Home Blog Page 13455

Dibayangi Keletihan

MEDAN-Tur PSMS ke tanah Papua benar-benar berat. Melahap jarak yang jauh ke ujung timur Indonesia itu, PSMS hanya punya waktu yang sangat sempit untuk menghadapi duel kontra Persiram Raja Ampat sebagai lawan perdana di bumi Cendrawasih, Rabu (30/6) mendatang.

Bayangkan saja, skuad besutan Suharto hanya punya jeda tiga hari pasca melakoni duel dengan Arema Indonesia, Sabtu (26/6) lalu. Bahkan semakin terjepit karena Sasa Zecevic cs harus berangkat sehari sebelum laga. Keberangkatan yang seyogyanya dilakukan Senin (28/6) pagi terpaksa tertunda sehari karena manajemen gagal mengupayakan tiket kemarin.

Jelas saja skuad besutan Suharto dibayangi keletihan. Apalagi PSMS harus melakoni penerbangan dengan dua kali transit dari Medan transit Jakarta lantas melanjutkan ke Makassar hingga berujung ke Sorong Papua. Tak kurang durasi perjalanan lewat transportasi udara itu memakan waktu enam hingga tujuh jam.

Rencananya PSMS akan berangkat Selasa (29/6) hari ini pukul 13.00 WIB. Diperkirakan skuad tiba di malam hari dan praktis harus istirahat tanpa latihan pagi. “Setelah recovery sehari Idealnya kita harus melakukan latihan. Disana juga harus recovery. Tapi waktu itu sangat sempit. Praktis kita hanya bisa ujicoba lapangan sekali di sore hari sehari sebelum pertandingan,” kata Suharto kemarin.

Dengan kondisi ini tentu memberatkan tekad untuk meraih angka. Apalagi Persiram adalah kesempatan terbesar untuk meraih poin penuh dibanding dua tim lain, Persipura dan Persiwa. Namun musuh lain yang harus dihadapi Sasa cs adalah keletihan.

“Persiram adalah tim dengan kesempatan terbesar untuk dikalahkan. Kualitas mereka masih di bawah Persipura atau Persiwa. Tapi dengan kondisi ini bagaimana kami bisa bermain 100 persen jika kami tidak siap. Dengan kondisi fisik yang masih keletihan karena perjalanan. Papua sangat jauh,” kata kapten PSMS, Sasa Zecevic.

Sementara Manajer PSMS, Benny Tomasoa saat dikonfirmasi memastikan keberangkatan skuad PSMS hari ini. “Kami berangkat besok Selasa 14.00-an sampai sekira pukul 20.00 WIB. Kita coba usahakan Garuda tapi sedang tidak ada jadwal ke Sorong. Akhirnya kita dapat di Lion untuk besok (hari ini-red).Karena Lion yang bisa mengakomodir 22 orang sekaligus langsung ke Sorong. Rencananya Minggu tapi tidak bisa begitu juga Senin kondisi yang sama terjadi,” tandasnya.

PSMS hanya akan memberangkatkan 17 pemain dan 5 official dengan alasan efisiensi dana.(mag-18)

Evra Rayu ke MU, City Tawari 70 Juta Pound

Eden Hazard

MANCHESTER – Pemain yang sedang naik daun, Eden Hazard masih belum memberikan keputusan ke klub mana ia akan berlabuh. Kini Hazard sedang dilema memikirkan kemana dia akan berlabuh.

Patrice Evra yang sempat ditanyai mengajak Hazard ke Manchester United. Seperti dikutip dari Telegraph, MU mendapat saingan juga dari Chelsea. Kedua tim sama-sama sanggup membayar gaji sampai 200.000 poundsterling sepekan untuk pesepakbola asal Belgia itu.

“Jika dia datang ke Manchester, saya menjamin dia akan memenangi titel juara. Itu jika bergabung dengan Manchester saya, bukan yang biru,” ucapnya di Manchester Evening News.

Belakangan Hazard mengatakan, ia akan memilih siapa pun yang bisa memberikan garansi kesempatan bermain lebih banyak untuknya. Ia juga meminta dimainkan sebagai “pemain nomor 10” dan menjadi pilihan pertama di dalam tim.

Eden Hazard memang membuat klub-klub Liga Premier jantungan. Bagaimana tidak, dalam beberapa bulan terakhir dia seakan menikmati jadi incaran klub-klub besar dan belum mau menentukan pilihannya.

Namun Hazard menyatakan bahwa dia siap memberi keputusan final. Lewat akun Twitter-nya, dia menulis “Selamat siang teman-teman. Saya sudah membuat keputusan. Sampai jumpa lagi. Terima kasih.”

Berita itu rupanya langsung direspon cepat oleh Manchester City. The Citizens siap mengeluarkan dana total 70 juta Pound demi membawa Hazard ke Etihad.

Perinciannya, sekitar 30 juta Pound untuk biaya transfer sang pemain dan dibayarkan kepada klub Hazard saat ini, Lille. Sekitar 40 juta lainnya adalah untuk gaji Hazard selama lima tahun. (bbs/jpnn)

Tiga Mantan Dirut RSU Djoelham jadi Tersangka

Dugaan Korupsi Jamkesmas

BINJAI-Tiga mantan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Djoelham Binjai ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian. Mirisnya, mereka didugan
korupsi dana jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) TA 2009-2010 senilai Rp11,3 miliar di Dinas Kesehatan Binjai.

“Ya, kita sudah menetapkan tiga tersangka dalam perkara tersebut, yaitu tiga mantan Dirut RSU dr Djoelham Binjai,” kata Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Aris Fianto, kemarin (28/5).

Aris mengungkapkan, sejauh ini pihaknya sudah menyurati ketiga tersangka untuk dimintai keterangan lanjutan. “Intinya, kita sudah memanggil ketiga tersangka,” tulisnya via sms.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya belum tahu kapan dilakukan penahanan terhadap ketiga tersangka. Namun yang pasti, pihaknya sudah menetapkan ketiganya menjadi tersangka dugaan kasus korupsi dana Jamkesmas. “Belum tahu, yang pasti kita sudah tetapkan tiga tersangka,” jelasnya.
Ketiga tersangka yang dimaksud adalah dr Fuad El Murad, Sri Hartati, dan drg Susyanto. Sebelumnya Polresta Binjai telah mengutus tim untuk melengkapi berkas dugaan korupsi dana Jamkesmas ke Kemenkes di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Ya, kita sudah mengutus tim untuk berangkat ke Jakarta melengkapi berkas dugaan korupsi tersebut,” kata Aris.

Sementara itu, mantan Dirut RS Djoelham Binjai dr Murad El Fuad, Jumat (11/5) lalu mengatakan, penggunaan dana Jamkesmas saat dirinya memimpin RSU Djoelham sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (Juklak). Sebab tuduhan yang ditujukan kepadanya yaitu memperkaya diri maupun orang lain dengan menggunakan dana Jamkesmas untuk membeli lembu, sirup, kemudian diberikan kepada 700 orang pegawai RSU Djoelham adalah tidak benar. “Itulah yang disebut oleh Polres memperkaya diri maupun orang lain, dan ini pulalah dasar orang LSM yang mengadukan saya ke Polres Binjai,” ungkap Fuad.

Fuad menjelaskan, belanja lembu dan sirup dengan menggunakan biaya Jamkesmas seperti yang disebutkan penyidik Polresta Binjai tidak benar karena dana Jamkesmas tidak pernah dipegang oleh pihak Rumah Sakit tapi di BRI yang dikirimkan oleh Kementrian Kesehatan RI.

“Jadi, apabila dana Jamkesmas sudah diambil dari BRI tidak lagi disebut dana Jamkesmas tapi dana milik rumah sakit yang disebut dana jasa medis dan jasa pelayanan. Maka jelas, tuduhan terhadap saya yang disebutkan Polres Binjai memperkaya diri maupun orang lain keliru,” ucap Fuad sambil menunjukkan salinan Juklak.

Oleh karena itu, Fuad menyebut dirinya tidak ada memperkaya diri maupun orang lain atau menyelewengkan dana Jamkesmas seperti yang disebutkan,. “Kan sudah jelas dalam juklak berbunyi, pembelian lembu dan sirup tidak menyalahi,” jelas Fuad.

Sebelumnya, kasus dugaan penyelewengan ini adalah penyalahgunnaan anggaran Jamkesmas yang tidak sesuai dengan peruntukannya karena dana kesehatan tersebut digunakan untuk membeli lembu dan sirup jelang Lebaran Idul Fitri. Sepanjang penyelidikan, ditemukan ada dugaan penyelewengan dana sebesar Rp600 juta. (ndi)

Spurs Ungguli Thunder

SAN ANTONIO-Tuan rumah San Antonio Spurs untuk sementara memimpin 1-0 atas Oklahoma City Thunder di final Wilayah Barat NBA. Spurs memenangi gim pertama dengan 101-98.

Di AT&T Center, Senin (28/5) pagi WIB, Spurs yang tampil di markasnya sendiri mendapat perlawanan sengit dari Thunder. Spurs bahkan sempat tertinggal di awal kuarter akhir.

Spurs mengawali pertandingan dengan baik dan mengakhiri kuarter pertama dengan keunggulan tiga bola atas Thunder, 24-18.

Thunder, yang tahun lalu dikalahkan Dallas Mavericks 1-4 di final Wilayah Barat, ganti menekan di kuarter dua. Sukses, Thunder pun berbalik memimpin dan menutup paruh pertama dengan keungulan 47-46.

Thunder kembali unjuk gigi di kuarter tiga dengan tambahan 24 angka, meredam Spurs yang cuma bisa menambah 16 angka saja. Thunder menyudahi kuarter ini dengan keunggulan 71-62.

Tertinggal sembilan angka di kuarter akhir rupanya justru melecut semangat Spurs. Di kuarter ini tuan rumah menggungguli perolehan angka tamunya, 39-27, untuk meraih kemenangan di gim pertama dari best of seven game.

Manu Ginobili yang turun bermain dari bench menjadi penampil terbaik Spurs dengan menyumbang 26 poin, jumlah poin terbanyak untuk Spurs di pertandingan itu. Ia menambahkan 5 rebound dan 3 assist.

Di kubu Thunder, Kevin Durant tampil oke dengan membuat poin terbanyak dalam pertandingan, 27 poin. Selain itu ia juga mencatat 10 rebound dan 4 assist.

Gim kedua final Wilayah Barat masih akan dilangsungkan di AT&T Center markas Spurs, pada tanggal 29 Mei, atau Rabu (30/5) WIB. Sementara final Wilayah Timur antara Boston Celtics versus Miami Heat akan dimainkan pada tanggal 28 Mei, atau Selasa (29/5) WIB, dengan Heat jadi tuan rumah gim pertama. (bbs/jpnn)

Pevita Pearce Pacari Mike Lewis

Tadinya cuma sahabatan. Tapi jadi lain setelah Mike Lewis digugat cerai Tamara Blezsynski.  Belum lagi  ketok palu cerai, Mike sudah  ‘main api’ sama artis belia cantik, Pevita Pearce.

“Mike dan Pevita pintar. Mereka berusaha menutupi fakta bahwa mereka ada apa-apa. Semua akan clear tak lama setelah Mike dan Tamara resmi bercerai,” ungkap sumber Rakyat Merdeka (grup Sumut Pos)  Jumat (25/5).

“Mereka sudah lama kenal. Ngakunya sahabatan dan sekadar partner kerja di lokasi syuting. Tapi nyatanya bukan itu,” lanjut sumber. Rumor cinta di antara Mike dan Pevita bukan hal baru. Tapi sejauh ini sukses ditangkis oleh Pevita yang kerap bertahan bahwa mereka sekadar sahabat.

“Saya sudah mengklarifikasi. Saya dan Mike tidak ada apa-apa. Jika ada pihak yang offended (tersinggung) saya minta maaf. Dan juga bisa tanya Mike kita memang temanan. Sudah cukup lama lima tahunan kita temanan, karena kerja dan selalu bertemu untuk kerja,” kilah Pevita, akhir pekan lalu.
Kabar Pevita dan Mike telah memadu kasih berhembus seiring foto-foto mesra keduanya yang tersebar di dunia maya. “Cuma foto sedang berbisik, dibilang ada something happen (terjadi sesuatu). Penonton sudah cukup pintar apa yang sedang terjadi,” imbuhnya.

Selain  memastikan  tidak memiliki hubungan khusus, Pevita juga mengaku tengah betah menjomblo. “I’m happy being single (saya bahagia menjomblo).  Single is the best (menjomblo adalah yang terbaik). Saya menikmati kesendirian, saya lebih santai kali ya,” ujar dara blasteran Inggris-Banjarmasin ini.
Sejak putus dari Nino ‘RAN’, Pevita belum juga menemukan tambatan hati baru. Dia bilang sih masih menikmati masa-masa kesendiriannya. (rm/jpnn)

Dibayangi Keletihan

MEDAN-Tur PSMS ke tanah Papua benar-benar berat. Melahap jarak yang jauh ke ujung timur Indonesia itu, PSMS hanya punya waktu yang sangat sempit untuk menghadapi duel kontra Persiram Raja Ampat sebagai lawan perdana di bumi Cendrawasih, Rabu (30/6) mendatang.

Bayangkan saja, skuad besutan Suharto hanya punya jeda tiga hari pasca melakoni duel dengan Arema Indonesia, Sabtu (26/6) lalu. Bahkan semakin terjepit karena Sasa Zecevic cs harus berangkat sehari sebelum laga. Keberangkatan yang seyogyanya dilakukan Senin (28/6) pagi terpaksa tertunda sehari karena manajemen gagal mengupayakan tiket kemarin.

Jelas saja skuad besutan Suharto dibayangi keletihan. Apalagi PSMS harus melakoni penerbangan dengan dua kali transit dari Medan transit Jakarta lantas melanjutkan ke Makassar hingga berujung ke Sorong Papua. Tak kurang durasi perjalanan lewat transportasi udara itu memakan waktu enam hingga tujuh jam.

Rencananya PSMS akan berangkat Selasa (29/6) hari ini pukul 13.00 WIB. Diperkirakan skuad tiba di malam hari dan praktis harus istirahat tanpa latihan pagi. “Setelah recovery sehari Idealnya kita harus melakukan latihan. Disana juga harus recovery. Tapi waktu itu sangat sempit. Praktis kita hanya bisa ujicoba lapangan sekali di sore hari sehari sebelum pertandingan,” kata Suharto kemarin.

Dengan kondisi ini tentu memberatkan tekad untuk meraih angka. Apalagi Persiram adalah kesempatan terbesar untuk meraih poin penuh dibanding dua tim lain, Persipura dan Persiwa. Namun musuh lain yang harus dihadapi Sasa cs adalah keletihan.

“Persiram adalah tim dengan kesempatan terbesar untuk dikalahkan. Kualitas mereka masih di bawah Persipura atau Persiwa. Tapi dengan kondisi ini bagaimana kami bisa bermain 100 persen jika kami tidak siap. Dengan kondisi fisik yang masih keletihan karena perjalanan. Papua sangat jauh,” kata kapten PSMS, Sasa Zecevic.

Sementara Manajer PSMS, Benny Tomasoa saat dikonfirmasi memastikan keberangkatan skuad PSMS hari ini. “Kami berangkat besok Selasa 14.00-an sampai sekira pukul 20.00 WIB. Kita coba usahakan Garuda tapi sedang tidak ada jadwal ke Sorong. Akhirnya kita dapat di Lion untuk besok (hari ini-red).Karena Lion yang bisa mengakomodir 22 orang sekaligus langsung ke Sorong. Rencananya Minggu tapi tidak bisa begitu juga Senin kondisi yang sama terjadi,” tandasnya.

PSMS hanya akan memberangkatkan 17 pemain dan 5 official dengan alasan efisiensi dana.(mag-18)

Ayah Julia Perez Positif Pakai Sabu

Kepolisian kembali menangkap pemakai narkoba. Kali ini menimpa ayah kandung Julia Perez berinisial AJ. Penangkapan dilakukan siang kemarin  di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.  Polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 0,70 gram beserta alat hisap.
“Sabu 0,70 gram, nama YL dan AJ. Info dari masyarakat yang merasa terganggu,” ungkap Direktur Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari.

Menurut Arman, mereka sudah menjadi incaran polisi. Keduanya juga diketahui sering menggunakan barang haram tersebut secara berpindah-pindah. “Dilakukan pemeriksaan dan urine positif menggunakan narkoba,” ujarnya. (bbs/net)

BUMN Ogah Lepas Lahan Eks HGU PTPN 2

Tim Pemprovsu Dituding Salah Memetakan

JAKARTA-Mulai terkuak alasan mengapa Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) belum mau melepaskan sejumlah lahan eks HGU PTPN 2, yang kerap memicu konflik. Kementerian yang kini dipimpin Dahlan Iskan itu menilai, Tim Khusus Pemprovsu bentukan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho tidak becus.

Kementerian BUMN menilai, pemetaan lahan yang dilakukan oleh tim tersebut yang melibatkan instansi lain seperti BPN Sumut, dianggap belum menyelesaikan masalah. Deputi Bidang Usaha Industri Primer Kementerian BUMN, Muhammad Zamkani, secara khusus kepada Sumut Pos menjelaskan, pemetaan oleh Tim Khusus bentukan Gatot itu memasukkan sejumlah lahan yang nyata-nyata masih diduduki warga tapi diusulkan untuk diperpanjang HGU-nya untuk PTPN.

“Sementara, ada lahan yang masih ada pohon-pohonnya, yang masih ada tanaman produktifnya (milik PTPN2, Red), malah tak diusulkan untuk diperpanjang,” ujar Muhammad Zamkani, Senin (28/5).

Berapa luas lahan yang masih ada tanaman milik PTPN 2 tapi tak diusulkan diperpanjang HGU-nya itu? Zamkani mengaku lupa. Yang pasti, katanya, berapa pun luasnya, jajaran direksi PTPN 2 punya tanggung jawab untuk mengelola dan menyelamatkan aset itu.

Masalah makna pelepasan aset lahan itu sendiri, menurut Zamkani, juga belum ada persamaan persepsi. Menurut versi Kementerian BUMN, jika HGU habis, tidak serta merta lahan itu menjadi milik masyarakat atau milik negara cq Pemda. Jika PTPN 2 sebagai pihak lama yang mengelolanya masih mau, maka HGU diperpanjang lagi untuk PTPN 2.

Namun Zamkani tidak memungkiri, jika sudah ada putusan pengadilan yang bersifat incrach yang memerintahkan lahan itu dilepaskan, maka Kementerian BUMN juga akan melepaskannya. “Tapi kewenangan izin pelepasan harus lewat RUPS. Kalau memang ada putusan pengadilan, apa boleh buat,” ujarnya.

115 Kasus Konflik Lahan PTPN 2

Dikatakan, masalah lahan ini semakin rumit, lantaran ada sebagian yang sudah dikuasai pihak ketiga. “Bahkan saya dengar ada yang sudah diperjualbelikan. Memang rumit kasus di sana (Sumut). Ada yang mengklaim itu tanah nenek-moyangnya, tanah adat, macem-macem lah,” imbuhnya.
Dia menyebutkan, khusus di PTPN 2 saja, ada sekitar 115 kasus konflik lahan. “Hampir setiap minggu muncul konflik di sana. Memang harus kita hadapi. Kadang-kadang kita perlu sabar, mengajak diskusi, menyamakan persepsi. “Cuma ada yang memanfaatkan beda persepsi ini,” ujarnya, yang tak membantah banyak mafia tanah yang ikut bermain mencoba ambil keuntungan.

Kementerian BUMN terus mencari solusi, termasuk membuat list status lahan yang sudah diputus pengadilan dan yang masih berproses. “Jajaran direksi juga sudah menyiapkan solusinya, konsepnya. Tapi memang kita sangat hati-hati, karena ini juga menyangkut tanggung jawab kita menjaga aset,” imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris Utama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Managam Manurung menyebutkan, masalah lahan di PTPN 2 itu sudah tak lagi menjadi ranah BPN untuk proses penyelesaiannya. BPN sudah memutuskan tidak lagi memperpanjang HGU untuk PTPN 2 di lahan-lahan yang bermasalah.  “Berapa hektar itu, saya lupa,” tegas Managam, kemarin.

Selanjutnya, BPN menyarankan Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemko terkait untuk menggunakan lahan eks HGU itu. “BPN minta supaya Pemda atur peruntukan sesuai tata ruang dan mengusulkan pelepasan aset. Selama belum dilepaskan, ya nggak bisa diapa-apain itu,” ujar Managam.

Muhammad Zamkani membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima surat permintaan pelepasan aset. Tapi Kementerian BUMN belum mau melepaskan aset, dengan alasan seperti yang sudah dijelaskan di atas.  BUMN belum puas dengan hasil pemetaan Tim Khusus. “PTPN 2 sendiri tidak masuk dalam tim itu,” ucapnya.

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut, Rahmat Shah, mengingatkan aparat keamanan, Kementerian BUMN, BPN, PTPN 2, dan gubernur, untuk segera mengambil solusi yang komprehensif. Selama ini, menurutnya, penyelesaian-penyelesaian hanya bersifat sporadis, setiap kali muncul bentrok. Solusi yang permanen belum pernah muncul.

Rahmat juga menagih hasil kerja Tim Khusus bentukan Gatot yang bertugas pengukuran dan pemetaan areal lahan eks HGU PTPN 2. Tim Khusus ini dibentuk dengan SK Gubsu tertanggal 23 September 2011.  Namun tim khusus ini tidak dapat menyelesaikan tugasnya sehingga diperpanjang hingga bulan Mei 2012. “Ini sudah akhir Mei, tapi belum juga selesai,” ujar Rahmat.

Harus Tegas Laksanakan Kesepakatan

Maraknya aksi demo masyarakat petani terhadap tanah eks HGU PTPN 2 harus menjadi perhatian kalangan eksekutif. Jika tidak, maka dapat menjadi bumerang dan gangguan terhadap kondusifitas Sumut. “Plt Gubsu, BPN dan PTPN 2 harus tegas dan melaksanakan kesepakatan bersama Komite Tani Menggugat yang menghasilkan bahwa areal eks HGU PTPN 2 seluas 5.873,06 hektar sesuai SK Kepala BPN No 42, 43 dan 44/HGU/BPN/2002 dan Nomor 10/HGU/BPN/2004 tidak akan dilakukan penerbitan sertifikat,” ungkap  anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PKS, Raudin Purba, kemarin.

Raudin Purba menyebutkan, salah satu kasus yang diikuti sampai saat ini adalah masalah tanah eks HGU PTPN 2 seluas 74 hektar di Pasar IV Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang. Di lahan itu telah berdiri perumahan. “Kepada Bupati Deliserdang segera meninjau kembali IMB yang telah dikeluarkan dan menghentikan pembangunan fisik yang saat ini berlangsung di tanah 74 hektar tersebut (di samping Graha Metropolitan Helvetia). Karena, bertentangan dengan peraturan dan perundangan. Seyogianya untuk mendapatkan izin membangun harus mempunyai alas hak berupa sertifikat ataupun surat tanah lainnya yang tidak sedang silang sengketa,” tegasnya.

Sementara itu   anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat, Ahmad Ikhyar Hasibuan mengatakan, timbulnya gejolak pertanahan di Sumut khususnya eks HGU PTPN 2 karena tidak adanya ketegasan. Selain itu, adanya pembiaran oleh  BPN Sumut dan PTPN 2. “Tidak adanya ketegasan membuat kelompok mafia tanah mempergunakan atau memanfaatkan masyarakat dengan bertamengkan hukum mempergunakan surat-surat yang diduga palsu untuk merampas tanah negara,” sebutnya.

Di sisi lain, di Jakarta anggota DPR Sukur Nababan mengatakan Pemda tidak bisa berpangku tangan soal sengketa tanah. Namun sudah saatnya mengefektifkan kembali perkebunan-perkebunan rakyat. Ini penting, agar masyarakat dapat menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. “Jadi harus benar-benar dibenahi. Sehingga dampaknya akan jauh lebih terasa daripada mereka hanya dijadikan pekerja,” katanya.  (sam/ila/gir)

Markus Berpeluang Debut

MEDAN-PSMS terus mempersiapkan diri menghadapi leg II Piala Indonesia 2012 kontra Persiraja yang dijadwalkan Rabu (30/5) mendatang. Untuk ajang ini PSMS tampaknya sangat serius mengingat peluang berprestasi di Indonesian Premier League (IPL) sudah tertutup rapat.

Salah satu bentuk persiapan antara lain mempersiapkan kekuatan terbaik. Pemberdayaan amunisi baru seperti Markus Horison tampaknya akan dilakukan untuk membalas kekalahan di leg I (2-3). Markus yang selama bergabung belum pernah diturunkan berpeluang untuk melakukan debutnya pada laga kontra Persiraja nanti.

Sebelumnya nama Markus hanya menghiasi daftar pemain cadangan saat PSMS bertarung dengan Semen Padang di IPL. Pelatih kiper PSMS, Syahril Nasution saat dikonfirmasi kemarin membenarkan peluang yang terbuka itu apalagi PSMS butuh melakukan rotasi pemain di dua ajang berbeda. Markus akan coba difokuskan untuk Piala Indonesia sedangkan kiper utama PSMS selama ini, Decky Ardian difokuskan di IPL.

Tapi peluang itu terbuka jika Markus sudah bergabung pada latihan Senin (28/5) hari ini. “Pelatih kepala (Fabio Lopez) orangnya disiplin. Jika pemain tidak ikut persiapan untuk bermain ia tidak akan mentolerir. Jadi Markus bisa saja jadi starter jika ia sudah ikut bergabung pada latihan Senin (28/5),” ujar Syahril kemarin.

Kemampuan Markus yang masih memiliki nama besar membuatnya menjadi saingan terkuat Decky di PSMS. Apalagi pada duel timnas selection dengan klub Italia, Inter Milan kemarin, Markus tampil gemilang. Tak kurang empat penyelamatan gemilang dilakukannya membendung gempuran para striker kelas dunia. Hal itu bisa memperbesar peluangnya untuk tampil.

Namun Syahril berharap Markus berupaya untuk mendapatkan posisinya di tim. Dalam artian persaingan yang kompetitif. “Ya, kalau bicara kualitas, Markus juga belum tentu lebih bagus dari Decky. Tapi seperti apa upanya untuk mendapat tempat di tim inti. Kalau dia belum bergabung besok, kemungkinan dia (Markus) akan mengisi bangku cadangan,” ujar mantan kiper PSMS era 80-an itu. (mag-18)

Roddick Langsung Tersingkir

PARIS-Kejutan yang bukan kejutan terjadi di hari pertama turnamen Prancis Terbuka 2012 di kelompok putra. Andy Roddick langsung angkat koper setelah dikalahkan Nicolas Mahut.

Pada pertandingan yang berakhir Senin (28/5) dinihari WIB, Roddick harus mengakui keunggulan petenis non-unggulan dari Prancis itu. Mahut mengalahkannya dengan 6-3, 6-3, 4-6 dan 6-2.

Meski berstatus pemain unggulan (ke-26), Roddick memang tak punya catatan baik di Roland Garros. Dari 10 kali berpartisipasi, ia tak pernah menembus lebih dari babak ketiga.

Mahut, yang tergolong pemain spesialis lapangan tanah liat, antara lain membuat 13 ace untuk memastikan dirinya ke putaran kedua. Ia menyudahi perlawanan Roddick dalam waktu dua jam 22 menit.

Kecuali Roddick, tidak ada pemain unggulan yang tumbang di babak pertama. Beberapa pemain tersebut di antaranya Jo-Wilfred Tsonga (unggulan kelima), Fernando Verdasco (14), Juan Martin del Potro (9), dan Marin Cilic (21). Mantan juara Carlos Ferrero juga lolos setelah mengalahkan debutan dari tuan rumah, Jonathan Dasnieres de Veigy dengan 6-1 6-2 6-2.

Demikian pula di kelompok putri, sejumlah pemain unggulan berhasil melewati rintangan pertamanya. Mereka antara lain Samantha Stosur (6), Angelique Kereber (10), Ana Ivanovic (13), Lucie Safarova (20), dan Svetlana Kuznetsova (26).

Bahkan Venus Williams sempat kecolongan dan berjuang berat untuk mengalahkan remaja dari Argentina Paula Ormaechea dengan skor 4-6, 6-1, 6-3 dan berhak maju ke putaran kedua. (bbs/jpnn)