Home Blog Page 13454

Les Bleus Belum Siap

VALENCIENNES – Evaluasi besar harus dilakukan Prancis jelang bertarung di Euro 2012. Tim Ayam Jantan harus bersusah payah untuk sekadar mengalahkan Islandia dalam laga uji coba kemarin (28/5) dinihari WIB.

Prancis harus menghadapi tekanan sebelum memastikan kemenangan atas Islandia, dalam ajang pemanasan Euro 2012.
Dalam laga yang digelar di Stade du Hainaut Valenciennes, secara dramatis Prancis menang 3-2, setelah sempat tertinggal 0-2 di babak pertama dari negara peringkat 131 FIFA tersebut.

Kendati di atas kertas Les Bleus- julukan Prancis, disesaki sejumlah pemain bintang, Islandia berhasil mencuri dua gol di babak pertama. Barisan pertahanan juara Piala Dunia 1998 itu dibuat acak-acakan, sehingga dimanfaatkan Islandia menciptakan serangan cepat.

Memanfaatkan kendurnya tembok pertahanan Prancis, Islandia sukses mencuri dua gol hanya dalam kurun waktu enam menit.
Pada menit ke-28, Birkir Bjarnason melepaskan tendangan setengah voli yang tidak bisa diantisipasi Steve Mandanda. Enam menit berselang giliran striker Ajax Amsterdam, Kolbeinn Sigthersson yang membobol gawang Prancis.

Pelatih Prancis, Laurent Blanc tak bisa menyembunyikan kecemasannya saat tim asuhannya bermain di bawah tekanan dan harus tertinggal dua gol. Tapi, baru tujuh menit babak kedua dimainkan, Mathieu Debuchy berhasil mengapungkan asa juara Piala Eropa 2000 itu.

“Kami bertahan dengan sangat buruk di babak pertama. Saya mengganti banyak pemain di babak kedua, itu membawa pergantian gaya permainan dan di saat bersamaan lawan mulai kelelahan,” ujar Blanc seperti dilasir AFP.

Kendati sempat memperkecil kedudukan, Prancis harus menunggu hingga menit ke-85, sebelum Franck Ribery mencetak gol penyeimbang lewat tendangan gledeknya. Gol itu adalah gol pertama gelandang Bayern Munchen tersebut dalam tiga tahun terakhir bersama timnas.

Pemain belakang yang memperkuat  Valencia Adil Rami tampil sebagai bintang Prancis, ketika mencetak gol kemenangan, tiga menit jelang pertandingan usai. Kemenangan ini memperpanjang rekor tidak terkalahkan Prancis dalam 19 pertandingan beruntun.

Blanc menyebut kemenangan tersebut memang menaikkan konfidensi timnya sebelum ke Euro. Namun, kesulitan di babak pertama menunjukkan timnya belum sepenuhnya siap bertarung di level kompetitif.

“Kami belum cukup siap untuk 11 Juni (laga Euro). Secara fisik kami belum siap. Itu sudah sangat menerangkan masalah yang kami hadapi di pertahanan,” beber Blanc.

Sebelum berangkat ke Euro 2012, Prancis masih akan melakoni dua laga uji coba, yakni kontra Serbia dan menjajal Estonia.
Di Polandia-Ukraina, Les Bleus masuk dalam Grup D bersama Inggris, Ukraina dan Swedia. (ady/jpnn)

Cetak Gol Lagi Setelah 3 Tahun

Hati gelandang timnas Prancis Franck Ribery kembali bungah. Selain berkat kemenangan Prancis atas Islandia dengan skor 3-2 dalam laga uji coba kemarin (28/5), Ribery juga memperbaiki catatan pribadinya. Yakni menorehkan gol kedelapannya untuk Les Blues.

Dalam pertandingan pemanasan menuju Euro tersebut, Ribery mencetak gol penyama kedudukan atau gol kedua. Setelah sempat tertinggal dua gol dulu oleh Islandia di babak pertama, Prancis mengamuk di babak kedua. Anak asuh Laurent Blanc itu membalik keadaan dengan mencetak tiga gol.
Seperti diberitakan AFP kemarin, Ribery sangat puas dengan golnya kemarin. “Gol ini sangat penting bagi saya saat ini. Terutama mengangkat kepercayaan diri saya menjelang Euro. Apalagi saya sudah lama tak mencetak gol untuk Prancis,” kata pemain berusia 29 tahun tersebut.

Menurut Ribery, sebelum uji coba berlangsung beberapa rekan timnasnya, seperti Samir Nasri, Karim Benzema, dan Hatem Ben Arfa meledeknya. “Mereka menanyakan kapan terakhir kali saya mencetak gol bersama Prancis karean mereka sudah lupa hal itu,” ucap pemain klub Bayern Muenchen itu.
Ya, rentang waktu gol terakhir Ribery memang sukup lama. Terakhir kali pemain muslim itu mencetak gol saat kualifikasi Piala Dunia 2010 lalu. Tepatnya 1 April 2009 lalu saat melawan Lithuania di Stadion Saint Denis. “Jadi saya sangat puas dengan pencapaian tim dan diri saya. Kami menginginkan kemenangan ini dan mempersembahkannya untuk para fans,” sebut Ribery lagi.

Ribery menuturkan timnya dalam kondisi tertekan di babak pertama lawan Islandia. Berjumpa dengan tim yang rangkingnya jauh di bawah, Prancis malah keteteran dua gol dulu. “Memang bukan hal mudah memenangi laga. Namun tekad kuat kami membuat kami menang,” tutur Ribery.

Dalam empat laga uji coba sebelum Euro Juni mendatang, Prancis belum terkalahkan. Satu-satunya hasil imbang  terjadi saat bermain dengan hasil skor 0-0 dengan Belgia November lalu. Hasil emngejutkan lainnya yakni menjungkalkan Jerman Maret lalu dengan skor 1-0.

Sementara itu, pada Euro mendatang Prancis ada di grup D. Mereka akan bertarung dengan Inggris, Swedia, dan Ukraina memperebutkan dua tiket lolos ke babak lanjutan. (dra/jpnn)

PAN Medan Gelar Rakor dan Outbound

MEDAN-  Melatih para kader agar mampu membangun jejaring dan kerja tim yang kuat, pengurus DPD PAN Kota Medan memperkokoh organisasi partai itu dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) dan kegiatan luar ruang (outbound) untuk mendorong kekompakan sesama kader.

Ketua DPD PAN Kota Medan, Ahmad Arif, didampingi Sekretaris Kuat Surbakti dan Wakil Ketua DPD PAN Kota Medan, HT Bahrumsyah, di sela-sela kegiatan rakor dan outbound di Aula Lapangan Rajashah Outbound Namo Gajah, Medan, Sabtu (19/5), mengatakan, ua kegiatan yang dipadukan itu sebagai bagian untuk meningkatkan kekuatan kader dalam memperluas jaringan dan perkuat kerja tim.

Dia memaparkan, outbound digelar di sela-sela Rakor sebagai bagian membangun persamaan visi dan persepsi gerakan, baik secara organisatoris maupun jasmani. Sehingga persiapan menyongsong agenda-agenda politik besar yakni Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilu Legislatif (Pileg) bisa teratasi dengan kekuatan tim.

“Banyak kegiatan yang dilaksanakan seperti konsolidasi ke tingkat ranting, kegiatan sosial, pengkaderan dan sebagainya. Untuk menghadapi dua agenda politik besar, maka DPD PAN Kota Medan mempersiapkan mental para kader PAN,” ujarnya.

Arif menegaskan penguatan tim kerja yang dimaksud, adalah mengevaluasi sejauhmana kelengkapan struktur organisasi PAN di Kota Medan pasca Musyawarah Cabang (Muscab) di 21 Kecamatan dan di 151 Musyawarah Ranting (Musran). Setelah Muscab dan Musran, selanjutnya struktur PAN akan dibangun hingga tingkat Rayon (Lingkungan) dan Sub Rayon (Gang).

“Jadi penguatan tim dilakukan untuk membagi tugas terhadap program-program aksi dan sosial lainnya. Kami menetapkan program-program perbidang untuk 3 tahun ke depan,” ungkapnya.

Sebelum membahas pemilu 2014, Arif terlebih dahulu menyampaikan, seluruh komponen partai terlebih dahulu harus dipersiapkan secara matang, bukan hanya struktur melainkan harus memenuhi penyiapan program kerja yang nyata di tengah masyarakat. Sehingga, keberadaan PAN bisa menjadi pemecah masalah bagi masyarakat.

“Saya minta seluruh pengurus DPC PAN se-Kota Medan untuk melaksanakan program kerja yang telah disusun, sehingga tugas partai bisa terwujud dan PAN menjadi pemenang,” ucapnya disambut riuh tepuk tangan para kader PAN.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PAN Kota Medan yang juga Ketua Pelaksana Rakor dan Outbound, H T Bahrumsyah menambahkan, kegiatan konsolidasi dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan target-target PAN di Kota Medan. Karena target itu sudah diamanatkan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa. “PAN harus mendapat 2 digit dalam perolehan suara pemilu 2012. PAN Medan harus meraih kejayaannya pada pemilu 2014 nanti minimal urutan ke-3,” katanya. (ril)

Roben Lupakan Cacian

MUNCHEN- Arjen Robben sudah melupakan ejekan dari fans Bayern Munchen saat timnya melakoni partai persahabatan melawan Belanda.
Robben mendapat teriakan bernada mengejek dari fans Bayern setiap kali dia mendapat bola. Robben dianggap sebagai biang kegagalan Bayern meraih gelar Liga Champions musim ini setelah gagal mengeksekusi penalti saat melawan Chelsea.

Robben meninggalkan stadion tanpa mengeluarkan komentar sedikitpun. Namun publik Belanda justru yang kebakaran jenggot dengan ulah sebagian fans klub Bavaria. Sebagian malah terang-terangan menyarankan Robben untuk hengkang.

Namun Robben yang sempat dijuluki The Glass Man karena rawan cedera menyatakan bahwa dia sudah bisa melupakan kejadian tak mengenakkan itu. “Saya tak pernah mengalami minggu seperti itu. Diejek oleh fans sendiri adalah kejadian yang aneh dan tidaklah mudah melaluinya.”
“Namun itulah sepak bola. Kadang kita jadi pahlawan, kadang jadi pesakitan. Saya adalah orang yang kuat dan saya bisa melaluinya.”

Robben mendapat suntikan semangat dari fans timnas Belanda ketika kalah dari Bulgaria. Setiap kali Robben mendapat bola, selalu ada teriakan semangat dan tepuk tangan di Amsterdam.

“Saya ingin berterima kasih atas sambutan hangat dari fans. Sambutan semacam itu membuat saya merasa jauh lebih baik.”
“Yang lalu biarlah berlalu. Sekarang saya sudah bersama Belanda dan akan berusaha fokus untuk Euro 2012,” pungkasnya. (net/jpnn)

Wartawan Ber-ID Gratis Naik KA Cepat

KIEV – Berbahagialah para kuli tinta peliput Euro 2012, khususnya yang memiliki ID card resmi atau terakreditasi oleh UEFA. Selama turnamen, mereka bisa berhemat untuk urusan transportasi karena mendapat fasilitas naik gratis kereta api (KA) cepat Hyundai. Kereta itu melayani rute kota-kota penyelenggara Euro, yakni Kiev, Kharkiv, Donetsk, dan Lviv.

Hal itu diumumkan Boris Kolesnikov, wakil perdana menteri sekaligus menteri infrastruktur Ukraina di Kiev kemarin. Sebagai catatan, untuk memperlancar transportasi selama Euro, Ukraina memesan 10 KA cepat dari Korsel. “Kami tahu wartawan juga membutuhkan mobilisasi yang cepat pula selama turnamen,” kata Kolesnikov sebagaimana dilansir Ukraine2012.

Para wartawan bisa memesan tiket melalui media center yang ada di semua stadion Euro dengan menunjukkan ID card. Untuk wartawan, kelas yang digratiskan adalah kelas ekonomi.  KA cepat bisa melaju hingga 160 km/jam sehingga signifikan dalam memperpendek jarak tempuh.

Sebagai contoh, Kiev menuju Liev biasanya membutuhkan waktu 6,5 jam apabila ditempuh dengan kereta api biasa. Dengan kereta api cepat, waktu tempuhnya kurang dari 5 jam. Sedangkan dari Kiev ke Kharkiv juga bisa ditempuh hanya dalam 4,5 jam dari waktu normal 6 jam.

Rencananya, selama turnamen, KA cepat melayani rute Kiev-Kharkiv dan Kiev-Lviv tiga kali dalam sehari alias meliputi pagi, siang, dan malam. Sedangkan Kiev-Donetsk dua kali sehari. (dns/jpnn)

Wartawan Ber-ID Gratis Naik KA Cepat

KIEV – Berbahagialah para kuli tinta peliput Euro 2012, khususnya yang memiliki ID card resmi atau terakreditasi oleh UEFA. Selama turnamen, mereka bisa berhemat untuk urusan transportasi karena mendapat fasilitas naik gratis kereta api (KA) cepat Hyundai. Kereta itu melayani rute kota-kota penyelenggara Euro, yakni Kiev, Kharkiv, Donetsk, dan Lviv.

Hal itu diumumkan Boris Kolesnikov, wakil perdana menteri sekaligus menteri infrastruktur Ukraina di Kiev kemarin. Sebagai catatan, untuk memperlancar transportasi selama Euro, Ukraina memesan 10 KA cepat dari Korsel. “Kami tahu wartawan juga membutuhkan mobilisasi yang cepat pula selama turnamen,” kata Kolesnikov sebagaimana dilansir Ukraine2012.

Para wartawan bisa memesan tiket melalui media center yang ada di semua stadion Euro dengan menunjukkan ID card. Untuk wartawan, kelas yang digratiskan adalah kelas ekonomi.  KA cepat bisa melaju hingga 160 km/jam sehingga signifikan dalam memperpendek jarak tempuh.

Sebagai contoh, Kiev menuju Liev biasanya membutuhkan waktu 6,5 jam apabila ditempuh dengan kereta api biasa. Dengan kereta api cepat, waktu tempuhnya kurang dari 5 jam. Sedangkan dari Kiev ke Kharkiv juga bisa ditempuh hanya dalam 4,5 jam dari waktu normal 6 jam.
Rencananya, selama turnamen, KA cepat melayani rute Kiev-Kharkiv dan Kiev-Lviv tiga kali dalam sehari alias meliputi pagi, siang, dan malam. Sedangkan Kiev-Donetsk dua kali sehari. (dns/jpnn)

Fabregas Keseleo, Absen di Laga Pertama

Ketika timnas Spanyol harus menghadapi lawan tersulitnya di grup C Euro 2012, yakni Italia pada pertandingan pertama, 10 Juni nanti, mereka justru kehilangan salah satu pemain andalannya. Mereka kehilangan Cesc Fabregas yang absen karena keseleo paha kanannya.

Fabregas mengalami cedera ketika membela Barcelona melawan Athletic Bilbao pada final Copa del Rey. Pada final yang dimenangkan Barca tiga gol tanpa balas itu, Fabregas hanya bermain sepuluh menit menggantikan Xavi Hernandez.

Memang, dengan banyaknya pemain bertalenta di lini tengah, pelatih timnas Spanyol Vicente Del Bosque tidak perlu gusar. Mereka masih punya sederet pemain seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Silva, Juan Mata,  Sergio Busquets, Jesus Navas, dan Santi Cazorla.

Melihat performa musim ini, sepertinya pemain seperti Silva atau Mata yang akan mendapatkan kesempatan menemani Xavi, Iniesta, dan Busquets di lini tengah sebagai starter. Navas dan Cazorla kemungkinan hanya jadi pelapis.

Fabregas juga biasanya menjadi pelapis. Dia menjadi sosok yang dipasang untuk memecah kebuntuan. Apalagi, Fabregas piawai bermain di belakang striker. Itulah keunggulan yang di tunjukkan selama musim ini di mana dia bermain di belakang Lionel Mes si dan Alexis Sanchez di lini depan Barcelona.
Lalu, dia juga menjadi sosok yang tepat menggantikan Xavi bila tidak berada dalam kondisi fit. Kombinasinya dengan Iniesta juga oke. Selain itu, Fabregas memiliki mental yang mantap ketika bertarung pada pertandingan-pertandingan penentu.

Makanya, Del Bosque berharap mantan kapten Arsenal itu bisa pulih lebih cepat. Paling tidak, dia hanya absen lama uji coba melawan Korea Selatan pada 29 Mei dan melawan Tiongkok pada 2 Juni mendatang.

“Kami membutuhkan kekuatan terbaik. Setelah cederanya Carles Puyol dan David Villa, saya tidak berharap kami mengalami kehilangan lagi,” bilang del Bosque, seperti dikutip Marca.

Biarpun lebih sering jadi pelapis, Fabregas memiliki peran penting. Dia juga merupakan penentu kemenangan Spanyol pada adu penalti melawan Italia pada perempat final Euro 2008. Ketika itu, Spanyol menang 4-2 dalam adu penalti setelah imbang tanpa gol di waktu normal. (ham/jpnn)

Mauri Ditahan, Rumah Conte Digeledah

Pengaturan Skor

ROMA – Sepak bola Italia kembali dibawa ke ranah hukum. Lagi-lagi kegiatan pengaturan skor di sejumlah kompetisi di negeri piza itu diungkap kepolisian. Kali ini kapten Lazio, Stefano Mauri resmi ditahan polisi. Sedangkan kediaman pelatih Juventus, Antonio Conte digeledah pihak berwajib.
Setelah skandal Calciopoli, yang melibatkan sejumlah klub besar Seri A, mencuat tahun 2006 lalu, skandal serupa saat ini kembali merebak seiring dengan proses penyelidikan kepolisian yang berbuntut penangkapan sejumlah orang yang diduga kuat terkait dengan pengaturan skor pertandingan.
Dalam operasi yang menjadi bagian dari Last Bet -sebuah penyelidikan berskala besar mengenai pengaturan skor di sepak bola Italia- polisi di bagian selatan kota Cremona menyatakan telah menangkap 19 orang, Senin (28/5) kemarin.

Mauri (32 tahun), yang kapten Lazio, dan mantan gelandang Genoa yang kini bermain untuk Padova di Seri B, Omar Milanetto (36 tahun), termasuk ke dalam yang ditangkap polisi.

Bukan hanya itu, polisi juga masih terus menyelidiki Conte, yang baru mengantar Juve menjuarai Seri A lagi setelah klub Turin tersebut didegradasikan ke Seri B menyusul Calciopoli 2006. Sebelum menangani Juve, Conte juga membawa Siena promosi ke Seri A musim 2011–12 usai mengantar tim itu menjadi runner-up Seri B musim 2010-11.

“Dalam tahap penyelidikan saat ini, muncul indikasi adanya manipulasi pertandingan Seri A musim 2010-11, termasuk pertandingan antara Lazio dengan Genoa, dan Lecce dengan Lazio,” kata Raffaele Grasi selaku direktur SCO, gugus tugas kepolisian yang melakukan penyelidikan,  yang dilansir Reuters.
Penangkapan itu dilakukan setelah pihak aparat melakukan pengeledahan terhadap kediaman sejumlah pemain dan mantan pemain, pelatih, dan pengurus klub-klub di Seri A, Seri B, dan divisi Lega Pro, yang dicurigai sudah menerima uang dari aktivitas mengatur skor pertandingan dari sebuah sindikat judi, yang diyakini berbasis di Singapura.

Masih diwartakan Reuters, kepolisian juga menyatakan bahwa lima orang lain juga telah ditangkap di Hongaria atas dugaan menjadi bagian dari komplotan pengaturan skor pertandingan di bawah pimpinan Tan Seet Eng, sosok asal Singapura yang ditangkap bulan Desember lalu.

Skandal pengaturan skor pertandingan di Italia, yang melibatkan judi atau bursa taruhan dalam sepak bola (Calciosccommesse), mencuat sekitar setahun lalu dan disebut media dengan nama Scommessopoli atau skandal pengaturan skor pertandingan.

Pada bulan Juni tahun lalu, sebuah gugus tugas khusus dibentuk guna menangani sejumlah kasus-kasus pengaturan skor pertandingan berskala besar di Italia.

Kemudian di bulan Agustus mantan kapten Atalanta dan gelandang Italia, Cristiano Doni, dijatuhi hukuman selama 3,5 tahun tak boleh terlibat dalam aktivitas sepak bola setelah dinilai ambil bagian dalam Scommessopoli di Seri B pada musim sebelumnya.

Atalanta, yang kemudian mendapat promosi ke Seri A, pun harus mendapat pengurangan 6 poin di musim 2011-12 akibat skandal tersebut.
Juga pada bulan Agustus 2011, mantan pemain Lazio dan penyerang timnas Italia, Giuseppe Signori, mendapat hukuman 5 tahun tak boleh berkecimpung dalam sepak bola akibat kasus serupa. (bbs/jpnn)

Balotelli Cocok di Juventus

TURIN –Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon menyebut bahwa Mario Balotelli bakal cocok bermain di timnya.
Balotelli tampil sebanyak 23 kali bagi Manchester City di Premier League musim ini. Dari 23 kesempatan tersebut, ia menyumbang 13 gol.
Catata itu membuatnya menempati posisi ketiga pemain tersubur di klub di belakang Sergio Aguero (23 gol) dan Edin Dzeko (14 gol).

Di mata Buffon, bomber berusia 21 tahun itu punya potensi besar. Dalam beberapa kesempatan, menurut Buffon, Balotelli sudah menunjukkan bahwa ia bisa menjadi penentu laga.

“Apakah Balotelli bakal cocok di Juve? Saya melihat dia bermain bagus dan dia cocok untuk bermain di tim terkuat mana pun di dunia,” ujarnya kepada Sky Sports Italia.

“Dia punya potensi dan sekarang kita bisa bilang bahwa dia punya potensi lebih besar lagi.
Dia sudah membuktikan dalam beberapa kesempatan bahwa dia bisa menjadi penentu laga.”

“Jika Mario datang ke Juventus, dia pasti akan menjadi idola fans. Dia punya karakter dibenci pendukung lawan, tapi pada saat bersamaan diidolai oleh pendukung sendiri,” tukas Buffon.

Balotelli pernah menghabiskan waktu tiga tahun bersama Inter Milan sebelum akhirnya hengkang ke City. Bersama Inter, dia meraih tiga scudetto, satu Coppa Italia, dan satu trofi Liga Champions. (net/jpnn)

Lady Gaga, Sensasi sang Mother Monster

Oleh: Dame Ambarita
Pemimpin Redaksi Sumut Pos

Serangan kecaman, hujatan, dan demonstrasi yang muncul terkait rencana konser Lady Gaga, sang Mother Monster, di Jakarta, berakhir antiklimaks. Konser sang lady batal. Ironisnya, pembatalan bukan datang dari pemerintah – yang awalnya ngotot menolak memberi izin, namun belakangan tarik ulur – melainkan langsung dari si Mother Monster sendiri.

Diva pop Amerika Serikat peraih 5 Grammy Awards ini memutuskan melewatkan Jakarta dalam tur di Asia bertajuk ‘Born This Way Ball’. Gaga mengatakan, lebih baik batal daripada menyensor pertunjukan dengan mengubah penampilan, sesuai tuntutan pemerintah Indonesia. Kata dia, penampilan telah menjadi ciri tak terpisahkan dari pertunjukannya. Karena itu, tidak bisa ditarik ulur sesuai keinginan pihak yang tak suka. Penolakan Gaga ini seolah menggambarkan ungkapan tentang dirinya: “Dialah Lady Gaga, yang tidak akan pernah bertindak sesuai yang Anda mau.”

Selain soal sensor, Lady mundur terkait ancaman kekerasan dari sejumlah kelompok yang menyebutnya sebagai pemuja setan dan pengumbar nafsu.
Menyimak seluruh keriuhan ini, kita lantas jadi bertanya, siapa sih Lady Gaga?

Lewat penelusuran berbagai sumber di internet, kita bisa menemukan bahwa Gaga memang sosok yang kontroversi. Penyanyi bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini lahir di New York 28 Maret 1986. Nama ‘Gaga’ diambil dari lagu Queen berjudul Radio Ga Ga, yang entah bagaimana autocorrect menjadi Lady Gaga.

Sejak awal kepopulerannya, Gaga kerap menyita perhatian sebagai artis aneh, nyentrik, unik, dan kontroversi. Pilihan fashionnya superunik. Muncul di publik dengan tubuh hanya dibalut irisan daging mentah, memakai baju supertransparan atau hanya ditutupi selotip di bagian sensitif, plus model-model sepatunya yang aujubillah, dia pun sukses menjadi ikon fashion.

Tapi bukan fashionnya yang membuat Gaga kerap mengundang kritikan. Melainkan soal lirik lagunya yang dianggap memuja setan, mendukung seks bebas, menghujat agama, dll. Ia kerap menggunakan hal-hal yang berbau agama secara tidak hormat, untuk memenuhi hasyrat bermusiknya. Salah satunya adalah album yang berjudul Judas, yang menuai prokontra karena dianggap melecehkan agama Kristen.

Gaga juga disebut-sebut sebagai penganut Iluminati, sebuah aliran yang dikenal sangat antiterhadap semua agama yang ada di bumi. Konser-konsernya disebut sebagai wadah memberikan sesembahan untuk setan yang dipujanya. Beragam koreografinya saat manggung disebut-sebut sebagai caranya berpartisipasi dalam kenyakinan, untuk menanamkan simbol-simbol tertentu kepada Little Monster; fans fanatiknya.

Gosip percintaannya tidak kalah heboh. Ia pernah disebut laki-laki oleh beberapa orang yang dekat dengannya. Ia pun pernah mengakui bahwa dirinya laki-laki, dan beberapa kali menampilkan diri dalam sosok laki-laki.

Gaga cuek terhadap suara miring yang mengecamnya. Maklum, selain kecaman, ia juga menuai pujian. Kalangan fashion menyebutnya sosok yang sukses memberi nafas kehidupan dalam dunia fashion. Seniman menyebutnya orang yang sukses menciptakan trend baru. Kaum homoseks (gay) menyebutnya pahlawan, karena kerap menempatkan diri sebagai ikon gay, yaitu duta yang mendukung hak asasi kaum gay.

Ia juga sering mendapatkan penghargaan. Salah satunya adalah sebagai 100 orang paling berpengaruh di dunia. Ia juga aktif dalam kegiatan amal dan selalu menyisihkan pendapatannya untuk kegiatan sosial.

Catatan ini takkan memperdebatkan apakah pembatalan konser Lady Gaga ini menjadi pertanda, bahwa bangsa ini semakin intoleran dalam menyikapi perbedaan atau apakah Lady Gaga benar pemuja setan atau tidak.

Namun, berangkat dari kasus Lady Gaga ini, baik juga jika bangsa ini belajar untuk menyikapi perbedaan cara pandang dengan cara yang elegan dan toleran, tanpa dibarengi ancaman kekerasan.  (*)