Home Blog Page 13450

Tak Punya Buku Pelajaran hingga Naik Kelas

082368217xxx

Bapak Wali Kota yang terhormat. Kami orangtua siswa SD Negeri di Griya Martubung sangat kecewa dan merasa resah melihat kondisi anak kami. Karena sampai saat ini masih ada yang tidak memiliki buku pelajaran, kemudian baju olahraga yang sudah lama dibayar tapi belum juga dibagi.
Kalau ditanya katanya sudah dipesan tapi belum ditempah, sementara anak-anak sudah mau naik kelas. Kami merasa heran sebenarnya dana BOS itu untuk apa sih Pak? Untuk anak-anak apa untuk kepentingan pribadi kepala sekolah? Tolonglah Pak diperhatikan.

Datang ke Dinas Pendidikan Kota Medan

Terima kasih atas laporannya. Kami selalu memperhatikan anak-anak didik penerus bangsa. Sudah tentu dana BOS diperuntukkan bagi kepentingan operasional sekolah, bukan pribadi. Untuk lebih detail dan rincinya, sebaiknya orangtua siswa yang melapor langsung datang ke Dinas Pendidikan Kota Medan. Saya berada di kantor untuk menerima semua keluhan mengenai pendidikan di Kota Medan.

Rajab Lubis
Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan

Bukan Mustahil

PSMS vs Persiraja

MEDAN- Tuntutan harus menang diemban skuad PSMS saat berduel dengan Persiraja Banda Aceh pada leg II Piala Indonesia 2012 di Stadion Teladan Medan, Rabu (30/5) sore ini pukul 16.15 WIB. Pasalnya, hanya itu satu-satunya opsi agar skuad besutan Fabio Lopez tetap berada di Piala Indonesia 2012.

Membalas kekalahan 2-3 di Stadion H Dhimurtala Lampineung Banda Aceh awal Mei lalu, bukan misi yang mustahil. PSMS hanya membutuhkan satu gol kemenangan untuk bisa menyingkirkan skuad berjuluk Laskar Rencong itu.

Namun, kekhawatiran menyeruak jika lawan memainkan pola defensif, sehingga satu gol pun bukan sulit untuk diraih. Karena itulah, Pelatih PSMS Fabio Lopez mengusung keyakinan tinggi untuk menerobos pola bertahan Persiraja. Meskipun dia tidak ingin terlalu yakin.

“Saya tetap akan memainkan formasi normal. Di sepak bola, kemungkinan apa saja bisa terjadi. Saya tidak suka menghitung-hitung peluang sebelum pertandingan,” katanya saat temu pers di Hotel Dhaksina Medan, Selasa (29/5).

Fabio juga memastikan Markus batal melakukan debutnya. “Markus tidak bermain. Dia cedera di selangkangan kiri. Tapi kami masih punya 29 pemain lain yang siap bermain,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih PSMS, M Khaidir meyakini Persiraja akan lebih bermain aman dengan pertahanan yang lebih kuat. Itu yang akan diantisipasi PSMS. “Kemungkinan besar Persiraja bakal memainkan pola defensif, lantaran mereka hanya butuh hasil seri untuk lolos ke babak berikutnya,” kata Khaidir.

Artinya, pola serangan PSMS kali ini harus lebih efektif untuk mengkonversi peluang-peluang yang ada menjadi gol. Julio Cesar Alcorse, Jecky Pasarella dan Nico Susanto akan menjadi pilihan lini depan.

“Pelatih punya banyak pilihan untuk lini serang. Ada Julio, ada Jecky, Nico dan pemain lain yang siap diturunkan sebagai penyerang. Semakin banyak opsi, semakin besar peluang memenangkan pertandingan itu. Skuad juga komplit dengan tidak adanya akumulasi dan pemain cedera,” ujar pria yang sempat membesut Persiraja itu.

Apalagi dalam sepekan belakangan, skuad PSMS difokuskan pada latihan untuk memaksimalkan finishing touch. Jika PSMS mampu mencetak gol cepat, Khaidir meyakini PSMS akan mampu menutup laga dengan tiga poin.

“Gol cepat ke gawang lawan mungkin akan membuat pemain PSMS lebih tenang memainkan bola. Selama latihan, finishing touch menjadi prioritas latihan, termasuk shooting ke gawang lawan saat ada peluang. Intinya, pemain jangan frustrasi untuk menekan area pertahanan lawan,” papar mantan pemain PSMS era 80-an tersebut.

Sementara itu, Persiraja hadir dengan skuad yang tidak komplit. Asisten Pelatih Persiraja, Sulaiman AB mengakui tiga pemainnya terpaksa absen karena sanksi dan cedera. Djibril Diaye harus absen karena kartu merah yang diterimanya saat Persiraja bentrok dengan PSM Makassar. Sementara Erick Syahputra, dan Mennoh harus diparkir karena cedera.

“Untuk pertandingan leg kedua ini kami tetap bertekad memenangkan pertandingan. Meski sudah unggul 2-3 di kandang lawan. Meskipun sedikit kekalahan karena baru menjalani laga away ke Bontang dan Makassar. Kami mau lebih aman dengan menang meski main imbang saja kami sudah lolos,” ujar pria yang akrab disapa Romario itu.

Untuk menggantikan para pemain yang absen, Persiraja sudah mempersiapkan pengganti dalam diri M.Nasir dan Irwanto. “Saya pikir kualitas pemain inti dan lapis kedua kami tidak terlalu jauh berbeda,” tandasnya. (mag-18)

Pengurusan KK Berapa Lama?

081361376xxx

Yth Bapak Kadisdukcapil Kota Medan. Saya ingin bertanya, sebenarnya berapa lama waktu pengurusan KK? Karena sudah 1,5 bulan berjalan dan uang sudah terlebih dahulu saya berikan, namun KK tak kunjung selesai. Saya khawatir dengan hal ini. Mohon perhatiannya. Terima kasih.

Tidak Perlu Waktu Lama

Terima kasih atas informasinya. Untuk mengurus KK tidak susah dan tidak perlu waktu lama. Selama semua persyaratan sudah dipenuhi, KK bisa langsung diurus. Kalau pengurusan memakan waktu yang lama kemungkinan ada syarat yang kurang.
Silahkan koordinasi ke pihak kelurahan juga kecamatan. Karena setiap pengurusan data kependudukan seperti KK dan KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan tidak susah dan tidak pernah dipersulit.

Darussalam Pohan, Kepala Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan

Adakah Beasiswa S2 untuk Guru Swasta?

082167534xxx
Yth Pak Rajab Lubis. Saya guru SD swasta di Medan. Apakah Pemko atau Disdik Medan tidak ada memberikan beasiswa untuk mengambil gelar S2? Jika ada bagaimana prosedurnya?

Guru Swasta Tidak Dapat Beasiswa

Terima Kasih atas informasinya. Kami jelaskan, beasiswa untuk guru swasta tidak ada. Namun begitu, jika ingin berdiskusi atau mendapatkan informasi lengkap dan detail, diharapkan yang bersangkutan datang langsung ke Dinas Pendidikan Medan.

Rajab Lubis
Kepala Dinas Pendidikan
Kota Medan

Abdillah Saksi Nikah Dini Swasty & Fachrul Razi

Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat Pujakesuma H Kasim Siyo menikahkan putri keempatnya Dini Swasty dengan Fachrul Razi di rumahnya, Komplek Pemda Tingkat I Sumut, Jalan Dahlia IV No 228, Medan Tuntungan, Jumat (25/5), malam pukul 20.00 WIB.

Hadir sebagai saksi pernikahan dari mempelai wanita yakni mantan Wali Kota Medan H Abdillah SE Ak MBA yang juga Dewan Penasehat Pimpinan Wilayah Pemuda Pujakesuma Sumut.

Pelaksanaan ijab kabul berjalan baik dan lancar. Setelah itu, kedua mempelai mendapat berbagai wejangan dan nasehat dari tuan kadi dan beberapa keluarga yang dituakan.

Bahkan, Abdillah turut memberikan nasihat dan mendoakan agar kedua mempelai mampu membina keluarga yang sakinah. “Kiranya kepada kedua pasangan pengantin baru yakni Dini Swasty dan Fachrul Razi dapat  menjadi keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah, serta diberikan anak yang saleh dan saleha,” kata Abdillah.

Sementara pada Sabtu (26/5), digelar prosesi adat Jawa berupa siraman pengantin di rumah Kasim Siyo. Selajutnnya, kedua pengantin melakukan sungkeman kepada kedua orangtuanya. Dimana, sungkeman pertama dilakukan kedua mempelai kepada kedua orangtua mempelai perempuan yakni Drs H Kasim Siyo MSI dan Hj Yuniar. Lalu, kedua pengantin melakukan sungkeman kepada kedua orangtua mempelai laki-laki yakni Kompol M Hasan Yusuf SH dan Nurfaridah AR.

Selanjutnya pada Minggu (28/5), digelar resepsi pernikahan di Aula I Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Jalan Abdul Haris Nasution. Dalam acara resepsi  pernikahan tersebut, turut hadir berbagai tamu undagan seperti anggota DPR RI Abdul Wahab Dalimunthe, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho beserta istri, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Bahdin Nur Tanjung, Prof H Hasballah Thaib, Kepala Kemenang Sumut Abdurahim, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Wakil Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin, Wakil Bupati Sergai Soekirman, Afifuddin Lubis, anggota DPRD Medan Lili MBA serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu, H Abdul Wahab Dalimumunthhe dalam sambutannya mewakili para undangan menyebutkan, hanya bisa mendoakan kedua pengantin tersebut supaya diberikan petunjuk sehingga dapat sepaham sekata serta mendayung sejahtera hidup dengan baik hingga ke anak cucunya.
“Saya yakin kedua mempelai ini pasti bisa menjalini rumah tangga dengan sakinah, mawaddah dan warahmah,” bilangnya. (omi)

Medan Baru Sosialisasikan Buang Sampah di Tempatnya

MEDAN- Demi meningkatkan kebersihan dan keindahan di setiap lingkungan di wilayah Kecamatan Medan Baru, aparatur kecamatan terus melakukan sosialisasi kepada warga setempat agar membuang sampah di tempatnya, terutama tempat sampah yang disediakan di pinggir jalan.
“Bila warga sadar membuang sampah di tempatnya, artinya warga sudah ikut menggalakkan kebersihan di Kecamatan Medan Baru,” ungkap Camat Medan Baru, Robert Napitupulu,  Selasa (29/5).

Robert mengakui kebersihan di wilayahnya mulai terlihat perlahan sejak aparatur Kecamatan serius mengurusi kebersihan. Dijalan-jalan protokol kecamatan sudah ada taman untuk menghijaukan lingkungan. Pihak Kecamatan juga menyediakan wadah sampah di  setiap lingkungan, termasuk di gang-gang rumah warga. Dengan begitu tak ada alasan lagi bagi warga untuk tidak membuang sampah di tempatnya.

“Begitupun tak berarti warga seenaknya membuang sampah di situ. Jadwal pembuangan tetap diatur yaitu mulai pukul 07.00 WIB,” cetusnya. Jika warga  melewati jadwal pembuangan sampah itu, pihak kecamatan akan menolaknya dan meminta sampah itu dibuang kembali keesokan harinya sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

“Membuang sampah sembarangan dan membuang sampah tidak sesuai jadwal itu berbeda. Kalau ada warga yang membuang sampah sembarangan, kami langsung memberikan teguran,” ujarnya.

Robert mengingatkan kebiasaan  membuang sampah sembarangan itu adalah perilaku yang buruk dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Untuk mencegah perilaku itu terulang, aparatur Kelurahan dan Kecamatan berkali-kali mengimbau warga untuk membuang sampah di tempat yang disediakan.
Solusi lain adalah berlangganan buang sampah secara bulanan yang dilakukan Dinas Kebersihan Kota Medan.
“Biaya administrasi uang sampah bulanan ini terjangkau masyarakat,” tukasnya. (omi)

Kesawan Tata Penghijauan Lingkungan

MEDAN- Demi melestarikan keindahan kesejukan yang ada di Kota Medan khusunya di Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat. Pihak kelurahan menginstruksikan setiap kepala lingkungan melakukan penataan dan penghijauan di lingkungan mereka masing-masing.

Program ini merupkana bagian dari program Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjadikan Medan sebagai kota bersih yang bebas dari sampah.
“Kami terus melakukan yang terbaik demi mewujudkan program pak Wali Kota,” ungkap Lurah Kesawan, Amri Parinduri, kepada Sumut Pos, Selasa (29/5).
Dia mengatakan jenis tanaman yang disarankan ditanam di setiap lingkungan demi penghijauan kelurahan dan lingkungan itu meliputi Jahe, Lengkuas, Temu Lawak, Mangga, dan Jati.

“Kalau bibit pohon mangga nanti kami prioritaskan ditanam di bantaran Sungai Deli. Jenis pohon ini bagus menyerap air bila volume air sungai naik tiba-tiba,” katanya.

Soal perawatan tanaman hijau di setiap lingkungan itu, menurut Amri, pihak Kelurahan menyerahkan kepada Kepala Lingkungan. Aparatur Kelurahan juga ikut memantau perkembangan tanaman tersebut.

“Sesekali kami akan turunkan staf Kelurahan untuk mengawasi apakah tanaman di setiap lingkungan itu dirawat atau dilantarkan,” ucapnya.
Amri mengharapkan program penghijauan yang direalisasikan di setiap lingkungan itu dapat konsisten dikerjakan. Dengan demikian bibit tanaman yang sudah disemai bisa tumbuh subur dan hasilnya dimanfaatkan untuk  memasak atau bahan obat-obatan.

“Kalau tanaman itu terlantar kan warga juga yang rugi,” tukasnya. Amri menekankan pihaknya juga tak bosan-bosan mengingatkan warga agar sadar  membuang sampah di wadah yang disediakan. Sebab lingkungan yang kotor akan berdampak langsung terhadap kenyamanan dan kesehatan warga.
“Kami senantiasa meminta warga aktif berpartisipasi menciptakan kebersihan di lingkungan masing-masing,” cetusnya. (omi)

Penuhi Target PBB Camat dan KUPT Dispenda Undang Wajib Pajak

LANGKAT- Sedikitnya 150 wajib pajak penuhi undangan Camat Binjai dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Dinas Pendapatan (Dispenda), Selasa (29/5), terkait pembayaran pajak massal disertai lucky draw dengan tujuan terpenuhinya target.

“Ini bahagian dari upaya kita menggugah wajib pajak, tujuannya untuk terpenuhi target. Namun demikian, tidak sedikit dari wajib pajak membayar melalui bank ataupun di kantor desa,” kata KUPT Dispenda Kecamatan Binjai, Hj Delima Eva Yulianti.

Untuk realisasi penerimaan PBB di kecamatan tersebut, diharapkan dia sama halnya seperti tahun sebelumnya yakni over target 120%. Indikasinya, sejauh ini sudah diperoleh 35% dari para wajib pajak dengan target harus dipenuhi Rp355 juta.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Binjai, Aliandi, dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Satiman, menilai kegiatan itu sangat efektif menggugah warga segera membayar PBB. Namun demikian, diyakinkan mereka pada kenyataannya warga tetap ingat dan berkenan melunasi kewajiban.
“Yah, hitung- hitung jemput bola biar lebih cepat mencapai target. Memang, tak sedikit diantara warga membayar langsung ke bank maupun ke kantor desa,” jelas Satiman seraya berharap kelancaran pembayaran memperlancar pembangunan desa. (jie)

Djohar Sesalkan Fanatisme Berlebihan

JAKARTA- Kekisruhan supporter yang terjadi pada laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada Minggu (27/5) lalu, menjadi perhatian dari PSSI. Induk sepak bola tanah air itu berharap ada evaluasi agar kejadian itu tak terulang.

Ketua umum PSSI Djohar Arifin melalui pesan singkatnya menyatakan turut prihatin sampai ada korban meninggal. Karena itu, dia menilai tanggung jawab berada di tangan Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan.

“PSSI sangat sedih dan turut berduka cita atas terjadi hal tersebut. Untuk itu, unsur-unsur Panpel diharapkan tidak lengah dan lebih memperketat aturan agar kejadian serupa tidak terulang,” ucapnya.

Dalam pertandingan itu, tiga Suporter dikabarkan tewas karena dikeroyok. Namun, kejadian yang paling parah sejatinya tidak terjadi di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), lokasi pertandingan. Namun, korban jatuh saat kisruh di luar Stadion ketika pertandingan sedang berlangsung.

Karena itu, Djohar mengatakan, mengandalkan Panpel saja tidak cukup. Faktor lain yang dikrtitisinya adalah tentang kedewasaan supporter. Menurutnya, pendukung masing-masing klub harus mengedepankan sportifitas daripada fanatisme buta.

Sementara itu, media officer Persija Jakarta Viola Kurniawati menyebut jika korban meninggal  bukan karena dikeroyok The Jakmania, kelompok Suporter Persija. Namun, akibat pemalakan oknum di sekitar SUGBK.

“Kami sudah dengar kronologisnya.  Murni tidak ada sangkut paut dengan sepak bola, tapi pemalakan,” ujar dara berparas cantik tersebut. (aam/jpnn)

Warga Tanjung Mulia Raih Honda Spacy

Sensasi Point Reward 2012 Plaza Millennium

MEDAN- Subardi, warga Jalan Yos Sudarso Gang Perwira Lingkungan 6 Tanjung Mulia Medan Deli mengaku bersyukur berbelanja di Plaza Millennium. Bagaimana tidak, pilihannya berbelanja di plaza ini mendatangkan rezeki berharga baginya. Satu unit sepeda motor Honda Spacy PGM-FI menjadi miliknya setelah dalam pengundian program Sensasi Point Reward 2012  Plaza Millennium, namanya keluar sebagai pemenang hadiah grandprize.

Hadiah  sepeda motor ini diserahkan kemarin (29/5) oleh  Indra Wirawan, Manajer Loyalti & Program mewakili pimpinan Plaza Millennium  Herri Zulkarnaen dan Manajer Marketing Machruzar.

Subardi adalah pelanggan atau member yang setia belanja di Plaza Millenium. Subardi yang merupakan pedagang handphone di luar Plaza Millennium ini mengaku  senang mendapatkan hadiah tersebut. Dia berharap, Plaza Millennium tetap mengadakan  undian seperti ini karena dapat merangsang pengunjung untuk lebih banyak lagi berbelanja.

Total belanja Subardi selama mengikuti program undian Sensasi Point Reward ini berjumlah Rp36.000.000 dengan jumlah 366 kupon. Subardi mengakui beruntung memiliki Mille Card, karena setiap pemilik kartu yang mengikuti undian ini kuponnya akan dikalikan tiga. Sementara total transaksi penjualan handphone  yang ikut  program Sensasi Point Reward sebesar Rp4.321.423.000  dengan  30.110 lembar kupon.

Indra menjelaskan, setelah berakhirnya undian Sensasi Point Reward ini, Plaza Millennium tetap melakukan program sebagai bentuk loyaltis kepada pengunjung yang berbelanja di Plaza Millennium, yakni Gebyar Food Promo  Merica Food Center. Hanya dengan melakukan transaksi makan dan minum minimal Rp25 ribu  di Merica Food Center,  pengunjung berhak  mengikuti undian Gebyar Food Promo tersebut untuk mendapatkan hadiah menarik. Seperti televisi LCD, kulkas, sepeda Fixie, DVD player, tablet android dan puluhan handphone lainnya periode 1 Mei sampai 31 Agustus 2012. Program akan diundi pada  3 September 2012. (sih)