Home Blog Page 13384

Fadly Nurzal: Jangan Pilih Pemimpin karena Uang

MEDAN- Dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) mendatang, perlu kepekaan dan kehati-hatian dalam memilih. Jika menginginkan Sumatera Utara lebih baik, maka jangan memilih pemimpin hanya karena ‘wani piro’ alias uang.

Hal itu dikatakan Penasihat PW Al-Jam’iyatul Washlyah Fadly Nurzal saat menyampaikan tausiyah di pengajian bulanan Muslimat Al Washliyah Kota Medan, di Masjid As-Salam Kecamatan Medan Belawan, akhir pekan kemarin.

Menurut Fadli, seorang pemimpin itu tidak boleh sombong dengan apa yang dimilikinya. Ia harus ingat, bahwa kekuasaan dan jabatan adalah amanah. Ketika amanah tidak dilaksanakan dengan baik maka harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Allah Swt.

“Satu-satunya kesalahan iblis hanya karena ia menyombongkan diri ketika diperintahkan Allah untuk tunduk kepada Nabi Adam. Jadi kalau ada pemimpin yang sombong itu sama artinya seperti iblis,” kata Fadly. (ade)

6 Bulan 3 Kebakaran di Jalan AR Hakim

MEDAN-Lagi, kebakaran terjadi di seputaran Jalan AR Hakim Medan. Kemarin, kebakaran melanda Lorong Jaya dan Gang Aman. Ini berarti sudah ada tiga kebakaran dalam enam bulan terakhir.  Pada kebakaran pertama terjadi pada Senin (6/2) lalu. Kejadiannya di Gang Bakung dan Gang Tanjung Kelurahan Tegalsari Mandala I, Kecamatan Medan Denai. Peristiwa itu memusnahkan 88 rumah dan 124 kepala keluarga kehilangan tempat tinggaln
Selang 13 hari, tepatnya Minggu (19/2) lalu, giliran rumah di Gang Seto yang terbakar. Di lokasi ini ada 18 rumah yang ludes.

Kemarin, 18 rumah ludes di Lorong Jaya dan Gang Aman yang masuk dalam Lingkungan V, Keluruhan Tegalsari Mandala II, Kecamatan Medan Denai.
Dari 18 rumah itu, 15 rumah berada di Lorong jaya dan 3 rumah lainnya yang ada di Gang Aman. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah lebih.

Keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saksi mata menyebutkan, api berasal dari rumah no 24 yang ada di Lorong Jaya. Akibat kencangnya tiupan angin, api dengan cepat merambat ke rumah-rumah yang ada di sekitarnya. “Sekitar jam empat sore api sudah terlihat. Api berasal dari rumah bagian tengah,” ujar Ucok, warga yang tinggal sekitar di lokasi sekitar.

Melihat api semakin membesar, warga yang tinggal beberapa meter dari lokasi berusaha menyelamatkan barang-barang mereka. Namun, bagi warga yang rumahnya terbakar, mereka hanya pasrah dan tak bisa berbuat banyak. Beberapa warga menangis, setelah mengetahui rumahnya terbakar.
Warga kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar setengah jam kemudian, sekitar 24 mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Petugas pemadam bekerja ekstrakeras untuk memadamkan api karena ada beberapa rumah yang ditinggal pemiliknya. Beberapa rumah  pun akhirnya dibongkar, untuk mengantisipasi api semakin membesar. Pemadam juga terlihat bekerja memadamkan api dari Gang Bakung; kawasan yang terpisah parit dengan Gang Aman.

Seorang petugas pemadam mengatakan api sulit dipadamkan. “Dalam rumah-rumah yang terbakar oksigen sudah habis. Itu membuat api sulit dipadamkan,” ujarnya.

Dua jam bekerja, akhirnya api sepenuhnya berhasil dipadamkan. Sepanjang Jalan AR Hakim, sempat mengalami kemacetan akibat kejadian ini.
Meskipun tak tahu secara pasti datangnya asal api, namun sejumlah warga berpendapat api berasal dari  rumah seorang warga penjual air tahu yang berada tepat di ujung lorong Jati atau tepatnya rumah bernonor 24.

Sayangnya argumen tersebut tak cukup kuat untuk dibuktikan, Pasalnya tak ada seorang warga yang mengenal secara pasti pemilik rumah tersebut. “Ada yang bilang api berasal dari rumah penjual air tahu. Kalau gak salah dia baru setahun tinggal di sini, tapi saya gak tau namanya,”ucap Aciang menirukan pendapat warga yang lain.

Meifina pun Bersujud Syukur

Maifina (46), pemilik rumah no 28 yang ada di Lorong Jaya, sujud syukur setelah mengetahui, rumahnya tidak ikut terbakar dalam peristiwa itu (lihat grafis rumah terbakar). “Padahal rumah saya berada situ juga, tapi tidak ikut terbakar. Ini suatu mukzijat untuk saya,” ujarnya.

Dikatakannya, sebelum kebakaran, dia baru saja keluar dari rumah dan berencana menghadiri pesta pernikahan. “Saya tadi mau menghadiri pesta. Dengar ada kebakaran, saya langsung pulang. Dan beruntung rumah saya tidak ikut terbakar,” ungkapnya di hadapan sejumlah wartawan.
Dari pengakuan Meifina, dari 17 tempat tinggal yang ada di Lorong Jati yakni tempat dirinya berdomisili, ada sekitar dua rumah yang tidak turut terbakar, sementara selebihnya hangus dilalap api.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Monang Situmorang yang turun ke lokasi, mengatakan sumber api masih akan diselidiki. “Kami akan koordinasi dengan Labfor Polda untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Kalau sejauh ini, belum bisa kita pastikan penyebabnya apa,” ujar Monang.
Pihak kecamatan kemudian membuat 3 posko untuk menampung korban. Masing-masing posko berada di Gang Aman, Lantai II Yuki Plaza dan Kantor Lurah. Polisi juga sudah terlihat memasang Police Line (Garis Polisi) untuk memudahkan penyelidikan. (adl/uma/mag-12)

Harta Saya Tinggal Pakaian di Badan …

Raut kesedihan terpancar jelas dari Sin Chimin (65) salah satu korban. Tak banyak kalimat yang bisa keluar dari bibirnya. Pria paruh baya itu begitu terpukul ketika melihat kondisi rumah yang sebelumnya memiliki dua lantai itu, ternyata telah rata dengan tanahn
hanya dalam hitungan beberapa jam saja.

“Saya gak tau persis asal apinya dari mana. Karena saat itu saya lagi bekerja di luar dan dapat kabarnya dari isteri saya yang saat itu ada di rumah,”ujar pria yang mengaku memiliki kerja mocok-mocok dalam kesehariannya.

Bahkan pria anak dua ini tak tahu berapa jumlah kerugian akibat kebakaran yang telah menghanguskan rumahnya itu. “Udah gak tau lagi jumlahnya berapa, karena harta saya tinggal pakaian yang saya pakai. Karena saat kejadian isteri saya tak sempat menyelamatkan barang-barang dan langsung lari keluar menyelamatkan diri,” sebutnya dengan mata berkaca menahankan kesedihan yang menyelimuti dirinya.

Sin Chimin dibantu sejumlah tetangganya hanya berusaha mengais sisa pembakaran untuk mencari barang-barang yang mungkin bisa dimanfaatkan, atupun ditukarkan dengan sejumlah uang untuk bertahan sesaat.

Kini rumah yang biasa mengisi hari-hari Sin Chimin bersama isteri dan kedua anaknya, hanya menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan. Harapan Shin Chimin, hadirnya sebuah pertolongan baik dari pemerintah ataupun donatur. Setidaknya untuk membangun kediaman agar bisa berlindung dari panas dan hujan.

Hal senada juga disampaikan Aciang (50). Pria paruh baya yang menetap bersama orang tuanya itu hanya bisa mampu melihat kobaran api menghanguskan tempat tinggalnya; hanya sebatas siraman dari sejumlah ember kecil yang dilakukannya dengan harapan besar bisa memadamkan keangkuhan sang api. Namun, lewat usaha keras yang dilakukan, masih tersisa sebahagian materil yang terselamatkan walaupun akhirnya tak bisa lagi digunakan karena keropos. Setidaknya dengan usaha kerasnya itu, rumah yang dimanfaatkan sebagai tempat berdagang bagi keluarganya tetap berdiri di antara sisa-sisa pembakaran.

Sementara itu pantauan di lokasi kebakaran, puluhan mobil pemadam kebakaran berderet rapi menunggu antrean untuk memadamkan kobaran api yang menghiasi angkasa.

Kondisi akses jalan yang sempit serta kerumunan masyarakat yang berkumpul dan menjadikan momen tersebut untuk diabadikan lewat kamera seluler, menambah tingkat kesulitan para pemadam melaksanakan tugasnya.

Setidaknya butuh waktu sekitar dua jam untuk bisa meredakan keganasan api. Atau tepatnya sekitar pukul 18.00 WIB,  hanya menyisakan beberapa petugas pemadam yang masih terlihat sibuk mendinginkan sisa bara api yang tertinggal di puing-puing reruntuhan rumah.
Sementara petugas perangkat desa dibantu sejumlah masyarakat lainnya terlihat sibuk mendirikan posko penggalangan bantuan untuk meringankan beban para korban bencana.

Meskipun raut wajah bumi mulai gelap dengan pergantian waktu, tak menyurutkan warga sekitar untuk berkerumun di Lorong Jaya dan Gang Aman, meskipun hanya sebatas menyaksikan tanpa upaya membantu. (uma)

Tetap Menonjolkan Sisi Feminin

Fashion Punk

Tampil dengan dandanan ala punk menjadi tren saat ini. Gaya rambut mohawk dan make up mencolok memberi kesan tersendiri. Meski fashion punk sudah booming masih ada wanita yang enggan melirik fashion punk karena takut kehilangan kesan feminim.

Atas dasar inilah perancang muda. Yuni Afrita Sari Pohan, mengeluarkan seri fashion punk untuk kaum hawa yang senang berinovasi dengan gaya punk.
Fashion punk karya mahasiswa jurusan tata busana Unimed ini tetap menonjolkan sisi feminim, tanpa menghilangkan kesan punk nya, dengan menggunakan warna-warna gelap. Seperti hitam dan abu-abu yang dikolaborasi dengan warna yang pada umumnya digunakan wanita seperti pink, dan ungu.

Bukan hanya itu, kesan seksi juga didapat melalui fashion punk ini. “Dengan detail creative fabric, jaring-jaring kawat yang identik dengan punk, kita kolaborasi untuk gaun,” ujar Yuni yang kuliah di fakultas tata busana Unimed ini. Bukan hanya itu, kesan elegan juga didapat, melalui warna-warna gelap. “Warna gelap seperti hitam, akan memberikan kesan elegan,” tambahnya.

Dandanan pada wajah juga dipadu padankan, terutama pada bagian mata yang sangat identik dengan warna hitam. “Gothic, biasanya kita sebut seperti itu ya dandanan ala punk,” lanjut Yuni. Dandanan mata ala punk ini, dapat membuat mata menjadi lebih besar dan hidup. Dengan warna dominan warna hitam atau gelap pada bagian kelopak mata.

Untuk pelengkap fashion, alas kaki yang menjadi ciri khas punk, yaitu boot juga cocok dikaloborasikan. “Kita padukan dengan boot yang berhak tinggi, untuk memperkuat kesan punk dan menonjolkan feminimnya,” tambahnya. (ram)

Heli Jatuh, Menteri Kenya Ikut Tewas

NAIROBI – Menteri Keamanan Dalam Negeri Kenya George Saitoti termasuk salah seorang korban tewas dalam kecelakaan helikopter di pinggiran Nairobi kemarin (10/6). Lima orang lainnya juga tewas dalam kecelakaan tersebut.
Wakil Presiden Kenya Kalonso Musyoka membenarkan bahwa jenazah Saitoti bersama asistennya ditemukan di antara para korban tewas saat helikopter polisi yang mereka tumpangi jatuh dan hancur berkeping-keping. Wartawan Associated Press melihat langsung kondisi para korban di lokasi kecelakaan. Sejumlah potongan tubuh para korban berserakan.

Perdana Menteri (PM) Raila Odinga, yang juga datang di lokasi kecelakaan, menyebut tewasnya Saitoti merupakan tragedi bagi Kenya. “Ini adalah tragedi yang menimpa negara kita menjelang persiapan pemilu damai,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab kecelakaan itu. Polisi Kenya menutup lokasi tersebut dan menyatakan akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Saitoti, ekonom berlatar pendidikan Amerika dan ahli matematika, merupakan salah satu sosok paling menonjol dalam politik Kenya.
Sebelumnya, lebih dari 10 tahun dia menjabat sebagai Wapres di era Presiden Daniel Arap Moi. (AP/AFP/jpnn)

Terinspirasi Wayang dan Tokoh 101 Dalmation

Cerita di Balik Desain Baju Batik untuk Lady Gaga

Desainer baju Lady Gaga untuk konser di Indonesia mengaku sempat bingung menyambungkan kekontroversialan sang penyanyi dengan karakter tradisional batik. Mereka tak terlalu mempermasalahkan batalnya show penyanyi asal Amerika Serikat itu.

Janesti P-Dhimas Ginanjar, Jakarta

BAJU-baju yang dikenakan model saat melenggang di catwalk The Hall, Senayan City, Jakarta, pada 13 April 2012 itu memang tidak biasa. Baju panjang dengan bahan kulit yang di atasnya dihiasi kolase siluet corak batik mega mendung dari bahan sama tampak kaku sekali ketika dipakai.

Begitu juga flared dress with tutu skirt yang dipadukan mantel bulu. Kalau dipakai di Indonesia yang punya suhu rata-rata 33 derajat celsius, pasti gerahnya minta ampun. Kalau dikenakan untuk sehari-hari pun bakal mengundang perhatian orang di sekitar. Tak salah kalau disebut aneh.
Alexander Hamid dan Gloria Agatha adalah dua di antar total 19 desainer asal Lasalle College International Jakarta yang merancang baju-baju “tak lazim” tersebut. Tapi, ketidaklaziman tersebut menjadi wajar begitu tahu untuk siapa baju-baju rancangan para siswa Lasalle College International Jakarta itu ditujukan: Lady Gaga.

“Gaga selalu pakai sesuatu yang beda di antara yang lain. Mau sekreatif apa pun itu, sah kalau buatnya,” ujar Alex “sapaan akrab Alexander Hamid.
Ya, bagi mereka yang mengikuti mode, suka atau tidak, bakal sepakat kalau penyanyi kelahiran New York 26 tahun silam tersebut saat ini disebut punya pengaruh kuat di dunia. Terutama gaya berpakaiannya yang disebut-sebut menembus batas fashion.

Itu membuat Gaga menjadi incaran para desainer untuk dibuatkan kostum. Termasuk 19 siswa Lasalle. Meski sejatinya karya 19 siswa Lasalle tersebut adalah tugas untuk semester keenam.

“Lady Gaga yang kami pilih karena meskipun provokatif, dia punya style yang sangat menarik. Saya tidak terlalu suka musiknya. Cuma, dia orang yang bisa menembus batas fashion. Setiap kali datang ke acara-acara publik, apa yang dikenakan selalu menjadi pusat perhatian. Itu yang saya kagum dari sosoknya,” kata Fashion Design Program Coordinatro Lasalle College International Jakarta Audrey Sillem.

Dia pun meminta murid-muridnya mengaplikasikan konsep tersebut melalui rancangan-rancangan mereka sesuai dengan karakter Gaga yang tak lazim. Bahan yang digunakan adalah batik dengan motif Cirebon, Madura, dan Garut. Beberapa siswa juga menggunakan kain ikat.

Nah, ketika Big Daddy Entertainment selaku promotor akan mendatangkan Gaga untuk menggelar konser The Born This Way Ball Tour pada 3 Juni, kesempatan unjuk gigi itu datang. Sebab, mereka mengadakan kompetisi desain baju untuk Gaga dengan bahan batik. “Saya tahu informasi itu dari BlackBerry. Wah, kok sama banget nih dengan proyek kita,” kenang perempuan asli Belanda itu.

Begitu mendapat kepercayaan dari promotor, Alex, Gloria, dan rekan-rekan mereka di Lasalle pun mengaku bangga. Namun, kebanggaan itu juga bercampur dengan rasa pusing.

“Gaga itu kan kontroversial. Sementara batik itu tradisional. Bingungnya itu gimana cara nyambungin dua karakter tersebut,” ujarnya saat ditemui di Lassale College di Kompleks Hotel Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta.

Saat mulai mencari referensi, Alex juga kembali pusing. Kali ini, gara-gara banyak ide yang tiba-tiba menumpuk di otak. Maklum, penyanyi yang pertama melejit lewat album The Fame (2008) itu bisa disebut doyan menggunakan rancangan baju yang nyentrik.

Imajinasi Alex yang dipicu karakter Gaga yang selalu berada di “luar pagar” tersebut akhirnya mempertemukannya dengan sosok wayang yang ada di tembok rumah. Dia membayangkan betapa asyiknya kalau penyanyi yang telah menjual sekitar 23 juta kopi album itu menggunakan busana yang terinspirasi warisan budaya dunia versi UNESCO tersebut.

Tapi, anak bungsu dari tiga bersaudara itu mengaku tidak tahu banyak tentang dunia wayang. Karena itu, saat Jawa Pos menyebut beberapa tokoh wayang kulit, mulai Punakawan hingga Pandawa lima, Alex tidak ingat dengan pasti sosok wayang mana yang menginspirasinya. “Kalau bentuknya, dia yang paling gede,” jelasnya.

Tidak ingin sosok wayang itu menguap dari pikiran, dia langsung menyalakan internet dan surfing ke dunia maya. Bermodal aneka bentuk wayang, pria yang awalnya menginginkan masuk jurusan desain sepatu itu mulai mencoba menggambar desain awal baju.

Draf tersebut lantas dikonsultasikan ke pengajar di Lasalle. Ternyata, mentornya tidak keberatan. Akhirnya Alex mencoba merealisasikan desainnya itu. Lantaran bahannya sudah ditentukan dari batik, putra pasangan Harianto Hamid dan Michelle April tersebut memilih memadukannya dengan kulit.
Hasilnya? Ternyata banyak mengundang pujian meski untuk mewujudkannya dia harus memutar otak beberapa kali. Sebab, bahan kulit ternyata tidak akur dengan batik corak mega mendung pilihannya. “Leather itu berat dan kaku. Pas digabung, susah dijahitnya. Jadi, ada beberapa yang harus dilem,” terangnya.

Sifat kulit yang sintesis juga membuatnya menciut saat disetrika. Itu yang sangat menguras stamina Alex dan kerap membuatnya down untuk meneruskan proyek tersebut. Bahkan, hingga detik-detik akhir sebelum fashion show, Alex yang kelahiran Seattle, Amerika Serikat, masih saja mengubah bajunya.

Parahnya lagi, menjelang fashion show, dia harus menghadapi ujian. Buntutnya, Alex tidak bisa melakukan persiapan secara maksimal. Usai ujian dia buru-buru menuju venue fashion show di The Hall, Senayan City. Sampai di backstage, baju rancangannya sudah dikerubuti adik-adik kelasnya.
“Ternyata bajuku kepanjangan 25 senti. Adik-adik kelasku itu lagi ramai-ramai ngerjain bajunya. Susah kalau dijahit tangan karena bahannya kaku, makanya dikerjain rame-rame,” kata pria yang berulang tahun setiap 29 November itu sembari nyengir.

Kalau Alex terinspirasi wayang, baju dengan mantel berwarna hitam dan putih karya Gloria bersumber pada tokoh di film 101 Dalmatian, Cruella de Vil. Tentu saja, tokoh penculik anjing-anjing Dalmatian itu harus rela diberi aksesori batik cirebon. Untuk warna, dia tetap menggunakan merah, hitam, dan putih.
Untuk riset, gadis kelahiran 25 Juni 1991 itu melakukannya sejak semester 5. Maklum, desain Gloria dan 18 belas siswa lain untuk Gaga tadi termasuk tugas di semester 6.
Namun, riset yang cukup lama itu juga bukan tanpa celah. “Bahan sebenarnya bisa didapat di Tanah Abang, tapi bahan bulu-bulu yang susah,” katanya.
Pernah dia mencoba menggunakan bulu yang biasa digunakan untuk boneka beruang. Tapi, baju yang didesainnya ternyata tampak biasa saja, tidak gahar seperti yang diinginkan. Apalagi, untuk mewakili sosok Lady Gaga yang kontroversial. “Akhirnya, aku bayarin sisa punya teman. Dia punya bahan yang pas,” jelasnya.

Gloria yang sudah punya clothing line bernama jii itu juga tidak terhindar dari masalah sesaat sebelum fashion show dimulai. Stocking hitam dan merah yang dia gunting latnas dijahit lagi untuk para model ternyata menyisakan masalah. Stocking tersebut tidak lagi bisa meregang dengan sempurna.
Saat dipakai, stocking itu tidak bisa mengikat dengan sempurna di kaki kecil sang model. Jadinya, melorot seperti kaus kaki. Idealnya, bahan untuk menutupi kaki model itu sampai ke paha atas. Meski demikian, dia mengaku cukup puas karena bisa menumpahkan ide dan pikirannya.

Ya, bagi Gloria, fashion design tidak melulu membicarakan sesuatu yang wah. Anak pasangan Djoko Wijono dan Sri Dewijani itu lebih suka mendesain sesuatu yang bisa dipakai sehari-hari. Katanya, desain itu tidak hanya berhenti di kertas gambar, tetapi harus bisa direalisasi dan dikenakan.
Itulah sebabnya, meski mengaku bukan penggemar Lady Gaga, Alex dan Gloria tetap berusaha menyajikan karya yang maksimal. Begitu juga dengan “cuma kami tahulah dia siapa. Kan populer banget,” terang lulusan Jubilee School Jakarta itu.

Kecewakah ketika Gaga batal manggung di Indonesia dan kesempatan dipilihnya desain Gloria ikut melayang” Dia mengaku tak terlalu mempermasalahkannya. Sebab, tidak semua masyarakat setuju penyanyi asal Amerika Serikat itu show di Senayan. Kalau memang dirasa itu baik, menurut mereka, pendapat itu harus dihargai.

Audrey Sillem membenarkan ucapan Gloria. Menurut dia, tidak perlu terlalu disesalkan gagalnya Lady Gaga ke Indonesia. Sebab, tugas yang diberikan tidak khusus untuk menyambut konser penyanyi yang telah memenangi lima Grammy Award tersebut. Tujuan utamanya adalah memberikan tantangan kepada murid-muridnya untuk bisa menciptakan sesuatu dari batik.

“Kami tidak masalah dengan itu. Kecewa sih ada, tapi kami lebih kecewa karena banyak penggemar Gaga di sini yang gagal melihat langsung idolanya. Kalau soal desain, kami memang membuat itu untuk tugas. Untungnya, kami sudah memamerkan rancangan kami,” jelasnya. (*)

Rudi Tampubolon Optimis PP 1959 Maju dan Besar

MEDAN- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Pancasila (Ketum DPP PP) 1959,Rudi Hartawan Tampubolon optimis organisasi yang dipimpinnya akan maju dan berkembang pesat. Pernyataan itu dikuatkan Rudi, setelah dinyatakan tidak bersalah dalam kasus penganiayaan yang dituduhkan terhadap dirinya. Itu sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri ( PN) Lubukpakam No: 213/pid.B/2010/PN-LP/LD tanggal 30 Agustus 2010 yang ditandatangani Juru Sita Pengganti, Yuridiansyah SH,Rabu (6/6) kemarin.

”Ketika saya masih ada permasalahan, PP 1959 saja tetap berjalan dengan baik, kali ini dengan adanya putusan PN Lubukpakam yang menyatakan saya  tidak bersalah, maka kinerja saya akan lebih optimal lagi dalam membesarkan dan memajukan PP 59 ini  keseluruh wilayah Indonesia,” tegas Rudi ketika ditemui di Jalan Medan Area Selatan, Kecamatan Medan Area, Minggu (10/6) siang.

Di hadapan para pengurus dan fungsionaris PP 1959, Rudi juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT,serta doa dari keluarga besar PP 1959 dan masyarakat Sumut, sehingga dirinya terlepas dari permasalahan tindak pidana yang sempat menerpa dirinya.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina/Pendiri PP 1959,H Amran YS menegaskan dengan dikeluarkannya putusan pengadilan, dapat dinyatakan kalau Ketum  DPP PP 1959, Rudi Tampubolon sudah tidak lagi bermasalah, sehingga Rudi Tampublon akan lebih fokus dan optimal dalam membesarkan PP 1959 ini.
Disinggung hubungan PP 1959 dengan masyarakat dan organisasi lain, Amran YS dengan lugas mangatakan tidak ada memiliki musuh. Bahkan Amran mengajakan semua elemen masyarakat untuk mau bergabung ke PP 1959 di bawah kepemimpinan Rudi Tampubolon.

”Kita tidak mau mengganggu kelompok lain, akan tetapi bila musuh datang menyerang kita akan selalu siap menghadapi,” tegas Amran. (azw)

Akhir Tahun, Transmedan Dioperasikan

Pengusaha Asal Jambi jadi Investor

MEDAN-Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana akan segera mengoperasikan Busway Transmedan sebagai program transportasi massal atau bus rapit transit (BRT) dalam Masterplan Kota Medan. Hal ini dilakukan melihat potensi minat warga di Kota Medan untuk naik busway Transmedan sangat besar.

“Akhir tahun ini, angkutan Busway TransMedan akan segera dioperasikan. Kota ini membutuhkan angkutan massal karena tingkat kemacetan di Medan diperkirakan akan semakin parah sekaligus untuk memberikan kenyamanan,” kata Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, kemarin.

Dikatakannya, sebagai pendukung pengoperasian angkutan massal ini sudahn melalui tahap pengkajian, pihaknya tinggal melakukan persiapan penyediaan sarana dan prasarana.

“Sarana dan prasarana yang disediakan terutama koridor sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang. Seluruhnya akan disiapkan sambil menunggu pengiriman bus,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Teknis Sarana dan Prasana Dishub Kota Medan, Iswar menjelaskan investor (penanam modal) asal Jambi sudah melirik Konsorsium Busway TransMedan yang akan beroperasi. “Pihak investor sudah menyatakan bersedia memenuhi jumlah bus untuk busway Transmedan di Medan. Berapa yang dibutuhkan di Medan, dia sudah menyanggupinya. Dia melihat ada potensi besar di Medan untuk pengembangan busway kita ini,” kata Iswar.

Satu Busway Gantikan 10 Angkot

Investor yang dimaksud memiliki perusahaan yang juga menyediakan bus untuk busway di Jambi, bahkan di Bandar Lampung. Namun, yang terpenting saat ini adalah, mendorong minat pengusaha angkutan umum di Kota Medan untuk mau bergabung dengan konsorsium busway TransMedan.

“Yang paling penting saat ini bagaimana pengusaha angkutan umum di Medan seperti KPUM dan Rahayu mau bergabung dengan konsorsium. Artinya, jika sudah bergabung, maka akan ada pengurangan jumlah angkutan yang beroperasi selama ini. Jika busway beroperasi maka satu halte seperti di Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Gatot Subroto akan mengurangi 10 angkot di Medan. Dengan perbandingan satu halte 1 bus untuk busway, maka 10 angkot di Medan harus berkurang secara bertahap. Ini terget kita,” jelasnya.

Menurutnya, kota ini membutuhkan angkutan massal karena tingkat kemacetan di Medan diperkirakan akan semakin parah sekaligus untuk memberikan kenyamanan. Jadi keberadaan angkutan massal ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan hingga 40 persen.
“Karena itu dibutuhkan satu angkutan massal menyerupai Transjakarta yakni Transmedan,” ujarnya.

Kota Medan tercatat berpenduduk sebanyak 2,6 juta jiwa. Namun pada waktu-waktu tertentu, penduduk Medan bertambah ratusan ribu jiwa yang disebut commuters.

Di tahun lalu, total commuters mencapai 742.280 jiwa, pada siang hari sebanyak 476. 210 jiwa yang masuk ke Medan dan 329.244 jiwa keluar dari kota ini. Sebagian besar commuters tersebut menggunakan alat transportasi umum sebagai angkutan masuk dan keluar Medan dibandingkan kendaraan bersama seperti angkutan pribadi dan alat transportasi lain.

Dalam rencana, Transmedan ini akan berjalan bersamaan dengan kendaraan lain baik pribadi maupun angkutan kota (angkot) di jalan umum sekarang ini. Tidak ada jalur khusus untuk bus Transmedan. Operasionalnya juga akan tepat waktu sehingga penumpang memiliki kepastian ketika naik bus ini.
Iswar menjelaskan, langkah selanjutnya yang akan dikelola untuk membentuk badan pengelola dengan bekerja sama dengan investor. Sistemnya direncanakan dalam bentuk konsorsium. “Jadi sambil Pemko menyiapkan sarana dan prasarana, kami mengajak pengusaha angkutan untuk bekerja sama dalam hal pengadaan bus atau lainnya sehingga semuanya bisa berjalan bersama, tidak merasa ada yang tersaingi,” jelasnya.(adl)

Bawa ganja 7 kg warga Aceh melapor ke Polisi

LUBUK PAKAM- Terdesak tidak memiliki uang lagi, seorang warga Aceh membawa 7 bal daun ganja kering menyerahkan diri ke Polsek Tanjungmorawa, Minggu (10/6) sekira pukul 06.00 WIB.Di kantor polisi ini, Ibnu Hajar (28) mengaku kalau ia membawa 7 kg daun ganja itu dari Aceh.

Ia juga mengaku, barang haram itu diperolehnya Mario di Aceh. Rencananya daun ganja itu akan dibawanya ke Medan. Tersangka, juga mengaku daun ganja itu dibawanya dari Aceh Jumat (8/6) lalu dengan menumpang mobil angkutan umum jenis L 300.’’ Rencananya ganja ini, tiba di Medan akan dijemput seorang wanita. Apabila berhasil menyerahkan ganja itu, saya akan mendapatkan imbalan sebesar Rp 2 juta,’’ ucap ibnu.

Ibnu, juga mengaku bahwa kendaran yang ditumpangi hanya sampai ke kabupaten Langkat. Bahkan selama di Langkat, ia kebinggungan. Kemudian ia menghubungi Mario pemilik ganja itu. Atas peritah Mario, itu lagi Ibnu membawa ganja itu dari Langkat menuju Tanjungmorawa menumpang truk.
Truk yang ditumpanginya itu hanya sampai simpang pos Medan saja.Dari Medan inilah Ibnu berangkat ke Tanjungmorawa dengan menumpang becak bermotor Sabtu (9/6) sekitar pukul 23.00 wib. Karena tidak tahu akan berhenti dimana, Ibnu kembali menghubungi Mario. Lagi-lagi atas perintah Mario ganja itu, harus diantarnya di satu tempat di Tanjungmorawa dekat masjid. Namun ia tidak mengetahui masjid yang dimaksud M ganja.

Bingung tidak tahu berbuat apa ganja 7 kg yang dipukulnya tas sandang, lantas Ibnu menginap di hotel Halay Inn di Tanjungmorawa. Didalam hotel itu, ia ganja sedangkan dirinya tidur di masjid.

Karena uang yang ia pegang tinggal Rp 7 ribu lagi akhirnya melaporkan diri ke Polsek Tanjungmorawa, kalau dirinya membawa daun ganja. Setelah menjalani pemeriksaan akhirnya diboyong ke Mapolres Deliserdang.
Saat ini Polres Deliserdang, sedang melakukan penyelidikan terhadap pemilik daun ganja tersebut.(btr)

Mitos Seputar Menopause

Menopause adalah proses biologis alami yang terjadi dalam kehidupan setiap wanita. Masa ini ditandai sebagai akhir menstruasi dan masa kesuburan wanita. Namun, banyak mitos yang kerap dianggap sebagai pengetahuan umum mengenai menopause.  Beberapa di antaranya:

1. Menopause membuat gemuk
Banyak yang menyangka, begitu tak lagi menstruasi, tubuh akan melar. Hal ini hanyalah rumor, sebab tidak ada bukti penelitian bahwa menopause dapat menyebabkan Anda menjadi gemuk.

Terkadang makanan yang Anda pilih dan aktifitas fisiklah yang memengaruhi kegemukan Anda saat menopause. Untuk menghindari kegemukan, Anda dapat melakukan latihan skipping atau cardio, setiap harinya melakukan latihan dalam mengontrol porsi makanan Anda.

2. Menopause mulai umur 50 tahun
Wanita pada umumnya memasuki masa menopause pada usia 45 dan 55 tahun, tapi dalam kasus lain ada pula wanita yang sudah memulai masa menopausenya pada usia 30an. Paling lama mereka baru memulai menopausenya pada usia 60an. Perlu diingat, secara teknis menopause terjadi hanya sekali jika wanita tersebut tidak lagi mengalami menstruasi lagi selama 12 bulan berturut-turut. Sampai saat itu tiba, seorang wanita dianggap perimenopause.

3. Gejala menopause hanya dari fisik
Akan sulit  mengetahui banyaknya gejala fisik yang dirasa tak nyaman selama masa menopause, seperti nyeri di bagian payudara dan bagian alat vital yang kering. Semua perubahan saat menopause dikarenakan kondisi mental termasuk depresi dan perubahan suasana hati.
Pada tingkat fisiologis, menopause terjadi ketika seorang wanita tidak lagi memproduksi cukup estrogen dan progesteron. Beberapa ilmuwan percaya bahwa, penurunan estrogen disebabkan karena perubahan otak yang memicu depresi sedangkan yang lain percaya depresi yang dipengaruhi oleh gejala fisik pengalaman seseorang. Disamping itu, pada umumnya wanita yang sudah memasuki menopause mengalami perubahan emosional.

4. Menopause menyebabkan inkontinensia urin
Meskipun antara 10 dan 30 persen wanita berusia antara 50 sampai dengan 64 tahun,  pernah mengalami inkontinensia urin, bukan berarti ini adalah efek dari kondisi menopause mereka. Inkontinensia urin adalah gangguan yang lebih sering terjadi pada wanita yang pernah melahirkan daripada yang belum pernah melahirkan, ini disebabkan karena perubahan otot dan fasia di dasar panggul.

Oleh karena itu inkontinensia urin dapat dilihat dari beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti kelebihan berat badan, otot panggul melemah karena melahirkan dan penuaan, infeksi kandung kemih, dan kondisi medis lainnya. Namun, Anda dapat mengantisipasinya dengan berlatih senam kegel dan menjaga kebersihan vagina yang baik karena dapat dapat membantu mengurangi inkontinensia.

5. Menopause dapat membunuh dorongan seksual
Penurunan kadar estrogen memang dapat menyebabkan kekeringan pada vagina, akan tetapi dengan sendirinya bagian ini dapat membuatnya menjadi lebih baik. Banyak wanita yang menemukan rasa baru, dalam kondisi seperti ini, mereka justru menjadi lebih percaya diri, terutama di usia setengah baya. Mereka akan mulai memfokuskan perhatiannya pada kebutuhan biologisnya sendiri.

Untuk lebih mendekatkan Anda dengan pasangan, Anda dapat membeli pakaian tertentu agar terlihat lebih seksi. Tak hanya itu Anda juga diwajibkan  lebih memerhatikan kesehatan vagina Anda, memakan makanan sehat, dan berolahraga. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung kalsium, Vitamin E dan zat besi, untuk menjaga tingkat hemoglobin dalam darah Anda stabil. Kekurangan zat besi dalam darah dapat menyebabkan kelemahan, iritasi, dan perubahan suasana hati. Beberapa suplemen zat besi yang baik ada pada sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, telur, dan unggas. (bbs/net)

Pameran Gaun Luxurious Wedding, Putih Tetap Favorit

Para model berjalan menuruni tangga Ballroom di Hotel JW Marriot Medan, Minggu (10/6). Dengan memperagakan busana gaun pengantin Luxurious Wedding koleksi dari Bridal New York Art International Wedding Studio, kesan mewah dan megah tetap terpancarkan dari busana tersebut.

“Memang pameran kali ini berbeda dengan sebelumnya. Para model yang memperagakan busana pengantin menuruni tangga ballrom, bukan berjalan diatas catwalk seperi biasanya. Ini dikarenakan kita lebih memanfaatkan ruangan yang ada,” kata Nora Thomas selaku Wedding Sales Manager.

Dikatakannya, calon pengantin yang mengidolakan pernikahan mewah tak salah bila memilih busana dari Bridal New York Art International Wedding Studio ini. Peragaan busana pengantin tersebut dilakukan dalam 3 sesi. Dimana sebanyak 24 busana yang diperagakan diantaranya busana pengantin warna putih ada 16 gaun, dan busana pengantin malam ada 8 gaun.

“Jadi totalnya ada 24 busana yang diperagakan 6 model. Busana pengantin berwarna putih tetap digemari oleh pasangan calon pengantin, apalagi kali ini semua busana yang ditampilkan adalah design terbaru dari Bridal New York Art International Wedding Studio. Untuk gaun malamnya sendiri memiliki banyak warna yang lebih ‘wah’,” ujarnya.

Persiapan yang matang untuk memulai pernikahan terutama pilihan gaun pengantin memang harus dilakukan setiap pasangan. “Semua harus terencana terutama pilihan busananya. Sejauh ini design busana Internasional memang menjadi pilihan bagi mereka yang ingin melangsungkan pernikahan,” urainya.
Acara tersebut berlangsung selama tiga hari dari Jumat (8/6) hingga Minggu (10/6). “Acaranya berlangsung selama tiga hari. Dimana puncak acaranya adalah lucky draw untuk calon pengantin. Sejauh ini antusias para calon pengantin sangat besar, apalagi busana yang diperagakan memiliki design terbaru ala internasional,” jelasnya. (Far)