyampaikan, sejumlah berkas yang menjadi bagian dari formulir pendaftaran itu meliputi, biodata, latar belakang pendidikan, pengalaman pekerjaan dan organisasi. “Satu berkas formulir yang membuat Golkar berbeda dengan partai lain adalah berkas visi-misi yang harus ditulis tangan maksimal empat halaman folio,” tambahnya. Ditemui Sumut Pos seusai mengambil formulir, Erry Nuradi, Bupati Sergai yang juga aktif sebagai Ketua DPD II Golkar Sergai, tidak memberikan banyak komentar.  Erry sebatas menyatakan dirinya akan mengembalikan formulir pendaftaran secepat mungkin. “Kalau tak halangan besok (Jumat 15/6, Red) saya resmi mendaftar,” ujar Erry sembari masuk ke mobilnya.

Dari Jakarta dilaporkan, terkait fakta adanya kader Golkar yang mengikuti penjaringan balon di partai lain ternyata dianggap bukan masalah. Pasalnya, hingga kini tidak ada ketentuan partai yang mengatur hal tersebut. Demikian dikemukakan Wasekjen DPP Partai Golkar, Leo Nababan, kepada Sumut Pos, Kamis (14/6).

“Kami tak bisa menyalahkan kader-kader yang ikut penjaringan di partai lain. Jujur saja tak ada aturan yang dilanggar soal itu,” ucapnya.
Disinggung manuver Erry Nuradi yang mengikuti penjaringan balon lewat Partai Demokrat dan PDI-P, Leo menyatakan itu tak masalah. “Ya biarkan saja. Itu kan hak pak Erry. Sistem (pilkada) memungkinkan itu terjadi. Jangan salahkan balon yang bersangkutan. Pada prinsipnya mereka mencari kesempatan yang lebih luas,” ujarnya.

Hanya saja, menurut Leo, ada batas-batas etika yang harus dipatuhi si balon yang tercatat sebagai kader Golkar tersebut. Salah satunya adalah tidak menggunakan atribut atau simbol Golkar saat dirinya datang mendaftar ke partai lain. Leo memaparkan sikap terhadap kader tersebut sebetulnya sejalan dengan sifat egaliter Golkar dimana kader partai lain juga diterima mendaftar dengan tangan terbuka.

“Golkar membuka seluas-luasnya siapa saja yang berminat mendaftar. Tapi tentu kader sendiri menjadi pilihan utama. Kemenangan di pilkada amat penting bagi Golkar karena itu langkah pertama memenangkan Pemilu 2014,” tukasnya.

Hingga kemarin, DPD Golkar Sumut sudah memberikan formulir pendaftaran Cagubsu kepada lima orang yakni Chairuman Harahap, RE Nainggolan, Benny Pasaribu, HT Erry Nuradi, dan AY Nasution. Dari kelimanya tercatat baru Chairuman yang mengembalikan formulir alias resmi mendaftar di Partai Golkar. (ari/gir)

Terlibat Kampanye, PNS Bakal Dipecat

JAKARTA-Maraknya laporan mobilisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang  dilibatkan dalam pemilihan kepala daerah di sejumlah daerah menjadi warning bagi pemerintah pusat. Ketua Umum Korps Pegawai Negeri (Korpri), Diah Anggraeni, mengaku tak mau kembali kecolongan atas i nformasi keterlibatan PNS dalam dukung-mendukung kepala daerah.  Diah mengaku sudah pula menyurati Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho  agar memberikan pengarahan jangan sampai PNS melibatkan diri di Pilgubsu.

“Kami ingatkan itu benar-benar. Bila ada temuan kami akan pelajari dan menjatuhkan sanksi pemecatan,” ungkapnya.

Dia mengingatkan para PNS di lingkungan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di   Sumut agar berdiri netral dalam perhelatan Pilgubsu Maret 2013. Jika ada bukti konkret soal keterlibatan PNS di Pilgubsu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menjatuhkan sanksi paling tegas yakni pemecatan dari PNS.

Kendati selama ini bukti otentik sulit didapatkan, Kemendagri mengaku akan lebih jeli lagi mengumpulkan data-data soal keterlibatan PNS di Pilkada. Salah satunya adalah menggandeng Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), LSM,. dan masyarakat luas. ‘’Jika ditemukan ada oknum PNS yang ikut kampanye atau mendukung calon tertentu segera laporkan kepada kami. Kami segera tindak lanjuti,” tegas.

Diah yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri ini mengatakan aturan soal PNS agar bersikap netral di Pemilu dan Pilkada sudah diatur secara tegas dalam Undang-undang Kepegawaian dan  Peraturan Pemerintah (PP) yang mengikutinya. “Sebab itu karena diatur UU ya sanksinya juga sudah jelas. Sanksi paling berat adalah pemecatan,” dia menambahkan.

Mencermati pentingnya netralitas PNS di Pilgubsu ini, Diah menyatakan, Kemendagri secara intensif mengingatkan gubernur, bupati, dan walikota agar melakukan pembinaan PNS di wilayah kerjanya. (gir)

DPT Persoalan Legitimasi Warga

JAKARTA- Daftar pemilih tetap dinilai merupakan persoalan serius pemilihan kepala daerah. Buruknya data pemilih membuat legitimasi pilkada menjadi berkurang.

Menjadi hak warga yang dirugikan karena data pemilih yang tidak akurat. Persoalan yang terjadi berkali-kali ini seharusnya dapat dihindari.
Bagaikan seekor keledai, komisi pemilihan umum berkali-kali terantuk persoalan yang sama.

“Apakah ini artinya penyelenggara lebih bodoh dari keledai. Persoalan DPT sudah menjadi kerumitan sejak lama, seharusnya bisa diantisipasi sejak dini,” tutur Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara Universitas Andalas Padang Saldi Isra.

Menurut Saldi, sumber persoalan DPT ada pada sumber data yang belum rapi dan penyelenggara pilkada yang kurang serius memperbaikinya.
“Data kependudukan masih berantakan. Jika sudah begitu, sejak awal KPU Jakarta bisa segera membenahinya,” katanya.

Jika di Jakarta saja persoalan ini masih menjadi bola panas, apalagi di daerah lain. Jakarta sebagai ibu kota negara menjadi percontohan perhelatan demokrasi daerah lain. Setelah DPT ditetapkan KPU, Sabtu (2/6/2012), lima dari enam tim pasangan calon menolak DPT. “Ini sebagai bentuk krisis legitimasi, pesannya jelas, data pilkada menjadi sorotan tajam,” katanya. (net/bbs)

Survei Dipersoalkan

JAKARTA- Sejumlah tokoh lama yang disurvei kembali dipersoalkan. Survei yang dilakukan Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) misalnya, yang diteliti selalu saja tokoh-tokoh tua dari nama-nama lama.  Jika imputnya adalah tokoh-tokoh lama, maka otomatis outpunya pun nama-nama lama pula. Padahal banyak tokoh-tokoh muda yang berpotensi muncul sebagai capres 2014.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang mengatakan sudah saatnya berbagai lembaga survei itu menutup pintu bagi nama-nama capres tua dalam survei mereka.

Dijelaskannya, apabila lembaga survei masih saja memasukkan nama-nama tokoh lama sebagai capres dan cawapres maka hasilnya pun nama-nama lama pula. ”Lembaga-lembaga survei yang memunculkan tokoh-tokoh tua dalam bursa capres adalah hasil dari desain survei,” tegasnya.

Menurut Salang, semua pihak seharusnya mendorong berbagai lembaga survei itu untuk membuat terobosan baru dengan memasukkan tokoh-tokoh muda yang potensial sehingga mendorong tingkat akseptibilitas tokoh muda untuk memimpin Indonesia ke depan.

Dia berharap lembaga survei itu  berani mendobrak dengan memasukkan nama-nama baru. ”Kalau saja lembaga survei berani tak mencantumkan pemain lama, tentu ada harapan tokoh muda muncul untuk memimpin,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan nama-nama capres dan cawapres hasil survei itu hanya daur ulang nama-nama lama saja.  ”Hasil survei demikian menunjukkan kalau pentas politik nasional masih mendasarkan diri pada cara-cara lama dan pada nama-nama lama. Ini tidak akan membawa perubahan terhadap Indonesia,” jelas Ray, di Jakarta, Rabu (6/6).

Menurutnya, dengan beban bangsa yang semakin berat maka yang dibutuhkan bangsa ini tokoh baru yang lebih muda dan fresh, bukan yang daur ulang. ”Karena pemimpin muda memiliki banyak kelebihan dan lebih cocok untuk bangsa Indonesia. Apalagi kondisi bangsa ini yang sedang  menghadapi berbagai masalah. Makanya tak mungkin kepemimpinan diberikan pada yang lama dan tua,” urai Ray Rangkuti.

Dikatakan, sudah saatnya ada gerakan nasional untuk lebih memunculkan tokoh muda dan baru ke pentas nasional demi menggantikan tokoh tua yang didaur ulang itu. Tokoh-tokoh itu bisa datang dari berbagai kalangan seperti dari profesional maupun tokoh-tokoh di daerah yang kepemimpinannya menonjol.

”Tak mungkinlah kita terus-terusan menyandarkan diri pada yang tua-tua ini. Kita butuh tokoh muda dan baru yang professional. Bisa tokoh muda dari daerah atau Jakarta,” tegas pria yang rajin berkopiah ini.

Ray mengimbau  tokoh-tokoh tua untuk tahu diri dan secara sadar mengundurkan diri dari bursa capres 2014. ”Menurut saya, tokoh-tokoh tua itu sebaiknya mendisiplinkan diri menolak dicalonkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sugeng Surjadi Syndicate (SSS) merilis hasil survei terbarunya yang menempatkan Prabowo Subianto menjadi capres terfavorit teratas (25,8 persen), Megawati di urutan kedua (22,4 persen), Jusuf Kalla di urutan ketiga (14,9 persen), selanjutnya berturut-turut Aburizal Bakrie (10,6 persen), Surya Paloh (5,2 persen), dan Wiranto (4,5 persen). (ind/jpnn)

DPW PAN Sumut Buka Pendaftaran

MEDAN- Tak mau ketinggalan dengan partai politik yang lebih dulu memulai, pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut membuka tahpana pendaftaran nakal calon (balon) Pilgubsu pada Rabu (20/6) mendatang. Periode pendaftaran akan berakhir hingga dua pekan ke depan.

‘’Rencananya 20 Juni nanti. Tapi segera dibicarakan dalam rapat internal DPW PAN untuk dibuatkan Surat Keputusan,” ungkap Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin kepada Sumut Pos, Kamis (14/6).

Dia menjelaskan tahapan penyeleksian balon tak berbeda dengan partai-partai politik lain. Setelah balon mendaftar selanjutnya diikuti verifikasi sebagai bekal partai melakukan survei internal. “Tahapan dilaksanakan sesuai mekanisme partai. Kami lihat partai lain juga begitu. Dengan sejumlah tahapan itu PAN berharap akan muncul sosok terbaik untuk Sumut ke depan. Rapat internal sudah dijadwalkan pada Senin (18/6),” ungkap adik kandung Gubsu non-aktif Symasul Arifin tersebut.

Terkait dimulainya pendaftaran Cagubsu ini, anggota Fraksi PAN DPRDSU Muslim Simbolon menyebutkannya sebagai langkah paling fair mendapatkan nama terbaik yang akan diusung partai matahari terbit. (ari)

Bikin Bete karena Jauh dari Keramaian Kota

Camping Park Suporter Euro 2012 di Donetsk, Ukraina

Selalu ada cara untuk menikmati kemeriahan Euro 2012. Termasuk bagi mereka yang berbujet. Di Donetsk, Ukraina, panitia menyediakan tempat perkemahan yang bisa memuat 3 ribu suporter. Ada lahan luas untuk mendirikan tenda, panggung hiburan, dan kolam renang portabel.

Camping park terletak di pinggiran Kota Donetsk. Lokasinya bersebelahan dengan ring road dekat Leninskyi Avenue. Karena berdampingan dengan jalanan bebas hambatan, area camping park sangat luas, sekitar 3 hektare. Suporter dijamin tidak bakal merasa sumpek karena tenda-tenda yang didirikan jauh dari kesan semrawut.

Lahan perkemahan dibagi tiga. Yakni, lahan untuk tenda semipermanen, tenda dome, dan lahan untuk home car. Tenda semipermanen dibangun dari kerangka besi yang dipadu kain parasit. Untuk lahan tenda dome, panitia hanya menyediakan lapangan luas. Di situ para suporter bebas meletakkan tenda-tenda yang mereka bawa sendiri.

Pada tenda semipermanen disediakan tiga kasur mungil plus satu loker untuk menyimpan barang-barang berharga. Ongkos per kamar mencapai UHR 700 atau setara dengan Rp700 ribu per hari. Karena tenda itu berkapasitas untuk tiga orang, ongkos per suporter bisa lebih murah. Untuk yang bawa tenda sen diri, ongkosnya jauh lebih murah. Per hari mereka membayar sekitar UHR 150 atau tidak sampai Rp 200 ribu.

“Lumayan lah. Tidak terlalu buruk. Ini jauh lebih baik daripada tinggal di hotel yang sangat mahal,” kata suporter Inggris John Paul Simon saat bertemu Jawa Pos (Grup Sumut Pos) di camping park (12/6).

Panitia juga menyediakan kolam renang portabel di pojok halaman utama. Kolam tersebut disediakan karena suhu di Donetsk meningkat tajam hingga 35 derajat Celsius.

Sayang, lokasi perkemahan itu jauh dari pusat kota. Camping park dan Stadion Donbass Arena, tempat laga digelar, berjarak sekitar 20 kilometer. Mereka terpaksa menghabiskan waktu dengan bermain games dan kartu.  (c12/ca/jpnn)

Mayoritas Fraksi di DPR RI Tolak Pilkada Tanpa Paket

Pandangan Resmi atas Rancangan Undang-undang Pilkada

Usul pemerintah agar pilkada tidak lagi memilih wakil kepala daerah mendapat tentangan dari sejumlah fraksi. Dalam pandangan resmi terhadap draf RUU pilkada, sejumlah fraksi DPR menolak draf insiatif pemerintah yang mengusulkan wakil kepala daerah dipilih dari pejabat karir itu.

“JABATAN kepala daerah adalah jabatan politik. Jabatan politik wilayahnya di kebijakan, sementara karir hanya di teknis. Akan muncul pertanyaan jika kepala daerah absen, bagaimana penggantinya,” kata anggota komisi II dari Fraksi PKB Abdul Malik Haramain dalam pandangan fraksi atas RUU pilkada di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (13/6).

Malik mengatakan, dengan latar belakang pejabat karir, tidak mungkin wakil kepala daerah menggantikan kepala daerah jika berhalangan. PKB dalam hal ini tidak menolak sistem pemilihan tunggal yang diusulkan pemerintah. Namun, kewenangan menentukan wakil kepala daerah seharusnya tidak bisa diintervensi pemerintah.

“PKB mengusulkan agar dua atau tiga nama calon wakil kepala daerah diusulkan dulu kepada parpol, atau kepala daerah diberi kewenangan memilih wakilnya sendiri,” ujarnya.

Fraksi Partai Golkar juga menunjukkan keberatan atas sistem pemilihan tanpa paket yang diusulkan pemerintah. Anggota Komisi II DPR Azhar Romli saat membacakan pandangan fraksinya, menilai akan muncul problem jika wakil kepala daerah diangkat menggantikan kepala daerah yang berhalangan secara undang-undang. “Wakil kepala daerah yang menggantikan kepala daerah belum tentu mencerminkan aspirasi rakyat,” ujar Romli.
Anggota Fraksi Partai Hanura Miriam S. Hariyani saat membacakan pandangan fraksinya juga menolak usul pilkada tanpa paket. Alasan pemerintah bahwa pencalonan dengan paket selama ini kerap berujung perpecahan antara kepala daerah dan wakilnya, tidak bisa menjadi alasan kuat. “Pecah kongsi itu disebabkan tidak ada pembagian tugas yang jelas,” kata Miriam.

Hal ini menjadi tugas perumus RUU pilkada untuk melakukan sinkronisasi dengan RUU pemerintahan daerah yang saat ini dibahas dalam panitia khusus. “Pembagian tugas seharusnya diatur di UU Pemda. Selama ini wakil hanya bertugas seremonial. Ini sangat ironis dan merupakan pemborosan anggaran,” jelasnya. Fraksi Partai Amanat Nasional pun sependapat dengan pandangan Fraksi Partai Hanura.

Fraksi PDIP, Fraksi PPP, dan Fraksi Partai Gerindra tidak secara langsung menolak usul pilkada tanpa paket itu. Namun, mereka meminta pemerintah menjelaskan lebih lanjut maksud dan tujuan usul itu. Sementara Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tidak secara langsung menyinggung pasal itu.

Di luar penolakan fraksi atas pasal pilkada tanpa paket, mayoritas fraksi justru sependapat dengan usul pemerintah yang melarang pencalonan kepala daerah yang memiliki hubungan kerabat dengan incumbent alias petahana. Namun, fraksi meminta Kementerian Dalam Negeri lebih melakukan elaborasi atas pasal tersebut. Sebab, dikhawatirkan, pasal itu berpotensi dibatalkan di Mahkamah Konstitusi jika tidak memiliki landasan yang kuat.

Selesai rapat, Mendagri Gamawan Fauzi mengapresiasi pandangan fraksi-fraksi tersebut. Dia siap memberikan gambaran lebih aktual terkait latar belakang usul pilkada tanpa wakil kepala daerah itu. “Kita akan menyampaikan pengalaman-pengalaman yang ada selama ini,” katanya.
Menurut Gamawan, fakta bahwa 90 persen hubungan kepala daerah dengan wakilnya tidak harmonis memang terbukti. Ini disebabkan pemilihan kepala daerah selalu dilakukan dengan koalisi antar parpol.

Saat terpilih, mayoritas kepala daerah dengan wakilnya memilih pecah kongsi karena kentalnya kepentingan parpol. “Jika kepala daerah bermasalah, bisa dilakukan pemilihan kembali. Bukan wakilnya yang menggantikan,” ujarnya. (bay/c2/agm/jpnn)

Kata Suporter Belanda Pasca Kalah dari Jerman

KEKALAHAN 2-1 dari Jerman membuat para suporter cemas. Mereka khawatir jika akhirnya tim kesayangan mereka benar-benar tersisih dari Euro 2012.

“Ini benar-benar buruk. Posisi kami ini sangat mengkhawatirkan,” kata Hans, salah seorang suporter Belanda saat ditemui di Fan Zone Kharkiv, Ukraina, Rabu (13/6) malam (Kamis dini hari WIB).

Meskipun begitu, dia yakin timnya akan membuat perbedaan dalam laga terakhir melawan Portugal. Jika bisa menang 2-0 saja mereka akan melenggang ke babak selanjutnya. Itu jika Denmark dikalahkan oleh Jerman.

“Kami masih akan berada di sini sampai tim ini benar-benar kalah,” kata lelaki yang tinggal di Amsterdam itu.
Pandangan berbeda diungkapkan Glenn Freya. Dia mengaku tidak peduli apapun hasil pertandingan di Euro 2012. Yang penting, dia bisa datang di setiap laga Belanda. Apalagi dia sudah punya tiket hingga final.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di lapangan. Yang penting saya bernyanyi di stadion,” katanya.
Freya mengakui, kegagalan lolos dari grup bakal menjadi mimpi buruk bagi Belanda. Jika benar-benar terjadi, itu akan menenggelamkan prestasi klub dari sebelumnya runner up Piala Dunia 2010 menjadi hanya sampai di fase grup.

“Tapi di sini tidak semua hanya soal sepak bola. Kita semua gembira bisa berkumpul dan berpesta di sini,” katanya.
Karena itu hingga kemarin (14/6) para suporter Belanda masih bertahan di penginapan mereka di Kharkiv. Mulai dari hotel hingga di kamp Orange khusus suporter Belanda.

“Harapan masih ada. Meskipun sulit,” katanya. (aga/jpnn)

Prancis di Atas Angin

MEDAN- Pertandingan Ukraina melawan Prancis dipastikan bakal berlangsung seru. Pasalnya, sebagai tuan rumah Piala Eropa 2012, Ukraina ingin mengukir prestasi di ajang empat tahunan ini.

Apalagi, di laga perdana mereka, mampu menekuk Swedia dengan skor 2-1. Sementara Prancis hanya bermain seri 1-1 kala melawan Inggris. Kendati demikian, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Syaiful Syafri tetap menjagokan Prancis sebagai pemenang dalam laga ini. Menurutnya tim Ayam Jantan berada di atas Angin dan akan mampu mengatasi perlawanan tim tuan rumah.

Di lihat dari sisi pemain, Prancis lebih unggul dari Ukraina. Sedangkan Ukraina terkesan hanya bertumpu pada sosok mantan Bomber AC Milan dan Chelsea, Andry Shevchenko. Selain itu, Prancis lebih memilik mental juara ketimbang Ukraina. “Lini per lini Prancis tidak diragukan lagi, sedangkan Ukraina tertumpu pada Andry Shevchenko,” kata Syaiful Syafri kepada wartawan Sumut Pos, Kamis (14/6).

Menurutnya, jika Ukraina hanya tertumpu pada Shevchenko, maka pemain bertahan Prancis akan dengan mudah mengunci pergerakan striker andal Ukraina tersebut. Dengan begitu, serangan Ukraina akan tumpul.

“Saya pikir, Prancis bisa mengatasi Ukraina. 2-1 atau 2-0 buat keunggulan Prancis,” kata Syaiful.

Sementara Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Medan H Iswanda Nanda Ramli juga menjagokan Prancis. Menurutnya, kualitas pemain Prancis di atas rata-rata pemain Ukraina. Belum lagi mental juara dan pengalaman para pemain Prancis yang sudah teruji.
Selain itu, para pemain Prancis yang tampil juga mempunyai kredibel yang baik, seperti Frank Riberry yang bermain di Bayern Munchen, Evra di Manchester United dan banyak lagi bintang-bintangnya.

“Saya yakin skor tercipta 2-0 untuk kemenangan Prancis,” kata Nanda yang juga Ketua Umum Sekolah Sepak Bola (SSB) Kebun Bunga Medan itu.
Lurah Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia Rahmadsyah Zega SSos juga yakin kalau Prancis bakal mampu meraup poin penuh kala menghadapi tuan rumah di pertandingan kedua di grup D Euro 2012. Menurutnya, skil individu para pemain Prancis sangat merata. Ditambah lagi racikan strategi dari sang pelatih Laurent Balnc yang cukup jitu. Untuk itu, dia memprediksi pertandingan bakal berakhir 2-1 untuk kemenangan Prancis.
Hal senada juga dikatakan Kapolsekta Sunggal Kompol Budi Hendrawan. Menurutnya, dari segi pengalaman di ajang Euro, Prancis cukup matang dan memiliki pemain kelas dunia. “Jelas saya dukung Prancis lah. Dari segi pengalaman di ajang Euro, Prancis lebih matang dibandingkan Ukraina. Makanya saya prediksi, skor 2-1 untuk kemenangan Prancis,” kata Budi.

Puteri Indonesia utusan Sumatera Nabila Azhar, juga lebih menjagokan Perancis, walau Ukraina sebagai tuan rumah. Pasalnya, saat ini pemain Perancis sedang on fire (semangat) ditunjang usia muda, seperti Nasri, Benzema, Cabaye dan lainnya. “Pertandingan ini akan didominasi oleh Perancis. Selain itu, bola matang seperti permainan sebelumnya akan membuat Ukraina kelimpungan menghadapi Perancis,” prediksinya.(ari/omi/mag-17/mag4/ram/mag-10/gus)