Home Blog Page 13371

Warga Negara Myanmar Minta Suaka

MEDAN-Puluhan warga negara Myanmar, melakukan demo di depan Hotel Pelangi, di Jalan Jamin Ginting, Rabu (13/6) siang. Dalam aksinya, mereka menuntut agar diberikan suaka dengan secepatnya karena kondisi politik dan keamananan yang terus bergejolak dan memanas di negara mereka.

Dengan mengusung berbagai spanduk dan poster, puluhan warga negara Myanmar yang diantaranya orangtua dan anak anak itu menggelar aksi unjuk rasa di tempat penampungan mereka sendiri di Hotel Pelangi, Puluhan warga Myanmar ini menunjukkan sejumlah foto foto kekejaman yang terjadi di negara tempat tinggal mereka.

Warga Myanmar yang rata rata sudah hampir tiga tahun menetap di Medan ini, menuntut suaka secepatnya terhadap pemerintah Indonesia.
Dalam orasinya, mereka tak berani kembali ke negara mereka karena kondisi politik dan kemananan yang terus memanas. Tak hanya itu, mereka berharap pemerintah Indonesia mengizinkan mereka tetap tinggal di Indonesia atau setidaknya mereka diberi suaka agar bisa hijrah ke Australia.
Abu Ahmad (40), salah satu warga negara Myanmar, mengaku, mereka sudah dua tahun lebih berada di Indonesia dan meminta agar pemerintah Indonesia secepatnya memberikan suaka.

“Kami meminta secepatnya pemerintah Indonesia memberikan kami suaka agar kami bisa ke negara Australia,” katanya.

Dijelaskannya, mereka tak berani kembali ke negara asal karena suhu politik masih memanas di Myanmar. “Kami memilih keluar dari Myanmar karena negara kami masih terjadi konflik terus-menerus. Lebih baik meminta suaka ke negara Indonesia atau Australia ,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Polonia Medan, Agustinus Makabori mengatakan, para pengungsi asal warga negara Myanmar yang ada di Sumatera Utara itu hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dikembalikan ke negaranya.

“ Kalau pun ada negara yang mau menerima mereka tak semudah itu untuk mengurus prosesnya. Pihak imigrasi sejauh ini hanya melakukan pengawasan atas keberadaan mereka sebagai warga negara asing dan tidak bisa memberikan suaka sebelum ada pemberitahuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan terhadap warga negara Myanmar ini untuk langkah selanjutnya.
“Intinya pemerintah Indonesia belum bisa memberikan suaka kepada mereka,” tegasnya.

Katanya lagi, hingga saat ini ada ratusan warga negara asing yang tinggal di  Sumatera Utara.
“Jumlahnya berkisar 450 warga negara asing. Mereka lari dari negaranya lalu ditampung oleh Imigrasi Medan. Di antaranya 450 warga asing itu,  120 diantaranya warga negara Myanmar,” pungkasnya.(mag-12/jon)

George HW Bush Ingin Masuk Surga

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) George HW Bush menangis bersama cucunya, Jenna Bush Hager ketika membaca puisi. Tangisan itu terjadi saat Ayah dari George W Bush, yang juga mentan Presiden AS ini, sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 88.

Jenna Bush merupakan kontributor dari stasiun televisi MSNBC, memanfaatkan waktu untuk mewawancarai kakeknya sendiri saat kakeknya berulang tahun. Keduanya pun tak kuasa menahan tangis ketika George Bush senior itu membacakan puisi ciptaanya.

“Bila kau membutuhkanku, aku akan berada di sini,” ucap Bush yang sedang membacakan puisinya sambil menangis, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (13/6).
Sebelum wawancara itu berlangsung, Jenna Bush mengatakan, dirinya mencoba sekuat mungkin agar tidak menangis. Namun Jenna pun mengaku, seluruh anggota keluarganya adalah sosok yang mudah menangis.

Dalam wawancara tersebut, Bush senior mengatakan, dirinya masih ingin menyaksikan cucunya tumbuh dewasa. Bush sangat ingin menghabiskan waktu bersama Georgia Bush yang usianya masih 10 bulan.

Presiden yang menyeret AS dalam Perang Teluk I itu menegaskan, dirinya tidak takut akan kematian. Bush ingin sekali masuk ke surga bersama putrinya, Robin, yang meninggal karena leukimia pada 1953 silam. Seperti diketahui, Robin meninggal dunia saat masih berusia empat tahun.

Bush tua itu turut menyinggung beberapa hal terkait istrinya, Barbara Bush, yang saat ini berusia 87 tahun. Bush pun memuji Barbara yang sudah mendampinginya berpuluh-puluh tahun. (net)

Bandar Judi Bola Ditangkap

MEDAN-Ditreskrimum Poldasu, menangkap seorang bandar judi bola, yang sengaja memanfaatkan ajang Piala Eropa yang sedang berlangsung.
Tersangka adalah Yuda (29), warga Jalan Gaharu Gang Pamen, Medan. Yuda diamankan dari rumahnya, Selasa (12/6) kemarin, sekira pukul 22.30 WIB. Dari tangan tersangka, petugas menyita uang Rp950.000 yang diduga sebagai uang taruhan, 1 buah Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), setengah butir narkotika jenis ekstasi dan satu handphone yang berisi tebakan taruhan bola Piala Eropa.

Yuda membantah, kalau dirinya adalah sebagai bandar. “Saya cuma perantara saja. Misalnya ada yang mau taruhan, saya yang pegang uang taruhan itu,” ujarnya singkat.(mag-12)

62 WNI akan Dievakuasi dari Suriah

JAKARTA- Kondisi krisis politik dan keamanan di Suriah yang kian genting, membuat pemerintah Indonesia turut kelabakan. Pemerintah dalam hal ini Kemenlu terus berupaya melakukan evakuasi terhadap sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di sana. Yang terbaru, pemerintah akan segera mengevakuasi 62 WNI pada 17 Juni mendatang.

“Sebanyak 62 WNI sudah siap untuk dipulangkan pada 17 Juni nanti,”ujar Menlu Marty Natalegawa di gedung Kemenlu, kemarin (13/6).
Marty memaparkan, jumlah WNI yang akan dievakuasi tersebut bisa bertambah. Sebab, saat ini, sebanyak 115 WNI lainnya telah berada di penampungan yang disediakan Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus, Suriah. Sebelum ini, pemerintah Indonesia telah melakukan evakuasi atas 240 WNI. Namun, jumlah tersebut belum sampai setengah dari total keseluruhan WNI yang tinggal di Suriah. Diperkirakan sekitar 12 ribu WNI menetap di negara Timur Tengah tersebut.

Direktur Informasi dan Media Kemenlu, PLE Priatna menambahkan, upaya evakuasi tersebut tidak mudah, khususnya evakuasi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sebab, banyak TKI yang tidak terdaftar di KBRI di Suriah. “Terlepas dari TKI itu legal atau tidak tapi KBRI kerap kesulitan menjangkau para TKI yang tersebar di Suriah karena banyak data TKI yang ada di KBRI tidak lengkap,”ujarnya.

Meski begitu, Marty menegaskan, pemerintah akan tetap berupaya mengoptimalkan proses evakuasi. Selain menyiapkan nomor hotline yang dapat dihubungi untuk mencari tahu informasi WNI di Suriah, Kemenlu juga telah mengirim enam staf tambahan ke Suriah untuk ditempatkan di posko penampungan WNI yang akan dibentuk KBRI di tiga kota di negara tersebut.

“Enam staf sudah dikirim lagi ke Suriah untuk ditempatkan di Kota Damaskus, Aleppo dan Latakia. Meski posko masih dalam proses izin, tapi beberapa staf sudah ditempatkan di posko tersebut,”ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, pemerintah juga telah mempertimbangkan menyewa pesawat khusus untuk mengevakuasi para WNI. Namun, keputusan tersebut akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berlangsung di sana. “Rencana menyewa pesawat khusus itu opsi yang sangat terbuka seperti yang pernah dilakukan ketika mengevakuasi WNI dari Mesir tahun lalu. Kita bisa berkoordinasi dengan Garuda,” ujar Marty.

Sementara itu, terkait kabar mengenai adanya dua WNI yang meninggal karena korban kekerasan di Suriah masing-masing atas nama Aminah Binti Osid asal Sukabumi dan Ani asal Cianjur, Kemenlu memastikan bahwa satu diantaranya dipastikan selamat.

Kemarin, KBRI Damaskus sudah berhasil menghubungi Aminah Binti Osid asal Sukabumi. TKI tersebut pun dalam keadaan baik dan sehat. “Saat dihubungi, yang bersangkutan menyatakan masih ingin bekerja dengan majikannya, Muhammad Badar Kadam.

“Kemenlu menghargai perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi WNI di Suriah. Bagi pihak-pihak yang memiliki informasi mengenai kondisi WNI di Suriah agar melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada Kemenlu dan KBRI Damaskus,”imbuh Marty. (ken/jpnn)

Mantan PM Ukraina Bantah Membunuh

KIEV – Presiden Ukraina Viktor Yanukovych mengatakan, dirinya yakin mantan Perdana Menteri (PM) Yulia Tymoshenko, terlibat dalam insiden pembunuhan anggota Parlemen Ukraina Yevhen Shcherban. Laporan ini sebelumnya sudah ditampik oleh Tymoshenko.

Shcherban ditembak oleh sekelompok bersenjata di Bandara Donetsk pada 1996 silam. Pria kaya itu tewas bersama istri, dan dua orang teknisi pesawat setelah mereka kembali dari Rusia.

“Sejumlah kasus kriminal yang ada, melibatkan Tymoshenko, termasuk di antaranya pembunuhan Shcherban,” ujar Yanukovych, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (13/6).

Meski demikian, Yanukovych tidak menyebutkan secara detil bagaimana keterlibatan Tymoshenko dalam kasus pembunuhan Shcherban. Perempuan berambut pirang yang masih berada di penjara Ukraina itu juga menyangkal segala tuduhan terkait insiden pembunuhan itu.
“Tidak ada hubungan antara saya dan kasus pembunuhan Scherban, tuduhan ini konyol,” ujar Tymoshenko.

Selama ini, Tymoshenko mendekam di tahanan atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan saat dirinya masih menjabat sebagai Perdana Menteri Ukraina. Perempuan berusia 51 tahun itu divonis tujuh tahun penjara.

Tymoshenko sebelumnya mengatakan, dirinya mendapat tekanan dan penyiksaan ketika berada di penjara, hal itulah yang memicu dirinya untuk melakukan aksi mogok makan. Insiden penahanan Tymoshenko cukup menuai kecaman dari sejumlah negara di belahan dunia ini.(net)

Gratis untuk Masyarakat Sumut

Bakumham Golkar Buka Konsultasi Hukum

MEDAN-Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Partai Golkar Sumatera Utara Bentuk Badan Hukum, HAM dan Otonomi Daerah (Bakumham dan Otda), memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk konsultasi dan nasihat hukum gratis bagi masyarakat Sumut.

“Kita akan buka posko mulai Selasa 13 Juni sampai September 2012 nanti. Posko ini  menerima pengaduan masyarakat terkait persoalan hukum baik kasus tanah, tenaga kerja, perdagangan anak dan perempuan, masalah tanah dan lain sebagainya,” ungkap Ketua Koordinator Bakumham dan Otda Warinson Sinaga SH MHum di kantor Golkar Sumut, kemarin.

Secara teknis, katanya, setiap hari Selasa hingga Jumat tepatnya sejak pukul 10.00 Wib hingga 15.00 Wib, Golkar Sumut menugaskan pengurus Bakumham secara bergantian dengan sistem piket dalam upaya menerima setiap pengaduan dan konsultasi masyarakat.

Pengurus Bakumham lainnya, Isma Fadli menambahkan, Bakumham dan Otda tersebut untuk membela kaum yang selama ini termajinalkan oleh hukum karena berbagai alasan baik dana maupun ketidaktahuan terhadap hukum. “Selama ini, jika menyangkut bantuan hukum banyak warga yang tidak mau. Alasannya, semua itu membutuhkan dana. Jadi, kita mengambil hati masyarakat dengan memberikan bantuan hukum kepada mereka,” kata Isma Fadli.
Sekretaris Golkar Sumut Hanafiah Harahap menilai, keberadaan Bakumham dan Otda tersebut memang sengaja dibentuk untuk mewujudkan visi dan misi Partai Golkar. “Kami  akan mengkaji, menganalisis dan penelitian serta advise terkait berbagai permasalahan hukum di masyarakat. (uma)

Modal Hamburg

Belanda vs Jerman

KEKALAHAN yang dialami Belanda pada laga pembuka Euro beberapa hari lalu sugguh mengecewakan pemain dan pendukung tim berjuluk De Oranje itu.

Betapa tidak, satu kekalahan lagi akan memupus ambisi tim tersebut untuk mengulangi prestasi tahun 1988 ketika mereka tampil sebagai yang terbaik pasca mengalahkan Rusia (saat itu Uni Soviet) di partai final.

“Sekarang kami harus mengalahkan Jerman. Mereka tim yang tangguh, tapi kami harus melewatinya” kata Van Marwijk, pelatih Belanda.
Tekad Van Marwijk ini didukung oleh winger gesit yang bermain untuk klub Bundesliga Arjen Robben.

“Kami harus berdiri dengan kepala tegak. Semua orang tahu jika tim ini hanya tidak beruntung saat mengahdapi Denmark. Ke depan kami yakni meraih hasil yang lebih baik,” tandasnya.

Di tempat terpisah pelatih Jerman Joachim Loew mengatakan bahwa dirinya mewaspadai tekad Belanda yang ingin menebus kekalahan pada laga pertama.

“Mereka ingin bertahan di turnamen ini. Karenanya kami akan mengantisipasi permainan mereka dan meminimalisir kesalahan, sebab merekapun akan melakukan hal yang sama,” bilang Joachim Loew, pelatih Jerman.

Selanjutnya Loew mengatakan bahwa pertandingan menghadapi Belanda nanti akan berlangsung seru karena bukan hanya Belanda yang mengincar kemenangan, Der Panzer (julukan timnas Jerman) pun ingin memuluskan langkahnya untuk lolos dari afse grup. Der Panzer tak ingin mengulang hasil babak grup dalam dua turnamen sebelumnya.

Dua tahun lalu di Piala Dunia, Der Panzer menang 4-0 atas Australia di laga pembuka, namun kalah 0-1 dari Serbia. Cerita yang mirip berulang di Euro 2008 dengan memenangi laga perdana kontra Polandia 2-0 lalu dikalahkan Kroasia 1-2.

“Kami membuat hidup kami menjadi sulit dengan kekalahan di partai kedua. Itu akan membuat kami berada di bawah tekanan pada pertandingan ketiga. Kami tak ingin itu terjadi,” tekad Loew.

Besarnya tekad Joachim Loew untuk meraih kemenangan atas Belanda juga diakui kapten tim Philip Lahm. Bahkan wing kiri Der Panzer itu mengatakan bahwa dirinya sudah tak sabar menunggu pertandingan tersebut.

Ironisnya, saat Jerman menghadapi Belanda nanti, Lahm akan langsung berhadapan dengan rekannya di Bayern Munchen Arjen robben. “Saya menantikan duel ini. Sebagai pemain kamu selalu ingin berhadapan dengan yang terbaik dan Robben merupakan salah satu yang terbaik,” kata Lahm.
Sebagai rekan setim selama tiga tahun terakhir, Lahm dan Robben bersahabat baik di dalam maupun di luar lapangan. Lahm tahu benar betapa berbahayanya Robben, apalagi Belanda akan datang bak singa terluka.

Perlu dicermati bahwa menatap laga ini Jerman memiliki modal yang cukup baik, yakni kemenangan 3-0 yang mereka raih atas De Oranje pada laga persahabatan yang berlangsung di Hamburg, 15 November 2011.

Tiga gol bagi Jerman dilesakkan Thomas Mueller (15’), Miroslav Klose (26’) dan Mesut Oezil (66’).
“Ini partai yang berat, tapi mereka (Belanda, Red) akan merasakan beban yang lebih berat dari yang kami rasakan,” bilang Lahm.
“Kekalahan itu akan membuat konsentrasi dan rasa percaya diri mereka luntur. Inilah yang akan kami manfaatkan untuk mengalahkan mereka,” tuntas  Lahm. (*)

Sheva Menangkan Ukraina

Ukrania vs Swedia

KIEV- Ukraina memetik poin maksimal di laga pertama Grup D Piala Eropa 2012 setelah mengalahkan Swedia 2-1. Dua gol Ukraina diciptakan oleh kaptennya, Andriy Shevchenko.

Dalam laga di Kiev Olympic Stadium, Selasa (12/6/2012) dinihari WIB, pendukung tuan rumah dibuat terhenyak setelah Zlatan Ibrahimovic menjebol gawang Ukraina pada awal babak kedua. Namun, setelah itu Shevchenko menunjukkan magisnya. Penyerang veteran itu mencetak dua gol dalam waktu tujuh menit untuk membuat Ukraina berbalik memimpin 2-1. Skor tersebut akhirnya bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membawa Ukraina memuncaki Grup D dengan tiga poin. Swedia ada di urutan terbawah dengan poin nol.

Pelatih Swedia Erik Hamren tak dapat menutupi kekecewaannya. Hamren menilai Swedia bermain gugup, sehingga terlalu mudah kebobolan. “Ini sangat aneh sekali. Beberapa pemain seperti terlalu dipengaruhi kesempatan bermain di turnamen ini. Kami menjadi tidak dapat tampil di level terbaik. Kami tidak bermain sebagai tim,” jelas Hamren, selepas pertandingan.

“Lima atau enam pemain kami tampil tidak dalam kondisi terbaik. Kami memulai babak kedua dengan energi yang lebih positif dan mendapatkan gol yang pantas kami dapatkan,” sambungnya.

Pelatih 54 tahun itu mengatakan, seharusnya dua gol yang bersarang ke gawang Andreas Isakson tidak perlu terjadi. “Gawang kami kemasukkan gol yang terlalu mudah,” kata Hamren.

“Kami tidak bisa menghadang semua umpan silang. Tapi, hanya ada satu pemain kami yang dapat melakukan itu. Seharusnya kami tidak perlu kemasukkan gol tersebut,” tambah mantan pelatih Rosenborg dan Aalborg itu.

Di sisi lain, kemenangan yang diraih Ukraina kemarin merupakan  kemenangan pertama yang didapat oleh tim tuan rumah Piala Eropa di laga pembuka sejak edisi tahun 2000 silam. Saat itu, Belgia dan Belanda juga mengawali turnamen dengan kemenangan. Belgia mengalahkan Swedia 2-1, sedangkan Belanda menjinakkan Republik Ceko 1-0.

Di edisi 2004, Portugal membuka turnamen dengan kekalahan. A Seleccao das Quinas di luar dugaan kalah 1-2 dari Yunani, yang akhirnya keluar sebagai juara.

Empat tahun kemudian, Austria dan Swiss juga menelan kekalahan di laga pertamanya. Austria dibekuk Kroasia 0-1, sedangkan Swiss dikalahkan Republik Ceko dengan skor yang sama. (bbs/jpnn)

Merasa Kembali Muda

DENGAN usia yang sudah 35 tahun, Andriy Shevchenko sudah termasuk uzur untuk ukuran pesepakbola. Namun, usai mencetak sepasang gol, Sheva mengaku merasa kembali muda.

Laga di Olympic Stadium, Kiev, Selasa (12/6/2012) dinihari WIB, sudah berjalan 55 menit. Ketika itu, Swedia tengah unggul 1-0 berkat gol Zlatan Ibrahimovic empat menit sebelumnya.

Sampai kemudian datang umpan dari Andriy Yarmolenko dari sisi kanan. Shevchenko yang berada di dalam kotak penalti Swedia lantas menyambutnya dengan sundulan, dan kiper Andreas Isaksson gagal menghalaunya. Gol! Ukraina sukses menyamakan kedudukan.

Tetapi, cerita belum selesai sampai di situ. Saat laga memasuki menit ke-62, Ukraina mendapatkan sepak pojok, dan dari sepak pojok ini lahirlah gol kedua Sheva. Lagi-lagi, kepalanya berperan besar. Mantan bomber AC Milan ini sukses melepaskan diri dari kawalan sebelum menyundul bola dari eksekusi Evgeni Konoplyanka ke arah tiang dekat.

Ukraina menang 2-1 dan Sheva menjadi pahlawan, pahlawan dari kemenangan bersejarah Ukraina yang baru pertama kali berlaga di perhelatan Piala Eropa.
“Saya sangat senang. Ini adalah laga bersejarah buat kami dan kami meraih kemenangan,” ujarnya seperti dilansir AFP.

Dalam kurun waktu membela Ukraina sejak 1995, Sheva sudah mencetak 48 gol. Gol internasional pertamanya hadir pada Mei 1996. Itu berarti terentang waktu 16 tahun dari gol debutnya hingga gol teranyarnya.  “Saya merasa seperti berusia 20 tahun lagi, bukan 35,” ucap Sheva. (bbs/jpnn)

Prancis Beri Sinyal Positif

SETELAH di dua turnamen besar sebelum ini harus angkat koper dini, di Euro 2012 Prancis mengindikasikan perbaikan lewat penampilan dominan meski akhirnya harus puas berimbang 1-1 lawan Inggris.

Prancis menjalani Piala Eropa kali ini dengan misi khusus menyusul hasil buruk di Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Di dua turnamen tersebut, Les Bleus tersisih di fase grup.

Di dua turnamen tersebut Prancis juga hanya bisa mengoleksi satu poin saja dari tiga pertandingannya di fase grup. Untuk peraih satu gelar juara Piala Dunia (1998) dan dua titel Piala Eropa (1984, 2000) itu hasil tersebut jelas amat buruk.

Menyusul hasil imbang lawan Inggris, Selasa (12/6) dinihari WIB, Prancis memang belum bisa melebihi raihan poinnya di dua turnamen sebelumnya. Tetapi setidaknya satu poin itu diraih lewat permainan yang menjanjikan.

Jika pada laga pembuka Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 lalu Prancis harus puas dengan skor 0-0, kali ini tim besutan Laurent Blanc itu mampu bikin gol lewat Samir Nasri meski terlebih dulu harus tertinggal dari Inggris.

Terlepas dari hasil imbang dan juga Inggris yang lebih dulu memimpin, pertandingan sepenuhnya jadi milik Prancis yang bukan saja memeragakan sepakbola atraktif dengan satu-dua sentuhan, tetapi juga keberanian melepaskan tembakan-tembakan akurat ke arah gawang Joe Hart.

Performa itulah yang kemudian membuat Prancis sangat unggul atas Inggris di ranah statistik. Mencatatkan penguasaan bola 61% berbanding 39%, Prancis juga mengungguli Inggris dalam hal jumlah tembakan, yakni 19 berbanding 3. Dari jumlah tembakan Prancis tersebut 15 di antaranya tepat ke sasaran, sedangkan Inggris hanya memiliki 1 tembakan tepat sasaran—yang menjadi gol. (bbs/jpnn)